Tag: putar

  • 5 Jenis Kipas Angin dan Kegunaannya yang Bisa Menjadi Pilihan



    Jakarta

    Kipas angin sudah ada sejak lama. Saat ini kipas angin yang banyak dikenal adalah kipas angin listrik yang dicolokkan ke stopkontak dan dinyalakan untuk menghilangkan hawa panas dari ruangan.

    Dengan kecanggihan teknologi saat ini, kipas angin memiliki banyak jenis dengan kegunaannya masing-masing.

    Melansir Homenish, berikut beberapa jenis kipas dengan kegunaannya yang bisa menjadi pilihan.


    Kipas Angin Tiang

    Kipas angin tiang merupakan jenis kipas angin berdiri yang tinggi dan dapat mendinginkan ruangan berukuran sedang. Jenis kipas angin ini biasanya memiliki satu set antara 3 hingga 5 bilah yang ditopang oleh tiang yang kokoh dan panjang.

    Tiang biasanya ditopang oleh cakram yang lebih berat sehingga membantu menyeimbangkannya dan mencegah jatuh. Kipas angin ini dapat dengan mudah dipindahkan.

    Kipas Lantai

    Dalam situasi yang rendah, kipas lantai sangat dibutuhkan. Kipas lantai tampak seperti kipas tiang, namun hanya saja tanpa tiang. Kipas lantai praktis dan ringkas untuk diletakkan di mana saja sesuai keinginan.

    Kipas ini umum digunakan di luar rumah, terutama di area seperti balkon dan teras karena tidak memerlukan instalasi permanen. Kipas angin lantai sangat kuat dan biasanya mampu mencapai kecepatan yang sangat tinggi.

    Kipas Angin Meja

    Jenis kipas meja dapat menjaga ruangan berukuran kecil hingga sedang tetap sejuk. Kipas meja terlihat seperti kipas lantai yang sangat kecil, namun kipas ini jauh lebih ringan dan lebih rapuh.

    Tujuan kipas ini adalah untuk memastikan angin dapat langsung mengenai wajah kamu saat bekerja di meja. Saat ini sudah banyak kipas meja yang menggunakan USB sehingga bisa dinyalakan langsung dari laptop.

    Kipas Angin Dinding

    Kipas yang dipasang di dinding atau kipas dinding didesain untuk ruangan kecil dengan ruang lantai terbatas. Kipas yang dipasang di dinding membuatnya tidak dapat dipindahkan, namun solusi ini sangat menghemat ruang.

    Kipas yang dipasang di dinding tidak seefisien kipas langit-langit. Sebagian besar kipas dinding memiliki motor yang kurang bertenaga dibandingkan kipas langit-langit, sehingga kipas dinding tidak dapat mengalirkan udara sebanyak kipas langit-langit.

    Kipas Angin Langit-langit

    Kipas angin langit-langit sudah ada bahkan sebelum listrik ditemukan di rumah. Kipas jenis ini diperkirakan sudah ada sejak 500 SM di India. Pada masa itu, kipas langit-langit dioperasikan secara manual dengan menggunakan kabel.

    Pada tahun 1800-an, kipas langit-langit putar digerakkan oleh aliran air yang mengalir. Kipas langit-langit elektrik ditemukan pada tahun 1882 oleh Philip Diehl.

    Kipas langit-langit biasanya dipasang tepat di tengah langit-langit ruangan. Kipas ini dirancang untuk mengalirkan udara secara merata ke seluruh ruangan. Sebagian besar model ini memiliki perlengkapan lampu yang dirancang untuk pencahayaan ruangan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Panggil Tukang, Begini Cara Aman Ganti Lampu di Rumah


    Jakarta

    Lampu adalah alat penting di rumah karena tanpa penerangan, penghuni rumah akan kesulitan untuk beraktivitas. Sayangnya, lampu tidak memiliki suatu tanda jika dayanya habis. Jadi penghuni rumah tidak tahu kapan lampu akan mati atau rusak.

    Beberapa orang yang tak pernah memasang atau mengganti lampu mungkin akan kebingungan. Sementara di Indonesia jarang ada layanan untuk mengganti lampu di rumah. Mau tidak mau harus mengandalkan anggota keluarga.

    Apabila kamu tinggal sendiri, tenang, memasang dan mengganti lampu yang mati tidak sulit. Kamu bisa melakukannya sendiri dengan cepat dan aman. Dilansir Angi, berikut tips memasang dan mengganti lampu di rumah.


    1. Cek Kondisi Lampu yang Mati

    Bagi kamu yang tidak tahu jenis dan watt lampu yang dipakai, bisa dicek pada bohlam lama. Saat hendak mengambil bohlam, pastikan saklar lampu dalam kondisi mati. Jika penghuni rumah khawatir tersetrum, bisa memakai sarung tangan khusus. Untuk memutar bohlam, caranya dengan memegang bagian bawah lampu lalu putar atau geser hingga terlepas.

    2. Beli Lampu dengan Watt Sesuai

    Bohlam lampu tersedia di tukang bangunan, toko listrik, dan perlengkapan rumah. Merek dan jenis wattnya banyak. Oleh karena itu, perlu tahu daya lampu yang sebelumnya dipakai. Watt yang terlalu kecil atau terlalu besar dari aliran listrik yang dipasang di rumah dapat menyebabkan kebakaran karena korsleting listrik.

    3. Matikan Saklar Listrik

    Sama seperti saat melepas bohlam, saat memasang bohlam baru pun perlu mematikan saklar listrik. Jika perlu, kalian juga bisa memakai sarung tangan. Caranya dengan memutar bagian ujung lampu hingga tidak bisa diputar lagi.

    4. Coba Hidupkan Lampu

    Setelah itu, nyalakan saklar lampu dan cek apakah lampu hidup. Apabila lampu langsung menyala seperti biasa maka pemasangan berhasil. Namun apabila lampu tidak langsung menyala, maka perlu memperbaiki posisinya atau mengecek aliran listrik di rumah apakah ada yang terputus.

    Apabila ingin memperbaiki posisi lampu terpasang harap berhati-hati. Hindari langsung memegang bohlam yang baru menyala. Cek dahulu suhu bohlam dengan mendekatkan punggung tangan di dekat bohlam lampu tanpa disentuh, jika hangat tunggu sampai dingin baru aman untuk dilepas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com