Tag: quranic

  • Kucing Datang ke Rumah Pertanda Apa? Ini Artinya dalam Islam



    Jakarta

    Kedatangan kucing ke rumah bisa membuat senang para pecinta kucing. Namun, ada juga penghuni yang merasa terganggu karena kucing suka buang kotoran sembarangan atau mencuri makanan di rumah.

    Namun, tahukah kamu rumah kedatangan kucing memiliki arti tersendiri dalam Islam. Hewan satu ini bisa menjadi sumber pahala maupun ujian bagi penghuni rumah.

    Lantas, apa arti di balik kucing datang ke rumah dalam Islam? Simak penjelasan berikut ini menurut pandangan beberapa ustadz.


    Arti Kucing Datang ke Rumah dalam Islam

    Sebenarnya tak ada arti khusus yang menjelaskan arti kucing datang ke rumah dalam Islam. Namun, ada sejumlah penjelasan mengenai keutamaan ketika berbuat baik kepada kucing, seperti memberi makanan atau memeliharanya.

    Kesempatan Bersedekah

    Dikutip dari situs Muyassar Quranic & Leadership Boarding School, KH Syaefudin, M.Pd.I selaku pengasuh menjelaskan kedatangan kucing ke rumah bisa jadi jalan dari Allah bagi kita untuk mendapatkan pahala.

    Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda orang menyayangi binatang akan mendapatkan pahala.

    “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala (apabila berbuat baik) pada binatang?” Beliau bersabda, “Pada setiap yang memiliki hati yang basah maka ada pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Hati yang basah dalam hal ini adalah makhluk hidup. Jadi ketika kita berbuat baik kepada makhluk hidup, termasuk kucing, maka akan mendatangkan pahala sedekah.

    Kucing Sebagai Ujian

    Kedatangan kucing ke rumah mungkin saja adalah sebuah ujian bagi pemilik rumah. Sebagian orang merasa jengkel dengan kucing karena mengambil makanan, menerkam hewan ternak, buang kotoran di area rumah, dan sebagainya.

    Dilansir dari NU Online Ustadz Ahmad Mundzir, pengajar di Pesantren Raudhatul Quran an-Nasimiyyah Semarang, pemilik rumah tetap tidak boleh berbuat keji, namun tetap harus bersikap bijak dan bisa bertindak secara bertahap. Misalnya jika itu kucing liar, kita bisa mengusirnya. Jika itu milik tetangga, maka bicarakan baik-baik dengan pemiliknya.

    Jika kucing liar masih datang dan mengganggu, maka boleh dibuang. Dibuang ini pun masih harus mempertimbangkan kondisi kucing, apakah dia bisa mencari makan di tempat itu.

    Itulah pandangan ustadz mengenai arti kucing datang ke rumah dalam Islam. Sebagai muslim, kita semestinya berbuat baik kepada kucing agar mendapatkan pahala. Wallahu a’lam.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Kirim Yasin untuk Orang Meninggal dan Bacaan Doanya


    Jakarta

    Surah Yasin adalah surah yang sering kali dibaca sebagai doa untuk orang-orang yang telah meninggal dunia. Begini cara mengirim Yasin untuk almarhum.

    Mengirimkan Yasin untuk orang meninggal bersandar pada riwayat dari Mu’aqqal bin Yasar Ash-Shahabiy RA, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Bacalah surah Yasin untuk orang-orang yang meninggal dunia!” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)

    Dalam kitab Ar Ruh karya Ibnul-Qayyim yang diterjemahkan oleh Kathur Suhardi, disebutkan bahwa membaca surah Yasin bisa dilakukan ketika seseorang mendekati ajalnya. Perintah membaca surah Yasin memiliki kesamaan dengan perintah membaca kalimat tahlil la ilaha illallah ketika seseorang berada di ambang kematian.


    Surah Yasin juga mengandung pesan kebahagiaan bagi mereka yang meninggal dunia. Allah SWT berfirman dalam surah Yasin ayat 27-28,

    بِمَا غَفَرَ لِيْ رَبِّيْ وَجَعَلَنِيْ مِنَ الْمُكْرَمِيْنَ ٢٧ ۞ وَمَآ اَنْزَلْنَا عَلٰى قَوْمِهٖ مِنْۢ بَعْدِهٖ مِنْ جُنْدٍ مِّنَ السَّمَاۤءِ وَمَا كُنَّا مُنْزِلِيْنَ ٢٨

    Artinya: “(bagaimana) Tuhanku mengampuniku dan menjadikanku termasuk orang-orang yang dimuliakan. Setelah dia (dibunuh), Kami tidak menurunkan satu pasukan pun dari langit kepada kaumnya dan Kami tidak perlu menurunkannya.”

    Para arwah merasa bahagia ketika surah Yasin dibacakan untuk mereka. Menurut hadits, surah Yasin adalah inti dari Al-Qur’an yang memiliki keutamaan tersendiri, khususnya ketika dibacakan di dekat seseorang yang tengah menghadapi ajalnya.

    Lalu, bagaimana cara mengirim doa Yasin untuk orang yang sudah meninggal dunia atau wafat?

    Persiapan Membaca Yasin untuk Orang Meninggal

    Sebelum membaca doa Yasin, ada baiknya kita mempersiapkan diri dengan baik agar amalan yang dilakukan terasa lebih khusyuk dan membawa keberkahan. Berikut panduannya yang dikutip dari buku Kamus Al-Qur’an: Quranic Explorer karangan Ali As-Sahbuny:

    1. Berwudu terlebih dahulu sebelum membaca surah Yasin
    2. Memegang Al-Qur’an dengan tangan kanan atau kedua tangan
    3. Membaca di tempat yang bersih seperti masjid, atau rumah
    4. Menghadap kiblat dan berpakaian sopan saat membaca.
    5. Membersihkan mulut dan gigi sebelum membaca
    6. Membaca taawudz (Audzubillahi min asy-syaithani rajim)
    7. Dilanjutkan dengan membaca basmalah (Bismillahirrahmanirrahim)

    Cara Mengirim Yasin untuk Orang Meninggal

    Menurut buku Tuntunan Tanya Jawab Aqidah, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, proses membaca surah Yasin untuk orang yang sudah meninggal diawali dengan bacaan pendahuluan berupa istighfar, tawasul, dan Al-Fatihah. Tawasul sendiri adalah upaya mencari perantara atau wasilah melalui Nabi Muhammad SAW.

    Berikut tata cara membaca surah Yasin untuk orang yang sudah meninggal:

    1. Bacalah istighfar sebanyak tiga kali
    2. Setelah itu, lanjutkan dengan doa tawasul kepada Nabi Muhammad SAW
    3. Dilanjutkan dengan membaca surah Al-Fatihah
    4. Barulah surah Yasin dapat dibacakan sebagai bagian dari amalan tersebut
    5. Membaca doa setelah membaca surah Yasin
    6. Terakhir, bacalah doa untuk orang yang sudah meninggal

    Bacaan Doa untuk Orang yang Sudah Meninggal Dunia

    Masih mengutip dari sumber yang sama, berikut adalah bacaan doa yang dianjurkan untuk dipanjatkan bagi orang yang telah meninggal dunia.

    لَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

    Allaahummaghfir lahu warham hu wa’aafi hii wa’fu anhu wa akrim nuzula hu wa wassi’madkhola hu wahgsil hu bilmaai wats-tsalji walbarodi wanaqqi hi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minaddanasi wa abdil hu daaron khoiron min daari hi wa ahlan khoiron min ahli hi wazaujan khoiron min zaoji hi wa adkhil hul jannata wa’aidz hu min’adzaabil qobri wa adzaabin naar.

    Artinya: “Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskan-lah dan lepaskan-lah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskan-lah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran. Dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik dari yang ditinggalkan, serta istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungi-lah dari siksa kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka.”

    Keutamaan Membaca Doa Yasin untuk Orang Meninggal

    Mengirim doa Yasin untuk orang yang sudah meninggal dunia bukan hanya menjadi bentuk penghormatan bagi almarhum, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi mereka yang telah meninggalkan dunia.

    Berikut adalah beberapa keutamaan Mengirim doa Yasin untuk orang yang sudah meninggal dunia menurut Kajian Tafsir Surah Yasin Ibnu Ya’qub: Ulasan Kajian Tafsir Surah Yasin Syekh Hamami Zadah yang ditulis Saiful Bahri:

    1. Meringankan siksa kubur bagi almarhum
    2. Menambah pahala bagi mereka yang tidak termasuk ahli siksa
    3. Membuat kuburan menjadi taman dari taman-taman surga
    4. Menghindarkan kuburan menjadi lubang neraka
    5. Dilipatgandakan pahala bagi yang membacanya
    6. Menghibur dan menenangkan keluarga yang ditinggalkan almarhum

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com