Tag: protein shake

  • 7 Cara Diet Artis, Clean Eating Prilly Sukses Turunkan BB hingga 12 Kg

    Jakarta

    Ada banyak cara diet yang bisa dilakukan. Jika masih bingung memilih, detikers bisa mencontoh artis-artis yang sudah sukses melakukan diet untuk menurunkan berat badan (BB).

    Di bawah ini kita ulas 7 cara diet artis yang bisa menurunkan BB belasan kg, bahkan hingga 90 kg. Siapa saja artis tersebut dan bagaimana caranya? Simak penjelasannya di sini.

    Cara Diet Artis Turunkan BB

    Dirangkum dari catatan detikcom, berikut ini 7 cara diet artis yang bisa kalian tiru:


    1. Marshanda: Intermittent Fasting

    marshandaMarshanda Foto: Foto: Instagram @marshanda99

    Marshanda sempat terlihat gemuk hingga berbobot 74 kg saat berperan dalam serial Induk Gajah. Tapi baru-baru ini Marshanda berhasil menurunkan kembali berat badannya hingga 17 kg.

    Dia mengaku telah menjalani puasa intermiten atau intermittent fasting. Intermittent fasting (IF) adalah metode diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian.

    Metode diet intermittent fasting juga bervariasi berdasarkan jumlah hari puasa dan jatah kalorinya. Pengalaman setiap orang yang menjalani intermittent fasting bisa berbeda-beda.

    Bisa jadi kamu kurang cocok menerapkan pola yang dipakai orang lain. Sebaiknya lakukan metode IF ini sesuai dengan petunjuk ahli.

    Metode IF yang sering dilakukan antara lain melakukan puasa 12 jam sehari, 16 jam sehari, dan puasa 2 hari dalam seminggu.

    2. Amanda Manopo: IF dan Pantang Makan Seblak

    Amanda ManopoAmanda Manopo Foto: Instagram/@winstongomez

    Mirip dengan Marshanda, Amanda Manopo juga menjalani Intermittent Fasting. Dia juga pantang makan sejumlah makanan seperti seblak, mi ayam, dan bakso, serta menggantinya dengan makanan minim kalori.

    “Seblak, mie ayam, bakso. Aku lagi pantang sama semua makanan itu karena mencoba untuk menstabilkan berat badan. Jadi aku makan makanan yang minim kalori, makanan-makanan tadi diganti, ditakar juga proteinnya,” kata Amanda Manopo, Jumat (15/3/2024).

    Dalam menjalankan IF, dia harus mengatur jam makan secara teratur. Selain itu, dia juga mengkonsumsi probiotik.

    “Secara jam makannya juga (diatur), intermittent (fasting) juga ngebantu. Malam udah nggak makan, aku minum probiotik juga. Banyak lah (yang harus disesuaikan). Capek deh. Tapi ini program dokter gizi jadi makannya diatur dan ada minum obat juga, olahraga,” ungkap aktris yang terkenal lewat sinetron Ikatan Cinta itu.

    Meski demikian, dia tidak memforsir dietnya sampai seminggu penuh. Ada satu hari yang dia langgar alias ‘cheating’. Dalam satu hari itu dia jajan makanan yang berkalori, namun tetap dalam batasan.

    Setelah menjalani diet itu, Amanda Manopo berhasil menurunkan berat badannya hingga 14 kilogram dalam waktu 8 bulan.

    3. Prilly Latuconsina: Clean Eating, Tiap Pagi Minum Kopi

    Prilly LatuconsinaPrilly Latuconsina Foto: Instagram/@prillylatuconsina96

    Prilly Latuconsina sukses menurunkan berat badan 12 kg dari 49 kg menjadi 37 kg. Dia melakukan cara diet clean eating atau memilih makanan utuh yang tidak banyak diproses dan minim penggunaan pengawet maupun bahan kimia.

    “Jadi aku tuh clean eating. Pagi aku cuman ngopi hitam aja, terus siangnya aku makan sayur dan protein,” kata Prilly dikutip detikcom dari akun TikTok @prillylatuconsina15, Sabtu (6/7/2024).

    Artis pemeran film horor Danur itu juga mengkonsumsi buah lontar yang rendah gula dan rendah kalori. Pada sore hari, Prilly makan makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh, seperti quinoa.

    “Untuk dessert, aku makan donat gluten free. Jadi ini donat sehat dan rasanya tetap enak banget, tetap bisa mengobati kangen lah kalau lagi kangen donat,” katanya.

    Dia pun tetap ada momen ‘cheating’ dengan makan makanan manis, terutama saat liburan. Prilly memberikan tips untuk makan secukupnya dan berhenti makan sebelum kenyang.

    4. Nia Ramadhani: Tidak Makan Nasi dan Gorengan

    Turun BB 28 Kilogram, Nia Ramadhani Tetap Bisa Makan EnakNia Ramadhani Foto: Instagram/ramadhaniabakrie

    Nia Ramadhani kerap dipuji karena bentuk tubuhnya yang masih seperti remaja meskipun sudah beranak tiga. Istri dari konglomerat Ardi Bakrie itu sukses menurunkan BB 28 kg dalam waktu 5 bulan.

    Dalam waktu lima bulan, dia tidak makan nasi dan menghindari gorengan. Artis yang terkenal memerankan Bawang Merah saat masih remaja itu juga menghindari makan cemilan meski hal itu sulit dilakukan.

    Dia juga membeberkan menu-menu makanannya, yakni makan omelet telur saat sarapan. Kemudian saat siang dia hanya makan daging ayam tanpa nasi. Pada malam harinya dia hanya makan alpukat.

    Selain itu, dia mengkonsumsi jus pelangsing dari bahan organik dan teh pelangsing. Tak lupa dia tetap berolahraga, seperti ngegym, berenang, dan golf.

    5. Amel Carla: Konsumsi Nasi Porang

    Amel CarlaAmel Carla Foto: Instagram @amelcarla

    Cara diet artis Amel Carla antara lain mengganti nasi putih dengan nasi porang yang kalorinya lebih rendah. Dia pun membatasi makan nasi putih, namun terkadang masih makan nasi goreng atau sushi.

    Amel mengikuti program dari ahli diet yang meliputi pemilihan jenis makanan dan porsi. Dia juga mengaku rutin berolahraga seperti bersepeda. Penurunan BB Amel tidak drastis, namun secara stabil, yakni bisa turun 13 kg.

    “Aku memang bertahap dan step by step tapi diimbangin olahraga terus menerus, alhamdulillah jadi turun stabil,” cerita Amel ketika ditemui awak media, Selasa (13/8/2024).

    Bahkan dia mengaku masih mengkonsumsi makanan berkalori. Namun dia harus mengimbangi dengan olahraga yang lebih rutin.

    “Kalau model jeroan gitu aku masih makan kok, makanya kita olahraganya banyak biar makannya juga banyak,” katanya.

    6. Sisca Kohl: Clean Eating

    Sisca KohlSisca Kohl Foto: dok. Instagram/@siscakohl

    Cara diet Sisca Kohl adalah dengan metode clean eating atau mengurangi makanan berkalori, mengandung bahan kimia dan pemanis. Dia sukses menurunkan BB 3 kg dalam 3 hari.

    Pada waktu sarapan, dia makan satu buah apel, kemudian makan dua ubi rebus saat makan siang. Pada malam hari dilanjutkan dengan minum protein shake.

    Hari pertama menjalani diet, menurutnya memang terasa lemas. Namun dia lalu merasa terbiasa pada hari kedua dan ketiga. Selain itu, dia juga mengurangi makanan bermicin.

    “Kalau mengurangi makanan mengandung micin pasti terasa deh badan jadinya gak bengkak, mukanya juga jadi tirus,” ungkap Sisca.

    7. Dewi Hughes: Makan Real Food

    Dewi HughesDewi Hughes Foto: Instagram @hughes.dewi

    Masih ingat Dewi Hughes? Dulu presenter ini terkenal dengan badannya yang besar. Tapi dia sukses menurunkan berat badannya hingga 90 kg dalam 15 bulan, yakni dari 150 kg menjadi 60 kg.

    Dewi mengaku tidak mengkonsumsi produk pelangsing, apalagi melakukan operasi. Dia pun mengatakan masih hobi makan, namun dia mengganti makanannya dengan real food.

    Real food yang dimaksud adalah semua makanan yang tumbuh di bumi dan disinari matahari seperti sayur, buah, kacang-kacangan, biji-bijian, ayam, ikan serta sapi. Makanan juga harus dalam kondisi segar dan alami.

    Masalah porsinya pun tidak dibatasi. Bahkan dia mengisi perut setiap dua jam sekali. Namun dia tidak makan makanan mengandung garam, gula, dan minyak. Dia juga mengungkap bahwa hati harus selalu bahagia dalam menjalani diet ini.

    Itulah tadi 7 cara diet artis yang berhasil menurunkan berat badan. Selain pemilihan makanan dan porsi, kuncinya adalah disiplin dan tetap bahagia. Nah, detikers kira-kira mau coba diet yang mana?

    (bai/row)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Jurus Diet Tanpa Nyiksa ala Jennifer Aniston, Tetap Body Goals di Umur 55


    Jakarta

    Aktris Jennifer Aniston terlihat masih awet muda di usia 55 tahun. Ternyata ada rahasia di balik tubuhnya yang langsing dan bugar.

    Aniston mengaku dirinya rutin menjalani olahraga dan diet sehat. Program diet yang dilakukannya adalah 80/20.

    “Saya melakukan diet 80/20, di mana saya dapat makan apapun yang saya inginkan sehari-hari. Saya tidak membatasi diri,” katanya kepada TODAY.com.


    Aniston mengungkapkan 80 persen waktunya berfokus untuk mengkonsumsi makanan padat nutrisi. Sementara 20 persen lainnya, ia dapat makan apa saja yang diinginkannya.

    Menurutnya, diet 80/20 yang dijalani cukup membosankan. Selama diet, Aniston banyak mengkonsumsi protein, sayuran, salad, dan minum banyak air.

    “Tantangan terbesar saya adalah tidur. Saya pikir itu semua bagian dari kebersihan nutrisi kita. Itu seperti jumlah air yang kita konsumsi serta jumlah tidur yang kita dapatkan,” jelas Aniston.

    “Kombinasi dari semua hal itulah yang membuat olahraga Anda paling efektif,” sambungnya.

    Meski menjalani diet, Aniston juga tetap bisa mengkonsumsi camilan. Pilihannya terdiri dari popcorn, protein bar, dan protein shake.

    Saat makan, Aniston suka membuat perubahan kecil yang berpengaruh pada dietnya, seperti tidak menambahkan garam dan mengurangi saus salad. Dia juga mempelajari ‘kekuatan bumbu’ dan cuka untuk menambah rasa pada hidangannya.

    “Hal-hal seperti itu akan menciptakan rasa yang sangat lezat, di mana Anda tidak hanya menaburi semuanya dengan garam dan mentega atau minyak zaitun untuk membuatnya terasa enak,” tuturnya.

    Saat waktu bebasnya, Aniston bisa makan makanan yang disukainya. Seperti burger hingga pizza yang gurih.

    “Itu bisa berupa burger keju dan kentang goreng atau makanan Meksiko, pasta, pizza, semuanya itu gurih. Saya bukan orang yang suka makanan manis, seperti es krim atau kue. Saya lebih suka makanan gurih,” pungkasnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Begini Cara Diet Pria yang Turun 26 Kg, Termasuk Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah


    Jakarta

    Pria di Singapura bernama Raeza Ibrahim menceritakan pengalamannya setelah divonis dengan berbagai kondisi kesehatan parah. Ia didiagnosis mengidap kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Mengetahui itu, Raeza bertekad untuk menurunkan berat badannya yang saat itu mencapai 100 kg. Pada Maret 2024, ia mulai mendaftar di pusat kebugaran Singapura dibantu personal trainer atau PT, Haziq bin Elvis.

    Di hari pertama, ukuran tubuhnya dicatat. Setelah melihat banyak foto di pusat kebugaran, ia semakin termotivasi untuk mengubah hidupnya.


    Mulai Rutin Olahraga

    Bin Elvis memulai dengan menyuruh Raeza melakukan split squat sambil memegang dumbel seberat 2 kg di masing-masing tangan. Hampir setahun kemudian, ia melakukan beberapa set split squat dengan beban 26 kg.

    Rencana latihan Bin Elvis mengharuskan Ibrahim berjalan 10.000 langkah setiap hari, mengikuti diet 1.800 kalori per hari, lebih sedikit kalori daripada yang ia bakar dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Kami berusaha membuat Raeza kuat dengan gerakan dasar gabungan seperti split squat, incline chest press, pull up, dan berbagai gerakan dead lift” dan berusaha menargetkan kelompok otot yang lebih kecil seperti trisep dan bahu, kata bin Elvis yang dikutip dari South China Morning Post.

    Setelahnya, Raeza mulai berjalan kaki kemana-mana. Di kantor dan pusat perbelanjaan, ia mulai sering naik tangga. Ia juga mulai berlatih Muay Thai dan hiking di akhir pekan.

    Mengubah Pola Makan

    Ia juga mengubah pola makannya, mulai dari memasak sendiri dan makan secara teratur.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” jelas Raeza.

    Untuk sarapan, di jam 8 pagi Raeza biasa makan roti sourdough dengan telur atau buah. Sebelum makan siang, ia juga minum protein shake.

    Raeza biasa makan siang pukul 1 dengan salad dan protein. Ia juga mengkonsumsi semangkuk buah pada jam 5 sore untuk membuatnya kenyang sampai waktu makan malam.

    Malam harinya pukul 8, Raeza makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Tidur Lebih Awal

    Dia juga mulai tidur lebih awal pukul 11 malam, dengan waktu tidur selama 6-8 jam per hari. Pria 38 tahun itu juga rutin minum empat hingga tujuh liter air setiap hari.

    “Jika Anda merasa lapar, kemungkinan besar Anda sebenarnya haus,” tutur Ibrahim.

    Menurutnya, hal yang tersulit dalam hidupnya untuk hidup lebih sehat adalah datang untuk sesi latihan.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk datang latihan. Haziq menghubungi saya secara teratur untuk mengetahui perasaan saya. Ketika saya harus makan di luar, dia akan membantu mencari menu restoran dan menyarankan pilihan yang paling sehat. Dia berusaha keras, dan saya merasa bertanggung jawab kepadanya,” terang Raeza.

    “Harus mengisi detail seperti kalori yang dikonsumsi, tidur, dan tingkat hidrasi pada aplikasi setiap hari membantu saya tetap pada jalur yang benar,” sambungnya.

    Namun, perubahan di hidupnya membuatnya puas. Ia merasa lebih bersemangat, percaya diri, dan lebih produktif dan tidak bekerja selama berjam-jam lagi.

    “Saya merasa bisa melakukan apa pun yang saya inginkan. Itu memungkinkan saya menjadi teman, saudara, dan pemimpin tim yang lebih baik, dan membuat saya disiplin dalam bidang lain dalam hidup saya,” tuturnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Cerita Diet Pria Berbobot 100 Kg Sukses Pangkas BB, Ukuran Baju dari XL ke S

    Jakarta

    Seorang pria di Singapura menceritakan kondisi kesehatannya yang parah. Pada tahun 2023, Raeza Ibrahim divonis mengidap beberapa penyakit parah, seperti kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Saat itu, berat badan Raeza mencapai 100 kg, kondisi yang mengerikan dalam hidupnya.

    “Saya sadar bahwa saya kelebihan berat badan, tetapi tidak membayangkan seberapa parah kerusakannya,” tuturnya yang dikutip dari South China Morning Post.


    Raeza menceritakan sebelumnya ia mengeluhkan sakit punggung kronis selama bertahun-tahun karena kelebihan berat badan. Ia pun dirawat di rumah sakit dengan nyeri dada pada tahun 2017.

    Pada tahun 2020, Raeza juga didiagnosis mengidap apnea tidur obstruktif. Kondisi ini dapat berakhir jika ia mulai mengubah gaya hidupnya.

    Dalam waktu enam bulan, kadar kolesterol, lemak hati, dan tekanan darahnya kembali normal. Masalah apnea tidur dan nyeri punggungnya juga mulai hilang..

    Pada bulan Agustus 2024, berat badannya turun 26 kg dan lemak tubuhnya berkurang dari 34,8 persen menjadi 14,5 persen.

    Hal itu juga berpengaruh pada ukuran pakaiannya yang turun dari XL menjadi S.

    Saat ini, ia berada dalam kondisi terbaik dalam hidupnya, secara fisik maupun mental.

    Proses Perubahan Gaya Hidup yang Drastis

    Pria 38 tahun itu awalnya sangat aktif secara fisik saat masa sekolah dan perguruan tinggi. Ia biasa bermain bulu tangkis, rugbi, dan kriket.

    Namun, di awal karier hukumnya yang menuntut, ia bekerja 10 hingga 14 jam sehari, lima atau enam hari seminggu. Berat badannya mulai bertambah.

    “Saya tidak cukup tidur, tidur pukul 3 pagi dan bergegas berangkat kerja pukul 8 pagi. Waktu makan saya tidak teratur. Saya makan apa pun yang saya inginkan, kapan pun saya mau. Saya bangun dengan perasaan lesu dan tidur dengan perasaan yang sama,” kata Raeza.

    Kenaikan berat badannya juga sangat berdampak buruk secara emosional. Ia merasa diburu-buru oleh waktu dalam melakukan aktivitas, tidak menyukai penampilanya, dan merasa kurang percaya diri.

    Selama bertahun-tahun, ia melakukan berbagai upaya untuk bisa kembali bugar. Tetapi, tidak ada yang berhasil.

    Pada tahun 2016, ia mengambil cuti panjang selama tiga bulan untuk mendaftar di Tiger Muay Thai, sebuah tempat kebugaran di Phuket, Thailand. Ia berhasil menurunkan berat badan 6 kg, tetapi berat badannya naik lagi saat ia kembali bekerja.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk bertindak. Merasa buruk tentang penampilan adalah satu hal, merasa bahwa hidup Anda mungkin berakhir sebelum waktunya karena kelalaian Anda sendiri adalah hal yang sama sekali berbeda,” tutur Raeza.

    Ia pun mendaftar di pusat kebugaran Singapura pada Maret 2024 yang dibimbing oleh pelatih. Raeza dilatih melakukan split, angkat beban, dan diharuskan berjalan 10.000 langkah setiap hari.

    Selain berolahraga, Raeza mulai mengubah pola makannya dengan masak sendiri dan makan secara teratur. Ia disarankan untuk mengikuti diet 1.800 kalori per hari, dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” terang Raeza.

    Untuk sarapan pada pukul 8 pagi, ia biasa mengkonsumsi roti sourdough dengan telur atau buah. Kemudian, pada 11 siang ia minum protein shake.

    Untuk makan pukul 1 siang, Raeza biasanya makan salad dengan protein. Sebagai camilan pukul 5 sore, ia biasa mengkonsumsi semangkuk buah yang membuatnya kenyang hingga waktu makan malam.

    Menu makan malamnya, Raeza biasa makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Setelah mengalami perubahan yang drastis, Raeza mengunggah menu sehatnya ke media sosial. Ia mulai menerima banyak pujian dan membuat banyak temannya termotivasi dengan perubahannya.

    “‘Suka’ dan pujian yang saya terima dari keluarga dan teman memotivasi saya untuk terus menjalankan diet baru saya,” terang Raeza.

    “Bisa memperlihatkan lengan yang kencang dengan sedikit perut six-pack itu menyenangkan,” sambungnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto