Tag Archives: perubahan

Mudah! 4 Langkah Praktis Bersihkan Cermin Tanpa Sisa Noda Kerak



Jakarta

Banyak orang kesulitan saat membersihkan cermin tanpa meninggalkan noda dan debu. Teknik yang salah, alat pembersih yang tidak efektif, dan kurangnya persiapan adalah penyebab yang dapat membuat cermin tampak lebih kotor.

Namun, dengan beberapa perubahan cepat pada metode pembersihan cermin, akan membuat cermin tampak berkilau tanpa adanya noda.

Melansir Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkah mudah dalam membersihkan cermin sehingga permukaannya berkilau.


1. Siapkan Permukaan

Sebelum memulai, luangkan beberapa detik untuk memeriksa permukaan cermin kamu. Pastikan apakah melihat debu, kotoran, dan sidik jari yang menempel di permukaan. Hal ini perlu membersihkan setiap noda terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembersihan.

Untuk menghilangkan debu, gunakan kemoceng atau kain microfiber. Untuk membersihkan noda berbasis minyak, gunakan larutan pembersih untuk membersihkan setiap noda tanpa tersisa.

Untuk mengikis sisa-sisa stiker, selotip, atau label, gunakan pembersih perekat atau alkohol. Saat menggunakan alkohol, oleskan dengan kain untuk menggosok sisa-sisanya. Gunakan alat pengikis atau kain pembersih kecil untuk menghilangkan noda.

2. Pilih Solusi Pembersih yang Efektif

Jika kamu membeli produk pembersih di toko, usahakan untuk membeli merek yang ditunjukkan untuk membersihkan cermin dan kaca.

Kamu dapat membuat campuran dari bahan-bahan dasar rumah, yaitu dengan mencampurkan satu cangkir alkohol, satu gelas air, dan satu sendok makan cuka putih.

3. Alat Pembersih yang Tepat

Setelah menyemprotkan pembersih kaca pada cermin, penggunaan alat pembersih yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan hasil akhir yang bersih tanpa noda. Jauhi handuk, tisu dapur, dan koran.

Handuk cenderung meninggalkan sedikit kain, sementara menggunakan koran akan membuat tinta koran menempel pada permukaan cermin.

Salah satu alat pembersih terbaik yang harus selalu tersedia adalah kain pembersih microfiber datar dan bebas serabut. Untuk memaksimalkan pembersihan, simpan satu untuk pembersihan basah dan kain kering untuk pemolesan.

4. Bersihkan dari Atas ke Bawah

Sebelum mulai mengelap, semprotkan kain langsung dengan larutan pembersih bukan ke cermin. Hal ini mencegah larutan menetes atau meresap ke tepi. Lalu, untuk hasil akhir bebas noda dan serat, bersihkan dari atas ke bawah dengan gerakan zig-zag.

Selanjutnya, mulai dari atas dan lanjutkan ke bawah secara perlahan. Jangan membersihkan dengan gerakan memutar usahakan selalu membersihkan dari tepi ke tepi.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

6 Langkah Mudah Membersihkan Bagian Dalam Kulkas dengan Aman


Jakarta

Kulkas merupakan salah satu peralatan penting yang ada di rumah. Seperti perabotan lainnya, kulkas juga perlu dibersihkan. Namun, seberapa sering kamu berpikir untuk membersihkannya secara menyeluruh?

Kulkas yang bersih lebih hemat energi dan akan bertahan lebih lama. Saat membersihkan kulkas sebaiknya bagian dalamnya juga dibersihkan, bukan hanya bagian luarnya saja. Nah, saat membersihkan kulkas disarankan untuk mencabut aliran listrik agar mengurangi risiko berbahaya.

Dilansir dari Martha Stewart, berikut cara membersihkan bagian dalam kulkas dengan aman agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.


1. Keluarkan Semua Barang

Mulailah dengan mengosongkan semua isi kulkas. Saat mengeluarkan barang, pastikan untuk memeriksa jamur dan makanan yang sudah kadaluarsa, buang semua agar tidak menumpuk di dalam kulkas.

Barang apa pun yang kamu simpan harus dilap. Setelah kulkas kosong dari makanan, minuman, dan bumbu, keluarkan semua rak serta laci.

2. Bersihkan Rak dan Laci

Campurkan sabun cuci piring alami dan air hangat ke dalam ember, celupkan spons bersih ke dalam larutan dan gosok semua sisi laci serta rak hingga bersih.

Bilas kompartemen di bawah air mengalir untuk menghilangkan sisa sabun. Keringkan setiap rak dan wadah dengan kain microfiber.

3. Bersihkan Bagian Dalam

Campurkan cuka dan air hangat dengan perbandingan yang sama dalam botol semprot. Semprotkan ke seluruh permukaan bagian dalam dan biarkan selama beberapa menit sebelum mengelapnya dengan kain lembut.

Pastikan juga untuk menyemprotkan laci samping yang terpasang di lemari es dan semua lekukan. Gunakan sikat gigi bekas untuk menggosok kulkas hingga bersih.

4. Bersihkan Gasket

Gasket kulkas mengumpulkan cukup banyak kotoran, membersihkannya secara teratur membantu menjaga segel. Untuk membersihkan gasket, campurkan larutan air dan cuka dengan perbandingan yang sama.

Celupkan kapas ke dalam larutan dan usapkan di sepanjang jahitan gasket. Ulangi hingga bersih dan kering dengan kain microfiber.

5. Bersihkan Bagian Bawah Kulkas

Cabut kabel listrik kulkas dan jauhkan dari dinding. Sedot debu atau sapu lantai di bawah kulkas. Bersihkan lantai dengan kain pel, lalu lap hingga kering. Kembalikan kulkas ke posisi semua dan hubungkan kembali kabel listriknya.

6. Mengembalikan Isi Kulkas

Setelah semua komponen kulkas dibersihkan, kamu dapat mengembalikan barang-barang yang dikeluarkan. Luangkan waktu ini untuk melakukan perubahan pada pengorganisasian pada kulkas kamu. Hal ini dapat membantu untuk memaksimalkan penyimpanan sehingga tidak terlihat berantakan.

Itu dia langkah mudah membersihkan kulkas dengan aman. Semoga bermanfaat detikers!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Mudah! 4 Cara Efektif Kurangi Kelembapan di Dapur



Jakarta

Kelembapan di rumah tentunya tidak bisa dihindari, salah satunya di dapur. Adanya kelembapan yang berlebih akan menimbulkan masalah-masalah yang tidak diinginkan, seperti masalah pada interior dapur.

Dapur berkontribusi hingga 25% terhadap tingkat kelembapan di rumah, terutama dengan ventilasi yang buruk dan tanpa kipas angin. Sehingga penting untuk menjaga kelembapan di dapur.

Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa cara mengurangi kelembapan di dapur yang berlebih.


Buka Jendela Dapur

Ventilasi yang tepat sangat membantu dalam upaya mengurangi tingkat kelembapan. Apabila cuaca di luar cerah, buka jendela agar udara segar masuk dan mengurangi kelembapan.

Hal ini akan membantu menciptakan aliran udara dan menurunkan tingkat kelembapan berlebih.

Masak dengan Panci Tertutup

Perubahan kecil seperti memasak dengan tutup panci dapat membuat perbedaan untuk dapur kamu. Menahan uap air saat memasak akan mengurangi pelepasan kelembapan sekaligus mempercepat waktu memasak.

Disarankan untuk menggunakan tutup panci agar uap berkurang. Begitu juga saat makanan sudah matang, menutup makanan akan menjaga tetap hangat dan dapur bebas lembap.

Mencuci Piring dengan Benar

Kebiasaan mencuci piring yang benar akan membantu dalam mengurangi kelembapan. Disarankan untuk tidak menjemur piring di dapur, karena hal ini akan menambah kelembapan yang tidak perlu di udara.

“Gunakan rak pengering di dekat jendela atau di bawah kipas langit-langit untuk mempercepat penguapan,” kata Josh Wilson, pendiri Wilson Plumbing & Heating.

Ventilasi dapur sangat penting, tetapi mengatur kelembapan di tempat ini bisa jadi sulit apabila hal ini tidak dilakukan.

Hiasi dengan Tanaman Hias

Pertimbangkan untuk menggunakan tanaman penyerap air seperti bunga lili atau pakis Boston sebagai dekorasi dapur. Selain menghadirkan dedaunan yang cantik di dalam ruangan, pemilihan tanaman dapur yang tepat akan membantu mengurangi kelembapan.

“Tanaman ini dapat mengurangi tingkat kelembapan secara alami dengan menyerap uap air melalui daunnya. Pastikan untuk tidak menyiramnya terlalu banyak, karena kelembapan tanah yang berlebihan dapat memberikan efek sebaliknya,” kata Josh

Namun disarankan untuk tidak meletakkan terlalu banyak tanaman, hal ini justru akan dapat menambah kelembapan sehingga harus dibatasi.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Bunga Floating dan Bunga Tetap di KPR


Jakarta

Pada saat membeli rumah dengan sistem KPR, pasti bank membebankan bunga pada setiap tagihan pembayarannya. Terdapat 2 jenis bunga yang dikenakan untuk debitur KPR yakni bunga tetap (fixed) dan bunga mengambang (floating).

Kedua jenis bunga ini tidaklah sama. Bagi kamu yang belum bisa membedakan kedua jenis bunga KPR ini, berikut perbedaan bunga tetap (fixed) dan bunga mengambang (floating).

1. Suku Bunga Tetap (fixed)

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Seperti namanya, suku bunga tetap (fixed) atau suku bunga flat merupakan tingkat bunga yang nilainya tetap alias tidak berubah. Biasanya bunga KPR bisa berubah-ubah karena mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), kebijakan bank, dan tren bunga pasar.


Namun, suku bunga ini tidak diterapkan dari awal hingga akhir masa cicilan, melainkan ada batasan waktunya. Biasanya beberapa tahun di awal cicilan dimulai.

Sebagai contoh, apabila nasabah yang mengambil KPR mendapatkan bunga tetap selama 2 tahun, maka nasabah akan membayar nominal bunga yang sama selama 2 tahun awal cicilan. Namun, mulai tahun ke-3 nasabah akan dikenakan bunga mengambang (floating) atau sesuai dengan tingkat suku bunga yang ditetapkan.

Suku bunga satu ini memberikan keuntungan bagi debitur dengan nilai cicilan yang tetap. Debitur dapat menyiapkan tagihan dengan nominal yang sama dalam tahun-tahun pertama pembayaran. Tidak terpengaruh dengan naik-turunnya kondisi perekonomian dan tingkat suku bunga yang ditetapkan perbankan.

2. Suku Bunga Mengambang (floating)

Berkebalikan dengan bunga tetap, suku bunga mengambang (floating) merupakan suku bunga yang selalu berubah mengikuti suku bunga di pasaran. Jika suku bunga di pasaran naik, maka suku bunganya juga ikut naik dan begitu pun sebaliknya.

Biasanya, suku bunga mengambang mulai berlaku dalam kurun beberapa tahun setelah nasabah menyicil KPR. Bisa pula setelah masa suku bunga tetap selesai. Besaran bunga yang dibayarkan pun ditentukan oleh pihak bank. Tenang saja, perubahan suku bunga dari bank ini tidak terjadi setiap hari, tetapi dalam kurun 6-12 bulan sekali.

Keuntungan dari suku bunga mengambang (floating) apabila tren bunga kredit sedang menurun. Hal ini dikarenakan sifat bunga mengambang yang memang dipengaruhi oleh suku bunga di pasaran. Jadi saat bunga kredit sedang turun, debitur bisa mendapat bunga yang rendah sesuai penurunan yang terjadi. Akan tetapi, jumlah cicilan bisa kembali naik jika suku bunga pasar dalam tren naik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Mau Ubah Status Rumah HGB ke SHM? Ini Syarat, Cara, dan Biayanya


Jakarta

Kalau sertifikat rumahmu masih berstatus Hak Guna Bangunan (HGB), kamu mungkin berpikir untuk mengubahnya menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM). Pasalnya, SHM memberikan hak kepemilikan penuh yang lebih permanen dan kepastian hukum lebih kuat.

SHM adalah status bukti kepemilikan terkuat atas suatu tanah atau bangunan di Indonesia. Berlakunya bisa selama pemiliknya masih hidup dan bisa diturunkan oleh ahli waris.

Mengubah status sertifikat HGB ke SHM bisa dilakukan, dengan memenuhi syarat dan aturan yang berlaku. Simak panduannya berikut ini.


Syarat Peningkatan HGB ke SHM

Dari catatan detikProperti yang dikutip dari situs resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), berikut adalah persyaratan yang perlu dipersiapkan untuk proses perubahan sertifikat HGB ke SHM:

  • Mengisi formulir permohonan dan ditandatangani oleh pemohon atas kuasanya di atas meterai.
  • Surat kuasa (jika diperlukan).
  • Fotokopi identitas pemohon, seperti KTP, KK, dan kuasa jika dikuasakan (yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket).
  • Surat persetujuan kreditor (jika dibebani hak tanggungan).
  • Fotokopi SPPT PBB Tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket.
  • Penyerahan bukti bayar uang pemasukan (ketika pendaftaran hak).
  • Sertifikat HGB.
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB)/surat keterangan Kepala Desa/Lurah bagi perubahan hak dari HGB menjadi HM (Hak Milik) untuk rumah tinggal dengan luas tidak sampai 600 m2.

Pemohon juga diwajibkan untuk mengisi keterangan lain, seperti:

  • Identitas diri.
  • Luas, letak, dan penggunaan tanah yang dimohon.
  • Pernyataan tanah tidak sengketa.
  • Pernyataan tanah/bangunan dikuasai secara fisik.

Biaya HGB ke SHM

Dari catatan detikProperti, biaya HGB ke SHM adalah Rp 50.000 per sertifikat hak atas tanah.

Perubahan menjadi Hak Milik dengan biaya sesuai PP 128/2015 dikenakan tarif PNBP sebesar Rp 50.000. Sebagai catatan, yang bisa diubah dari HGB ke SHM adalah tanah yang peruntukannya untuk rumah tinggal. Rumah toko tidak dapat diubah menjadi SHM.

Tapi, jika nama yang tertera dalam sertifikat bukan nama pemilik saat ini, maka ada biaya tambahan untuk proses balik nama yakni Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Pemohon bisa mengurus perubahan HGB ke SHM di kantor Pertahanan. Umumnya, lama pengurusan HGB ke SHM adalah 5 hari kerja.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Jaga Keamanan Rumah dengan Lampu yang Menyala Meski Ditinggal Liburan


Jakarta

Memasuki musim liburan, pasti banyak rumah yang dibiarkan kosong beberapa hari. Saat rumah kosong, kendalanya adalah bagaimana caranya lampu di rumah bisa menyala saat malam hari? Rumah yang gelap pada malam hari terlihat sekali tidak berpenghuni. Khawatirnya rumah yang gelap mengundang pencuri datang.

Lantas, apa solusi agar rumah tetap aman dengan lampu menyala saat meninggalkan rumah? Dilansir dari berbagai sumber, berikut cara lampu tetap menyala meski ditinggal selama liburan.

1. Gunakan Lampu Utama

Menurut mydome.co saat rumah ditinggal beberapa hari, kamu cukup membiarkan lampu utama yang menyala. Lampu utama ini di antaranya lampu di halaman depan dan lampu yang bisa menerangi tangga di rumah, apabila rumah kamu terdiri dari beberapa lantai.

Jika di rumah memiliki CCTV, pastikan area yang tersorot kamera mendapat pencahayaan yang baik sehingga objek terlihat jelas. Terutama di bagian teras, area kamar, dan tangga rumah.


2. Menggunakan Lampu Sensor

Saat ini sudah tersedia teknologi yang dapat merespon setelah melihat perubahan di sekitarnya. Teknologi ini sudah diaplikasikan ke lampu. Menurut mistersparky.com sebutan untuk jenis lampu ini adalah lampu sensor cahaya, Lampu ini dapat otomatis menyala saat sekitarnya sudah gelap. Ada pula lampu yang dapat menyala tiap kali ada pergerakan di sekitar lampu gerak karena dilengkapi dengan sensor gerak.

Bentuknya juga beragam, ada yang seperti lampu LED, lampu stick, dan lampu yang bisa ditempel di dinding. Beberapa jenis lampu juga bisa diatur melalui aplikasi. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa membaca penjelasannya yang tertera pada kemasan. Bisa juga menanyakan kepada penjual saat membeli lampu tersebut.

Hal yang perlu disiapkan saat memasang lampu otomatis adalah stop kontak dan bohlam khusus untuk lampu pintar atau lampu sensor ini. Kamu tidak perlu khawatir saat menyambungkan aliran listrik baru untuk lampu sensor tidak sulit dan tidak memerlukan tempat yang besar.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

7 Jurus Jitu Atasi Dinding Rembes Saat Musim Hujan


Jakarta

Masalah kerap muncul di rumah ketika musim hujan tiba. Air hujan bisa saja menembus rumah sampai mengakibatkan dinding rembes.

Dinding rembes saat hujan bisa terjadi karena bata yang digunakan memiliki pori yang dapat menyerap air. Jika tidak segera diatasi, rumah kamu bisa tergenang air, bangunan menjadi rusak, dan masalah lainnya bakal bermunculan.

Nah kalau mengalami dinding rembes, kamu harus mencari tahu akar penyebabnya. Kamu bisa meminta bantuan ahli bangunan untuk memeriksa rumah dan mencarikan solusi yang tepat.


Selain itu, kamu bisa mencoba jurus jitu berikut ini buat mengatasi dinding rembes seperti yang dilansir dari All Weather Coating dan waterproofing.com.

Tips Mengatasi Dinding Rembes

Inilah cara mengatasi dinding rembes saat musim hujan.

1. Memperbaiki Sambungan Bangunan yang Rusak

Saat melakukan renovasi rumah, misalnya menambah bangunan, biasanya akan ada bagian rumah yang disambung dengan bangunan baru.

Kemungkinan terdapat celah pada sambungan bangunan tersebut yang dapat dilalui air. Celah ini dapat melebar atau rusak seiring waktu.

Dengan memperbaiki sambungan tersebut, air hujan yang merembes ke dinding dapat teratasi.

2. Melapisi Retak Rambut

Retak rambut di dinding dapat terjadi karena perubahan suhu dan kelembaban udara. Kondisi ini dapat membuat air hujan merembes ke dinding.

Untuk mengatasinya, cobalah melapisi retak rambut dengan menggunakan semen putih dan cat anti air. Tujuannya agar pori-pori di dinding tertutupi sehingga air tidak merembes.

3. Mengecat Eksterior Rumah

Bukan hanya untuk keperluan estetika, mengecat bagian eksterior rumah juga dibutuhkan untuk menjaga bangunan dari perubahan cuaca.

Gunakan cat eksterior berkualitas tinggi yang diformulasikan khusus agar tahan cuaca (weatherproof). Cat weatherproof dapat menjaga tembok rumah dari air hujan dan kelembaban. Dengan begitu, masalah air rembes di dinding saat musim hujan dapat teratasi.

4. Membersihkan Saluran Pembuangan Air

Sistem drainase atau pembuangan air merupakan bagian penting dari sebuah rumah. Masalah yang terjadi pada drainase dapat menyebabkan kebocoran.

Bila dinding rumah kamu terkena rembesan air hujan, cobalah periksa talang air hujan di rumah. Bisa jadi ada kotoran yang menghambat aliran pembuangan air.

5. Memperbaiki Pipa yang Rusak

Selain karena penyumbatan, pipa pembuangan air hujan yang rusak juga dapat menyebabkan kebocoran. Misalnya pipa retak, bocor, atau sambungan antarpipa longgar.

Memperbaiki pipa yang rusak cenderung rumit, apalagi bila ditanam di dalam tembok rumah. Oleh karena itu, kamu mungkin memerlukan jasa ahli bangunan untuk memperbaikinya.

6. Mengaplikasikan Sealant pada Dinding

Cara mengatasi dinding rumah yang rembes saat musim hujan juga bisa dengan cara melapisi dinding dengan sealant.

Sealant dapat diaplikasikan pada mortar (semen sambungan antarbata). Tujuannya untuk menyerap air ke dalam bata sehingga membantu menahan air agar tidak merembes keluar.

Namun sebagai catatan, solusi ini hanya dapat mengatasi rembesan air yang muncul sesekali, bukan terus menerus.

7. Melapisi Dinding dengan Cat waterproof

Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi rembesan air hujan pada dinding yaitu melapisi permukaan dinding dengan cat anti air (cat waterproof).

Cara ini bisa menjadi solusi praktis yang dapat mengatasi rembesan air dengan cepat. Namun, bila air masih saja merembes, cobalah mencari tahu penyebab utamanya.

Mungkin saja ada masalah lain, seperti kebocoran pipa, talang air yang tersumbat, dan sebagainya.

Itulah beberapa cara mengatasi dinding rembes saat musim hujan yang bisa kamu coba di rumah. Pastikan kamu mencari tahu dulu penyebab munculnya rembesan air, agar perbaikan lebih efektif.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Alasan Cat Putih Mudah Kusam dan Berubah Kekuningan dan Cara Merawatnya


Jakarta

Warna cat dinding putih banyak dipakai karena memberikan kesan yang bersih dan elegan. Namun, warna cat putih juga mudah sekali terlihat kotor, kusam, dan berubah warna kekuningan.

Perubahan warna ini paling sering terjadi pada cat dinding outdoor. Dilansir situs Kraudelt Painting, penyebab utama cat putih cepat kotor, kusam, dan berubah kekuningan adalah karena paparan sinar matahari. Cat menjadi lebih cepat mengalami oksidasi saat terkena cahaya matahari.

Alasan kedua adalah pengaruh kelembapan seperti terjadi perubahan suhu atau sering terkena asap rokok. Hal ini bisa berpengaruh pada cat putih indoor maupun outdoor.


Kemudian, reaksi bahan kimia di dalam cat juga bisa memicu perubahan pada cat putih dengan cepat. Jenis cat alkyd (cat untuk tampilan mengkilat) dan pelarut biasanya mudah menguning karena pigmen putih di dalamnya mudah bereaksi.

Lantas, apa yang harus dilakukan agar cat putih bertahan lama dan tak mudah kusam?

Cara Menjaga Cat Putih agar Tahan Lama

1. Pilih Cat Lateks

Menurut Kraudelt Painting, untuk pemakaian cat putih yang tahan lama, sebaiknya memakai jenis cat lateks atau berbasis air daripada cat berbasis minyak. Perlu diketahui, cat lateks tetap bisa terjadi pemudaran. Namun, tidak akan secepat itu apabila pemakaiannya di dalam ruangan (indoor).

Untuk bagian luar ruangan (outdoor) cocok untuk memakai cat minyak. Jika ingin memakai cat lateks, pilih yang mengandung bahan hard shell agar tahan dari paparan sinar matahari dan perubahan suhu.

2. Pilih Cat yang Sesuai dengan Lokasi

Cat lateks lebih cocok di dalam ruangan. Sementara bagian outdoor bisa memakai cat minyak. Namun, ada pengecualian, kamu bisa memakai cat minyak di dapur karena area ini cukup lembap.

Tips untuk mengecat dapur dengan cat putih adalah hindari area yang bersebelahan langsung dengan meja dapur, ubin, atau lemari yang juga berwarna putih.

3. Perhatikan Kelembapan pada Ruangan

Untuk mencegah cat putih cepat menguning, kamu perlu perhatian pada kondisi di ruangan tersebut. Sebagai contoh jika dapur sering terasa lembap, kamu perlu mengatasinya. Cara sederhana yang bisa dilakukan adalah memasang kipas angin agar sirkulasi udara lebih baik. Bisa pula meletakkan dehumidifier di ruangan tersebut sehingga perawatannya lebih praktis.

Penting juga memiliki ventilasi yang memadai. Bisa dengan memiliki jendela yang lebar atau pintu di dapur yang langsung mengarah ke luar rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

3 Alasan Banyak Rumah Tidak Punya Ruang Tamu


Jakarta

Biasanya, rumah tamu sering kita jumpai di bagian depan rumah. Namun dalam beberapa tahun terakhir, desain rumah tanpa ruang tamu semakin banyak diterapkan.

Kebanyakan hal ini ditemui di rumah bergaya minimalis. Lalu, apa alasan di balik itu?

Alasan Rumah Tidak Punya Ruang Tamu

Bukan tanpa alasan, hilangnya eksistensi ruang tamu di rumah juga terjadi karena ada gaya hidup juga yang telah berubah.


Sebagaimana yang diungkapkan oleh Arsitek, Ogie Hartantyo, bahwa hal tersebut terjadi karena adanya perubahan aktivitas dan kebutuhan manusia.

“Seiring berjalannya waktu, aktivitas manusia berubah, kebutuhannya juga berubah. Maka, berdasarkan teori dasar arsitektur, ruang-ruang yang ada pada rumah tinggal ikut berubah. Sebab, ruang diciptakan untuk mewadahi aktivitas manusia,” ujar Ogie kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Jika diamati, rumah-rumah di perkotaan, misalnya rumah tipe 36, 45, atau 50 sudah ‘menghilangkan’ ruang tamu. Kebanyakan hanya ada ruang keluarga, dapur serta kamar tidur. Berbeda dengan rumah-rumah di daerah yang masih ada ruang tamu.

Dari catatan detikProperti, lebih lanjut berikut adalah beberapa alasan kenapa rumah zaman sekarang tidak punya ruang tamu:

1. Menghemat Penggunaan Ruang

Menurut Ogie, kecenderungan semakin modern zaman, membuat huniannya semakin compact. Ini membuat rumah dirancang untuk memprioritaskan penggunaan ruang dengan efisien.

2. Mahalnya Harga Properti

Semakin hari, harga properti semakin melambung. Mahalnya harga properti juga menjadi alasan penggunaan ruang tamu tidak dihadirkan lagi.

“Mahalnya harga properti menyebabkan rumah yang bisa dibeli atau dibangun menjadi semakin kecil, sehingga pemiliknya perlu membuat ruang-ruang sesuai kebutuhan dan luas bangunan,” ujar Ogie.

3. Adanya Pergeseran Fungsi Ruang Tamu

Fungsi-fungsi ruang untuk bertemu saat ini bisa digantikan di tempat umum. Misalnya, banyak orang kini memilih ketemuan di kafe daripada di rumah.

Habit-nya juga beda. Orang-orang di kota-kota besar tidak terlalu sering bertamu seperti di daerah karena di kota banyak ruang-ruang publik, baik yang gratis ataupun komersil. Jadi, mereka lebih senang ketemu di kafe, di mal, taman, atau tempat lainnya,” ungkap Ogie.

Ogie juga menilai kalau ‘menghilangkan’ bagian ruang tamu bukan lah hal yang saklek. Ruang tamu di rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan, maupun aktivitas penghuni rumah itu sendiri.

“Kalau pertanyaannya (ruang tamu) diperlukan atau tidak, balik lagi aktivitas penghuni (rumahnya) gimana,” katanya.

Fungsi Ruang Tamu

Sejatinya, fungsi rumah tamu bisa bergantung pada gaya dan preferensi pribadi pemilik rumah. Secara umum, ruang tamu gunanya untuk menjadi tempat pertemuan yang formal maupun kurang formal bagi mereka yang berkunjung ke rumah.

Mengutip laman Southern Living, Penata gaya kreatif senior, Karina Lameraner, mengatakan bahwa ruang tamu seringnya dijadikan tempat memamerkan sesuatu yang terbaik di rumah tersebut.

“Biasanya ruang tamu dirancang di bagian depan rumah, sering kali tepat di luar pintu masuk untuk dijadikan tempat memamerkan ‘yang terbaik dari yang terbaik’ di rumah tersebut'”.

Kalau pemilik rumah suka menggunakan ruang tamu untuk menjamu tamu dan keluarga, maka ruangan tersebut bisa ditambahkan TV untuk bersantai bersama keluarga juga (mirip seperti ruang keluarga).

Antara ruang tamu dan ruang keluarga bisa disesuaikan dari seberapa sering keduanya digunakan. Biasanya, ruang tamu digunakan untuk liburan dan jamuan.

“Biasanya kita melihat dua sofa yang saling berhadapan di ruang tamu, atau bahkan dua kursi yang berhadapan langsung dengan sofa, untuk menciptakan tata letak yang nyaman. Ruang tamu jelas merupakan tempat yang dekorasinya menjadi pusat perhatian,” ujar Lameraner.

Pemilik rumah bisa menata ruang tamu agar sesuai dengan kebutuhan. Supaya bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, perhatikanlah tata letak furnitur yang tepat.

Menurut Ogie, sekarang ini tak hanya ruang tamu saja yang fungsi ruangannya bisa digantikan. Contohnya seperti ruang untuk mencuci pakaian. Karena saat ini sudah banyak tempat laundry di sekitar pemukiman rumah.

“Nggak ruang tamu aja sebetulnya, ruang kerja misalnya atau ruang cuci bisa di-replace karena laundry makin banyak dan ruang-ruang lainnya,” pungkasnya.

Ke depannya, kemungkinan ruang tamu bisa saja hilang. Ruang itu akan digantikan oleh ruang hobi, ruang kebugaran di rumah, maupun ruang rekreasi utama.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Arti Plafon Retak yang Tak Banyak Orang Tahu


Jakarta

Terkadang ditemukan adanya retakan pada plafon rumah. Kalau ditemukan retakan pada plafon, kamu nggak perlu khawatir karena bisa diperbaiki.

Sebelum mengetahui cara memperbaiki plafon yang retak, perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis retakan di sana. Bentuknya yang paling sering ditemui seperti garis lurus atau seperti sarang laba-laba.

Dilansir dari House Digest, ahli tukang kayu Bob Beacham mengatakan bahwa semakin besar retakan menunjukkan kemungkinan kondisi rumah yang kurang baik.


Lantas bagaimana cara memperbaiki plafon yang retak? Berikut ini informasinya.

Retakan Tipis

Retakan yang tipis umumnya muncul karena adanya pergerakan alami rumah akibat penurunan atau perubahan suhu dan kelembapan musiman. Hal itu juga bisa terjadi akibat rumah yang mengembang dan menyusut akibat perubahan musim.

Untungnya, retakan jenis ini tidak sulit untuk diperbaiki. Kamu cukup mengecatnya saja untuk menyamarkan retakan.

“Retakan halus tidak ‘tumbuh’ sering kali dapat dicat ulang,” kata Beacham dikutip dari House Digest.

Retakan yang Disertai Perubahan Warna Plafon

Jika ada retakan yang disertai dengan perubahan warna dan plafon yang sudah merosot, bisa jadi karena adanya masalah struktur atau serangan serangga. Retakan yang menjalar ke dinding juga menjadi tanda masalah pada struktur rumah.

Perubahan warna pada plafon biasanya terjadi karena air hujan yang bocor melalui atap atau kebocoran pipa. Untuk memperbaikinya, kamu bisa memanggil profesional.

“Jika terjadi perubahan warna, sumber kebocoran perlu ditemukan dan diperbaiki, baru langit-langit dapat diperbaiki. Jika ada retakan dan plafon merosot tanpa perubahan warna, hubungi pembasmi hama. Jika retakannya besar, atau juga menjalar ke dinding, hubungi teknisi struktur secepatnya, terutama jika retakannya meluas,” jelasnya.

Retakan pada langit-langit tidak bisa dihindari karena dipengaruhi oleh usia plafon serta pergerakan alami dari rumah. Meski demikian, kamu bisa mencegahnya agar tidak terlalu parah hingga memanggil ahli. Kamu harus sering-sering memperhatikan tanda-tanda plafon yang mulai retak dan segera memperbaikinya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com