Tag: perut

  • 4 Cacing yang Sering Muncul di Kamar Mandi dan Penyebabnya


    Jakarta

    Sebagian orang akan panik ketika melihat cacing tiba-tiba muncul dari lantai kamar mandi. Cacing ini bisa muncul di sela-sela lantai, nat atau dari lubang pembuangan air.

    Ternyata, cacing yang muncul di kamar mandi ada beberapa macam. Mereka pun muncul bukan tanpa sebab. Sistem pembuangan limbah adalah salah satu tempat berkembang biak hewan melata ini.

    Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tetap menjaga kebersihan kamar mandi agar cacing tak lagi muncul. Misalnya, membersihkan lantai dengan cairan karbol atau pembersih yang tepat secara rutin.


    Tidak meninggalkan sampah dan tidak membuang sisa sampah atau apapun lewat saluran pembuangan air.

    Selengkapnya, ini 4 jenis cacing yang kerap muncul di kamar mandi dan penyebabnya:

    Jenis cacing yang muncul di kamar mandi dan sebabnya

    1. Cacing Darah

    Cacing darah biasanya juga dikenal dengan nama cacing selokan. Cacing ini mengandung zat besi dan porfirin dalam tubuhnya sehingga warnanya terlihat merah tak begitu mencolok. Cacing darah sering muncul terbawa air yang terkontaminasi atau air kotor dari selokan.

    Bila cacing ini muncul, berarti kamar mandi tak bersih, pasokan air kurang, dan ada penumpukan di saluran pembuangan limbah.

    2. Cacing Rambut Kuda

    Cacing ini awalnya berbentuk telur yang muncul dari perut serangga seperti jangkrik atau kecoa. Bila kita melihat kecoa di dalam kamar mandi dan membunuhnya, maka organ dalam yang terburai dari tubuh kecoa itu akan memunculkan cacing rambut kuda.

    Cacing rambut kuda ini banyak dianggap sebagai parasit manusia yang bisa menimbulkan penyakit.

    3. Cacing Tanah

    Cacing ini yang sering ditemui di kamar mandi. Cacing tanah biasanya muncul dari sela-sela lantai atau nat. Cacing tanah bisa muncul di kamar mandi karena lantai keramik pecah atau tidak tertutup sempurna sehingga ada celah baginya untuk keluar.

    4. Larva Lalat

    Lalat saluran pembuangan paling banyak ditemukan di kamar mandi, namun kebanyakan orang tidak dapat mengenalinya. Cacing ini memiliki saluran pernapasan berwarna gelap yang mencolok dan garis gelap di bagian punggung.

    Meskipun cacing ini tidak berbahaya bagi manusia, keberadaanya di sekitar kita tentu meresahkan. Kehadiran cacing ini merupakan indikasi adanya serangga lalat di saluran air kamu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Penyebab Ada Walang Sangit di Rumah dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Walang sangit bisa saja ditemukan di rumah. Keberadaannya cukup mengganggu penghuni rumah karena bisa mengeluarkan bau menyengat.

    Melansir dari Reader Digest, bau walang sangit ini merupakan salah satu bentuk pertahanan diri. Bau ini hanya akan dikeluarkan bila walang sangit merasa terancam atau bila mereka tersakiti, seperti tidak sengaja tergencet atau ketindihan.

    Bau tersebut datang dari cairan kimia di dalam tubuh mereka yang terdapat di kelenjar di perut. Beberapa spesies walang sangit bahkan dapat menyemprotkan bahan kimia tersebut hingga beberapa inci.


    Penyebab Walang Sangit Masuk ke Rumah dan Cara Mengatasinya

    1. Banyak Celah di Rumah

    Penyebab yang pertama adalah karena banyaknya akses masuk serangga kecil ke dalam rumah, seperti contohnya celah pada pintu, jendela, dan ventilasi.

    Cara untuk mengatasinya adalah dengan menambal seluruh celah pada rumah dengan dempul silikon atau lateks silikon yang berkualitas.

    2. Terlalu Banyak Sumber Cahaya

    Sumber cahaya seperti lampu bisa mengundang perhatian walang sangit. Oleh karena itu, sebaiknya kurangi pencahayaan di area luar rumah saat sore dan malam hari.

    3. Banyak Tumpukan Sampah Daun

    Walaupun walang sangit sangat menyukai sisi bangunan yang cerah atau terkena sinar matahari, bukan berarti mereka tidak menyukai tempat yang lembap. Nyatanya, mereka juga suka berkumpul di sampah daun dan sisa makanan di halaman rumah. Maka dari itu, biasakanlah untuk menyapu sampah dedaunan kering yang menumpuk di halaman rumah.

    Kapan Musim Walang Sangit?

    Biasanya walang wangit akan lebih sering beraktivitas saat cuaca sedang hangat. Sebaliknya, saat cuaca sedang dingin, mereka akan bersembunyi di bangunan rumah, dari mulai dari sela tembok, loteng, rak buku, hingga di bawah kasur.

    Menurut vice president Technical and Regulatory Affairs National Pest Management, Jim Fredericks, walang sangit biasanya akan aktif ketika cuaca sedang hangat, mereka akan cenderung muncul pada bagian rumah yang hangat dan terkena sinar matahari.

    “Walang sangit akan muncul di sisi rumah yang terkena sinar matahari, tempat mereka menghangatkan diri,” ujar Fredericks.

    Itu dia beberapa penyebab mengapa walang sangit masuk ke dalam rumah, dan cara untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Rayap! Ini 5 Tanda Rumah Diserang Semut Kayu



    Jakarta

    Pernahkah mengalami perabotan, pintu, atau jendela dari kayu di rumah terkikis? Penghuni rumah pasti berpikir bahwa ini adalah ulah rayap yang memakan kayu. Namun, ternyata tak hanya rayap, terdapat hewan bernama semut kayu yang juga menjadi penyebab mengapa bahan-bahan kayu di rumah menjadi terkikis.

    Melansir dari situs The Spruce, terdapat 5 tanda adanya semut kayu di rumah.

    Jejak Semut di Malam Hari

    Semut kayu umumnya berwarna hitam dan sedikit lebih besar daripada spesies semut lainnya. Ciri paling mencolok adalah mereka punya area perut yang berbentuk hati. Mereka aktif pada malam hari untuk mencari makanan. Jika penghuni rumah melihat semut kayu berjalan di malam hari artinya mereka sudah menemukan jalan masuk ke dalam rumah.


    Serbuk Kayu Berceceran

    Tanda lain adanya semut kayu adalah tumpukan serbuk atau serutan kayu. Uniknya, semut kayu tidak memakan kayu seperti rayap, tetapi mereka hanya menggali kayu untuk membuat sarang. Inilah yang membuat sisa-sisa serbuk kayu ditemukan di sekitar perabotan kayu atau pintu dan jendela.

    Pada Dinding

    Semut kayu ternyata tidak hanya berjalan di lantai rumah, tetapi juga mereka dapat merayap dinding. Jika melihat banyak semut bersayap di dinding bisa jadi mereka adalah semut kayu yang mencari sarang di rumah.

    Suara Gemerisik

    Terdapat suara-suara yang bisa jadi tanda kehadiran semut kayu, seperti gemerisik atau suara garukan pada dinding. Suara ini bisa jadi adalah suara semut kayu yang sedang menggerogoti kayu di rumah. Mereka biasanya aktif pada malam hari.

    Kayu Rusak atau Membusuk

    Semut kayu umumnya tertarik pada kayu yang lembap atau lapuk, yang dapat terjadi seiring waktu karena adanya air merembes ke celah-celah dinding. Jika ada bahan kayu yang lembap maka itu menjadi target utama semut kayu membangun sarangnya.

    Oleh karena itu, jika penghuni rumah menemukan salah satu dari kelima tanda tersebut, segera cek keberadaan semut kayu. Cek bagian perabotan kayu termasuk jendela dan pintu. Selain itu, cek juga pohon atau tanaman di halaman rumah karena semut kayu juga sering membuat terowongan atau sarang dari kayu-kayu yang mati.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mending Pilih Kloset Duduk atau Jongkok? Ini Plus-Minusnya


    Jakarta

    Setiap rumah wajib memiliki kloset sebagai tempat untuk buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK). Saat ini, ada dua jenis kloset yang umum dipakai masyarakat, yakni kloset duduk dan jongkok.

    Keduanya memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai tempat untuk BAB dan BAK. Meski begitu, baik kloset duduk dan kloset jongkok punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

    Hal ini yang kerap bikin bimbang penghuni rumah setiap kali membangun atau merenovasi kamar mandi. Jadi, lebih baik pilih kloset duduk atau jongkok? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Kloset Duduk vs Kloset Jongkok, Pilih Mana?

    Di era modern, banyak masyarakat yang memilih menggunakan kloset duduk di kamar mandi. Begitu juga pada mal besar hingga gedung kantor, hampir semuanya memilih memakai kloset duduk daripada jongkok.

    Namun, sebagian orang masih nyaman menggunakan kloset jongkok karena dinilai lebih sehat untuk tubuh. Benarkah?

    Dilansir situs Bladder & Bowel UK, Selasa (10/6/2025), sebuah penelitian pada 2003 menunjukkan bahwa orang yang jongkok lebih sedikit mengalami tegang dan butuh waktu lebih sedikit untuk BAB daripada di kloset duduk.

    Penelitian lain pada 2020 lalu mengungkapkan, posisi jongkok saat BAB dapat menurunkan tekanan perut sehingga lebih sedikit tenaga yang dikeluarkan untuk mengosongkan isi usus. Hal ini memengaruhi fungsi otot puborectalis menjadi rileks dan rektum berada di posisi lurus, sehingga lebih gampang mengeluarkan feses dari tubuh.

    Jika dilihat dari segi desain, kloset duduk dinilai lebih baik daripada kloset jongkok. Bahkan, banyak perusahaan yang berlomba-lomba membuat dan mendesain kloset duduk yang nyaman, canggih, serta mengusung smart toilet yang serba otomatis.

    Di pasaran, toilet duduk juga kerap jadi pilihan rumah modern karena dapat mempresentasikan tingkat modernitas pada hunian tersebut. Dibandingkan toilet jongkok yang terkesan kuno dan harus disiram secara menual.

    Desain kloset yang mengusung kenyamanan membuat kloset duduk banyak dipilih oleh lansia, wanita hamil besar, atau orang yang mengalami cedera lutut. Sebab, mereka tak perlu repot-repot harus jongkok yang justru sangat berisiko bagi kesehatan.

    Jika detikers masih bimbang, simak kelebihan dan kekurangan kloset duduk dan kloset jongkok di bawah ini:

    Kelebihan Kloset Duduk

    • Desain kloset lebih modern dan mewah, cocok untuk hunian yang mengusung konsep minimalis, modern, atau industrial
    • Lebih nyaman digunakan karena kaki tidak cepat pegal
    • Banyak produsen yang meluncurkan produk smart closet dan diklaim lebih canggih, efektif, dan nyaman.

    Kekurangan Kloset Duduk

    • Harganya jauh lebih mahal daripada kloset jongkok, terutama pada kloset yang mengusung konsep smart closet
    • Kurang sehat karena dapat meningkatkan risiko sejumlah penyakit, seperti wasir dan sembelit.

    Kelebihan Kloset Jongkok

    • Harganya lebih murah daripada kloset duduk
    • Lebih sehat bagi tubuh
    • BAB jadi lebih lancar
    • Mencegah penyakit seperti wasir atau sembelit.

    Kekurangan Kloset Jongkok

    • Modelnya kuno dan sudah ketinggalan zaman, sehingga tidak cocok untuk hunian modern
    • Kurang nyaman jika digunakan dalam waktu lama karena menyebabkan nyeri dan pegal di paha serta tumit
    • Tidak semua orang dapat menggunakan kloset jongkok, khususnya lansia, wanita hamil besar, hingga orang yang sedang mengalami cedera pada kaki.

    Sejarah Singkat Kloset Duduk

    Sebenarnya, manusia sejak zaman dahulu menerapkan cara jongkok untuk BAB. Namun, seiring perkembangan zaman mulai ditemukan kloset duduk agar lebih nyaman saat buang hajat.

    Dikutip dari Medium, toilet awalnya berupa tanah yang diberi lubang dan dirancang agar nyaman untuk BAB dengan cara jongkok. Namun pada abad ke-16, terciptalah toilet siram pertama yang digagas oleh Sir John Harington.

    Saat itu, Harington mendesain kloset yang dikhususkan untuk Ratu Elizabeth I. Toilet ini dapat membantu sang ratu ketika di kamar mandi, sebab gaun yang dikenakan saat itu punya berat hingga 18 kilogram.

    Meski desain Harington dianggap revolusioner pada masanya, tapi kloset duduk berfokus pada kenyamanan dan kemudahan. Toilet ini dirancang agar sesuai dengan gaya hidup orang Barat yang kaya dan terpandang, sehingga saat buang hajat pun harus duduk di kursi dan memakai pakaian formal.

    Hal ini justru berbanding terbalik di kawasan Timur, terutama di Asia. Toilet jongkok tetap digunakan pada banyak masyarakat karena dinilai praktis, murah, dan selaras dengan gaya hidup yang sederhana. Bahkan, toilet jongkok masih banyak digunakan oleh warga yang tinggal di pedesaan.

    Itu dia kelebihan dan kekurangan kloset duduk dengan kloset jongkok. Jadi, mau pilih yang mana?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Ganti Toilet Jongkok Jadi Duduk? Ketahui Dulu Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Masih banyak kamar mandi di Indonesia yang menggunakan toilet jongkok. Sebagian orang mungkin sedang mempertimbangkan untuk beralih ke toilet duduk.

    Toilet duduk terkesan lebih modern dan praktis untuk digunakan. Namun, apakah menggunakan toilet duduk keputusan terbaik?

    Bagi yang sedang mempertimbangkan buat pasang toilet duduk, sebaiknya ketahui dulu kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini penjelasannya, dilansir dari Bigger Bathroom.


    Kelebihan Toilet Duduk

    Inilah poin plus kalau menggunakan toilet duduk.

    1. Postur Duduk

    Toilet ini memungkinkan penggunanya buang air dalam posisi duduk. Postur tersebut terbilang aman dan nyaman, terutama bagi lansia. Jika duduk dalam jangka waktu lama di toilet duduk, hal ini tidak akan menyebabkan pusing, atau kram ketika bangun.

    Lalu, postur ini membuat kompresi neurovaskular ekstremitas bawah sehingga bisa menghindari penyakit neurovaskular ekstremitas bawah atau nyeri pada tulang betis dan jari-jari kaki.

    2. Teknologi Modern

    Selain itu, toilet duduk menggunakan teknologi modern. Benda ini memiliki fitur yang lebih canggih sehingga memberikan kenyamanan bagi penggunanya.

    Kekurangan

    Di sisi lain, toilet duduk punya kekurangan yang perlu dipertimbangkan.

    1. Proses BAB Lebih Sulit

    Menurut struktur fisiologis tubuh manusia, patensi usus berkurang saat duduk, dan tekanan perut berkurang. Hal ini membuat proses BAB akan lebih sulit kalau menggunakan toilet duduk.

    2. Kulit Bersentuhan dengan Dudukan

    Ketika pengguna duduk di kloset, kulitnya bersentuhan langsung dengan dudukannya. Hal ini membuat bakteri dan parasit pada toilet mudah berpindah ke manusia. Hal ini memungkinkan risiko penularan penyakit, terutama di toilet umum.

    3. Berisiko Timbul Penyakit

    Posisi duduk memang nyaman, tetapi penggunanya bisa terlena dan melakukan aktivitas lain di kamar mandi. Misalnya buang air sambil baca buku, merokok, atau bermain ponsel. Padahal buang air besar dalam waktu lama bisa meningkatkan risiko wasir.

    Itulah kelebihan dan kekurangan menggunakan toilet duduk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Makanan Pembakar Lemak di Perut, Bantu Turunkan Berat Badan

    Jakarta

    Tumpukan lemak di perut atau area tubuh lain kerap membuat seseorang kurang percaya diri dan mengganggu penampilan. Bahkan, lemak yang berlebihan juga dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan.

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan lemak di tubuh. Selain dengan berolahraga, mengonsumsi makanan pembakar lemak juga dapat mendukung proses penurunan berat badan.

    Dikutip dari Healthline, makanan pembakar lemak biasanya kaya akan asam lemak omega-3, protein, dan antioksidan tertentu yang bisa mendukung proses pembakaran lemak.

    Selain itu, makanan-makanan ini juga cenderung dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh, yaitu proses ketika tubuh mengubah makanan dan minuman yang dikonsumsi menjadi energi. Dikutip dari berbagai sumber, berikut makanan pembakar lemak yang bisa mendukung penurunan berat badan.


    1. Telur

    Telur termasuk makanan pembakar lemak karena mengandung protein tinggi. Dikutip dari Healthline, protein adalah salah satu nutrisi penting yang harus terpenuhi saat ingin menurunkan berat badan.

    Protein dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Ini karena protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna, sehingga bertahan lebih lama di dalam tubuh.

    Selain protein, telur juga mengandung kolin yang tinggi. Kekurangan asupan kolin dikaitkan dengan penumpukan lemak visceral, terutama di bagian hati.

    2. Daging dan Ikan Rendah Lemak

    Makanan pembakar lemak selanjutnya adalah daging dan ikan tanpa lemak. Kedua makanan ini mengandung protein hewani tinggi yang dapat membuat perut merasa kenyang lebih lama.

    Penelitian menunjukkan mengonsumsi makanan tinggi protein dapat mengurangi produksi ghrelin, yaitu hormon penyebab lapar. Mengonsumsi makanan tinggi protein juga akan membuat tubuh membakar lebih banyak kalori untuk mencerna makanan tersebut.

    3. Coklat Hitam

    Siapa sangka, coklat hitam ternyata bisa menjadi makanan pembakar lemak yang ampuh. Ini karena coklat hitam mengandung antioksidan, seperti polifenol, yang dapat mengontrol kadar gula darah dan mengurangi nafsu makan.

    Pilihlah coklat hitam yang tidak ditambahkan gula atau zat pemanis lain. Penambahan gula, susu, atau pemanis tambahan dapat merusak khasiat coklat hitam dan memicu kenaikan berat badan.

    4. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan adalah makanan pembakar lemak yang baik untuk dikonsumsi saat sedang diet. Pasalnya, makanan ini mengandung berbagai macam nutrisi, seperti serat, protein, dan lemak baik yang bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

    Adapun jenis kacang-kacangan yang bisa membantu meningkatkan pembakaran lemak antara lain almond, walnut, pistachio, cashew, macadamia, dan pecan.

    5. Minyak Zaitun

    Minyak zaitun atau olive oil adalah pilihan yang lebih sehat jika ingin menurunkan berat badan. Minyak zaitun mengandung asam oleat, senyawa yang telah terbukti memberikan dampak positif terhadap penurunan berat badan.

    Selain digunakan untuk memasak, minyak zaitun juga bisa dikonsumsi sebagai dressing untuk salad.

    6. Teh Hijau

    Teh hijau sejak lama dikenal sebagai salah satu minuman yang dapat menunjang proses pembakaran lemak. Khasiat ini berasal dari katekin atau epigallocatechin gallate (EGCG) yang terkandung dalam teh hijau.

    EGCG adalah senyawa antioksidan yang terbukti dapat meningkatkan pembakaran lemak, terutama di area perut. Mengonsumsi teh hijau secara rutin juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

    7. Kopi

    Selain teh hijau, kopi juga merupakan salah satu minuman yang bisa meningkatkan pembakaran lemak.

    Studi menunjukkan kafein di dalam kopi dapat meningkatkan laju metabolisme 3-11 persen. Laju metabolisme yang tinggi dapat memudahkan penurunan berat badan dan memungkinkan seseorang untuk makan tanpa mengalami kenaikan berat badan yang signifikan.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 5 Kesalahan Saat Diet yang Malah Bikin Perut Makin Buncit, Segera Hentikan

    Jakarta

    Diet merupakan salah satu cara paling umum dan efektif untuk menurunkan berat badan. Namun, diet tidak bisa dilakukan asal-asalan loh.

    Pasalnya, mengadopsi kebiasaan diet yang salah justru dapat menghambat penurunan berat badan. Kebiasaan yang dikira ‘sehat’ malah membuat berat badan semakin membengkak.

    Dikutip dari Livestrong, berikut kesalahan paling umum saat diet yang bisa membuat berat badan tak kunjung turun.


    1. Asal-asalan minum smoothie

    Smoothie adalah salah satu minuman yang kerap dikonsumsi saat diet. Smoothie biasanya terbuat dari campuran buah, sayur, susu, biji-bijian, hingga gandum.

    Smoothie memang bisa menjadi tambahan yang sehat untuk diet. Namun jika dikonsumsi sembarangan, smoothie malah memberikan dampak buruk pada penurunan berat badan.

    Ahli gizi Amy Gorin, RDN mengungkapkan kesalahan saat membuat smoothie adalah menambahkan terlalu banyak bahan, sehingga menambah jumlah kalorinya.

    “Smoothie bisa menjadi makanan yang lezat dan seimbang. Di sisi lain, smoothie bisa saja mengandung hingga setengah kalori harian” ujarnya.

    Agar kandungan kalori dalam smoothie tetap terkendali, Gorin menyarankan untuk menggunakan satu jenis lemak sehat per porsi. Misalnya, menambahkan sepertiga alpukat, satu sendok makan selai kacang, atau seperempat cangkir kacang-kacangan.

    2. Terlalu membatasi makanan yang disukai

    Diet kerap ‘mewajibkan’ seseorang untuk tidak mengonsumsi makanan yang disukai. Namun, terlalu membatasi diri justru bisa memberikan dampak negatif terhadap penurunan berat badan.

    “Ini adalah pendekatan yang sering menjadi bumerang. Jika Anda menyukai kentang goreng, tetapi tidak boleh memakannya, akan sangat sulit untuk mengatasi larangan ini selamanya,” kata ahli diet dan nutrisi Samantha Cassetty, RD.

    Cassetty mengatakan sebenarnya tidak masalah untuk makan kentang goreng atau makanan apapun yang digemari. Menurutnya, hal terpenting dalam diet adalah konsistensi.

    “Jadi setelah makan burger atau kentang goreng pada hari Selasa, kembalilah ke kebiasaan sehat Anda pada waktu makan berikutnya,” imbuhnya.

    3. Mengkompensasi kelebihan makan dengan olahraga

    Godaan untuk mengonsumsi makanan yang tidak menyehatkan memang sulit dilawan, apalagi ketika sedang diet. Beberapa orang mungkin berpikir olahraga bisa mengenyahkan kalori usai bablas melahap makanan yang tidak sehat, akan tetapi faktanya tidak demikian.

    “Sebenarnya, olahraga hanya (berkontribusi) sekitar 20 persen dalam menurunkan berat badan. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, hasilnya akan jauh lebih efektif dengan membuat perubahan pada apa yang Anda makan,” kata Cassetty.

    Cassetty menambahkan olahraga juga bisa meningkatkan nafsu makan pada sebagian orang. Alhasil, mereka malah makan lebih banyak sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.

    4. Mengurangi kalori secara drastis

    Defisit kalori memang menjadi salah satu metode paling efektif untuk menurunkan berat badan. Namun, penurunan asupan kalori yang terlalu drastis bisa memicu sejumlah gangguan kesehatan.

    “Anda membutuhkan kalori yang cukup untuk mendukung tingkat aktivitas harian Anda, termasuk olahraga. Saya yakin merasa sengsara, lapar, dan kekurangan energi bukanlah cara ideal untuk mencapai tujuan Anda,” tutur Gorin.

    Mengonsumsi terlalu sedikit kalori juga dapat berdampak buruk pada metabolisme tubuh. Hal ini dapat mempersulit penurunan berat badan, dan bahkan menyebabkan kegemukan.

    5. Mengadopsi tren diet yang salah

    Sekarang ini, ada banyak tren diet yang diklaim ‘manjur’ menurunkan berat badan. Akan tetapi, metode diet yang efektif untuk satu orang belum tentu memberikan hasil yang sama pada orang lain.

    “Saya mengingatkan orang-orang bahwa hanya karena sahabat Anda berhasil menurunkan berat badan dengan mengikuti program tertentu, bukan berarti program itu tepat untuk Anda,” ucap Cassetty.

    Penelitian menunjukkan tidak ada metode diet terbaik yang berlaku untuk semua orang. Cassetty menyarankan orang-orang untuk memilih diet yang sesuai dalam hal jadwal, selera makan, dan preferensi agar mereka bisa menikmati proses penurunan berat badan tersebut.

    “Jadi sebaiknya ketahui apa yang penting bagi Anda dan apa saja pengorbanan yang mungkin ingin Anda lakukan, serta temukan cara menurunkan berat badan yang sejalan dengan nilai-nilai tersebut,” pungkas Cassetty.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Daftar Minuman yang Bantu Luruhkan Lemak, Cocok Diminum di Pagi Hari

    Jakarta

    Mengurangi lemak-lemak yang ada di perut tentunya membutuhkan kombinasi kebiasaan yang baik. Salah satunya adalah rutin mengonsumsi minuman sehat di pagi hari sebelum melakukan aktivitas harian.

    Beberapa minuman alami yang rutin dikonsumsi ketika pagi hari ternyata dapat memberikan efek yang baik bagi kesehatan, salah satunya adalah bisa membakar lemak. Dikutip dari India Times, berikut adalah beberapa kumpulan minuman alami yang bisa membantu mengecilkan pinggang.

    1. Air Lemon

    Minuman ini terbilang sederhana, namun memiliki khasiat yang luar biasa. Antioksidan dan vitamin C dalam lemon selain dapat memperkuat tubuh dan mendukung kesehatan kulit, ternyata mampu memperlancar detoksifikasi hati. Hal ini dapat meningkatkan kapasitas tubuh dalam metabolisme lemak.


    2. Teh Hijau

    Tak jauh berbeda dengan lemon, teh hijau juga dikenal dengan khasiatnya yang mampu meningkatkan metabolisme. Teh hijau mengandung catechins, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang dapat meningkatkan laju pembakaran kalori dan lemak. Selain itu, teh hijau juga memiliki kafein yang mampu membantu meningkatkan energi dan konsentrasi seseorang.

    3. Cuka Apel

    Apple cider vinegar (ACV) dikenal mampu menurunkan gula darah, menekan rasa lapar, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menurunkan berat badan. Asam asetat pada cuka apel diketahui dapat meningkatkan pembakaran lemak dan mengurangi penyimpanan lemak di perut.

    4. Teh Jahe

    Kandungan termogenik dalam jahe dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh. Selain itu, teh jahe mampu mengatur rasa lapar dan mempercepat metabolisme seseorang. Sehingga, teh jahe akan berperan dalam proses ‘melelehkan’ lemak yang ada di perut.

    Teh jahe juga mampu mengurangi peradangan dan memperlancar pencernaan jika dikonsumsi rutin pada pagi hari. Selain itu, minuman ini dapat mengatasi perut yang kembung.

    5. Air Timun dan Daun Mint

    Minuman ini kaya akan serat dan kalori, sehingga dapat membantu menghidrasi dan mendetoksifikasi tubuh. Serat dan kalori dalam timun juga membantu seseorang merasa kenyang lebih lama. Ditambah dengan mint, yang berperan dalam memperlancar pencernaan dan menenangkan perut, sehingga mengurangi kembung dan mengecilkan perut bagian tengah.

    (dpy/dpy)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 5 Minuman Herbal untuk Diet, Bantu Pangkas BB dan Perut Buncit

    Jakarta

    Menjaga pola makan dan rutin berolahraga adalah kunci untuk menurunkan berat badan. Namun terkadang, dua hal itu saja tidak cukup untuk menghilangkan lemak yang membandel.

    Mengonsumsi asupan tambahan dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung penurunan berat badan. Misalnya, minuman herbal yang dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, melancarkan pencernaan, atau menunjang metabolisme dan pembakaran lemak.

    Pertanyaannya, apa saja minuman herbal yang bisa mendukung diet dan menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut pembahasannya.


    Minuman Herbal untuk Diet

    1. Air jahe

    Air jahe adalah salah satu minuman herbal untuk diet yang mudah untuk dibuat. Dikutip dari Medicine Net, jahe dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dan mencegah kenaikan gula darah yang berlebihan setelah makan.

    Jahe juga memiliki efek termogenik. Makanan termogenik dapat membantu meningkatkan metabolisme dan pembakaran kalori, sehingga menyebabkan penurunan berat badan yang lebih besar.

    2. Minuman kunyit dan kayu manis

    Kunyit dan kayu manis masing-masing memiliki efek yang dapat membantu menurunkan berat badan. Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki efek menghangatkan tubuh. Hal ini dapat merangsang laju metabolisme, sehingga tubuh membakar lebih banyak lemak.

    Sementara itu, kayu manis mengandung sejumlah antioksidan yang dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah, menekan nafsu makan, dan meningkatkan rasa kenyang. Karenanya, kombinasi kunyit dan kayu manis dapat menghasilkan minuman herbal yang efektif untuk menurunkan berat badan.

    3. Air fenugreek

    Fenugreek atau kelabat adalah satu bumbu yang sering digunakan untuk membuat masakan India, seperti kari. Di luar itu, fenugreek ternyata juga bisa diracik menjadi minuman herbal untuk diet loh.

    Dikutip dari Healthline, beberapa penelitian menunjukkan fenugreek dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi. Kedua hal ini dapat membantu dalam menurunkan berat badan.

    Studi lain juga menemukan konsumsi ekstrak biji fenugreek dapat menurunkan asupan lemak harian sebesar 17 persen. Hal ini dapat mengurangi asupan kalori harian, sehingga mendukung penurunan berat badan.

    4. Teh hijau

    Teh hijau dipercaya sebagai salah satu minuman herbal yang baik untuk diet. Dikutip dari Times of India, teh hijau mengandung antioksidan dan katekin yang dapat meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak.

    Cobalah untuk mengonsumsi teh hijau 2-3 cangkir per hari sebelum makan. Namun ingat, khasiat teh hijau akan untuk menurunkan berat badan akan semakin efektif jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan olahraga teratur.

    5. Air Seledri

    Seledri mengandung air yang tinggi dan rendah kalori. Kombinasi ini menjadikan seledri sebagai salah satu herbal yang cocok dikonsumsi saat sedang diet.

    Tak hanya itu, seledri mengandung serat tinggi yang dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan. Cukup cuci dan iris batang serta daun seledri, haluskan bersama air, dan saring untuk mendapatkan sarinya.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Benarkah Skip Sarapan Bisa Bikin BB Cepat Turun? Begini Faktanya


    Jakarta

    Tidak sedikit yang menganggap melewatkan sarapan di pagi hari berpengaruh terhadap penurunan berat badan. Menjalani aktivitas dengan perut kosong disebut bermanfaat untuk mengenyahkan lemak.

    Faktanya terus menerus melewatkan sarapan tanpa rencana tentang apa dan bagaimana akan makan selama sisa hari itu malah bisa berpengaruh terhadap penurunan berat badan.

    “Melewatkan sarapan bukan hanya tentang merasa lapar; itu adalah kesempatan yang hilang untuk menutrisi tubuh dan pikiran Anda secara efektif,” kata Claire Rifkin M.S., RDN, ahli diet yang berbasis di New York dikutip dari Everyday Health.


    Banyak yang melewatkan sarapan menjadi cenderung lebih banyak ngemil karena tubuh mencoba mengejar target nutrisi yang mungkin terlewatkan. Tubuh akan mencari sumber energi cepat, yang mungkin muncul sebagai keinginan untuk keripik atau makanan cepat saji, yang dapat membuat seseorang bersemangat tetapi memicu lapar berlebihan.

    Tanpa sarapan, tubuh mencari energi di tempat lain, menarik cadangan dari lemak dan jaringan otot. Proses ini membutuhkan energi untuk melakukannya.

    Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Nutrients pada 2022, melewatkan sarapan dapat menyebabkan resistensi insulin dan kenaikan berat badan. Orang yang sering melewatkan sarapan juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas, hipertensi, diabetes, dan gangguan kesehatan lainnya.

    Melewatkan sarapan mungkin membantu menurunkan berat badan minimal dalam jangka pendek, tetapi prosesnya jauh dari kata berkelanjutan dan bahkan dapat menjadi bumerang.

    “Obesitas, hipertensi, diabetes, dan konsekuensi kesehatan lainnya telah dikaitkan dengan melewatkan sarapan secara teratur,” beber Rifkin.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto