Tag Archives: perubahan

Penyebab Bunga Es Muncul di Freezer dan Cara Mengatasi dengan Benar


Jakarta

Bunga es sering kali muncul di freezer kulkas. Ketika semakin besar, bunga es membuat ruangan menjadi sesak, muncul bau, bahkan dalam jangka panjang bisa merusak kulkas.

Munculnya bunga es di freezer kulkas mungkin sudah dianggap hal wajar bagi banyak orang. Namun sebenarnya masalah ini tidak perlu terjadi jika tahu penyebab dan cara mencegahnya.

Simak artikel ini untuk mengetahui penyebab munculnya bunga es di freezer, lengkap dengan cara mencegah, dan cara mengatasi dengan benar agar tidak merusak kulkas.


Penyebab Munculnya Bunga Es di Freezer

Bunga es adalah uap air yang membeku akibat pintu kulkas yang sering dibuka tutup. Uap air bisa berasal dari tiap benda yang disimpan di kulkas, atau dari ruangan tempat mesin pendingin ini berada.

Sesuai namanya, titik-titik kecil uap air membeku dan makin menumpuk layaknya bunga. Kristal bunga es yang sudah tebal tidak bisa dicairkan. Dikutip dari situs Mr Appliance, berikut beberapa penyebab munculnya bunga es:

1. Ada Celah pada Pintu

Penyebab pertama adalah terdapat celah pada pintu. Pintu kulkas memiliki magnetic gasket seal yang membuat pintu bisa tertutup rapat. Gasket ini mungkin rusak karena faktor usia atau masalah lain.

Untuk mengecek apakah gasket rusak, coba lakukan tes dengan meletakkan selembar uang kertas di tengah-tengah pintu, lalu tutuplah pintu tersebut. Tariklah kertas tersebut, jika mudah terlepas, berarti gasket kamu tidak menutup rapat.

Pintu freezer yang terbuka, bahkan dalam waktu singkat dapat menyebabkan munculnya bunga es. Penyebabnya adalah udara hangat dan lembap dari ruangan masuk ke dalam freezer.

Kemudian udara yang masuk akan mengembun pada berbagai benda di dalam freezer. Lama-kelamaan, kondensasi tersebut akan membeku dan menciptakan bunga es di dalam freezer.

3. Freezer Terlalu Penuh

Penyebab ketiga adalah freezer terlalu penuh. Isi yang terlalu penuh akan menghalangi sirkulasi udara. Setiap kali pintu freezer dibuka, udara hangat dan lembap akan mengendap di atas makanan dan memunculkan bunga es.

4. Meletakkan Wadah Panas atau Basah di dalam Freezer

Meletakkan wadah panas atau basah juga akan meningkatkan kelembapan dalam freezer. Udara lembap akan memunculkan bunga es di sisi freezer. Pastikan menyimpan barang dalam kondisi kering.

5. Pembuat Es Rusak

Jika kulkas kamu memiliki pembuat es built-in di pintu, ada kemungkinan udara hangat masuk ke dalam freezer lewat saluran es. Hal ini tidak cuma menyebabkan terbentuknya bunga es di dalam freezer, tetapi juga bisa merusak pembuat es.

6. Pemanas Pencairan Es yang Rusak

Beberapa kulkas dilengkapi pencair bunga es otomatis. Jika bunga es sudah menumpuk, tetapi pemanas tidak bekerja, mungkin ada masalah dengan papan kontrol timer pencairan.

Jika ternyata papan kontrolnya tidak rusak, mungkin alat pemanas pencairannya yang rusak. Tanpa alat ini, kamu harus mencairkan bunga es sendiri.

7. Termostat Pencairan Es Tidak Berfungsi

Jika penumpukan bunga es paling banyak tampak di sekitar dinding belakang freezer atau di ventilasi, kulkas mungkin mengalami masalah dengan termostat pencairan es.

Masalah ini bisa menjadi rumit, karena termostat pencairan es adalah komponen sensitif yang dipicu oleh perubahan pada evaporator. Ini memainkan peran penting dalam memasok daya ke pemanas dan mengendalikan awal dan akhir siklus pencairan.

Cara Mencegah Munculnya Bunga Es di Freezer

Jangan pernah menganggap sepele terhadap munculnya bunga es. Sebaiknya detikers melakukan langkah pencegahan agar bunga es tidak muncul di freezer. Berikut beberapa caranya:

  • Pastikan menutup pintu freezer dengan rapat dan jangan terlalu sering atau terlalu lama dibuka.
  • Dinginkan makanan sebelum dimasukkan ke freezer: Jangan memasukkan dalam kondisi panas.
  • Bersihkan freezer secara teratur, termasuk jika sisa makanan atau cairan yang tumpah.
  • Isi freezer jangan terlalu penuh, pastikan udara bisa bersirkulasi dengan baik.
  • Periksa segel pintu, apakah ada retakan atau celah pada segel pintu. Gantilah jika perlu agar kulkas tertutup rapat.
  • Cari suhu yang tepat untuk kulkas kamu, sesuai dengan buku panduan.
  • Tempatkan kulkas dengan benar. Jangan diletakkan di ruangan panas atau berdekatan dengan perabotan panas.

Cara Menangani Bunga Es di Freezer

Jika bunga es sudah muncul, jangan membiarkannya terlalu lama. Berikut beberapa langkah menangani bunga es di freezer.

1. Keluarkan Makanan dari Freezer

Langkah pertama adalah mengeluarkan makanan dari freezer ke bagian cooler agar makanan tak rusak karena fluktuasi suhu.

2. Letakkan Handuk Atau Kain

Selanjutnya, letakkan handuk atau kain secara strategis di sekitar dan di bagian bawah kulkas agar bisa menyerap air dari es yang mengalir ke bawah.

3. Cabut Listrik

Setelah melakukan langkah pencegahan di atas, cabut listrik agar beralih ke mode pencairan. Langkah ini juga mencegah terjadinya sengatan listrik maupun korsleting.

4. Biarkan Bunga Es Mencair Sendiri

Diamkan kulkas dan biarkan bunga es mencair secara alami. Jangan melakukan tindakan paksa, seperti mencongkel atau memukul dengan alat keras. Hal ini bisa merusak bagian dalam freezer.

5. Bersihkan dan Keringkan

Jika sudah mencair secara keseluruhan, mulai keringkan freezer. Ini juga waktu yang tepat untuk membersihkan kulkas secara menyeluruh. Manfaatkan sabun cuci piring atau soda kue, Jangan lupa keringkan jika sudah bersih.

6. Masukkan Lagi Makanan ke Freezer

Jika sudah bersih dan kering, kembali colokkan listrik dan masukkan kembali makanan ke freezer yang sudah bebas dari bunga es. Jangan lupa lakukan langkah pencegahan agar bunga es tak lagi muncul.

Nah, itulah berbagai penyebab munculnya bunga es yang mulai sekarang bisa dihindari. Selain merepotkan, bunga es juga membuat kulkas bisa rusak jika dibiarkan dalam jangka panjang.

(bai/row)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Warna Air Kolam Ikan Berubah Jadi Hijau? Ini Penyebabnya


Jakarta

Keberadaan kolam ikan di rumah bisa menjadi dekorasi yang menarik. Adanya kolam ikan di rumah, berarti para penghuni juga harus siap untuk rutin membersihkannya.

Jika kolam ikan dirawat dengan baik tentunya akan membuat tampilan rumah semakin menarik. Namun, jika tidak dirawat justru bisa merusak estetika rumah.

Kolam ikan yang tak dirawat kerap kali berubah warna airnya. Biasanya, air mulai berubah menjadi warna hijau. Kok bisa?


Melansir dari Michigan State University Extension Natural Resources, salah satu penyebab paling umum pada perubahan warna air adalah penumpukan nutrisi yang mengakibatkan mekarnya alga. Hal itu bisa membuat warna air berubah menjadi hijau, cokelat, bahkan merah.

Tumbuhnya alga juga bisa menyebabkan masalah kualitas air serta menyebabkan penurunan kadar oksigen saat alga mati dan membusuk.

Di sisi lain, perubahan warna air bisa dipengaruhi oleh keberadaan plankton, sedimen yang mengendap, maupun mineral yang terlarut. Perubahan warna air pada kolam tergantung pada penyebabnya.

Cara Menghilangkan Alga dari Kolam

Dilansir dari Yard Focus, ada beberapa cara untuk menghilangkan alga dari kolam. Berikut ini informasinya.

Tambahkan Hewan Pemakan Alga ke Kolam

Kamu bisa menambahkan ikan sapu-sapu untuk membantu membersihkan kolam ikan. Hewan ini akan menempel di sisi kolam ikan dan memakan lumut yang menempel di sana.

Selain itu, kamu juga bisa menaruh berudu di dalam kolam ikan. Berudu memakan alga saat mereka akan tumbuh menjadi katak.

Menambahkan hewan-hewan ini bisa membantu menjaga keseimbangan ekosistem kolam dengan memakan bahan tanaman sebelum terurai dan menambah kadar nutrisi. Dengan ikan dan berudu, kamu akan melihat air kolam yang lebih jernih dan lebih sedikit lumut dari waktu ke waktu.

Tambahkan Tanaman Penyerap Nutrisi

Kamu bisa menambahkan lili air maupun gelagah di kolam ikan. Tanaman ini akan menyerap nutrisi yang dibutuhkan alga untuk tumbuh. Tanaman ini juga bisa tumbuh dengan baik tanpa mengganggu ikan maupun lingkungan.

Pasang Filter Air

Memasang filter adalah solusi yang paling banyak digunakan. Filter air bisa membuang nutrisi ekstra yang merupakan sumber makanan lumut dan membersihkan air dari kotoran. Hal inilah yang membuat lumut sulit tumbuh.

Sistem penyaringan yang baik juga meningkatkan kualitas air kolam secara keseluruhan, yang sangat bagus untuk ikan dan tanaman. Pastikan kamu sudah mengatur filter dengan benar dan menjaganya tetap bersih.

Itulah penyebab dan beberapa cara mengatasi alga pada kolam ikan. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Biang Kerok Ubin di Rumah Retak



Jakarta

Salah satu permasalahan di ubin rumah adalah keretakan. Ubin yang retak bukan hanya memperburuk estetika rumah, tapi bisa dapat mempengaruhi struktur dan keamanan ruangan.

Jika hal ini terjadi di rumah kamu, penting untuk diketahui langkah-langkah yang perlu diambil. Mulai dari cara menilai kerusakan hingga solusi perbaikan yang efektif.

Bagaimana Ubin Bisa Retak?

Melansir dari Tiles Directi, retakan pada ubin umumnya disebabkan oleh masalah mendasar lainnya, yang sering kali berkaitan dengan pemasangan yang tidak tepat.


Namun, ubin juga dapat retak akibat perubahan suhu yang ekstrem, keretakan pada substrat atau permukaan tempat ubin dipasang, beban yang terlalu berat, atau bahkan karena benda berat yang jatuh di atasnya.

Untuk memahami cara memperbaiki ubin yang retak, penting untuk mengidentifikasi penyebabnya dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya.

Instalasi yang Salah

Instalasi ubin yang salah sangat mempengaruhi kinerjanya. Penyebabnya bisa penggunaan perekat yang tidak tepat, yang seharusnya menutupi seluruh bagian belakang ubin.

Daya rekat yang tidak sesuai bisa berpengaruh. Seperti menggunakan material yang tidak fleksibel atau mengabaikan pemasangan membran fleksibel, dapat menyebabkan celah antara ubin dan permukaan. Hasilnya menciptakan titik lemah yang berpotensi menyebabkan retakan.

Tertimpa Benda Keras

Ubin keramik dan porselen dikenal memiliki kekuatan yang tinggi. Namun jika terkena benturan yang kuat, seperti benda berat yang jatuh di atasnya keretakan bisa terjadi.

Beban Terlalu Berat

Umumnya, ubin dirancang untuk menanggung beban berat, tetapi tidak semua jenis ubin cocok untuk penggunaan tersebut. Contoh jika kamu memasang ubin dinding di lantai, ubin tersebut mungkin tidak mampu menahan beban berat seperti lemari es atau mesin cuci dalam jangka waktu yang lama.

Kualitas Ubin Rendah

Tidak semua ubin memiliki kualitas yang sama, dan beberapa jenis ubin tidak cocok untuk aplikasi tertentu.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, menggunakan ubin yang dirancang untuk penggunaan dalam ruangan di luar ruangan atau memasang ubin dinding di lantai dapat meningkatkan risiko keretakan pada dinding atau lantai kamu dalam jangka panjang.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

8 Tips Gunakan AC dengan Efektif Agar Tak Cepat Rusak


Jakarta

Banyak rumah memiliki air conditioner atau AC untuk mendinginkan ruangan. Namun, cara penggunaan yang kurang tepat bisa membuat AC tidak bekerja optimal, bahkan cepat rusak.

Sebagian orang suka menyalakan AC untuk jangka waktu yang lama dengan suhu sangat rendah. Hal ini membuat AC bekerja terlalu keras, sehingga bisa cepat rusak.

Lantas, bagaimana cara agar AC awet dan bekerja dengan efektif? Yuk, simak tipsnya berikut ini, dilansir dari Better Homes & Gardens.


Tips Gunakan AC Agar Awet dan Efektif

Inilah beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat menggunakan AC agar tidak cepat rusak.

1. Naikkan Suhu Ruangan

Mengatur suhu ruangan beberapa derajat lebih tinggi dari suhu yang diinginkan berarti AC tidak perlu bekerja terlalu keras untuk menjaga suhu yang diinginkan. Misalnya, kamu ingin suhu ruangan 20 derajat Celcius, maka naikkan suhunya menjadi 23 derajat Celcius.

“Sebagai aturan umum, perbedaan yang lebih kecil antara suhu di dalam dan di luar ruangan akan memberikan cara yang paling hemat biaya untuk mendinginkan rumah,” kata Manajer Umum Thermostat dan Sensor di Johnson Controls Rob Munin dikutip dari Better Homes & Gardens.

2. Pasang Termostat Pintar

Untuk memaksimalkan efisiensi AC, kamu bisa pertimbangkan memasang termostat pintar. Perangkat yang dapat diprogram ini terhubung ke jaringan Wi-Fi rumah dan kamu dapat mengontrolnya melalui aplikasi atau perangkat asisten suara, seperti Google Home dan Alexa.

Sebagai informasi, menurut KBBI, termostat adalah alat untuk mengatur suhu secara otomatis yang bekerja karena perubahan suhu.

Termostat pintar memungkinkan kamu menjadwalkan perubahan suhu berdasarkan waktu dan menyesuaikan termostat bahkan saat kamu jauh dari rumah. Beberapa perangkat juga menyertakan teknologi geofencing, yang dapat mendeteksi saat kamu tidak di rumah dan menyesuaikan termostat yang sesuai.

3. Letakkan Termostat di Tempat yang Pas

Penempatan termostat dapat berdampak signifikan pada fungsi AC sepanjang hari. Misalnya, termostat di dinding yang menerima banyak panas dari jendela akan terpicu untuk menyala lebih sering. Menempatkan termostat kamu di tempat yang lebih dingin, sebaliknya, akan memastikan AC tidak beroperasi lebih dari yang diperlukan.

4. Batasi Penggunaan Alat yang Menghasilkan Panas

Berbagai alat dapur dan cuci menghasilkan hawa panas saat digunakan. Hal ini bisa memicu AC untuk bekerja lebih keras. Rencanakan jadwal untuk menggunakan mesin pengering hingga oven pada pagi atau sore hari dibandingkan pada siang hari.

5. Sesuaikan Suhu pada Malam Hari

Mungkin kamu sulit tidur di malam hari karena udara panas, makanya suhu AC diturunkan. Untuk memastikan AC tidak menyala sepanjang malam, ada baiknya memprogram termostat untuk menyesuaikan kembali suhu setelah anggota keluarga tidur.

“Untuk suhu malam hari, dinginkan dulu kamar tidur kamu sebelum tidur, lalu program termostat Anda pada 2-4 derajat lebih tinggi sementara kamu tidur,” saran Munin.

6. Rapatkan Jendela

Merapatkan jendela dapat mencegah hawa panas masuk ke dalam rumah. Selain itu juga mencegah udara sejuk yang keluar dari AC keluar dari ruangan atau rumah.

7. Pasang Penghalang cahaya

Memasang penghalang cahaya, seperti tirai, bisa meminimalisir panas yang masuk ke dalam rumah. Kamu juga bisa memasang kaca film untuk meminimalkan paparan sinar matahari dan melindungi dari sinar UV.

Selain itu, menanam pohon di sekitar rumah juga bisa membuat hawa sejuk dan mengurangi beban AC di dalam rumah.

8. Rutin Bersihkan AC

AC memerlukan perawatan teratur agar bisa berfungsi dengan baik. Salah satu perawatan yang paling bagus adalah mengganti filter AC secara teratur. Selain itu, AC juga perlu dibersihkan bagian dalam dan luarnya secara rutin.

“Secara umum, filter udara harus diganti setiap dua hingga tiga bulan, tetapi mungkin memerlukan perhatian lebih sering jika AC digunakan secara konsisten, di lingkungan berdebu, atau jika kamu memiliki hewan peliharaan di rumah,” kata Munin.

Itulah beberapa tips menggunakan AC supaya bisa bekerja secara efisien. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Lengkap! Ini Syarat, Cara dan Biaya Ubah Status Rumah HGB Jadi SHM



Jakarta

Sertifikat Hak Milik (SHM) memiliki status hak kepemilikan lebih kuat dan permanen dibanding Hak Guna Bangunan (HGB). Oleh karena itu jika sertifikat rumah kamu masih HGB ada baiknya agar diubah menjadi SHM.

SHM sendiri merupakan status bukti kepemilikan terkuat atas suatu tanah atau bangunan di Indonesia. SHM memiliki masa berlaku seumur hidup pemiliknya dan bisa diturunkan oleh ahli waris.

Untuk mengubah sertifikat HGB menjadi SHM ada beberapa syarat dan ketentuan yang berlaku. Simak panduannya berikut ini.


Syarat Peningkatan HGB ke SHM

Dari catatan detikProperti yang dikutip dari situs resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), berikut adalah persyaratan yang perlu dipersiapkan untuk proses perubahan sertifikat HGB ke SHM:

  • Mengisi formulir permohonan dan ditandatangani oleh pemohon atas kuasanya di atas meterai.
  • Surat kuasa (jika diperlukan).
  • Fotokopi identitas pemohon, seperti KTP, KK, dan kuasa jika dikuasakan (yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket).
  • Surat persetujuan kreditor (jika dibebani hak tanggungan).
  • Fotokopi SPPT PBB Tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket.
  • Penyerahan bukti bayar uang pemasukan (ketika pendaftaran hak).
  • Sertifikat HGB.
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB)/surat keterangan Kepala Desa/Lurah bagi perubahan hak dari HGB menjadi HM (Hak Milik) untuk rumah tinggal dengan luas tidak sampai 600 m2.

Pemohon juga diwajibkan untuk mengisi keterangan lain, seperti:

  • Identitas diri.
  • Luas, letak, dan penggunaan tanah yang dimohon.
  • Pernyataan tanah tidak sengketa.
  • Pernyataan tanah/bangunan dikuasai secara fisik.

Biaya HGB ke SHM

Dari catatan detikProperti, biaya HGB ke SHM adalah Rp 50.000 per sertifikat hak atas tanah.

Perubahan menjadi Hak Milik dengan biaya sesuai PP 128/2015 dikenakan tarif PNBP sebesar Rp 50.000. Sebagai catatan, yang bisa diubah dari HGB ke SHM adalah tanah yang peruntukannya untuk rumah tinggal. Rumah toko tidak dapat diubah menjadi SHM.

Tapi, jika nama yang tertera dalam sertifikat bukan nama pemilik saat ini, maka ada biaya tambahan untuk proses balik nama yakni Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Pemohon bisa mengurus perubahan HGB ke SHM di kantor Pertahanan. Umumnya, lama pengurusan HGB ke SHM adalah 5 hari kerja.

(khq/das)



Sumber : www.detik.com

Kenali 4 Tanda Pertumbuhan Jamur di Rumah Sebelum Terlambat!



Jakarta

Musim hujan membuat kondisi rumah menjadi lebih lembab. Nah udara yang lembab di dalam ruangan bisa memicu pertumbuhan jamur pada bangunan.

Jika jamur sudah tumbuh pada bangunan seperti dinding rumah, bisa memicu hal buruk bagi struktur dan tampilan rumah. Tak hanya itu, jamur pada dinding rumah bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Nah untuk mencegah pertumbuhan jamur di rumah salah satunya dengan mengetahui tanda pertumbuhannya. Cara mengetahuinya cukup mudah, tidak membutuhkan alat canggih atau bantuan profesional.


Melansir dari Homes and Gardens, berikut beberapa tanda adanya pertumbuhan jamur pada bangunan

1. Adanya Perubahan Warna pada Bagian Bangunan

Kamu bisa mengetahui keberadaan jamur dari kondisi fisik bangunan yakni dari perubahan warna. Sebagai contoh perubahan warna cat pada dinding, plafon, lantai, dan bagian lainnya. Perubahan warna ini juga diikuti dengan munculnya noda hitam, hijau, merah muda, hingga putih.

Jika kamu melihat hal ini, kamu harus segera membasminya karena jamur dapat menyebar dan berlipat ganda dalam 24 jam. Cara membasminya dengan mencampurkan larutan pemutih dengan air putih secukupnya kemudian disemprotkan ke area yang berjamur.

2. Tercium Bau Lembap

Bau lembap itu seperti bau apek. Bau ini sebagai pertanda jamur tengah berkembang di media yang lembap. Bau ini bisa tercium jelas pada saat kamu menghidupkan kipas angina tau AC. Maka dari itu, penting di rumah memiliki ventilasi.

3. Cat dan Wallpaper Mengelupas

Kemudian, jika kamu melihat cat dinding atau wallpaper di rumah mengelupas, kemungkinan penyebabnya adalah jamur. Kemudian jika kamu menyentuh cat dinding terasa lembut dan kenyal itu menandakan ada kelembaban yang terperangkap di bawahnya.

Untuk memperbaikinya, bukan dengan mengecat ulang, tetapi membasmi dulu jamur tersebut. Dengan begitu permasalahan jamur tidak akan terulang lagi.

4. Mengalami Alergi

Seperti yang disebut di awal, jamur tidak hanya merusak struktur dan tampilan rumah, melainkan menyebabkan penyakit bagi penghuninya. Jamur dapat menyebabkan batuk, bersin, hidung tersumbat, mata gatal, iritasi kulit, gangguan pernapasan, sakit kepala, dan gejala mirip alergi lainnya.

Cara untuk membersihkannya adalah dengan membersihkan rumah secara teratur atau menggunakan cuka yang disemprotkan ke area pertumbuhan jamur.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(das/das)



Sumber : www.detik.com

5 Area Rumah yang Wajib Dilindungi Cat Antibocor


Jakarta

Dinding rumah perlu dilapisi dengan cat waterproof. Cat satu ini jenisnya berbeda dengan cat dinding biasa karena dapat tahan air, melindungi dari kebocoran, mencegah menggelembung, warna pudar, dan terkelupas saat terkena air.

Cat yang juga bisa disebut dengan cat antibocor ini biasanya harganya lebih mahal dari cat biasa. Namun, tidak perlu khawatir soal modal yang perlu disiapkan karena tidak semua bagian rumah harus memakai cat waterproof.

Dilansir Angi, berikut beberapa ruangan yang paling disarankan untuk dilapisi dengan cat waterproof.


1. Dinding Eksterior

Dinding eksterior adalah dinding yang berada di luar rumah seperti fasad. Dinding eksterior harus memakai jenis cat yang berbeda dengan interior. Sebab, dinding luar akan mengalami perubahan suhu seperti dari panas ke dingin atau dari kering ke lembap. Kondisi ini bisa memicu tumbuhnya jamur, pudarnya warna cat, dan perubahan tekstur cat tersebut. Oleh karena itu, cat waterproof sangat dibutuhkan untuk dinding bagian luar rumah.

2. Kamar Mandi

Ruangan selanjutnya yang dindingnya harus mendapatkan perlindungan ekstra adalah kamar mandi. Meskipun dinding ini tidak terkena sinar matahari langsung atau pun dihantam air hujan, tetapi ruangan ini merupakan area basah. Kelembapan sering menjadi masalah di ruangan ini dan dapat memicu cat dinding rusak. Untuk mencegah hal tersebut, disarankan untuk menggunakan cat waterproof.

3. Kolam Renang

Biasanya kolam renang permukaannya menggunakan keramik sehingga perawatannya mudah. Namun, ada bagian kolam renang yang lebih bagus dilapisi cat. Mengingat permukaan di sekitar kolam renang bisa cepat basah, cat yang digunakan harus waterproof agar tidak timbul gelembung dan bisa tahan lama.

4. Dapur

Selain kamar mandi, dapur juga tempat yang mudah lembap. Di sini terciptanya panas dari kompor dan dingin dari keran air. Dapur bisa bertambah lembap apabila ditemukan pipa-pipa yang digunakan ternyata ada yang bocor.

Hati-hati, kondisi ini mudah membuat warna cat dinding pudar dan muncul bintik-bintik hitam atau putih yang merupakan jamur. Untuk menghindari hal tersebut, disarankan untuk memakai cat waterproof.

5. Lantai Garasi

Garasi biasanya selalu dalam keadaan tertutup dengan minim ventilasi. Hal ini yang membuat garasi sering berbau karena muncul spot-spot jamur di area yang lembap. Kondisi seperti ini mudah membuat cat dinding berubah kusam. Bagi yang lantai garasinya hanya terbuat dari beton atau semen tanpa keramik, kamu bisa melapisinya dengan cat waterproof. Jenis cat dinding ini selain tahan terhadap air juga tidak mudah luntur terkena oli atau zat kimia lainnya.

Kekurangan Cat Dinding Waterproof

Selain kegunaannya yang bisa melindungi dinding rumah, cat waterproof juga memiliki kekurangan, berikut di antaranya.

1. Berpotensi Terjadi Kebocoran

Meskipun namanya cat antibocor, tetapi mungkin saja cat waterproof mengalami kebocoran. Jika kamu menemukan kondisi seperti ini, harus dilakukan pengecekan dahulu. Bisa jadi sumber masalahnya bukan dari cat tetapi mungkin ada masalah pada rumah seperti kebocoran, rembes, atau retakan yang belum ditutupi dengan baik.

2. Harganya Mahal

Seperti yang disebutkan sebelumnya cat waterproof biasanya lebih mahal dari jenis cat lainnya karena memiliki keunggulan tersendiri. Kisaran harga cat waterproof jika di 2025 dilihat dari beberapa situs online mulai dari Rp 60 ribuan hingga Rp 4 jutaan tergantung pada merek dan berat isinya.

3. Sulit Diaplikasikan ke Dinding

Pengecatan cat waterproof harus diaplikasikan berlapis-lapis. Selain itu, beberapa jenis cat waterproof berbau yang menyengat sehingga saat kamu melapisi cat dinding ke dinding rumah perlu menggunakan masker dan memastikan terdapat ventilasi di ruangan tersebut.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

5 Perbedaan Cat Interior dan Eksterior buat Dinding Rumah


Jakarta

Saat mengecat dinding, kamu perlu membedakan penggunaan cat untuk interior dan eksterior rumah. Walaupun sama-sama cairan pigmen, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda untuk menyesuaikan kondisi dinding.

Cat interior digunakan pada bagian dalam rumah, seperti kamar, lorong, kamar mandi, dan dapur. Cat ini juga sudah dirancang agar tahan terhadap perubahan suhu dan kelembaban.

Sementara itu, cat eksterior diaplikasikan pada bagian luar rumah. Cat ini lebih tahan dengan berbagai kondisi alam seperti hujan, angin, dan perubahan cuaca.


Lantas, apa saja perbedaan cat interior dan eksterior? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Real Milk Paint.

5 Perbedaan Cat Interior dan Eksterior

Inilah perbedaan antara cat interior dan eksterior yang perlu kamu tahu agar tidak salah pakai.

1. Bahan Dasar dan Fungsinya

Cat interior dan eksterior memiliki perbedaan pada bahan dasar dan fungsinya. Cat interior bersifat lebih anti noda dan mudah dibersihkan. Hal ini berkaitan dengan bagian dalam bangunan yang ditinggali oleh orang dan juga hewan peliharaan.

Oleh karena itu, cat interior mengandung senyawa organik yang mudah menguap dalam jumlah rendah, sehingga mengurangi risiko kesehatan. Selain itu, resin pada cat interior juga harus lebih kaku sehingga mengurangi noda dan lecet.

Sedangkan untuk cat eksterior menggunakan bahan yang lebih kuat untuk menahan segala kondisi cuaca, seperti hujan, sinar matahari, angin, dan yang lainnya. Umumnya, cat eksterior memiliki bahan resin pengikat yang sangat lembut. Hal ini bertujuan untuk membuat bagian luar bangunan tidak mudah terkelupas dan pudar.

2. Pilihan Warna dan Tekstur

Pilihan warna dan tekstur cat interior dan eksterior rumah berbeda. Cat interior punya tampilan matte atau datar hingga efek bertekstur atau berkilau. Selain itu, cat interior juga punya banyak pilihan warna yang menarik, sehingga kamu dapat menyesuaikan dengan konsep rumah kamu.

Sementara, cat eksterior sering kali memiliki pilihan warna dan tekstur yang jauh lebih terbatas dibandingkan cat interior. Biasanya warna cat eksterior berkisar pada warna putih, abu-abu, atau warna netral lainnya. Selain itu, teksturnya juga cenderung lebih pada tampilan datar atau satin yang lebih mudah dibersihkan.

3. Teknik Pengaplikasian

Cara mengaplikasikan kedua jenis cat tersebut juga berbeda. Mengecat bagian interior bisa dikatakan prosesnya relatif lebih mudah dan bisa dilakukan tanpa keahlian yang benar-benar khusus. Kamu cuma butuh kuas atau roller untuk mengecat tembok bagian interior.

Sementara itu, teknik cat eksterior jauh lebih kompleks karena cat tersebut harus tahan terhadap kondisi cuaca ke depan. Pemilihan cat dan aplikasi harus sangat tepat, terlebih dalam pengelupasan cat lama, perbaikan retakan, dan penggunaan primer yang tahan cuaca. Dalam mengaplikasikan cat eksterior, alat yang digunakan adalah semprotan, rol khusus, atau bahkan dengan bantuan kompresor udara untuk memastikan penutupan yang merata.

4. Proses Pengeringan

Selanjutnya, jangka waktu untuk proses pengeringan kedua cat tersebut pun berbeda. Cat interior dan eksterior punya perbedaan yang signifikan karena pengaruh kondisi lingkungan dan komposisi kimia yang terkandung dalam cat. Pada umumnya, cat interior lebih cepat mengering. Cat interior biasanya memerlukan waktu sekitar 2 hingga 4 jam untuk proses pengeringannya.

Sedangkan untuk cat eksterior, waktu pengeringan menjadi jauh lebih lama karena harus tahan terhadap cuaca luar yang berubah-ubah. Proses pengeringan pada cat eksterior biasanya memakan waktu sekitar 24 sampai 48 jam atau bahkan lebih lama tergantung pada faktor kelembaban udara, subuh, dan jenis cat yang digunakan.

5. Harga

Harga cat eksterior biasanya lebih mahal dibandingkan cat interior. Sebab, cat eksterior mengandung lebih banyak bahan tambahan dan daya tahannya yang lebih baik. Sedangkan untuk cat interior cenderung lebih terjangkau karena tidak menawarkan ketahanan dan perlindungan yang sama.

Itulah perbedaan cat interior dan eksterior buat dinding rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Perbedaan Kompor Listrik dan Induksi, Mending yang Mana?


Jakarta

Saat ini, semakin banyak orang yang beralih dari kompor gas ke kompor listrik atau induksi karena alasan efisiensi dan keamanan. Keduanya memang menggunakan tenaga listrik sebagai sumber panas, tetapi cara kerja dan efisiensinya berbeda.

Kompor listrik bekerja dengan memanaskan elemen pemanas yang kemudian menghantarkan panas ke peralatan masak. Sementara itu, kompor induksi menggunakan teknologi elektromagnetik yang langsung memanaskan wadah masak tanpa membuat permukaannya panas. Perbedaan ini berpengaruh pada konsumsi energi, kecepatan memasak, dan jenis peralatan masak yang bisa digunakan.

Meski sekilas keduanya terlihat sama, ternyata prinsip dan cara kerja kompor listrik maupun induksi berbeda. Lalu, mana yang paling sesuai dengan kebutuhan rumah tangga masa kini?


Pengertian dan Cara Kerja Kompor Listrik

Disadur dari berbagai laman perusahaan merek peralatan rumah tangga, kompor listrik bekerja dengan mengalirkan arus listrik melalui kumparan logam yang terletak di bawah permukaan kaca atau keramik sebagai perantara.

Arus listrik tersebut menghasilkan panas akibat hambatan listrik dalam kumparan, kemudian panas tersebut ditransfer ke peralatan masak menggunakan teknologi infra merah. Anita Rahmatia dan Putri Dwimirnani menjelaskan dalam buku Menata Dapur Minimalis, kompor listrik menggunakan tenaga listrik sebagai sumber utama untuk menghasilkan panas.

Seperti kompor gas, kompor listrik juga berfungsi untuk memasak, tetapi memiliki keunggulan dalam efisiensi energi dan keamanan karena tidak menghasilkan api terbuka. Permukaannya tetap dingin kecuali pada bagian piringan pemanas.

Buku tersebut juga menyebutkan bahwa kompor listrik pertama kali diciptakan pada tahun 1892 dan diperkenalkan dalam sebuah pameran di Ottawa. Dibandingkan dengan kompor gas, kompor listrik lebih unggul dalam hal kemudahan perawatan, karena materialnya yang halus membuatnya lebih mudah dibersihkan.

Pengertian dan Cara Kerja Kompor Induksi

Saat ini, kompor induksi juga semakin banyak digunakan di dapur rumah tangga. Berbeda dari kompor listrik, kompor induksi memanfaatkan elektromagnet sebagai sumber panasnya, bukan kumparan logam.

Arus listrik yang mengalir melalui cincin elektromagnetik akan menghasilkan medan magnet, yang kemudian secara langsung memanaskan panci atau wajan tanpa memerlukan perantara. Panas dihasilkan melalui induksi gelombang elektromagnetik, sehingga kompor ini hanya dapat berfungsi dengan peralatan memasak yang memiliki lapisan feromagnetik di bagian bawahnya.

Karena sistem pemanasannya yang unik, kompor induksi memerlukan peralatan masak khusus agar dapat bekerja secara optimal. Panci atau wajan yang digunakan harus memiliki dasar datar dan mengandung bahan magnetik sebagai penghantar panas. Wajan biasa tidak dapat digunakan pada kompor induksi karena tidak memiliki lapisan magnet yang diperlukan untuk mengkonduksi panas.

Menurut laman CNet, cara kerja kompor listrik dan induksi memiliki perbedaan mendasar. Kompor listrik mentransfer panas dari elemen pemanas ke panci melalui konduksi, sedangkan kompor induksi menggunakan elemen magnetik yang langsung memberikan energi panas ke peralatan masak berbahan logam. Hal ini memungkinkan panas menyebar lebih merata ke seluruh permukaan panci atau wajan.

Perbedaan Kompor Listrik dan Kompor Induksi

Meskipun kompor induksi masih dipandang sebagai kompor eksklusif, kompor listrik sudah digunakan sejak lama dan tetap menjadi pilihan banyak orang. Tapi agar lebih yakin lagi, berikut perbedaan kompor listrik dan induksi dirangkum dari laman Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, CNet, dan buku karya Anita Rahmatia:

1. Harga dan Kemudahan Pemasangan

Kompor listrik umumnya lebih terjangkau dibandingkan kompor induksi. Selain itu, penggunaannya juga lebih fleksibel karena bisa digunakan dengan berbagai jenis peralatan masak, termasuk panci dan wajan yang biasa digunakan pada kompor gas.

Keunggulan utama dari kompor ini adalah kesederhanaannya serta kemudahan dalam pemasangan. Kamu tidak perlu membeli peralatan khusus atau khawatir dengan biaya yang terlalu tinggi. Namun, penggunaan kompor listrik bisa lebih boros listrik karena membutuhkan daya yang lebih besar.

2. Efektivitas Panas

Perbedaan utama antara kompor listrik dan induksi terletak pada cara menghantarkan panas. Kompor listrik memanaskan alat masak melalui elemen pemanas yang dialiri listrik, sedangkan kompor induksi menggunakan medan elektromagnetik untuk langsung memanaskan panci atau wajan tanpa perantara.

Kemampuan kompor listrik memanfaatkan panas sisa, menjadi kelebihannya. Setelah dimatikan, permukaan kompor listrik masih tetap hangat, sehingga bisa digunakan untuk menjaga suhu makanan atau menyelesaikan proses memasak tanpa harus menyalakannya kembali.

Di lain sisi, kompor induksi lebih efisien dibandingkan kompor listrik karena menghasilkan panas yang lebih merata di seluruh permukaan alat masak. Selain itu, kompor induksi memiliki respons yang lebih cepat terhadap perubahan suhu, sehingga memasak menjadi lebih efektif.

3. Efisiensi Energi

Kompor induksi lebih efisien karena panas yang dihasilkan langsung ditransfer ke peralatan masak, dengan tingkat efisiensi mencapai 80-90%. Sebaliknya, kompor listrik hanya memiliki efisiensi sekitar 70% karena proses pemanasannya tidak langsung. Bahkan, kompor induksi bisa mendidihkan air dua kali lebih cepat dibandingkan kompor gas.

4. Keamanan

Keamanan juga menjadi salah satu keunggulan utama kompor induksi. Permukaannya tidak menjadi panas saat digunakan, kecuali panas sisa dari panci atau wajan. Selain itu, kompor ini hanya akan menyala jika ada peralatan masak berbahan logam di atasnya, sehingga risiko kecelakaan lebih kecil.

Kompor induksi lebih aman karena permukaannya tidak panas saat disentuh, sehingga mengurangi risiko luka bakar. Selain itu, beberapa model dilengkapi fitur otomatis yang dapat mengatur durasi memasak. Namun secara umum, kedua jenis kompor lebih aman dibandingkan kompor gas karena tidak menggunakan api terbuka.

5. Suhu Maksimal

Kompor listrik dapat mencapai suhu yang lebih tinggi, yakni sekitar 393°C, sementara kompor induksi memiliki suhu maksimal sekitar 351°C. Namun, kompor induksi lebih cepat dalam menurunkan suhu setelah digunakan, sementara kompor listrik membutuhkan waktu lebih lama untuk mendingin.

Hal ini mempengaruhi kemudahan perawatannya, sebab kompor induksi lebih mudah dibersihkan karena tidak perlu menunggu dingin terlebih dahulu. Sebaliknya, kompor listrik perlu didiamkan hingga dingin sebelum bisa dibersihkan untuk menghindari risiko luka bakar.

Nah, itulah tadi penjelasan tentang perbedaan kompor listrik dan kompor induksi. Kamu bisa sesuaikan dengan kebutuhanmu sehari-hari, ya!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aau/fds)



Sumber : www.detik.com

5 Tanda Saklar Lampu Rusak dan Harus Segera Diganti



Jakarta

Saklar lampu merupakan perangkat mekanis yang digunakan untuk menyalakan dan mematikan lampu. Tidak jarang saklar lampu mengalami kerusakan, dikarenakan saklar lampu digunakan berulang-ulang kali.

Beberapa gejala saklar lampu yang rusak sedikit lebih samar dan ada beberapa yang terlihat jelas. Ada beberapa tanda yang bisa kamu lihat untuk mengidentifikasi masalah saklar yang kamu alami.

Melansir The Spruce, berikut beberapa tanda peringatan yang paling umum sehingga dapat mengidentifikasi kerusakan saklar.


Saklar Lama Merespon dan Lampu Berkedip

Jika lampu perlu waktu beberapa saat untuk menyala atau lampu berkedip saat menyalakan lampu, hal ini dapat menjadi pertanda komponen logam di dalamnya sudah aus.

Tanpa titik kontak logamnya, saklar tidak dapat lagi membuat sambungan yang diperlukan untuk melengkapi jalur listrik yang memungkinkan lampu menyala. Sebaiknya saklar tetap diganti meskipun kedipan hanya terjadi sesekali.

Tuas Saklar Macet

Jika tuas saklar mulai susah untuk digunakan dan kahilangan ketukannya, mekanisme saklar kemungkinan aus atau sambungan kabelnya mungkin kendor.

Mulailah dengan memeriksa sekrup pemasangan saklar, pastikan sekrup terpasang dengan kencang. Jika kamu mengencangkannya dan saklar masih terasa tidak pas, saatnya memeriksa kabel dan mengganti saklar.

Bau Terbakar

Bau terbakar merupakan tanda serius dari saklar yang rusak dan dapat disebabkan oleh komponen yang meleleh, kabel yang terbuka atau rusak, kelebihan beban, dan percikan api. Hal ini harus segera diatasi untuk mencegah resiko kebakaran listrik.

Gunakan panel layanan utama rumah kamu untuk segera mematikan daya ke saklar, dan hubungi teknisi listrik untuk membantu memperbaiki masalah dan mengganti saklar.

Pemutus Sirkuit Terputus

Saat saklar lampu rusak, saklar dapat mulai menarik arus berlebih dalam waktu singkat untuk mencoba menyalakan perlengkapannya sehingga dapat membebani sirkuit tempatnya berada dan menyebabkan daya terputus.

Jika pemutus arus bekerja lebih dari satu kali, itu pertanda ada yang salah dengan saklarnya. Periksa apakah sambungan kabel saklar lampu kamu aman dan terpasang dengan benar, lalu ganti saklar jika masalah berlanjut.

Kerusakan yang Jelas

Tanda-tanda keausan lain yang mengindikasikan saklar lampu rusak dapat dilihat di sekitar pelat saklar dan dikenali tanpa melepas apapun atau memeriksa kabel apapun.

Jika kamu melihat retakan, perubahan warna, bekas terbakar, hangus, atau saklar tampak goyang saat digunakan, sebaiknya saklar harus segera diganti.

Itu dia tanda-tanda saklar rusak dan perlu untuk diganti. Semoga Bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com