Tag: pindah rumah

  • Tata Cara Pindah Rumah Menurut Ajaran Islam


    Jakarta

    Dalam ajaran Islam, pindah rumah tidak bisa dilakukan sembarangan. Terdapat tata cara pindah rumah yang bersumber Al-quran dan hadist rasulullah SAW. Hal ini bertujuan semata-mata agar proses mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT.

    Buat kamu yang beragama muslim, wajib tahu tata cara pindah rumah menurut ajaran islam berikut yang dikutip dari The Asian Parent, Kamis (30/11/2023). Yuk! Mari simak.

    1. Persiapkan Semua dengan Rapi Sebelum Memilih Hari untuk Pindahan

    Banyak orang beranggapan untuk melakukan pindah rumah pada hari baik. Namun sebenarnya, dalam Islam semua hari dianggap baik, tiada istilah hari sial atau hari buruk.


    Sehingga, tidak ada aturan yang mengharuskan untuk pindah di hari tertenu. Hal yang justru lebih penting diperhatikan adalah semua persiapan sudah matang sehingga rumah baru siap ditempati.

    2. Mengucapkan Salam saat Memasuki Rumah Baru

    Setiap muslim dianjurkan memberi salam ketika memasuki rumah. Dalam hal ini, termasuk rumah orang lain, rumah sendiri, bahkan rumah baru yang akan dihuni.

    Allah SWT berfirman:

    فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً “Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya) yang berarti memberi salam kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (QS. An-Nuur: 61)

    3. Mengadakan Syukuran di Rumah Baru

    Setelah proses pindah rumah selesai, ada baiknya kamu mengadakan acara syukuran untuk rumah baru. Karena bersyukur sendiri merupakan sifat utama seorang muslim. Allah SWT berfirman:

    وَاشْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

    “Dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.” (QS. An-Nahl: 114)

    Dalam kebiasaan masyarakat, saat menempati rumah baru biasanya akan diikuti acara tasyakuran atau walimahan. Para ulama membolehkan kegiatan semacam ini selama tak diikuti ritual-ritual tertentu di luar ketentuan syariat Islam.

    Acara syukuran yang dimaksudkan sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Allah SWT, kemudian mengundang orang lain untuk berkunjung dan makan bersama justru sangat baik.

    Dengan berbagi kebahagiaan dengan sesama, kita justru akan mendapat ganjaran pahala. Selain itu, hal tersebut dapat mempererat ikatan persaudaraan dengan keluarga, sanak saudara, rekan kerja, dan tetangga sekitar.

    4. Pentingnya Mengunjungi Tetangga

    Merupakan adab dalam bertetangga yaitu menjaga hubungan baik dengan mereka. Salah satu caranya, misalnya dengan saling berkunjung antar tetangga untuk menjalin tali silaturahmi.

    Bahkan, Nabi mengajarkan bahwa tetangga memiliki kedudukan yang penting bagi seorang muslim. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

    مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

    “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia muliakan tetangganya” (HR. Bukhari 5589, Muslim 70)

    Saat berkunjung ke tetangga, tak ada salahnya juga membawa buah tangan untuk mereka. Kebiasaan baik seperti ini dianjurkan oleh Rasulullah melalui sabdanya:

    إِذَا طَبَخْتَ مَرَقًا فَأَكْثِرْ مَاءَهُ ، ثُمَّ انْظُرْ أَهْلَ بَيْتٍ مِنْ جِيْرَانِكَ فَأَصِبْهُمْ مِنْهَا بِمَعْرُوْفٍ

    “Jika engkau memasak sayur, perbanyaklah kuahnya. Lalu lihatlah keluarga tetanggamu, berikanlah sebagiannya kepada mereka dengan cara yang baik” (HR. Muslim 4766)

    5. Jangan Memajang Benda Berbau Syirik

    Secara sederhana, syirik artinya menyekutukan Allah. Nah, secara umum ada dua macam syirik yang dikenal dalam hukum syariat.

    Pertama, syirik dalam Rububiyyah, yaitu menjadikan sekutu selain Allah yang mengatur alam semesta. Kedua, syirik dalam Uluhiyyah, yaitu beribadah atau memanjatkan doa kepada selain Allah.

    Perbuatan syirik sangat dilarang. Allah SWT berfirman:

    “Sesungguhnya menyekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13).

    Contoh perbuatan syirik yang terkadang dianggap biasa seperti menyimpan jimat di rumah, patung, gambar, atau benda-benda lain yang dianggap punya kekuatan magis dan mendatangkan rejeki.

    6. Memperbanyak Shalat dan Membaca Al-Qur’an

    Setiap keluarga muslim dianjurkan untuk menghiasi rumahnya dengan amal ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT. Dari Abu Musa, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    “Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya, seperti perumpamaan orang hidup dan mati.” (HR. Bukhari 6407)

    Di hadist lain yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    َ لَاتَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

    “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian kuburan, sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah”. (HR. Muslim 780)

    Demikian tata cara pindah rumah menurut ajaran islam. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pindahan Anti-Ribet buat Kamu yang Tinggal di Apartemen



    Jakarta – Tinggal di apartemen kini menjadi pilihan terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas di pusat kota. Lokasinya yang strategis serta aksesibilitas yang baik sangat memudahkan penghuni apartemen dalam beraktivitas. Tak jarang, banyak orang yang membeli apartemen untuk ditinggali.

    Ketika sudah membeli apartemen, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah memindahkan barang-barang dari tempat tinggal sebelumnya ke apartemen yang baru. Pindahan memang melelahkan, mulai dari menyiapkan barang apa saja yang akan dibawa hingga cara membawanya.

    Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan agar pindahan yang dilakukan bisa berjalan dengan efisien.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tata Cara Pindah Rumah Menurut Anjuran Islam Agar Dapat Keberkahan


    Jakarta

    Pindah rumah punya anjuran-anjuran tersendiri menurut Islam. Bila pindah rumah ingin mendapatkan keberkahan, ada baiknya dilakukan sesuai dengan anjuran Islam.

    Ada tata cara pindah rumah yang bersumber Al-quran dan hadist rasulullah SAW. Hal ini bertujuan semata-mata agar proses mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT.

    Buat kamu yang beragama muslim, wajib tahu tata cara pindah rumah menurut ajaran islam berikut yang dikutip dari The Asian Parent.


    1. Persiapkan Semua dengan Rapi Sebelum Memilih Hari untuk Pindahan

    Banyak orang beranggapan untuk melakukan pindah rumah pada hari baik. Namun sebenarnya, dalam Islam semua hari dianggap baik, tiada istilah hari sial atau hari buruk.

    Sehingga, tidak ada aturan yang mengharuskan untuk pindah di hari tertenu. Hal yang justru lebih penting diperhatikan adalah semua persiapan sudah matang sehingga rumah baru siap ditempati.

    2. Mengucapkan Salam saat Memasuki Rumah Baru

    Setiap muslim dianjurkan memberi salam ketika memasuki rumah. Dalam hal ini, termasuk rumah orang lain, rumah sendiri, bahkan rumah baru yang akan dihuni.

    Allah SWT berfirman:

    فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً “Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya) yang berarti memberi salam kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (QS. An-Nuur: 61)

    3. Mengadakan Syukuran di Rumah Baru

    Setelah proses pindah rumah selesai, ada baiknya kamu mengadakan acara syukuran untuk rumah baru. Karena bersyukur sendiri merupakan sifat utama seorang muslim. Allah SWT berfirman:

    وَاشْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

    “Dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.” (QS. An-Nahl: 114)

    Dalam kebiasaan masyarakat, saat menempati rumah baru biasanya akan diikuti acara tasyakuran atau walimahan. Para ulama membolehkan kegiatan semacam ini selama tak diikuti ritual-ritual tertentu di luar ketentuan syariat Islam.

    Acara syukuran yang dimaksudkan sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Allah SWT, kemudian mengundang orang lain untuk berkunjung dan makan bersama justru sangat baik.

    Dengan berbagi kebahagiaan dengan sesama, kita justru akan mendapat ganjaran pahala. Selain itu, hal tersebut dapat mempererat ikatan persaudaraan dengan keluarga, sanak saudara, rekan kerja, dan tetangga sekitar.

    4. Pentingnya Mengunjungi Tetangga

    Merupakan adab dalam bertetangga yaitu menjaga hubungan baik dengan mereka. Salah satu caranya, misalnya dengan saling berkunjung antar tetangga untuk menjalin tali silaturahmi.

    Bahkan, Nabi mengajarkan bahwa tetangga memiliki kedudukan yang penting bagi seorang muslim. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

    مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

    “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia muliakan tetangganya” (HR. Bukhari 5589, Muslim 70)

    Saat berkunjung ke tetangga, tak ada salahnya juga membawa buah tangan untuk mereka. Kebiasaan baik seperti ini dianjurkan oleh Rasulullah melalui sabdanya:

    إِذَا طَبَخْتَ مَرَقًا فَأَكْثِرْ مَاءَهُ ، ثُمَّ انْظُرْ أَهْلَ بَيْتٍ مِنْ جِيْرَانِكَ فَأَصِبْهُمْ مِنْهَا بِمَعْرُوْفٍ

    “Jika engkau memasak sayur, perbanyaklah kuahnya. Lalu lihatlah keluarga tetanggamu, berikanlah sebagiannya kepada mereka dengan cara yang baik” (HR. Muslim 4766)

    5. Jangan Memajang Benda Berbau Syirik

    Secara sederhana, syirik artinya menyekutukan Allah. Nah, secara umum ada dua macam syirik yang dikenal dalam hukum syariat.

    Pertama, syirik dalam Rububiyyah, yaitu menjadikan sekutu selain Allah yang mengatur alam semesta. Kedua, syirik dalam Uluhiyyah, yaitu beribadah atau memanjatkan doa kepada selain Allah.

    Perbuatan syirik sangat dilarang. Allah SWT berfirman:

    “Sesungguhnya menyekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13).

    Contoh perbuatan syirik yang terkadang dianggap biasa seperti menyimpan jimat di rumah, patung, gambar, atau benda-benda lain yang dianggap punya kekuatan magis dan mendatangkan rejeki.

    6. Memperbanyak Shalat dan Membaca Al-Qur’an

    Setiap keluarga muslim dianjurkan untuk menghiasi rumahnya dengan amal ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT. Dari Abu Musa, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    “Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya, seperti perumpamaan orang hidup dan mati.” (HR. Bukhari 6407)

    Di hadist lain yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    َ لَاتَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

    “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian kuburan, sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah”. (HR. Muslim 780)

    Demikian tata cara pindah rumah menurut ajaran islam. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kumpulan Doa Menempati Rumah Baru, Mohon Perlindungan-Keberkahan


    Jakarta

    Pindah rumah seperti memulai bab baru dalam kehidupan seseorang. Dalam ajaran Islam, seorang muslim dianjurkan untuk selalu mengingat dan melibatkan Allah SWT dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya melalui doa.

    Selain sebagai bentuk syukur atas rezeki dari Allah SWT, memanjatkan doa dapat dilakukan untuk memohon kebaikan ketika menempati rumah baru. Kamu boleh meminta keberkahan dan perlindungan selama tinggal di hunian itu.

    Berikut ini kumpulan doa yang bisa kamu amalkan ketika hendak menempati rumah baru, dikutip dari buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki oleh KH Sulaeman Bin Muhammad Bahri.


    Doa Menempati Rumah Baru

    مَا شَاء اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

    Latin: “MasyaAllah laa quwwata illa billah.”

    Artinya: “Semua kehendak Allah tidak ada daya dan upaya kecuali dengan izin Allah.”

    Doa Masuk Rumah Baru

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلَجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

    Latin: “Allahumma inni as-aluka khoirol mauliji wa khoirol makhroji bimillaahi wa lajnaa wa bismillaahi khorojnaa wa’alallohi robbinaa tawakkalnaa.”

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu atas kebaikan rumah yang aku masuki dan kebaikan rumah yang aku tinggalkan. Dengan menyebut nama Allah aku masuk dan dengan menyebut nama Allah aku keluar dan kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.” (HR. Abu Daud)

    Doa Keberkahan Rumah

    Melansir laman Nahdlatul Ulama (NU), sebelum menempati rumah baru juga dianjurkan untuk membaca doa berikut agar kediaman diliputi keberkahan.

    اَللّٰهُمَّ يَا مَنْ فَلَقَ الْبَحْرَ لِمُوْسَى بْنِ عِمْرَانَ وَنَجَّى يُوْنُسَ مِنْ بَطْنِ الْحُوْتِ وَسَيَّرَ الْفُلْكَ لِمَنْ شَاءَ أَنْتَ الْعَالِمُ بِعَدَدِ قَطْرِ الْبِحَارِ وَذَرَّاتِ الرِّمَالِ يَا خَالِقَ أَصْنَافِ عَجَائِبِ الْمَخْلُوْقَاتِ أَسْأَلُكَ الْكِفَايَةَ يَا كَافِيَ مَنْ اِسْتَكْفَاهُ يَا مُجِيْبَ مَنْ دَعَاهُ يَا مُقِيْلَ مَنْ رَجَاهُ أَنْتَ الْكَافِيْ لَا كَافِيَ إِلَّا أَنْتَ، اِكْفِنِيْ شَرَّمَا أَخَافُ وَأَحْذَرُ وَامْلَأْ مَنْزِلِيْ هٰذَا خَيْرًا وَبَرَكَةً وَصَلِّ عَلَى نَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

    Latin: “Allahumma ya man falaqal bahra li Musa bin ‘Imran, wa najjz Yunusa min bathnil ḫut, wa sayyaral fulka li man sya-a, antal ‘alimu bi ‘adadi qathril biḫari, wa dzarratir rimal. Ya Khaliqa ashnafi ‘aja’ibil makhluqat. As’alukal kifayah, ya kafiya man istakfah, ya Mujiba man da’ah, ya muqila man rajah. Antal kafi, la kafiya illa anta. Ikfini syarra ma akhafu wa ahdzar. Wamla’ manzili hadza khairan wa barakah. Washalli ‘ala nabiyyika wa rasulika sayyidina Muḫammadin wa alihi wa shaḫbih wa sallim.”

    Artinya: “Ya Allah yang membelah lautan untuk Musa bin ‘Imran, dan menyelamatkan Yunus dari perut ikan besar, yang menjalankan perahu kepada siapa pun yang dikehendaki. Engkau mengetahui jumlah tetesan air laut dan satuan-satuan kerikil.”

    “Wahai zat yang menciptakan beberapa macam keajaiban makhluk-makhluk. Aku memohon kepada-Mu kecukupan, wahai zat yang mencukupi hamba yang memintakan kecukupan kepada-Nya. Wahai zat yang mengabulkan hamba yang berdoa kepada-Nya, yang mengampuni hamba yang mengharap rahmat-Nya, Engkau maha mencukupi.”

    “Tiada yang mencukupi selain-Mu. Cukupilah aku dari keburukan sesuatu yang aku khawatirkan, penuhilah tempatku ini dengan kebaikan dan keberkahan. Selawat salam semoga tercurah kepada nabi dan utusan-Mu, junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, dan kepada para keluarga serta sahabatnya.”

    Itulah beberapa doa yang bisa dipanjatkan saat akan menempati rumah baru. Rumah yang penghuninya diberi keberkahan dan perlindungan oleh Allah SWT.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar Hari Baik Pindah Rumah Menurut Kalender China di Awal Tahun 2025


    Jakarta

    Ada orang-orang yang menggunakan kalender Feng Shui China untuk menentukan hari baik saat pindah rumah. Feng Shui merupakan seni dan ilmu pengetahuan Tiongkok kuno yang berfokus pada penataan elemen-elemen di lingkungan. Tujuannya adalah untuk menciptakan harmoni dan keseimbangan.

    Menurut ajaran seni Feng Shui Tiongkok kuno, memang terdapat hari-hari tertentu yang lebih menjanjikan dari hari-hari lainnya. Berikut hari-hari baik untuk pindah rumah menurut kalender China di awal Tahun 2025.

    Dalam ajaran Feng Shui, tanggal pindah rumah dianggap baik jika tidak bertentangan atau berbentrokan dengan tanda zodiak China (shio) keluarga pemilik rumah. Mengutip laman Moving Solution dan Lalamove Malaysia, berikut daftar tanggal baik untuk pindah menurut Feng Shui.


    Januari

    15 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 16 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Macan
    • 13 hari sebelum tahun baru China

    18 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 19 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Ular
    • 10 hari sebelum tahun baru China

    24 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 25 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Babi
    • 4 hari sebelum tahun baru China

    25 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 26 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Tikus
    • 3 hari sebelum tahun baru China

    27 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 28 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Macan
    • 1 hari sebelum tahun baru China

    Februari

    2 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 5 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Monyet
    • Hari ke 5 tahun baru China

    3 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 6 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Ayam jantan
    • Hari ke 6 tahun baru China

    7 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 10 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Sapi
    • Hari ke 10 tahun baru China

    9 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 12 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Kelinci
    • Hari ke 12 tahun baru China

    11 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 14 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Ular
    • Hari ke 14 tahun baru China

    15 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 18 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Ayam jantan
    • 3 hari setelah tahun baru China

    18 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 21 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Tikus
    • 6 hari setelah tahun baru China

    Bagi orang yang mempercayainya, Feng Shui menjadi alat yang ampuh untuk menciptakan lingkungan positif dan produktif. Sebelum pindah rumah jangan lupa untuk singkirkan barang-barang yang tak lagi digunakan dan bersihkan rumah baru secara menyeluruh sebelum pindah.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Lengkap! Ini Tata Cara Pindah Rumah Menurut Ajaran Islam



    Jakarta

    Pindah rumah sebenarnya tidak hanya memindahkan barang, ada tata caranya. Misalnya dalam Islam diatur bagaimana tata cara yang baik saat melakukan pindah rumah.

    Tentunya tata cara ini merupakan anjuran yang berasal dari Al-Quran dan Hadist sehingga dijamin keabsahannya. Lantas apa saja yang perlu dilakukan saat hendak pindah rumah? Melansir dari The Asian Parent, berikut anjurannya dalam ajaran Islam.

    1. Pindah Ketika Sudah Siap

    Saat hendak pindah rumah yang terpenting adalah kesiapan dari orang tersebut. Banyak yang beranggapan saat ingin pindah rumah harus mencari hari yang baik. Dalam Islam, hal seperti ini tidak berlaku karena semua hari adalah hari yang baik.


    2. Mengucapkan Salam Saat Memasuki Rumah Baru

    Sebagai seorang Muslim, mengucapkan salam adalah salah satu sunnah yang baik. Hal ini juga baik dan dianjurkan saat kamu sampai di rumah baru.

    Allah SWT berfirman:

    فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً

    “Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya) yang berarti memberi salam kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (QS. An-Nuur: 61)

    3. Mengadakan Syukuran Rumah Baru

    Hal baik lainnya yang bisa kamu lakukan setelah pindah rumah adalah syukuran.
    Allah SWT berfirman:

    وَاشْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

    “Dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.” (QS. An-Nahl: 114)

    Biasanya bentuknya bisa dengan menggelar pengajian, pemberian makanan kepada tetangga dan anak yatim, santunan anak yatim, atau sekadar kumpul bersama keluarga.

    Berbagi kebahagiaan dengan sesama seperti ini bukan hanya memberitahu kepada tetangga dan sanak saudara mengenai tempat tinggalmu yang baru, melainkan mempererat ikatan persaudaraan , silahturahmi, dan mendapat ganjaran pahala.

    4. Pentingnya Mengunjungi Tetangga

    Islam sangat menganjurkan umatnya mengenal tetangga di sekitarnya. Sebagai anggota baru yang pindah ke lingkungan tersebut kamu perlu memperkenalkan diri dengan baik dan menjaga hubungan baik dengan mereka.

    Bahkan, Nabi mengajarkan bahwa tetangga memiliki kedudukan yang penting bagi seorang muslim. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

    مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

    “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia muliakan tetangganya” (HR. Bukhari 5589, Muslim 70)

    Saat berkunjung ke tetangga, kamu bisa sembari membawa buah tangan. Bisa pula menyapa dan memperkenalkan diri saat berpapasan di lingkungan rumah. Kebiasaan baik seperti ini dianjurkan oleh Rasulullah melalui sabdanya:

    إِذَا طَبَخْتَ مَرَقًا فَأَكْثِرْ مَاءَهُ ، ثُمَّ انْظُرْ أَهْلَ بَيْتٍ مِنْ جِيْرَانِكَ فَأَصِبْهُمْ مِنْهَا بِمَعْرُوْفٍ

    “Jika engkau memasak sayur, perbanyaklah kuahnya. Lalu lihatlah keluarga tetanggamu, berikanlah sebagiannya kepada mereka dengan cara yang baik” (HR. Muslim 4766)

    5. Jangan Memajang Benda Berbau Syirik

    Dalam Islam terdapat beberapa benda yang sebaiknya tidak disimpan di dalam rumah. Sebab, benda-benda tersebut sering dikaitkan dengan hal-hal yang tidak diajarkan dalam syariat Islam.

    Ada pun arti syirik sendiri adalah menyekutukan Allah. Syirik terdiri dari 2 macam yakni syirik dalam Rububiyyah dan syurik salam Uluhiyyah.

    Syirik dalam Rububiyyah, yaitu menjadikan sekutu selain Allah yang mengatur alam semesta. Sedangkan syirik dalam Uluhiyyah, yaitu beribadah atau memanjatkan doa kepada selain Allah.

    Perbuatan syirik sangat dilarang. Allah SWT berfirman:

    “Sesungguhnya menyekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13).

    Contoh perbuatan syirik yang terkadang dianggap biasa seperti menyimpan jimat di rumah, patung, gambar, atau benda-benda lain yang dianggap punya kekuatan magis dan mendatangkan rejeki.

    6. Perbanyak Salat dan Membaca Al-Qur’an

    Sebagai rumah seorang Muslim, wajib hukumnya mereka salat dan membaca Al-Quran di dalamnya. Setiap keluarga muslim dianjurkan untuk menghiasi rumahnya dengan amal ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT. Dari Abu Musa, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    “Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya, seperti perumpamaan orang hidup dan mati.” (HR. Bukhari 6407)

    Di hadist lain yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    َ لَاتَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

    “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian kuburan, sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah”. (HR. Muslim 780)

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Pindah ke Rumah Baru? Begini Tips Kemas Barang Tanpa Ribet


    Jakarta

    Pindah ke rumah baru bisa jadi momen yang seru dan dinanti-nantikan. Namun kenyataannya persiapan dan proses pindahan terkadang bikin pusing.

    Banyak hal yang harus dipersiapkan agar barang yang dipindahkan tidak rusak dan hilang. Barang yang tidak dibawa juga pasti akan disortir dan dibuang di tempat yang tepat. Sebagian orang mungkin kewalahan dengan banyaknya barang yang akan dipindahkan ke rumah baru.

    Namun tenang saja, penghuni tidak perlu ambil ribet. Berikut ini ada tips praktis mengemas barang.


    Cara Praktis Pindahan Rumah

    Inilah langkah-langkah yang bisa dilakukan mengemas barang buat pindahan, dikutip dari My Home Move Conveyancing.

    1. Buat List Barang

    Pertama, buatlah daftar barang yang akan dibawa ke rumah baru. Daftar ini membantu penghuni rumah mengetahui jenis dan jumlah barang. Penghuni juga terbantu untuk mengecek kembali barang yang sudah dipindahkan. Supaya praktis, buat daftar barang sesuai segmen atau ruangan.

    2. Urutkan Daftar Barang Sesuai Prioritas

    Tulis daftar barang dengan mengurutkan sesuai prioritas atau paling dibutuhkan. Utamakan barang berharga seperti pakaian, alat elektronik, perabotan, dan perlengkapan kerja.

    3. Sortir Barang

    Penghuni dapat menyortir barang-barang yang ingin dibawa. Pilih barang yang penting dan sisihkan yang tidak diperlukan. Cara ini memungkinkan rumah baru punya ruang yang buat menampung barang yang benar-benar penghuni ingin pakai.

    4. Siapkan Kemasan Barang

    Siapkan kemasan untuk menyimpan dan mengangkut barang ke rumah baru. Biasanya penghuni membutuhkan kotak kardus, selotip, bubble wrap, koran bekas, dan spidol.

    Pastikan untuk menyimpan benda penting di tempat yang mudah dilihat dan digapai. Benda tersebut antara lain sikat gigi, charger ponsel, dan laptop.

    5. Mulai dari Atas ke Bawah

    Jika rumah lama ataupun baru bertingkat, sebaiknya mulai mengemas ataupun membongkar barang dari lantai paling atas ke bawah. Cara ini menghindari rumah menjadi terlalu kotor atau berantakan. Kalau menata lantai paling bawah lebih dahulu, ini dapat menyulitkan dan mengotori ruangan yang sudah rapi saat membawa barang baru ke atas.

    6. Beri Label

    Pindahan rumah tentunya bakal ada banyak barang yang dikemas. Supaya nggak bingung, beri label pada kemasan barang. Penghuni akan mudah menemukan barang saat sampai di rumah baru.

    7. Perhatikan Kemasan Barang

    Sebagian barang yang dipindahkan kemungkinan berupa pecah belah atau rentan rusak kalau terkena benturan. Barang ringkih seperti piring, cangkir, lampu, dan cermin perlu diperhatikan keamanan kemasannya.

    Jangan menumpuk barang berat di atas barang yang ringkih. Lapisi benda tersebut dengan sesuatu yang dapat menahan benturan keras apabila barang jatuh.

    Selain itu, hindari barang berat dari barang yang memiliki komponen air di dalamnya, misalnya seperti perlengkapan mandi. Ini akan membantu barang kamu terlindungi dari tumpahan selama perjalanan ke hunian baru.

    8. Kemas Pakaian

    Selain itu, pakaian juga perlu dikemas dengan baik. Susun pakaian dengan rapi sehingga tidak menimbulkan bau tidak sedap. Terkadang pakaian dicampur dengan bahan lain dan tidak ditutup dengan rapat memungkinkan banyak debu yang menempel.

    Gunakan trash bag untuk menyelimuti pakaian-pakaian yang sudah dilipat sebelum dimasukkan ke dalam kotak kardus. Ikat kantong dengan tali atau karet, kemudian buatlah lubang di bagian bawah agar ada sirkulasi udara.

    Itulah tips praktis mengemas barang buat pindahan rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com