Tag: pohon

  • 7 Pohon Hias dan Buah yang Tidak Merusak Pondasi Rumah


    Jakarta

    Halaman dapat ditanami pepohonan agar tidak kosong dan membuat rumah teduh. Pepohonan hijau yang tumbuh subur juga bisa menyejukkan mata saat dipandang.

    Terlebih jika yang ditanam adalah pohon hias dan buah-buahan. Bunga warna-warni yang muncul semakin mempercantik pekarangan dan buah yang dihasilkan dapat disantap untuk diri sendiri. Penting juga memilih pohon yang akarnya tidak merambat ke mana-mana agar tidak merusak pondasi rumah.

    Pohon Hias yang Tidak Merusak Pondasi Rumah

    Dilansir Gardeners’ World, berikut sederet pohon hias yang cocok ditanam di halaman rumah:


    1. Pohon Tabebuya

    Tabebuya bermekaran di Kota MalangPohon tabebuya Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

    Pohon tabebuya yang berasal dari Brasil cocok ditanam di pekarangan rumah. Selain akarnya yang tidak menyebar, pohon ini akan berbunga cantik selama musimnya, mengutip situs Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

    Bunga yang muncul berwarna pink, kuning, hingga putih, tergantung jenis pohonnya. Karakteristik bunganya mirip sakura. Buah akan muncul saat musim hujan atau setelah musim berbunganya. Ketinggian pohonnya bisa menjulang sampai 10 meter.

    Perawatan pohon tabebuya pun tidak sulit, hanya perlu penyiraman dan pemupukan. Pohon ini cocok ditanam di wilayah subtropis dan tropis.

    2. Pohon Palem

    Akar pohon palem tidak akan merusak pondasi rumah karena strukturnya yang berserat. Pohon yang cocok di daerah beriklim tropis ini punya daun tipis dan dapat tumbuh tinggi. Pohon palem yang umum ditemukan antara lain palem kipas, palem putri, palem merah, palem udang, dan palem Jepang.

    Pohon palem tidak memerlukan banyak perawatan. Penyiraman tidak perlu terlalu sering karena tanah yang terlalu becek justru dapat menjadi masalah bagi pohon ini. Cukup dipupuk sesekali dan buang daun mati serta tangkai tua yang sudah berwarna kecokelatan.

    3. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut juga crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Pohon bungur mesti ditanam di area yang terkena cahaya matahari. Tanam di tempat cukup luas yang tidak tertutup karena batangnya akan menjulang tinggi hingga 10-20 meter.

    Bunga pohon bungur tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan dengan menghasilkan aroma harum. Pohon ini juga mudah tumbuh dengan disiram rutin jika tidak turun hujan dan sesekali perlu dipangkas.

    4. Pohon Bugenvil

    Bugenvil atau bunga kertas ini mempercantik halaman rumah dengan bunganya yang berwarna-warni mencolok. Pertumbuhan pohon ini cepat saat diletakkan di bawah sinar matahari. Bisa ditanam dalam pot, langsung di tanah, maupun di keranjang gantung.

    Tanaman bugenvil dapat tahan di iklim tropis. Perawatannya hanya memerlukan sedikit penyiraman dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk serta memperbanyak bunganya, dikutip dari situs Gardenia.

    Pohon Buah yang Tidak Merusak Pondasi Rumah

    Berikut deretan pohon buah-buahan yang cocok ditanam di pekarangan rumah:

    1. Pohon Kersen

    Buah kersenPohon kersen dan buahnya Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

    Pohon kersen atau ceri kampung punya daun cukup rimbun dan batangnya bisa mencapai 12 meter. Dahannya tumbuh mendatar dan menggantung. Buahnya kecil-kecil dengan warna pink kemerahan tanda sudah masak dan kuning masih muda.

    Pohon ini tidak memerlukan perawatan khusus. Pemangkasan diperlukan jika pohonnya terlalu besar.

    2. Pohon Ara

    Pohon buah ara atau tin dapat mencapai tinggi 3-4 meter. Pohon ini dapat ditanam di lingkungan panas dan kering. Daunnya lebar dan bisa mengeluarkan getah putih

    Buah tin punya warna merah, ungu, dan lainnya tergantung varietasnya. Pohonnya juga bisa berbuah meskipun tidak terlalu tinggi.

    3. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Pohon apel dapat ditanam di halaman rumah. Buahnya yang tumbuh subur dapat dipanen untuk disantap sendiri.

    Mengutip Love The Garden, pohon apel menyukai area yang terkena sinar matahari penuh dan terlindungi dari angin kencang. Meskipun pohonnya tumbuh di atas tanah kering, penyiraman teratur diperlukan.

    Itulah pohon hias dan pohon buah yang tidak merusak pondasi rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah, Cocok Ditanam di Pekarangan


    Jakarta

    Halaman atau pekarangan rumah bisa ditanam pohon agar hunian menjadi teduh dan asri. Namun, beberapa pohon bisa merusak fondasi rumah karena akarnya tumbuh merambat.

    Padahal, pohon bisa mempercantik pekarangan dan buahnya bisa dikonsumsi sendiri. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu memilih pohon yang akarnya tidak merambat ke mana-mana.

    Lalu, pohon apa saja yang tidak akan merusak fondasi rumah? Simak ulasannya berikut ini.


    Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah

    Inilah sejumlah pohon yang cocok ditanam di halaman rumah, dilansir Gardeners’ World dan berbagai sumber.

    1. Pohon Tabebuya

    Tabebuya bermekaran di Kota MalangPohon tabebuya Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

    Pohon tabebuya yang berasal dari Brasil cocok ditanam di pekarangan rumah. Dikutip dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa timur, akar pohon ini tidak menyebar dan bunganya cantik selama musimnya.

    Bunga yang muncul berwarna pink, kuning, hingga putih, tergantung jenis pohonnya. Buah akan muncul saat musim hujan atau setelah musim berbunganya. Ketinggian pohonnya bisa menjulang sampai 10 meter.

    Perawatan pohon tabebuya pun tidak sulit, hanya perlu penyiraman dan pemupukan. Pohon ini cocok ditanam di wilayah subtropis dan tropis.

    2. Pohon Palem

    Pohon palem tidak akan merusak fondasi rumah karena memiliki struktur akar yang berserat. Pohon yang cocok di daerah beriklim tropis ini punya daun tipis dan dapat tumbuh tinggi.

    Jenis palem yang umum ditemukan antara lain palem kipas, palem putri, palem merah, palem udang, dan palem Jepang.

    Pohon palem tidak perlu terlalu sering disiram karena tanah yang terlalu becek justru dapat menjadi masalah bagi pohon ini. Lalu, pohon cukup dipupuk sesekali dan buang daun mati serta tangkai tua yang sudah berwarna kecokelatan.

    3. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut juga crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Pohon bungur juga cocok ditanam di halaman rumah. Tanam di tempat cukup luas yang tidak tertutup karena batangnya akan menjulang tinggi hingga 10-20 meter.

    Pastikan pohon ini mesti ditanam di area yang terkena cahaya matahari. Pohon ini mudah tumbuh dengan disiram rutin jika tidak turun hujan dan sesekali perlu dipangkas.

    Bunga pohon bungur tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan dengan menghasilkan aroma harum.

    4. Pohon Bugenvil

    Bugenvil atau bunga kertas ini mempunyai bunga warna-warni, sehingga mempercantik halaman rumah. Pertumbuhan pohon ini cepat saat diletakkan di bawah sinar matahari. Bisa ditanam dalam pot, langsung di tanah, maupun di keranjang gantung.

    Tanaman bugenvil dapat tahan di iklim tropis. Perawatannya hanya memerlukan sedikit penyiraman dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk serta memperbanyak bunganya, dikutip dari situs Gardenia.

    5. Pohon Kersen

    Buah kersenPohon kersen dan buahnya Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

    Pohon kersen atau ceri kampung punya daun cukup rimbun dan batangnya bisa mencapai 12 meter. Dahannya tumbuh mendatar dan menggantung.

    Pohon ini tidak memerlukan perawatan khusus. Pemangkasan diperlukan jika pohonnya terlalu besar.

    6. Pohon Ara

    Pohon ara atau tin dapat ditanam di lingkungan panas dan kering. Tingginya bisa mencapai 3-4 meter. Pohonnya juga bisa berbuah meskipun tidak terlalu tinggi.

    Buah tin punya warna merah, ungu, dan lainnya tergantung varietasnya. Daunnya lebar dan bisa mengeluarkan getah putih

    7. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Pohon apel juga bisa ditanam di halaman rumah. Buahnya yang tumbuh subur dapat dipanen untuk disantap sendiri.

    Dilansir dari Love The Garden, pohon apel menyukai area yang terkena sinar matahari penuh dan terlindungi dari angin kencang. Meskipun pohonnya tumbuh di atas tanah kering, penyiraman teratur diperlukan.

    Itulah deretan pohon yang tidak merusak fondasi rumah, sehingga cocok ditanam di halaman. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Pohon yang Aman Ditanam di Rumah Tanpa Merusak Fondasi


    Jakarta

    Menanam pohon di rumah bisa menjadi salah satu cara untuk membuat pekarangan asri dan adem. Selain itu, adanya pohon di rumah juga bisa mempercantik hunian.

    Apabila menanam pohon buah, tentunya buah yang dihasilkan bisa langsung dikonsumsi secara gratis. Namun yang jadi masalah, terkadang akar pohon yang ditanam bisa merusak fondasi rumah.

    Jangan khawatir, karena ada beberapa pohon, baik pohon hias maupun pohon buah, yang aman ditanam di rumah tanpa merusak fondasi. Pohon apa saja kah itu? Berikut ini informasinya.

    1. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Dilansir dari Love The Garden, pohon apel menyukai area yang terkena sinar matahari penuh dan terlindungi dari angin kencang. Walau tanaman ini bisa tumbuh di tanah kering, penyiraman masih perlu dilakukan.


    2. Pohon Kersen

    Pohon KersenPohon Kersen Foto: Istimewa

    Pohon kersen atau ceri kampung juga cocok ditanam di rumah. Daunnya yang cukup rimbun, batangnya bisa mencapai 12 meter, serta dahannya tumbuh mendatar dan menggantung juga cocok untuk dijadikan tempat berteduh.

    Pohon ini minim perawatan. Namun perlu dipangkas jika pohonnya terlalu besar.

    3. Pohon Tabebuya

    Bunga Tabebuya di GowaPohon tabebuya. Foto: Evelyn Djuranovik/detikSulsel

    Dilansir dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, akar pohon ini tidak menyebar dan bunga yang muncul berwarna warni selama musimnya, seperti warna pink, kuning, maupun putih tergantung dari jenis pohonnya.

    Perawatan pohon ini tidak sulit, hanya perlu penyiraman dan pemupukan. Pohon yang bisa mencapai tinggi 10 meter ini cocok ditanam di wilayah subtropis maupun tropis.

    4. Pohon Bugenvil

    Pohon Bougenville atau BougainvillaeaPohon Bougenville atau Bougainvillaea Foto: Getty Images/iStockphoto/grauy

    Pohon ini bisa tumbuh cepat di bawah sinar matahari. Tak hanya di tanah, tanaman ini juga bisa tumbuh di dalam pot.

    Tanaman bugenvil dapat tahan di iklim tropis. Dikutip dari Gardenia, perawatan pohon bugenvil hanya memerlukan sedikit penyiraman dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk serta memperbanyak bunganya.

    5. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Pohon bungur juga cocok ditanam di halaman rumah. Sebaiknya, penghuni rumah menanam ini di tempat yang cukup luas dan tidak tertutup karena batangnya akan menjulang hingga 10-20 meter.

    Pastikan pohon ini mesti ditanam di area yang terkena cahaya matahari. Pohon ini mudah tumbuh dengan disiram rutin jika tidak turun hujan dan sesekali perlu dipangkas.

    Bunga pohon bungur tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan dengan menghasilkan aroma harum.

    Itulah beberapa pohon yang aman ditanam di rumah, tidak akan merusak fondasi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Ini Bahaya Tanam Pohon Terlalu Dekat dengan Rumah


    Jakarta

    Beberapa pemilik rumah menanam pohon di dekat huniannya. Hal ini bisa menjadikan tampilan rumah tampak asri dan membuat suasana sejuk.

    Walau demikian, dianjurkan untuk tidak menanam pohon terlalu dekat dengan rumah. Sebab, ada beberapa bahayanya, salah satunya adalah menimbulkan kerusakan fondasi rumah akibat akar pohon yang menyebar.

    Selain itu masih ada beberapa bahaya dari menanam pohon yang dekat dengan rumah. Dilansir dari jimstrees.com.au berikut ini informasinya.


    Bahaya Tanam Pohon Dekat Rumah

    1. Akar yang Menyebar

    Akar pohon terkenal akan mencari tempat atau kelembapan seiring dengan bertumbuhnya tanaman yang bisa saja menimbulkan kerusakan. Contohnya seperti keretakan fondasi rumah, pecahnya dan tersumbatnya pipa utilitas, hingga menyebabkan lantai sedikit miring.

    Maka dari itu, sebelum menanam pohon, pastikan pertumbuhan akar saat memutuskan seberapa jauh pohon akan ditanam.

    2. Daun dan Ranting Berjatuhan

    Jika pohon ditanam dekat rumah, siap-siap sampah daun dan ranting yang menumpuk. Tumpukan daun dan ranting tersebut akan jadi masalah ketika musim hujan karena bisa menyumbat saluran air apabila tidak dibersihkan. Tak hanya itu, batang atau ranting pohon yang jatuh juga bisa merusak atap rumah maupun jendela.

    3. Terhalangnya Cahaya

    Menanam pohon dekat rumah bisa menghalangi cahaya matahari yang masuk ke dalam ruangan. Hal ini bisa membuat ruangan rumah menjadi gelap sehingga harus terus menyalakan lampu yang dapat meningkatkan tarif listrik.

    4. Menarik Serangga

    Menanam pohon di dekat rumah dapat memudahkan akses berbagai hama, seperti tawon hingga semut. Bisa saja burung-burung bersarang di pohon tepat di sebelah jendela kamar tidur rumah karena tersedia sumber makanan, yaitu serangga. Selain itu, bisa juga serangga masuk ke dalam rumah melalui jendela yang dekat dengan pohon.

    Jarak Aman Tanam Pohon Dekat Rumah

    Jarak penanaman pohon bisa dilakukan berdasarkan tinggi pohon. Berikut daftarnya.

    – Tinggi pohon di bawah 8 meter, jarak amannya setidaknya 3 meter dari bangunan
    – Tinggi pohon 8-15 meter, jarak amannya sekitar 4-6 meter dari bangunan
    – Tinggi pohon lebih dari 15 meter, jarak amannya setidaknya 10-15 meter

    Itulah beberapa bahaya menanam pohon di dekat rumah. Semoga membantu ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari Tanam 5 Pohon Ini di Dekat Rumah, Bisa Rusak Bangunan


    Jakarta

    Bagi kalian yang ingin menanam pohon di rumah, sebaiknya hati-hati. Sebab, ada beberapa jenis pohon yang justru bisa merusak bangunan rumah.

    Tentunya para penghuni maupun pemilik rumah nggak mau dong bangunannya rusak karena pohon? Hal itu bisa menyebabkan penghuni rumah mengeluarkan banyak uang untuk melakukan perbaikan.

    Nah, ada beberapa pohon yang sebaiknya dihindari untuk ditanam di dekat rumah. Berikut ini daftarnya.


    1. Pohon Alpukat

    Pohon alpukatPohon alpukat Foto: Getty Images/iStockphoto/DenGuy

    Menurut California Polytechnic State University, akar pohon alpukat memiliki potensi merusak bangunan di dekatnya. Namun, ada cara untuk mengurangi kerusakannya yaitu dengan memilih batang bawah yang kurang invasif dan menanamnya sejauh 7,5 meter dari bangunan. Selain itu, bikin penghalang akar atau pot agar tidak tumbuh ke sembarangan arah.

    2. Pohon Mangga

    Bunch of green mango on tree in garden. Selective focusPohon mangga. Foto: Getty Images/iStockphoto/jantroyka

    Pohon mangga adalah tanaman yang mudah untuk dirawat. Pohon ini pun mudah untuk berbuah.

    Namun, menurut situs New Vision, pohon mangga memiliki akar yang kuat dan dalam. Akar ini dapat mencapai ke rumah dan merusak fondasi bangunan.

    3. Pohon Karet

    Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.Ilustrasi pohon karet. Foto: Antara Foto

    Dalam catatan detikcom, sebaiknya tidak menenam pohon karet di dekat rumah atau halaman. Sebab, akarnya dapat menjalar dan merusak struktur rumah apabila sudah terlalu panjang.

    4. Pohon Bambu

    Pohon Bambu Tanaman yang Disukai Ular, Sebaiknya Jangan Ditanam di RumahPohon Bambu Foto: freepik/Freepik

    Pohon bambu memang mudah dirawat dan tumbuh. Namun, ada beberapa bambu yang sangat invasif yang akarnya tumbuh mendalam dan bisa merusak taman.

    “Bambu yang menjalar umumnya lebih invasif dibandingkan bambu yang berumpun, meskipun bambu apa pun bisa menjadi invasif jika tidak dirawat dan dijaga dengan baik,” kata ahli perkebunan di LeisureBench, Steve Chilton, dikutip dari Ideal Home, Senin (9/6/2025).

    Bambu juga tanaman yang kuat dan tangguh sehingga tidak ada yang bisa menghentikan laju pertumbuhannya. Maka dari itu, penghuni rumah harus mengendalikan pertumbuhan bambu tersebut apabila ingin ditanam di rumah agar tidak menjadi invasif.

    5. Pohon Dedalu

    pohon willow atau dedalupohon willow atau dedalu Foto: Photo by ROMAN ODINTSOV via pexels

    Pohon willow atau yang dikenal juga sebagai dedalu menjadi tanaman selanjutnya yang sebaiknya tidak ditanam di dekat rumah. Hal itu karena tanaman ini memiliki sistem akar yang agresif untuk mencari kelembapan sehingga dapat menyusup ke celah fondasi rumah yang akhirnya bisa menyebabkan masalah struktural.

    Pohon dedalu memiliki akar yang tumbuh cepat dan dapat tumbuh dekat dengan permukaan tanah, yang berpotensi merusak fondasi dan trotoar. Akar pohon willow tumbuh sangat cepat di tanah yang subur dan lembap serta dapat menimbulkan risiko pada fondasi jika pohon ini berada di dekat rumah.

    “Saya sarankan untuk memasang penghalang akar, memangkas cabang yang lebih rendah, dan menyiram pohon yang lebih jauh dari rumah untuk mengarahkan pertumbuhan akar menjauh dari pondasi,” kata pemilik Boston Landscape Co, Steve Schumacher, dikutip dari Real Simple.

    Itulah beberapa pohon yang sebaiknya dihindari untuk ditanam di dekat rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! 7 Pohon Ini Bisa Rusak Fondasi Kalau Ditanam Terlalu Dekat Rumah



    Jakarta

    Lingkungan rumah bisa lebih asri dan adem dengan menanam pohon di pekarangan. Meski bagus untuk lingkungan, sayangnya nggak semua pohon cocok di taman dekat rumah, lho.

    Beberapa jenis pohon kalau berada dekat rumah justru menimbulkan kerugian. Rumah bisa kotor dan rusak kalau sewaktu-waktu dedaunan, batang, dan ranting berjatuhan.

    Selain itu, akar pohon juga dapat merambat sampai ke rumah. Hal ini bisa gawat karena mengakibatkan fondasi rumah rusak.


    Lalu, apa saja jenis pohon yang bisa merusak fondasi pohon? Simak penjelasan berikut ini dikutip dari catatan detikProperti.

    Pohon yang Bisa Merusak Fondasi Rumah

    1. Pohon Pepaya

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon pepaya/Britanica (Wilfredo Rodriguez)

    Pohon pepaya mempunyai akar yang menjalar sangat dalam ke bawah tanah. Hal ini bisa merusak fondasi dan mengancam ketahanan rumah secara keseluruhan.

    Lalu, akar pohon pepaya membuat tanah di sekitarnya menjadi lebur, sehingga bisa menciptakan lubang. Jika dibiarkan, lubang tersebut dapat membuat rumah terlihat miring.

    2. Pohon Jambu

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon jambu/iStock (Satriady Utomo)

    Pohon jambu memiliki akar yang besar dan keras. Kalau tidak dirawat, akar pohon jambu dapat merusak bagian bawah fondasi rumah atau pagar.

    3. Pohon Mangga

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon mangga/The Spruce (K Dave)

    Akar pohon mangga akar dapat merusak fondasi rumah yang terbuat dari semen, batu, atau material lainnya. Perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ini agar tidak terlalu dekat dengan rumah.

    4. Pohon Beringin

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: iStock/Sourav Mahata

    Pohon beringin berukuran besar, sehingga bisa membuat rumah menjadi asri dan teduh. Namun, pohon ini lebih cocok ditanam di pekarangan yang luas agar tidak berdekatan dengan rumah.

    5. Pohon Ketapang

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto:Ketapang: saranakontraktor.com

    Perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ketapang cukup jauh dari rumah. Dengan begitu, fondasi rumah bisa terhindar dari ancaman kerusakan.

    6. Pohon Bidara

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Bidara: Getty Images/Alisa Gabliya

    Jika ingin menanam pohon bidara, pastikan jarak minimal dengan rumah 3 meter. Jarak tersebut memungkinkan pohon bidara hidup lama dan akarnya tidak merusak fondasi rumah. Hal ini juga membantu pohon mendapatkan nutrisi dengan baik dari dalam tanah.

    7. Pohon Durian

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Durian: iStock/montri13rd

    Pohon durian cenderung tumbuh besar dan kokoh, serta akarnya menjalar. Oleh karena itu, pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak merusak fondasi.

    Selain berhati-hati memilih pohon, penghuni perlu memperhatikan jarak tanamnya dengan rumah.

    Jarak Aman Menanam Pohon di Rumah

    Dilansir dari Jimstrees.com, berikut jarak yang dianjurkan untuk menanam pohon di rumah berdasarkan ketinggiannya.

    • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon 8-15 meter jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

    Itulah tips seputar pohon yang bisa merusak fondasi rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Pohon yang Nggak Bikin Fondasi Rumah Rusak, Apa Saja?


    Jakarta

    Menanam pohon di halaman bisa membuat hunian terasa sejuk dan adem. Meski begitu, kamu harus merawatnya secara rutin dan mengetahui jenis pohon apa yang aman.

    Soalnya, ada beberapa pohon yang dapat merusak fondasi rumah karena akarnya tumbuh merambat. Semakin pohon tumbuh besar, akarnya berisiko memperparah kerusakan fondasi hingga memicu kerusakan fatal pada struktur bangunan.

    Ingin tahu apa saja pohon-pohon yang aman ditanam di perkarangan karena tidak merusak fondasi rumah? Simak dalam artikel ini.


    Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah

    Ada beberapa pohon yang aman jika ditanam di halaman karena tidak memicu kerusakan pada fondasi rumah. Dikutip dari Boulder Contractors dan Gardener’s World, Minggu (6/7/2025), berikut daftarnya:

    1. Pohon Bungur

    Pohon bungur bisa menjadi pilihan terbaik jika kamu ingin hunian yang sejuk dan asri. Pastikan kamu menanam di tempat yang cukup luas karena pohon ini dapat menjulang tinggi hingga 10 meter.

    Selain itu, pastikan pohon bungur ditanam di area yang terpapar sinar matahari. Pohon ini dapat tumbuh dengan cepat asalkan disiram secara rutin dan sesekali dipangkas.

    Daya tarik dari pohon bungur adalah bagian bunganya yang tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan. Wanginya yang semerbak bisa tercium hingga ke dalam rumah.

    2. Pohon Bugenvil

    Bugenvil dapat tumbuh dengan cepat jika diletakkan di bawah sinar matahari. Selain itu, tanaman ini dapat bertahan hidup di iklim tropis sehingga sangat cocok bagi kamu yang ingin menanamnya di halaman.

    Kamu bisa menanam bugenvil di dalam pot, tanah, maupun keranjang gantung. Perawatannya juga gampang karena bugenvil tak perlu disiram secara rutin. Kamu juga dapat memangkasnya sesekali saja agar mempertahankan bentuk dan bunganya.

    3. Pohon Tabebuya

    Pohon Tabebuya bisa menjadi opsi terbaik buat kamu yang ingin menanam pohon di rumah. Akarnya yang tak merusak fondasi rumah ditambah bunganya yang indah membuat banyak orang menanam pohon ini.

    Ketinggian pohon tabebuya bisa mencapai 10 meter. Untuk merawat pohon ini juga tidak sulit, hanya perlu disiram dan diberi pupuk secara rutin. Tabebuya juga cocok ditanam di wilayah subtropis dan tropis.

    4. Pohon Palem

    Di daftar berikutnya ada pohon palem yang memiliki struktur akar berserat, sehingga tidak merusak fondasi rumah. Pohon yang dapat tumbuh di iklim tropis ini memiliki daun tipis dan bisa tumbuh tinggi.

    Adapun beberapa jenis palem yang umum ditanam, di antaranya palem kipas, palem putri, palem merah, palem udang, dan palem Jepang.

    Perlu diingat, pohon palem tidak perlu disiram terlalu sering. Semakin basah tanahnya justru menjadi masalah bagi pohon ini. Jangan lupa untuk sesekali diberikan pupuk, membuang daun yang layu, dan memangkas tangkai tua yang berwarna cokelat.

    5. Pohon Ara

    Pohon ara atau disebut tin juga cocok ditanam di halaman karena tak merusak fondasi rumah. Pohon yang cocok di iklim panas dan kering ini bisa tumbuh hingga 3-4 meter. Pohon ini juga bisa berbuah yang warnanya merah atau ungu, tergantung dari varietasnya.

    6. Pohon Apel

    Ingin menanam pohon yang banyak buahnya? Cobalah menanam pohon apel di rumah. Pohon ini dapat tumbuh subur di area yang terpapar sinar matahari langsung dan terlindungi dari angin kencang.

    Memang pohon apel dapat tumbuh di atas tanah yang kering, tetapi juga perlu disiram sesekali agar tidak mati.

    7. Pohon Kersen

    Pohon kersen atau ceri kampung memiliki daun yang cukup lebat dan bisa tumbuh menjulang hingga 12 meter. Pohon ini tidak membutuhkan perawatan khusus, hanya saja harus sering dipangkas jika sudah terlalu tinggi karena dikhawatirkan merusak bagian atap rumah.

    Itulah tujuh pohon yang tidak membuat fondasi rumah rusak karena ditanam di halaman. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cocok Ditanam Dekat Rumah, 7 Pohon Ini Nggak Rusak Fondasi


    Jakarta

    Pekarangan rumah yang hijau dan asri membuat suasana hunian semakin nyaman bagi penghuninya. Pemilik bisa menanam berbagai tanaman, bahkan pohon agar pekarangan tidak gersang.

    Namun, pemilik perlu selektif ketika hendak menanam pohon. Sebab, beberapa pohon tumbuh besar sehingga akarnya berpotensi merusak fondasi rumah.

    Apa saja pohon yang cocok ditanam dekat rumah? Simak ulasannya dalam artikel ini.


    Pohon yang Tidak Rusak Fondasi Rumah

    Inilah deretan pohon yang tidak merusak fondasi rumah, dikutip dari Boulder Contractors dan Gardener’s World.

    1. Pohon Palem

    Tropical Climate, Thailand, Beauty, Gardening, HorizontalPohon Palem Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

    Pemilik bisa mempertimbangkan pohon palem buat mengisi pekarangan rumah. Struktur akarnya berserat sehingga tidak merusak fondasi rumah. Pohon ini memiliki daun yang tipis dan dapat tumbuh tinggi.

    Cara merawatnya pun cukup mudah karena tidak perlu sering disiram. Tanah yang semakin basah justru menjadi masalah bagi pohon tersebut. Lalu, sesekali berikan pupuk, buang daun yang lalu, dan memangkas tangkai tua yang berwarna cokelat.

    2. Pohon Ara

    Pohon tin atau ara atau pohon Jaya Sri Maha BodhiPohon tin atau ara Foto: CNN

    Pohon ara atau tin aman ditanam di pekarangan karena tidak merusak fondasi rumah. Pohon ini bisa tumbuh hingga 3-4 meter. Pemilik juga bisa panen buah-buahan berwarna merah atau ungu dari tumbuhan ini.

    3. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Jika ingin pohon yang banyak buahnya, pohon apel bisa menjadi pilihan. Pohon apel dapat tumbuh dengan subur di tempat yang terpapar sinar matahari langsung dan terlindungi dari angin kencang. Tanaman ini juga bisa tumbuh di tanah yang kering, tetapi masih perlu sesekali disiram.

    4. Pohon Kersen

    Buah kersenBuah kersen Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

    Pohon kersen atau ceri kampung juga cocok ditanam dekat rumah. Pohon ini bisa tumbuh hingga 12 meter dan memiliki daun yang cukup lebat. Tak perlu perawatan khusus, pohon kersen hanya perlu dipangkas kalau sudah terlalu tinggi agar tidak merusak atap rumah.

    5. Pohon Tabebuya

    Pohon Tabebuya GowaPohon Tabebuya Gowa Foto: Evelyn Djuranovik/detikSulsel

    Selain itu, pohon tabebuya bisa menjadi opsi karena akarnya tidak merusak fondasi rumah. Bunganya pun tampak indah sehingga cocok ditanam di pekarangan.

    Pohon tabebuya bisa tumbuh mencapai 10 meter. Cara merawatnya cukup dengan disiram dan diberi pupuk secara rutin.

    6. Pohon Bugenvil

    Tabebuya dan bugenvil mekar bersaman di Alun-alun LumajangTabebuya dan bugenvil mekar bersaman di Alun-alun Lumajang Foto: Nurhadi Wicaksono/detikJatim

    Pohon bugenvil cocok ditanam di halaman rumah. Tanaman ini bisa tumbuh dengan cepat di bawah sinar matahari. Pemilik bisa menanamnya di dalam pot, tanah, atau keranjang gantung.

    Pohon ini tidak perlu sering disiram. Namun, pemilik dapat memangkasnya sesekali untuk mempertahankan bentuknya.

    7. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Pohon bungur merupakan pilihan terbaik buat hunian sejuk, asri, dan cantik. Bunganya tumbuh majemuk dan wanginya semerbak.

    Pastikan untuk menanam pohon bungur di tempat yang cukup luas karena ketinggiannya bisa mencapai 10 meter. Sebaiknya tanam pohon di tempat yang terpapar sinar matahari. Lalu, siram pohon bungur secara rutin dan sekali-kali pangkas batangnya.

    Itulah pohon yang cocok ditanam di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Jenis Pohon yang Aman Ditanam di Halaman, Tak Merusak Fondasi Rumah


    Jakarta

    Tak jarang pemilik rumah ingin menanam pohon untuk menghiasi pekarangannya. Rumah bakal terlihat lebih asri dan adem kalau ada pohon di halaman.

    Namun, pemilik tak boleh asal memilih jenis pohon. Beberapa pohon berisiko merusak fondasi rumah karena akarnya dapat mengenai fondasi bangunan.

    Lantas, jenis pohon apa yang aman ditanam di halaman rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    Jenis Pohon yang Aman Ditanam di Halaman

    Inilah jenis-jenis pohon yang aman ditanam halaman karena akarnya tak merusak fondasi rumah, dilansir dari Boulder Contractors dan Gardener’s World.

    1. Pohon Palem

    Tropical Climate, Thailand, Beauty, Gardening, HorizontalPohon Palem Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

    Pohon palem cocok ditanam dekat rumah karena mempunyai akar berserat. Bentuk akar seperti itu tidak akan merusak fondasi rumah.

    Selain itu, tanaman ini cukup mudah dirawat karena tak perlu sering disiram, bahkan semakin basah justru jadi masalah bagi pohon tersebut. Kemudian, berikan pupuk, buang daun yang layu, dan memangkas tangkai tua yang berwarna cokelat.

    2. Pohon Ara

    Pohon tin atau ara atau pohon Jaya Sri Maha BodhiPohon tin atau ara Foto: CNN

    Pohon ara atau tin juga bisa jadi pilihan yang bagus buat ditanam di pekarangan. Pohon ini dapat tumbuh hingga 3-4 meter tanpa akan merusak fondasi rumah. Nilai plusnya lagi, pemilik nantinya bisa panen buah-buahan berwarna merah atau ungu, lho.

    3. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Selanjutnya, ada pohon apel yang menjadi opsi menarik apalagi kalau mau dapat banyak buah. Pohon ini bisa tumbuh di tempat yang terpapar sinar matahari langsung dan terlindungi dari angin kencang. Tanaman ini juga dapat bertahan di tanah yang kering, tetapi masih perlu sesekali disiram.

    4. Pohon Kersen

    Buah kersenBuah kersen Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

    Pemilik bisa coba tanam pohon kersen atau ceri kampung di dekat rumah. Pohon ini dapat tumbuh besar hingga 12 meter dan disertai daun yang cukup lebat. Cara rawat pohon kersen cukup dengan memangkasnya kalau sudah terlalu tinggi biar tidak merusak atap rumah.

    5. Pohon Tabebuya

    Pohon Tabebuya GowaPohon Tabebuya Gowa Foto: Evelyn Djuranovik/detikSulsel

    Lalu, pohon tabebuya juga jadi pilihan yang bagus karena akarnya tidak merusak fondasi rumah. Pohon ini bisa tumbuh mencapai 10 meter disertai bunga yang indah. Cara merawatnya hanya perlu disiram dan diberi pupuk secara rutin.

    6. Pohon Bugenvil

    Tabebuya dan bugenvil mekar bersaman di Alun-alun LumajangTabebuya dan bugenvil mekar bersaman di Alun-alun Lumajang Foto: Nurhadi Wicaksono/detikJatim

    Kemudian, ada pohon bugenvil cocok buat halaman rumah. Pemilik boleh menanamnya di dalam pot, tanah, atau keranjang gantung. Nantinya, pohon ini bakal tumbuh dengan cepat di bawah paparan sinar matahari.

    Pemilik tidak perlu sering menyiram tanaman ini. Namun, pemilik dapat memangkasnya sesekali untuk mempertahankan bentuknya.

    7. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Terakhir, ada pohon bungur yang tak hanya aman tetapi juga membuat hunian sejuk, asri, dan cantik. Namun, sebaiknya tanam pohon bungur di tempat yang cukup luas karena ketinggiannya bisa mencapai 10 meter.

    Lalu, tanam pohon bungur di tempat yang terpapar sinar matahari ya. Siram pohon ini secara rutin dan sekali-kali pangkas batangnya.

    Itulah sederet jenis pohon yang cocok ditanam di halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisah Wafatnya Nabi Zakaria AS yang Terbunuh di Dalam Pohon


    Jakarta

    Ada dua perbedaan versi yang menceritakan tentang kisah wafatnya Nabi Zakaria AS. Salah satunya ada yang mengatakan bahwa Nabi Zakaria AS terbunuh oleh kaumnya.

    Nabi Zakaria AS adalah ayah dari Nabi Yahya AS yang berasal dari Bani Israil. Al-Hafizh Abul Qasim Ibnu Asakir dalam kitabnya menyebutkan bahwa Nabi Zakaria AS bernama lengkap adalah Zakaria bin Berekhya. Ada juga yang mengatakan, Zakaria bin Dan.

    Pendapat lainnya menyebutkan, Zakaria bin Ladun bin Muslim bin Shaduq bin Hasyban bin Dawud bin Sulaiman bin Shadiqah bin Balathah bin Nahor bin Solom bin Bahfasyat bin Inamen bin Rahiam bin Sulaiman bin Dawud.


    Kisah Wafatnya Nabi Zakaria AS

    Dikutip dari Qashash Al-Anbiyaa’ (Kisah Para Nabi) karya Ibnu Katsir yang menukil pendapat dari Wahab bin Munabbih, ada berbagai versi keterangan mengenai bagaimana Nabi Zakaria AS meninggal. Beberapa di antaranya menyebut, Nabi Zakaria AS meninggal secara wajar tetapi ada pula yang menyebut karena dibunuh.

    Untuk pendapat pertama bersumber dari riwayat Abdul Mun’im bin Idris bin Sinan dari ayahnya yang meriwayatkan dari Wahab bin Munabbih dari Mukhtashar Tarikh Dimasyqa. Wahab menceritakan, saat itu Nabi Zakaria AS tengah melarikan diri dari penganiayaan yang dilakukan kaumnya.

    Dikutip dari buku Kisah Bapak & Anak dalam Al-Qur’an karya Adil Musthafa Abdul Halim, Nabi Zakaria AS melarikan diri ke sebuah kebun yang ditumbuhi pepohonan di Baitul Maqdis. Pepohonan yang ada di sana tersebut memanggilnya, “Wahai Nabi Allah, silakan datang ke dekatku.”

    Ketika Nabi Zakaria AS mendekat, pepohonan tersebut membuka dirinya dan memungkinkan Nabi Zakaria AS bersembunyi di dalamnya. Setelahnya, Nabi Zakaria AS dikisahkan masuk ke dalam sebuah pohon.

    Saksi mata, iblis, melihat ini dan mengambil sepotong kain dari pakaian Nabi Zakaria AS. Ia membawa kain tersebut keluar dari tumbuhan untuk membuktikan keberadaan Nabi Zakaria AS kepada kaum yang mencarinya.

    Hingga pada akhirnya, kaumnya tersebut mengetahui keberadaan Nabi Zakaria AS. Mereka pun memutuskan untuk menebang pohon tersebut dengan menggergajinya.

    “Setelah kaumnya mengetahui bahwa dia berada dalam pohon tersebut, mereka mengambil gergaji dan mulai menebang pohon itu,” demikian cerita dari Wahab.

    Hingga saat gergaji tersebut hampir mengenai Nabi Zakaria AS, Allah SWT memberikan wahyu untuknya, “Apabila eranganmu tidak berhenti, maka Aku akan membalikkan negerimu dan semua orang yang ada di atasnya.”

    Pada saat itulah, menurut riwayat dari Wahab, erangan Nabi Zakaria AS berhenti dan pohon pun terbelah menjadi dua bersamaan dengan Nabi Zakaria AS.

    Sementara itu, pendapat lainnya berasal dari Ishaq bin Bisyr yang meriwayatkan dari Idris bin Sinan, dari Wahab bin Munabbih. Wahab mengatakan,

    “Orang yang diselubungi oleh pohon tersebut adalah Yesaya, sementara Zakaria meninggal dunia secara wajar. Wallahu a’lam.”

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com