Tag: preferensi warna

  • 4 Warna Cat Dinding yang Bikin Nyamuk Tak Mau Datang


    Jakarta

    Kehadiran nyamuk terkadang membuat siapa pun tidak nyaman karena hewan satu ini bisa menimbulkan gatal di kulit dan suara bising di dekat telinga. Selain itu, beberapa spesies nyamuk juga dapat menularkan penyakit berbahaya seperti malaria dan demam berdarah. Kamu tidak perlu khawatir, sebenarnya ada cara sederhana agar nyamuk tidak datang ke rumah yakni memakai warna yang dibenci nyamuk.

    Menurut Hyperallergic, sebuah studi baru melaporkan bahwa nyamuk menggigit manusia ada hubungannya dengan warna yang ada di sekitar. Ada beberapa warna yang menarik perhatian mereka dan ada pula warna yang tidak bisa mereka lihat sehingga tidak terlihat menarik.

    Lalu, dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penciuman nyamuk sangat peka terhadap warna jika ada karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.


    Meskipun begitu, tetap tidak ada salahnya jika kita memakai warna-warna yang tidak disukai nyamuk agar dia tidak mendekat. Berikut ini beberapa warna yang tidak disukai nyamuk yang bisa kamu pakai pada dinding rumah.

    1. Putih

    Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat CO2 yang disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas. Maka, kamu bisa menggunakan cat dinding berwarna putih di rumah agar nyamuk tidak sering datang. Warna putih juga dapat membuat rumah lebih cerah, bersih, dan elegan. menjadikan putih sebagai pencegah nyamuk yang ideal.

    2. Hijau

    Penelitian menunjukkan nyamuk menghindari warna hijau. Hal ini terbukti saat seorang peneliti meletakkan tangan kosong mereka di luar ruang uji, tempat nyamuk tertarik. Namun, ketika peneliti yang sama memasukkan tangan mereka ke dalam ruang uji dengan mengenakan sarung tangan hijau, nyamuk mengabaikannya, dan terbang melewatinya. Bahkan saat disemprot dengan CO2 untuk menarik mereka lebih banyak, nyamuk tetap tidak tertarik dengan warna hijau.

    Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah dan tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

    3. Biru

    Sama seperti reaksi pada warna putih, warna biru tua, warna biru yang lebih terang yang memantulkan lebih banyak panas dan cahaya, tidak disukai nyamuk. Kamu bisa menggunakan biru pada dinding untuk mengurangi nyamuk bersarang di rumah.

    4. Ungu

    Meskipun ungu lebih gelap warnanya daripada biru, hijau, atau putih, warna ini tidak menarik perhatian nyamuk. Alasannya, warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak.

    Warna yang Dapat Menarik Banyak Nyamuk

    Untuk warna-warna yang dapat menarik kehadiran nyamuk di antaranya merah, oranye, hitam, dan cyan atau warna yang mirip dengan kulit telur asin. Hal ini dikarenakan warna-warna tersebut menimbulkan gambaran visual dan gelombang yang panjang. Mereka terbang lebih cepat dan tinggal lebih lama di sekitar warna tersebut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Warna-warna yang Dibenci dan Disukai Nyamuk


    Jakarta

    Keberadaan nyamuk di rumah kerap membuat penghuni jengkel. Hal itu karena gigitan nyamuk dapat menyebabkan gatal-gatal hingga menularkan penyakit.

    Ada berbagai cara untuk mengusir nyamuk dari rumah, misalnya dengan menggunakan insektisida maupun bahan alami. Di samping itu, bagian interior rumah juga bisa memberikan pengaruh karena ada warna-warna yang tidak disukai nyamuk.

    Dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penciuman nyamuk sangat peka terhadap warna jika ada karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.


    Meski demikian, tidak ada salahnya jika kita memakai warna-warna yang tidak disukai nyamuk agar dia tidak mendekat. Berikut ini beberapa warna yang tidak disukai nyamuk yang bisa kamu pakai pada dinding rumah.

    Warna yang Dibenci Nyamuk

    1. Putih

    Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat CO2 yang disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas. Maka, kamu bisa menggunakan cat dinding berwarna putih di rumah agar nyamuk tidak sering datang. Warna putih juga dapat membuat rumah lebih cerah, bersih, dan elegan. menjadikan putih sebagai pencegah nyamuk yang ideal.

    2. Hijau

    Penelitian menunjukkan nyamuk menghindari warna hijau. Hal ini terbukti saat seorang peneliti meletakkan tangan kosong mereka di luar ruang uji, tempat nyamuk tertarik. Namun, ketika peneliti yang sama memasukkan tangan mereka ke dalam ruang uji dengan mengenakan sarung tangan hijau, nyamuk mengabaikannya, dan terbang melewatinya. Bahkan saat disemprot dengan CO2 untuk menarik mereka lebih banyak, nyamuk tetap tidak tertarik dengan warna hijau.

    Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah dan tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

    3. Ungu

    Meskipun ungu lebih gelap warnanya daripada hijau atau putih, warna ini tidak menarik perhatian nyamuk. Alasannya, warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak.

    4. Earth Tones

    Dilansir Homes & Gardens, nyamuk tidak menyukai warna-warna natural atau earth tones seperti kaki, beige, maupun hijau zaitun. “Nyamuk biasanya mengabaikan warna putih, hijau, dan biru, yang merupakan warna umum di alam. Mereka juga membenci warna gading (ivory), krem, cokelat kecokelatan, khaki, kuning pastel, dan abu-abu lembut, yang mirip dengan warna predator alami mereka seperti burung dan laba-laba,” kata Pakar cat dan warna Goodell David dari Paints Acrylic.

    Warna yang Disukai Nyamuk

    Di sisi lain, ada juga beberapa warna yang disukai nyamuk. Nah, kamu bisa menghindari menggunakan warna-warna ini untuk mencegah nyamuk ada di rumah. Berikut informasinya.

    1. Hitam

    Melansir Homes & Gardens, seorang ahli entomologi di Mosquito Squad, nyamuk melihat dunia dalam bentuk dan warna yang kabur alih-alih gambar yang tajam dan detail. Oleh karena itu, nyamuk bergantung pada faktor lain seperti karbon dioksida, panas, gerakan, dan aroma untuk navigasi penerbangan mereka dan menemukan sarang dan sumber makanan.

    Salah satunya dinding yang berwarna hitam. Ketertarikan itu berasal dari kebutuhan nyamuk untuk menghindari sinar matahari langsung. Pasalnya, paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan dehidrasi dan kematian dini pada nyamuk. Hal inilah yang membuat nyamuk sering muncul pada senja atau fajar sebab mereka mencoba sembunyi dari paparan sinar matahari.

    2. Biru Tua

    Karena memiliki warna gelap dan jenuh sehingga memiliki efek yang sama. Biru tua juga menarik perhatian nyamuk, hal ini karena nyamuk mendeteksi panas yang diserap dan ditahan oleh warna yang lebih gelap. Warna-warna ini begitu kuat sehingga banyak ilmuwan dalam penelitian menggunakannya sebagai daya tarik ketika mengamati nyamuk dengan memasang perangkap nyamuk berwarna gelap.

    3. Merah

    Warna merah merupakan warna yang paling dicari oleh nyamuk. Crumbley merujuk penelitian terkini yang menunjukkan bahwa paparan bau seperti karbon dioksida ‘memicu ketertarikan nyamuk’ pada warna seperti merah. Hal ini berarti mereka cenderung mengerumuni ruangan dengan warna merah untuk mencari mangsa.

    4. Jingga

    Dinding yang berwarna jingga juga menarik perhatian nyamuk. “Mungkin ini lagi-lagi karena detail yang terbatas pada pandangan serangga, dan deteksi bentuk yang berbeda dari latar belakangnya memberi petunjuk kepada serangga bahwa inang potensial ada di dekatnya,” tutur Crumbley. Meskipun punya warna yang lebih terang, nyamuk memiliki ketertarikan kepada warna ini.

    Itulah warna-warna yang dibenci dan disukai nyamuk. Apabila masih ada nyamuk di rumah, kamu bisa melakukan hal lain untuk mengusirnya, misalnya menggunakan semprotan bahan alami dari bawang putih hingga meletakkan tanaman pengusir nyamuk seperti lavender.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Lalat Kabur Jika Melihat Warna Kuning? Begini Kata Ahli



    Jakarta

    Banyak penelitian telah dilakukan untuk mencari tahu bagaimana cara mengusir lalat. Hewan kecil ini sulit untuk diusir apalagi ditangkap karena badannya yang kecil dan gerakkannya yang gesit.

    Salah satu penelitian menemukan bahwa lalat merespon terhadap warna. Ada beberapa warna yang menarik perhatian, ada pula yang mereka hindari.

    Dalam riset yang dilakukan oleh University of Florida yang tertuang pada Journal of Medical Entomology edisi terkini, mereka memantau perilaku lalat dari preferensi warna yang dipilih oleh lalat.


    Mereka menyiapkan alat elektroretinogram yang bisa mengukur reaksi mata lalat untuk mengetahui warna apa yang akan direspon oleh lalat. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa lalat lebih merespon warna biru dibandingkan kuning.

    Selain itu, sebuah riset yang dilakukan oleh Innocean Indonesia dan Dulux juga melakukan teknik respon warna. Mereka melakukan uji coba dengan menyiapkan dua jenis meja dengan piring berisi makanan di atasnya.

    Satu meja berwarna kuning dan lainnya tidak dicat. Hasilnya menunjukkan bahwa lalat lebih tertarik pada meja yang tidak berwarna kuning.

    Setelah eksperimen ini, Dulux membuat sebuah proyek bernama Project Yellow Canteen yakni mengubah kantin menjadi serba kuning agar tidak ada lalat yang berani terbang di dalamnya.

    Selain warna kuning dari cat, eksperimen serupa juga bisa dicoba dengan menggunakan lampu LED kuning. Lampu ini bisa dipakai di beberapa spot di rumah, terutama dapur dan ruang makan.

    Alasan eksperimen ini diperlukan adalah agar kita mengetahui cara mengusir lalat yang paling efektif. Seperti yang kita ketahui, lalat memang tidak menggigit manusia, tetapi serangga ini membawa banyak bakteri dan kuman di kakinya.

    Kotoran tersebut bisa saja berasal dari tempat sampah atau tempat kotor lainnya. Ketika mereka terbang dan hinggap di makanan, dapat terjadi kontaminasi. Apabila makanan dan minuman tersebut dikonsumsi khawatirnya dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti demam tifoid, kolera, dan diare.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Cat Dinding Ini Bikin Nyamuk Nggak Betah di Rumah


    Jakarta

    Ada berbagai cara mengusir nyamuk yang sejauh ini terbukti efektif. Tidak harus menggunakan obat nyamuk atau sengatan listrik, ternyata menggunakan permainan warna juga bisa mengecoh nyamuk sehingga tidak bisa mendekat.

    Permainan warna ini maksudnya adalah memakai warna cat yang tidak disukai oleh nyamuk. Menurut beberapa penelitian, ada serangga yang menyukai dan tidak menyukai warna tertentu.

    Apabila mereka menyukai dan tidak terganggu pada sebuah warna, hewan tersebut akan datang mendekat. Sebaliknya, warna yang menurut mereka mengganggu pasti dihindari.


    Sebagai contoh pada nyamuk, hewan kecil ini memiliki indra penglihatan yang sangat sensitif terhadap perubahan warna dan cahaya. Menurut Hyperallergic, cara ini terbukti lewat sebuah studi yang menuliskan bahwa nyamuk menggigit manusia ada hubungannya dengan warna yang ada di sekitar. Ada beberapa warna yang menarik perhatian mereka dan ada pula warna yang tidak bisa mereka lihat sehingga tidak terlihat menarik.

    Lalu, studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penglihatan nyamuk sangat peka terhadap warna dari karbon dioksida di dekatnya. Tanpa karbon dioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.

    Nah, hal tersebut dapat diterapkan pada warna cat dinding rumah. Berikut ini beberapa warna yang bisa digunakan agar rumah bebas nyamuk.

    Warna Cat Dinding yang Bikin Rumah Bebas Nyamuk

    Dilansir dari Family Handyman, berikut ini beberapa warna cat dinding yang tidak disukai nyamuk.

    1. Putih

    Ilustrasi ruang kamar rumah minimalis dengan nuansa cat putih.Ilustrasi ruang kamar rumah minimalis dengan nuansa cat putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/runna10

    Warna putih ternyata banyak sekali manfaatnya sehingga sering menjadi langganan warna cat dinding pada bangunan. Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat karbon dioksida disemprotkan. Sebab, nyamuk cenderung menjauhi warna terang yang memantulkan panas.

    2. Ungu

    Bedroom interior. 3d illustrationBedroom interior. 3d illustration Foto: Getty Images/iStockphoto/Stockernumber2

    Banyak yang bilang warna gelap dapat menarik nyamuk. Namun, berbeda dengan ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak.

    Hal ini menyebabkan nyamuk tidak tertarik pada warna ungu dan tidak ingin mendekat. Sementara itu, warna yang memiliki gelombang terpanjang pada spektrum warna adalah warna merah dan oranye.

    3. Biru

    Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih.Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih. Foto: Getty Images/imaginima

    Biru erat kaitannya pada warna air. Dalam sebuah penelitian, tidak banyak nyamuk yang mendatangi benda dengan warna biru. Sebagai catatan, warna biru yang efektif untuk mencegah nyamuk mendekat adalah biru terang atau yang cerah. Warna biru yang gelap justru kemungkinan bisa membuat rumah lebih panas karena tidak dapat memantulkan panas.

    4. Hijau

    Female teenagerĀ“s bedroom decorated in natural and aqua palette - Buenos Aires - ArgentinaFemale teenagerĀ“s bedroom decorated in natural and aqua palette – Buenos Aires – Argentina Foto: Getty Images/ruizluquepaz

    Warna terakhir yang direkomendasikan adalah hijau. Pada sebuah penelitian, terdapat sarung tangan berwarna hijau. Ketika didekatkan dengan nyamuk. Warna ini tidak menarik perhatian mereka. Kebanyakan justru menghindar dan terbang ke arah lain. Bahkan setelah karbon dioksida disemprotkan ke sekitarnya hasilnya tetap sama, nyamuk tersebut tetap tidak tertarik.

    Itulah beberapa warna cat dinding yang membuat nyamuk ogah mendekat. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com