Tag: perubahan

  • Buruan Cek! Ini 4 Tanda Munculnya Jamur dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Memasuki musim hujan ada banyak kamu perlu lebih perhatian pada bangunan atau rumah. Udara yang lembap dapat berpengaruh pada kelembaban di dalam bangunan. Kelembaban yang melewati batas normal dapat memicu pertumbuhan jamur.

    Keberadaan jamur pada bangunan dapat memicu berbagai hal buruk bagi struktur dan tampilan rumah, serta kesehatan. Cara kita mencegah pertumbuhan jamur di rumah adalah mengetahui tanda pertumbuhannya. Cara mengetahuinya cukup mudah, tidak membutuhkan alat canggih atau bantuan profesional.

    Melansir dari Homes and Gardens, Rabu (6/11/2024), berikut beberapa tanda adanya pertumbuhan jamur pada bangunan


    1. Adanya Perubahan Warna pada Bagian Bangunan

    Kamu bisa mengetahui keberadaan jamur dari kondisi fisik bangunan yakni dari perubahan warna. Sebagai contoh perubahan warna cat pada dinding, plafon, lantai, dan bagian lainnya. Perubahan warna ini juga diikuti dengan munculnya noda hitam, hijau, merah muda, hingga putih.

    Jika kamu melihat hal ini, kamu harus segera membasminya karena jamur dapat menyebar dan berlipat ganda dalam 24 jam. Cara membasminya dengan mencampurkan larutan pemutih dengan air putih secukupnya kemudian disemprotkan ke area yang berjamur.

    2. Tercium Bau Lembap

    Bau lembap itu seperti bau apek. Bau ini sebagai pertanda jamur tengah berkembang di media yang lembap. Bau ini bisa tercium jelas pada saat kamu menghidupkan kipas angina tau AC. Maka dari itu, penting di rumah memiliki ventilasi.

    3. Cat dan Wallpaper Mengelupas

    Kemudian, jika kamu melihat cat dinding atau wallpaper di rumah mengelupas, kemungkinan penyebabnya adalah jamur. Kemudian jika kamu menyentuh cat dinding terasa lembut dan kenyal itu menandakan ada kelembaban yang terperangkap di bawahnya.

    Untuk memperbaikinya, bukan dengan mengecat ulang, tetapi membasmi dulu jamur tersebut. Dengan begitu permasalahan jamur tidak akan terulang lagi.

    4. Mengalami Alergi

    Seperti yang disebut di awal, jamur tidak hanya merusak struktur dan tampilan rumah, melainkan menyebabkan penyakit bagi penghuninya. Jamur dapat menyebabkan batuk, bersin, hidung tersumbat, mata gatal, iritasi kulit, gangguan pernapasan, sakit kepala, dan gejala mirip alergi lainnya.

    Cara untuk membersihkannya adalah dengan membersihkan rumah secara teratur atau menggunakan cuka yang disemprotkan ke area pertumbuhan jamur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kasur Sudah Kendur? Jangan Langsung Dibuang, Coba Tips Ini



    Jakarta

    Pasti kamu pernah merasa kasur kamu sudah tidak sekuat dulu. Banyak orang mengalami masalah ini juga, dengan kasur yang mulai kempes atau kurang mendukung. Ada beberapa cara yang dapat kamu coba untuk membuat kasur kamu lebih kencang dan nyaman.

    Berikut adalah eksplorasi tentang beberapa tips dan trik yang dapat membantu kamu mengembalikan kualitas tidur yang optimal.

    Pelapis Kasur yang Kuat

    Melansir Homes & Gardens, pada Minggu (10/11/2024), pelapis kasur yang berkualitas dapat memperpanjang umur kasur yang sudah lembut dan kendur sambil kamu menunggu untuk membeli kasur baru. Ketika memilih jenis pelapis kasur, carilah yang terbuat dari lateks alami atau busa memori dengan kepadatan tinggi.


    Dalam hal ini yang ditekankan adalah kepadatan tinggi karena kamu tidak ingin menggunakan bahan yang terlalu lembut dan mudah kempes. Kamu memerlukan busa yang kokoh dan mendukung, sehingga dapat mengikuti kontur tubuh kamu tanpa membuat kamu tenggelam ke dalam kasur.

    Kepadatan diukur dalam pon busa per kaki kubik, semakin tinggi kepadatan busa, semakin baik dukungannya. Kamu harus mempertimbangkan untuk memakai busa memori dengan kepadatan 5 pon.

    Namun, perlu diingat bahwa semakin padat busanya, semakin banyak panas yang terperangkap. Ini bisa menjadi masalah bagi mereka yang mudah merasa panas atau tinggal di daerah dengan iklim hangat.

    Jika kamu sering berkeringat di malam hari atau merasa gerah, sebaiknya fokus pada pelapis kasur pendingin terbaik. Kamu dapat menemukan pelapis kasur busa memori yang dilengkapi dengan gel pendingin untuk mengurangi panas dan menyerap kelembapan.

    Untuk pendinginan alami dan dukungan yang lebih elastis, pelapis kasur lateks adalah pilihan yang tepat. “Lateks adalah bahan pelapis kasur yang bagus karena memiliki dukungan yang responsif,” ujar salah satu pendiri Coop merek tempat tidur mewah, Jin Chon, dalam kutipannya di Homes & Gardens.

    Lateks adalah bahan yang cocok untuk tidur, berbeda dengan busa memori berdensitas rendah yang cenderung membuat kamu tenggelam. Pelapis kasur yang keras dapat membantu mendistribusikan berat badan secara merata di seluruh permukaan kasur, sehingga mencegah terjadinya titik-titik tekanan yang membuat kamu tenggelam.

    Selain itu, pelapis kasur yang lebih tebal lebih disarankan dibandingkan yang tipis. Idealnya, kamu sebaiknya memilih pelapis kasur dengan ketebalan 3 inci atau lebih.

    Membalik Kasur

    “Seiring berjalannya waktu, bahan-bahan di kasur kamu mulai memadat dan rusak, sehingga daya dukungnya berkurang,” jelas ilmuwan tidur Hafiz Shariff.” Membalik atau memutar kasur dapat membantu mendistribusikan kembali bahan-bahan di dalamnya dan mengembalikan sebagian kekencangannya.

    Perhatikan dengan seksama kasur kamu dan identifikasi area-area yang menonjol. Pertimbangkan apakah seluruh permukaan kasur terasa empuk atau hanya bagian tertentu saja.

    Mungkin ada area tertentu yang mengalami tekanan lebih besar, sehingga menyebabkan kasur menjadi kendur dan kehilangan dukungannya. Pikirkanlah jika kamu cenderung tidur di area yang sama setiap malam, wajar jika bagian tersebut akan mulai kehilangan daya dukungnya lebih cepat dibandingkan dengan bagian kasur yang jarang kamu gunakan.

    Cek Fondasinya

    Jika kamu telah mencoba membalik kasur tetapi tidak melihat banyak perubahan, kemungkinan masalahnya bukan terletak pada kasur itu sendiri. Kehilangan dukungan mungkin berasal dari alas tempat tidur kamu.

    Bahkan rangka tempat tidur yang terbaik pun bisa menjadi longgar dan bergerak seiring berjalannya waktu. Saat kamu berada di tempat tidur di malam hari, perhatikan bunyi berderit dan rasakan area yang kendur.

    Untuk memeriksa bagian dasar tempat tidur dengan lebih baik, angkat kasur dan lihat apakah ada bilah yang rusak atau retak. Jika kamu memiliki tempat tidur yang dapat disesuaikan, coba atur kontrolnya untuk menciptakan dasar yang rata dan mendukung.

    Letakkan Papan Kayu Lapis

    Ini adalah trik yang harus kamu pelajari dari pengujian kasur. Jika kasur kamu terlalu empuk dan kamu tidak ingin membeli kasur atau alas baru, kamu bisa menggunakan papan tripleks sebagai solusi sementara.

    Ini adalah cara yang mudah dan terjangkau untuk menciptakan permukaan yang kokoh dan datar, serta memberikan dukungan yang lebih konsisten pada kasur kamu. Kamu bisa memotong sepotong kayu lapis, dan tidak perlu terlalu khawatir tentang ketebalan kayu, kayu lapis dengan ketebalan satu inci sudah cukup.

    Letakkan papan di antara kasur dan alas tempat tidur, pastikan papan berada di tengah agar dapat mendukung kedua sisi kasur secara merata.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Ciri-ciri Genteng Bocor, Buruan Cek Sebelum Tambah Parah


    Jakarta

    Saat musim hujan tiba, kamu perlu lebih waspada soal kemungkinan genteng bocor. Air hujan bisa saja merembes masuk melalui celah genteng yang bocor.

    Pastinya kamu nggak mau kan rumah jadi becek dan bangunan rumah rusak gegara genteng bocor. Nah, sebelum hal itu terjadi, kamu harus bisa mengenali tanda-tanda awal kebocoran.

    Lantas, apa saja ciri-ciri enteng bocor? Yuk, simak penjelasannya berikut ini dikutip dari Red Canyon Roofing, Minggu (10/11/2024).


    Ciri-ciri Genteng Bocor

    1. Bintik-bintik di Dinding Luar Rumah

    Noda dan noda air serupa seperti langit-langit bisa muncul pada dinding di luar rumah. Air bisa mempengaruhi dinding interior dan eksterior. Dalam banyak kasus, noda pada dinding eksterior akan menjadi pertanda awal ada kebocoran.

    Salah satu cara untuk mencegah masuknya air selama musim hujan adalah dengan memeriksa apakah loteng terisolasi dan air hujan mengalir dengan benar.

    Kalau kamu nggak yakin bagaimana cara memeriksa genteng rumah, pastikan untuk menghubungi kontraktor lokal secepat mungkin.

    2. Noda Plafon

    Langit-langit atau plafon yang berubah warna hingga muncul bercak bisa jadi pertanda kalau ada kebocoran pada genteng rumah kamu. Bercak itu gampang banget dikenali. Biasanya berwarna kuning atau bahkan hitam pekat.

    Kalau kamu menemukan tanda itu dan curiga genteng kamu bocor, ada baiknya kalau kamu langsung memeriksa untuk memastikan ada kebocoran. Jangan dibiarkan atau kamu akan menyesal di kemudian hari.

    3. Permukaan Dinding Berubah Bentuk

    Dinding yang tumbuh atau berubah bentuk karena air dan terkena kelembapan sering kali jadi pertanda ada kebocoran di rumah. Ketika kerusakan akibat air seperti ini ditemukan, kemungkinan besar sudah ada air yang mengalir ke berbagai area di rumah dalam kurun waktu yang cukup lama.

    Terkadang kebocoran sangat parah sehingga bisa terjadi lebih cepat dari itu. Tapi dalam banyak kasus, pertumbuhan dan perubahan bentuk dinding merupakan perubahan yang memerlukan waktu. Sebelum makin parah, kamu harus segera memeriksa kemungkinan kebocoran yang ada.

    Dinding yang tumbuh disebabkan oleh penumpukan kelembapan dan menyebabkan kayu serta batuan lembaran mengembang karena kelembapan meresap ke dalam kayu. Jika masalah ini berlangsung terlalu lama, kamu mungkin perlu merenovasi rumah untuk memperbaiki kerusakan dan menghilangkan jamur atau lumut.

    Itulah beberapa ciri-ciri genteng bocor di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Simak! Ini Cara Agar Rumah Terasa Hangat saat Musim Hujan



    Jakarta

    Musim hujan mulai melanda sebagian besar wilayah di Indonesia. Seringkali saat hujan suhu di dalam rumah terasa lebih dingin. Ada cara untuk membuat rumah terasa hangat ketika musim hujan.

    Hawa dingin yang terasa saat musim hujan terjadi karena ketika hujan suhu udara menurun. Kamu bisa ikuti tips berikut ini untuk menjaga rumah tetap hangat dan nyaman saat musim hujan.

    Kenapa Terasa Dingin saat Musim Hujan?

    Saat musim hujan, suhu udara seringkali turun karena proses presipitasi mendinginkan udara. Saat uap air di udara mengembun menjadi tetesan air hujan, ia melepaskan energi panas ke udara yang menyebabkan suhu udara turun. Selain itu, awan juga bisa menghalangi sinar matahari sehingga juga berkontribusi terhadap penurunan suhu.


    Untungnya, kamu bisa melakukan beberapa cara agar tidak kedinginan saat musim hujan.

    Tips Biar Nggak Kedinginan Saat Musim Hujan

    Melansir The Spruce, berikut ini adalah 7 cara sederhana untuk membuat rumahmu tetap hangat dan nyaman selama musim hujan.

    1. Perbarui Peralatan Tidurmu

    Musim kemarau mungkin cocok dengan kain katun dan linen, tetapi saat musim hujan tiba, flanel adalah pilihan yang lebih bijak.

    Gantilah seprai tipismu dengan yang terbuat dari flanel atau jersey karena kain-kain ini akan membantu mempertahankan kehangatan tubuhmu. Selain itu, lipat selimut tambahan di ujung tempat tidur agar mudah digunakan saat malam tiba.

    2. Tambahkan Bantal yang Lembut

    Bantal hias yang bertekstur bisa menjadi tambahan yang sempurna untuk sofa atau tempat tidurmu. Pilih satu atau dua bantal bertekstur yang cocok dengan warna ruangan atau ganti sarung bantal yang sudah ada dengan yang baru.

    Bahan seperti boucle berbulu, rajutan wol, atau beludru akan membuat ruangan terlihat dan terasa lebih nyaman. Jangan lupa untuk menyediakan selimut bulu sintetis juga!

    3. Tambahkan Karpet dengan Tekstur

    Karpet dengan tekstur memberikan rasa hangat dalam ruangan. Jika ruangan di rumahmu memiliki lantai keras atau karpet datar, pertimbangkan untuk menambahkan karpet berbulu yang lembut. Jika anggaranmu terbatas, pertimbangkan untuk menumpuk karpet-karpet kecil di beberapa titik strategis, seperti di depan tempat tidur atau di bawah meja kopi. Ini akan menambah kehangatan di rumah.

    4. Pertimbangkan Pencahayaan yang Lembut

    Saat malam tiba di musim hujan, pencahayaan yang hangat bisa membantumu tetap terjaga dan membuat ruangan terasa lebih nyaman. Pasang lampu ruangan dan meja dengan lampu LED berwarna hangat untuk menciptakan cahaya yang menyerupai lilin.

    5. Ganti Tirai dan Gorden Jendela

    Jika kamu memiliki tirai atau gorden yang tipis, pertimbangkan untuk menggantinya dengan yang berbahan beludru atau lapisan termal. Selain memberikan tampilan yang lebih hangat, tirai ini juga akan membantu mengisolasi ruangan dari udara dingin yang mungkin masuk melalui jendela-jendela.

    6. Ganti Sarung Sofa

    Jika kamu memiliki sofa yang bisa ditutup dengan sarung, pertimbangkan untuk mencoba sarung baru selama musim hujan. Pilih warna yang gelap dan bahan yang lebih lembut daripada kain katun putih biasa. Hal ini akan memberikan nuansa yang lebih hangat pada ruang tamumu.

    7. Tambahkan Karpet di Dapur

    Di dapur, kamu juga bisa menambahkan karpet untuk menciptakan suasana yang lebih hangat. Taruh karpet kecil di depan area dapur, letakkan taplak di meja makan, dan tambahkan sarung kursi berbahan linen pada kursi kayu atau logam. Ini akan membantu menciptakan nuansa yang lebih hangat dan nyaman di ruang makan.

    Demikian 7 tips biar nggak kedinginan di rumah saat musim hujan. Dengan sedikit sentuhan dan perubahan kecil, kamu bisa menjadikan rumah sebagai tempat berkumpul yang nyaman dan hangat selama musim hujan. Semoga informasinya bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Barang Rumah Tangga yang Tak Sadar Ada di Tempat yang Salah



    Jakarta

    Tanpa kita sadari banyak barang-barang rumah tangga yang salah penempatan. Minimnya pengetahuan tentang produk tersebut membuat banyak orang asal menempatkan barang-barang tersebut.

    Berikut barang-barang rumah tangga yang sering kali salah tempat penyimpanannya:

    Cat

    Melansir The Spruce, pada Rabu (13/11/2024), ini merupakan barang rumah tangga yang paling umum lainnya yang sangat rentan terhadap perubahan suhu. Ketika suhu berfluktuasi, cat di dalamnya akan rusak yang disebabkan bahan kimia serta senyawa yang digunakan untuk membuat warna menggumpal atau terpisah menjadi gumpalan yang tidak teratur.


    Tempat yang tepat untuk menyimpan kaleng cat adalah di dalam ruangan dengan suhu yang dapat di kontrol. Pikirkan ruang penyimpanan pada ruang penyimpanan ataupun ruang cuci, sebab garasi serta loteng juga dapat menjadi sangat dingin atau hangat pada musim hujan ataupun panas.

    Perlu kamu ketahui juga bahwa kaleng cat mempunyai masa simpan yang singkat sehabis dibuka, maka sebaiknya kamu rutin mencatat berapa lama kaleng cat dapat bertahan.

    Bohlam Lampu

    Walaupun jelas rapuh karena dibuat dari kaca, bahan pembuat bola lampu membuatnya begitu rentan terhadap fluktuasi suhu.

    Suhu panas sering kali bisa memperpendek masa pakainya serta membuatnya kurang efisien. Maka dari itu, bohlam lampu dilarang disimpan di loteng atau garasi karena dapat membuatnya rentan terhadap kerusakan akibat panas, air, serta dingin.

    Sebaliknya, simpanlah di dalam ruangan yang suhu nya bisa dikontrol seperti ruang cuci, lemari linen, atau bahkan ruang bawah tanah.

    Album Foto

    Sering kali barang ini disimpan secara tidak sengaja di loteng ataupun garasi, yang merupakan tempat yang buruk untuk mengambil foto karena panas, kelembapan, serta perubahan suhu yang menyebabkan kerusakan lebih parah.

    Terdapat alternatif lainnya, simpanlah album foto kamu pada tempat yang gelap, sejuk, dan kering seperti di rak buku atau laci pada kamar tidur kamu. Untuk pengawetan yang lebih jauh, pertimbangkan untuk mendigitalkan foto serta membuat cadangannya pada file di perangkat elektronik guna melindunginya dari kerusakan.

    Kotak Obat

    Menyimpan obat pada kamar mandi adalah kesalahan yang lumrah, karena obat akan kehilangan efektivitasnya akibat lembap dan panas. Namun nama tempat penyimpanan ini menyesatkan.

    Terdapat ide yang lebih baik untuk menyimpan obat-obatan. Obat-obatan sebaiknya disimpan pada tempat yang sejuk serta tidak lembap seperti halnya lemari linen atau laci nakas, akan lebih baik lagi jika kedua tempat itu dilengkapi kunci untuk menjauhkan obat dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan.

    Dokumen

    Baik itu catatan keuangan atau surat-surat penting lainnya, dokumen hampir selalu diletakkan pada tempat yang salah. Meskipun menumpuk kertas mungkin terlihat seperti cara yang cukup mudah untuk menyimpan dokumen, hal itu membuat pengaturan menjadi tambah kacau pada rumah secara keseluruhan.

    Menyimpan kertas pada lingkungan yang lembap juga merupakan ide yang buruk karena kertas menyerap kelembapan, dan akan menyebabkan serat kertas menjadi lemah serta tinta akan memudar. Sebaliknya, arsipkan dokumen dan kertas secara vertikal dengan mengkombinasikan folder arsip serta lemari arsip ataupun pengisi desktop.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • AC di Rumah Tiba-tiba Mati Sendiri? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya



    Jakarta

    Kamu pasti pernah mengalami saat ingin mendinginkan ruangan di rumah, AC tiba-tiba mati sendiri. Hal ini pastinya cukup menyebalkan dan ada kemungkinan AC rusak. AC harus menarik aliran udara hangat untuk mendinginkannya secara efisien.

    Jika AC tidak mendapatkan cukup udara, komponen seperti blower harus bekerja lebih keras untuk menjaga rumah tetap sejuk. Sehingga komponen-komponen ini dapat menjadi terlalu panas dan menyebabkan AC sering mati sendiri.

    Dilansir beberapa sumber, berikut penyebab kenapa AC tiba-tiba mati sendiri.


    Termostat AC yang Rusak

    Melansir Aircon Mag, Kamis (14/11/2024), termostat dianggap sebagai “otak” di dalam AC. AC akan menerima sinyal dari termostat yang memberi tahu kapan harus menyala dan mati.Hal ini bisa menjadi penyebab mengapa AC mati setelah 30 detik.

    Termostat dapat rusak, atau mungkin tidak berfungsi dengan baik karena kabel yang menghubungkan termostat ke AC mengalami korsleting. Sehingga dapat menyebabkan AC tiba-tiba mati sendiri.

    Filter Udara Kotor

    Filter udara yang tersumbat merupakan salah satu faktor yang paling umum yang mempengaruhi efisiensi AC. Filter seringkali menjadi komponen sistem yang sering diabaikan dan padahal memerlukan perhatian paling besar.

    Pendingin udara akan bekerja dengan efisiensi yang menurun jika filter udara tersumbat, sehingga AC tidak dapat mendinginkan dengan baik.

    Refrigeran di AC Rendah

    Untuk mendinginkan udara di rumah membutuhkan bahan yang dinamakan refrigeran atau yang disebut juga freon. Jika AC kekurangan refrigeran, perubahan tekanan yang menyertainya dapat menyebabkan saklar pengaman aktif, yang mematikan kompresor.

    Jika menemukan indikator seperti tagihan listrik naik, AC mengeluarkan suara mendesis, unit dalam ruangan dikelilingi air, atau kehilangan daya pendinginan, kemungkinan mengalami kebocoran refrigeran.

    Masalah Kumparan

    Dilansir dari Angi, kumparan kondensor terletak di luar ruangan, saat AC menyala kumparan terasa sangat panas karena melepaskan panas dari dalam rumah.

    Jika AC terus menerus mati sendiri, kemungkinan kumparan kondensor terlalu panas. Kumparan tersebut terpapar unsur alam sepanjang tahun, sehingga lapisan kotoran menumpuk. Kumparan kondensor perlu dibersihkan secara menyeluruh.

    Kompresor Rusak

    Kompresor AC merupakan elemen mekanis dari AC. Kompresor menghasilkan tekanan yang dibutuhkan refrigeran untuk mengeluarkan udara dingin setelah menyerap panas dari rumah.

    Kompresor dapat menjadi terlalu panas karena komponen HVAC yang kotor dan refeigeran yang rendah. Kompresor juga akan aus seiring waktu, hal ini bisa menjadi penyebab AC tiba-tiba mati sendiri.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sebelum Jual Rumah Perbaiki Masalah Ini Biar Harganya Nggak Drop



    Jakarta

    Saat ingin memutuskan menjual rumah yang sudah lama ditinggali, pastinya kamu harus mengetahui apa saja masalah yang terjadi. Memperbaikinya akan menambah nilai yang pada rumah yang ingin dijual.

    Sekalipun suatu masalah dianggap remeh, bukan berarti kamu harus mengabaikannya. Mengatasi masalah yang kecil dapat sangat membantu memasarkan rumah yang ingin dijual.

    Melansir Better Homes & Gardens, berikut beberapa masalah yang harus segera diperbaiki sebelum kamu memutuskan untuk menjual rumah.


    Kerusakan Akibat Air dan Jamur

    Kerusakan akibat air dan tanda-tanda kerusakan yang diakibatkannya, menjadi hal yang wajib diperbaiki saat memasarkan rumah, seperti adanya jamur.

    “Pemilik rumah harus segera memperbaiki sisa kerusakan akibat air di rumah mereka, bahkan jika itu hanya noda pada cat dari kebocoran sebelumnya yang telah diperbaiki,” kata Kate Wollman-Mahan, dari Coldwell Banker Warburg.

    Kerusakan akibat air tidak hanya menjadi masalah yang signifikan untuk rumah, tetapi juga dapat memicu serangkaian keraguan bagi calon pembeli tentang kondisi properti secara keseluruhan.

    Perpipaan yang Rusak

    Perpipaan menjadi komponen penting bagi rumah yang aman. Memastikan segala sesuatunya mulai dari toilet hingga wastafel serta tangki septik berfungsi adalah hal yang penting bagi calon pembeli.

    “Kebocoran harus segera diperbaiki. Jika tidak segera diatasi, kebocoran biasanya akan menyebabkan kerusakan lebih parah atau membuat tagihan air kamu membengkak,” ujar George Rosko, seorang agen real estat.

    Masalah Struktural

    Apapun yang mengenai masalah struktural dan membahayakan struktur dapat menghalangi calon pembeli, masalah seperti dinding miring, atap melorot, dan retakan pada dinding serta langit-langit. Penting untuk segera memperbaiki kerusakan sebelum menjual rumah.

    “Masalah struktural dan mendasar sulit dijelaskan karena hal itu menyiratkan adanya masalah lain di balik tembok tersebut,” kata Ivan Chorney, penasihat real estat di Compass.

    Masalah Pondasi

    Keseriusan masalah pondasi sangat berbahaya untuk rumah, pondasi yang kokoh sangat penting untuk rumah yang baik. Tanah di sekitar rumah dapat bergeser, sehingga menyebabkan perubahan pada posisi rumah di atas pondasinya.

    “Untuk membantu mengidentifikasi pergerakan, kamu dapat memantau retakan dari waktu ke waktu dengan menempelkan selotip di atasnya dan melihat apakah retakan tersebut bergeser,” kata Courtney Klosterman, penyedia asuransi rumah.

    Kerusakan Atap

    Atap yang buruk dapat menyebabkan masalah besar bagi rumah, Jika menemukan masalah ini sebelum menjualnya, sebaiknya segera mengatasinya. Atap yang tidak dirawat dapat menyebabkan kerusakan dan penumpukan lumut.

    Kebocoran atap yang lambat dapat berubah menjadi penumpukan air yang sangat besar di langit-langit rumah. Hal ini akan menyebabkan berkembang biaknya jamur yang tumbuh di dinding dan rangka, sehingga kualitas udara memburuk di rumah.

    Perlengkapan Lampu Rusak

    Perlengkapan lampu merupakan perbaikan mudah yang sangat berguna saat menata rumah. Pastikan semua bohlam berfungsi, hal ini menghilangkan kekhawatiran pembeli akan kemungkinan adanya masalah pada kelistrikan.

    Kamu juga harus mengatasi masalah pencahayaan lain yang lebih serius yang memiliki implikasi besar terhadap keselamatan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Membersihkan Pagar Vinyl agar Selalu Terlihat Baru



    Jakarta

    Perawatan penting sangat penting untuk memastikan kualitas dan tampilan pagar vinyl bisa bertahan. Pembersihan yang tepat merupakan kunci dari perawatan dan mencegah adanya jamur serta lumut.

    Lakukan pembersihan setidaknya setahun sekali untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk serta mencegah pertumbuhan jamur serta noda. Namun membersihkan pagar vinyl tidak bisa asal. Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan pagar vinyl.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut cara mudah membersihkan pagar vinyl agar tetap terlihat bagus.


    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Selang Air

    Salah satu metode pembersihan pagar vinyl yang paling mudah dan cepat adalah dengan menggunakan selang taman. Pertama, bilas pagar vinyl dengan selang untuk menghilangkan debu dan kotoran lainnya.

    Hubungkan nosel semprot selang taman jika membutuhkan daya ekstra. Bersihkan pagar dengan kain lap atau kain untuk menghilangkan kotoran yang membandel.

    Membersihkan dengan Sabun atau Cuka

    Larutan air sabun hangat dapat membantu menghilangkan kotoran yang mungkin menempel di pagar vinyl kamu. Menggunakan larutan cuka dengan air hangat juga dapat menghilangkan noda rumput, jamur, dan lumut.

    Celupkan spons, kain, atau lap ke dalam salah satu larutan dan bersihkan pagar untuk menghilangkan kotoran dan noda. Kemudian, gosok pagar dengan gerakan memutar mulai dari bagian atas setiap bagian pagar.

    Lanjutkan hingga ke bagian bawah. Bilas sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas dengan selang serta ulangi proses tersebut hingga seluruh pagar bersih.

    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Pelarut Pembersih

    Bila sabun dan cuka tidak cukup kuat untuk membersihkannya, tersedia berbagai pelarut pembersih pagar vinyl yang dapat membersihkan kotoran, jamur, lumut, dan kerak.

    Oleskan produk pembersih pagar vinyl ke struktur dengan kain lap atau sikat gosok berbulu untuk membersihkan setiap bagian atas. Bilas pagar dengan selang taman untuk membuang sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas. Ulangi seluruh pagar.

    Membersihkan dengan Pemutih

    Larutan pemutih dan air dapat digunakan pada pagar vinyl putih, tetapi tidak pada warna lain karena bahan kimia tersebut akan menyebabkan perubahan warna permanen. Kenakan perlengkapan keselamatan yang sesuai, termasuk sarung tangan saat menangani pemutih.

    Campurkan satu bagian pemutih dengan lima bagian air dalam ember besar dan gunakan sikat gosok berbulu, kain, lap, atau spons untuk menggosok setiap bagian pagar. Mulai dari atas dan lanjutkan hingga ke bawah.

    Bilas pagar dengan selang untuk membuang sisa pemutih dan kotoran yang lepas, ulangi proses ini sepenuhnya hingga seluruh pagar bersih.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Penyebab Cat Dinding Outdoor Mudah Mengelupas Maski Baru Diaplikasikan


    Jakarta

    Cat dinding mengelupas bisa bisa menjadi masalah serius pada tampilan rumah. Apalagi jika terjadi pada bagian fasad atau outdoor rumah. Cat dinding yang seharusnya tahan lama dan tahan dari cuaca apa pun justru paling cepat rusak dan mengelupas. Lantas, apa penyebabnya?

    Sebelum itu, kamu harus mengetahui jika cat untuk bagian luar dan dalam rumah berbeda. Hal ini dikarenakan bahan dasar dan fungsinya yang berbeda. Cat dinding bagian luar rumah dibuat lebih tahan paparan sinar matahari, perubahan suhu ekstrem, kelembapan, jamur, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, harga cat dinding luar pun lebih mahal.

    Apabila kamu sudah memakai cat dinding yang benar yakni khusus untuk outdoor, tetapi setelah diaplikasikan justru mengelupas, melansir dari Family Handyman, berikut beberapa penyebabnya.


    1. Kondisi Lingkungan yang Terlalu Lembap

    Kelembapan akibat hujan atau dekat dengan daerah yang basah membuat cat dinding lebih mudah terkelupas. Air yang masuk ke dalam cat membuat jaringan pengikatnya longgar sehingga mudah terkelupas.

    2. Kualitas Cat yang Tak Bagus

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, bagian outdoor rumah harus memakai cat yang berbeda dengan indoor. Selain itu, pilih juga cat yang berkualitas, jangan hanya terlena dengan harga yang murah. Biasanya cat yang mahal itu menentukan kualitas. Menerapkan cat di luar suhu dan kondisi aplikasi yang direkomendasikan pabrikan dapat menyebabkan cat terkelupas.

    Cat yang bagus juga memiliki daya ikat yang kuat sehingga terkena air, kelembapan, sinar matahari, panas yang lama, cat tidak akan begitu terpengaruh. Selain itu, hindari juga pengecatan bagian outdoor saat hujan deras yang lama. Mau sebagus apa pun cat yang dipakai, waktu keringnya akan lama dan semakin rentan rusak.

    Cat dinding perlu dilapisi 3-5 kali dengan jeda beberapa jam hingga lapisan sebelumnya kering. Apabila kamu tidak sabaran dan langsung melapisi dinding dengan lapisan berikutnya padahal belum begitu kering, risikonya adalah cat mudah mengelupas. Hal ini disebabkan lapisan di bawahnya masih lunak sehingga tidak menempel sempurna dan mudah rusak apabila terkena goresan, air, atau panas.

    Untuk waktu tunggu cat mengering, kamu bisa mengecek instruksi di kaleng cat atau sekitar mengecek secara berkala setiap 2-3 jam sekali.

    4. Permukaan Dinding yang Belum Siap Dicat

    Terkadang permasalahan cat mengelupas justru disebabkan karena dinding yang belum siap. Seperti apa itu?

    Misalnya kamu ingin mengecat ulang, tetapi cat lama masih menempel. Nah, kondisi seperti ini bisa merusak cat dinding yang baru. Lebih baik, kikis seluruh cat yang lama, baru kemudian lapisi dengan cat yang baru.

    Kemudian, dinding yang terlalu lembap, dinding yang kasar, berjamur, itu juga perlu diatasi dahulu, sebelum dinding dilindungi dengan cat.

    5. Memakai Jenis Cat yang Tidak Sesuai

    Cat dinding memiliki beragam jenis. Ada yang hasil finishing-nya matte atau mengkilap karena dilapisi minyak. Nah, sebelum memutuskan untuk memakai salah satu jenis cat, kamu harus memikirkan daya tahannya dengan lokasi dinding yang akan diaplikasikan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 5 Ide Dekorasi Kamar Tidur Anak Agar Terlihat Menarik



    Jakarta

    Mendesain kamar tidur anak bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan serta mengasyikan bagi orang tua dan anak. Menciptakan ruangan yang mencerminkan minat dan kepribadian anak dengan ide-ide dekorasi yang murah tetapi menarik.

    Dengan perencanaan yang matang dan sedikit kreativitas, kamu dapat mengubah kamar mereka menjadi lingkungan yang menarik tanpa anggaran yang besar. Hal ini adalah strategi yang sangat efektif untuk kamar tidur anak.

    Dilansir dari Homedit, berikut beberapa ide mendekorasi kamar tidur yang mudah dan hemat anggaran.


    Seni Dinding Buatan Sendiri

    Anak bisa menjadi seniman yang produktif, manfaatkan kreativitas anak untuk mendekorasi kamar tidur nya. Seperti melukis karya seni untuk dinding atau membuat patung legi yang paling menakjubkan.

    Hal ini tidak hanya akan menambah warna dan daya tarik pada ruangan, tetapi juga akan mencerminkan minat anak. Salah satu idenya adalah membuat dinding galeri yang menampilkan semua karya seni anak.

    ilustrasi kamar bayiilustrasi kamar bayi Foto: iStock

    Perbarui Furniture Bekas

    Sebagian besar furniture bekas dari kamar lain biasanya akan berakhir di kamar anak-anak. Ini adalah cara yang lebih murah dan ramah lingkungan untuk membeli furniture. Carilah furniture yang kokoh dan dibuat dengan baik sehingga tahan lama.

    Berikan tampilan baru pada furniture dengan membersihkannya secara menyeluruh dan mengecat ulang atau melapisinya dengan kain pelapis agar sesuai dengan warna dan desain kamar tidur anak.

    Violet decorations in cozy room for teenage girlViolet decorations in cozy room for teenage girl Foto: iStock

    Gunakan Cat untuk Membuat Ruangan Menjadi Menarik

    Cat merupakan elemen dekorasi yang relatif murah, namun dapat menghasilkan hasil yang luar biasa. Warna-warna cerah dan cemerlang memang menyenangkan untuk kamar anak, tetapi warna netral juga dapat digunakan untuk menciptakan kamar tidur yang tenang.

    Kamu dapat menggunakan cat untuk mewarnai ruangan atau menambahkan pola molding tiruan. Sangat penting untuk mendapatkan masukan dari anak kamu tentang warna yang ingin anak kamu lihat di kamar nya.

    Tambahkan Mural Dinding

    Tidak semua orang memiliki keterampilan melukis yang layak dipajang di dinding. Mural dinding tersedia dalam berbagai desain, mulai dari pemandangan alam dan tema fantasi. Pastikan kamu menemukan mural sesuai dengan minat anak.

    Mural dinding yang dapat dilepas dan ditempel sangat ideal untuk diterapkan sendiri. Pelepasan mural juga tidak mudah dan tidak menyebabkan kerusakan pada dinding. Hal ini menjadikannya salah satu elemen dekorasi terbaik untuk kamar anak-anak.

    Pilihlah Furniture Multifungsi

    Furniture multifungsi ideal untuk ruang kecil, tetapi juga menghemat anggaran. Pilihlah seperti ranjang bayi yang dapat diubah menjadi tempat tidur, dan tempat tidur susun yang dapat diubah menjadi tempat tidur kembar memberikan nilai jangka panjang.

    Carilah barang yang kokoh dan dibuat dengan baik yang dapat bertahan dalam penggunaan serta perubahan harian.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com