Tag: produk pengusir

  • Tak Perlu Bahan Kimia, 6 Tanaman Ini Bisa Usir Serangga



    Jakarta

    Serangga menjadi salah satu hama yang sering muncul di rumah. Mulai dari lalar, kecoa, nyamuk semut, hingga kelabang.

    Serangga-serangga ini sebenarnya susah-susah gampang untuk mengusirnya. Apalagi sekarang banyak produk pembasmi serangga.

    Namun kebanyakan produk pengusir serangga menggunakan bahan kimia. Nah sebenarnya ada cara yang alami untuk mengusir serangga, seperti menggunakan tanaman.


    Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa tanaman yang bisa mengusir serangga.

    1. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Dilansir dari The Spruce, Lavender adalah salah satu tanaman yang tidak disukai serangga seperti lalat dan kecoa. Lavender mengeluarkan aroma yang dibenci oleh serangga. Sementara jika tercium oleh manusia, aroma ini tidak masalah sama sekali. Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga kamu membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio: Foto: iStock

    Pernah mendengan tanaman catnip? Tanaman ini disukai oleh kucing karena aromanya. Namun, Di aroma ini justru dibenci oleh lalat.

    3. Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

    Mint adalah tanaman yang apabila dimakan akan memberikan efek dingin pada setiap gigitannya. Selain itu, tanaman ini memiliki aroma yang segar yang tidak disukai lalat lho. Cara penanamannya juga cukup mudah bisa di wadah kecil. Kamu bisa meletakkan mint di dapur rumah agar mudah diambil.

    4. Daun Salam

    daun salam Foto: iStock

    Selain menjadi tanaman herbal, menurut Tom’s Guide, daun salam bisa untuk mengusir kecoa. Tanaman ini bisa dirawat di dalam maupun di luar rumah asalkan mendapat sinar matahari dan disiram secukupnya. Namun perlu dicatat, tanaman ini beracun untuk hewan anjing dan kucing jadi harus hati-hati ya kalau menanam tanaman ini dan kamu memiliki hewan peliharaan di rumah.

    5. Kemangi (Basil)

    Kemangi Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

    Dilansir dari detikEdu, Aroma kuat dari kemang, ampuh untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawatnya adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak matahari.

    6. Serai

    Ilustrasi Tanaman Serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman selanjutnya adalah tanaman herbal lainnya yang cara menanamnya juga cukup mudah di rumah, yakni serai. Tanaman satu ini mudah sekali ditemukan di Indonesia dan biasa menjadi bahan dapur. Serai dapat menjadi bahan alami untuk mengusir nyamuk di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Garam, 5 Bahan Ini Bisa Cegah Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Ular adalah reptil berbahaya yang bisa ditemukan di sekitar rumah. Salah satu cara yang dianggap bisa mencegah ular masuk rumah adalah menabur garam di pekarangan. Namun, ternyata cara tersebut kurang tepat, lho.

    Dilansir dari detikEdu yang mengutip laman verifikasi dan pengecek fakta Dubawa, anggapan bahwa garam dapat mengusir ular berawal dari percobaan mengusir siput dan keong menggunakan garam. Kedua hewan itu kabur setelah ditaburkan garam, tetapi cara ini tidak berhasil pada ular.

    Menurut Green Matters, garam mudah masuk ke dalam jaringan tubuh hewan-hewan seperti siput, keong, dan lintah. Saat garam mengenai kulit dan masuk ke jaringan melalui osmosis, kristal garam akan bercampur dengan molekul air.


    Hal ini menyebabkan hewan mengalami dehidrasi sampai berujung kematian. Sayangnya, cara tersebut tidak berfungsi efektif pada ular.

    Lantas, bahan apa yang bisa mencegah ular masuk rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Bahan yang Cegah Ular Masuk Rumah

    Inilah beberapa bahan yang dapat digunakan untuk mencegah ular mendekati rumah, dikutip dari Northwest Exterminating.

    1. Kapur Barus

    Senyawa naftalena banyak ditemukan pada produk pengusir ular. Bahan itu pun terkandung dalam kapur barus. Penghuni rumah bisa menaburkan kapur barus atau naftalena di sekitar rumah untuk mencegah ular masuk.

    2. Sulfur

    Sulfur adalah bahan ampuh untuk mengusir ular karena menyebabkan dua efek. Zat ini mengeluarkan bau yang tidak disukai ular dan dapat mengiritasi kulit mereka. Penghuni dapat menaruh sulfur di sekeliling rumah, tetapi jangan lupa untuk pakai sarung tangan.

    3. Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Tanaman bawang putih dan bawang bombai di halaman rumah dapat mengusir ular. Keduanya mengandung asam sulfonat yang tidak disukai ular.

    Selain itu, penghuni juga dapat mencincang halus bawang putih dan bawang bombai, lalu campurkan dengan garam batu. Taburkan campuran tersebut di sekitar halaman untuk mencegah ular mendekati rumah.

    4. Jeruk Nipis

    Jeruk nipis efektif mengusir ular bila cairannya dicampur dengan cabai rawit atau minyak pepermin. Campurkan bahan-bahan tersebut ke dalam botol kaca, lalu tuang ke sekeliling halaman agar bebas ular.

    5. Cuka

    Cuka dapur adalah bahan yang efektif mengusir ular di area yang terdapat sumber air. Tuangkan cuka putih di sekitar tepi kolam untuk mengusir ular.

    Itulah beberapa bahan yang membantu mengusir ular dari halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com