Tag: pohon beringin

  • Hati-hati! Akar 5 Tanaman Ini Bisa Merusak Bangunan


    Jakarta

    Menanam pohon bisa menjadi solusi agar rumah tidak terasa panas. Pohon sendiri dapat menghalau sinar matahari langsung masuk ke rumah dan membuat halaman jauh lebih sejuk.

    Namun, pohon yang ditanam di depan rumah tidak bisa sembarangan. Sebab, ada beberapa jenis pohon yang akarnya justru berbahaya bagi rumah. Akar tersebut dapat membesar dan merambat ke bagian fondasi bangunan hingga menimbulkan kerusakan dan retak.

    Berikut beberapa pohon yang disarankan tidak ditanam di dekat bangunan.


    1. Pohon Beringin

    Seorang warga mengamati pohon beringin berukuran besar di Hutan Hujan Tropis Kahung, Desa Belangian, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (21/8/2024). Hutan tersebut  memiliki kaeanekaragaman hayati khas Pegunungan Meratus seperti pohon Binuang Laki, Beringin yang berukuran besar dan aneka jenis jamur serta terdapat fenomena kejadian bumi (geologi) yang telah ditetapkan menjadi salah satu situs Geopark Meratus untuk diajukan ke UNESCO Global Geopark (UGG). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.Seorang warga mengamati pohon beringin berukuran besar di Hutan Hujan Tropis Kahung, Desa Belangian, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (21/8/2024). Hutan tersebut memiliki kaeanekaragaman hayati khas Pegunungan Meratus seperti pohon Binuang Laki, Beringin yang berukuran besar dan aneka jenis jamur serta terdapat fenomena kejadian bumi (geologi) yang telah ditetapkan menjadi salah satu situs Geopark Meratus untuk diajukan ke UNESCO Global Geopark (UGG). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc. Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S

    Seperti yang kamu tahu, pohon beringin memiliki ukuran yang besar. Dilansir situs Greg ukuran akar pohon beringin dapat merambat hingga kedalaman 3-4,5 meter, tergantung kondisi tanah. Akarnya yang dapat menembus tanah sedalam itu berguna untuk menyerap air di area yang dalam, terutama pada kemarau.

    Jika halaman rumah kamu tidak begitu luas, sebaiknya tidak menanam pohon beringin. Sebab, akarnya dapat merusak pipa atau fondasi rumah.

    2. Pohon Mangga

    Pohon mangga di Kompleks Keraton Jogja, Rabu (20/12/2023).Pohon mangga di Kompleks Keraton Jogja, Rabu (20/12/2023). Foto: Anandio Januar/detikJogja

    Pohon mangga adalah tanaman yang mudah untuk dirawat. Pohon ini pun mudah untuk berbuah. Namun, menurut situs New Vision, pohon mangga memiliki akar yang kuat dan dalam. Akar ini dapat mencapai ke rumah dan merusak fondasi bangunan.

    3. Bambu

    pohon bambupohon bambu Foto: (Kurnia/detikTravel)

    Menurut Better Homes, akar bambu menajalar di atas tanah. Tanaman ini dapat merusak paving block, menembus pagar, dan berbahaya apabila ditanam di dekat rumah. Bahkan untuk menebang tanaman ini agak sulit karena memiki akar yang bercabang.

    4. Pohon Karet

    Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu. Foto: Antara Foto

    Pohon karet termasuk dalam pohon yang harus dihindari ditanam di dekat rumah atau halaman. Akarnya dapat menjalar panjang dan merusak struktur rumah apabila sudah terlalu panjang.

    5. Pohon Alpukat

    Pohon alpukatPohon alpukat Foto: Getty Images/iStockphoto/DenGuy

    Menurut California Polytechnic State University, akar pohon alpukat memiliki potensi merusak bangunan di dekatnya. Kamu dapat mengurangi kerusakan dengan memilih batang bawah yang kurang invasif dan menanamnya sejauh 7,5 meter dari bangunan. Bikin penghalang akar atau pot agar tidak tumbuh ke sembarangan arah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Hias ‘Tahan Banting’, Tetap Hidup Meski Jarang Disiram


    Jakarta

    Tanaman hias sering menjadi pilihan penghuni rumah untuk mempermanis tampilan rumah. Tak bisa asal dipajang, penghuni perlu merawat tanaman hias dengan setidaknya menyiram air.

    Hal ini bisa jadi tantangan bagi penghuni yang sibuk, tak telaten, ataupun pelupa. Tanaman hias bisa mati kalau tidak dirawat dengan baik.

    Dilansir dari Ideal Home, lebih dari sepertiga atau 36 persen pemilik membunuh tanaman mereka dalam waktu tiga bulan setelah membelinya menurut survei yang dilakukan oleh Harvey’s Furniture. Lalu, hanya 2,3 pemilik yang tanaman peliharaannya tetap hidup selama lebih dari setahun.


    Jika ingin memelihara tanaman hias tapi tidak pandai merawatnya, mungkin penghuni perlu memilih tanaman yang ‘tahan banting’ alias kuat meski jarang dirawat. Berikut ini beberapa tanaman yang enggak gampang mati.

    Tanaman Kuat yang Tak Perlu Sering Disiram

    Inilah tanaman yang sulit mati meski jarang dirawat.

    1. Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata)

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designLidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Lidah mertua bisa bertahan hidup meski pemilik jarang merawatnya. Bahkan, tanaman ini bisa tumbuh subur dalam kondisi lingkungan yang cenderung gelap dan kering.

    Nah, justru pertumbuhan tanaman ini bakal terganggu kalau menyiram terlalu banyak air. Jadi nggak masalah kalau lupa menyiram tanaman lidah mertua. Siram secukupnya dan jangan letakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung dan kondisi udara kering.

    2. Lidah Buaya

    an aloe vera plantLidah Buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/200mm

    Lidah buaya merupakan tanaman yang cocok bagi penghuni rumah yang sibuk. Tanaman ini akan tetap hidup meski pemilik lupa merawatnya.

    Penghuni cukup menyiram lidah buaya dengan banyak air seminggu sekali. Lalu, kurangi penyiraman saat musim tidak kering.

    3. Tanaman Besi Cor (Aspidistra elatior)

    A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville.Tanaman Besi Cor Foto: Getty Images/iStockphoto/Alphotographic

    Selain itu, tanaman besi cor dapat tumbuh subur meski minim perawatan. Tanaman ini bisa tumbuh di area yang banyak cahaya maupun minim cahaya. Tanaman itu juga tahan terhadap kekeringan karena hanya membutuhkan sedikit air buat bertahan hidup.

    4. Pohon Beringin (Ficus benjamina)

    Houseplant tree (ficus benjamina) in a pot isolated on a white backgroundPohon Beringin Foto: Getty Images/iStockphoto/Viorika

    Pohon beringin indoor menyukai paparan sinar matahari atau setidaknya cahaya terang. Nah, ada 800 varietas yang menyukai tanah kering. Penghuni cukup menyiram tanaman ini seminggu sekali.

    5. Tanaman Giok (Crassula ovata)

    Crassula ovata, known as lucky plant or money tree in a white pot in front of a window on a rainy day, selected focus, narrow depth of fieldTanaman Giok Foto: Getty Images/iStockphoto/fermate

    Tanaman giok punya daun yang gemuk dan kenyal. Daun tersebut menyimpan kelembapan sehingga menjadikan tanaman ini kuat. Penghuni rumah hanya perlu menyiram sedikit air pada tanaman giok.

    Selain itu, letakkan tanaman giok di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Tak perlu panik kalau tepi daunnya memerah. Tanaman itu hanya ‘terbakar’ sinar matahari.

    Itulah deretan tanaman hias yang ‘tahan banting’ meski jarang disiram. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com