Tag Archives: pintu

Pintu Kayu Seret Sampai Gesek Lantai, Begini Cara Perbaikinya



Jakarta

Pintu berbahan dasar kayu sering digunakan di rumah-rumah. Bahan kayu memang terkenal bagus sebagai pintu rumah.

Arsitek Denny Setiawan mengatakan banyak orang memakai material kayu, terutama jenis merbau, jati, dan ulin. Ketiga jenis kayu ini memiliki ketahanan yang baik, sehingga cocok untuk pintu utama rumah.

“Kayu minimal. Kalau untuk pintu saran saya minimal merbau. Tapi tidak menutup kemungkinan pintu jati atau pintu ulin misalnya,” ujar Denny kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


Meski terkenal kuat, bahan ini tetap memiliki kekurangan. Salah satunya pintu kayu bisa seret alias susah dibuka dan ditutup. Hal seperti itu tentu membuat repot penghuni rumah.

Dilansir dari Better Homes and Gardens, pintu rumah seret karena kelembapan yang tinggi. Bahan kayu menjadi memuai dan membuat pergerakan kayu tidak mulus, bahkan menggesek lantai.

“Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Tukang kayu dan pemilik Timber Shelves, Justin Brown, dikutip dari Better Homes and Gardens, Selasa (1/7/2025).

Ia pun menyebutkan beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, seperti kayu jati, kamper, dan meranti. Namun, ketiga jenis kayu ini tergolong cukup mahal.

Bagaimana cara mengatasi pintu kayu seret? Simak tipsnya berikut ini.

Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

Inilah cara memperbaiki pintu kayu yang susah dibuka dan ditutup.

1. Cek Pintu dan Kusen

Faktor pertama yang bisa menyebabkan pintu seret adalah bagian kusen pintu sudah kotor. Coba periksa kalau ada kotoran seperti sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu. Bersihkan kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

2. Kencangkan Engsel

Pintu kayu seret dapat disebabkan oleh sejumlah sekrup yang longgar. Pemilik rumah bisa mengatasinya cukup dengan mengencangkan engsel pintu.

Apabila sekrup berputar namun tidak kencang, sebaiknya ganti sekrup dengan ukuran yang lebih besar. Selain itu, pemilik juga bisa mengatur posisi pelatnya agar membantu mengatasi pintu yang seret.

3. Pangkas Bagian Bawah Pintu

Jika pintu masih seret setelah mengencangkan engsel, kemungkinan pintu kayu memuai akibat kelembapan. Pemilik rumah dapat memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut. Lalu, amplas bagian pintu yang baru diserut agar tampak rapi.

Itulah informasi seputar pintu seret. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

7 Jenis Kayu buat Pintu Rumah, Mana yang Paling Kuat?


Jakarta

Kayu menjadi bahan andalan masyarakat Indonesia untuk pintu rumah. Tampilan kayu yang alami menjadikannya masih sering digunakan di Indonesia.

“Kayu sebenarnya sudah merupakan pintu yang ideal karena nggak semudah itu jebol pintu kayu,” ujar Arsitek Denny Setiawan kepada detikProperti, Selasa (1/7/2025).

Denny mengatakan kayu mudah untuk dibentuk dan diukir sesuai dengan keinginan si pemilik rumah. Namun, kayu cenderung rentan terhadap cuaca ekstrem, sehingga bisa mengalami proses muai-susut dan pelapukan. Belum lagi, kayu punya rayap, sehingga penting melakukan proses pengolesan anti rayap buat pintu.


Ia pun mengingatkan kalau pemilik rumah perlu memperhatikan jenis kayu yang digunakan. Sebab, beberapa pintu kayu lebih cocok dipasang indoor atau outdoor.

“Kita harus tahu bahwa kayu yang kita pakai itu tahan terhadap cuaca luar atau tidak. Ketahanannya mesti kita pastikan karena ada beberapa jenis kayu yang memang cuma kuat di indoor dan bisa di outdoor,” katanya.

Menurutnya, jenis kayu yang cocok untuk pintu outdoor antara lain jati, merbau, dan ulin. Sementara itu, pintu kayu indoor bisa terbuat dari meranti, mahoni, dan kamper.

Lantas, apa saja jenis kayu yang cocok menjadi pintu rumah? Berikut ini ulasannya.

Jenis-jenis Kayu buat Pintu

Inilah deretan kayu yang cocok dibikin pintu menurut Kontraktor Wildan.

1. Kayu Mahoni

Wildan mengatakan pintu rumah bisa terbuat dari mahoni. Bahan ini tahan terhadap pelapukan serta cukup stabil menahan kelembapan.

2. Kayu Oak

Kayu oak termasuk bahan yang kuat, sehingga bisa jadi pilihan yang bagus untuk pintu. Tak hanya itu, kayu ini bersifat kedap air.

3. Jati

Wildan menyebut jati memiliki warna coklat keemasan yang kaya, anggun, dan memberi kesan hangat untuk ruangan. Jati termasuk kayu yang paling kuat dibanding pohon lainnya.

“Kepadatannya tinggi, minyak alami banyak, tahan cuaca, juga perlu waktu lama untuk dapat jenis kayu jati yang benar-benar bagus,” ucap Wildan.

4. Kayu Kenari

Selanjutnya, pemilik juga bisa mempertimbangkan kayu kenari sebagai pintu. Kayu tersebut tahan terhadap kelembapan serta anti jamur.

5. Kayu Kamper

Lalu, ada kayu kamper yang aromanya seperti kapur barus. Kayu ini dikenal memiliki daya tahan yang kuat.

“(Kayu kamper) memiliki bau mirip dengan aroma kamper atau kapur barus dan dikenal dengan daya tahannya dari serangan rayap alias anti rayap,” tuturnya.

6. Kayu Merbau

Kayu merbau juga dikenal sangat kuat, keras, dan berumur panjang. Bahan ini bisa menjadi pilihan buat pintu rumah.

7. Kayu Pinus

Terakhir, ada kayu pinus sebagai pintu. Bahan ini termasuk paling murah dibandingkan material lainnya. Untungnya, jenis kayu ini tidak mudah menyusut atau mengembang.

Itulah informasi seputar bahan kayu untuk pintu. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

6 Jenis Material Pintu Rumah, Mana yang Lebih Oke?



Jakarta

Pintu rumah adalah bukaan untuk akses penghuni keluar dan masuk ruangan. Bukaan tersebut membatasi berbagai ruangan maupun area luar dan dalam rumah.

Untuk itu, pemilik perlu cermat dalam memilih material pintu. Sebab, setiap area rumah memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Misalnya pintu kamar mandi harus tanah lembap, sedangkan pintu depan rumah tahan cuaca panas.

“Jenis pintu dan kusen semuanya kembali ke pemilihan dan konsep dari hunian,” ujar Kontraktor Wildan saat dihubungi detikProperti, Kamis (3/7/2025).


Lantas, apa saja jenis material pintu? Simak penjelasannya berikut ini menurut ahlinya.

Jenis Material Pintu

Inilah beberapa jenis material kayu beserta kelebihan dan kekurangannya.

1. Kayu

Kayu merupakan bahan andalan masyarakat untuk membuat pintu. Kayu bersifat universal dan dapat digunakan untuk berbagai jenis bangunan.

Kelebihan

  • Cocok untuk segala bangunan dan ruangan
  • Tampilan natural
  • Mudah dibentuk
  • Kokoh
  • Instalasi mudah

Kekurangan

  • Rentan diserang rayap
  • Rentan terhadap cuaca ekstrem
  • Rentan memuai dan menyusut

2. PVC dan UPVC

Pintu yang terbuat dari polivinil klorida (PVC) dan Unplasticized Polyvinyl Chloride (uPVC) bersifat tahan air, sehingga cocok untuk area basah seperti kamar mandi.

Kelebihan

Kekurangan

Ukuran pintu harus sesuai pabrikan, tidak dapat diubah

3. Panel

Pintu dari bahan panel masih menjadi pilihan utama di perumahan karena motifnya beragam.

Kelebihan

  • Cukup terjangkau
  • Mudah dikombinasikan dengan material lain

Kekurangan

  • Rentan diserang rayap
  • Rentan terhadap cuaca ekstrem
  • Rentan memuai dan menyusut

4. HPL

Sama seperti panel, pintu berbahan high pressure laminate (HPL) sering digunakan buat perumahan karena motifnya kekinian.

Kelebihan

Kekurangan

  • Rentan diserang rayap
  • Rentan terhadap cuaca ekstrem
  • Rentan memuai dan menyusut

5. Baja

Pintu yang terbuat dari baja sangat kuat, sehingga biasanya digunakan sebagai pintu darurat.

Kelebihan

  • Sangat kuat terhadap benturan
  • Kuat terhadap cuaca ekstrem
  • Kuat terhadap panas

Kekurangan

  • Harganya mahal
  • Kurang cocok untuk hunian

6. Kaca

Pintu kaca biasanya digunakan untuk ruangan yang cenderung kurang pencahayaan.

Kelebihan

Visual cantik dan elegan

Kekurangan

  • Tidak tahan benturan
  • Tidak tahan getaran

Itulah informasi seputar material pintu rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Susah Buka Pintu Kayu yang Seret? Ini Cara Perbaikinya


Jakarta

Pernahkah kesulitan membuka pintu kayu? Saat diayun, pintu kayu yang seret bisa sampai menggesek lantai.

Arsitek Denny Setiawan pernah mengatakan banyak orang memakai material kayu untuk pintu rumah. Beberapa jenis kayu terkenal kuat seperti merbau, jati, dan ulin.

“Kayu minimal. Kalau untuk pintu saran saya minimal merbau. Tapi tidak menutup kemungkinan pintu jati atau pintu ulin misalnya,” ujar Denny kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


Namun, bahan ini punya kekurangan yaitu bisa seret alias susah dibuka dan ditutup. Kondisi seperti ini cukup mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Jika pintu susah dibuka, pemilik dapat memperbaikinya kok. Simak cara memperbaiki pintu seret berikut ini.

Cara Perbaiki Pintu Kayu Seret

Inilah tips untuk mengatasi pintu kayu yang susah dibuka, dikutip dari Better Homes & Gardens.

1. Bersihkan Pintu dan Kusen

Salah satu penyebab pintu seret adalah kusen pintu sudah kotor. Periksa pintu dan kusen untuk melihat adanya kotoran seperti sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel. Bersihkan kusen pintu dari kotoran tersebut agar pintu mudah dibuka.

2. Kencangkan Engsel

Selain itu, pintu kayu bisa seret karena ada sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, cukup kencangkan engsel pintu.

Jika sekrup berputar tapi tak bisa dikencangkan, ganti dengan sekrup yang lebih besar. Lalu, posisi pelat juga dapat diatur untuk mengatasi pintu seret.

3. Pangkas Bawah Pintu

Kalau pintu masih seret, kemungkinan pintu kayu memuai karena lembap. Pemilik bisa memangkas bagian bawah pintu dengan cara menyerut dan mengamplasnya.

Itulah cara memperbaiki pintu yang susah dibuka dan menggesek lantai. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Kenali Jenis-jenis Pintu Kayu, Mana yang Tahan Lama?


Jakarta

Kebanyakan pintu rumah terbuat dari kayu. Bahan ini memang menjadi andalan karena tampilannya yang alami dan daya tahannya yang kuat.

Arsitek Denny Setiawan mengatakan kayu adalah bahan yang ideal buat pintu karena tidak mudah dijebol. Namun, setiap kayu punya karakteristik masing-masing sehingga perlu disesuaikan penggunaannya.

“Kita harus tahu bahwa kayu yang kita pakai itu tahan terhadap cuaca luar atau tidak. Ketahanannya mesti kita pastikan karena ada beberapa jenis kayu yang memang cuma kuat di indoor dan bisa di outdoor,” kata Denny saat dihubungi detikProperti beberapa waktu lalu.


Menurutnya, jenis kayu yang cocok untuk pintu outdoor antara lain jati, merbau, dan ulin. Sementara itu, pintu kayu indoor bisa terbuat dari meranti, mahoni, dan kamper.

Lantas, apa saja jenis-jenis kayu yang digunakan buat pintu? Simak penjelasannya berikut ini.

Jenis-jenis Kayu buat Pintu

Inilah beberapa kayu yang cocok dijadikan pintu menurut ahlinya.

1. Jati

Kontraktor Wildan menyebut jati termasuk kayu yang paling kuat dibanding jenis lainnya. Bahan ini punya karakteristik yang membuatnya tahan terhadap cuaca.

“Kepadatannya tinggi, minyak alami banyak, tahan cuaca, juga perlu waktu lama untuk dapat jenis kayu jati yang benar-benar bagus,” ucapnya.

Ia mendeskripsikan kayu jati berwarna coklat keemasan. Tampilan itu memberi kesan anggun dan hangat pada ruangan.

2. Kamper

Kemudian ada kayu kamper yang juga dikenal memiliki daya tahan yang kuat. Saking kuatnya, kayu ini tahan serangan rayap alias anti rayap.

“(Kayu kamper) memiliki bau mirip dengan aroma kamper atau kapur barus,” imbuhnya.

3. Kenari

Pemilik rumah juga bisa menggunakan kayu kenari sebagai pintu. Sebab, kayu ini tahan terhadap kelembapan serta anti jamur.

4. Mahoni

Lalu, ada kayu mahoni yang cocok buat dibikin pintu rumah. Bahan tersebut tahan terhadap pelapukan dan cukup stabil menahan kelembapan.

5. Merbau

Kayu merbau bersifat sangat kuat, keras, dan berumur panjang. Kayu itu dapat menjadi opsi menarik buat bikin pintu rumah.

6. Oak

Kayu oak termasuk bahan yang kuat sehingga bagus dijadikan pintu. Tak hanya kuat, kayu ini juga kedap air, lho.

7. Pinus

Pemilik dapat mempertimbangkan kayu pinus kalau mau bahan yang tidak mudah menyusut atau mengembang. Apalagi, jenis kayu ini terbilang paling murah dibandingkan lainnya.

Itulah sederet pilihan kayu yang biasa dijadikan pintu rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com