Tag Archives: pungkas

Bappebti Panggil Indodax Buntut Dugaan Kena Hack


Jakarta

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Memanggil manajemen PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax) buntut dugaan peretasan pada sistem transaksi Aset Kripto.

Kepala Bappebti, Kasan menyampaikan, pihaknya mendapatkan laporan, salah satu Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK), yaitu PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax) diduga mengalami peretasan pada sistem transaksi Aset Kripto.

Kasan mengatakan pihaknya telah memanggil pihak Indodax atas dugaan platform tersebut diretas. Hasil pertemuan itu, Indodax disebut tengah melakukan proses investigasi.


“Bappebti berkoordinasi dengan Indodax. Kami juga telah memanggil pihak Indodax untuk meminta klarifikasi terkait kasus tersebut. Saat ini, Indodax sedang dalam proses investigasi terhadap sistem yang diduga mengalami peretasan tersebut,” jelas Kasan, dalam keterangananya Kamis (12/9/2024).

Kasan juga menjelaskan, Indodax kini tengah melakukan penutupan sistem secara menyeluruh untuk memastikan semua sistem beroperasi dengan baik.

“Untuk itu, Bappebti mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan Indodax, agar tetap tenang dan tidak panik,” imbuhnya.

CEO Indodax, Oscar Darmawan membenarkan bahwa pihaknya diduga mengalami peretasan. Dia menerangkan sistem transaksi Indodax memang betul diduga mengalami peretasan.

“Untuk itu, kami melakukan investigasi dan pemeliharaan menyeluruh terhadap sistem yang ada. Selama proses ini, platform web dan aplikasi Indodax tidak dapat diakses. Namun, tidak perlu khawatir, karena kami pastikan bahwa saldo pelanggan akan aman, baik secara kripto maupun rupiah,” pungkas Oscar.

Simak Video: Kominfo Gaet Bappebti Blokir Transaksi Judi Online Lewat Kripto

[Gambas:Video 20detik]

(ada/rrd)



Sumber : finance.detik.com

Bos Indodax Buka Suara soal Dugaan Kena Hack


Jakarta

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Memanggil PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax) terkait dugaan peretasan. Bappebti meminta masyarakat terutama pelanggan Indodax untuk tidak panik.

Kepala Bappebti, Kasan mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan, salah satu Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK), yaitu PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax) diduga mengalami peretasan pada sistem transaksi Aset Kripto.

Kasan mengatakan pihaknya telah memanggil pihak Indodax atas dugaan platform tersebut diretas. Hasil pertemuan itu, Indodax disebut tengah melakukan proses investigasi.


“Bappebti berkoordinasi dengan Indodax. Kami juga telah memanggil pihak Indodax untuk meminta klarifikasi terkait kasus tersebut. Saat ini, Indodax sedang dalam proses investigasi terhadap sistem yang diduga mengalami peretasan tersebut,” jelas Kasan, dalam keterangannya, Kamis (12/9/2024).

Kasan juga menjelaskan, Indodax kini tengah melakukan penutupan sistem secara menyeluruh untuk memastikan semua sistem beroperasi dengan baik.

“Untuk itu, Bappebti mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan Indodax, agar tetap tenang dan tidak panik,” imbuhnya.

CEO Indodax, Oscar Darmawan membenarkan bahwa pihaknya diduga mengalami peretasan. Dia menerangkan sistem transaksi Indodax memang betul diduga mengalami peretasan.

“Untuk itu, kami melakukan investigasi dan pemeliharaan menyeluruh terhadap sistem yang ada. Selama proses ini, platform web dan aplikasi Indodax tidak dapat diakses. Namun, tidak perlu khawatir, karena kami pastikan bahwa saldo pelanggan akan aman, baik secara kripto maupun rupiah,” pungkas Oscar.

Simak Video: Duh! Akun YouTube DPR RI Diretas, Menayangkan Live Streaming Judi Slot

[Gambas:Video 20detik]

(ada/rrd)



Sumber : finance.detik.com

3 Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu, Lebih Bersih dan Sehat!


Jakarta

Membersihkan rumah merupakan kegiatan yang wajib dilakukan secara berkala agar rumah jadi lebih bersih, sehingga bebas dari debu dan kotoran yang dapat memengaruhi kesehatan.

Namun, debu dan kotoran terkadang bisa muncul dengan cepat sehingga mengotori rumah lagi. Padahal, kamu baru saja membersihkan rumah beberapa jam sebelumnya.

Meski debu dapat dibersihkan, tapi proses pembersihannya dapat memakan waktu dan menghabiskan tenaga. Hati juga menjadi jengkel karena debu yang kembali muncul terus-menerus.


Sebenarnya, ada sejumlah tips agar rumah bebas debu meski sudah dibersihkan. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu

Sejumlah pakar kebersihan membeberkan beberapa tips sederhana agar rumah bebas dari debu, bahkan hingga berminggu-minggu. Dilansir situs The Spruce, Kamis (13/11/2025), berikut tipsnya:

1. Bersihkan Debu Pakai Kain Lembap

Debu yang menempel di permukaan meja, lemari, karpet, atau perabotan rumah bisa dibersihkan pakai vacuum cleaner atau kemoceng. Namun, cara ini belum efektif mengangkat partikel debu secara menyeluruh.

Pakar kebersihan dari Filthy Clean Bree Uebergang menyarankan penggunaan kain lembap untuk mengatasi debu. Jika material rentan tergores maka disarankan pakai kain microfiber yang halus.

“Menyedot debu hanya akan mengangkat sebagian partikel-partikel debu. Pakai kain lap lembap dengan cara melipatnya menjadi empat bagian, lalu balikkan ke sisi yang bersih saat Anda mengelapnya,” ujarnya.

2. Bersihkan Perabotan dari Sisi Atas ke Bawah

Banyak pemilik rumah yang mengeluh karena masih ditemukan banyak debu meski sudah dibersihkan. Masalah ini bisa terjadi karena teknik membersihkan yang kurang tepat.

Pakar kebersihan Marla Mock mengatakan cara yang tepat membersihkan debu di rumah yakni dari atas ke bawah. Sebagai contoh, bersihkan dulu bagian atas lemari, baru setelah itu mengelap debu di bagian dalam dan bawah lemari.

Teknik bersih-bersih ini juga bisa dilakukan dengan membersihkan bagian langit-langit dan kipas angin gantung terlebih dulu, lalu perlahan turun ke jendela, dan terakhir ke area lantai.

“Ingat, gravitasi sangat memengaruhi proses bersih-bersih di rumah,” ungkap Mock.

3. Cuci Kain Secara Berkala

Mock mengatakan debu dapat terus muncul karena kain yang ada di rumah jarang dibersihkan, seperti kain seprai, kain selimut, hingga gorden. Semakin kotor kain tersebut maka bisa muncul tungau debu yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan.

“Debu dan tungau dapat terperangkap di seprai, gorden, dan kain lainnya di rumah,” ungkapnya.

Mock menganjurkan untuk rutin mencuci kain setiap seminggu sekali dengan menggunakan air panas. Khusus gorden dapat dicuci setiap sebulan sekali.

“Cuci kain seprai dengan air panas dengan suhu minimal 54 derajat Celcius untuk membunuh tungau debu,” pungkas Mock.

Demikian tiga tips sederhana agar rumah bebas debu menurut sejumlah pakar kebersihan. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

Kenapa Baja Ringan Anti-Karat dapat Berkarat Juga? Ini Penjelasannya


Jakarta

Baja ringan menjadi salah satu bahan bangunan yang banyak dipilih sebagai pengganti kayu. Punya lapisan Alumunium Zinc (AZ) atau lapisan yang dapat mencegah karat, tapi mengapa baja ringan masih bisa berkarat seiring waktu?

Saat ini, baja ringan kerap digunakan sebagai rangka atap dan partisi dinding pada rumah. Banyak orang yang memilih baja ringan karena punya sejumlah keunggulan, salah satunya yaitu memiliki bobot yang ringan dan kuat.

Keunggulan lain dari baja ringan adalah anti rayap, anti karat, dan mudah dibentuk. Meski diklaim anti karat, akan tetapi baja ringan juga bisa berkarat seiring waktu.


Ada sejumlah faktor yang menyebabkan baja ringan menjadi korosi. Pada umumnya, hal ini terjadi karena cara menggunakannya yang salah.

Lantas, apa yang menyebabkan baja ringan anti-karat jadi bisa berkarat? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Kenapa Baja Ringan Anti-karat bisa Berkarat?

Mengutip catatan detikProperti, kontraktor sekaligus CEO Lyvprojects, Albert Lim mengungkapkan ada kesalahan yang sering terjadi dalam penggunaan baja ringan saat membangun kanopi. Pemasangan baja ringan yang salah ternyata justru memicu korosi. Apabila dibiarkan maka bisa fatal akibatnya.

“Waktu dibikin kanopi, orang-orang itu lupa kalau baja ringannya dianggap seperti pengganti besi atau penggantinya semen, sehingga waktu ditanam (ke dalam beton) selalu bagian bawah itu mengalami korosi,” kata Albert kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Jika baja ringan dibiarkan berkarat, maka seiring waktu dapat menggerogoti dan menghilangkan ketebalan. Alhasil, baja ringan akan mudah tertekuk, bahkan bisa saja runtuh dalam kasus yang ekstrem.

“Kebanyakan penggunaan baja ringan kebanyakan salah pakainya ketanam sama beton aja itu kalau ketanam sama beton sudah tinggal tunggu umur aja sebenarnya. Mungkin akan bertahan beberapa waktu tapi lama-lama korosi, makin habis (bajanya),” jelasnya.

Lebih lanjut, Albert menjelaskan penyebab korosi karena cairan semen yang mengenai baja ringan. Terdapat reaksi kimia pada campuran air dan semen yang dapat merusak lapisan AZ yang berfungsi untuk melindungi baja ringan dan korosi.

Albert menuturkan, baja ringan adalah bahan sederhana yang selama digunakan sesuai fungsinya maka akan awet. Hanya saja, baja ringan tidak dapat dicampur dengan cairan semen yang dapat menyebabkan korosi.

“Seharusnya ada kolom beton dulu yang naik. Terus (kalau) kolom betonnya sudah jadi, sudah kering baru ditambahin sama baja ringan. Jadi baja ringannya nggak dicampur sama semennya. Kering dulu semennya baru di-baja ringan-in. itu baru benar atau pakai material lain,” pungkas Albert.

Kelebihan dan Kekurangan Baja Ringan

Mengutip buku Rumah Rangka Baja Ringan Gaya Hunian Inspiratif dan Inovatif oleh Doni Swadarma, berikut sejumlah kelebihan dan kekurangan dari baja ringan sebagai bahan bangunan.

1. Kelebihan Baja Ringan

  • Sifatnya yang tidak mudah hancur (daktilitas)
  • Bobotnya ringan tapi tetap kuat
  • Proses pemasangannya lebih mudah
  • Anti karat
  • Kuat terhadap api dan rayap.

2. Kekurangan Baja Ringan

  • Harga cenderung mahal
  • Tampilannya kurang estetis
  • Jika tidak dipasang dengan benar, akan mudah goyang terbawa angin
  • Bisa mengalami korosi jika digunakan secara tidak benar.

Demikian penjelasan mengenai alasan baja ringan anti-karat bisa berkarat seiring waktu. Semoga artikel ini bermanfaat.

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

Khawatir Keramik Lantai Tergores saat Dipel? Coba 3 Cara Ini!


Jakarta

Mengepel lantai jadi salah satu cara agar rumah tetap bersih dan wangi. Namun, beberapa orang khawatir kain pel yang digunakan dapat menggores keramik.

Tentu, adanya goresan pada keramik lantai tidak dapat dihilangkan dengan mudah. Bahkan, goresan ini bisa bertambah lebar karena sering diinjak setiap hari.

Namun jangan khawatir. Ternyata ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah keramik lantai tergores saat mengepel. Penasaran? Simak dalam artikel ini.


Cara Mencegah Keramik Lantai Tergores saat Dipel

Tak semua kain pel ternyata cocok digunakan untuk keramik lantai. Ada beberapa kain pel yang justru membuat keramik jadi tergores.

Pakar kebersihan Nicole Jacques mengatakan kain pel yang punya harga mahal juga tidak menjamin keramik lantai tidak akan tergores. Berikut sejumlah cara agar keramik lantai tidak tergores saat dipel:

1. Pakai Air Suling

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan air suling hangat untuk mengepel lantai. Hindari menggunakan air sadah karena mengandung mineral tinggi sehingga berisiko merusak keramik lantai.

2. Pakai Sabun Secukupnya

Penggunaan sabun lantai memang penting agar bersih, wangi, dan bebas kuman. Namun, bukan berarti kamu harus menuangkan sabun sebanyak-banyaknya. Cara itu bisa menyebabkan ada banyak bekas noda sabun yang menempel di lantai, sehingga dapat merusak keramik seiring waktu.

3. Keringkan Lantai Setelah Dipel

Kebanyakan orang terbiasa mengepel lantai lalu membiarkannya kering oleh angin. Sebenarnya cara tersebut tidak salah, tapi bisa saja menimbulkan bercak noda sabun atau goresan di keramik.

Cara yang terbaik adalah dengan mengeringkan lantai setelah dipel dengan kain kering yang bersih. Meski harus bekerja dua kali, tapi langkah ini dapat merawat keramik lantai tetap bersih dan kinclong.

“Saya menggunakan handuk bersih dan kering untuk mengeringkan lantai setelah mengepel. Meski harus bekerja dua kali, tapi hasilnya luar biasa,” kata Jacques.

Senada dengan Jacques, pakar kebersihan dari Service Master Jennie Holmes mengatakan pentingnya mengeringkan lantai setelah dipel dengan cepat. Cara ini dapat meminimalisir munculnya bercak air atau noda sabun yang menempel di keramik.

“Ingatlah untuk mengeringkan semua lantai setelah dipel, kalau tidak maka area yang terlewat akan mudah menimbulkan noda,” ujarnya.

“Kecepatan adalah kuncinya. Hal ini harus dilakukan dengan cepat, kalau tidak maka akan menciptakan bercak air yang sulit hilang,” pungkas Holmes.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Perlukah Menyapu Lantai Rumah Setiap Hari? Ini Kata Pakar


Jakarta

Menyapu merupakan pekerjaan rumah tangga yang paling dasar. Dengan menyapu, debu dan kotoran yang menempel di lantai dapat terangkat sehingga tidak memberikan kesan berpasir saat diinjak.

Namun, beberapa orang kerap malas untuk menyapu rumah sehingga lantai disapu hanya beberapa kali dalam seminggu. Di sisi lain, justru ada pemilik rumah yang rutin menyapu lantai, bahkan bisa tiga kali dalam sehari.

Adanya perbedaan prinsip dalam menyapu lantai menimbulkan pertanyaan, apakah perlu menyapu lantai rumah setiap hari? Biar nggak bingung, simak penjelasannya dalam artikel ini.


Perlukah Menyapu Lantai Setiap Hari?

Dilansir situs Better Homes & Gardens, tidak ada aturan tertulis soal menyapu lantai. Kamu boleh menyapu lantai satu kali dalam sehari atau tiga hari sekali. Semua itu tidak masalah asalkan seluruh kotoran dan debu dapat terangkat.

Namun, ada sejumlah faktor yang mengharuskan kamu untuk menyapu lantai setiap hari. Berikut faktor-faktornya:

1. Ada Anak Kecil di Rumah

Apabila kamu sudah berkeluarga dan memiliki anak, disarankan untuk menyapu lantai setiap hari. Sebab, debu dan kotoran yang menempel di lantai bisa saja masuk ke dalam tubuh si kecil secara tidak sengaja. Kuman dan bakteri yang tertelan ke dalam tubuh bisa menimbulkan penyakit bagi sang buah hati.

2. Punya Hewan Peliharaan

Apabila kamu memiliki hewan peliharaan berbulu di rumah seperti kucing, maka dianjurkan untuk menyapu lantai secara rutin. Sebab, bulu hewan yang rontok dapat berbahaya bagi kesehatan para penghuni rumah.

“Penting untuk menjaga kebersihan lantai yang sering dilalui, jika Anda memiliki hewan peliharaan maka kamu perlu menyapu lantai lebih sering,” kata pakar pembersih profesional Ivan Ivanov.

3. Faktor Lingkungan Rumah

Jika kamu tinggal di lingkungan yang kotor, maka kamu harus rutin menyapu lantai secara rutin. Sebab, debu dan kotoran bisa menempel di lantai, furnitur, hingga sela-sela pintu dan jendela.

Apabila tetangga di sebelah rumah sedang melakukan renovasi besar-besaran, maka kamu harus menyapu lantai setiap hari. Soalnya, partikel debu dan pasir bisa terbang ke halaman rumah, sehingga jadi berdebu dan lantai terasa berpasir saat diinjak.

4. Ruangan

Seberapa sering kamu harus menyapu lantai juga tergantung dari ruangan di rumah. Untuk area dapur, ruang makan, ruang tamu, dan pintu masuk rumah perlu disapu secara rutin karena sering dilalui.

Khusus dapur dan ruang makan, kamu perlu menyapu lantai setelah masak dan menyantap makanan. Terkadang, ada sisa makanan yang jatuh ke lantai dan tidak disadari penghuni rumah. Kalau sisa makanan dibiarkan saja maka dapat mengundang semut, lalat, dan kecoak masuk ke rumah.

Untuk ruangan seperti kamar tidur dan ruang kerja sebaiknya tidak perlu disapu setiap hari, tapi tetap dibersihkan secara teratur agar tidak ada debu dan kotoran. Kamu bisa menyapu ruangan tersebut setiap 2-3 hari sekali.

“Sangat penting untuk menyapu lantai, lalu dilanjutkan dengan mengepel. Sebab, seiring waktu debu dan kotoran dapat menumpuk dan membuat lantai Anda berpasir,” pungkas Ivan.

Itulah penjelasan tentang menyapu lantai di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Handuk Basah Diletakkan di Atas Kasur Tak Dianjurkan, Ini Bahayanya



Jakarta

Handuk basah biasanya diletakkan begitu saja di kasur setelah mandi. Hal ini dikarenakan letak lemari pakaian yang berdekatan dengan kasur. Ternyata kebiasaan tersebut tidak bagus lho.

Dilansir laman Yahoo! Life UK handuk yang basah dan lembap dapat memicu pertumbuhan jamur serta membawa berbagai macam mikroba. Apabila diletakkan di atas kasur, lembap tersebut dapat menembus ke kasur dan mempermudah pertumbuhan bakteri.

“Seprai Anda akan menyerap kelembapan sehingga menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri dan jamur,” kata Rhiannon Johns, seorang desainer interior dan Head of Brand Piglet in Bed.


Dengan kata lain, dengan meletakkan handuk basah ke kasur dapat membuat seprainya kotor. Kondisi ini juga akan bertambah buruk jika penggunanya jarang mengganti seprai. Bukan hanya kotor, melainkan jamur bisa menyebar ke seluruh kasur. Risikonya bisa muncul infeksi kulit, gatal-gatal, hingga muncul ruam di seluruh badan.

“Tidak hanya itu, sel-sel kulit mati dan kotoran dari tubuh yang dibersihkan menggunakan handuk, akan diserap lagi oleh tempat tidur jika meletakkan handuk basah di atasnya. Hal ini kurang higienis dan bisa memicu kemungkinan infeksi kulit,” ungkap dr Ross Perry GP, direktur medis dari klinik kulit Cosmedics.

“Penelitian kecil menunjukkan bahwa handuk yang kotor berpotensi menyebabkan penyebaran penyakit menular,” lanjutnya.

Menurut Rhiannon harus segera menghentikan kebiasaan menaruh handuk basah di atas kasur setelah mandi. Segera jemur handuk di tempat yang panas agar cepat kering sehingga mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur.

Jika tak sengaja menaruh handuk basah di kasur atau lupa untuk mengangkatnya selama berjam-jam, dianjurkan untuk mencuci seprai agar tidak lembap sekaligus mencegah pertumbuhan bakteri. Rhiannon juga menyarankan mencuci seprai setidaknya seminggu sekali.

“Untuk kesegaran yang lebih menyeluruh, jemur handuk di atas tali jemuran di luar ruangan. Cahaya matahari akan membantu membunuh bakteri, jadi manfaatkan sinar matahari sebaik-baiknya,” tuturnya.

“Selain itu, sebelum merapikan tempat tidur di pagi hari, sebaiknya balikkan selimut untuk diangin-anginkan agar tidak ada debu dan kotoran,” pungkas Rhiannon.

Itulah penjelasan mengenai bahaya meletakkan handuk basah di kasur setelah mandi, semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

3 Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu, Lebih Bersih dan Sehat!


Jakarta

Membersihkan rumah merupakan kegiatan yang wajib dilakukan secara berkala agar rumah jadi lebih bersih, sehingga bebas dari debu dan kotoran yang dapat memengaruhi kesehatan.

Namun, debu dan kotoran terkadang bisa muncul dengan cepat sehingga mengotori rumah lagi. Padahal, kamu baru saja membersihkan rumah beberapa jam sebelumnya.

Meski debu dapat dibersihkan, tapi proses pembersihannya dapat memakan waktu dan menghabiskan tenaga. Hati juga menjadi jengkel karena debu yang kembali muncul terus-menerus.


Sebenarnya, ada sejumlah tips agar rumah bebas debu meski sudah dibersihkan. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu

Sejumlah pakar kebersihan membeberkan beberapa tips sederhana agar rumah bebas dari debu, bahkan hingga berminggu-minggu. Dilansir situs The Spruce, Kamis (13/11/2025), berikut tipsnya:

1. Bersihkan Debu Pakai Kain Lembap

Debu yang menempel di permukaan meja, lemari, karpet, atau perabotan rumah bisa dibersihkan pakai vacuum cleaner atau kemoceng. Namun, cara ini belum efektif mengangkat partikel debu secara menyeluruh.

Pakar kebersihan dari Filthy Clean Bree Uebergang menyarankan penggunaan kain lembap untuk mengatasi debu. Jika material rentan tergores maka disarankan pakai kain microfiber yang halus.

“Menyedot debu hanya akan mengangkat sebagian partikel-partikel debu. Pakai kain lap lembap dengan cara melipatnya menjadi empat bagian, lalu balikkan ke sisi yang bersih saat Anda mengelapnya,” ujarnya.

2. Bersihkan Perabotan dari Sisi Atas ke Bawah

Banyak pemilik rumah yang mengeluh karena masih ditemukan banyak debu meski sudah dibersihkan. Masalah ini bisa terjadi karena teknik membersihkan yang kurang tepat.

Pakar kebersihan Marla Mock mengatakan cara yang tepat membersihkan debu di rumah yakni dari atas ke bawah. Sebagai contoh, bersihkan dulu bagian atas lemari, baru setelah itu mengelap debu di bagian dalam dan bawah lemari.

Teknik bersih-bersih ini juga bisa dilakukan dengan membersihkan bagian langit-langit dan kipas angin gantung terlebih dulu, lalu perlahan turun ke jendela, dan terakhir ke area lantai.

“Ingat, gravitasi sangat memengaruhi proses bersih-bersih di rumah,” ungkap Mock.

3. Cuci Kain Secara Berkala

Mock mengatakan debu dapat terus muncul karena kain yang ada di rumah jarang dibersihkan, seperti kain seprai, kain selimut, hingga gorden. Semakin kotor kain tersebut maka bisa muncul tungau debu yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan.

“Debu dan tungau dapat terperangkap di seprai, gorden, dan kain lainnya di rumah,” ungkapnya.

Mock menganjurkan untuk rutin mencuci kain setiap seminggu sekali dengan menggunakan air panas. Khusus gorden dapat dicuci setiap sebulan sekali.

“Cuci kain seprai dengan air panas dengan suhu minimal 54 derajat Celcius untuk membunuh tungau debu,” pungkas Mock.

Demikian tiga tips sederhana agar rumah bebas debu menurut sejumlah pakar kebersihan. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Tetap Makan Nasi, Sesimpel Ini Diet Wanita Lombok Pangkas BB Lebih dari 40 Kg


Jakarta

Kata siapa diet harus sepenuhnya menghindari nasi? Pemilik akun TikTok @isatanrodiah berhasil membuktikan keberhasilan diet bahkan bobot tubuhnya menyusut hingga lebih dari 40 kg. Sebagai mantan obesitas, Isa sempat tidak menyangka kini berhasil mencapai berat badan ideal di 54 kg.

Pasalnya, selama dinyatakan obesitas, wanita di Lombok itu kerap mendapat ejekan bahkan hinaan tak akan pernah kurus semasa hidupnya. Adapun gendut yang dialami Isa sempat dikaitkan dengan genetik.

Isa memilih tidak menghindari nasi, untuk tetap mendapatkan asupan karbo di kegiatan sehari-harinya. Berikut pola makan Isa yang memilih diet intermittent fasting:


“Jadi aku 16 jam puasa, delapan jam bebas makan,” terang dia.

06:00: minum air putih
06:30: jalan kaki 30 menit
12:00: makan siang, nasi, sayur, sumber protein, minum air putih
13:00: camilan buah dan snack rendah kalori, minum air putih
18:00 makan malam nasi, sayur, sumber protein.
19:00: camilan buah

“Tidak boleh begadang, kualitas tidur harus teratur, jangan lupa sebelum tidur juga minum air putih. Aku sehari minum 2 liter air putih,” terangnya.

BACA JUGA:

Wanita berusia 21 tahun itu menyebut tantangan besar selama diet adalah godaan makanan tinggi tepung dan gula. Ia kerap harus menahan, meskipun sesekali masih menyempatkan waktu ‘cheating day’ satu hari dalam sepekan.

“Tantangan terbesar aku itu pas lihat teman-teman makan gorengan dan lain-lain, sama kadang juga ada waktunya bosen ngejalanin diet, tapi balik lagi ke tujuan awal aku,” tuturnya.

“Dan selama aku diet, orangtuaku juga mengontrol apa yang aku makan,” pungkas dia.

BACA JUGA:

(naf/naf)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
image : unsplash.com / Jonas Weckschmied

Muhammadiyah Dapat Izin Pendirian Bank Syariah, PP: Bukan Bank Umum



Jakarta

PP Muhammadiyah mendapat izin pendirian bank syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menyebut izin ini bukan untuk bank umum.

“Bank itu ada dua macam. Bank umum dan BPR/S (Bank Pembiayaan Rakyat/Syariah). Bulan Juni yang lalu OJK telah mengeluarkan izin kepada Muhammadiyah untuk menyelenggarakan bank syariah. Yaitu Bank Syariah Matahari (BSM),” kata Anwar dikonfirmasi detikHikmah, Selasa (1/7/2025).

“Tapi izin bank yang dikeluarkan oleh OJK tersebut bukanlah izin bank untuk Bank Umum Syariah Muhammadiyah tapi adalah izin untuk Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Muhammadiyah,” sambungnya.


Anwar menjelaskan, Muhammadiyah telah mengkonversi BPR konvensionalnya menjadi BPRS. Terbaru, BPR Matahari Artadaya milik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka menjadi BPR Syariah Matahari (BSM).

“Muhammadiyah secara organisatoris telah bersikap bahwa bunga (interest) adalah riba. Riba hukumnya adalah haram. Untuk itu Muhammadiyah telah mengkonversi BPR-BPR (konvensional) miliknya menjadi BPRS (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah),” jelasnya.

Saat ini, kata Anwar, Muhammadiyah telah memiliki sekitar 10 BPRS. Hal inilah yang membuat OJK menyebut Muhammadiyah berpeluang mendirikan Bank Umum Syariah.

Kemungkinan Buka Bank Umum Syariah Muhammadiyah

Menanggapi potensi pendirian Bank Umum Syariah Muhammadiyah, Anwar menyebut tidak menutup kemungkinan Muhammadiyah akan mewujudkannya.

“Dalam waktu dekat tentu belum tapi bukan tidak mungkin apalagi mengingat permintaan dari warga persyarikatan untuk adanya Bank umum Syariah Muhammadiyah sangat tinggi,” pungkasnya.

Sebelumnya, kabar pendirian bank syariah Muhammadiyah disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. Dia menyebut izin akan keluar dalam waktu dekat.

“Iya sudah (diproses). Iya, kayaknya sudah mau keluar (izinnya) ini, enggak lama lagi. Mungkin sebulan ini lah, saya kira sudah keluar,” ujar Dian selepas Opening BSI International Expo 2025, di Jakarta International Convention Center, Kamis, (26/6/2025), dikutip dari CNBC Indonesia.

“Muhammadiyah itu akan mengeluarkan dulu yang namanya BPRS, nah itu akan menjadi prototype sebetulnya. Jadi apakah nanti akan bergerak ke arah bank komersial yang gede itu sedang mereka pikirkan,” pungkas Dian.

(kri/inf)



Sumber : www.detik.com