Tag: pest

  • Buruan Cek! Ini Lokasi Persembunyian Tikus di Rumah



    Jakarta

    Tikus adalah hama yang keberadaannya sangat mengganggu di rumah. Selain merusak bagian-bagian rumah, tikus juga membawa penyakit.

    Tikus pada dasarnya merupakan hewan kotor karena suka berada di tempat sampah dan got. Oleh karena itu jika ada tikus di rumah maka ada bagian di rumah tersebut yang kotor.

    Tikus juga suka bersembunyi. Ada beberapa tempat yang bisa menjadi tempat persembunyian tikus seperti di atap dan di dapur.


    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia, Boyke Arie Pahlevi menuturkan secara umum ada 2 spesies tikus yang umum ditemukan, yaitu tikus got yang bersarang di dalam tanah dan tikus atap yang bersarang di atap rumah.

    Ia menuturkan, tikus suka bersembunyi di tempat yang gelap, hangat, dan tersembunyi. Contohnya seperti dapur.

    “Di dalam rumah, biasanya tikus bersembunyi di dapur seperti peralatan dapur yang besar atau tumpukan barang di area dapur,” katanya dalam keterangan yang diterima detikcom.

    Agar dapur tidak menjadi tempat persembunyian tikus, sebaiknya kamu menjaga kebersihan dapur rumah. Apalagi, jika di dapur kamu ada tempat sampah. Sebisa mungkin sampah tidak didiamkan semalaman di dalam rumah.

    “Diharapkan sampah tidak didiamkan di rumah semalaman sehingga tidak mengundang tikus untuk masuk (ke dalam rumah),”paparnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Kadal di Halaman Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Kadal terkadang bisa ditemukan di halaman rumah. Keberadaannya bisa menguntungkan karena kadal dapat berperan sebagai pengusir hama.

    Meski demikian, adanya kadal di halaman rumah bisa membuat penghuni gelisah. Tak ayal, berbagai cara dilakukan untuk mengusirnya dari halaman.

    Keberadaan kadal di halaman rumah bukan tanpa alasan. Dilansir dari Smith Pest Management, berikut ini informasinya.


    Penyebab Ada Kadal di Halaman Rumah

    1. Sumber makanan

    Salah satu alasan adanya kadal di halaman rumah bisa jadi karena terdapat sumber makanan. Ada berbagai makanan yang umumnya dikonsumsi kadal, seperti semut, cacing tanah, lalat, laba-laba serta buah dan sayur.

    2. Adanya Tempat Perlindungan

    Kadal menyukai tempat yang gelap dan sejuk. Maka dari itu, biasanya kadal bersembunyi di balik lemari atau di balik semak-semak maupun kursi taman.

    3. Sumber Air

    Adanya sumber air, baik di dalam maupun luar rumah, bisa menarik kadal untuk mendatanginya. Dengan air yang cukup, kadal bisa bertahan hidup hingga berbulan-bulan.

    Cara Mengusir Kadal dari Halaman Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir maupun mencegah kadal masuk ke halaman rumah. Berikut ini informasinya.

    1. Buat Ramuan Pengusir

    Kamu bisa mengusir kadal menggunakan campuran saus cabai merah dengan air. Caranya cukup mudah, campurkan sedikit saus cabai dengan air lalu semprotkan ke tempat yang ada kadalnya.

    2. Tanam Tanaman Pengusir Kadal

    Ada beberapa tanaman yang bisa mengusir kadal seperti peppermint dan eucalyptus. Kadal tidak menyukai aroma dari tanaman tersebut.

    3. Hubungi Profesional

    Kalau sudah mencoba cara-cara di atas masih belum berhasil, saatnya kamu hubungi profesional untuk menanganinya.

    Itulah penyebab dan cara mengusir kadal dari halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbedaan Curut dan Tikus, Lengkap Cara Cegah Mereka Masuk Rumah


    Jakarta

    Banyak orang mengira curut dan tikus itu adalah jenis hewan yang sama. Padahal curut dan tikus adalah jenis hewan yang berbeda.

    Dilansir Rentokil, perbedaan pertama adalah dari segi fisik. Tikus memiliki tubuh yang lebih besar dan lebih berat, sementara curut memiliki tubuh yang lebih kecil dan ramping. Bentuk ekornya pun berbeda. Curut memiliki ekor yang berbulu, lebih panjang, dan ramping, daripada ekor tikus yang lebih pendek, lebih tebal, dan tidak berbulu.

    Kemudian, perbedaan berikutnya dari jenis makanan yang mereka buru. Tikus adalah hewan omnivora, pemakan segala. Sementara itu, curut mengincar serangga.


    Perbedaan berikutnya adalah curut mengeluarkan bau yang lebih busuk dan menyengat daripada tikus.

    Cara Mencegah Curut dan Tikus Masuk ke Rumah

    Curut dan tikus sama-sama bisa dicegah dengan cara yang sama. Kamu tidak perlu membeli perangkap atau bahan kimia untuk membunuh mereka. Dikhawatirkan menimbulkan bau bangkai yang menyengat. Dilansir detikFood, coba pakai bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di rumah sebagai berikut.

    1. Teh Celup Bekas

    Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta MenariknyaKantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya Foto: Getty Images/iStockphoto/Mukhina1

    Teh celup bisa digunakan untuk mencegah tikus masuk. Seperti yang diketahui tikus memiliki penciuman yang tajam, kamu dapat mengganggu mereka dengan menyebar teh celup tersebut di area yang kerap ditemui tikus. Mengutip dari Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi menemukan jika teh terutama teh hitam memiliki kandungan tanin sebesar 11%-15%. Zat inilah yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh tikus.

    2. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Jika di rumah kamu tersedia bubu kopi, bahan ini juga ampuh untuk mengusir tikus. Bau dari kopi tidak disukai oleh tikus karena terlalu tajam. Cara membuat jebakan adalah dengan menaburkan kopi di spot yang kerap dilewati tikus. Lakukan secara rutin sampai tikus tidak lagi muncul di rumah.

    3. Merica Bubuk

    Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface. Foto: iStock

    Sudah menjadi rahasia umum jika merica bubuk memiliki aroma yang kuat. Oleh karena itu, merica bubuk sering digunakan untuk bumbu masakan. Cara memasang perangkapnya cukup menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang bisa dijangkau tikus.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

    Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka tidak akan betah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Jangan lagi memakai merica bubuk yang telah disebar untuk makanan atau hidangan apa pun.

    4. Bawang Putih

    Bawang putihBawang putih Foto: Pixabay/stevepb

    Aroma dari bawang putih juga tidak disukai oleh tikus dan curut. Cara membuat jebakannya adalah dengan memasukkan irisan bawang putih ke dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    5. Kulit Telur

    kulit telurkulit telur Foto: Getty Images

    Kulit telus yang dihancurkan dan disebar ke dekat lubang depan rumah disebut dapat mencegah tikus dan curut masuk ke rumah. Sebab, di dalam kulit telur terdapat kalsium yang dibenci oleh tikus. Cara ini juga cocok untuk mengusir kecoak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Aroma Bahan Alami yang Tidak Disukai Tikus, Bisa jadi Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Keberadaan tikus di rumah tentunya akan sangat mengganggu. Tak hanya membawa penyakit, hewan pengerat ini juga bisa merusak benda-benda di rumah.

    Jangan khawatir, ada beberapa aroma dari bahan alami yang tidak disukai tikus. Bahan alami ini dapat digunakan sebagai alternatif cara mengusir tikus dari rumah.

    Aroma dari Bahan Alami yang Tidak Disukai Tikus

    Mengutip laman Purcor Pest Solutions, Summit Environmental Solutions, dan Eliminate Solution, bahan-bahan yang tidak disukai tikus di antaranya tanaman mint, minyak peppermint, dan bubuk cabai. Ketahui cara menggunakan bahan ini untuk mengusir tikus.


    1. Tanaman Mint

    Tanaman ini tak hanya membantu mengusir tikus, tapi memberi aroma harum di sekitar rumah. Mint bisa ditanam dalam pot dan diletakkan di sekitar rumah.

    2. Minyak Peppermint

    Tikus akan lari karena tidak tahan aroma peppermint yang kuat. Caranya, rendam bola kapas dengan minyak peppermint. Kemudian letakkan bola kapas pada lubang atau tempat yang biasa didatangi tikus.

    3. Minyak Cengkeh

    Tikus juga tidak suka dengan bau cengkeh yang menyengat. Cara mengusir tikus dengan minyak cengkeh sama dengan penggunaan minyak peppermint. Rendam bola kapas dengan minyak cengkeh, lalu letakkan di tempat persembunyian tikus.

    4. Bawang Bombay

    Aroma bawang bombay yang menyengat dapat digunakan untuk mengusir tikus. Caranya, bawang bombay diiris dulu lalu diletakkan di tempat yang ada bekas aktivitas tikus. Misal, bekas cakaran dan kotoran.

    5. Bawang Putih

    Bawang putih mengandung senyawa allicin yang bisa mengiritasi tikus. Cara penggunaannya, bubuk dan bawang putih yang dihancurkan bisa dicampur 1/4 cangkir tepung terigu serta maizena. Campuran disimpan dalam wadah kedap udara, lalu ditabur di area persembunyian tikus. Baunya bisa bertahan selama beberapa jam untuk mengusir tikus.

    6. Bubuk Cabai

    Aroma campuran bubuk cabai dan air sangat tidak disukai tikus. Untuk membuat campuran ini, dua sendok bubuk cabai bisa dicampur 1 liter air lalu dimasukkan dalam botol semprot. Campuran disemprotkan di tempat yang dicurigai menjadi sarang tikus.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kalajengking Masuk Rumah? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu menemukan kalajengking di dalam rumah? Arachnida satu ini memang bikin ngeri karena dapat menyengat manusia.

    Bagian tubuh yang tersengat bisa membengkak, memerah, bahkan terkadang sampai menimbulkan mati rasa atau otot kejang. Oleh karena itu, kamu harus segera membasmi kalajengking saat menemukannya di rumah.

    Namun, kenapa kalajengking masuk ke rumah ya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


    Penyebab Kalajengking Masuk Rumah

    Inilah alasan kalajengking masuk rumah seperti yang dikutip dari Anver Pest Control.

    1. Mencari Tempat Berlindung

    Kalajengking mencari tempat yang aman untuk bersembunyi dari predator dan menghindari udara yang dingin. Rumah kamu punya banyak tempat persembunyian bagi kalajengking.

    2. Mencari Makanan

    Serangga dan makhluk kecil lainnya adalah makanan kalajengking. Jika rumah kamu ada masalah hama atau terdapat serangga, itu dapat menarik kalajengking ke rumah.

    3. Mencari Air

    Selama hari-hari musim panas, kalajengking mungkin akan masuk ke dalam rumah untuk mencari air. Kamar mandi, dapur, dan area lain yang lembap bisa menjadi tempat yang menarik bagi kalajengking.

    Cara Cegah Kalajengking Masuk Rumah

    Supaya rumah kamu aman dari kalajengking, berikut langkah pencegahan yang bisa kamu lakukan, dikutip dari insectek.

    1. Tutup Rapat Jendela, Pintu, dan Celah

    Kalajengking bisa masuk ke rumah lewat bukaan dan celah-celah di rumah. Kamu bisa mencegahnya masuk dengan menutup retakan atau celah pintu, jendela, fondasi, dan dinding.

    2. Pangkas Pohon dan Semak-semak

    Kalajengking suka bersembunyi di semak-semak dan pohon. Jika tumbuhan ini menempel atau dekat bangunan rumah, kalajengking bisa merayap ke dalam rumah. Oleh karena itu, pastikan tidak ada semak-semak atau pohon terlalu dekat rumah.

    3. Buang Tumpukan Kayu dan Puing Pekarangan

    Kalajengking bisa bersembunyi pada tumpukan barang seperti kayu atau puing.Semakin lama suatu tempat tidak tersentuh, semakin besar potensi adanya kalajengking yang bersembunyi di sana. Jadi sebaiknya bersihkan pekarangan dari tumpukan barang.

    4. Perbaiki Kebocoran dan Bersihkan Genangan Air

    Kamu bisa perbaiki kebocoran dan bersihkan genangan air di rumah untuk mencegah kalajengking masuk. Sebab, kalajengking biasanya mencari air.

    Rumah yang mengalami kebocoran dan ada genangan air jadi kondisi yang ideal buat menarik kalajengking. Selain itu, serangga lain yang jadi mangsa kalajengking juga tertarik dengan sumber air.

    Itulah alasan ada kalajengking masuk rumah dan cara mencegahnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 4 Tempat di Rumah yang Jadi Sarang Lalat Bertelur



    Jakarta

    Lalat merupakan hama yang bisa muncul di rumah. Hewan ini dianggap hama karena bisa mengganggu kesehatan orang. Apalagi hewan ini mudah bertelur.

    Lalat bisa bertelur di berbagai tempat di area rumah. Hal itu yang membuat populasi lalat bisa tumbuh dengan cepat di sekitar rumah.

    Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan. Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


    Sisa-sisa Makanan di Rumah

    Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh diluar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh.

    Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

    Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

    Dapur

    Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

    Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

    Kompos Dalam Ruangan

    Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

    Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

    Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Bisa Jadi Sarang Tikus Usai Banjir, Cegah dengan 4 Cara Ini!


    Jakarta

    Rumah setelah terendam banjir tak hanya kotor dan lembap, tetapi juga rawan dimasuki tikus. Luapan air membuat tikus keluar dari tempat persembunyian dan mencari tempat yang lebih aman.

    Penghuni rumah harus waspada tikus bersembunyi di garasi, dapur, ataupun lantai atas. Lalu, hewan pengerat ini bisa memanjat rumah dan bersarang di lantai atas atau loteng.

    Dilansir dari Viking Pest Control, tanda-tanda ada tikus di antaranya terdapat kotoran tikus berwarna hitam di sekitar rumah, terutama dekat tempat penyimpanan makanan. Lalu, ada air kencing tikus berwarna kuning berceceran. Kemudian, bekas gigitan pada furniture atau pakaian bisa jadi tanda ada tikus di rumah.


    Lantas, bagaimana mengatasi tikus yang suka masuk rumah saat hujan? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Atasi Tikus Masuk Rumah Usai Banjir

    Inilah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk membasmi tikus setelah banjir seperti yang dikutip dari Better Pest Control.

    1. Perbaiki Kerusakan Bangunan

    Setelah banjir surut, penghuni rumah perlu memeriksa kerusakan atau bukaan di sekitar rumah. Segera perbaikan kerusakan seperti retak atau lubang agar tidak ada celah buat tikus masuk rumah.

    2. Bersihkan Rumah

    Tikus tertarik pada sampah, sisa makanan, dan piring kotor. Oleh karena itu, kamu harus memastikan rumah bersih secara menyeluruh setelah banjir.

    3. Usir Tikus Pakai Bahan Alami

    Kamu bisa mencegah tikus masuk rumah menggunakan bahan alami. Bahan ini mengeluarkan aroma yang dibenci tikus, sehingga tidak betah di dalam rumah. Berikut bahan-bahan yang bisa kamu gunakan.

    • Minyak Pepermin: Taruh kapas yang sudah dibasahi minyak di sekitar titik masuk, lemari, ventilasi udara, dan jendela.
    • Cabai rawit, cengkeh, dan daun mint: Simpan cabai rawit, cengkeh, dan daun mint dalam kantong kain kasa. Letakkan kantong ini di tempat yang rawan dilewati atau ditempati tikus.
    • Kamper: Taruh kamper di lemari, laci, dan dekat furniture lainnya untuk mengusir tikus.

    4. Rapikan Pekarangan

    Tikus bisa bersembunyi di rerumputan, gulma, dan pohon di pekarangan rumah. Hewan pengerat ini juga bisa bersembunyi di furnitur yang tidak terpakai, gudang, ruang penyimpanan, dan bagian luar rumah lainnya.

    Oleh karena itu, rapikan pekarangan dengan memotong rumput. Pangkas cabang-cabang pohon yang bisa jadi akses tikus melompat ke halaman rumahmu. Lalu, tutup bukaan yang bisa jadi celah tikus masuk.

    Singkirkan barang-barang yang tidak terpakai dan tidak terpakai lagi tempat hama dapat bersembunyi.

    Itulah beberapa cara mengatasi tikus masuk rumah sehabis banjir.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 4 Penyebab Tikus di Atap Rumah dan Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Tikus yang berlalu-lalang di atas rumah seringkali mengganggu. Selain menimbulkan suara berisik, adanya tikus berisiko merusak kabel listrik dan dapat menyebarkan penyakit lewat urin dan kotorannya.

    Mungkin banyak yang tidak tahu mengapa tikus bisa sampai ke atap rumah. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hewan ini berlindung di atap rumah. Simak informasinya berikut ini.

    Penyebab Tikus Ada di Atap

    Tikus akan datang ke atap saat menemukan akses, tempat berlindung, makanan, serta kebocoran pipa. Berikut penjelasannya.


    1. Ada Titik Masuk

    Penyebab pertama adanya tikus di atap rumah adalah karena ada titik masuk yang mudah diterobos tikus. Mengutip lama Attic Project, tikus adalah pemanjat hebat yang bisa masuk melalui celah-celah dinding atau lubang kecil di atap.

    2. Ada Tempat Berlindung

    Saat berhasil masuk, tikus yang menemukan tempat yang nyaman akan berlindung di sana. Mereka bisa bekembang biak dan membuat sarang.

    3. Ada Makanan

    Tikus datang ke rumah yang menyediakan akses mudah untuk mendapat makanan. Mereka suka mencari makanan yang tidak disimpan dengan aman, termasuk makanan di dapur atau sisa makanan yang tergeletak.

    4. Ada Kebocoran Pipa

    Seperti makhluk hidup lainnya, tikus juga membutuhkan air untuk bertahan hidup. Sehingga, mereka akan mencoba mencari tempat tinggal yang dekat dengan sumber air atau kelembapan. Mengutip Cleanipedia, kemungkinan ada kebocoran pipa air yang menarik tikus untuk terus menerus ke tempat tersebut. Saluran air yang utuh juga bisa digerogoti oleh tikus.

    Cara Mengusir Tikus Masuk Atap

    Mengutip laman Strong Guard, Pinnacle Pest Control, Eco Guard Pest Management, dan Ready Steady Defend, berikut beberapa cara mengusir tikus masuk atap:

    1. Gunakan Perangkap Jepret

    Untuk menangkap tikus, pasang perangkap di area tikus berlalu-lalang. Salah satunya adalah perangkat jepret.
    Meski tergolong kuno, perangkap ini masih cukup efektif.
    Keunggulan dari perangkap ini adalah bisa digunakan kembali. Jangan lupa jauhkan perangkap jepret dari anak-anak dan hewan peliharaan, karena batang logamnya akan menutup dengan kuat.

    2. Gunakan Perangkap Elektronik

    Perangkap ini bekerja dengan memikat tikus ke dalam bilik plastik dan memberi sengatan listrik bertegangan tinggi. Meski lebih mahal dari perangkap jepret, perangkat ini aman di sekitar anak-anak dan hewan peliharaan.

    3. Singkirkan Sumber Makanan dan Air

    Seperti yang sudah dijelaskan, tikus hanya akan bersarang di tempat yang menyediakan makanan dan air. Dengan menyingkirkan dua hal ini, tikus akan mencarinya di tempat lain.

    4. Menyewa Layanan Profesional

    Kamu juga bisa melibatkan layanan profesional untuk mengusir tikus. Dengan begitu, tikus bisa dibasmi dengan efektif. Perlu diketahui, tikus bisa berkembang biak dengan cepat dan menimbulkan risiko kesehatan.

    Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, lakukan beberapa cara berikut ini.

    1. Tutup Celah yang Memungkinkan Tikus Masuk

    Pastikan tidak ada akses untuk tikus masuk ke atap rumah. Tambal lubang dengan sabut baja atau dempul, sehingga tikus akan kesulitan mengunyah material tersebut.

    2. Rapikan Bagian Luar Rumah

    Tikus suka bersembunyi di semak-semak yang tumbuh tinggi hingga cabang-cabang pohon. Karena itu, jaga taman dan halaman tetap terawat. Pangkas tanaman dan pohon yang tumbuh terlalu tinggi.

    3. Singkirkan Tempat yang Berpotensi Disukai Tikus

    Selalu bersihkan tumpukan kayu di semua tempat. Singkirkan juga segala area berantakan yang mungkin menjadi tempat berlindung tikus.

    4. Buang Sampah di Tempatnya

    Sampah bisa menjadi sumber makanan juga bagi tikus. Jadi pastikan tempat sampah selalu tertutup rapat. Selain itu, sampah lain seperti kayu dan kardus juga perlu disingkirkan jika memungkinkan.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Semut Terbang Masuk Rumah, Ini Alasan dan Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Semut terbang merupakan salah satu hama yang sering dijumpai di rumah selain laron dan nyamuk. Mengutip dari Homes and Garden, Selasa (11/03), Kepala Akademi Teknis di Rentokil Pest Control, Paul Blackhurst, menjelaskan bahwa semut terbang tidak membahayakan dan akan pergi dalam beberapa jam.

    Sama seperti semut biasa, semut terbang datang ke rumah untuk membawa makanan ke koloni mereka. Selain itu, mereka juga akan datang ke rumah karena menganggap kondisinya cukup aman untuk bereproduksi. Walau tidak membahayakan, kerumunan semut terbang cukup mengganggu suasana di rumah. Untuk itu,

    Berikut 4 cara basmi semut terbang menurut situs Homes and Garden, Selasa (11/03):

    Menutup Lubang Akses Masuk Semut

    Semut terbang biasanya akan masuk melalui celah atau lubang pada pintu dan ventilasi rumah. Maka, penting untuk menutup kembali pintu setelah masuk rumah untuk mencegah lebih banyak semut.


    Gunakan Penyedot Debu

    Penyedot debu atau vacuum cleaner adalah cara paling efektif untuk membersihkan kerumunan semut secara cepat. Apalagi jika mereka hinggap pada permukaan rumah. Kemudian, buang isian vacuum ke luar rumah untuk mencegah mereka masuk kembali ke dalam rumah.

    Gunakan Pestisida

    Pestisida atau semprotan serangga juga dapat membasmi semut yang berterbangan. Pastikan pestisida yang dipakai tidak beracun untuk melindungi kesehatan serta perabotan. Semprotan serangga alami bisa menggunakan sabun cuci piring atau serai yang efektif mengusir hama.

    Basmi Sarang

    Cara paling efektif adalah membasmi dengan membasmi sarang atau tempat berkembang biaknya. Untuk mengetahui sarangnya, bisa gunakan umpan dari bahan manis seperti madu, maka semut akan mengumpulkan umpan dan membawanya kembali ke sarang.

    Demikian 4 cara basmi semut terbang di rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan yang Tanpa Sadar Mengundang Serangga ke Dalam Rumah



    Jakarta

    Semut, lalat, atau kecoak merupakan jenis serangga yang paling sering ditemui di rumah. Keberadaan mereka sering muncul tiba-tiba dan membuat kenyamanan kita terganggu.

    Padahal, menurut Manajer Area Truly Nolen Pest Control, John D’Abruzzo seperti dikutip dari situs Real Simple, pada Senin (14/04/2025) serangga bukan tiba-tiba muncul di dalam rumah tetapi ada sesuatu yang salah yang tanpa kita sadari. Sebab, serangga memiliki tiga kebutuhan dasar, yaitu makanan, air, dan tempat berlindung. Maka, tidak heran mereka memang sering mencarinya di dalam rumah kita.

    Meskipun serangga bisa dibasmi menggunakan cairan anti serangga, tetap saja kita perlu menjaga kebiasaan yang berpotensi mengundang serangga dalam rumah kita. Berikut merupakan kebiasaan yang tanpa kamu sadari dapat memicu datangnya serangga.


    Meninggalkan Makanan

    Jika tiba-tiba kamu melihat segerombolan semut di dapur, maka kamu bisa cek apakah ada sisa buah atau sekantong roti yang tertinggal di meja. Sebab, semut menyukai gula dan karbohidrat. Meninggalkan makanan di luar sama saja seperti mengundang mereka ke pesta makan malam.

    Tidak Membersihkan Dapur Setelah Memasak

    Memasak merupakan aktivitas melelahkan sehingga kadang kamu mungkin tidak punya energi untuk membersihkan dapur. Namun, kamu tetap harus melakukannya untuk mencegah serangga. Sebab, bisa saja ada remah-remah, atau cairan masakan yang tertinggal. Maka, kamu harus membersihkan dapur seperti mengelap meja dan lainnya untuk menghilangkan jejak feromon dan mencegah semut mencarinya.

    Tidak Membuang Sampah

    Tidak membuang sampah dapat mengundang masuknya kecoak. Sebab, tempat sampah merupakan tempat kecoak berkembang biak secara cepat dan berpotensi menularkan patogen secara mekanis karena mereka mencemari makanan.

    Tidak Memeriksa Pipa

    Kamu juga perlu memeriksa pipa air untuk melihat apakah ada kebocoran atau tidak. Pipa bisa menjadi salah satu akses masuk keluarnya serangga.

    Membiarkan Genangan Air

    Jangan membiarkan genangan air di sekitar rumah sebab dapat mengundang nyamuk. Nyamuk akan berkembang biak di genangan air secara cepat dan mereka akan masuk ke dalam rumah untuk mengganggu penghuninya.

    Itu dia deretan kebiasaan buruk yang dapat mengundang serangga ke rumah. Jangan sampai lupa, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com