Tag: pintu

  • Pintu Kayu Mudah Berjamur saat Musim Hujan, Ini Solusinya



    Jakarta

    Pintu kayu memang terlihat lebih estetik dibanding material pintu lainnya. Dari segi masa waktu pakai, pintu kayu memang bisa awet dan berumur panjang.

    Akan tetapi, saat musim hujan seperti sekarang ini udara lebih lembap dari biasanya. Kondisi ini membuat pintu dari bahan kayu jadi mudah berjamur dan rusak.

    Lalu, seperti apa cara menghilangkan jamur pada pintu kayu? Mengutip dari Activ Furniture, berikut 7 tips ampuh menghilangkan jamur pada pintu kayu.


    1. Jemur di Bawah Sinar Matahari

    Tips pertama untuk menghilangkan jamur adalah dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Karena kelembaban udara yang tinggilah yang membuat jamur rentan tumbuh pada pintu kayu. Paparan sinar matahari akan membuat jamur mati.

    Jika memungkinkan, kamu bisa melepas daun pintu dan menjemurnya di bawah sinar matahari. Tapi, jangan terlalu lama sebab tidak semua material tahan terhadap sinar matahari langsung. Alih-alih dapat membunuh jamur, warna daun pintu kayumu bisa pudar.

    2. Menggunakan Cairan Pembersih

    Jika melepas daun pintu dirasa cukup merepotkan, kamu bisa mencoba alternatif lain.

    Selanjutnya, menghilangkan jamur dengan cairan pembersih. Kamu dapat mengoleskan cairan pembersih itu pada bagian daun pintu yang berjamur. Lakukan secara berkala hingga jamur hilang.

    3. Mengoleskan Alkohol 70%

    Cara lainnya yaitu kamu dapat menggunakan alkohol dengan kadar 70%. Kamu dapat menggunakan kain lap kering. Lalu, teteskan alkohol pada lap kering itu secukupnya. Kemudian, oleskan pada permukaan pintu kayu yang terserang jamur.

    Lakukan berulang kali hingga jamur benar-benar hilang. Alkohol ini juga mampu mencegah jamur tumbuh kembali. Ingat! Gunakan juga kacamata pelindung dan masker wajah saat membersihkan dengan alkohol.

    4. Menggunakan Larutan Jeruk Nipis Dan Garam

    Selain dengan bahan kimia, kamu dapat menghilangkan jamur pada pintu kayu dengan bahan alami, seperti jeruk nipis dan alkohol.

    Caranya, Kamu perlu campurkan perasan jeruk nipis dan garam secukupnya. Setelah itu, Kamu dapat menggunakan sikat gigi bekas dan celupkan ke dalam larutan jeruk nipis dan garam. Lalu, gosok ke bagian pintu yang berjamur dengan sikat gigi tersebut. Lakukan berulang kali hingga jamur menghilang.

    Kamu juga dapat menaburkan garam di atas permukaan berjamur secara langsung. Setelah itu, gosok bagian itu secara perlahan dengan jeruk nipis yang sudah dibelah menjadi dua bagian. Setelah jamur sudah hilang, jangan lupa untuk keringkan furnitur terlebih dahulu.

    5. Melapisi dengan Pernis Atau Melamin

    Bahan pernis maupun melamin sering digunakan dalam proses finishing pembuatan pintu kayu. Namun, dua bahan ini ternyata tak hanya bikin tampilan pintu kayu jadi cantik. Melainkan, juga efektif mencegah pertumbuhan jamur.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Tinggakan Rumah Saat Liburan, Lakukan Ini Biar Maling Nggak Masuk


    Jakarta

    Banyak keluarga menantikan waktu liburan untuk jalan-jalan keluar kota. Tak hanya mereka, maling pun semakin leluasa untuk mencari mangsa, yakni rumah kosong.

    Bagi kamu yang berencana pergi liburan atau meninggalkan rumah kosong, wajib hati-hati ya. Jangan sampai rumah kamu mudah dibobol maling.

    Lalu, bagaimana cara mencegah maling masuk rumah? Yuk, simak caranya berikut ini seperti dikutip dari CNET.


    Cara Mencegah Maling Masuk ke Rumah

    1. Amankan Pintu dan Jendela

    Tentunya langkah pencegahan termudah adalah mengunci pintu dan jendela. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

    2. Pakai Kunci Tambahan

    Selain itu, kamu bisa meningkatkan keamanan rumah dengan memakai kunci pengaman tambahan. Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus.

    Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

    3. Tambahkan Sistem Keamanan

    Kalau merasa tak cukup aman, kamu bisa memasang sistem keamanan rumah. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

    Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

    4. Sembunyikan Barang-barang Berharga

    Maling pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

    5. Tambahkan Lampu Luar

    Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Sebab, gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

    Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Selain itu, kamu juga bisa memasang lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

    6. Kunci Garasi

    Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi.

    Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu. Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

    7. Jangan Sembunyikan Kunci di Tempat yang Umum

    Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi. Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

    8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

    Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

    Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

    9. Beli Brankas

    Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

    10. Lapor Petugas Keamanan

    Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah maling masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mengusir Laron yang Datang di Musim Hujan, Mudah!


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, keberadaan laron kerap ditemukan di berbagai tempat dengan cahaya terang, termasuk rumah. Hewan penyuka cahaya itu memang tidak berbahaya, tapi keberadaannya terkadang bisa membuat kesal banyak orang.

    Bukan tanpa alasan laron menyukai cahaya. Melansir dari detikJateng, laron sering mencari sumber cahaya karena mereka menganggap sebagai zona aman. Mereka juga tak pandai terbang, makanya sangat bergantung dengan sumber cahaya.

    Maka dari itu, banyak orang mengusir laron dengan cara mematikan lampu rumah. Selain itu, masih ada lagi lho cara mengusir laron yang cukup efektif. Berikut ini informasinya.


    1. Matikan Lampu

    Laron merupakan hewan yang menyukai cahaya. Maka, salah satu cara efektif untuk mengusir kerumunan laron adalah dengan mematikan lampu di rumah. Jika laron masuk ke dalam rumah, sebaiknya buka jendela agar laron tersebut bisa keluar dan tertarik dengan cahaya dari luar rumah.

    2. Siapkan Wadah Berisi Air

    Menyediakan wadah berisi air dan diletakkan dekat dengan koloni laron juga menjadi cara untuk mengusir atau bahkan membunuhnya. Pantulan terang pada air akan menarik perhatian laron dan menenggelamkan diri mereka.

    3. Pasang Screen atau Tirai pada Jendela dan Pintu

    Dikutip dari HiCare, memasang screen atau tirai dengan jaring-jaring kecil pada jendela dan pintu dapat meminimalisir masuknya laron ke dalam rumah. Sebab, biasanya laron masuk ke dalam rumah melalui jendela dan pintu yang terbuka.

    4. Hubungi pembasmi laron

    Jika keberadaan laron masih mengerubung di rumah sehingga mengganggu aktivitas penghuni di dalamnya, sebaiknya memanggil jasa pembasmi laron. Jasa pembasmi laron tentunya memiliki cara tersendiri yang ampuh untuk mengatasi laron di rumah.

    Itulah beberapa tips untuk mengusir laron dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Pintu Kayu Seret? Ini Dia Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Pintu berbahan dasar kayu masih menjadi andalan sebagian masyarakat Indonesia. Namun, terkadang pintu kayu bisa mengalami masalah mulai dari rayap hingga seret susah dibuka.

    Pintu kayau yang seret tentu sangat menjengkelkan karena mengganggu aktivitas penghuni rumah. Belum lagi, gesekan antara pintu dengan lantai biasanya menimbulkan suara tidak nyaman di telinga. Lama-lama pintu maupun lantai bisa rusak karena gesekan.

    Lantas, apa sih penyebab pintu kayu seret dan susah dibuka? Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


    Penyebab Pintu Kayu Seret

    Dilansir situs Homes and Gardens, penyebab utama pintu rumah seret karena kelembapan yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan pergerakan yang tidak mulus karena pintu kayu memuai.

    Justin Brown selaku tukang kayu dan pemilik Timber Shelves mengatakan, pintu kayu bisa memuai dan menyusut karena adanya perubahan suhu panas dan dingin.

    “Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Justin.

    Akan tetapi, ada beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, contohnya adalah kayu jati, kamper, dan meranti. Namun, perlu diingat juga kalau harga ketiga jenis kayu itu cukup mahal.

    Faktor lainnya karena kurang maksimal saat melakukan pengeringan atau oven kayu. Untuk mengatasi masalah ini bisa dilakukan dengan mengoven ulang pintu. Namun cara ini jarang dilakukan karena prosesnya cukup panjang, mulai dari pencopotan pintu hingga pengecatan ulang.

    Jika pintu dalam kondisi baik-baik saja, mungkin penyebabnya datang dari keramik. Soalnya, keramik lantai yang tidak rata atau terangkat juga menyebabkan pintu rumah menjadi seret.

    Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

    Kalau kamu mengalami permasalahan yang sama, tenang saja, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Berikut solusi mudah pintu kayu seret.

    1. Cek Pintu dan Kusen

    Langkah yang pertama adalah dengan mencari penyebab pintu menjadi seret. Faktor yang pertama bisa disebabkan karena bagian kusen pintu sudah kotor.

    Adanya sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu dapat menyebabkan pintu menjadi seret. Jadi, cobalah bersihkan dulu kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

    Selain itu, cek juga permukaan pintu yang bergesekkan dengan lantai. Pintu yang sulit dibuka akan menimbulkan tanda-tanda seperti permukaan keramik lantai tergores, cat memudar, atau sekrup pada engsel pintu kendor.

    2. Kencangkan Engsel

    Pintu kayu seret bisa disebabkan karena terdapat sejumlah sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, detikers hanya perlu mengencangkan engsel pintu.

    Jika sekrup berputar namun tidak kencang, cobalah ganti sekrup tersebut dengan ukuran yang lebih besar untuk mengencangkannya. Selain itu, mengatur posisi pelatnya juga dapat membantu mengatasi pintu yang mengalami seret.

    3. Pangkas Sedikit di Bagian Bawah Pintu

    Jika engsel sudah dikencangkan namun pintu masih seret, kemungkinan besar pintu kayu memuai karena kelembapan akibat perubahan suhu. Untuk mengatasinya, detikers perlu memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut, setelah itu dilanjutkan dengan mengamplasnya agar terlihat rapi.

    Itu tadi penjelasan tentang tiga cara mengatasi pintu kayu seret dengan mudah. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Pintu dan Jendela Harus Ditutup Saat Malam Hari? Ini Alasannya



    Jakarta

    Pintu dan jendela rumah biasanya sudah mulai ditutup ketika malam tiba. Hal ini dilakukan untuk mencegah nyamuk dan konon agar setan tidak bisa masuk ke dalam rumah.

    Dalam ajaran agama Islam, dianjurkan saat menjelang Maghrib bagian pintu dan jendela rumah lebih baik ditutup serta mengajak anak-anak dan hewan ternak untuk tidak berkeliaran di luar. Hal ini diungkapkan di dalam Hadits dari Jabir bin Abdillah RA, yang mengatakan Nabi Muhammad SAW bersabda jika masuk waktu sore saat matahari tenggelam sampai Maghrib adalah waktu di mana setan berkeliaran di luar. Dengan menutup pintu dan jendela membuat setan tidak dapat masuk ke dalam rumah.

    “Jika masuk awal malam – atau beliau mengatakan: jika kalian memasuki waktu sore – maka tahanlah anak-anak kalian karena setan sedang berkeliaran pada saat itu. jika sudah lewat sesaat dari awal malam, bolehlah kalian lepaskan anak-anak kalian. Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup.” (HR Bukhari dan Muslim).


    Mengutip dari detikHikmah, menurut tafsir dari Muhammad Fuad Abdul Baqi dalam Al-Lu’lu’ wal Marjan 3, kalimat kegelapan datang dalam hadits tersebut merujuk pada waktu malam atau awal munculnya kegelapan. Demikian juga kalimat kalian berada pada petang hari artinya saat memasuki waktu sore.

    Setan yang berkeliaran saat Maghrib sebenarnya tengah mencari tempat perlindungan dari setan yang lebih kuat. Saking ketakutannya mereka, kecepatan bergerak setan akan melebihi kecepatan manusia.

    Imam Ibnu Abdilbarra dalam Al Istidzkar juga menambahkan alasan adanya perintah untuk menutup pintu-pintu rumah pada malam hari adalah upaya penjagaan diri dari gangguan setan dan jin. Hadits tersebut juga mengabarkan tentang nikmat Allah SWT atas hamba-hambanya dari manusia.

    “Jika setan tidak diberi kekuatan untuk membuka pintu atau wadah, maka ia tidak akan mampu melakukannya. Walaupun ia diberi kekuatan yang lebih besar dari itu, yaitu menembus dan masuk dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh manusia,” sebut keterangan Imam Ibnu Abdilbarra yang diterjemahkan oleh Syaikh Abdullah bin Hamoud Al Furaih dalam buku Sunnah Rasulullah Sehari-hari.

    Namun, apabila pada saat Maghrib ada yang bertamu atau kamu perlu keluar rumah karena ada hal yang membahayakan di dalam rumah, kamu boleh membuka pintu atau jendela rumah.

    Sebagai tambahan, jika kondisi mendesak yang mengharuskan kamu membuka pintu rumah saat Maghrib, kamu bisa membaca doa meminta perlindungan Allah SWT.

    “A’uudzubillaah himinas syaitoon nirrojiim.”

    Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

    Menurut Hadist riwayat Ahmad, saat malam tiba lampu-lampu rumah sebaiknya dimatikan dan penutup makanan di meja makan juga sebaiknya ditutup.

    “Tutuplah pintu-pintu ketika malam, dan matikanlah lampu-lampu. Tutuplah bejana serta tempat makan dan minum, walau hanya engkau taruh sepotong kayu di atasnya.” (HR Ahmad).

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Pintu Kayu Seret dan Cara Perbaikinya



    Jakarta

    Kebanyakan rumah di Indonesia menggunakan pintu berbahan dasar kayu. Pintu kayu memang menjadi andalan, tetapi terkadang timbul masalah seperti susah dibuka alias seret.

    Masalah ini bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah karena butuh usaha lebih buat buka pintu. Selain susah dibuka, gesekan antara pintu dengan lantai dapat merusak lantai.

    Kira-kira apa penyebab pintu kayu seret dan susah dibuka ya? Berikut ini penyebab dan cara perbaiki pintu kayu seret.


    Penyebab Pintu Kayu Seret

    Dikutip dari Homes and Gardens, penyebab utama pintu kayu seret adalah tingkat kelembapan yang tinggi. Kondisi ini membuat pintu kayu memuai, sehingga pergerakan pintu tidak mulus ketika dibuka.

    Selain itu, Tukang kayu dan pemilik Timber Shelves Justin Brown mengatakan pintu kayu bisa memuai dan menyusut karena adanya perubahan suhu panas dan dingin.

    “Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Justin dilansir dari Homes and Gardens.

    Namun, ada beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, di antaranya kayu jati, kamper, dan meranti. Perlu diingat juga kalau harga ketiga jenis kayu itu cukup mahal.

    Kemudian, faktor lainnya adalah proses pengeringan atau oven kayu yang kurang maksimal. Untuk mengatasi masalah ini, pintu kayu bisa melalui proses oven lagi.

    Cara ini sebenarnya jarang dilakukan karena prosesnya cukup panjang. Prosesnya mulai dari pencopotan pintu hingga pengecatan ulang.

    Jika kondisi pintu baik-baik saja, kemungkinan pintu seret disebabkan oleh keramik. Keramik lantai yang tidak rata atau terangkat bisa menyebabkan pintu rumah menjadi seret.

    Cara Memperbaiki Pintu Kayu Seret

    Kalau pintu kayu kamu seret, coba perbaiki dengan cara berikut ini.

    1. Cek Pintu dan Kusen

    Pertama, kamu harus mencari mencari penyebab pintu menjadi seret. Faktor yang pertama bisa disebabkan karena bagian kusen pintu sudah kotor.

    Kemungkinan ada sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu dapat menyebabkan pintu menjadi seret. Jadi, cobalah bersihkan dulu kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

    Lalu, periksa juga permukaan pintu yang bergesekkan dengan lantai. Pintu yang sulit dibuka akan menimbulkan tanda-tanda seperti permukaan keramik lantai tergores, cat memudar, atau sekrup pada engsel pintu kendor.

    2. Kencangkan Engsel

    Pintu kayu seret bisa disebabkan oleh sekrup yang longgar. Kamu bisa memperbaikinya dengan mengencangkan engsel pintu.

    Jika sekrup berputar namun tidak kencang, cobalah ganti sekrup tersebut dengan ukuran yang lebih besar untuk mengencangkannya. Selain itu, mengatur posisi pelatnya juga dapat membantu mengatasi pintu yang mengalami seret.

    3. Pangkas Sedikit di Bagian Bawah Pintu

    Jika pintu masih seret setelah engsel dikencangkan, kemungkinan pintu kayu memuai karena kelembapan akibat perubahan suhu. Kamu bisa memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut, setelah itu dilanjutkan dengan mengamplasnya agar terlihat rapi.

    Itulah penyebab dan cara memperbaiki pintu kayu seret. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Maling Auto Gagal! 7 Cara Jitu Amankan Pintu Rumah


    Jakarta

    Rumah semestinya menjadi tempat yang aman bagi penghuninya. Nah, salah satu ciri rumah yang aman adalah pintunya tidak dapat diterobos oleh maling.

    Pintu depan adalah akses utama ke rumah, jadi jangan beri kesempatan buat maling masuk. Sebaiknya kamu meningkatkan keamanan pintu depan rumah biar anti maling.

    Lalu, bagaimana cara meningkatkan keamanan pintu depan rumah? Simak caranya berikut ini.


    Cara Amankan Pintu Agar Anti Maling

    Inilah cara meningkatkan keamanan pintu supaya aman dari maling, dikutip dari Homes and Gardens.

    1. Pasang Bel Pintu Video

    Kamu bisa pasang bel pintu dengan video untuk memantau aktivitas di depan rumah. Lalu, videonya bisa disimpan untuk dilihat nantinya.

    2. Kuatkan Pelat Penahan Pintu

    Maling bisa mendobrak pintu buat masuk rumah. Pastikan pelat penahan pintu kamu kuat dengan memasang sekrup yang lebih panjang.

    3. Pasang Smart Lock

    Smart lock adalah teknologi yang bisa meningkatkan keamanan pintu rumah. Kamu dapat mengendalikan akses rumah dari jarak jauh untuk memberikan perlindungan ekstra. Lalu, ada smart lock yang juga punya sistem alarm, lho.

    4. Pilih Bahan Pintu yang kuat

    Kamu perlu memilih pintu berbahan kuat agar aman dari maling. Pintu solid atau pintu logam punya ketahanan yang cukup kuat buat menahan maling yang mau mendobrak masuk rumah. Sebagai alternatif, kamu dapat mengganti bahan pintu depan dengan bahan yang lebih kokoh.

    5. Pasang Sistem Keamanan

    Pertimbangkan buat memasang sistem keamanan di rumah, seperti sensor jendela dan sensor gerakan untuk mengamankan rumah. Alternatif yang lebih mudah adalah memasang lonceng pada pintu, sehingga suaranya bisa bikin maling panik dan kabur ketika mencoba buka pintu.

    6. Slot Kunci

    Kalau nggak mau ganti pintu, kamu bisa menambah slot pintu yang kuat di bagian atas dan bawah pintu. Pilihan efektif lainnya adalah rantai pintu karena mengharuskan pintu dibuka dari dalam.

    7. Pasang Lampu Sensor Gerak

    Lampu keamanan yang otomatis menyala ketika ada gerakan di dekat pintu depan akan menyulitkan pencuri untuk mendekat tanpa terdeteksi. Saat memasang lampu luar ruangan, pastikan pencahayaannya terang dan mencakup semua akses masuk rumah.

    Itulah beberapa cara untuk mengamankan pintu depan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Engsel Sejajar dengan Gagang Pintu Bikin Cepat Rusak? Begini Faktanya



    Jakarta

    Pintu memiliki engsel yang membantu pintu dapat berdiri tegak dan bisa dibuka tutup dengan aman. Ternyata pemasangan engsel ini tidak bisa sembarangan lho. Konon katanya engsel yang berada di tengah tidak boleh sejajar dengan gagang pintu karena bisa menyebabkan pintu rusak. Lantas, benarkah demikian?

    Menurut arsitek Denny Setiawan, menjelaskan penggunaan engsel sejajar dengan gagang pintu berarti terdapat 3 engsel pada pintu tersebut. Engsel yang sejajar dengan gagang adalah engsel tengah. Biasanya model pemasangan engsel seperti ini memakai jenis engsel kupu-kupu.

    Ia menuturkan pemasangan engsel tengah sejajar dengan gagang pintu tidak selalu membuat pintu rusak, tergantung pada apa yang terjadi pada pintu tersebut.


    “Nggak juga sih, tergantung kasusnya. Tapi sepengalaman kami ketika melihat perhitungan beban dan lain-lain, memang sebaiknya tidak sejajar dengan gagang pintu,” kata Denny kepada detikProperti, Rabu (26/3/2025).

    Denny menjelaskan untuk pemasangan engsel kupu-kupu seharusnya engsel tengah berada agak ke atas, bukan di tengah. Hal ini dikarenakan pintu bagian atas memiliki beban yang lebih berat daripada bagian bawah. Dengan komposisi tersebut, saat pintu digerakkan beban yang ditanggung engsel akan setara.

    “Karena secara beban bagian atas itu menampung beban yang lebih besar jauh daripada di bagian bawah,” jelasnya.

    Terkait jarak antar engsel, Denny menyarankan untuk berkonsultasi dengan pihak produsen atau layanan pemasangan pintu yang lebih tahu mengenai produk pintu tersebut.

    Ia menambahkan engsel pintu memiliki beberapa macam. Selain engsel kupu-kupu yang bentuknya menempel di pintu dan dinding, ada pula engsel tanam dan pivot.

    Engsel tanam mirip dengan engsel kupu-kupu, tetapi keberadaannya tidak terlihat apabila pintu tidak dibuka. Tampilan pintu akan jauh lebih rapih. Sementara itu, engsel pivot adalah jenis engsel yang dapat menggerakkan pintu pada satu titik, di bagian atas atau bawah pintu.

    Dari ketiga jenis engsel ini, Denny mengatakan semuanya bagus untuk pintu rumah, tetapi ia lebih menyarankan pintu sebaiknya memiliki 3 engsel yang menopang.

    “Kalau misalnya saya sebagai arsitek saya menyarankan biasanya satu pintu itu menggunakan tiga buah engsel. Ada dua di bagian atas dan satu di bagian bawah,” ungkapnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Pintu yang Terbuka ke Dalam Lebih Aman dan Untung buat Pemilik Rumah



    Jakarta

    Pintu memiliki beberapa cara untuk dibuka. Salah satunya adalah pintu dibuka dengan didorong atau ditarik. Apabila pintu didorong maka pintu terbuka ke arah dalam. Sementara itu, jika pintu ditarik, maka terbuka ke arah keluar.

    Di antara kedua cara ini, mana yang lebih baik?

    Menurut Profesional Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhul Fikri, pintu untuk rumah pribadi sebaiknya memakai yang dibuka ke dalam. Dari segini keamanan jauh lebih baik dan dari segi feng shui dapat membawa rezeki bagi penghuni rumah.


    “Kalau dari sisi arsitek, pintu dibuka ke dalam cocok untuk rumah pribadi karena lebih baik dari segi kenyamanan, keamanan, bahkan feng shui,” kata Panggah kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Kemudian, penempatan pintu seperti ini bagus untuk pintu utama, pintu kamar tidur, dan pintu kamar mandi.

    Sementara itu, untuk pintu yang dibuka keluar atau tipe yang ditarik bisa digunakan di rumah. Lokasinya bisa pada pintu pagar dan pintu belakang. Namun, menurutnya pintu yang dibuka keluar biasanya digunakan pada tempat-tempat umum.

    “Untuk pintu dibuka keluar, hanya untuk public place seperti bioskop, rumah sakit, dan sebagainya. Karena untuk keselamatan kerja, pintu dibuka keluar agar memudahkan evakuasi orang,” ujarnya.

    Sementara itu, apabila dilihat dari sisi feng shui, berikut aturan arah buka pintu, menurut situs Favourite Homes, pintu yang terbuka ke dalam dapat menarik energi ‘chi’ positif ke dalam rumah. Sementara jika terbuka ke luar seperti membuang energi chi ke luar.

    Lalu, secara teknis dilansir Vivid Doors, dari segi keamanan, pintu yang terbuka ke arah dalam lebih aman dari pencurian atau penyusupan. Selain itu, pintu yang terbuka biasanya engsel juga terletak di dalam sehingga pintu tidak mudah dijangkau oleh orang lain dari luar.

    Apabila terjadi hujan, pintu yang terbuka ke arah dalam lebih aman dari angin dan air. Berbeda dengan pintu yang terbuka ke arah luar biaa lebih berat dan sulit saat terjadi hujan angin.

    Saat proses penyelamatan diri saat darurat, pintu dengan arah buka ke dalam lebih efektif dan mudah karena mudah terbuka.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Lihat juga Video ‘Momen Menhut Raja Juli Nyapu-Ngepel Rumah Saat Ditinggal ART Mudik’:

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Hal yang Wajib di Cek Sebelum Meninggalkan Rumah


    Jakarta

    Menjelang akhir pekan, beberapa orang memilih untuk menghabiskan waktu dengan liburan ke luar kota. Sebelum pergi meninggalkan rumah, ada sejumlah hal yang wajib dicek agar rumah tetap aman ketika pulang nanti.

    Rumah yang kosong ditinggal penghuninya selama beberapa hari menjadi sasaran empuk para komplotan maling. Meski hanya ditinggal selama 2-3 hari saja, bukan berarti rumah akan aman dari para penjahat.

    Selain itu, risiko lain jika rumah ditinggal pergi adalah terjadinya hal-hal yang diinginkan, seperti korsleting listrik karena ada perangkat elektronik yang lupa dicabut dari stop kontak. Sangat berbahaya bukan?


    Maka dari itu, penting untuk mengecek kondisi rumah terlebih dulu sebelum ditinggal pergi selama beberapa hari. Apa saja hal yang perlu dicek? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Hal yang Wajib Dicek Sebelum Meninggalkan Rumah

    Ada beberapa hal penting yang wajib dilakukan sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama. Dikutip dari Family Handyman, berikut sejumlah hal yang wajib dicek:

    1. Cabut Perangkat Elektronik dari Stop Kontak

    Tips yang pertama adalah mencabut perangkat elektronik dari stop kontak. Namun, tak semua barang elektronik harus dicabut, seperti kamera CCTV yang harus tetap menyala untuk memantau segala aktivitas saat rumah ditinggal pergi.

    Adapun sejumlah perangkat elektronik yang bisa dicabut dari stop kontak, di antaranya:

    • TV
    • Soundbar atau speaker
    • Gim konsol
    • Router WiFi
    • Komputer
    • Printer
    • Coffee maker atau alat pembuat kopi
    • Microwave
    • AC
    • Mesin cuci.

    2. Buang Seluruh Sampah

    Apabila ada sampah di dapur atau ruang makan, pastikan langsung dibuang ke dalam tempat sampah utama. Jangan biarkan sisa makanan dan minuman saat pergi meninggalkan rumah karena bisa mengalami pembusukan serta mengeluarkan bau tak sedap.

    3. Cuci Piring

    Beberapa orang terkadang malas untuk mencuci piring dan gelas kotor sebelum berangkat pergi liburan. Padahal, tumpukan piring kotor yang tak dicuci selama berhari-hari dapat mengeluarkan bau serta mendatangkan serangga seperti lalat, belatung, hingga kecoak.

    4. Periksa Jendela dan Pintu

    Sebelum pergi meninggalkan rumah, jangan lupa untuk mengecek pintu dan jendela terlebih dahulu. Pastikan telah tertutup secara rapat dan dikunci agar tidak bisa dibuka dari luar. Soalnya, komplotan maling bisa saja masuk ke dalam rumah melalui pintu dan jendela yang tidak terutup.

    5. Titipkan Hewan Peliharaan

    Apabila kamu memiliki hewan peliharaan di rumah, seperti kucing atau anjing, cobalah untuk titipkan ke saudara atau teman yang sesama pecinta binatang. Jika tidak mau repot, kamu bisa menitipkannya di pet hotel terdekat dari rumah.

    6. Siram Tanaman

    Langkah berikutnya adalah menyiram tanaman dan tumbuhan di halaman rumah. Beberapa tanaman yang kamu miliki mungkin membutuhkan perawatan khusus, sehingga jangan lupa disiram air terlebih dahulu sebelum berangkat liburan.

    7. Aktifkan CCTV 24 Jam

    Demi meningkatkan keamanan rumah, jangan lupa mengaktifkan kamera CCTV selama 24 jam. Saat ini sudah ada sejumlah CCTV yang terhubung ke WiFi, sehingga pemilik rumah bisa memantau huniannya dari jauh melalui aplikasi di smartphone.

    8. Pasang Lampu Otomatis

    Lampu otomatis saat ini sudah banyak dijual di pasaran. Lampu ini dapat hidup dan mati secara otomatis dengan cara diatur jadwalnya melalui smartphone.

    Penggunaan lampu otomatis dapat menghemat energi karena tidak harus menyala sepanjang hari. Selain itu, lampu jenis ini juga dapat mengelabui maling karena mengira ada penghuni di rumah tersebut.

    9. Simpan Barang-barang Berharga

    Saat liburan, detikers tentu tidak akan membawa seluruh barang berharga ke dalam koper. Sebagai bentuk antisipasi, kamu bisa membeli brankas untuk meletakkan barang-barang tersebut. Selain itu, simpan brankas di tempat yang aman agar tidak mudah dilacak orang lain.

    10. Beri Tahu Tetangga

    Langkah yang terakhir adalah memberitahu tetangga jika kamu dan sekeluarga akan pergi meninggalkan rumah dalam waktu lama. Selain itu, kamu bisa meminta bantuan tetangga untuk mengecek dan memantau hunianmu jika ada aktivitas yang mencurigakan.

    Itu dia 10 hal yang wajib dicek sebelum pergi meninggalkan rumah dalam waktu lama. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com