Tag: pipa conduit

  • 3 Cara Memilih Pipa Conduit Alias Pipa Kabel yang Aman untuk Instalasi Listrik


    Jakarta

    Saat memasang instalasi listrik di rumah pasti kamu melihat di dekat saklar lampu atau stop kontak terdapat pipa putih panjang dipasang. Pipa tersebut bernama pipa conduit.

    Menurut eepower.com, pipa conduit adalah pipa plastik atau logam yang mengalirkan kabel listrik dalam suatu instalasi, sekaligus melindungi kabel listrik dari kerusakan dari luar.

    Pipa ini memiliki permukaan yang keras dan tahan tekanan. Meski begitu, pipa conduit mudah untuk dipotong, fleksibel, dan cukup elastis apabila lubangnya perlu diperbesar.


    Cara pemasangan pipa conduit biasanya cukup ditempelkan ke dinding menggunakan klem pipa. Ada pula yang memasang pipa conduit di dalam dinding dengan membuat lubang selebar dan sepanjang pipa conduit yang akan dipasang. Biasanya metode penanaman kabel ini untuk memasang saklar lampu dan stop kontak.

    Pipa conduit memiliki beragam jenis berdasarkan bahannya seperti nilon, baja lapis, aluminium, baja tahan karat, PVC, hingga PVC transparan.

    Lalu bagaimana cara mengetahui pipa conduit yang aman untuk instalasi listrik di rumah? Melansir dari lesso.com, Selasa (6/2/2024) berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih pipa conduit yang tepat.

    1. Daya Tahan

    Instalasi listrik perlu dilindungi dengan maksimal dalam jangka waktu yang lama. Pipa conduit yang berfungsi mencegah gangguan dari luar pasti diharapkan tahan pada perubahan suhu, kedap air, tahan terhadap panas atau paparan sinar matahari.

    Maka lihat dari bahan pipa conduit yakni logam dan tidak logam. Pipa berbahan logam dikatakan tahan terhadap karat, pipa conduit berbahan PVC tidak mudah lembab dan tahan panas, dan pipa berbahan nilon tahan terhadap sinar UV dan fleksibel.

    2. Cara Pemasangan

    Semua pipa conduit mudah untuk dipasang terutama yang berbahan nilon dan PVC karena lebih fleksibel. Maka sebelum membeli, tentukan cara pemasangan pipa condiut, ingin ditempel tanpa membolongi dinding atau di permukaan dinding.

    Apabila ingin dibolongi agar tampilannya lebih rapih, maka pipa conduitt tersebut perlu ditanam di dalam dinding. Risikonya saat ada perbaikan pada listrik maka dinding perlu dibongkar untuk mengeluarkan pipa tersebut.

    Sedangkan untuk pipa conduit yang hanya ditempel di dinding jauh lebih mudah untuk dipasang dan dilepas. Agar pipa tidak menganggu estetika bisa diberi warna yang sama dengan cat dinding.

    3. Kebutuhan Kawat

    Pertimbangkan ukuran kawat, lebar penampang kabel, dan jumlah tikungan dalam satu rangkaian dalam instalasi listrik.

    – Kabel yang digunakan di area yang memiliki instalasi yang rumit seperti di pabrik dan koneksi antar mesin bisa memakai bahan PVC.

    – Untuk melindungi kabel listrik dan telekomunikasi, rangkaian luar ruangan bisa menggunakan bahan nilon.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis-Jenis Pipa di Rumah dan Cara Pilih yang Tepat


    Jakarta

    Sistem perpipaan di rumah meski tak terlihat memiliki peran penting untuk kehidupan penghuni. Mulai dari sistem air, pembuangan, hingga kabel listrik akan memerlukan pipa.

    Nggak sembarangan, setiap jenis pipa memiliki karakteristik dan fungsi tersendiri. Lalu, kualitas pipa juga perlu diperhatikan agar berfungsi dengan baik.

    Quality Control dari Lesso, Rokan yang ditemui detikProperti pada pameran IndoBuildTech Expo 2024 di ICE BSD CITY membagikan tips memilih pipa yang berkualitas berdasarkan jenis dan fungsinya. Simak penjelasannya berikut ini.


    “Secara umum, pipa yang dibutuhkan untuk perumahan dibagi menjadi tiga, satu pipa PVC AW sama D, dua pipa PP-R, tiga pipa conduit,” ujar Rokan saat ditemui di IndoBuildTech Expo 2024, beberapa waktu lalu.

    Cara Pilih Pipa Berkualitas

    Jenis-Jenis pipaPipa PVC AW dan PVC D Foto: Danica Adhitiawarman

    Pipa PVC AW

    Pipa yang terbuat dari polyvinyl chloride ini berfungsi untuk mengalirkan air bersih seperti ke wastafel dapur dan shower kamar mandi. Salah satu ciri pipa ini memiliki garis berwarna biru.

    “AW ini harus kuat karena dia harus mampu menahan tekanan dan juga anti korosi,” katanya.

    Selain itu, kemurnian bahan PVC pada pipa juga mempengaruhi kekuatan pipa. Semakin tinggi kadar PVC, maka akan pipa akan lebih kuat.

    “PVC kalau dikurangi dia akan rapuh,” imbuhnya.

    Rokan menyarankan untuk memilih pipa dengan tekanan setidaknya 10 bar. Angka tersebut sudah cukup bagus dan aman mengalirkan air.

    Pipa PVC D

    Sedangkan pipa ini berfungsi untuk drainase atau saluran pembuangan air kotor. Berbeda dari pipa PVC AW, garis di pipa ini berwarna merah.

    Meski tidak memiliki spesifikasi khusus, Rokan menyarankan untuk memilih pipa yang bisa menahan tekanan yang tinggi.

    “Kami merekomendasikan untuk (pipa dengan daya tekanan) 15 bar,” tuturnya.

    Pipa PP-R

    Pipa berwarna hijau ini terbuat dari bahan polypropylene random. Gunanya untuk mengalirkan air panas dan air dingin di kamar mandi.

    Rokan menyebutkan pipa dengan garis berwarna biru mengalirkan air dingin, warna merah air panas, dan warna kuning untuk kedua tipe suhu air.

    Ia menyarankan memilih pipa PP-R yang kuat dan mampu bertahan lama. Bahkan, daya tahan pipa ini bisa sampai 50 tahun.

    Jenis-Jenis pipaPipa Conduit dan PP-R Foto: Danica Adhitiawarman

    Pipa Conduit

    Pipa conduit berfungsi untuk menyimpan aliran kabel listrik di dalam tembok rumah misalnya kabel lampu. Pipa satu ini bisa elastis, sehingga dapat ditekuk untuk menyesuaikan aliran kabel.

    “Keistimewaannya dia bisa ditekuk jadi tidak pecah,” katanya.

    Saat membeli pipa conduit, sebaiknya memilih yang elastis dan tahan api.

    “Conduit ada spesifikasinya harus bisa ditekuk karena kan tidak mungkin rumah kabelnya lurus terus. Kedua ini harus tahan api karena kalau dia korslet apinya akan menyebar ke mana-mana,” pungkasnya.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com