Tag: plumber

  • Jangan Dianggap Sepele, Ini 6 Penyebab Saluran Air Mampet dan Solusinya



    Jakarta

    Saluran air tersumbat bisa saja terjadi jika ada benda atau sampah yang menghalangi jalur air keluar. Jika sudah begitu, kemungkinan terbesar adalah air yang dibuang bisa meluap, bahkan hingga ke sampah-sampah yang tersangkut di dalamnya.

    Penyebab saluran tersumbat biasanya dikarenakan penumpukan sampah atau kotoran pada pipa pembuangan. Biasanya penumpukan ini sudah terjadi sejak lama dan saat meluap ada sampah lain yang menutup sehingga tidak ada jalur untuk air keluar.

    Maka dari itu, ketika mencuci piring atau mandi, kamu tidak bisa asal membuang benda padat ke dalam saluran. Melansir dari Dengarden, Kamis (11/7/2024) berikut penyebab saluran air tersumbat.


    1. Rambut

    Saat mandi, pasti mudah sekali menemukan rambut rontok di lantai. Jika jumlahnya hanya satu mungkin tidak masalah, tetapi biasanya rambut rontok jumlahnya banyak dan layaknya benang kusut. Saat rambut terseret ke dalam saluran, bisa saja helaiannya tersangkut. Selain itu, bulu dari hewan juga harus diwaspadai karena sama-sama dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.

    Solusinya, kamu perlu rajin mengambil gumpalan rambut tersebut dan membuangnya di tempat sampah. Selain itu, kamu juga harus selalu menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui oleh air. Jika sudah tersumbat, coba gunakan baking soda dan cuka.

    2. Sabun

    Sabun memang efektif untuk membersihkan kotoran pada tubuh, tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau yang terbuang ke saluran air kamar mandi dapat mengurangi diameter pipa. Semakin kecil diameternya, saluran air makin sulit dilalui air. Sabun ini juga bisa terbawa oleh rambut rontok yang terbuang ke saluran air.

    Cara mencegah sabun menumpuk di saluran air bisa dengan selalu membersihkan sabun setiap selesai mandi dan atau mencuci sesuatu.

    3. Sisa Makanan

    Sudah sewajarnya sisa makanan baik yang kecil atau besar tidak dibuang ke saluran air. Sampah satu ini bisa saja menyangkut di saluran air yang sempit. Salah satu contohnya adalah teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air. Cara mengatasinya bisa dengan membersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

    4. Kotoran

    Mungkin kamu terbiasa membuang kotoran di toilet, tetapi ada beberapa orang yang menyepelekan hal ini. Kotoran sama seperti sabun tidak akan terurai jika dibuang ke saluran air. Justru jika tersangkut dan menumpuk di dalam saluran air akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Jika saluran air sudah tersumbat karena kotoran kamu perlu tenaga profesional untuk membersihkannya.

    5. Minyak dan Lemak

    Sama seperti sabun, minyak dan lemak adalah partikel yang seharusnya tidak asal dibuang ke saluran air. Sebab, keduanya tidak akan larut dalam air dan berujung menumpuk di dalamnya. Sebaiknya minyak atau lemak kamu buang ke tempat sampah. Jika sudah menyumbat coba gunakan campurkan sedikit deterjen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

    6. Endapan Mineral

    Air sadah biasa ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Jika sudah tersumbat, kamu perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Memperbaiki Kran Air yang Menetes Terus dan Penyebabnya


    Jakarta

    Salah satu masalah yang kerap terjadi pada kran adalah airnya terus menetes atau tidak bisa menutup sempurna. Hal ini bisa mengakibatkan air bisa terbuang sia-sia dan menjadi pemborosan.

    Untuk mengatasinya, detikers tidak perlu memanggil tukang. Simak cara memperbaiki kran air yang menetes terus berikut ini, lengkap dengan kemungkinan penyebabnya.

    Cara Memperbaiki Kran Air

    Biasanya kran bisa diperbaiki dengan mengganti washer maupun ring-O. Dirangkum dari situs My Plumber London dan Your Repair, berikut ini cara memperbaiki kran air yang menetes terus:


    1. Siapkan Peralatan

    Beberapa peralatan yang diperlukan yaitu kunci pas, obeng berkepala silang, Cartridge pengganti atau ring-O, dan selotip ledeng.

    2. Matikan Saluran Air

    Pastikan untuk mematikan saluran air agar memudahkan prosesnya. Ini juga menghindari munculnya air secara tiba-tiba.

    3. Tutup Juga Saluran Pembuangan di Sekitar Kran

    Jangan lupa menutup saluran pembuangan di sekitar kran untuk berjaga-jaga agar tidak ada bagian-bagian kran masuk ke lubang pembuangan saat proses perbaikan.

    4. Lepaskan Gagang Kran

    Gunakanlah obeng untuk melepas sekrup yang pada gagang kran secara hati-hati. Sebagian gagang memiliki penutup yang harus dibuka pelan-pelan baru kemudian kita bisa membuka sekrup pengaman.

    5. Buka Cartridge atau Katup

    Setelah melepas gagang, buka cartridge atau katup menggunakan kunci pas sesuai ukuran. Putar berlawanan arah jarum jam. Setelah terbuka, maka akan terlihat komponennya.

    6. Periksa dan Ganti Washer atau Ring-O

    Periksa kondisi washer dan ring-O di dalam cartridge secara saksama. Cek apakah ada tanda keausan, kerusakan, atau kelonggaran. Jika ada tanda tersebut, gantilah dengan washer atau ring-O yang baru.

    7. Pasang Selotip Ledeng

    Jika kran didesain dengan sambungan berulir, pasanglah selotip ledeng di sekeliling ulir sebelum memasangnya lagi. Hal ini dilakukan agar lebih kencang dan mencegah air merembes lewat ulir tersebut.

    8. Pasang Kran

    Pasang lagi katup secara pelan-pelan pada lokasi semula, dan pastikan bahwa sejajar dengan komponen internal kran. Gunakan kunci pas untuk mengencangkannya, yaitu dengan memutar searah jarum jam. Pastikan kencang, tetapi jangan terlalu kencang.

    9. Pasang Kembali Gagang Kran

    Pasang kembali gagang kran dengan memasang sekrupnya. Jika ada penutupnya, pasang kembali pada tempatnya.

    10. Nyalakan Saluran Air

    Nyalakan saluran air. Coba buka dan tutup kran apakah alirannya normal dan apakah masih ada kebocoran. Jika masih ada kebocoran, coba pastikan lagi komponennya terpasang dengan kencang. Jika masih belum teratasi, mungkin detikers harus mengganti kran dengan yang baru.

    Penyebab Kran Air Menetes Terus

    Selain mengetahui cara memperbaiki kran air yang menetes terus, detikers juga sebaiknya tahu penyebab kran air menetes terus. Berikut beberapa penyebab yang dilansir dari Swan’s Plumbing:

    1. Washer Aus atau Rusak

    Penyebab pertama adalah yang paling umum terjadi, yaitu washer yang aus atau rusak. Washer adalah segel karet atau plastik kecil yang terletak di dalam gagang kran yang mencegah air mengalir saat kran ditutup.

    2. Komponen Longgar atau Rusak

    Kran memiliki berbagai komponen, seperti ring-o, seal, washer, dan katup yang dapat menjadi longgar atau rusak. Jika salah satu dari komponen longgar atau tidak dipasang dengan benar, maka dapat menyebabkan kebocoran.

    3. Tekanan Air Terlalu Besar

    Penyebab lainnya adalah tekanan air yang terlalu besar. Saat tekanan terlalu tinggi, maka akan menekan komponen di dalam kran, sehingga bisa menyebabkan bocor. Detikers bisa memasang pengatur tekanan saluran air agar mencegah kerusakan.

    4. Korosi dan Penumpukan Mineral

    Mineral dan endapan di dalam air dapat menumpuk di dalam kran dan menyebabkan korosi atau penyumbatan. Masalah ini dapat menyebabkan kebocoran dengan mengganggu fungsi komponen kran.

    5. Pipa retak atau rusak

    Dalam beberapa kasus, air yang menetes mungkin terjadi bukan karena masalah kran, tetapi berasal dari pipa. Pipa yang retak atau rusak dapat menyebabkan air bocor pada titik sambungan kran.

    6. Faktor Usia

    Terakhir adalah faktor usia. Semakin lama usia kran maka komponennya juga akan aus, sehingga menyebabkan kebocoran.

    Demikian tadi cara memperbaiki kran air yang menetes terus tanpa memanggil tukang, beserta penyebab kebocoran pada kran. Semoga bermanfaat!

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata… 5 Benda Ini Penyebab Saluran Air Mampet!


    Jakarta

    Saluran air yang mampet merupakan salah satu masalah yang kerap dihadapi masyarakat. Ada beberapa benda yang menyebabkan saluran air menjadi mampet, misalnya kotoran yang menumpuk.

    Saluran air yang mampet itu bisa menimbulkan masalah baru, seperti luapan air sehingga menimbulkan bau tak sedap. Nah, sebelum kejadian sebaiknya kamu mengetahui benda apa saja yang bisa bikin saluran air mampet. Berikut ini benda-benda yang bikin saluran air mampet serta cara mengatasinya, dikutip dari Dengarden.

    Benda yang Bikin Saluran Air Mampet

    1. Rambut

    Rambut yang rontok setiap hari bisa menjadi penyebab saluran air mampet. Nggak cuma itu, rambut hewan peliharaan dan bahan berserat lainnya juga bisa menyumbat saluran air. Rambut juga dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.


    Cara mengatasinya: Kamu bisa mengatasinya dengan menggunakan cairan pembersih saluran air untuk menghancurkan minyak dan rambut yang menyumbat, namun perlu diingat jika penggunaan jangka panjang dapat merusak pipa. Untuk alternatifnya, kamu bisa menggunakan baking soda dan cuka.

    2. Sabun

    Sisa-sisa sabun yang berbentuk buih dapat terakumulasi seiring berjalannya waktu, terutama di saluran cucian, pancuran, dan kamar mandi, sehingga mengurangi diameter pipa dan menyebabkan saluran air menjadi lambat. Sabun jika tercampur dengan bahan lain seperti rambut dan kotoran bisa menimbulkan penyumbatan.

    Cara mengatasinya: Pembersihan dengan air bertekanan tinggi adalah cara terbaik untuk menghilangkan penumpukan sabun dari pipa.

    3. Minyak dan Lemak

    Minyak dan lemak sisa makanan bisa mengendap dan membeku ketika suhu dingin dan terkena air sehingga menyumbat saluran air.Dengan menyiram air panas ke dalam saluran air ternyata dinilai kurang ampuh.

    Cara mengatasinya: Kamu bisa campurkan sedikit detergen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

    4. Sisa Makanan

    Penyebab utama kenapa wastafel sering tersumbat adalah sisa makanan yang jatuh ke dalam saluran air kemudian menyumbatnya. Terutama untuk teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air.

    Cara mengatasinya: Bersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

    5. Endapan Mineral

    Air sadah punya konsentrasi pH mineral tinggi, Maka jika air di tempat tinggal kamu adalah air sadah maka saluran air kamu bisa tersumbat oleh endapan mineral dengan seiring berjalannya waktu. Hal ini akan mengurangi arus aliran kemudian dapat menyumbat saluran air.

    Cara mengatasinya: Kamu bisa panggil tukang ledeng profesional. Pipa-pipa tersebut perlu dibersihkan keraknya untuk menghilangkan penumpukan mineral.

    Itulah 5 benda yang bisa menyebabkan saluran air mampet dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Biang Kerok Saluran Air Mampet dan Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Saluran air tersumbat merupakan permasalahan yang cukup menjengkelkan. Penyebabnya tentu adanya sumbatan di saluran air yang disebabkan oleh penumpukan kotoran ataupun sampah.

    Dalam keadaan yang sudah parah, saluran air tersumbat bukan hanya menghambat saluran pembuangan air, tapi juga bisa meluap.

    Maka dari itu, ketika mencuci piring atau mandi, kamu tidak bisa asal membuang benda padat ke dalam saluran. Melansir dari Dengarden, berikut penyebab saluran air tersumbat.


    1. Rambut

    Saat mandi, pasti mudah sekali menemukan rambut rontok di lantai. Jika jumlahnya hanya satu mungkin tidak masalah, tetapi biasanya rambut rontok jumlahnya banyak dan layaknya benang kusut. Saat rambut terseret ke dalam saluran, bisa saja helaiannya tersangkut. Selain itu, bulu dari hewan juga harus diwaspadai karena sama-sama dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.

    Solusinya, kamu perlu rajin mengambil gumpalan rambut tersebut dan membuangnya di tempat sampah. Selain itu, kamu juga harus selalu menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui oleh air. Jika sudah tersumbat, coba gunakan baking soda dan cuka.

    2. Sabun

    Sabun memang efektif untuk membersihkan kotoran pada tubuh, tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau yang terbuang ke saluran air kamar mandi dapat mengurangi diameter pipa. Semakin kecil diameternya, saluran air makin sulit dilalui air. Sabun ini juga bisa terbawa oleh rambut rontok yang terbuang ke saluran air.

    Cara mencegah sabun menumpuk di saluran air bisa dengan selalu membersihkan sabun setiap selesai mandi dan atau mencuci sesuatu.

    3. Sisa Makanan

    Sudah sewajarnya sisa makanan baik yang kecil atau besar tidak dibuang ke saluran air. Sampah satu ini bisa saja menyangkut di saluran air yang sempit. Salah satu contohnya adalah teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air. Cara mengatasinya bisa dengan membersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

    4. Kotoran

    Mungkin kamu terbiasa membuang kotoran di toilet, tetapi ada beberapa orang yang menyepelekan hal ini. Kotoran sama seperti sabun tidak akan terurai jika dibuang ke saluran air. Justru jika tersangkut dan menumpuk di dalam saluran air akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Jika saluran air sudah tersumbat karena kotoran kamu perlu tenaga profesional untuk membersihkannya.

    5. Minyak dan Lemak

    Sama seperti sabun, minyak dan lemak adalah partikel yang seharusnya tidak asal dibuang ke saluran air. Sebab, keduanya tidak akan larut dalam air dan berujung menumpuk di dalamnya. Sebaiknya minyak atau lemak kamu buang ke tempat sampah. Jika sudah menyumbat coba gunakan campurkan sedikit deterjen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

    6. Endapan Mineral

    Air sadah biasa ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Jika sudah tersumbat, kamu perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Hal yang Bisa Menyebabkan Wastafel Tersumbat


    Jakarta

    Pernahkah mengalami air menggenang ketika mencuci di wastafel kamar mandi ataupun dapur? Hal itu adalah pertanda wastafel tersumbat akibat saluran air mampet.

    Biasanya wastafel tersumbat karena ada kotoran menumpuk di dalam saluran air. Diameter saluran menjadi lebih kecil, sehingga memperlambat pembuangan air.

    Oleh karena itu, penghuni rumah perlu mengetahui penyebab wastafel tersumbat dan cara mengatasinya. Simak apa saja yang membuat wastafel tersumbat berikut ini.


    Penyebab Wastafel Tersumbat

    Inilah beberapa hal yang bisa membuat saluran air pada wastafel mampet, dikutip dari Dengarden.

    1. Sabun

    Sisa sabun yang berbentuk buih lama-lama bisa terakumulasi di dalam saluran air. Apalagi ketika sabun tercampur dengan bahan lain seperti kotoran dan rambut, bakal menimbulkan penyumbatan wastafel. Penghuni rumah bisa menghilangkan penumpukan sabun dengan menyemprotkan air bertekanan tinggi ke dalam lubang pembuangan wastafel.

    2. Sisa Makanan

    Salah satu penyebab utama wastafel tersumbat adalah sisa makanan. Terkadang sisa makanan terjatuh dan masuk ke dalam saluran air ketika mencuci piring.

    Makanan yang sulit terurai seperti ampas teh dan kopi pun dapat menumpuk di saluran air. Penghuni bisa membersihkan lubang wastafel menggunakan cairan pembersih dan alat seperti plumber snake.

    3. Minyak dan Lemak

    Minyak dan lemak dari sisa makanan bisa membeku dan mengendap di dalam saluran air. Untuk mengatasinya, penghuni dapat mencampurkan sedikit detergen dengan air panas, lalu menuangkannya ke lubang wastafel.

    4. Endapan Mineral

    Terakhir, wastafel dapat tersumbat gegara endapan mineral yang menumpuk seiring berjalannya waktu. Endapan tersebut rawan terjadi pada rumah yang menggunakan air sadah. Penghuni bisa mengatasi dengan meminta tukang ledeng membersihkan kerak di saluran air.

    Itulah beberapa penyebab wastafel tersumbat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Masih Sering Buang Ampas Kopi ke Saluran Air? Ini Akibatnya!


    Jakarta

    Setelah menikmati secangkir kopi di rumah, terkadang ampas kopi sering dibuang secara sembarangan, misalnya langsung dibuang ke dalam saluran air.

    Sebagian orang menanggap enteng masalah membuang ampas kopi ke saluran air. Padahal, kebiasaan tersebut jika dilakukan terus-menerus bisa berdampak buruk, lho.

    Perlu diingat, membuang ampas kopi ke wastafel atau tempat pencucian piring hanya akan menyebabkan saluran jadi tersumbat. Seperti kita tahu, ampas kopi yang sudah diaduk saja akan mengendap di bawah gelas. Hal yang sama juga terjadi jika sisa ampas kopi di buang ke saluran air.


    Kalau saluran air sudah tersumbat, tentu kamu tak bisa menggunakan wastafel karena air tidak mengalir dengan lancar. Salah satu solusinya adalah dengan memanggil tukang ledeng (plumber) untuk memperbaiki saluran yang tersumbat.

    Sebagai pemilik rumah, detikers juga harus tahu tanda-tanda saluran air mulai tersumbat. Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Tanda-tanda Saluran Air Tersumbat

    Dilansir situs Mr Rooter, berikut sejumlah tanda saluran air di rumah mulai tersumbat:

    • Air meluap dari saluran pembuangan wastafel atau keluar dari sela-sela selang pembuangannya.
    • Air yang mengalir di wastafel tidak bisa surut dengan cepat
    • Muncul bau tidak sedap dari lubang wastafel.

    Tips Mengolah Ampas Kopi

    Daripada membuangnya ke wastafel atau saluran air di rumah yang bisa memicu mampet, sebaiknya kamu mengolah ampas kopi dengan cara yang tepat. Berikut tips mengolahnya:

    1. Pupuk Tanaman

    Gunakan ampas kopi untuk tanaman hias di rumah. Ampas kopi mengandung mineral penting untuk pertumbuhan tanaman dan kontaminan yang bagus untuk tanah.

    2. Menghilangkan Bau

    Ampas kopi juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau tak sedap. Sebab, ampas kopi masih mengeluarkan aroma kopi yang khas sehingga ampuh menghilangkan aroma busuk di dalam rumah.

    Caranya juga mudah, tuang ampas kopi ke dalam wadah terbuka, kemudian letakkan di sudut ruangan atau di tempat yang tercium bau tidak sedap. Agar efektif menghilangkan bau, ganti ampas kopi setiap dua hari sekali.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com