Tag: proses pemasangannya

  • Biar Nggak Salah Pilih, Ini Jenis-jenis Bahan Atap



    Jakarta

    Atap merupakan salah satu elemen penting dalam konstruksi bangunan. Fungsinya melindungi interior dari cuaca dan memberikan estetika pada desain. Pemilihan bahan atap yang tepat sangat krusial, tidak hanya untuk memastikan ketahanan dan keamanan, tetapi juga untuk efisiensi energi dan biaya pemeliharaan.

    Simak pembahasan ini untuk mengeksplorasi berbagai jenis bahan atap yang tersedia, kelebihan dan kekurangannya, serta tips dalam memilih bahan atap yang sesuai dengan kebutuhan bangunan kamu.

    Ubin Logam Tiruan

    Melansir This Old House, beberapa jenis atap logam yang dirancang untuk menyerupai tampilan ubin keramik tersedia dalam bentuk potongan terpisah, sehingga atap yang dihasilkan tetap mempertahankan sebagian tekstur dan ketidakteraturan yang menjadi ciri khas atap asli.


    Meskipun demikian, atap ini dilapisi dengan panel logam yang siap pakai. Proses pemasangannya cepat dan sederhana, serta memiliki ketahanan terhadap air.

    Ubin Keramik

    Genteng keramik yang saling terhubung membentuk atap yang sangat menarik dan dapat bertahan hingga 100 tahun atau lebih. Namun, jenis atap ini membutuhkan struktur pendukung yang kokoh.

    Genteng yang tergolong ringan dapat memiliki berat sekitar enam pon per kaki persegi, sementara yang lebih berat bisa mencapai 18 pon per kaki persegi. Sebagai alternatif untuk beban yang lebih ringan, kamu bisa mempertimbangkan atap logam yang lebih ekonomis dan menyerupai genteng, dengan berat hanya sekitar satu pon per kaki persegi.

    Batu Tulis

    Batu tulis merupakan bahan atap berat lainnya, dengan berat biasanya berkisar antara tujuh hingga delapan pon per kaki persegi. Untuk mendapatkan tampilan yang halus, ubin batu tulis dapat dipotong sesuai bentuk di semua sisinya.

    Sementara itu, untuk menciptakan tekstur yang lebih menarik, seperti yang terlihat pada atap ini, produsen membentuk permukaan depan dengan membelah sepotong dari blok yang lebih besar, sehingga memperlihatkan lapisan lumpur yang ada di dalamnya.

    Tepi bertekstur pada ubin ini dihasilkan melalui goresan garis di bagian belakang, kemudian dipatahkan pada sisi-sisinya.

    Genteng Kayu

    Sirap kayu yang kuat dan menarik adalah pilihan estetika yang ideal untuk rumah bergaya sirap seperti ini. Namun, dari segi praktis, sirap kayu mungkin bukan opsi terbaik ketika tiba saatnya untuk mengganti atap.

    Sebagian besar jenis kayu yang tersedia saat ini untuk pembuatan sirap tidak sekuat kayu yang berasal dari pohon tua yang tumbuh lambat di masa lalu. Meskipun sirap kayu saat ini cocok untuk dinding, daya tahannya di atap yang merupakan lokasi yang lebih menantang tidak begitu lama.

    Komposisi Arsitektur

    Jika kamu bersedia mengeluarkan biaya lebih untuk atap komposisi, kamu dapat memperoleh sirap dengan tekstur yang lebih kaya dan variasi warna yang lebih banyak. Kualitas ini sangat diinginkan karena memberikan tampilan yang lebih menyerupai apa yang sebenarnya dicari orang, yaitu sirap kayu atau ubin keramik.

    Karena sirap berkualitas arsitektur lebih tebal dan tidak mudah rusak, garansi yang ditawarkan biasanya juga lebih lama.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Langsung Bongkar, Ini 4 Langkah Mudah Perbaiki Lantai Keramik Pecah


    Jakarta

    Lantai keramik yang pecah tentu dapat mengganggu estetika rumah. Hal ini bisa terjadi ketika keramik terkena benturan yang keras atau tekanan yang kuat.

    Keramik juga bisa rusak karena proses pemasangannya tidak benar. Lalu, penyebab lainnya adalah suhu yang tinggi.

    Selain tak enak dipandang, keramik yang pecah memiliki ujung-ujung yang tajam karena terbuka. Garis pecahan keramik ini bisa membahayakan penghuni rumah, jika terinjak tanpa alas kaki.


    Kalau mengalami lantai keramik pecah, bukan berarti kamu harus bongkar lantai dan diganti dengan yang baru kok. Semua tergantung dengan besarnya kerusakan dan modal yang dimiliki.

    Mengganti lantai keramik yang pecah juga tidak membutuhkan proses yang sulit. Beberapa kasus ada yang hanya perlu diberi lem.

    Lalu, bagaimana cara memperbaiki lantai keramik yang pecah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Home Decor Bliss.

    Cara Perbaiki Lantai Keramik Pecah

    Inilah langkah-langkah memperbaiki lantai keramik yang pecah.

    1. Bersihkan Retakan

    Memasang kembali retakan keramik, kamu perlu melihat jalur retakannya dan potongan yang terpisah. Cara mudah untuk melihat jalur retakannya adalah dengan membersihkannya terlebih dahulu.

    Pertama, gunakan amplas atau pengikis lainnya ke dalam retakan dan kikis bagian yang terlalu tajam. Kedua gunakan pembersih cair atau sabun cuci piring untuk membersihkan kotoran yang menempel di keramik.

    2. Oleskan Epoxy pada Retakan

    Cara memperbaiki keramik yang pecah adalah menggunakan epoxy. Tata cara mencampurkan epoxy tertera pada kemasan. Setelah itu siapkan karton atau alat yang khusus untuk meratakan permukaan. Tuang epoxy ke bagian retakan keramik tersebut dan tunggu hingga mengeras.

    Untuk retakan yang lebih tipis, gunakan dengan tusuk gigi. Untuk retakan yang lebih lebar, gunakan alat yang memiliki permukaan yang rata. Hindari penggunaan pisau saat mengaplikasikan epoxy karena akan cepat mengeras.

    3. Kikis Bagian yang Kelebihan

    Apabila saat menuangkan epoxy terlalu banyak dan menyebar ke bagian yang lain, kamu bisa mengikis bagian tersebut agar terlihat lebih rapih. Lakukan dengan cepat sebelum epoxy mengeras. Lalu biarkan epoxy di dalam celah keramik yang pecah mengering.

    4. Cat Retakan yang Telah Ditutup Epoxy

    Langkah terakhir setelah epoxy mengering adalah mengecat bagian atasnya agar terlihat seperti baru. Pilih warna cat yang mirip dengan keramik yang terlihat mengkilap atau berbahan dasar minyak karena tidak mudah pudar saat terkena air. Gunakan kuas tipis untuk mengecatnya.

    Itulah cara memperbaiki keramik yang pecah tanpa membongkarnya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com