Tag: pohon besar

  • 6 Alasan untuk Tidak Menanam Pohon Besar Dekat Rumah


    Jakarta

    Beberapa orang memilih menanam pohon besar di dekat rumah untuk menciptakan suasana yang asri dan menyejukkan.

    Akan tetapi, perlu diketahui juga beberapa hal yang mesti dipertimbangkan ketika hendak menanam pohon besar di dekat rumah.

    Alasan agar Tidak Menanam Pohon Besar di Dekat Rumah

    Berikut adalah 6 alasan untuk tidak menanam pohon besar di dekat rumah.


    Setiap pohon besar tentunya akan menggugurkan daunnya dan menggantinya dengan yang baru.

    Ini menjadi masalah ketika pohon tersebut sangat dekat dengan rumahmu. Daun-daun yang terlalu banyak menumpuk selain akan mengotori halaman rumah, juga bisa merusak eksterior rumah, dan menghambat saluran air.

    2. Resiko Kerusakan Akibat Ranting atau Pohon yang Jatuh

    Dalam beberapa kasus yang parah, ranting, cabang-cabang pohon besar, atau pohon sekalipun bisa jatuh atau tumbang dan menghancurkan rumah di sekitarnya.

    Terlebih lagi, kasus pohon roboh seperti ini riskan terjadi saat musim hujan atau ketika terjadi badai yang besar.

    3. Akar Kuat yang Merusak

    Sebagian pohon besar tentunya memiliki akar tunggang yang sangat kuat dan terus bertumbuh.

    Akar yang kuat tersebut terus bertumbuh mencari nutrisi dan air guna pertumbuhan pohon.

    Kemudian yang menjadi masalah adalah ketika pertumbuhan akar tersebut tidak bisa dikontrol dan merusak apapun yang ada di sekitarnya termasuk rumah.

    Tak jarang juga jika kita melihat rumah kosong yang sudah lama tidak ditinggali rusak karena akar pohon yang terus merambat. Seperti itulah gambaran ketika akar tunggang yang kuat perlahan menghancurkan rumah.

    4. Resiko Serangan Hama seperti Rayap dan Tawon

    Pohon tentunya memberikan ekosistem kehidupan bagi hewan dan makhluk hidup di sekitarnya termasuk hama yang bisa saja sangat mengganggu.

    Dilansir dari Treescape Online, kehidupan hama seperti tawon, rayap, dan lainnya tentu saja membuat rumah kurang nyaman untuk ditinggali.

    5. Mempengaruhi Tingkat Kelembaban Tanah

    Pohon dapat mempengaruhi kelembaban tanah karena dia memerlukan air dalam tanah untuk tetap hidup.

    Kemudian yang menjadi masalah adalah hal tersebut bisa membuat keretakan atau pergeseran pada rumah karena tanah yang menyusut atau membesar akibat dari fluktuasi kelembaban tanah.

    Kasus seperti ini memang lebih susah terdeteksi, akan tetapi hal ini juga perlu dipertimbangkan ketika ada pohon besar di dekat rumah.

    Jika pohon terlalu dekat dengan rumah, itu bisa saja menahan kelembaban dan mendorong tumbuhnya jamur dan pembusukan. Hati-hati karena jika hal ini dibiarkan bisa saja merusak rumah.

    Bagaimana Jika Tetap Ingin Menanam Pohon di Sekitar Rumah?

    Nah bagi kamu yang ingin tetap menanam pohon di sekitar rumah, tenang saja terdapat jarak aman untuk menanam pohon di dekat rumah.

    • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon 8 meter sampai 15 meter jarak minimal 4-6 meter
    • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter

    Itu pun juga perlu diperhatikan dan dirawat supaya bahaya-bahaya seperti yang disebutkan di atas dapat diminimalisir.

    Nah, itu dia sedikit ulasan mengenai alasan mengapa kamu perlu mempertimbangkan penanaman pohon besar dekat rumah.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Aman Memindahkan Pohon Besar Tanpa Merusak Rumah



    Jakarta

    Keberadaan pohon besar bisa menjadi risiko, baik bagi bangunan maupun keselamatan penghuni. Ditambah saat cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi dan angin kencang, risiko pohon tumbang semakin besar.

    Karena itulah, memindahkan pohon ke area yang lebih aman bisa menjadi solusi untuk melindungi rumah sekaligus menjaga kelestarian pohon. Namun untuk melakukannya tidak lah mudah, tidak hanya sekadar mengangkat dan menanamnya ulang.

    Proses ini perlu perencanaan yang matang supaya akar pohon dan lokasi baru dapat menyesuaikan diri tanpa membuat pohon stres atau membahayakan bangunan di sekitarnya. Jika dilakukan sembarangan, pemindahan bisa membuat akar gagal tumbuh, pohon mengalami stres, atau bahkan merusak struktur sekitar.


    Namun tenang saja, jika dilakukan dengan cara yang tepat, pemindahan pohon bisa aman bagi bangunan. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.

    Pilih Waktu yang Tepat

    Dilansir dari situs The Old House, lakukan pemindahan saat pohon dalam kondisi kurang aktif agar stres pada pohon bisa diminimalisir. Musim kemarau adalah waktu yang pas, karena pohon pertumbuhannya sedang melambat akibat kurangnya pasokan air. Dengan memindahkan pohon di waktu yang pas, juga mendukung keberhasilan pemindahan pohon.

    Persiapkan Lokasi Baru dengan Cermat

    Pastikan juga lokasi baru memiliki kondisi yang cocok sebagai ruang tumbuh. Hal itu bisa dilakukan dengan memastikan kondisi tanah dan drainase yang baik, serta jauh dari bangunan dan kabel bawah tanah. Lakukan penggalian tanah 2-3 kali lebih lebar dari bola akar, dengan memastikan lokasinya memiliki potensi untuk kesuburan pohon.

    Gunakan Teknik Root Pruning ataupun Ball & Burlap

    Dilansir dari situs Trout Brook Arborist & Landscaping, root pruning adalah metode dengan cara memotong akar secara selektif yang dilakukan beberapa bulan sebelum pemindahan agar akar baru tumbuh lebih baik. Sementara itu, Ball & Burlap merupakan metode klasik dengan menggali dan membungkus akar dan tanah dengan kain burlap agar tetap utuh saat pemindahan.

    Gunakan Alat dan Tenaga Profesional

    Memindahkan pohon besar merupakan pekerjaan yang kompleks. Karena itu, membutuhkan peralatan khusus dan keahlian. Situs The Old House, menyebut dalam artikelnya bahwa dalam memindahkan pohon dengan ukuran yang besar, diperlukan dengan penggunaan forklift (kendaraan industri yang digunakan untuk memindahkan benda berat).Gunakan tenaga profesional untuk membantu pemindahan pohon.

    Perhatikan Kedalaman Tanam dan Orientasi Pohon

    Saat menanam pohon di lokasi baru, pastikan pohon ditanam pada kedalaman yang sama seperti di lokasi sebelumnya. Hal ini penting untuk mencegah pohon tumbang dan mengenai bangunan di sekitarnya. Selain itu, hal ini juga ditujukan untuk kesehatan pohon, agar akar dapat menyatu dengan tanah baru tanpa stres. Pastikan juga pohon tetap sehat dengan memperhatikan tampilan dan pemberian cahaya matahari yang optimal.

    Perawatan Setelah Pemindahan

    Pemindahan pohon sebenarnya bukanlah akhir dari prosesnya. Perawatan setelah ditanam justru sangat menentukan apakah pohon akan bertahan dan tumbuh sehat dalam jangka panjang. Menurut TroutBrook Arborists & Landscaping, langkah-langkah pasca-pemindahan meliputi penyiraman rutin, pemupukan, serta pengawasan tanda-tanda stres pada pohon.

    Sementara ThisOldHouse menyebutkan pentingnya menyiram pohon secara mendalam dua kali seminggu, memberikan pupuk, dan terus memantau apakah ada gejala penyakit atau stres. Dengan perhatian yang tepat setelah pemindahan, pohon dapat beradaptasi dengan lokasi baru dan tetap indah sekaligus sehat.

    Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk memindahkan pohon tanpa merusak pohon itu sendiri dan bangunan di sekitarnya. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com