Tag: pest

  • Cara Ampuh Cegah dan Basmi Kecoak di Kamar Mandi Biar Nggak Balik Lagi



    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu hewan yang kerap ada di rumah, terutama kamar mandi. Keberadaannya sering membuat penghuni rumah jijik dan ingin segera mengusirnya.

    Selain itu, kecoak juga merupakan hewan pembawa penyakit. Tak heran banyak orang yang ingin buru-buru membasminya.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kecoak masuk melalui kamar mandi. Dilansir dari Angi, berikut ini informasinya.


    Cara Cegah Kecoak Muncul di Kamar Mandi

    Tutup Retakan dan Lubang Dekat Pipa dan Dinding

    Kecoak bisa masuk melalui retakan maupun lubang di sekitar pipa air serta dinding. Maka dari itu, penghuni rumah harus mengecek bagian tersebut. Apabila terdapat retakan maupun lubang, segera tambal agar kecoak tidak bisa masuk.

    Jika ada lubang atau retakan di sekitar pipa atau di bawah wastafel, gunakan sealant silikon untuk menutup area tersebut. Jika lubangnya besar, penghuni rumah dapat memasang kawat kasa tembaga di atas lubang sebelum mengaplikasikan sealant.

    Perbaiki Keran Bocor

    Keran yang bocor memungkinkan air menggenang yang bisa menjadi sumber air untuk kecoak. Nah, sebaiknya penghuni rumah segera perbaiki keran yang bocor agar kecoak tak ke kamar mandi.

    Selain itu, keran bocor juga bisa terjadi karena adanya retakan pada pipa. Segera perbaiki retakan tersebut. Kalau ada pipa bocor, segera hubungi jasa perbaiki pipa.

    Taruh Sumbatan Saluran Air

    Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah menaruh sumbatan saluran air saat kamar mandi sedang tidak digunakan terutama pada malam hari karena kecoak merupakan hewan nokturnal. Hal ini bisa mencegah kecoak masuk kamar mandi melalui saluran air.

    Cara Basmi Kecoak di Kamar Mandi

    Apabila kecoak tetap muncul di kamar mandi, berikut ini cara membasminya dilansir dari The Pest Informer.

    1. Baking Soda dan Cuka

    Cara yang pertama adalah dengan mencampur baking soda (soda kue) dengan cuka. Cukup tuang dua sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tuang sedikit cuka dan aduk hingga merata. Kemudian taburkan di dalam kamar mandi.

    Selain dapat membunuh kecoak secara ampuh, campuran bahan tersebut juga dapat membersihkan saluran pembuangan air di kamar mandi yang kotor.

    2. Asam Borat

    Asam borat juga diklaim dapat membasmi kecoak di kamar mandi secara efektif. Cara pakainya cukup mudah, yakni sebagai berikut:

    – Tuang bubuk asam borat ke dalam wadah terpisah

    – Lalu campurkan tepung dan gula bersama asam borat

    – Aduk hingga merata, kemudian letakkan adonan di tempat kecoak keluar.

    Gula dan tepung berfungsi untuk memancing kecoak keluar dari sarangnya, sedangkan asam borat berguna untuk membunuh kecoak. Disarankan untuk meletakkan adonan asam borat ketika kamar mandi tidak dipakai atau saat malam hari agar hasilnya lebih efektif.

    Itulah cara mencegah dan membasmi kecoak di kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenalan sama Ketonggeng yang Mirip Kalajengking dan Cara Cegahnya Masuk Rumah



    Jakarta

    Pernah dengar ketonggeng? Mungkin banyak masyarakat yang belum tahu apa itu ketonggeng.

    Ketonggeng merupakan hewan yang mirip kalajengking. Keberadaannya terkadang ditemukan di rumah.

    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi mengatakan ketonggeng bukanlah serangga, melainkan Arachnida yang menyerupai kalajengking berekor cambuk. Saat musuh menyerang, ia bisa menyemprotkan cairan asam asetat sebagai mekanisme pertahanan diri.


    Meski penampilannya menyeramkan, ketonggeng tidak berbisa dan tak memiliki sengat seperti kalajengking. Ia punya delapan mata tapi indera penglihatannya buruk sehingga mengandalkan indera peraba saat keadaan gelap.

    Ketonggeng berperan penting sebagai predator alami dalam ekosistem, seperti kecoak, rayap, jangkrik dan laba-laba.
    Meski sering dianggap berbahaya, ketonggeng tak seperti kalajengking. Aroma khasnya seperti cuka dan cairannya tidak terlalu membahayakan untuk manusia.

    Ketonggeng adalah hewan karnivora yang aktif berburu pada malam hari. Ketika menemukan mangsa, ia akan menangkapnya menggunakan pedipalpus, lalu membawanya ke rahang untuk dimakan.

    Alasan dan Cara Cegah Ketonggeng Masuk Rumah

    Hewan yang satu ini terkadang bisa masuk ke dalam rumah apalagi saat populasi sedang tinggi-tingginya. Umumnya, ketonggeng masuk rumah ketika ada sumber makanan seperti cacing, siput, kecoak, jangkrik, serangga lainnya, kalajengking cambuk yang lebih kecil, serta laba-laba.

    Walau demikian, penghuni rumah tidak perlu bingung karena masih bisa mencegah ketonggeng masuk ke dalam ruangan. Boyke mengungkapkan salah satu cara untuk mencegah ketonggeng masuk rumah adalah menjaga kebersihan.

    “Untuk pengendalian ketonggeng dengan perbaikan sanitasi, menjaga kebersihan, memastikan tidak ada serangga di rumah yang menjadi sumber makanannya, dan gunakan jasa pest control apabila sudah mengganggu,” ungkapnya kepada detikcom, Senin (22/9/2025).

    Jika keberadaan ketonggeng sudah mengganggu, segera hubungi jasa pest control untuk mengendalikannya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Muncul Rayap di Rumah? Ini Cara Ampuh Mengatasinya


    Jakarta

    Rayap merupakan salah satu jenis serangga yang sering ditemukan di dalam rumah, terutama di tempat-tempat tersembunyi. Meski berukuran kecil, serangga ini dapat mengganggu kenyamanan hingga merusak hunian.

    Sebab, rayap merupakan serangga pemakan kayu sehingga furniture atau perabotan kayu di rumah jadi rusak dan berlubang. Bahkan, rayap juga bisa menggerogoti atap rumah yang masih menggunakan kayu.

    Agar furniture kesayanganmu di rumah tidak rusak gara-gara dimakan rayap, sebaiknya segera basmi serangga tersebut sebelum kerusakan makin bertambah parah.


    Ingin tahu kenapa ada banyak rayap yang muncul di rumah? Lalu bagaimana cara atasinya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Kenapa Ada Banyak Rayap di Rumah

    Sebagai informasi, ada tiga jenis rayap yang umum menyerang rumah, yaitu rayap kayu lembap, rayap kayu kering, dan rayap tanah. Meski sama-sama tertarik pada kayu, tetapi ketiga jenis rayap itu memiliki sejumlah perbedaan.

    Dilansir situs Orkin, rayap kayu kering cenderung mencari kayu yang kondisinya kering, sedangkan kayu lembap jadi incaran para rayap kayu basah. Lain halnya dengan rayap tanah yang harus berada di tanah lembap dan mencari apa pun kayu yang terdapat di tanah.

    Setelah mengetahui jenis-jenisnya, berikut sejumlah alasan mengapa rayap sering kali muncul di rumah:

    1. Kondisi Rumah yang Lembap

    Udara lembap menjadi alasan utama mengapa ada banyak rayap di rumah. Pada umumnya, rayap kayu basah akan masuk ke dalam untuk mencari kayu yang bisa dimakan.

    Jumlah rayap bisa semakin banyak jika furniture di rumah umumnya menggunakan material kayu. Ditambah lagi udara lembap yang membuat rayap semakin puas menggerogoti perabotan kayu.

    2. Muncul Retakan atau Celah di Rumah

    Adanya retakan pada dinding menjadi kesempatan bagi rayap untuk masuk ke rumah. Mereka akan mencari kayu yang lembap untuk sumber makanan mereka.

    Celah pada jendela atau pintu juga bisa dilalui oleh serangga kecil tersebut. Oleh sebab itu, penting untuk menambal retakan pada dinding serta menutup celah terbuka di jendela.

    3. Ada Pipa Air yang Bocor

    Pipa air yang bocor di rumah bisa menyebabkan area di sekitar menjadi lembap. Kondisi tersebut sangat ideal bagi rayap untuk masuk dan berkembang biak di rumah.

    Populasi rayap di rumah bisa semakin bertambah jika struktur atap masih menggunakan kayu. Seiring waktu, struktur bangunan bisa rusak dan akhirnya roboh karena habis dimakan rayap.

    Cara Membasmi Rayap di Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membasmi rayap di rumah. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkahnya:

    1. Pakai Cat Kayu Anti Rayap

    Langkah pertama adalah menggunakan cat kayu anti rayap untuk furniture dengan material kayu. Pastikan seluruh permukaan furniture, terutama bagian belakang telah dilapisi cat kayu agar tidak digerogoti rayap sehingga tahan lama.

    2. Hindari Area Lembap di Rumah

    Guna mencegah rayap datang ke rumah, pastikan seluruh ruangan di rumah tidak lembap. Dengan begitu, furniture kayu tak akan digerogoti oleh serangga kecil tersebut.

    Cek juga bagian langit-langit rumah karena rayap sering bersembunyi di tempat tersebut. Jika ditemukan rayap dalam jumlah banyak, segera panggil pest control atau layanan pengendali hama.

    3. Bersihkan Selokan

    Penting untuk membersihkan selokan secara berkala. Sebab, selokan yang tersumbat oleh sampah membuat air tidak mengalir dengan lancar. Kondisi ini dapat menciptakan genangan air yang masuk ke rumah dan membasahi furniture kayu, sehingga menarik rayap untuk memakannya.

    4. Lakukan Pengecekan Rutin

    Sebagai bentuk pencegahan, lakukan pengecekan rutin pada ruangan yang mudah lembap dan terdapat banyak furniture kayu. Cek juga bagian atap rumah guna memastikan tidak ada rayap yang bersarang.

    Jika menemukan ada celah atau lubang di beberapa titik, sebaiknya segera ditutup agar rayap tidak bisa masuk ke dalam rumah.

    Itulah alasan mengapa banyak rayap di rumah dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Banyak Nyamuk di Halaman Rumah? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Pernahkah berjalan di halaman rumah atau sekadar bersantai di teras, lalu diserang banyak nyamuk? Alhasil, kulit jadi bentol-bentol dan gatal. Hal itu tentu bikin risih penghuni rumah.

    Kehadiran nyamuk memang patut diwaspadai. Sebab, hama ini dapat membawa sumber penyakit berbahaya.

    Bukan cuma di pekarangan, nyamuk itu nantinya bisa masuk ke dalam rumah. Oleh karena itu, penghuni perlu mencegah nyamuk di halaman rumah.


    Namun, kenapa ada banyak nyamuk di pekarangan ya? Simak penyebab dan cara cegahnya berikut ini.

    Penyebab Banyak Nyamuk di Halaman Rumah

    Inilah beberapa faktor yang mengakibatkan nyamuk bersarang di pekarangan, dikutip dari Trio Pest Control, Senin (6/10/2025).

    1. Genangan Air

    Salah satu penyebab utama kehadiran nyamuk adalah adanya genangan air. Nyamuk betina bertelur, lalu larvanya tumbuh di sana. Biasanya genangan air ada di talang air, pot tanaman, ataupun benda lainnya.

    2. Area Gelap dan Lembap

    Area pekarangan yang lembap dan gelap menjadi tempat yang menarik bagi nyamuk. Penyiraman kebun secara teratur tanpa adanya sinar matahari yang cukup untuk area tersebut mengering bisa menciptakan kondisi lembap yang disukai nyamuk.

    3. Tempat Berlindung

    Nyamuk mencari tempat berlindung dari angin dan predator di rumput tinggi, semak lebat, dan bawah dedaunan. Selain jadi tempat istirahat nyamuk, kondisi pekarangan yang rimbun seperti itu membuat lingkungan lebih lembap.

    4. Sampah Organik

    Akumulasi sampah organik di halaman rumah seperti daun kering, ranting, dan potongan rumput bisa menahan kelembapan. Tempat itu menjadi lokasi yang ideal buat nyamuk tempati.

    Cara Cegah Nyamuk di Halaman Rumah

    Jika tak ingin ada banyak nyamuk di halaman rumah, ikuti langkah-langkah pencegahan berikut ini.

    1. Hilangkan Genangan Air

    Periksa kondisi pekarangan setiap minggu untuk mengecek adanya genangan air. Segera hilangkan genangan air agar tidak menjadi sarang nyamuk.

    2. Bersihkan Talang Air

    Pastikan talang air bersih dan air mengalir dengan baik supaya tidak ada genangan air.

    3. Rapikan Halaman Rumah

    Rapikan halaman rumah dengan memangkas rumput tinggi dan semak lebat biar nggak disinggahi nyamuk. Penghuni juga bisa menanam tanaman yang tak disukai nyamuk. Lalu, perbaiki juga permukaan tanah yang rawan timbul genangan air.

    4. Pasang Perangkap

    Perangkap nyamuk dapat mengurangi populasi nyamuk di halaman. Kemudian, penghuni dapat memasang produk anti nyamuk di teras biar nyamuk ogah mendekat.

    Itulah penyebab beserta cara cegah banyak nyamuk di halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Tersengat, Ini 5 Tanda Tawon Bersarang di Rumah


    Jakarta

    Tawon merupakan serangga pengganggu yang kerap menargetkan rumah sebagai lokasi sarang mereka. Kehadiran mereka berbahaya karena apabila mereka terbang terlalu dekat atau sering bersinggungan, berpotensi disengat.

    Jangan sekali-kali menyepelekan keberadaan tawon di sekeliling rumah. Tawon merupakan salah satu hewan kuat dan mematikan. Baru-baru ini ada seorang lansia di Bantul yang meninggal dunia karena diserang tawon.

    Perlu diketahui tawon berbeda dengan lebah. Perbedaannya bisa dilihat dari bentuk tubuhnya, tawon umumnya lebih ramping dan tidak berbulu. Tawon tidak memakan sari bunga, mereka merupakan jenis hewan parasitoid, pemakan serangga.


    Ketika menyengat musuhnya, tawon bisa dengan mudah menarik sengatannya karena bentuknya yang tipis dan halus. Berbeda dengan lebah madu yang bertaruh nyawa jika menyengat manusia.

    Untuk mencegah tersengat tawon, dilansir Fast Action Pest Control, ketahui tanda di rumah ada sarang tawon atau tidak.

    1. Sering Melihat Tawon Berkeliaran

    Kemunculan tawon di rumah terlalu sering perlu dicurigai. Pertama apakah di sekitar rumah ada makanan yang mereka cari. Kedua, apakah ada sarang tawon di sekitar rumah.

    Cara mengetahui jawabannya, mulai cek sudut-sudut rumah terutama bagian atas apakah ada gumpalan aneh. Selain dinding, cek juga pada area tiang dan lampu gantung di rumah. Apabila tidak ada, cek juga bagian atap. Bagian ini serahkan kepada ahli agar tetap aman dan tidak tersengat lebah.

    2. Kayu yang Rusak

    Selagi mencari lokasi sarangnya, cek apakah ada kerangka kayu di rumah yang rusak. Hal ini dikarenakan beberapa spesies tawon mengunyah kayu untuk membuat bubur kertas yang sangat berguna untuk membangun sarang. Proses ini menciptakan lubang pada permukaan luar kayu.

    Tawon mengunyah kayu, pohon, ranting, pagar kayu, dan lantai kayu . Besarnya kerusakan yang disebabkan oleh tawon tergantung pada ukuran sarang. Hal ini karena tawon akan terus merusak kayu sampai serangan tawon ditangani dengan tepat.

    3. Adanya Suara Berdengung

    Tawon merupakan salah satu hewan yang mengeluarkan suara saat membangun sarang. Suaranya seperti ketukan atau dengungan. Apabila mendengar suara aneh, langsung cari tahu sumbernya karena bisa saja itu berasal dari kawanan tawon yang sedang membangun sarang di rumah.

    4. Daya Tarik Tawon

    Tumpukan kayu atau material kayu di rumah menjadi daya tarik bagi tawon kertas. Spesies ini mengunyah kayu untuk menghasilkan bubur kertas guna membangun sarang di rumah kamu.

    Akses terhadap makanan tidak hanya menarik tawon, tetapi juga hama lainnya. Tawon menyukai sampah yang mengandung serpihan kaya protein. Pastikan semua sampah berada dalam wadah yang tertutup rapat.

    Tawon tidak menggunakan kembali sarang yang sama. Tawon akan membangun sarang baru sehingga penting untuk menyingkirkan tawon secara keseluruhan yang ada di rumah.

    5. Menemukan Adanya Sarang

    Tanda paling jelas adalah kelihatan sarang tawon di rumah. Bentuknya seperti gumpalan berwarna coklat pada area atas rumah. Ukurannya berbeda-beda, ada yang besar dan ada pula yang kecil.

    Sarang ini harus dibasmi agar tidak bertambah besar nantinya. Jika tidak berpengalaman, lebih baik memanggil profesional agar tidak tersengat atau terjadi kecelakaan yang tak diinginkan.

    Saat sarang tersebut diganggu, tawon kemungkinan akan keluar dan menyerang. Saat proses pembersihan sarang tawon sebaiknya jauhi area tersebut dan pastikan tidak ada seekor tawon yang masuk ke rumah.

    Itulah 5 tanda ada sarang tawon di rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada, Hewan Mirip Tikus Ini Bisa Masuk Rumah dan Gigit Penghuni!


    Jakarta

    Pernah melihat tikus kecil dengan moncong yang panjang? Itu bukanlah tikus tetapi curut. Meski jarang, hewan ini terkadang muncul di dalam rumah.

    Dikutip dari Westchester Wildlife, curut adalah makhluk kecil yang agresif. Kalau curut sampai masuk rumah, bisa bikin riweh.

    Kehadiran curut di rumah sangat mengganggu. Mereka suka mengeluarkan aroma tak sedap dan bisa menggigit penghuni atau peliharaan di rumah.


    Selain itu, curut dapat mengontaminasi air dan makanan dengan urin dan kotoran mereka. Hal ini berbahaya karena bakteri dan parasit dari curut bisa menimbulkan infeksi pada manusia.

    Penyebab Curut Masuk Rumah

    Alasan utama curut menyerang rumah adalah mencari tempat berlindung, makanan, dan air. Curut terbiasa hidup di luar ruangan di mana ada banyak makanan mereka. Namun, kalau sumber makanan terbatas, mereka terkadang mencari ke dalam rumah.

    Makanan utama curut adalah serangga, tetapi mereka juga bisa makan hewan lainnya. Makhluk mungil ini pun bisa makan biji-bijian, sayur, buah, dan bunga. Nafsu makan curut yang besar dan sumber makanan yang banyak membuat curut menjadi ancaman saat mereka menyerang rumah.

    Selain itu, curut mencari tempat untuk berlindung ketika cuaca ekstrem, dilansir dari Colonial Pest Control. Mereka hanya ingin menghindari lingkungan yang dingin dan terlalu basah.

    Cara Menangkap Curut

    Jika menemukan curut di rumah, sebaiknya jangan gegabah berusaha menangkapnya langsung. Penghuni rumah harus berhati-hati dan menggunakan sarung tangan. Soalnya, curut punya gigi yang sangat tajam dan tak sungkan untuk menggigit.

    Dikutip dari Sherman Traps, cara efektif untuk membasmi curut adalah dengan perangkap. Posisikan perangkap hidup dekat tembok, tempat curut suka berlalu-lalang.

    Penghuni juga bisa menaruhnya di tempat yang terdapat jejak kotoran curut. Kemudian, jangan lupa untuk memeriksa perangkap secara berkala untuk memastikan curut sudah tertangkap ya.

    Supaya lebih ampuh, penghuni rumah bisa memancing curut masuk perangkap dengan menaruh umpan. Umpan yang menarik bagi curut antara lain daging, selai kacang, dan oat.

    Itulah alasan curut masuk rumah beserta cara menangkapnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Basmi dan Usir Laba-laba dari Rumah Tanpa Bahan Kimia Berbahaya


    Jakarta

    Laba-laba kerap ditemukan di rumah, apalagi di ruangan yang jarang dihuni atau ditumpukan barang tak terpakai. Adanya laba-laba terkadang bikin penghuni rumah merasa resah karena harus membersihkan sarangnya.

    Kalau tidak segera dibersihkan, bisa-bisa rumah tampak tidak terawat dan memberikan kesan kotor. Tak heran, banyak orang yang segera membasmi laba-laba ketika melihatnya.

    Tapi, ada lho beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusirnya. Dilansir dari Mirror, berikut ini informasinya.


    Cara Usir Laba-laba

    Lilin Aromaterapi Serai

    Serai biasanya digunakan untuk mengusir serangga seperti tawon dan nyamuk, tetapi lilin aromaterapi ini juga populer untuk membantu mengusir laba-laba. Hewan berkaki delapan ini tidak menyukai aroma seperti lemon, kayu manis, dan serai.

    Selain itu, laba-laba juga tidak menyukai asap sehingga peran lilin juga akan membantu menjauhkan laba-laba dari rumah dengan cara menaruhnya di dekat jendela.

    Cuka Putih

    Penghuni rumah juga bisa memakai bahan dapur seperti cuka putih. Laba-laba bisa sangat sensitif karena kandungan asam asetat yang tinggi pada cuka.

    Metode ini bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan setengah air dan setengah cuka ke tempat laba-laba yang menyelinap masuk. Selain itu, cuka tidak memiliki efek yang berbahaya dan beracun sehingga aman untuk digunakan ketika penghuni rumah dalam posisi dekat hewan peliharaan.

    Cara Cegah Laba-laba Ada di Rumah

    Selain mengusirnya, penghuni rumah juga bisa mencegahnya untuk masuk ke dalam ruangan lho. Dilansir dari The Spruce, entomolog di Mosquito Squad Plus, Emma Grace Crumbley mengatakan untuk mencegah keberadaan laba-laba di rumah, khususnya pada beranda, sebaiknya buat area tersebut yang tidak mudah diakses untuk laba-laba. Contohnya seperti membatasi sumber makanan dan lainnya.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya. Berikut ini informasinya.

    Matikan Lampu Depan

    Menyalakan lampu di depan rumah kerap dilakukan untuk mengindikasikan bahwa ada penghuni di dalamnya. Tapi hal ini justru bisa menarik beberapa serangga yang bisa jadi mangsa laba-laba.

    “Matikan lampu depan kalau kamu tidak memerlukannya untuk mencegah menarik sumber makanan laba-laba” ujar ahli pest control dan co-owner dari Green Pest Management Matt Smith, dikutip dari The Spruce, Kamis (16/10/2025).

    Basmi Sarang Laba-laba

    Crumbley menjelaskan, untuk membangun sarang laba-laba dibutuhkan waktu dan energi. Menghilangkan sarang mereka, tentunya membuat laba-laba enggan membuat sarang di sana lagi.

    Menghancurkan sarang laba-laba memberikan pesan bahwa area tersebut tidak cocok untuk mereka huni.

    Kurangi Sumber Makanan Laba-laba

    Cara lainnya adalah dengan mengurangi sumber makanan laba-laba. Hal itu berarti menutup tempat sampah dan menjaganya agar tetap bersih supaya lalat nggak berkeliaran, matikan lampu depan, bersihkan got, dan cek area yang tergenang air yang bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk.

    Hilangkan Jalur Masuk Laba-laba

    Untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah, Crumbley menyarankan untuk pastikan tidak ada lubang di bawah pintu, jendela, atau di antara struktur rumah.

    Itulah beberapa cara basmi dan usir laba-laba dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Injak Laba-laba di Rumah! Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Keberadaan laba-laba bisa saja membuat penghuni rumah merasa terganggu dan ingin segera membasminya. Namun jangan pernah coba untuk membasmi laba-laba dengan cara menginjaknya ya.

    Menginjak atau menghancurkan laba-laba bisa membuat masalah baru di rumah seperti memicu alergi atau masalah kesehatan penghuni rumah. Hal ini diungkapkan oleh Ed Dolshun dari Catchmaster.

    “Menekan laba-laba di permukaan dinding atau di lantai akan meninggalkan genangan cairan tubuh dan, tergantung dari apa yang dimakan oleh laba-laba, bakteri dari makanan terakhirnya,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens, Rabu (29/10/2025).


    Ed menambahkan, dalam beberapa kasus, jika seseorang sensitif atau memiliki alergi dan kontak langsung dengan cairan laba-laba atau bagian tubuh lainnya, bisa menyebabkan badan iritasi.

    Sementara itu, ahli pengendali hama dan pendiri The Pied Piper Pest Control, Tony King, juga menyarankan untuk tidak menginjak laba-laba.

    “Salah satu efek yang paling tak terduga dan tidak menyenangkan dari membunuh seekor laba-laba, terutama seperti wolf spider, adalah bisa ada puluhan bayi laba-laba di punggung seekor laba-laba betina. Ketika Anda menghancurkan mereka, bayi-bayi laba-laba akan berhamburan ke segala arah,” tuturnya.

    Menurut entomolog tersertifikasi di Hawx Pest Control, Daniel Baldwin, laba-laba memiliki manfaatnya tersendiri dan bisa menjadi pengendali hama alami untuk tumbuhan. Hal itu karena laba-laba memakan serangga kecil jadi mereka bisa membantu mengurangi hama yang bisa merusak rumah.

    “Laba-laba juga sangat bermanfaat di kebun, dengan senang hati memakan kutu daun, ulat, dan serangga lain yang diketahui merusak dedaunan dan bunga,” ujar Daniel Baldwin.

    Cara Mengatasi Laba-laba di Rumah

    Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi adanya laba-laba di rumah adalah dengan mengelap permukaan benda dan membuang benda-benda yang tak digunakan.

    Dilansir dari Mirror, penghuni rumah juga bisa memakai bahan dapur seperti cuka putih. Laba-laba bisa sangat sensitif karena kandungan asam asetat yang tinggi pada cuka.

    Metode ini bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan setengah air dan setengah cuka ke tempat laba-laba yang menyelinap masuk. Selain itu, cuka tidak memiliki efek yang berbahaya dan beracun sehingga aman untuk digunakan ketika penghuni rumah dalam posisi dekat hewan peliharaan.

    Dilansir dari The Spruce, entomolog di Mosquito Squad Plus, Emma Grace Crumbley mengatakan untuk mencegah keberadaan laba-laba di rumah, khususnya pada beranda, sebaiknya buat area tersebut yang tidak mudah diakses untuk laba-laba. Contohnya seperti membatasi sumber makanan dan lainnya.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya. Berikut ini informasinya.

    Hilangkan Jalur Masuk Laba-laba

    Untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah, Crumbley menyarankan untuk pastikan tidak ada lubang di bawah pintu, jendela, atau di antara struktur rumah.

    Matikan Lampu Depan

    Menyalakan lampu di depan rumah kerap dilakukan untuk mengindikasikan bahwa ada penghuni di dalamnya. Tapi hal ini justru bisa menarik beberapa serangga yang bisa jadi mangsa laba-laba.

    “Matikan lampu depan kalau kamu tidak memerlukannya untuk mencegah menarik sumber makanan laba-laba” ujar ahli pest control dan co-owner dari Green Pest Management Matt Smith, dikutip dari The Spruce.

    Kurangi Sumber Makanan Laba-laba

    Cara lainnya adalah dengan mengurangi sumber makanan laba-laba. Hal itu berarti menutup tempat sampah dan menjaganya agar tetap bersih supaya lalat nggak berkeliaran, matikan lampu depan, bersihkan got, dan cek area yang tergenang air yang bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk.

    Basmi Sarang Laba-laba

    Crumbley menjelaskan, untuk membangun sarang laba-laba dibutuhkan waktu dan energi. Menghilangkan sarang mereka, tentunya membuat laba-laba enggan membuat sarang di sana lagi.

    Menghancurkan sarang laba-laba memberikan pesan bahwa area tersebut tidak cocok untuk mereka huni.

    Itulah alasan jangan menginjak laba-laba dan cara mengatasinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Hujan Deras Bisa Bikin Tikus Masuk Rumah, Ini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Ketika hujan turun deras, rumah bisa kebanjiran. Luapan air itu dapat membuat tikus mencari tempat persembunyian yang aman, salah satu opsinya adalah rumah.

    Nah, penghuni perlu waspada dengan tikus masuk rumah. Mereka bisa bersembunyi di garasi, dapur, hingga loteng.

    Kehadiran tikus akan sangat mengganggu. Selain menggelikan, hewan kotor ini suka mencuri makanan dan membawa penyakit.


    Dikutip dari Viking Pest Control, ciri-ciri rumah diserang tikus adalah ada kotoran berwarna hitam dan air kencing tikus berwarna kuning berceceran di sekitar rumah. Kemudian, terdapat bekas gigitan tikus pada furnitur atau pakaian.

    Lalu, bagaimana mengatasi tikus masuk rumah usai hujan dan banjir ya? Berikut ini tipsnya.

    Cara Atasi Tikus Masuk Rumah

    Inilah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membasmi tikus setelah hujan disertai banjir, dilansir dari Better Pest Control.

    1. Bersihkan Rumah

    Penghuni perlu rajin membersihkan rumah agar tidak jadi sarang tikus. Apalagi usai banjir, pastikan rumah bersih secara menyeluruh ya. Sebab, tikus tertarik pada sampah, sisa makanan, dan piring kotor.

    2. Perbaiki Kerusakan Bangunan

    Setelah banjir surut, pemilik sebaiknya memeriksa kondisi rumah. Kalau ada kerusakan atau bukaan di sekitar bangunan, segera perbaiki. Jangan biarkan ada lubang atau retakan yang bisa jadi celah tikus masuk rumah.

    3. Usir Tikus Pakai Bahan di Rumah

    Penghuni rumah bisa mengusir sekaligus mencegah tikus masuk rumah pakai bahan-bahan yang ada di rumah. Ada beberapa bahan yang mengeluarkan bau yang tak disukai tikus. Gunakan bahan-bahan berikut ini biar tikus enggak betah di rumah.

    • Minyak Pepermin: Basahi kapas dengan minyak pepermin, lalu letakkan di titik masuk rumah, lemari, ventilasi udara, dan jendela.
    • Kamper: Letakkan kamper di lemari, laci, dan dekat furnitur untuk mengusir tikus.
    • Cabai Rawit, cengkeh, dan daun mint: Masukkan cabai rawit, cengkeh, dan daun minta ke dalam kantong kain kasa. Lalu, taruh kantong tersebut di tempat yang sering dilalui tikus.

    4. Rapikan Pekarangan

    Terakhir, pemilik dapat merapikan pekarangan rumah dengan memotong rumput. Pangkas juga cabang pohon yang bisa jadi jalan tikus masuk ke halaman rumah. Jangan lupa untuk menutup bukaan yang dapat dilalui tikus.

    Tikus biasanya bersembunyi di rerumputan, gulma, dan pohon. Selain itu, hewan pengerat tersebut dapat bersembunyi di tempat yang jarang dipakai seperti gudang, ruang penyimpanan, dan area luar rumah lainnya.

    Itulah cara mengatasi tikus masuk rumah sehabis banjir. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Walang Sangit di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Walang sangit merupakan salah satu hewan yang bisa ditemukan di rumah. Keberadaannya bisa mengganggu penghuni rumah karena hewan itu mengeluarkan bau yang sangat mengganggu.

    Walang sangit mengeluarkan bau menyengat bukan tanpa alasan. Itu adalah caranya untuk mempertahankan diri saat merasa terancam.

    Menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, serangga dengan nama ilmiah Leptocorisa oratorius Syn.Leptocorisa acuta ini merupakan hama penting pada tanaman budidaya, terutama padi. Wujudnya mudah dikenali dari bentuknya yang memanjang sekitar 2 cm, berwarna cokelat keabuan dan memiliki belalai (proboscic) yang digunakan untuk menghisap cairan tumbuhan.


    Meski bisa ditemukan di rumah, walang sangit umumnya ditemukan di area persawahan, perkebunan, atau lereng hutan. Serangga ini tertarik pada bau busuk atau bau bangkai, seperti bangkai kepiting atau kotoran hewan, yang terkadang digunakan petani sebagai umpan dalam perangkap.

    Tapi kenapa ya walang sangit bisa masuk rumah?

    Menurut Boyke, walang sangit yang masuk ke rumah tidak berarti ada pertanda khusus, tapi lebih merupakan tanda adanya celah di rumah yang perlu diperbaiki. Serangga ini bisa masuk ke rumah melalui celah pintu, jendela, atau dinding yang tidak tertutup rapat.

    “Mengatasinya adalah dengan menambal celah-celah itu,” katanya kepada detikcom, Selasa (18/11/2025).

    Selain itu, cahaya lampu di luar rumah juga bisa menarik perhatian walang sangit, terutama di sore dan malam hari. Sampah daun kering di halaman rumah juga bisa menjadi tempat berkumpul walang sangit.

    Untuk mengendalikan dan mengatasi walang sangit bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah menutup akses masuknya ke dalam rumah.

    “Pengendalian walang sangit meliputi berbagai metode, antara lain perbaikan sanitasi, penutupan celah, lubang atau akses masuk hama pada bangunan, dan menggunakan insektisida,” paparnya.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi walang sangit di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com