Tag: pest

  • Awas! Ini Jalur Kalajengking Masuk Rumah Tanpa Disadari


    Jakarta

    Pernah lihat kalajengking di rumah? Hewan yang satu ini bisa berbahaya bagi manusia apabila disengat karena pada bagian ujung ekornya berbisa.

    Adanya kalajengking di rumah bukan tanpa alasan. Hewan ini biasanya masuk ke rumah untuk mencari makanan atau bersembunyi. Pada siang hari, kalajengking mencari perlindungan atau tempat istirahat di dalam retakan atau celah pada pagar, dinding, atau pekarangan rumah.

    Lalu, bagaimana cara kalajengking masuk rumah? Melansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Jalur Masuk Kalajengking

    Ventilasi AC

    Kalau di rumah pakai AC, hati-hati karena kalajengking bisa masuk lewat ventilasi AC. Dilansir dari Angi, kalajengking sering menemukan celah di antara saluran dan penutup ventilasi. Dari sana, mereka bisa masuk ke bagian dalam rumah.

    Bawah Jendela atau Pintu

    Dilansir dari Responsible Pest & Scorpion Control, kalajengking juga bisa masuk ke dalam rumah dari celah jendela dan pintu. Sebaiknya, pasang karet atau penghalang di bawah pintu agar kalajengking tidak bisa masuk.

    Celah Bangunan

    Kalajengking juga bisa masuk ke dalam rumah melalui celah atau retakan kecil di bagian luar rumah maupun dinding garasi. Kalajengking bisa masuk melalui celah sekecil 0,5 cm dan kerap ditemukan di dasar dinding garasi yang belum dirapikan serta sekitar pipa dan kabel yang tidak disegel yang masuk ke dalam rumah.

    Terbawa Penghuni Rumah

    Kalajengking bisa saja masuk ke dalam karena tidak sengaja terbawa oleh penghuni rumah. Misalnya, penghuni membawa kotak, benda, atau tanaman dari tempat yang ada kalajengking ke dalam rumah.

    Cara Mencegah Kalajengking Masuk Rumah

    Berikut ini langkah mencegah kalajengking masuk ke dalam rumah dikutip dari insectek.

    Pangkas Pohon dan Semak-semak

    Kalajengking suka bersembunyi di semak-semak dan pohon. Jika tumbuhan ini menempel atau dekat bangunan rumah, kalajengking bisa merayap ke dalam rumah. Oleh karena itu, pastikan tidak ada semak-semak atau pohon terlalu dekat rumah.

    Buang Tumpukan Kayu dan Puing Pekarangan

    Kalajengking bisa bersembunyi pada tumpukan barang seperti kayu atau puing.Semakin lama suatu tempat tidak tersentuh, semakin besar potensi adanya kalajengking yang bersembunyi di sana. Jadi sebaiknya bersihkan pekarangan dari tumpukan barang.

    Tutup Celah Jendela dan Pintu

    Kalajengking bisa masuk ke dalam rumah lewat bukaan maupun celah. Penghuni bisa mencegahnya masuk rumah dengan menutup retakan atau celah pintu, jendela, fondasi, dan dinding.

    Perbaiki Kebocoran dan Bersihkan Genangan Air

    Penghuni rumah bisa perbaiki kebocoran dan bersihkan genangan air di rumah untuk mencegah kalajengking masuk. Sebab, kalajengking biasanya mencari air.

    Rumah yang mengalami kebocoran dan ada genangan air jadi kondisi yang ideal buat menarik kalajengking. Selain itu, serangga lain yang jadi mangsa kalajengking juga tertarik dengan sumber air.

    Itulah jalur masuk dan cara mencegah kalajengking masuk rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menanam Tanaman Anti Tikus di Sudut Rumah



    Jakarta

    Tikus sering kali jadi tamu tak diundang yang bikin resah di rumah. Selain menjijikkan, hewan pengerat ini juga bisa menularkan berbagai penyakit serius. Nah, salah satu cara alami untuk mengusirnya adalah dengan menanam tanaman hias tertentu di sudut rumah.

    Tanaman-tanaman ini dikenal memiliki aroma yang menyengat dan tak disukai tikus. Dikutip dari Country Living dan Triangle Pest, berikut beberapa tanaman yang bisa kamu tanam di rumah sebagai pengusir tikus alami:

    1. Rosemary

    Rosemary bukan cuma bumbu dapur, tapi juga bisa jadi “pengawal” rumah dari serangan tikus. Aroma kuat dari daun rosemary tidak disukai tikus dan bisa mengusir mereka dari sudut rumah.


    Tanaman ini bisa kamu tanam di pot kecil dan diletakkan di area rawan tikus seperti dekat lemari dapur, bawah tangga, atau dekat saluran pipa.

    Menurut Igor Podyablonskiy, pakar tanaman dari My Flowers, rosemary tumbuh subur di tempat yang terkena sinar matahari langsung dan memiliki drainase tanah yang baik.

    “Rosemary bisa dipangkas agar terlihat lebih menarik dan rapi saat ditaruh di dalam ruangan,” ujarnya.

    2. Mint

    Tanaman mint punya aroma segar yang kita suka, tapi justru dibenci oleh tikus. Tanaman ini bisa tumbuh cepat, bahkan di tempat yang teduh sekalipun. Cocok untuk diletakkan di sudut dapur atau dekat tempat sampah.

    “Tanaman mint bisa ditanam di halaman atau pot kecil, dan daunnya bisa digunakan juga untuk teh atau garnish makanan,” jelas Igor.

    Selain anti-tikus, mint juga memberikan kesan segar dan bersih di dalam rumah.

    3. Lavender

    Lavender dikenal memiliki aroma menenangkan bagi manusia, tapi tidak bagi tikus. Minyak alami yang terkandung dalam bunga lavender bisa mengganggu penciuman tikus, sehingga mereka cenderung menghindarinya.

    Tanaman ini cantik untuk ditaruh di dalam rumah, terutama di dekat jendela, lemari penyimpanan, atau kamar mandi.

    “Setelah berbunga, pangkas tanaman untuk mempertahankan bentuk dan memicu pertumbuhan baru,” saran Igor.

    4. Daffodil

    Bunga daffodil atau bunga Narcissus juga bisa jadi solusi anti-tikus. Tanaman ini mengandung alkaloid yang bersifat racun bagi hama, termasuk tikus.

    Kamu bisa menanamnya langsung di tanah atau di pot, namun pastikan pot tersebut dilapisi kawat kasa tipis agar tikus tidak menggali masuk.

    Tips Menempatkan Tanaman Anti Tikus

    Agar manfaatnya maksimal, kamu bisa menaruh tanaman-tanaman ini di:

    • Sudut dapur yang lembap
    • Dekat lubang saluran air
    • Bawah tangga atau sudut ruangan gelap
    • Lemari penyimpanan atau rak makanan

    Dengan cara ini, rumah tak hanya jadi lebih hijau dan cantik, tapi juga lebih aman dari serangan tikus. Yuk, mulai tanam tanaman anti tikus di rumah sekarang!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Kelelawar di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Kelelawar merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Hewan nokturnal ini bisa terbang ke sana kemari terlebih saat kondisi gelap gulita.

    Adanya kelelawar di rumah bisa membuat penghuni resah. Hal itu karena kelelawar merupakan salah satu vektor atau hewan pembawa penyakit, seperti SARS, ebola, dan virus nipah.

    Ada beberapa penyebab adanya kelelawar di rumah. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Penyebab Ada Kelelawar di Rumah

    Sumber Makanan dan Air

    Sama seperti hewan lainnya, penyebab utama kelelawar ada di rumah yaitu adanya sumber makanan dan air. Sumber makanan kelelawar yaitu serangga dan juga buah-buahan.

    Sementara untuk sumber air bisa didapatkan dari air mancur, kolam renang, dan lainnya.

    Sumber Panas

    Kelelawar menyukai tempat yang hangat sebagai tempat tinggal dan bersalin. Cara mereka menemukan tempat yang hangat dengan melihat petunjuk rasa hangat yang keluar dari celah rumah. Apabila fasad atau atap rumah terdapat celah, mereka bisa memanfaatkan spot tersebut.

    Cara Mengusir Kelelawar

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir dan mencegah kelelawar masuk ke rumah. Dilansir dari The Spruce dan Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

    Cari Jalur Masuk Kelelawar

    Cara pertama adalah mencari jalur masuk kelelawar ke dalam rumah. Coba cari celah-celah kecil di sekitar atap dan loteng. Agar lebih mudah, penghuni dapat mengamati jalur masuk kelelawar ke dalam rumah saat malam hari.

    “Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari titik masuk. Kelelawar bisa masuk melalui celah dan retakan kecil, sekecil setengah inci,” kata AH David pemilik Pest Control Weekly, dikutip dari Homes & Gardens.

    Selanjutnya, tutup jalur-jalur masuk kelelawar dengan caulk atau sealant.

    Pasang Lampu Terang

    Kelelawar merupakan hewan nokturnal atau yang aktif pada malam hari dan menyukai kondisi cahaya redup. Maka tak heran hewan satu ini sering bersembunyi di tempat gelap.

    Peter Gros selaku pakar satwa liar menyarankan agar memasang lampu terang di loteng dan halaman rumah. Langkah ini dinilai efektif untuk membantu mengusir kelelawar dan mencegah mereka bersarang di dalam rumah.

    Jauhkan Sumber Makanan Kelelawar

    Beberapa sumber makanan kelelawar adalah buah-buahan dan serangga. Jika penghuni tidak ingin kelalawar datang ke rumah apalagi tinggal di sana, perlu tahu alasan kedatangan mereka. Apabila karena buah-buahan, penghuni bisa membungkus buah di pohon agar tidak dimakan kelelawar.

    Cara ini juga bisa membuat serangga tidak berdatangan. Lalu jaga kebersihan bagian depan rumah atau di dekat celah-celah rumah agar serangga tidak muncul di sekitar rumah.

    Taruh Bahan Alami yang Dibenci Kelelawar

    Apabila akses masuk kelelawar sudah ditutup tetapi mereka masih bisa masuk, bisa juga gunakan wewangian dari bahan alami untuk membuatnya enggan mendekat. Wewangian tersebut seperti peppermint, kayu manis, dan minyak kayu putih.

    Jika ingin menggunakan peppermint atau kayu putih, bisa pakai minyak esensial tersebut yang dicampurkan dengan satu cup air hangat dan setengah cup gula. Semprotkan campuran ini ke sarang kelelawar atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mencegahnya menetap di sana.

    Panggil Jasa Profesional

    Ini merupakan langkah yang harus diambil apabila kelelawar sudah tidak bisa diusir dan mulai mengotori rumah. Penggunaan jasa profesional bisa menghindari penghuni rumah dari penularan penyakit dan masalah akan lebih cepat selesai.

    Itulah penyebab dan cara mengusir kelelawar dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini Tempat Tawon Sering Bersembunyi di Dalam Rumah


    Jakarta

    Tawon merupakan salah satu serangga yang cukup berbahaya karena mengeluarkan sengatan. Jika ada tawon masuk ke dalam rumah, maka kamu perlu hati-hati saat mengusirnya.

    Apabila tawon tidak segera diusir maka bisa saja bersembunyi di sejumlah tempat. Bahkan, tawon bisa membuat sarang di tempat tersebut untuk berkembang biak.

    Sebagai pemilik rumah, kamu harus mengetahui tempat-tempat yang sering menjadi tempat persembunyian tawon. Di mana saja tempat tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tempat Tawon Bersembunyi di Dalam Rumah

    Ahli entomologi Tracy Ellis mengatakan ada sejumlah tempat di dalam rumah yang sering menjadi tempat persembunyian tawon, salah satunya berada di dekat lampu.

    “Tawon secara alami bergerak menuju ke sumber cahaya, jadi periksa jendela, skylight, dan kap lampu terlebih dahulu,” kata Ellis dilansir situs The Spruce.

    Selain di dekat lampu, tawon juga dapat bersembunyi di sudut ruangan, di balik tirai jendela, atau di atas perabotan yang menempel di langit-langit. Area ini jadi tempat yang nyaman bagi tawon untuk bersembunyi.

    Wakil presiden senior National Pest Management Association (NPMA) Jim Fredericks menyarankan untuk mengecek tempat-tempat yang hangat, seperti di dekat atau di belakang perabotan, belakang tirai, atau di balik hiasan dinding. Ukurannya yang kecil membuat penghuni rumah sering tidak menyadari kehadiran tawon.

    “Saat memasuki musim yang dingin, beberapa spesies seperti tawon kertas mungkin bahkan dapat hibernasi di dalam ruangan. Jadi, periksa juga area seperti rongga dinding, loteng, dan ruang tertutup lainnya di dalam rumah,” paparnya.

    Tanda-tanda Ada Sarang Tawon di Rumah

    Jika tawon bersembunyi di dalam rumah dalam waktu cukup lama, kamu perlu hati-hati karena ia bisa membuat sarang. Dilansir Fast Action Pest Control, berikut tanda-tanda ada sarang tawon di rumah:

    1. Ada Kayu yang Rusak

    Sejumlah spesies tawon dapat mengunyah kayu untuk membuat bubur kertas guna membangun sarang. Proses tersebut menyebabkan ada lubang pada permukaan luar kayu.

    Kalau menemukan ada kayu yang rusak di rumah, bisa jadi itu disebabkan oleh tawon. Besarnya kerusakan yang ditimbulkan oleh tawon bisa tergantung dari ukuran sarang.

    2. Muncul Suara Berdengung

    Saat membangun sarang, tawon akan mengeluarkan suara ketukan atau dengungan. Jika mendengar ada suara dengung yang semakin keras di dalam rumah, kemungkinan besar ada banyak tawon yang bersarang.

    3. Sering Melihat Tawon

    Jika sering melihat tawon beterbangan di sekitar rumah, kamu perlu waspada karena bisa jadi pertanda ada sarangnya di rumah. Sebab, tawon dapat meninggalkan sarangnya beberapa kali sehari untuk mengumpulkan makanan.

    Cobalah ikuti jalur terbang tawon untuk mencari kemungkinan lokasi sarangnya. Tetap hati-hati dalam mencari sarangnya karena tawon bisa menyerang dan mengeluarkan sengatan jika merasa terancam.

    Itu dia sejumlah tempat di dalam rumah yang bisa menjadi lokasi tawon bersembunyi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Banyak Sarang Laba-laba di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Laba-laba merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di dalam rumah. Umumnya, laba-laba kerap terlihat di sudut ruangan atau langit-langit rumah.

    Agar bisa bertahan hidup, laba-laba dapat membuat sarang yang bentuknya seperti jaring berwarna putih. Munculnya sarang laba-laba maka membuat hunian jadi terlihat kotor dan seolah tidak terawat.

    Jika kamu menemukan ada banyak sarang laba-laba, segera cari tahu apa penyebabnya. Selain itu, penting untuk mencegah laba-laba agar tidak datang lagi ke rumah.


    Ingin tahu apa penyebab laba-laba muncul di rumah? Lalu bagaimana cara mencegahnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Penyebab Sarang Laba-laba Muncul di Rumah

    Dilansir situs Stomp Pest Control, sarang laba-laba terbentuk ketika hewan itu membangun jaring untuk menangkap masa. Biasanya, laba-laba membangun sarangnya di area yang tenang dan banyak ditemukan serangga.

    Sarang laba-laba juga bisa ditemukan di sudut ruangan yang gelap, atap rumah, atau langit-langit karena dianggap cocok sebagai tempat berlindung. Area tersebut juga terdapat banyak sumber makanan, seperti semut, lalat, dan ngengat.

    Laba-laba juga dapat membuat sarang di area yang ditumbuhi banyak tumbuhan atau furnitur yang jarang dibersihkan. Tempat itu sangat cocok bagi laba-laba untuk berkembang biak.

    Cara Mencegah Laba-laba Masuk ke Rumah

    Ada sejumlah cara efektif untuk mencegah laba-laba agar tidak masuk ke rumah. Simak tipsnya di bawah ini:

    1. Jaga Kebersihan Rumah

    Langkah yang paling utama adalah dengan selalu menjaga kebersihan rumah. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, laba-laba dapat membuat sarang di furnitur atau perabotan yang kotor.

    Maka dari itu, penting untuk membersihkan seluruh furnitur agar tidak ada debu dan kotoran yang menempel. Cek juga bagian belakang perabotan karena area tersebut juga sering ditemukan sarang laba-laba.

    Perhatikan juga tumbuhan yang hidup di halaman rumah. Jangan biarkan tanaman tumbuh sampai tinggi dan lebat karena bisa menjadi tempat yang nyaman bagi laba-laba untuk membuat sarangnya.

    Tidak hanya bagian dalam rumah, tapi area teras juga perlu dibersihkan secara berkala. Selain mencegah laba-laba, halaman depan yang bersih juga dapat mencegah hewan lain seperti semut, tikus, dan kecoak.

    2. Pakai Minyak Esensial

    Laba-laba termasuk hewan yang tidak menyukai aroma menyengat. Dengan begitu, kamu bisa menggunakan berbagai aroma minyak esensial untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah.

    Kamu dapat mengoleskan minyak esensial pada furnitur yang sering ditemukan ada laba-laba. Selain itu, kamu juga bisa membeli minyak esensial dalam bentuk semprot untuk melindungi perabotan yang sulit dijangkau.

    Namun, tidak semua aroma minyak esensial efektif untuk mengusir laba-laba. Agar efektif, pilih aroma minyak esensial dari pepermin, lavender, rosemary, kayu cedar, dan pohon teh.

    Demikian penyebab laba-laba masuk ke rumah dan cara mencegahnya datang lagi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Mandi Diserbu Cacing? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Cacing yang biasanya tinggal di dalam tanah ternyata bisa muncul di kamar mandi, lho. Hewan melata ini terkadang cukup mengganggu ketenangan penghuni rumah.

    Sebagian penghuni rumah merasa jijik dan geli sama cacing. Saat melihat cacing di kamar mandi, insting pertama penghuni mungkin langsung menyiramnya dengan air. Akan tetapi, jurus ini kurang ampuh.

    Penghuni yang tak suka cacing perlu tahu penyebab kemunculan beserta cara mengatasinya. Simak penjelasannya di sini.


    Penyebab Cacing Masuk Kamar Mandi

    Inilah beberapa faktor yang membuat cacing bisa muncul di kamar mandi.

    1. Lingkungan Lembap

    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi mengatakan cacing tinggal di lingkungan yang lembap. Kamar mandi sendiri merupakan ruangan yang lembap sehingga bisa ditinggali cacing.

    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Celah Lantai Keramik

    Cacing dapat muncul melalui celah atau retakan di lantai keramik. Adanya celah itu membuat kamar mandi berpotensi didatangi cacing.

    Cara Cegah Cacing di Kamar Mandi

    Jika tak ingin ada cacing di kamar mandi, penghuni bisa mengikuti tips pencegahan berikut ini.

    • Hilangkan genangan air
    • Rutin bersihkan saluran air
    • Menjaga kebersihan kamar mandi
    • Menjaga tingkat kelembapan kamar mandi
    • Mengelola limbah rumah tangga dengan baik
    • Pastikan sumber air tidak terkontaminasi telur atau larva cacing

    Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi

    Kalau kamar mandi diserang cacing, penghuni dapat membasminya dengan insektisida. Namun, pastikan untuk berhati-hati ketika menggunakan insektisida.

    “Studi menunjukkan bahwa insektisida seperti abamektin dan diazinon dapat mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi cacing tanah. Namun, penggunaan insektisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,” tuturnya.

    Itulah penyebab cacing muncul di kamar mandi dan cara mengatasinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tungau di Kasur Bisa Bikin Kulit Gatal, Ini Cara Ampuh Membasminya!


    Jakarta

    Tungau merupakan salah satu jenis serangga yang sering mengganggu manusia. Sebab, gigitan dari tungau bisa menimbulkan rasa gatal, ruam, hingga bercak merah pada kulit.

    Hewan berukuran sangat kecil ini biasanya hidup dan berkembang biak di tempat tidur, terutama pada kasur dan seprai yang kotor dan bau. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk rutin mengganti seprai demi mencegah munculnya tungau.

    Jika kamu menemukan tungau di kasur, cara basminya bisa dengan menggunakan vacuum cleaner yang memiliki sinar UV. Namun jika kamu tidak punya vacuum cleaner, ada sejumlah cara lain yang juga efektif membasmi tungau. Apa saja?


    Cara Basmi Tungau di Kasur Secara Efektif

    Ada berbagai cara ampuh untuk membasmi tungau di kasur. Dilansir situs Web MD dan Healthline, berikut cara-caranya:

    1. Sesuaikan Suhu Ruangan

    Tungau merupakan hewan yang dapat berkembang biak di tempat lembap. Jika kamar tidur kamu sangat lembap, maka tak heran banyak ditemukan tungau di dalam kasur.

    Pastikan kamu memiliki ventilasi udara yang baik di dalam kamar agar tingkat kelembapannya tidak terlalu tinggi. Bisa juga menggunakan dehumidifier untuk mengatasi lembap di dalam ruangan.

    2. Cuci Seprai dengan Air Panas

    Jika menemukan ada tungau di tempat tidur, segera cuci seprai, sarung bantal, dan sarung guling menggunakan air panas. Langkah ini dilakukan untuk membunuh tungau dan telurnya secara optimal sehingga tidak dapat berkembang biak.

    “Salah satu cara untuk membasmi tungau adalah dengan panas. Para profesional biasa melakukannya dengan menggunakan air panas,” kata pakar pengendali hama Nicole Carpenter.

    Selain dicuci dengan air panas, kamu juga dapat menambahkan detergen anti-bakteri agar tungau dan telurnya benar-benar mati.

    3. Jemur Kasur

    Selain mencuci seprai, sebaiknya kamu juga menjemur tempat tidur di bawah sinar matahari terik. Panas dari matahari dapat membantu membasmi tungau yang bersembunyi di sela-sela kasur. Cara ini juga membantu mengurangi kelembapan tinggi di tempat tidur.

    4. Pakai Cara Alami

    Cara mengatasi tungau yang berkembang biak di tempat tidur bisa menggunakan garam. Bahan dapur ini dinilai ampuh untuk membasmi tungau.

    Caranya cukup dengan mencampur garam dan air secukupnya ke dalam botol semprot, lalu semprotkan pada bagian tempat tidur yang terdapat tungau. Tunggu beberapa saat agar garam bereaksi terhadap tungau.

    Jika menemukan ada sisa tungau yang sudah mati, segera buang ke dalam tempat sampah. Setelah itu, semprotkan minyak esensial lavender atau peppermint untuk menciptakan aroma wangi di tempat tidur.

    5. Semprot Disinfektan

    Cara yang terakhir adalah dengan menyemprotkan cairan disinfektan di tempat tidur atau area yang sering ditemukan ada tungau. Kandungan zat kimia pada disinfektan dinilai ampuh untuk membunuh tungau serta mencegah serangga kecil ini datang kembali.

    Namun, jika masih ditemukan ada tungau berkeliaran di kamar tidur, sebaiknya segera hubungi jasa pengendali hama (pest control) agar bisa ditangani oleh ahlinya.

    “Tungau bukanlah sesuatu yang selalu dapat ditangani sendiri, mereka bisa saja bersembunyi di dinding, stop kontak, sambungan furnitur, dan dapar bertahan hingga berbulan-bulan tanpa makan,” pungkas Carpenter.

    Itulah lima cara membasmi tungau di kasur secara efektif. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ketahui 5 Tanda Ular Bersarang di Rumah


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan yang berbahaya karena dapat menggigit dan mengeluarkan bisa. Bahkan, sudah banyak korban yang meninggal dunia akibat diserang reptil tersebut.

    Meski hidup di alam liar, tapi terkadang ular juga bisa masuk ke rumah penduduk. Sudah banyak kejadian seekor ular ditemukan bersembunyi di plafon, kamar mandi, hingga atap rumah.

    Maka dari itu, bukan tidak mungkin rumah kamu menjadi tempat yang nyaman bagi ular untuk bersarang dan berkembang biak. Jika dibiarkan, hal itu sangat berbahaya karena berisiko menyerang penghuni rumah.


    Sebagai pemilik rumah, penting untuk mengetahui tanda-tanda ada sarang ular di rumah. Seperti apa ciri-cirinya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah

    Dilansir situs Revoke Snake Repellent dan Accurate Pest Control, berikut tanda-tanda ada sarang ular di rumah:

    1. Ada Jejak Ular

    Ular merupakan reptil yang bergerak menggunakan kontraksi otot tubuh. Walau tidak memiliki kaki, tapi ular dapat meninggalkan jejak di tanah atau lantai yang berdebu.

    Jejak ular umumnya berbentuk pola ‘S’ tapi juga bisa berbeda tergantung dari gerakan ular. Ada juga pola jejak ular yang berbentuk seperti coretan menyamping.

    Jika kamu curiga ada aktivitas ular di dalam rumah, coba taburkan tepung ke area yang diyakini bakal dilalui ular. Kalau muncul jejak ular, segera panggil petugas pemadam kebakaran (Damkar) agar hewan tersebut dapat ditangkap.

    2. Muncul Suara Desis

    Ular dapat mengeluarkan suara desis yang khas. Apabila suara desis terdengar dari dalam ruangan yang gelap atau sempit, maka bisa menandakan ada sarang ular di rumah.

    Sebagai informasi, ular adalah hewan yang senang tinggal di tempat kecil, gelap, dan lembap. Kondisi tersebut sangat cocok bagi ular untuk membuat sarang dan berkembang biak.

    Dalam banyak kasus, sarang ular bisa berada di ruang bawah tanah, loteng, atau bahkan kamar mandi. Jika terdengar suara desis ular, segera hubungi petugas Damkar untuk menangkap reptil tersebut.

    3. Ada Sisa Kulit Ular yang Mengelupas

    Ular termasuk hewan yang dapat berganti kulit lewat proses yang disebut ecdysis. Jika kamu melihat ada sisa kulit ular di sekitar rumah atau halaman, maka jadi pertanda nyata kalau ada sarang ular di kediaman kamu.

    4. Ada Kotoran Ular

    Tanda-tanda berikutnya adalah muncul kotoran ular yang tersebar di beberapa sudut rumah. Kotoran ular umumnya punya wujud seperti kotoran burung, yaitu cairan berwarna kuning dan putih serta mengandung urea.

    Sebagai pengingat, jangan menyentuh kotoran ular dengan tangan kosong. Untuk membersihkannya, gunakan sarung tangan tebal sebagai bentuk pencegahan agar tidak tertular penyakit.

    5. Muncul Bau yang Menyengat

    Jika kamu mencium bau tidak sedap dan menyengat hidung, bisa jadi itu merupakan kotoran ular. Jika kamu mencium bau tersebut dari tempat gelap, lembap, dan sempit, maka sebaiknya segera diperiksa untuk memastikan apakah ada sarang ular atau tidak.

    Pastikan kamu hati-hati saat mengecek area yang gelap dan lembap. Gunakan senter yang terang untuk melihat area di sekitar dan pakai masker untuk menghalau bau tidak sedap.

    Demikian lima tanda-tanda jika ada sarang ular di dalam rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, 5 Hal Ini Bisa Bikin Laba-laba Masuk Rumah


    Jakarta

    Keberadaan laba-laba terkadang bisa mengganggu para penghuni rumah. Belum lagi, hewan tersebut kerap membuat sarang yang bisa membuat ruangan terkesan tidak terawat.

    Laba-laba tidak begitu saja datang ke rumah. Ada beberapa hal yang bisa menarik mereka untuk datang ke rumah. Apa itu?

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Tempat Sampah Terbuka

    Lalat biasanya mengerubungi sampah makanan. Hal ini tentu bisa menjadi sumber makanan bagi laba-laba yang merupakan insektivora atau pemakan serangga.

    Dikutip dari The Spruce, kalau rumah tidak ingin disambangi laba-laba, sebaiknya penghuni pastikan sudah membuang sampah di tempat sampah yang tertutup, apalagi kalau sampah makanan. Selain itu, jangan tinggalkan dus-dus kosong karena bisa menjadi tempat persembunyian laba-laba.

    2. Pintu dan Jendela Rumah yang Terbuka

    Hal ini bisa menjadi salah satu cara masuk laba-laba ke dalam rumah. Belum lagi, rumah bisa menjadi tempat yang pas bagi laba-laba untuk berlindung dari cuaca panas maupun hujan.

    Maka dari itu, penting untuk menutup celah di sekitar jendela dan pintu, termasuk retak pada fondasi.

    3. Tidak Rutin Membersihkan Rumah

    Rumah yang kotor dan berantakan bisa menjadi tempat persembunyian laba-laba. Dilansir dari Real Simple, bagian-bagian rumah seperti pilar dan sudut ruangan harus dibersihkan untuk menghindari adanya sumber makanan serta tempat berkembang biak laba-laba.

    4. Terlalu Banyak Tanaman di Dalam Rumah

    Memiliki tanaman di rumah memang baik karena bisa membuat ruangan tampak asri dan indah. Namun kalau terlalu banyak justru bisa menjadi tempat berkembang biak laba-laba.

    “Di dalam rumah, laba-laba cenderung tidak menghadapi predator yang biasanya mengancam mereka di lingkungan luar, sehingga ruangan dalam [dan tanaman indoor] menjadi habitat jangka panjang yang menarik,” ujar pendiri perusahaan pest control, Pestie, Matt Rogers, dikutip dari Real Simple.

    5. Menyalakan Lampu Luar Rumah

    Menyalakan lampu luar rumah pada malam hari memang bisa memberikan rasa aman. Tapi hal itu bisa mengundang serangga lain yang menjadi sumber makanan laba-laba.

    Roger menyarankan untuk menggunakan lampu yang menyala berdasarkan sensor atau waktu.

    Itulah beberapa hal yang bisa bikin laba-laba masuk ke rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! 5 Kebiasaan Ini Ternyata Bikin Rumah Diserbu Nyamuk


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga bersayap yang mengganggu ketenangan penghuni rumah. Serangga ini menimbulkan suara bising ketika beterbangan serta bikin kulit gatal usai mengisap darah manusia.

    Penghuni rumah bisa sampai heboh saat membasmi nyamuk. Mereka menepuk dan menyemprotkan obat untuk mematikan serangga pengisap darah itu.

    Selain membasmi, penghuni perlu mencegah nyamuk masuk rumah. Nah, sebenarnya ada beberapa kebiasaan penghuni rumah yang sebenarnya mengundang nyamuk.


    Kebiasaan yang Bikin Nyamuk Masuk Rumah

    Inilah beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihentikan kalau nggak mau ada nyamuk di rumah, dikutip dari Recon Pest Services.

    Tak jarang ada orang yang menyimpan banyak barang di rumah. Padahal, belum tentu barang itu masih digunakan. Ternyata kebiasaan ini bisa memberikan peluang buat nyamuk bersarang, lho.

    Nyamuk menyukai tempat yang hangat, gelap, dan lembap. Tumpukan barang menjadi tempat yang cocok buat nyamuk bersembunyi. Oleh karena itu, penghuni sebaiknya sortir dan bersihkan barang-barang di rumah.

    2. Membiarkan Air Tergenang

    Membiarkan air tergenang memungkinkan nyamuk buat berkembang biak di sana. Genangan air di sekitar rumah seperti kolam dan got. Sementara di dalam rumah, genangan air bisa ada di tanaman pot, tempat minum hewan peliharaan, dan kamar mandi.

    Kalau enggak mau nyamuk makin banyak di rumah, pastikan setiap sudut rumah kering dan tidak lembap. Hilangkan genangan air seperti pada tanah maupun selokan sehabis hujan.

    Nyamuk biasanya masuk rumah melalui bukaan dan celah pada bangunan rumah. Serangga itu bisa masuk lewat pintu, jendela, lubang air, ventilasi, hingga atap.

    Penghuni dapat mencegah nyamuk masuk dengan memastikan celah-celah tersebut tertutup. Pasanglah layar jaring-jaring pada celah seperti ventilasi agar tak bisa dilalui oleh nyamuk.

    4. Tidak Membersihkan Halaman

    Halaman rumah adalah tempat yang cocok buat nyamuk bersarang. Terdapat banyak tanaman, kelembapan, genangan air, dan area gelap yang disukai oleh nyamuk.

    Jika penghuni rumah jarang membersihkan halaman, nyamuk akan merajalela di sana. Penghuni dapat membersihkan halaman dengan memangkas rumput tinggi, menghilangkan genangan air, dan membuang sampah serta daun yang berceceran.

    5. Membiarkan Nyamuk Berkeliaran

    Beberapa penghuni rumah mungkin malas untuk menyiapkan barang pembasmi nyamuk seperti obat oles, obat semprot ruangan, hingga tanaman yang dibenci nyamuk. Padahal, persiapan tersebut sebenarnya dibutuhkan agar nyamuk tidak mengganggu penghuni rumah.

    Itulah beberapa hal yang membuat nyamuk menyerbu rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com