Tag: pondok gede

  • Ini Alasan Kamu Perlu Bikin Biopori di Rumah, Banyak Manfaatnya


    Jakarta

    Lubang resapan biopori berfungsi untuk menimbun sampah organik. Kamu bisa dengan mudah membuat lubang ini di sekitar rumah.

    Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN menjelaskan cara membuat biopori di rumah. Pertama, gali lubang vertikal sedalam 1,2 meter dengan diameter 10 cm menggunakan bor khusus.

    Kemudian, pasang casing untuk menahan agar tanah tidak longsor. Lalu, tutup lubang biopori menggunakan tutup berlubang untuk mencegah tikus masuk.


    Biopori Rumah SOPANBiopori Rumah SOPAN Foto: 20detik

    “Biopori itu dibuat mudah sekali. Pertama dibor dengan bor buatan kami itu sedalam 1,2 meter. Setelah bor kita lubangi baru kita kasih casing,” kata Sony kepada detikcom di Rumah SOPAN, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi belum lama ini.

    Selain mudah dibuat, biopori sangat manfaat bagi lingkungan rumah, lho. Yuk, simak apa saja manfaat punya biopori.

    Manfaat Bikin Biopori di Rumah

    1. Mengurai Sampah Organik

    Lubang resapan biopori bisa diandalkan untuk menguraikan sampah organik, terutama sampah dapur. Lubang ini mampu mengurai sampah secara alami dalam beberapa hari saja.

    Mengisi lubang resapan biopori dengan sampah organikMengisi lubang resapan biopori dengan sampah organik Foto: 20detik

    “Kita di rumah SOPAN ini punya 80 lubang biopori, kali 10 kilo (muatan sampah) per lubang itu sudah 800 kilogram. Kita bisa 800 kilogram (sampah organik) per hari kita bisa kelola. Dan itu dalam 4 hari langsung habis di lubang sampah biopori,” katanya.

    2. Menyuburkan Tanah

    Saat proses penguraian, sampah organik sebenarnya sedang berubah menjadi kompos. Nah, kompos ini mengandung berbagai kandungan yang dapat menyuburkan tanah.

    “Tanah kita subur. Karena apa? Kompos kita masukkan langsung ke tanah. Sampah-sampah kita masukkan ke tanah jadi kompos. Jadi dia menyuburkan tanah,” ucapnya.

    Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menumbuhkan tanaman di pekarangan rumah.

    “Kita bisa menyuburkan tanaman di sekitarnya yang kita tanam di dekat letak, letaknya lubang biopori,” tuturnya.

    3. Mempercepat Penyerapan Air

    Selain itu, lubang resapan biopori mempercepat penyerapan air ke dalam tanah. Sebab ada lubang sebagai akses masuk air yang mudah.

    Tanah pekarangan pun menjadi lembap dan kandungan air terjaga. Bagi pengguna sumur air pun tidak perlu khawatir kekeringan.

    “Jadi tanah kita kalau bisa dia meresap hujan sebanyak-banyaknya, itu disebutlah kita memanen air hujan. Air hujan nggak bisa dipanen kenapa? Karena nggak ada yang bisa diserap,” jelasnya.

    4. Mencegah Genangan Air

    Lalu, penyerapan air hujan yang lancar akan mencegah terbentuk genangan air. Sony mengingatkan genangan air bisa berbahaya karena bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

    “Kalau ada ada genangan yang lengkung gitu, tidak terserap dengan tanah karena tanahnya keras kan? Nah ini (tempat) malaria (penyebab) demam berdarah itu tidur di situ. Karena (nyamuk) demam berdarah itu kan cuma satu hari bisa berkembang biak,” tuturnya.

    Oleh karena itu, Sony menyarankan agar membuat lubang resapan biopori di area tanah yang rawan muncul genangan air.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pekarangan Sempit-Paving Block Masih Bisa Bikin Biopori? Begini Caranya



    Jakarta

    Lubang resapan biopori adalah lubang buatan untuk menimbun sampah organik dan menyerap air hujan. Biopori merupakan salah satu metode andalan untuk mengolah sampah rumah tangga.

    Dalam waktu beberapa hari saja, sampah organik yang tertimbun di dalam tanah akan terurai secara alami. Hal ini sudah diterapkan oleh Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN, Sony Teguh Trilaksono yang mempunyai 80 lubang biopori di lingkungan rumahnya.

    “Kita di rumah SOPAN ini punya 80 lubang biopori, kali 10 kilo (muatan sampah) per lubang itu sudah 800 kilogram. Kita bisa 800 kilogram (sampah organik) per hari kita bisa kelola. Dan itu dalam 4 hari langsung habis di lubang sampah biopori,” ujar Sony ke detikcom di Rumah SOPAN, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi belum lama ini.


    Mengisi lubang resapan biopori dengan sampah organikMengisi lubang resapan biopori dengan sampah organik Foto: 20detik

    Sony menyebut pembuatan lubang resapan biopori sangat mudah. Caranya dengan membuat lubang sedalam 1,2 meter berdiameter 4 inci atau sekitar 10 cm dengan bor khusus.

    “Biopori itu dibuat mudah sekali. Pertama dibor dengan bor buatan kami itu sedalam 1,2 meter. Setelah bor kita lubangi baru kita kasih casing,” katanya.

    Casing biopori berfungsi untuk menahan tanah di atas lubang agar tidak longsor. Untuk casing, bisa menggunakan pipa, kaleng, atau casing yang didesain khusus.

    Lalu, kamu bisa menutup bukaan biopori dengan tutup yang berlubang. Hal ini untuk mencegah tikus memakan atau mengacak sampah organik.

    Tak hanya satu, sebaiknya kamu membuat beberapa lubang biopori di rumah. Adapun jarak satu biopori dengan lainnya tergantung posisinya.

    Untuk tanah di bawah atap, sebaiknya antara biopori berjarak 1,5-2 meter. Sedangkan lahan terbuka yang tidak dekat atap, jarak biopori sekitar 3 meter.

    Biopori Rumah SOPANBiopori Rumah SOPAN Foto: 20detik

    Menurutnya, setiap rumah bisa membuat lubang biopori meski mempunyai lahan yang sempit, bahkan kalau tidak ada pekarangan sekalipun. Sebab, pemilik rumah bisa membuat biopori di garasi, carport, hingga selokan depan rumah.

    “Tidak punya tempat lahan? Bikin biopori di mana? Di garasi mobil (atau) di comberan. Bahkan kalau misalnya sampah-sampah dapur yang mau kita buang itu (di selokan) tidak ada masalah juga. Jadi itu menjadi busuk dan terkomposkan secara alami. Jadi sebenarnya rumah kecil bisa,” katanya.

    Selain itu, pekarangan yang tertutup paving block atau conblock masih dibuatkan lubang resapan biopori. Caranya dengan membiarkan sedikit area lahan tidak ditutup paving block.

    Area tersebut kemudian dijadikan biopori. Lalu, lubang biopori bisa ditutup besi berlubang berbentuk paving block. Sony juga menambahkan batu-batu koral agar lebih estetik.

    Biopori Rumah SOPANBiopori Rumah SOPAN Foto: 20detik

    “Paving block ini memang kita desain untuk meresap air juga. Contohnya di paving block ini ada namanya lubang resapan biopori (tapi) tetap kita pakai grass block,” pungkasnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Jitu Merawat Tanaman Biar Rumah Asri dan Ramah Lingkungan


    Jakarta

    Merawat tanaman bisa membuat suasana rumah menjadi lebih asri dan nyaman. Lebih dari itu, mempunyai tanaman di rumah turut membantu konservasi lingkungan.

    Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN, Sony Teguh Trilaksono menyebut memelihara tanaman adalah salah satu cara mengimbangi lingkungan hidup. Sebab, manusia membutuhkan oksigen yang dihasilkan oleh tanaman.

    Sony sendiri mempunyai lebih dari 400 tanaman di pekarangan rumahnya. Selain karena hobi, ia merasa tanaman membuat suasana rumah terasa lebih teduh.


    “Jadi kami di sini sekarang kenapa teduh ya? Karena banyak oksigen. Jadi makin banyak pohon, banyak oksigen. Jadi selain kita hobi, juga untuk menerapkan konservasi lingkungan di rumah ini,” ujar Sony kepada detikcom di Rumah SOPAN, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi belum lama ini.

    Koleksi Tanaman Rumah SOPANKoleksi Tanaman Rumah SOPAN Foto: 20detik

    Menurutnya, setiap rumah harus memelihara tanaman. Terlebih karena penebangan pohon masih marak terjadi.

    “Indonesia ini kan sekarang penebangan pohon luar biasa ya, jadi harus kita lakukan,” katanya.

    Ia pun membagikan sejumlah tips merawat tanaman di rumah. Yuk, simak penjelasan berikut ini.

    Tips Merawat Tanaman

    1. Setiap Penghuni Merawat Tanaman

    Sony menyarankan agar setiap penghuni rumah harus menanam atau merawat tiga sampai lima pohon di rumah. Ia mendapatkan angka itu karena lima pohon dapat memenuhi kebutuhan oksigen satu orang, sehingga menggunakan angka sebaliknya.

    “Pokoknya di rumah itu harus menanam. Jadi kalau jumlahnya kayak segini, jumlah orang di rumah satu, ya jadi satu kali lima pohon.

    2. Pelihara Aneka Jenis Tanaman

    Lalu, ada baiknya sebuah rumah mempunyai beraneka jenis tanaman. Ia sendiri mempunyai empat jenis tanaman di rumah, yakni tanaman buah, tanaman sayur-sayuran, tanaman obat, dan tanaman pencegah polusi.

    3. Maksimalkan Ruang

    Kalau kamu punya lahan yang sempit atau tidak punya pekarangan, memaksimalkan ruang dengan menanam tanaman di pot. Kamu bisa menaruh pot ini di mana saja, termasuk tembok dan atap rumah.

    Tanaman di Tembok Rumah SOPANTanaman di Tembok Rumah SOPAN Foto: 20detik

    “Jadi kalau ada alasan ‘kami tidak bisa menanam’ itu hanya alasan. Sebetulnya yang bisa kita tahu semua bisa. Kita menanam di genteng, di tembok, di taman, di pot kecil. Kita semuanya bisa menanam asal ada kemauan,” jelasnya.

    4. Cukupi Kebutuhan Tanaman

    Pastikan kamu memenuhi kebutuhan dasar tanaman, yakni cahaya matahari, kesuburan tanah, dan kecukupan air. Lalu, pilih tanaman dengan bibit unggul dan penuhi nutrisinya dengan pupuk.

    “Yang jelas (penuhi) air, matahari, terus (kesuburan) tanah, media tanah, pupuk sama pemilihan bibit dulu itu penting sekali,” ungkapnya.

    5. Kepedulian Terhadap Tanaman

    Kemudian, Sony menyebut rasa sayang dan peduli terhadap tanaman juga penting. Dengan begitu, kamu akan lebih memperhatikan kebutuhan tanaman. Jika ada masalah pada tanaman, maka segera diatasi.

    “Pertama adalah peduli kepada pohon kita yang ada, kemudian kita juga kasih sayang. Jadi alhamdulillah lihat pohon kita kan nggak ada yang mati kan. Saya mencoba (kalau) ada pohon yang kuning, saya potongin dulu,” tuturnya.

    “Kuncinya itu aja. Awal dari kasih sayang. Kasih sayang dan peduli kepada pohon kita,” ungkapnya,” pungkasnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Biopori di Halaman Rumah Bikin Tanah Makin Subur, Ini Manfaatnya


    Jakarta

    Biopori adalah lubang resapan yang diisi dengan sampah organik. Membuat lubang ini di halaman menguntungkan bagi penghuni rumah, lho.

    Penghuni dapat dengan mudah membuat biopori di halaman rumah. Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN Sony Teguh Trilaksono menjelaskan lubang biopori dibuat sedalam 1,2 meter dengan diameter 10 cm menggunakan bor khusus.

    Selanjutnya, pasang casing untuk menahan agar lubang tidak tertutup tanah lagi. Tutup lubang tersebut menggunakan penutup berlubang untuk mencegah tikus masuk.


    Namun, apa saja manfaat mempunyai biopori di pekarangan rumah? Simak penjelasannya berikut.

    Manfaat Bikin Biopori di Halaman Rumah

    Inilah beberapa keuntungan memiliki biopori di halaman rumah.

    1. Menyuburkan Tanah

    Sampah organik yang dimasukkan ke dalam biopori akan berubah menjadi kompos. Kompos tersebut mempunyai kandungan yang dapat menyuburkan tanah.

    “Kita bisa menyuburkan tanaman di sekitarnya yang kita tanam di dekat letak, letaknya lubang biopori,” ujar Sony kepada detikcom di Rumah SOPAN, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi beberapa waktu lalu.

    2. Menyerap Air

    Biopori dapat mempercepat penyerapan air ke dalam tanah. Adanya lubang memudahkan akses air untuk menyerap ke tanah. Alhasil, tanah menjadi lembap dan kandungan air terjaga sehingga tak perlu khawatir kekeringan.

    “Jadi tanah kita kalau bisa dia meresap hujan sebanyak-banyaknya, itu disebutlah kita memanen air hujan. Air hujan nggak bisa dipanen kenapa? Karena nggak ada yang bisa diserap,” jelasnya.

    3. Mencegah Genangan Air

    Jika penyerapan air lancar, air hujan tidak akan menggenangi pekarangan. Hal ini baik karena mencegah genangan, yakni tempat nyamuk berkembang biak.

    “Kalau ada genangan yang lengkung gitu, tidak terserap dengan tanah karena tanahnya keras kan? Nah ini (tempat) malaria (penyebab) demam berdarah itu tidur di situ. Karena (nyamuk) demam berdarah itu kan cuma satu hari bisa berkembang biak,” imbuhnya.

    4. Mengurangi Sampah Organik

    Biopori berfungsi untuk mengurai sampah organik seperti sisa makanan dari dapur. Sony mengatakan lubang tersebut mampu mengurai sampah secara alami dalam kurun waktu beberapa hari saja.

    Itulah beberapa manfaat membuat biopori di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemenag Sebut Asuransi Jiwa Jemaah Haji Reguler 2024 yang Wafat Sudah Dibayarkan


    Jakarta

    Kementerian Agama menegaskan jemaah haji reguler Indonesia yang wafat pada ibadah haji 1445 H/2024 M sudah mendapatkan asuransi jiwa.

    Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Saiful Mujab memastikan asuransi jiwa itu sudah dibayarkan kepada keluarga jemaah.

    Kementerian Agama bekerja sama dengan PT JMA Syariah telah menyiapkan asuransi bagi jemaah haji reguler asal Indonesia yang berangkat tahun 2024.


    Asuransi yang diberikan kepada jemaah haji berupa asuransi jiwa dan kecelakaan. Tak hanya itu, jemaah juga mendapat santunan extra cover dari Garuda Indonesia atau Saudia Airlines jika wafat di area yang menjadi wilayah tanggung jawab maskapai penerbangan saat operasional haji.

    “Dalam catatan Kemenag ada 497 jemaah haji reguler yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M, baik saat operasional maupun pasca operasional, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi. Semua sudah dibayar tuntas 100%, *melalui rekening jemaah haji yang wafat*,” ujar Saiful Mujab di Jakarta, Kamis (19/9/2024) dalam rilis yang diterima detikHikmah.

    “Asuransi yang diberikan sebesar nilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayarkan jemaah sesuai dengan embarkasinya masing-masing. *Untuk proses pencairan, ahli waris jemaah bisa berhubungan dengan Bank Penerima Setoran awal tempat jemaah membuka rekening haji*,” tambahnya.

    Selain itu, Saiful Mujab juga menjelaskan, ada delapan jemaah yang juga mendapatkan santunan extra cover dari maskapai penerbangan. Ada lima jemaah yang mendapat santunan dari Garuda Indonesia dan tiga jemaah yang mendapat santunan dari Saudia Airlines. “Mereka wafat di wilayah yang menjadi tanggung jawab maskapai. Nilai santunan extra cover yang diberikan sebesar Rp125 juta,” sebut Saiful Mujab.

    “Alhamdulillah ini berjalan dengan baik. Semua proses sudah selesai dan asuransi ini berjalan dengan baik,” tegas Saiful.

    Besaran Asuransi yang Diterima Jemaah Haji Reguler 2024

    Berikut daftar besaran asuransi jiwa sesuai Bipih per embarkasi:

    a. Embarkasi Aceh sebesar Rp49.995.870,00
    b. Embarkasi Medan sebesar Rp51.145.139,00
    c. Embarkasi Batam sebesar Rp53.833.934,00
    d. Embarkasi Padang sebesar Rp51.739.357,00
    e. Embarkasi Palembang sebesar Rp53.943.134,00

    f. Embarkasi Jakarta sebesar Rp58.498.334,00 (Pondok Gede dan Bekasi)
    g. Embarkasi Solo sebesar Rp58.562.008,00
    h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp60.526.334,00
    i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp56.510.444,00
    j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp56.471.105,00

    k. Embarkasi Makassar sebesar Rp60.245.355,00
    l. Embarkasi Lombok sebesar Rp58.630.888,00
    m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp58.498.334,00

    (lus/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Rincian Biaya Haji 2025 yang Dibayar Jemaah Per Embarkasi Menurut Keppres


    Jakarta

    Rincian biaya haji 2025 yang akan dibayarkan jemaah per embarkasi seluruh Indonesia resmi ditetapkan pemerintah. Biaya tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 6 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan Nilai Manfaat.

    Melalui Keppres yang diteken Presiden Prabowo pada Rabu (12/2/2025), pemerintah merinci BPIH dan Bipih per embarkasi. Ketentuan ini berlaku bagi jemaah haji, Petugas Haji Daerah (PHD) serta Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

    Berkaitan dengan itu, Kepala BP Haji Irfan Yusuf menyambut dengan baik terbitnya Keppres tersebut.


    “Alhamdulillah Keppres biaya haji 2025 sudah terbit. BP Haji mendukung penyelenggaraan haji tahun 2025 dan terwujudnya kenyamanan bagi jemaah haji,” kata Irfan dalam keterangannya di Jakarta seperti dikutip, Kamis (13/2/2025).

    Rincian Biaya yang Dibayar Jemaah Haji Reguler 1446 H/2025 M Per Embarkasi

    Berikut rincian biaya yang dibayarkan jemaah haji reguler atau Bipih per embarkasi di seluruh Indonesia.

    1. Embarkasi Aceh sebesar Rp 46.922.333,00
    2. Embarkasi Medan sebesar Rp 47.976.531,00
    3. Embarkasi Batam sebesar Rp 54.331.751,00
    4. Embarkasi Padang sebesar Rp 51.781.751,00
    5. Embarkasi Palembang sebesar Rp 54.41 l.751,00
    6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp 58.875. 751,00
    7. Embarkasi Solo sebesar Rp 55.478.501,00
    8. Embarkasi Surabaya sebesar Rp 60.955.751,00
    9. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp 57 .235.421,00
    10. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 59.331.751,00
    11. Embarkasi Makassar sebesar Rp 57.670.921,00
    12. Embarkasi Lombok sebesar Rp 56.764.801,00
    13. Embarkasi Kertajati sebesar Rp 58.875.751,00

    Besaran Bipih digunakan untuk membiayai penerbangan haji, sebagian akomodasi di Makkah, sebagian akomodasi di Madinah, dan biaya hidup (living cost).

    Adapun, besaran nilai manfaat dari BPIH 2025 untuk jemaah haji reguler Rp 6.831.820.756.658,34 atau Rp 6,8 triliun.

    (aeb/aeb)



    Sumber : www.detik.com

  • Biaya Haji 2025 Jemaah Embarkasi Surabaya Capai Rp 60,9 Juta



    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 6 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H /2025 M. Keputusan ini juga memuat besaran biaya yang dibayar jemaah per embarkasi.

    Keppres yang diteken Prabowo pada Rabu, 12 Februari 2025 ini menetapkan BPIH 2025 yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan nilai manfaat. Bipih ini dibayar oleh setiap jemaah haji, petugas haji daerah (PHD), dan pembimbing kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU).

    Adapun nilai manfaat bersumber dari setoran Bipih jemaah haji reguler dan jemaah haji khusus. Total nilai manfaat untuk jemaah haji reguler sebesar Rp 6.831.820.756.658,34.


    Terdapat 13 embarkasi dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Embarkasi Surabaya menjadi embarkasi dengan biaya haji paling tinggi, mencapai Rp 60,9 juta. Selanjutnya disusul Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 59,3 juta, lalu Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) dan Embarkasi Kertajati dengan nominal sama, Rp 58,8 juta.

    Sementara itu, embarkasi dengan biaya paling rendah adalah Aceh. Jemaah yang berangkat dari wilayah ini membayar Rp 46,9 juta. Berikut selengkapnya.

    • Embarkasi Aceh sebesar Rp 46.922.333,00
    • Embarkasi Medan sebesar Rp 47.976.531,00
    • Embarkasi Batam sebesar Rp 54.331.751,00
    • Embarkasi Padang sebesar Rp 51.781.751,00
    • Embarkasi Palembang sebesar Rp 54.41 l.751,00
    • Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp 58.875. 751,00
    • Embarkasi Solo sebesar Rp 55.478.501,00
    • Embarkasi Surabaya sebesar Rp 60.955.751,00
    • Embarkasi Balikpapan sebesar Rp 57 .235.421,00
    • Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 59.331.751,00
    • Embarkasi Makassar sebesar Rp 57.670.921,00
    • Embarkasi Lombok sebesar Rp 56.764.801,00
    • Embarkasi Kertajati sebesar Rp 58.875.751,00

    Menurut Keppres tersebut, Bipih yang dibayar jemaah haji akan digunakan untuk biaya penerbangan, sebagian biaya akomodasi di Makkah, sebagian akomodasi di Madinah, dan biaya hidup.

    Berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah Arab Saudi, Indonesia akan memberangkatkan 221 ribu jemaah haji tahun ini. Jemaah dijadwalkan akan masuk embarkasi mulai 1 Mei 2025 dan terbang ke Arab Saudi pada 2 Mei 2025. Masa operasional pemberangkatan dan pemulangan jemaah akan berlangsung 30 hari.

    biaya haji
    biaya haji 2025
    keppres bpih 2025
    embarkasi surabaya
    haji
    haji 2025

    (kri/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pelunasan Biaya Haji 2025 Reguler Dibuka Hari Ini


    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) telah membuka tahap pelunasan biaya haji 1446 H/2025 M. Jemaah haji reguler bisa langsung melakukan pelunasan mulai hari ini hingga satu bulan ke depan.

    “Pelunasan Bipih jemaah haji reguler 1446 H mulai 14 Februari – 14 Maret 2025,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, dalam keterangan persnya, Kamis (13/2/2025).

    Tahap ini dibuka setelah terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 H/2025 M yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji dan Nilai Manfaat. Keppres ini ditandatangani Presiden pada 12 Februari 2025.


    Hilman menyebut, jemaah haji yang telah membayar setoran awal sebesar Rp 25 juta akan mendapatkan nilai manfaat sekitar Rp 2 jutaan melalui virtual account. Sehingga dalam proses pelunasan nanti, mereka tinggal membayar selisihnya.

    Biaya Haji Jemaah Reguler 1446 H/2025 M

    Dalam Keppres tersebut, pemerintah telah mengatur Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) per embarkasi. Ketentuan biaya ini berlaku bagi jemaah haji, Petugas Haji Daerah (PHD), dan Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

    Bipih Jemaah Haji Reguler 2025

    Besaran Bipih jemaah haji bervariasi antara Rp 46.922.333 hingga Rp 60.955.751 tergantung embarkasi. Biaya ini dipergunakan untuk penerbangan haji, sebagian biaya akomodasi di Makkah dan Madinah, serta biaya hidup (living cost). Berikut besaran biayanya:

    1. Embarkasi Aceh sebesar Rp 46.922.333
    2. Embarkasi Medan sebesar Rp 47.976.531
    3. Embarkasi Batam sebesar Rp 54.331.751
    4. Embarkasi Padang sebesar R p51.781.751
    5. Embarkasi Palembang sebesar Rp 54.411.751
    6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp 58.875.751
    7. Embarkasi Solo sebesar Rp 55.478.501
    8. Embarkasi Surabaya sebesar Rp 60.955.751
    9. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp 57.235.421
    10. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 59.331.751
    11. Embarkasi Makassar sebesar Rp 57.670.921
    12. Embarkasi Lombok sebesar Rp 56.764.801
    13. Embarkasi Kertajati sebesar Rp 58.875.751

    Bipih PHD Pembimbing KBIHU 2025

    Besaran Bipih PHD dan Pembimbing KBIHU juga bervariasi antara Rp 80.900.841 hingga Rp 94.934.259. Biaya ini digunakan untuk berbagai keperluan seperti penerbangan, akomodasi, konsumsi, transportasi, pelayanan di Arafah, Mudzalifah, dan Mina, pelindungan, pelayanan di embarkasi atau debarkasi, pelayanan keimigrasian, premi asuransi dan pelindungan lainnya.

    Selain itu biaya tersebut juga akan digunakan untuk dokumen perjalanan, biaya hidup (living cost), pembinaan jemaah haji di Tanah Air dan Arab Saudi, pelayanan umum di dalam negeri dan Arab Saudi, dan pengelolaan BPIH. Berikut besaran biayanya:

    1. Embarkasi Aceh sebesar Rp 80.900.841
    2. Embarkasi Medan sebesar Rp 81.955.039
    3. Embarkasi Batam sebesar Rp 88.310.259
    4. Embarkasi Padang sebesar Rp 85.760.259
    5. Embarkasi Palembang sebesar Rp 88.390.259
    6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp 92.854.259
    7. Embarkasi Solo sebesar Rp 89.457.009
    8. Embarkasi Surabaya sebesar Rp 94.934.259
    9. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp 91.213.929
    10. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 93.310.259
    11. Embarkasi Makassar sebesar Rp 91.649.429
    12. Embarkasi Lombok sebesar Rp 90.743.309
    13. Embarkasi Kertajati sebesar Rp 92.854.259

    (hnh/kri)



    Sumber : www.detik.com