Tag: pest pointers

  • Ampuh! 5 Bahan Dapur Ini Bisa Usir Semut Secara Alami di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan semut terkadang bisa mengganggu, apalagi kalau jumlahnya banyak. Meski tidak berbahaya, serangga satu ini suka mengerubungi makanan di rumah.

    Semut menggunakan indra penciumannya untuk mencari makanan. Kalau kamu ingin mengusir semut, kamu bisa coba membuat mereka tidak nyaman lewat aroma, lho.

    Ada berbagai bahan dapur dengan aroma yang khas yang dapat kamu gunakan untuk mengusir semut secara alami. Yuk, cek apa saja bahan dapurnya berikut ini.


    Bahan Dapur yang Bisa Usir Semut

    1. Lada Hitam

    Bahan dapur pertama yang mengganggu penciuman semut adalah lada hitam. Taburkan lada hitam di sepanjang meja makan atau tempat-tempat yang biasa dikerumuni semut dan di dekat sarang-sarang semut. Kalau tidak punya lada hitam, bisa pakai bubuk cabai rawit.

    2. Cuka

    Cuka juga memiliki aroma menyengat yang tidak disukai semut. Campurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama, lalu bersihkan. Aroma yang kuat dan tajam akan membunuh dan mengusir semut yang akan datang.

    3. Bubuk Soda Kue

    Selanjutnya, bubuk soda kue bisa dicampurkan dengan madu dan air. Taruh di tempat yang biasa kamu lihat semut berkumpul, bisa juga semprotkan campuran ini pada kapas lalu tinggalkan saja.

    4. Jeruk dan Lemon

    Untuk kamu yang suka mengonsumsi buah jeruk dan lemon, sebaiknya jangan buang kulitnya. Taruh saja di tempat yang biasanya ada semut. Dilansir dari Planet Natural, Rabu (7/8/2024) kulit dari kedua buah ini mengandung d-limonene yang beracun bagi semut.

    5. Bubuk Kopi

    Dikutip dari Pest Pointers, kamu bisa menaburkan bubuk kopi di tempat yang biasa kamu temui, misalnya di taman atau bagian luar rumah. Sebab, semut tidak menyukai bau kopi.

    Itulah beberapa bahan dapur yang tidak disukai semut. Selamat mencoba!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Aroma yang Dibenci Semut, Ada Kopi Hingga Lada Hitam


    Jakarta

    Semut adalah hewan yang mudah sekali ditemukan di rumah. Biasanya dia muncul dengan kawanannya jika mendeteksi sumber makanan. Semut memiliki indra penciuman yang bagus sehingga dengan mudah menemukan makanan dengan hanya menilai dari aromanya.

    Menurut situs Tom’s Guide, aroma yang disukai dari semut cukup beragam, mulai dari bau makanan, lilin, dan bunga. Namun, yang paling umum ditemui adalah semut bisa dengan cepat berkumpul apabila menemukan makanan manis.

    Melansir dari detikJateng, laman Phys.org menyajikan laporan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Biology Center of the Czech Academy of Sciences (CAS) terhadap sejumlah spesies semut di tiga pegunungan tropis, mendapatkan hasil bahwa semut menyukai makanan manis karena membutuhkan kalori dari gula. Gula adalah sumber karbohidrat yang memberikan energi cepat.


    Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semut di daerah tropis tertarik terhadap gula dibandingkan dengan makanan lain seperti garam, minyak, atau asam amino.

    Lantas, adakah aroma yang tidak disukai semut agar hewan ini tidak datang lagi ke rumah? Tentu saja ada. Melansir dari beberapa sumber, Sabtu (24/8/2024), berikut beberapa aroma yang tidak disukai semut.

    1. Lada Hitam

    manfaat lada hitam untuk kesehatanmanfaat lada hitam untuk kesehatan Foto: Getty Images/iStockphoto

    Aroma dari lada hitam terkenal pedas dan cukup menyengat. Aroma lada hitam biasanya digunakan sebagai obat mengurangi stres pada manusia, tetapi pada semut aromanya justru dibenci.

    Jika kamu mau mengusir semut di rumah dengan lada hitam, caranya dengan menaburkan lada hitam di sepanjang meja makan atau tempat-tempat yang biasa dikerumuni semut atau di dekat sarang-sarang semut. Tunggu beberapa waktu, kamu akan melihat jumlah semut yang berkeliaran di rumah akan berkurang.

    2. Cuka

    cukacuka Foto: Istimewa

    Cuka juga terkenal memiliki aroma yang tajam dan kuat. Aroma seperti ini tidak disukai oleh semut. Kamu bisa mencampurkan cuka dengan air dengan perbandingan yang sama, lalu letakkan di tempat yang sering didatangi oleh semut.

    3. Bubuk Soda Kue

    5 Alat Masak dengan Bahan Ini Tak Boleh Dibersihkan dengan Soda Kue5 Alat Masak dengan Bahan Ini Tak Boleh Dibersihkan dengan Soda Kue Foto: Getty Images

    Soda kue biasanya digunakan untuk membersihkan suatu noda. Cara menggunakannya adalah mencampurkan bubuk soda kue dengan madu dan air. Letakkan di tempat semut berkumpul. Kamu juga bisa menyemprotkan pada kapas lalu tinggalkan saja di tempat semut suka berkumpul

    4. Jeruk dan Lemon

    A peeled orange on the wooden backgroundA peeled orange on the wooden background Foto: Getty Images/iStockphoto/Qwart

    Kamu pasti sering mendengar kulit jeruk atau lemon ampuh mengusir nyamuk, ternyata semut juga membenci aroma dari 2 buah ini. Dilansir dari Planet Natural, Kamis (22/2/2024) kulit dari kedua buah ini mengandung d-limonene yang beracun bagi semut. Kamu bisa meletakkan kulit jeruk atau lemon di tempat semut suka berkumpul.

    5. Bubuk Kopi

    lebih baik biji kopi atau kopi bubuklebih baik biji kopi atau kopi bubuk Foto: iStock

    Dilansir dari Pest Pointers, bubuk kopi ampuh untuk mengusir semut di rumah. Caranya dengan menaburkan bubuk kopi di tempat-tempat semut sering terlihat atau sarang semut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Segera Periksa! Ini 6 Tempat Persembunyian Ular di Rumah


    Jakarta

    Memikirkan ular masuk ke dalam rumah bisa membuat penghuni rumah bergidik ngeri. Namun, hal itu bisa saja terjadi terlebih saat musim hujan tiba.

    Biasanya ular masuk ke rumah untuk mencari makanan dan air. Banyak tempat yang biasanya digunakan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.

    Dengan mengetahui tempat persembunyian ular di dalam rumah, hal ini akan membuat kamu berhati-hati terhadap resiko yang akan datang.


    Melansir Pest Pointers, Selasa (15/10/2024), berikut beberapa tempat yang biasa digunakan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.

    Ruang Bawah Tanah atau Gudang

    Jika kamu tinggal di daerah yang banyak ularnya dan memiliki ruang bawah tanah atau gudang, ada kemungkinan besar kamu akan menemukan satu atau dua ular berkeliaran di sana.

    Ular senang berkeliaran di ruang bawah tanah karena suasananya tenang, sejuk, dan lembap. Biasanya mudah bagi mereka masuk ke dalam, dan mereka hampir selalu dapat menemukan sesuatu yang biasa dimakan seperti tikus.

    Ular membutuhkan panas untuk menghasilkan energi. Tanpa energi, mereka tidak dapat bergerak, berburu, mencerna makanan, dan menjalankan fungsi tubuh yang penting.

    Sekitar Pipa

    Ular dapat dan akan masuk ke dalam rumah untuk mencari kehangatan dan mereka sering menemukan kehangatan ini di sekitar tangki dan pipa air panas. Saat mereka kedinginan, ular perlu mencari tempat hangat untuk menaikkan suhu tubuh mereka.

    Ular mungkin bersembunyi di bawah atau di sudut-sudut sekitar pipa atau biasanya mereka melingkari berbagi pipa di rumah kamu.

    Ruang Cuci di Rumah

    Sebagian besar spesies ular membutuhkan kelembapan agar tetap sehat dan mencegah dehidrasi. Karena ruang cuci seringkali merupakan ruangan paling lembap di rumah, masuk akal jika ular bersembunyi di sana.

    Ular yang tidak terpapar tingkat kelembapan yang tepat dapat mengalami masalah pergantian kulit. Untuk membantu mencegah hal ini, ular sering kali bersembunyi di tempat yang lembap untuk mempersiapkan diri berganti kulit.

    Dapur Rumah

    Dapur adalah salah satu ruangan terpenting di rumah, tempat orang dapat bersantai dan menghabiskan waktu untuk memasak bersama keluarga.

    Ular merayap ke dapur untuk mengambil air untuk makanan dan sering bersembunyi di dapur dan di bawah atau di belakang berbagai peralatan memasak. Mereka tertarik ke dapur karena dapur menyediakan makanan, air, dan tempat berteduh.

    Dari berbagai ruangan di rumah, dapur adalah yang paling rentan terhadap serangan tikus atau serangga karena makanan dan sampah paling sering ditemukan di dapur.

    Dekat Sumber Air

    Banyak spesies ular yang membutuhkan air. Meskipun mereka mendapatkan sebagian cairan dari makanan yang mereka makan, sebagian besar spesies ular perlu minum air selama proses dehidrasi.

    Toilet Rumah

    Banyak kasus ditemukan ular yang muncul di toilet rumah, biasanya hal itu terjadi karena ular masuk ke dalam pipa untuk mencari air dan mengikuti pipa tersebut sampai ke toilet kamar mandi rumah.

    Itulah bagian-bagian yang bisa jadi tempat persembunyian ular.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Racun, 5 Bahan Dapur Ini Bisa Jadi Jebakan Tikus


    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan pengerat yang keberadaannya mengganggu di rumah. Tikus kerap mencuri makanan, mangacak-ngacak tempat sampah, hingga menggigit barang-barang di rumah.

    Tidak hanya itu, tikus juga kerap buang kotoran sembarangan. Jika kamu pernah perhatikan di sudut rumah ada benda berwarna coklat kecil-kecil, itu adalah kotoran tikus. Lalu, saat mereka buang air, baunya pun cukup menyengat.

    Keberadaannya yang tidak menguntungkan membuat mereka berupaya untuk mencegah hewan ini masuk ke rumah. Ada beberapa cara mencegah tikus datang ke rumah. Dilansir detikFood, berikut cara mencegah tikus masuk ke rumah cukup dengan bahan-bahan yang ada di dapur.


    Cara Mengusir Tikus

    1. Teh Celup Bekas

    Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta MenariknyaKantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya Foto: Getty Images/iStockphoto/Mukhina1

    Teh celup bukan hanya berguna untuk membantu menghidangkan minuman dengan praktis, tetapi teh celup ini juga memiliki fungsi lainnya. Salah satunya adalah mengusir tikus. Kamu bisa menggunakan teh celup bekas, kemudian meletakkan di spot yang kerap dilewati tikus. Namun, kamu perlu memakai beberapa kantong teh celup agar lebih efektif.

    Alasan teh celup efektif karena menguarkan bau yang tidak disukai oleh tikus. Mengutip dari Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi menemukan jika teh terutama teh hitam memiliki kandungan tanin sebesar 11%-15%. Zat inilah yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh tikus.

    2. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Bagi pecinta kopi, saatnya membuat jebakan tikus dengan stock kopi yang ada di rumah. Tikus tidak menyukai bau dari kopi karena terlalu tajam. Cara membuat jebakan adalah dengan menaburkan kopi di spot yang kerap dilewati tikus. Lakukan secara sering sampai tikus tidak lagi muncul di rumah.

    3. Merica Bubuk

    Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface. Foto: iStock

    Bahan di dapur yang memiliki bau yang kuat adalah merica bubuk. Kamu bisa menggunakan bahan ini sebagai benteng agar tikus tidak kembali ke rumah. Aroma dari merica bubuk sendiri adalah pedas, kamu juga pasti pernah merasakan saat memakan masakan yang dipakaikan dengan ini. Cara memakainya juga sama seperti bahan lain yakni cukup menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang bisa dijangkau tikus.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

    Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka pasti ogah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Jangan lagi memakai merica bubuk yang telah disebar untuk makanan atau hidangan apa pun.

    4. Bawang Putih

    Bawang putihBawang putih Foto: Pixabay/stevepb

    Sudah bukan rahasia lagi jika bawang putih memiliki aroma yang kuat. Aroma ini juga tidak disukai oleh tikus. Cara mencegah tikus masuk ke rumah dengan bawang putih adalah dengan memasukkan irisan bawang putih ke dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    5. Kulit Telur

    kulit telurkulit telur Foto: Getty Images

    Bahan satu ini cukup mudah dan ramah lingkungan karena cangkang telur yang sudah tidak terpakai bisa menjadi jebakan bagi tikus.

    Ambil beberapa kulit telur, tumbuk sampai halus. Kamu juga bisa menggunakan blender untuk membuat kulit telur halus menjadi bubuk. Keringkan kulit telur ini dengan cara dijemur di bawah sinar matahari.

    Taburkan bubuk kulit telur ini di sudut rumah. Bukan hanya tikus yang kabur tapi juga semut dan kecoa juga tak suka kulit telur. Bubuk kulit telur ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tempat yang Disukai Lalat untuk Bertelur


    Jakarta

    Lalat menjadi salah satu serangga yang sering berkeliaran di rumah. Lalat dikenal kotor, mengganggu, dan tidak baik untuk kesehatan. Lalat tidak memiliki sarang, tetapi lalat bisa bertelur di tumpukan area sekitar rumah.

    Lalat bereproduksi dengan sangat cepat, sehingga bukan hal aneh jika populasinya tumbuh dengan cepat setelah melihat lalat berada di rumah. Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan.

    Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


    Sisa-sisa Makanan di Rumah

    Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh di luar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh bisa menjadi tempat berkembang biak lalat.

    Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

    Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

    Dapur

    Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

    Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

    Kompos Dalam Ruangan

    Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

    Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

    Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

    Itulah beberapa area yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan lalat di rumah. Hati-hati ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Persembunyian Ular di Rumah, Buruan Cek!



    Jakarta

    Saat musim hujan ular biasanya sering ditemukan di sekitar permukiman. Bahkan beberapa kasus ular ditemukan di dalam rumah.

    Tentu hampir semua orang tidak ada yang mau rumahnya dimasuki oleh ular. Namun, hal itu bisa saja terjadi terlebih saat musim hujan tiba.

    Ular masuk ke rumah biasanya untuk mencari makanan dan air. Banyak tempat yang biasanya dimanfaatkan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.


    Dengan mengetahui tempat persembunyian ular di dalam rumah, hal ini akan membantu mengurangi resiko yang akan datang.

    Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang biasa digunakan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.

    Ruang Bawah Tanah atau Gudang

    Jika kamu tinggal di daerah yang banyak ularnya dan memiliki ruang bawah tanah atau gudang, ada kemungkinan besar kamu akan menemukan satu atau dua ular berkeliaran di sana.

    Ular senang berkeliaran di ruang bawah tanah karena suasananya tenang, sejuk, dan lembap. Biasanya mudah bagi mereka masuk ke dalam, dan mereka hampir selalu dapat menemukan sesuatu yang biasa dimakan seperti tikus.

    Ular membutuhkan panas untuk menghasilkan energi. Tanpa energi, mereka tidak dapat bergerak, berburu, mencerna makanan, dan menjalankan fungsi tubuh yang penting.

    Sekitar Pipa

    Ular dapat dan akan masuk ke dalam rumah untuk mencari kehangatan dan mereka sering menemukan kehangatan ini di sekitar tangki dan pipa air panas. Saat mereka kedinginan, ular perlu mencari tempat hangat untuk menaikkan suhu tubuh mereka.

    Ular mungkin bersembunyi di bawah atau di sudut-sudut sekitar pipa atau biasanya mereka melingkari berbagi pipa di rumah kamu.

    Ruang Cuci di Rumah

    Sebagian besar spesies ular membutuhkan kelembapan agar tetap sehat dan mencegah dehidrasi. Karena ruang cuci seringkali merupakan ruangan paling lembap di rumah, masuk akal jika ular bersembunyi di sana.

    Ular yang tidak terpapar tingkat kelembapan yang tepat dapat mengalami masalah pergantian kulit. Untuk membantu mencegah hal ini, ular sering kali bersembunyi di tempat yang lembap untuk mempersiapkan diri berganti kulit.

    Dapur Rumah

    Dapur adalah salah satu ruangan terpenting di rumah, tempat orang dapat bersantai dan menghabiskan waktu untuk memasak bersama keluarga.

    Ular merayap ke dapur untuk mengambil air untuk makanan dan sering bersembunyi di dapur dan di bawah atau di belakang berbagai peralatan memasak. Mereka tertarik ke dapur karena dapur menyediakan makanan, air, dan tempat berteduh.

    Dari berbagai ruangan di rumah, dapur adalah yang paling rentan terhadap serangan tikus atau serangga karena makanan dan sampah paling sering ditemukan di dapur.

    Dekat Sumber Air

    Banyak spesies ular yang membutuhkan air. Meskipun mereka mendapatkan sebagian cairan dari makanan yang mereka makan, sebagian besar spesies ular perlu minum air selama proses dehidrasi.

    Toilet Rumah

    Banyak kasus ditemukan ular yang muncul di toilet rumah, biasanya hal itu terjadi karena ular masuk ke dalam pipa untuk mencari air dan mengikuti pipa tersebut sampai ke toilet kamar mandi rumah.

    Itulah bagian-bagian yang bisa jadi tempat persembunyian ular.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbedaan Curut dan Tikus, Lengkap Cara Cegah Mereka Masuk Rumah


    Jakarta

    Banyak orang mengira curut dan tikus itu adalah jenis hewan yang sama. Padahal curut dan tikus adalah jenis hewan yang berbeda.

    Dilansir Rentokil, perbedaan pertama adalah dari segi fisik. Tikus memiliki tubuh yang lebih besar dan lebih berat, sementara curut memiliki tubuh yang lebih kecil dan ramping. Bentuk ekornya pun berbeda. Curut memiliki ekor yang berbulu, lebih panjang, dan ramping, daripada ekor tikus yang lebih pendek, lebih tebal, dan tidak berbulu.

    Kemudian, perbedaan berikutnya dari jenis makanan yang mereka buru. Tikus adalah hewan omnivora, pemakan segala. Sementara itu, curut mengincar serangga.


    Perbedaan berikutnya adalah curut mengeluarkan bau yang lebih busuk dan menyengat daripada tikus.

    Cara Mencegah Curut dan Tikus Masuk ke Rumah

    Curut dan tikus sama-sama bisa dicegah dengan cara yang sama. Kamu tidak perlu membeli perangkap atau bahan kimia untuk membunuh mereka. Dikhawatirkan menimbulkan bau bangkai yang menyengat. Dilansir detikFood, coba pakai bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di rumah sebagai berikut.

    1. Teh Celup Bekas

    Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta MenariknyaKantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya Foto: Getty Images/iStockphoto/Mukhina1

    Teh celup bisa digunakan untuk mencegah tikus masuk. Seperti yang diketahui tikus memiliki penciuman yang tajam, kamu dapat mengganggu mereka dengan menyebar teh celup tersebut di area yang kerap ditemui tikus. Mengutip dari Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi menemukan jika teh terutama teh hitam memiliki kandungan tanin sebesar 11%-15%. Zat inilah yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh tikus.

    2. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Jika di rumah kamu tersedia bubu kopi, bahan ini juga ampuh untuk mengusir tikus. Bau dari kopi tidak disukai oleh tikus karena terlalu tajam. Cara membuat jebakan adalah dengan menaburkan kopi di spot yang kerap dilewati tikus. Lakukan secara rutin sampai tikus tidak lagi muncul di rumah.

    3. Merica Bubuk

    Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface. Foto: iStock

    Sudah menjadi rahasia umum jika merica bubuk memiliki aroma yang kuat. Oleh karena itu, merica bubuk sering digunakan untuk bumbu masakan. Cara memasang perangkapnya cukup menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang bisa dijangkau tikus.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

    Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka tidak akan betah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Jangan lagi memakai merica bubuk yang telah disebar untuk makanan atau hidangan apa pun.

    4. Bawang Putih

    Bawang putihBawang putih Foto: Pixabay/stevepb

    Aroma dari bawang putih juga tidak disukai oleh tikus dan curut. Cara membuat jebakannya adalah dengan memasukkan irisan bawang putih ke dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    5. Kulit Telur

    kulit telurkulit telur Foto: Getty Images

    Kulit telus yang dihancurkan dan disebar ke dekat lubang depan rumah disebut dapat mencegah tikus dan curut masuk ke rumah. Sebab, di dalam kulit telur terdapat kalsium yang dibenci oleh tikus. Cara ini juga cocok untuk mengusir kecoak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 4 Tempat di Rumah yang Jadi Sarang Lalat Bertelur



    Jakarta

    Lalat merupakan hama yang bisa muncul di rumah. Hewan ini dianggap hama karena bisa mengganggu kesehatan orang. Apalagi hewan ini mudah bertelur.

    Lalat bisa bertelur di berbagai tempat di area rumah. Hal itu yang membuat populasi lalat bisa tumbuh dengan cepat di sekitar rumah.

    Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan. Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


    Sisa-sisa Makanan di Rumah

    Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh diluar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh.

    Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

    Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

    Dapur

    Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

    Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

    Kompos Dalam Ruangan

    Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

    Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

    Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Ampuh Mengusir Tikus di Rumah, Bisa Pakai Cuka Apel


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang banyak dibenci manusia. Tak hanya mencuri makanan, kehadiran tikus di rumah juga bisa membawa sejumlah penyakit bagi manusia.

    Selain menggunakan cairan pembasmi hama, ada beberapa cara lainnya yang disebut ampuh untuk mengusir tikus, misalnya menggunakan cuka apel atau ampas teh.

    Ingin tahu bagaimana cara mengusir tikus di rumah secara ampuh? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Cara Ampuh Mengusir Tikus di Rumah

    Sebenarnya, mengusir tikus dari rumah bukanlah perkara yang sulit. Simak cara ampuh untuk mengusir tikus di rumah di bawah ini:

    1. Cuka Apel

    Tips yang pertama adalah dengan menggunakan cuka apel. Sebagai informasi, tikus memiliki indra penciuman yang tajam. Nah, kamu bisa memanfaatkannya untuk mengusir hama tersebut dengan bahan yang memiliki bau menyengat, contohnya cuka apel.

    Cara pakainya juga mudah, cukup campurkan cuka apel dan air dalam botol semprot. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke sekeliling rumah.

    2. Larutan Cabai

    Selain cuka apel, kamu juga bisa menggunakan larutan cabai untuk mengusir tikus di rumah. Sebab, tikus juga tidak menyukai aroma pedas dan menyengat yang keluar dari biji cabai.

    Cara penggunaannya juga mudah, cukup iris cabai dan ambil bijinya. Kemudian, campurkan dengan sabun cuci piring dan air, lalu masukkan cairan tersebut ke dalam botol semprot dan semprot ke sekeliling rumah.

    Sebagai pengingat, meski cairan ini tidak beracun tetapi dapat mengiritasi mata. Jadi, hati-hati dalam menggunakannya.

    3. Ampas Teh

    Ampas teh ternyata bisa dipakai untuk mengusir tikus di rumah, lho. Dilansir situs Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi mengungkapkan bahwa teh hitam mengandung zat tanin sebesar 11%-15%. Nah, zat tersebut diklaim mengeluarkan aroma yang nggak disukai para tikus.

    Selain teh hitam, ada beberapa jenis ampas teh lainnya yang dapat dijadikan sebagai bahan alami untuk mengusir tikus di rumah, yaitu teh hijau, teh peppermint, dan teh chamomile.

    4. Minyak Esensial

    Penggunaan minyak esensial juga diklaim ampuh untuk mengusir tikus dari rumah. Sejumlah minyak esensial seperti peppermint dan cengkeh bisa diletakkan di area yang sering didatangi tikus, seperti dapur dan lemari.

    Agar tikus tak datang lagi, penggunaan minyak esensial juga bisa dibarengi dengan cara lainnya, seperti memasang perangkap.

    5. Pasang Perangkap Tikus

    Memasang perangkap tikus bisa menjadi salah satu cara jitu untuk menangkap hama tersebut. Kamu bisa memasang perangkap di area yang sering dilalui tikus.

    Usahakan memasang perangkap saat malam hari. Sebab di waktu tersebut tikus sedang keluar mencari makan. Beberapa makanan yang dapat memancing tikus di antaranya ada selai kacang dan keju.

    Setelah berhasil ditangkap, pastikan melepas tikus dengan jarak sekitar 1,5 km dari rumah. Pastikan juga untuk melepas tikus di area yang tak berpenghuni.

    6. Minyak Kayu Putih

    Cara berikutnya adalah menggunakan minyak kayu putih. Aroma yang menyengat mampu membuat para tikus enggan kembali ke rumah detikers.

    Cara pakainya, gunakan larutan minyak kayu putih dengan konsentrasi 5%. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke tempat-tempat yang sering dilalui tikus.

    7. Bawang Bombay

    Selain digunakan untuk bahan masakan, ternyata bawang bombay juga bisa dipakai untuk mengusir tikus. Hal ini berkat aroma yang menyengat sehingga tidak disukai tikus.

    Untuk cara pakainya, letakkan irisan bawang bombay di sejumlah titik yang sering dilalui tikus. Jika sudah membusuk, kamu bisa menggantinya dengan bawang bombay yang tidak terpakai.

    Dikutip dari Bobvila, kamu bisa menutup semua lubang di rumah agar tikus tidak datang lagi. Sebab, tubuhnya yang mungil membuat tikus dengan mudah memasuki lubang-lubang kecil, misalnya lewat ventilasi rumah atau celah pintu.

    9. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Cara pakainya yakni dengan mencampurkan cairan putih dengan air, lalu semprotkan ke titik-titik yang kerap dilalui tikus.

    Selain mencegah tikus datang kembali, cairan pemutih juga bisa dijadikan sebagai disinfektan untuk membersihkan area yang terkena kotoran atau darah tikus.

    10. Kapur Barus

    Cara ampuh berikutnya untuk mengusir tikus adalah dengan kapur barus. Benda yang juga disebut kamper ini mengandung racun yang bisa menyiksa hewan, terutama hama.

    Agar dapat mengusir tikus di rumah, kamu bisa menempatkan kapur barus di beberapa lokasi, seperti di loteng, dapur, dekat saluran air, kamar mandi, atau tempat yang menjadi sarang tikus.

    Demikian 10 cara ampuh mengusir tikus di rumah. Semoga membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com