Tag: rahmat

  • Orang yang Wajib Membayar Zakat Disebut Muzaki, Begini Ketentuannya


    Jakarta

    Zakat adalah kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim. Kewajiban zakat disebutkan dalam surah An Nur ayat 56, Allah SWT berfirman:

    وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَطِيعُوا۟ ٱلرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

    Artinya: “Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.”


    Menukil dari buku Panduan Muslim Sehari-hari oleh KH M Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El-Sutha, zakat berasal dari kata ‘zakaa-yazkuu-zakaatan’ yang artinya bersih, baik, tumbuh dan berkembang. Pengertian zakat menurut istilah adalah harta yang wajib dikeluarkan setiap muslim jika telah mencapai nisab dan haul untuk diserahkan kepada orang tertentu yang berhak menerimanya.

    Siapa yang Wajib Membayar Zakat?

    Diterangkan melalui Fiqih Sunnah oleh Sayyid Sabiq yang diterjemahkan Abu Aulia dan Abu Syauqina, zakat terbagi menjadi dua yaitu fitrah dan mal. Zakat fitrah diwajibkan atas setiap muslim yang memiliki kadar satu sha setelah ia mampu mencukupi makanan pokoknya dan keluarganya pada malam dan siang Hari Raya.

    Muslim yang seperti itu wajib mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya dan orang-orang yang wajib ia nafkahi seperti istri, anak-anak dan para pembantunya.

    Sementara itu, zakat mal adalah zakat kekayaan. Zakat ini wajib dibayarkan oleh muslim dengan kekayaan-kekayaan tertentu untuk golongan-golongan yang disyariatkan setelah ia memiliki harta tersebut dalam jangka waktu tertentu.

    Ketentuan bagi Orang yang Wajib Membayar Zakat

    Mengutip buku Manajemen Pengelolaan Zakat yang ditulis Nurfiah Anwar, orang yang wajib membayar zakat disebut sebagai muzaki. Ada beberapa syarat umum yang harus dipenuhi muzaki, yaitu:

    • Beragama Islam
    • Merdeka dan buka hamba sahaya
    • Sudah baligh dan berakal sehat

    Adapun, syarat khusus yang harus dipenuhi muzakki untuk membayar zakat fitrah di bulan Ramadan yaitu:

    • Islam
    • Lahir sebelum terbenam matahari pada hari penghabisan bulan Ramadan
    • Memiliki kelebihan harta dari keperluan makanan untuk dirinya sendiri dan untuk yang wajib dinafkahinya

    Itulah pembahasan mengenai orang yang wajib membayar zakat. Semoga bermanfaat.

    (aeb/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Rezeki serta Urusan



    Jakarta

    Doa diberi kemudahan dan kelancaran rezeki dapat diamalkan oleh kaum muslimin. Terlebih, Allah SWT senantiasa memerintahkan muslim untuk selalu berdoa kepada-Nya seperti termaktub dalam surah Al Ghafir ayat 60.

    Allah SWT berfirman,

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ ٦٠


    Artinya: “Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

    Kemudian, dalam sebuah hadits dikatakan bahwa Allah SWT menyukai kaum muslimin yang berdoa. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam berdoa.” (HR Hakim)

    Berikut beberapa doa diberi kemudahan dan kelancaran rezeki yang bisa dipanjatkan muslim seperti dinukil dari buku Doa Mengundang Rezeki oleh Islah Susiman dan Ketika Allah SWT Menyayangi Wanita susunan Anna Mariana.

    Kumpulan Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran

    1. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Pertama

    اللهم الطف بي في تيسير كل عسير، فإن تيسير كل عسير عليك يسير، وأسألك اليسر والمعافاة في الدنيا والآخرة

    Arab latin: Allaahummalthuf bii fii taisiiri kulli ‘asiirin, fa inna taisiira kulli ‘asiirin ‘alaika yasiir, as ‘alukal yusra wal mu’aafaata fid dun-yaa wal aakhirati

    Artinya: “Ya Allah, berilah taufik, kebajikan, atau kelembutan kepadaku dalam hal kemudahan pada setiap kesulitan, karena sesungguhnya kemudahan pada setiap yang sulit adalah mudah bagi-Mu, dan aku mohon kemudahan serta perlindungan di dunia dan di akhirat.” (HR Thabrani)

    2. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Kedua

    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَ مَشَقَّةٍ وَلاَ ضَيْرٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

    Arab latin: Allaahumma innii as’aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairi ta’abin, wa laa masyaqatin wa laa dhoyrin innaka a’laa kulli sya’in qadiirun

    Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk berkenan memberiku rezeki yang luas serta baik, tanpa payah. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”

    3. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Ketiga

    رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

    Arab latin: Robbanaa laa tuaa khidznaa innasiinaa au akhtho’na, robbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘ala al ladziina min qoblinaa, robbana walaa tuhammilnaa maa laa thoo qatalanabih, wa’ fuanna waghfirlanaa warhamnaa, anta maulana fansurnaa ‘ala al qaumilkaafiriin

    Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kamu memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkau penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir,” (QS Al Baqarah 286).

    4. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Keempat

    Dari Abu Hurairah, dikatakan Rasulullah SAW setiap paginya membaca sebuah doa. Bacaan yang sering dipanjatkan Rasulullah SAW di pagi hari ialah sebagai berikut:

    اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

    Arab latin: Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.

    Artinya: “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali.” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya)

    5. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Kelima

    يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

    Arab latin: Ya hayyu ya qayyumu birahmatika astaghitsu, ashlih li sya’ni kullahu wala takilni ila nafsi tharfata ‘ainin abadan

    Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya.” (HR Tirmidzi)

    6. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Keenam

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ

    Arab latin: Allahmumma inni ashbahtu usyhiduka wa usyhidu hamalata ‘arsyika wa mala’ikatika wa jami’a khalqika annaka antallahu lailaha illa anta wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasuluka

    Artinya: “Ya Allah, aku berada di waktu pagi bersaksi atas-Mu, dan kepada para pembawa Arsy-Mu, kepada semua malaikat, dan kepada semua mahkluk-Mu, bahwa Engkau adalah Allah yang tidak ada Tuhan selain Engkau, dan Muhammad adalah hamba dan Rasul-Mu.” (HR Abu Daud).

    7. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Ketujuh

    رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا

    Arab latin: Rabbana atina min ladunka rahmatan wahaiyi’ lana min amrina rashada

    Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu dan mudahkanlah bagi kami petunjuk untuk segala urusan kami.”

    8. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Kedelapan

    َّأَللَّهٌمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَعَطَائِكَ رِزْقًا طَيِّبًا مٌبَارَكًا، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ أَمَرْتَ بِالدُّعَاءِ وَقَضَيْتَ عَلَىَّ نَفْسَكَ بِالْاِسْتِجَابَةِ وَأَنْتَ لَا تٌخْلِفٌ وَعْدَكَ وَلَا تٌكَذِّبُ عَهْدَكَ اَللَّهُم مَا أَحْبَبْتَ مِنْ خَيْرٍ فَحَبِّبْهٌ إِلَيْنَا وَيَسِّرْهُ لَنَا وَمَا كَرَهْتَ مِنْ شَئْ ٍفَكَرِهْهُ إِلَيْنَا وَجَنِّبْنَاهُ وَلَا تُنْزِعْ عَنَّا الْإِسْلَامَ بَعْدَ إِذْ أَعْطَيْتَنَا

    Arab latin: Allahumma inni as’aluka min fadhlika wa ‘athaaika rizqan tayyiban mubaarakan. Allahumma innaka amarta bid-du’aa’i wa qadhayta ‘alayya nafsaka bil-istijaabah, wa anta laa tukhlifu wa’daka wa laa tukadhdhibu ‘ahdaka. Allahumma maa ahbabta min khayrin fahabbibhu ilaynaa wa yassirhu lanaa, wa maa karihta min shay’in fakarihhhu ilaynaa wa jannibnaa, wa laa tunzi’ ‘annaa al-Islaama ba’da idh a’taytanaa

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari karunia-Mu dan pemberian-Mu, rezeki yang baik dan diberkahi. Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah memerintahkan untuk berdoa dan Engkau telah menetapkan atas diri-Mu untuk mengabulkan, dan Engkau tidak mengingkari janji-Mu dan tidak memungkiri perjanjian-Mu. Ya Allah, apa saja yang Engkau cintai dari kebaikan, maka cintakanlah itu kepada kami dan mudahkanlah bagi kami, dan apa saja yang Engkau benci dari sesuatu, maka bencilah itu kepada kami dan jauhkanlah kami darinya. Dan janganlah Engkau mencabut Islam dari kami setelah Engkau memberikannya kepada kami.”

    Waktu Membaca Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran

    Doa diberi kemudahan dan kelancaran dapat dibaca kapan saja tanpa ketentuan waktu. Namun, ada beberapa waktu mustajab yang jika membaca doa pada momen-momen tersebut cepat terkabul.

    Kapan saja waktu mustajab berdoa itu? Simak bahasaannya berikut ini yang dikutip dari buku Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki dan Kesuksesan karya Deni Lesmana.

    1. Sepertiga malam terakhir
    2. Setelah salat fardhu
    3. Waktu antara azan dan iqamah
    4. Ketika hujan
    5. Saat perasaan lapang dan cukup akan nikmat
    6. Pada hari Jumat

    Adab Membaca Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran

    Mengutip buku Ringkasan Ihya Ulumuddin tulisan Imam Al Ghazali yang diterjemahkan Abdul Rosyad Siddiq, setidaknya ada beberapa adab berdoa yang perlu diperhatikan muslim.

    1. Memilih waktu-waktu yang mulia dan diutamakan untuk berdoa
    2. Berada dalam kondisi suci
    3. Menghadap ke arah kiblat
    4. Bersuara santun
    5. Merendahkan diri
    6. Meyakini doanya akan dikabulkan dengan perasaan harap
    7. Memulai doa dengan mengagungkan nama Allah SWT

    Itulah beberapa doa diberi kemudahan dan kelancaran rezeki dilengkapi adab dan waktu pengamalannya. Semoga bermanfaat.

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Kelancaran Urusan Pekerjaan Arab, Latin dan Artinya


    Jakarta

    Doa kelancaran urusan pekerjaan bisa diamalkan pagi hari saat hendak memulai hari. Memanjatkan doa sehari-hari pada dasarnya diperintahkan Allah SWT apalagi setiap manusia diuji dengan urusannya masing-masing.

    Perintah Allah SWT kepada hambanya untuk berdoa meminta pertolongan termaktub dalam surah Gafir ayat 60. Allah SWT berfirman:

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ ٦٠


    Artinya: Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

    Doa Kelancaran Urusan Pekerjaan Arab, Latin dan Artinya

    Berikut ini daftar bacaan-bacaan doa meminta kelancaran urusan yang dirangkum dari buku-buku doa.

    1. Doa Kelancaran Urusan Versi Pertama

    رَبِّ اشْرَحْلِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِسَانِي يَفْقَهُ قَوْلِي

    Rabbisy rohlii shadrii wayassirlii amrii wahlul’uqdatam minlisaanii yafqahuu qaulii

    Artinya: “Ya Allah, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah pekerjaanku, dan lancarkanlah lidahku agar mereka paham akan pembicaraanku.”

    Doa ini termatub dalam buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki karya KH Sulaeman Bin Muhammad Bahri.

    2. Doa Kelancaran Urusan Versi Kedua

    حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

    Hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa ‘alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arsyil ‘azhiim

    Artinya: Cukuplah Allah bagiku, tiada Tuhan kecuali Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘arsy yang agung.

    Doa ini dijelaskan dalam buku Doa dan Zikir Orang Sukses karya Zaki Zamani.

    3. Doa Kelancaran Urusan Versi Ketiga

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تَهْدِي بِهَا قَلْبِي وَتَجْمَعُ بِهَا شَمْلِي وَتُرَدُّ بِهَا الْفَتِي عَنِّي وَتُصْلِحُ بِهَا دِيْنِي وَتَحْفَظُ بِهَا غَابِي وَتَرْفَعُ بِهَا شَاهِدِى وَتُزَكِّي بِهَا عَمَلِي وَتُبَيِّضُ بِهَا وَجْهِي وَتُلْهِمُنِي بِهَا رُشْدِى وَتُعْصِمُنِي بِهَا مِنْ كُلِّ سُوْءٍ.

    Allaahumma innii as-aluka rahmatan min ‘indika tahdii bihaa qalbii. Wa tajma’u bihaa syamlii. Wa turaddu bihaa ulfatii annii wa tushlihu bihaa diinii wa tahfazhu bihaa ghaa-ibii wa tarfa’u bihaa syaahidii wa tuzakkii bihaa ‘amalii, Wa tubayyidhu bihaa waj-hii wa tulhimunii bihaa rusydii wa tu’shimunii bihaa min kulli suu-in.

    Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu curahan rahmat dari sisi- Mu yang dengannya hatiku mendapat petunjuk, terkumpul segala yang bercerai-berai, dan terhimpun segala yang terpisah- pisah, tertolak segala fitnah atas diriku dan bertambah baik urusan agamaku, terpelihara segala sesuatu yang jauh dariku dan terangkat apa yang dekat denganku, disucikan segala perbuatanku dan dicerahkan wajahku, diberi ilham menuju petunjuk dan terpelihara diriku dari segala sesuatu yang jelek.”

    Doa ini dapat diamalkan istri untuk kelancaran urusan suaminya seperti dijelaskan dalam buku Ajaibnya Dzikir Dan Doa Khusus Istri karya Ustaz Ali Amrin al-Qurawy.

    Selain membaca doa-doa dilancarkan urusan, muslim juga dapat mengamalkan sholawat nariyah. Mengutip buku Pegangan Doa dan Zikir Keselamatan Ratibul Haddad karya Ustaz Ahmad Zacky El-Syafa, membaca sholawat nariyah sebanyak 41 atau 100 kali setiap hari, insyaallah akan dihilangkan segala kesulitannya, dimudahkan urusannya, dan diangkat derajatnya.

    Berikut bacaan sholawat nariyah selengkapnya,

    اللهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلَّمْ سَلَامًا تَامَّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ انِ الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الكَرِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدَ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

    Allaahumma shalli shalaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman ‘ala sayyidinaa muhammadinilladzii tanhallu bihil ‘uqadu wa tanfariju bihil kurabu wa tuqdhaa bihil hawaaiju wa tunaalu bihir raghaaibu wa husnul kha- waatimi wa yustasyqal ghamaamu biwajhihil kariimi wa ‘ala aalihi wa shahbihi fii kulli lamhatin wanafasin bi ‘ada- da kulli ma’luumin laka

    Artinya: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kami, Nabi Muhammad saw., semoga terurai dengan berkahnya segala ikatan dan dilepaskan dari segala kesusahan, ditunaikan segala hajat dan tercapai segala keinginan dan husnul khatimah (penghujung hidup yang baik) dicurahkan hujan (rahmat) oleh Allah SWT. Dengan berkahnya yang mulia dan atas keluarga dan sahabat-sahabatnya setiap kedipan mata dan hembusan napas banyak pengetahuan wahai Tuhan kami.”

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2024 Bahasa Arab-Indonesia


    Jakarta

    Ada doa yang bisa dibaca di malam tirakatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2024. Doa ini berisi ungkapan syukur sekaligus harapan masa depan yang lebih baik.

    Di sebagian besar daerah, warga akan berkumpul bersama pada malam tirakatan jelang HUT RI 17 Agustus. Berbagai kegiatan dilakukan di malam ini, seperti silaturahmi, saling berbincang dan juga makan bersama.

    Tak ketinggalan, momen kumpul warga ini juga diisi dengan memanjatkan doa. Doa malam tirakatan 17 Agustus biasanya dibacakan oleh tokoh masyarakat atau orang yang dituakan. Doa ini sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang telah dilimpahkan Allah SWT.


    Dalam situs resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), malam tirakatan merupakan tradisi yang telah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Jawa dan sekitarnya. Tradisi ini digelar sehari sebelum 17 Agustus. Kegiatan yang telah berlangsung puluhan tahun ini menjadi salah satu ajang silaturahmi antar warga.

    5 Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2024 Bahasa Arab dan Indonesia

    Merangkum dari laman Kementerian Agama Karanganyar, situs Pemerintah Kota Salatiga dan Pemerintah Provinsi Yogyakarta, berikut doa malam tirakatan 17 Agustus 2024 dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia.

    1. Contoh Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Pertama

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
    الحمدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ * حَمْداً شَاكِرِيْنَ حَمْدًا النَّاعِمِيْنَ يُ وَافِي
    نِعَمَوُ وَ يُكَافِئُ مَزِيْدَهُ * يَا رَبَّ نَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَ نْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَ
    عَظِيْمِ سُلْطَانِكَ * اللّّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ
    وَصَحْبِوِ اَجْمَعِيْن

    رَبَّ نَا اَتِناَ فِى الدُّنْ يَا حَسَنَةً وَفِى الَْْخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ * وصَلَّى
    اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِوِ وَصَحْ بِوِ اَجْمَعِيْنَ * بِفَضْلِ سُبْحَانَ رَبِّكَ
    رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عِلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Kami mengucapkan syukur kepada-Mu atas segala nikmat yang Engkau limpahkan kepada bangsa kami. Dengan izin dan kuasa-Mu, Engkau membebaskan kami dari penjajahan. Oleh karena itu, pada hari ini dengan penuh syukur dan kebahagiaan, kami memperingati hari proklamasi kemerdekaan bangsa kami.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana. Dengan semangat proklamasi kemerdekaan ini, berikanlah kami inspirasi yang tak pernah terputus, untuk membimbing langkah kami dalam membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju, setara, dan mampu bersaing dengan negara-negara maju lainnya di dunia.

    Kuatkanlah persatuan dan kesatuan kami, agar kami dapat berjalan dengan teguh dan kokoh dalam membangun bangsa tercinta ini.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih. Limpahkanlah rahmat dan kasih sayang-Mu kepada para pahlawan kami, yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ampunilah segala kesalahan mereka, terimalah kebaikan dan keikhlasan pengorbanan mereka, dan tinggikanlah derajat serta muliakan mereka di antara hamba-hamba-Mu yang syuhada.

    Ya Tuhan yang Maha Pengampun. Dengan sifat afuwun dan ghofur-Mu, ampunilah dosa dan kesalahan kami, serta dosa dan kesalahan para pahlawan dan pemimpin kami. Perkenankan doa kami.

    2. Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Kedua

    اعود باهلل من الشيطان ارجيم بسم هللا الرحمن الرحيم الحمدهلل رب العالمين حمدا
    يوافي نعمه ويكافي مزيده ياربنالك الحمد ولك الشكركما ينبغى لجالل وجهك الكريم
    وعطيم سلطانك اللهم صل وسلم على سيدنا محمد و على اله وصحبه اجمعين

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Pada saat ini seluruh bangsa Indonesia sedang bermunajat, Memuji kebesaran-Mu, memanjatkan doa syukur kehadiratMu atas nikmat kemerdekaan yang Engkau anugerahkan kepada kami semua bangsa Indonesia yang saat ini telah berusia 79 tahun, kami sangat memohon terimalah doa dan rasa syukur kami.

    Ya Allah Tuhan Yang Maha Kuasa. Berkat rahmat dan karunia-Mu serta semangat persatuan kesatuan yang membara, bangsa Indonesia dapat menyingkirkan penjajah, berkat pertolongan, kekuasaan-Mu anugerahkanlah kemampuan kepada bangsa Indonesia untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan

    Ya Allah Tuhan Yang Maha Bijaksana. Hindarkanlah bangsa Indonesia dari fitnah marabahaya, jauhkan kami dari permusuhan dan perpecahan. Sadarkanlah kepada seluruh rakyat Indonesia akan pentingnya persatuan dan kesatuan, kuatkan jiwa kami untuk tetap bersatu padu dalam kebersamaan, sehingga cita-cita besar Nusantara Baru Indonesia Maju segera dapat kami wujudkan.

    Ya Allah Tuhan Yang Maha Kuasa. Jadikanlah generasi masa kini dan generasi mendatang menjadi generasi yang penuh dengan iman dan taqwa kepada-Mu, generasi yang hormat kepada orang tua dan menghargai jasa-jasa para pahlawan. Jadikanlah kami dan anak cucu kami dapat membawa bangsa Indonesia ke tingkat kemajuan dan keadilan yang kami cita-citakan, serta terciptanya masyarakat yang saling menghormati, menghargai, penuh toleransi dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

    Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun. Ampunilah dosa dan kesalahan kami, dosa dan kesalahan para orang tua kami, pemimpin kami, para pahlawan dan syuhada yang telah berjuang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Terimalah doa permohonan kami.

    اللهم اجعل جمعنا هدا جمعا مرحوما وتفرقنا من بعده تفرقا معصوما
    ربنا عليك توكلنا انبنا واليك المصير
    ربنا اتنا فى الدنيا حسنة وفى االخرة حسنة وقنا عداب النار
    سبحان ربك رب العزة عما يصفون وسالم على المرسلين والحمد هلل رب العالمين

    3. Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Ketiga

    حَمْدًا شَاكِرِيْنَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ
    يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِ
    اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih
    Pada malam ini, seluruh rakyat bangsa ini
    Bersimpuh, tengadahkan tangan, persembahkan puja-puji
    Kami bersyukur, atas 79 tahun kemerdekaan Indonesia

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang. Jadikan hari ini sebagai momentum merekatkan kesatuan dan persatuan. Anugerahi kami kebeningan hati dan kejernihan pikir, dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemurah. Negeri ini punya cita, mudahkanlah dalam menggapainya. Hindarkanlah nusantara kami dari bencana dan marabahaya

    Teguhkan rasa cinta tanah air, tumbuh-suburkan tenggang rasa, solidaritas antar sesama, dan gotong royong dalam membangun bangsa.
    Sehingga, Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh dapat diwujudkan segera

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun. Ampunilah semua dosa kami. Dosa orangtua dan guru-guru kami. Ampuni para tokoh bangsa dan para pemimpin kami. Terimalah amal dan perjuangan para syuhada bangsa kami. Mereka yang telah korbankan jiwa raga, darah dan air mata dalam upaya memerdekakan negeri ini. Masukkan mereka ke surga-Mu, muliakan kedudukan mereka di sisi-Mu.

    Ya Allah. Kami terus berharap limpahan rahmat-Mu. Kami terus meminta keluasan ampunan-Mu. Kiranya Engkau juga mengabulkan doa kami.

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
    وَصَلَى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
    وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    4. Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Keempat

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ * حَمْدًا شَاكِرِينَ حَمْدًا يُوَافِي نِعْمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ * * يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ .

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Kami, seluruh bangsa Indonesia, dengan rendah hati. Malam ini kami mengucap syukur kepada-Mu. Engkau adalah Pencipta dari seluruh alam semesta, Penguasa segala yang ada, dan Penentu dari segala sesuatu.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang. Berikan rahmat dan karunia-Mu kepada kami, bangsa Indonesia, yang esok hari akan memperingati hari kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana. Perjuangan kami menjaga kemerdekaan masihlah panjang. Perkenankan kami selalu mendapatkan perlindungan dari-Mu di segala tempat dan kondisi. Atas kuasa-Mu, izinkan kami menjadi bangsa yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, adil, makmur, dan sejahtera.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Kabulkanlah doa dan permohonan kami, agar kami termasuk dalam golongan hamba-hamba-Mu yang beruntung.

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    5. Doa Malam Tirakatan 5

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
    الحمدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ * حَمْداً شَاكِرِيْنَ حَمْدًا النَّاعِمِيْنَ يُ وَافِي
    نِعَمَوُ وَ يُكَافِئُ مَزِيْدَهُ * يَا رَبَّ نَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَ نْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَ
    عَظِيْمِ سُلْطَانِكَ * اللّّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ
    وَصَحْبِوِ اَجْمَعِيْن

    رَبَّ نَا اَتِناَ فِى الدُّنْ يَا حَسَنَةً وَفِى الَْْخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ * وصَلَّى
    اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِوِ وَصَحْ بِوِ اَجْمَعِيْنَ * بِفَضْلِ سُبْحَانَ رَبِّكَ
    رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عِلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    Ya Allah, Ya Rahman Ya Rahim. Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang,

    Esok hari kami akan merayakan momen bersejarah bangsa ini. Dengan rida-Mu, izinkan negeri ini diliputi ketenangan, keamanan, dan kesejahteraan. Jauhkanlah kami dari segala bentuk bencana, baik yang datang dari alam maupun dari manusia.

    Ya Allah Ya Razaq, berikanlah kami kecukupan rezeki, kemakmuran, dan keberkahan dalam setiap langkah yang kami ambil. Berikanlah kepada kami kekuatan untuk saling membantu dan mengangkat sesama. Jauhkan kami dari kesukaran dan kesulitan. Ringankan tangan dan langkah kami untuk berbagi dan peduli terhadap sesama.

    Ya Allah, Dengan segala kerendahan hati, kami memohon hanya kepada-Mu. Limpahkanlah selalu rahmat-Mu kepada bangsa kami.
    Jadikanlah bangsa ini bangsa yang berkah, yang penuh dengan kasih sayang. Hindarkanlah kami dari segala bentuk kejahatan dan fitnah yang dapat merusak persatuan kami.

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    Demikian contoh doa yang bisa dibacakan pada malam tirakatan 17 Agustus 2024 yang digelar di lingkungan warga.

    (dvs/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Doa agar Menang Lomba, Bisa Dibaca saat 17 Agustus


    Jakarta

    Doa agar menang lomba bisa dibaca muslim, khususnya pada momen HUT RI ke-79. Biasanya peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia identik dengan perlombaan.

    Bacaan doa agar menang lomba dipanjatkan dengan harapan muslim dapat meraih kemenangan. Terlebih, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk berdoa kepada-Nya sebagaimana tercantum dalam surah Ghafir ayat 60:

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖ


    Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”

    Kumpulan Doa agar Menang Lomba 17 Agustus

    Berikut beberapa doa kemenangan yang dapat diamalkan musim untuk lomba 17 Agustus seperti dikutip dari buku Doa dan Zikir Orang Sukses yang ditulis Zaki Zamani dan buku Keajaiban Shalat 5 Waktu Bersama Nabi SAW karya Yanuar Arifin.

    1. Doa agar Menang Lomba Versi Pertama

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالْفَوْزَ بالْجَنَّةِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ

    Arab latin: Allahumma inni as’aluka mujibati rahmatika, wa ‘aza’ima maghfiratika, was-salamata min kulli ithmin, wal-ghanimata min kulli birrin, wal-fawza bil- jannati, wannajata mina-nar

    Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu segala sesuatu yang menyebabkan turunnya rahmat-Mu, segala sesuatu yang memastikan ampunan-Mu, keselamatan dari segala dosa, keberuntungan dari setiap perbuatan baik, kemenangan dengan meraih surga dan keselamatan dari neraka.”

    2. Doa agar Menang Lomba Versi Kedua

    رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

    Arab latin: Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa il-lam taghfirlanaa watarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin

    Artinya: “Wahai Pemelihara kami, sesungguhnya kami telah berbuat dzalim terhadap diri-diri kami. Dan jika Engkau tidak memberi ampunan untuk kami dan merahmati kami, sungguh benar-benar kami menjadi termasuk dari golongan orang-orang yang rugi.”

    3. Doa agar Menang Lomba Versi Ketiga

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الفلاح والنجاح

    Arab latin: Allahumma inni as’alukal falaaha wannajaaha

    Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu, keberuntungan dan keselamatan.”

    4. Doa agar Menang Lomba Versi Keempat

    اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ اَنْ تَرْزُقَنِىْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَمَشَقَّةٍ وَلاَضَيْرٍ وَلاَنَصَبٍ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

    Arab latin: Allahumma innii as aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairita’abin wala masyaqqatin walaa dhoirin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai in qadiir.

    Artinya: “Ya Allah, aku minta pada Engkau akan pemberian rezeki yang halal, luas, baik tidak tanpa repot dan juga tanpa kemelaratan dan tanpa keberatan, sesungguhnya Engkau kuasa atas segala sesuatu.”

    5. Doa agar Menang Lomba Versi Kelima

    Menukil dari buku Pegangan Hadits Arba’in An-Nawawi oleh Tim Mutiara, ada juga doa agar menang lomba lainnya yang dapat dibaca muslim.

    Rabbanaa wa syi’ ta kulla syai-ir rahmataw wa ‘ilman faghfir lil ladziina taabuu wattaba’u sabiilaka waqihim ‘adzaabal jahiim. Rabbanaa wa-adkhilhum jannaati adninillati wa’attahum wa man shalaha min aabaa-ihim wa azwaajihim wa dzurriyyaatihim innaka antal’aziizul hakiim. Waqihimus sayyiaati wa mantaqis sayyiaati yaumaidzin faqad rahimtah, wa dzaalika huwal fauzul ‘adhiim.

    Artinya: “Wahai Tuhan kami, rahmat dan ilmu-Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalanMu, dan peliharalah mereka dari siksa neraka yang menyala-nyala. Wahai Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang shaleh diantara bapak-bapak mereka, dan istri-istri mereka, dan keturunan mereka semua, sesungguhnya. Engkaulah yang Mahaperkasa dan Mahabijaksana dan peliharalah mereka dari balasan kejahatan, dan barangsiapa yang Engkau pelihara dari pembalasan kejahatan pada hari itu, maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya, dan itulah kemenangan yang besar.”

    6. Doa agar Menang Lomba Versi Keenam

    اِنَّا فَتَحۡنَا لَكَ فَتۡحًا مُّبِيۡنًالِّيَـغۡفِرَ لَكَ اللّٰهُ مَا تَقَدَّمَ مِنۡ ذَنۡۢبِكَ وَ مَا تَاَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعۡمَتَهٗ عَلَيۡكَ وَيَهۡدِيَكَ صِرَاطًا مُّسۡتَقِيۡمًاوَّ يَنۡصُرَكَ اللّٰهُ نَصۡرًا عَزِيۡزًا

    Arab latin: Inna fatahna laka fat han mubina, liyoghfiro lakallahuma takoddama min zambika wa maa ta’akhoro wa yutimma ni’matahu alayka wa yahdiyaka siroo tommustakii maa wayan surokallahu nasron aziiz.

    Artinya: “Sesungguhnya kami telah membentangkan bagimu kemenangan yang gemilang. Agar dia mengampuni dosa-dosamu yang terdahulu dan yang akan datang. Dan menyempurnakan nikmat-Nya atasmu. Dan dia memberi petunjuk di jalan yang lurus. Dan Allah akan memberikan pertolongan kepadamu dengan pertolongan yang mulia.”

    Itulah beberapa doa kemenangan yang bisa dibaca ketika akan mengikuti lomba 17-an. Semoga bermanfaat.

    (aeb/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa dan Dzikir Pagi untuk Pembuka Pintu Rezeki



    Jakarta

    Doa dan dzikir menjadi amalan yang dapat dikerjakan pagi hari. Ini termasuk ibadah yang mengundang datangnya rezeki.

    Rezeki bisa datang dari pintu mana saja yang dikehendaki Allah SWT. Namun, manusia tetap harus melakukan usaha dan upaya untuk menjemputnya. Usaha ini meliputi bekerja, berdoa dan tawakal.

    Allah SWT memerintahkan manusia untuk berusaha mencari rezeki dengan cara-cara yang diridhai-Nya. Kemudian berdoa memohon hasil yang terbaik dan selanjutnya bertawakal yaitu menyerahkan semua hadil usaha tersebut hanya kepada Allah SWT.


    Mengutip buku Amalan-amalan Pembuka Pintu Rezeki oleh Nasrudin dan Husnul Akib, dijelaskan bahwa rezeki yang banyak atau sedikit tetaplah merupakan karunia dari Allah SWT yang wajib disyukuri.

    Sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an surah Ibrahim ayat 7,

    وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

    Artinya: Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

    Dalam hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Kekayaan bukanlah banyaknya harta benda, akan tetapi kekayaan adalah kekayaan hati.” (HR Bukhari dan Muslim)

    Doa dan Dzikir Pembuka Pintu Rezeki

    Sebagai salah satu usaha untuk menjemput rezeki adalah dengan berdoa dan memohon kepada Allah SWT.

    Rasulullah SAW mengajarkan doa pembuka rezeki, berikut bacaannya,

    بِسْمِ اللهِ عَلَى نَفْسِي وَمَالِي وَدِيْنِيْ. اَللَّهُمَّ رَضِّنِيْ بِقَضَائِكَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا قُدِّرَ لِيْ حَتَّى لَا أُحِبَّ تَعْجِيْلَ مَا أَخَّرْتَ وَلَا تَأْخِيْرَ مَا عَجَّلْتَ

    Arab latin: Bismillâhi ‘ala nafsî wa mâlî wa dînî. Allâhumma radhdhinî bi qadhâ’ika, wa bârik lî fîmâ quddira lî hattâ lâ uhibba ta’jîla mâ akhkharta, wa lâ ta’khîra mâ ‘ajjalta.

    Artinya: Dengan nama Allah yang menguasai diri, harta, dan agamaku. Tuhanku, kondisikan batinku agar rela menerima ketentuan-Mu. Berkatilah aku pada semua yang ditakdirkan untukku sehingga aku enggan menyegerakan apa yang Kautunda dan enggan menunda apa yang Kausegerakan.

    Kemudian bisa juga dilanjutkan dengan membaca doa berikut yang termaktub dalam Al-Qur’an surat At Talaq ayat 3,

    وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا

    Artinya: Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

    Dzikir Pagi Pembuka Pintu Rezeki

    Selain memanjatkan doa, umat Islam juga bisa mengamalkan dzikir pagi untuk membuka pintu rezeki. Merangkum buku Koleksi Lengkap Dzikir Pagi Petang karya Ustaz Abdul Wahhab, berikut susunan dzikir pagi.

    1. Ayat Kursi

    اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ٢٥٥

    Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi`iżnih, ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min ‘ilmihī illā bimā syā`, wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm

    Artinya: “Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung.”

    2. Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq, dan Surat An Nas Masing-Masing 3 Kali

    قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ١ اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ ٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ ٣ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ ٤

    qul huwallāhu aḥad allāhuṣ-ṣamad lam yalid wa lam yụlad wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.” (QS Al Ikhlas: 1-4)

    قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ ٢ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ ٣ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ ٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ ٥

    qul a’ụżu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iżā waqab wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad

    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.” (QS Al Falaq: 1-5)

    قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ ١ مَلِكِ النَّاسِۙ ٢ اِلٰهِ النَّاسِۙ ٣ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ ٤ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ ٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ ٦

    qul a’ụżu birabbin-nās malikin-nās ilāhin-nās min syarril-waswāsil-khannās allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās minal-jinnati wan-nās

    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (QS An Nas: 1-6)

    3. Zikir

    أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

    Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

    Artinya: “Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur.”

    Lanjutkan dengan bacaan dzikir berikut,

    اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

    Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.

    Artinya: “Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).”

    4. Sayyidul Istighfar

    اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.

    Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

    Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”

    Lanjutkan dengan membaca dzikir berikut,

    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

    Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min tahtii.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh).” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah, Shahih Ibnu Majah)

    5. Membaca Subhaanaallaahi wabihamdih 100 kali
    سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ

    Subhaanaallaahi wabihamdih

    Artinya:”Maha Suci Allah sambil memuji-Nya”

    6. Membaca Zikir

    لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُi

    Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiir

    Artinya:”Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.”

    7. Membaca Zikir Berikut 3 Kali

    .سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

    Subhanallah wa bi-hamdih, ‘adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimaatih.

    Artinya: “Maha Suci Allah, aku memujiNya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya.”

    8. Membaca Zikir Berikut
    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

    Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

    Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”

    9. Membaca Istighfar 100 Kali

    أَسْتَغْفِرُ الله وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

    Astaghfirullaaha waatuubu ilaiih

    Artinya:”Aku meminta ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya”

    Dzikir ini bisa diamalkan setiap hari setelah salat subuh atau diamalkan pagi hari sebelum berangkat menjemput rezeki.

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Doa Pembuka Aura Wajah, Amalkan agar Wajah Tampak Cerah Berseri


    Jakarta

    Dalam Islam, selain kecantikan fisik, kecantikan batin atau inner beauty menjadi hal yang sangat ditekankan. Salah satu cara untuk meningkatkan aura positif yang terpancar dari wajah adalah dengan mengamalkan doa dan ibadah.

    Banyak orang mencari doa pembuka aura wajah sebagai ikhtiar untuk memperbaiki penampilan, memancarkan cahaya kebaikan, dan memperkuat daya tarik alami. Dalam artikel ini, kita akan membahas doa-doa yang dapat diamalkan, serta pentingnya menjaga hati dan perilaku agar wajah memancarkan cahaya yang menenangkan dan menawan.

    7 Doa Pembuka Aura Wajah

    Aura wajah sering kali dikaitkan dengan ketenangan, kebahagiaan, dan kebersihan hati seseorang. Wajah yang berseri tidak hanya dipengaruhi oleh perawatan fisik, tetapi juga oleh kondisi batin dan spiritual seseorang. Dalam ajaran Islam, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk senantiasa menjaga hubungan dengan Allah SWT agar wajah kita selalu bercahaya.


    Aura yang positif dapat membuat seseorang terlihat lebih menarik, disenangi orang lain, serta membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, selain perawatan fisik, memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah melalui doa dan ibadah merupakan langkah penting untuk membuka aura wajah.

    Dalam Kitab Doa Mustajab Terlengkap, H Amrin Ali Al-Kasyaf menyebutkan beberapa bacaan doa pembuka aura wajah yang diajarkan dalam Islam.

    1. Doa Agar Wajah Tampak Berseri-seri

    اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ. اَللَّهُمَّ صُنْ وَجْهِي بِالْيَسَرِ وَلَا تَبْذَلْ جَاهِي بِالإِقْتَارِ فَاسْتَرْزِقَ طَالِبِي رِزْقِكَ وَاسْتَعْطِفَ شِرَارَ خَلْقِكَ وَابْتَلَى بِحَمْدِ مَنْ أَعْطَانِي وَاُفْتَتَنَ بِذَمِّ مَنْ مَنَعَنِي وَأَنْتَ مِنْ وَرَاءِ ذَالِكَ كُلِّهِ وَلِيُّ الْإِعْطَاءِ وَالْمَنْعِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

    Bacaan latin: Allaahummashalli ‘alaa muhammad, wa aali muhammad. allahummashun wajhii bilyasari wa laa tabdzal jaahii bil iqtaari fastarziqa thaalibii rizqika wasta’thifasyiraara khalqika waubtalaa bihamdi man a’thaanii wauftatana bidzammi man mana-‘anii wa anta miwwaraa-i dzaalika kullihi waliyyul i’thaa-i walman’i innaka ‘alaakulli syai-ing qadiir.

    Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga beliau. Ya Allah, jagalah (kemuliaan) wajahku (harga diri) dengan kemudahan hidup dan jangan hinakan diriku dengan kemiskinan. Limpahkanlah kepada rezeki, janganlah aku mengemis rezeki kepada orang-orang yang mengemis kepada-Mu, berusaha mencari kesukaan makhluk-makhluk-Mu yang jahat, menyertakan diriku memuji kepada orang-orang yang memberi kepadaku serta mencerca orang-orang yang tidak memberi kepadaku. Padahal, Engkau di balik semua itu. Engkau penyebab pemberian dan penolakan. Sesungguhnya, Engkaulah Yang Maha Kuasa di atas segalanya.”

    2. Doa Agar Perangai Indah

    اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النُّورِ الذَّاتِي وَسِرِّ السَّارِى فِي سَائِرِ الأَسْمَاءِ وَالصِّفَاتِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

    Bacaan latin: Allaahumma shalli wasallim wabaarik ‘alaa sayyidinaa muhammad nuuridz dzaatii wasirris saarii fii saa-iril asmmaa-i washshifati wa ‘alaa aalihi washahbihi ajma’iin

    Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat, keselamatan dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, yakni semua cahaya zat dan rahasia yang mengalir dalam semua nama dan sifat serta kepada keluarga dan sahabatnya semua.”

    3. Doa agar Inner Beauty Terpancar

    اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اَللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ

    Bacaan latin: Allaahumma baa’id baini wabaina khathaayaaya, kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib. allaahumma naqqinii min khathaayaaya, kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minaddanasi. allahummaghsilnii khathaayaaya bits tsalji, walmaa-i wal baradi

    Artinya: “Ya Allah, jauhkanlah antara diriku dan kesalahanku-kesalahanku, sebagaimana telah Engkau jauhkan antara arah timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah diriku dari dosa-dosa, sebagaimana pakaian putih yang terbebas dari kotoran. Ya Allah, cucilah diriku dari dosa- dosa dengan es, air, dan embun pagi.”

    4. Doa Agar Dapat Disukai Banyak Orang

    اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ حَبِيْبِ الْمَحْبُوبِ شَافِي الْعِلَلِ وَمُفَرِّجِ الْكُرَبِ

    Bacaan latin: Allaahummashalli ‘alaa sayyidinaa muhammad. habibil mahjuubil syaafil ‘ilali wamufarrijil kurab

    Artinya: “Ya Allah limpahkanlah rahmat atas baginda kami Nabi Muhammad yang mencintai dan dicintai Allah, yang menghilangkan segala penyakit dan menghilangkan segala kesempitan (kesusahan).”

    5. Doa Berlindung Aura Negatif

    اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَتِكَ، وَأَعُوْذُ بِكَ بِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَاَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَأً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

    Bacaan latin: Allaahumma innii a’uudzubika biridhaaka minsakhatik. wa a’uudzubika bimu’aafaatika min ‘uquubatik, wa a’uudzubika mink. laauhshii tsanaa-an ‘alaik anta kamaa atsnaita ‘alaa nafsik.

    Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dengan keridhaan-Mu dari amarah-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dengan ampunan-Mu dari siksa-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari (siksa)-Mu. Aku tidak mampu memuji dari-Mu. Engkau adalah sebagaimana Engkau memuji dari-Mu sendiri.”

    6. Doa Agar Tubuh Tetap Segar

    اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الْأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلَّمْ

    Bacaan latin: Allaahummashalli ‘alaa sayyidina muhammad. thibbilquluubi wadawaa-ihaa. wa a’afiatil abdaani wasyifaa iha wanuuril abshaar. wadhiyaa-iha wa ‘alaa aalihi washahbihi wabaarik wasallim.

    Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad yang merupakan obat dan penyembuhan hati kami, penyehat dan penyelamat badan, cahaya dan sinar penglihatan, penjamin kesehatan jasmani dan rohani akan kebutuhan makanan. Dan tumpahkan kesejahteraan itu atas keluarga dan sahabat- sahabatnya dan berilah keselamatan.”

    7. Doa agar Tubuh Bercahaya

    اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي لِسَانِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَفِي بَصَرِ ثورًا وَمِنْ فَوْقِي نُورًا وَمِنْ تَحْتِي نُوْرًا وَعَنْ يَمِيْنِيْ نُوْرًا وَعَنْ شِمَالِي نُوْرًا وَمِنْ أَمَامِيْ نُوْرًا وَمِنْ خَلْفِيْ نُوْرًا وَاجْعَلْ فِي نَفْسِي نُورًا وَأَعْظِمْ لِي وعَظَّمْ لِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا وَاجْعَلْنِي نُورًا. اللَّهُمَّ أَعْطِنِي نُورًا وَاجْعَلْ فِي عَصَبِيْ نُوْرًا وَفي لَحْمِي نُورًا وَفِي دَمِّي نُورًا وَفِي شَعْرِي نُورًا وَفِي بَشَرِيْ نُورًا

    Bacaan latin: Allaahummaj’al fiiqalbii nuuran, wafii lisaanii nuuran, wafii sam’ii nuuran, wafii basharii nuuran, wamin fauqii nuuran, wamin tahtii nuuran, wa ‘an yamiinii nuuran, wa ‘an syimaalii nuuran, wamin amaamii nuuran, w min khalfii nuuran, waj’al fii nafsi nuuran, wa aʼzhim lii nuuran, wa ‘azhzhim lii nuuran. allaahumma a’thinii nuuran, waj’al fii ‘ashabii nuuran, wafii lahmii nuuran, wa fii dammii nuuran, wafii sya’rii nuuran, wafii basyarii nuuran.

    Artinya: “Ya Allah, berilah cahaya dalam hatiku, berilah cahaya pada lisanku, berilah cahaya pada pendengaranku, dan berilah cahaya pada penglihatanku. Berilah cahaya dari arah atasku, berilah cahaya dari arah bawahku, berilah cahaya dari arah kananku, berilah cahaya dari arah kiriku, berilah dari arah depanku, dan berilah cahaya pada nyawaku. Agungkanlah cahaya bagiku, muliakanlah cahaya untukku, berikanlah cahaya itu kepadaku, dan jadikanlah diriku bercahaya. Ya Allah, berilah cahaya pada uratku, berilah cahaya pada dagingku, berilah cahaya pada darahku, berilah cahaya pada rambutku, dan berilah cahaya pada kulitku.”

    (hnh/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • 13 Doa agar Diberi Kemudahan dan Kelancaran Dunia Akhirat


    Jakarta

    Setiap orang pasti menghadapi tantangan dalam hidup, mulai dari masalah pekerjaan, kesehatan, hingga urusan spiritual. Di saat-saat sulit, berdoa menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk memohon pertolongan dan kemudahan dari Allah SWT.

    Doa yang biasa dipanjatkan dalam hal ini adalah doa agar diberi kemudahan dan kelancaran segala urusan. Dalam Islam, ada banyak doa yang dapat diamalkan untuk memohon kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan.

    Kumpulan Doa agar Diberi Kemudahan dan Kelancaran

    Merangkum buku Tuntunan Doa & Zikir untuk Segala Situasi & Kebutuhan karya Ali Akbar bin Aqil, buku Doa dan Zikir Orang Sukses karya Zaki Zaman, buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki karya Sulaeman bin Muhammad Bahri, buku Kamus Doa karya Luqman Junaedi, dan buku Kunci-Kunci Surga Rahasia Dahsyat Amalan & Doa Calon Penghuni Surga karya Ahya Alfi Shobari, berikut kumpulan doa agar diberi kemudahan dan kelancaran.


    1. Doa agar Diberi Kemudahan

    رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا.

    Arab-latin: Robbanaa aatinaa min ladunka rohmatan wa hayyi’ lanaa min amrinaa rosyadaa

    Artinya: “Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini.”

    2. Doa agar Diberi Kemudahan Setiap Saat

    اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا

    Arab-latin: Allaahumma laa sahla illaa maa ja’altahuu sahlaa wa anta taj’alul hazna idzaa syi’ta sahlaa

    Artinya: “Ya Allah, tiada kemudahan melainkan apa yang Engkau jadikan mudah, dan jika Engkau menghendaki maka kesedihan (kesulitan) dapat menjadi mudah.”

    3. Doa agar Diberi Kemudahan Rezeki

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقْنِي رِزْقًا حَلَالاً وَاسِعًا طَيِّباً مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مُشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَا نَصَبَ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

    Arab-latin: Allaahumma innii as’aluka antarzuqnii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairi ta’abin walaa musyaqqotin walaa dhairin walaa nashabin innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir

    Artinya: “Ya Allah, aku minta kepada-Mu akan pemberian rezeki yang halal, luas, baik tanpa repot, dan kemelaratan dan tanpa keberatan dan sesungguhnya Engkau maha atas segala sesuatu.”

    4. Doa agar Terpenuhi Hajat Dunia dan Akhirat

    اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَاغْنِنِي بفَضْلِكَ عَمَّنْ سَوَاكَ

    Arab-latin: Allaahumma ikfinii bihalaalika ‘an haraamika waghninii bifadhlika amman siwaaka

    Artinya: “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu, dan cukupkanlah aku dengan anugerah-Mu dari selain-Mu.”

    5. Doa Memohon Rezeki Halal

    اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي مَا يَكْفِيْنِي وَصْنَعْ عَنِّي مَا يُطْغَيْنِي

    Arab-latin: Allaahummarzuqnii maa yakfiinii washna’ annii maa yuthghinii

    Artinya: “Ya Allah, berilah aku rezeki yang cukup dan baik, serta cegahlah diriku dari rezeki yang mencelakakan aku.”

    لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٍّ لَا يَمُوْتُ بِيدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

    Arab-latin: Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiit wa huwa hayyun laa yamuut, biyadihil khair, wa huwa ‘alaa kulli sya-in qa- diir

    Artinya: “Tiada Tuhan kecuali Allah, yang tiada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nya-lah kerajaan dan pujian, Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan, Dia Mahahidup yang tidak akan mati, di tangan-Nya sumber kebaikan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”

    7. Doa agar Diberi Kelapangan Rezeki

    يَا خَيْرَ مَدْعُو وَ يَا خَيْرَ مَسْئُوْلٍ وَ يَا أَوْسَعَ مَنْ أَعْطَى وَ يَا خَيْرَ مُرْتَجَى ارْزُقْنِي وَأَوْسِعْ عَلَيَّ مِنْ رِزْقِكَ وَسَبِّبْ لِي رِزْقًا مِنْ قِبَلِكَ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

    Arab-latin: Yaa khaira mad’uwwin, wa yaa khaira mas-uulin, wa yaa ausa’a man a’thaa, wa yaa khaira murtajaa, urzuqnii wa ausi’ ‘alayya mir rizqik, wa sabbib lii rizqam min qiba- lik, innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir

    Artinya: “Wahai sebaik-baik Zat yang diseru, wahai sebaik-baik Zat yang dimintai, wahai Zat yang paling luas dalam memberi, wahai sebaik-baik Zat yang diharapkan, berilah aku rezeki dan lapangkanlah rezeki-Mu kepadaku, dan berilah aku jalan untuk mendapatkan rezeki dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”

    8. Doa agar Diberi Kemudahan dan Kelancaran Setiap Urusan

    حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

    Arab-latin: Hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa ‘alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arsyil ‘azhiim

    Artinya: “Cukuplah Allah bagiku, tiada Tuhan kecuali Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung.”

    9. Doa agar Diberi Rezeki yang Berlimpah

    اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي مِنْ فَضْلِكَ الْوَاسِعِ الْحَلَالِ الطَّيِّبِ رِزْقًا وَاسِعًا حَلَالًا طَيِّبًا بَلَاغًا لِلدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ صَبًّا صَبًّا هَنِيئًا مَرِيئًا مِنْ غَيْرِ كَدٍ وَلَا مَن مِنْ أَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ إِلَّا سَعَةً مِنْ فَضْلِكَ الْوَاسِعِ

    Arab-latin: Allaahummarzuqnii min fadl-likal waasi’il halaalith thayyib, rizqan waasi’an halaalan thayyiban balaaghan lid- dun-yaa wal aakhirah, shabban shabban hanii-an marii-an min ghairi kaddin wa laa mannin min ahadin min khalqika illaa sa’atan min fadl-likal waasi’

    Artinya: “Ya Allah, berilah aku rezeki dari karunia-Mu yang melimpah, halal dan baik, yang dapat menjadi bekal untuk (kehidupan) dunia dan akhirat. Berilah aku rezeki dengan melimpah ruah, nyaman dan sedap, tanpa harus bersusah payah dan menyakitkan seseorang di antara makhluk-Mu. Hanya rezeki dari karunia-Mu yang melimpah yang kupinta.”

    10. Doa agar Selamat Dunia dan Akhirat

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

    Arab-latin: Allahumma inni as’aluka al-‘afwa wal-‘aafiyata fid-dunya wal-aakhirah

    Artinya: “Ya Allah, aku memohon kesehatan dan keselamatan di dunia dan akhirat.”

    11. Doa agar Dihindarkan dari Kesulitan

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ سُوْءِ الْقَضَاءِ وَدَرْكِ الشَّقَاءِ وَجَهْدِ الْبَلَاءِ وَشَمَامَةِ الْأَعْدَاءِ

    Arab-latin: Allaahumma innii a’uudzu bika min suu-il qadlaa’, wa darkisy syaqaa’, wa jahdil balaa’, wa syamaamatil a’daa’

    Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari takdir yang buruk, dari kehancuran (kebangkrutan), dari cobaan yang berat dan dari rasa gembiranya musuh (orang lain) atas keadaanku.”

    12. Doa agar Diberi Kelancaran Berbicara

    رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي، وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي، وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي، يَفْقَهُوا قَوْلِي.

    Arab-latin: Robbisyrohlii shodrii, wa yassir lii amrii, wahlul ‘uqdatan min lisaanii, yafqohuu qoulii

    Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah segala urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.”

    13. Doa Sapu Jagat

    رَبَّنَا أَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Arab-latin: Rabbanaa aatina fid-dunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban-naar

    Artinya “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka.”

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga, Apakah Kamu Salah Satunya?


    Jakarta

    Menjadi golongan yang dirindukan surga adalah harapan bagi setiap muslim yang ingin mendapatkan tempat mulia di akhirat. Disebutkan dalam sebuah hadits, surga merindukan empat golongan manusia.

    Surga disebut-sebut merindukan orang-orang dengan amalan tertentu, yang membuat mereka menjadi golongan istimewa di mata Allah SWT. Lantas, siapa saja yang termasuk dalam empat golongan yang dirindukan surga?

    Hadits tentang 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    Rasulullah SAW menjelaskan bahwa surga memiliki rasa rindu kepada orang-orang istimewa. Ada empat golongan yang dirindukan surga karena amal dan kebaikan mereka. Berikut adalah haditsnya yang dikutip dari buku Risalah Ramadhan (Risalah dari Perjalanan Malam Ramadhan) tulisan Furqon Al-Kalam.


    Rasulullah SAW bersabda,

    الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ إِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ : تَالِي الْقُرْآنِ, وَحَافِظِ النِّسَانِ وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ، وَصَائِمٍ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ

    Artinya: “Surga itu merindukan empat golongan: orang yang membaca Al-Qur’an, orang yang menjaga lisan, orang yang memberi makan orang yang sedang kelaparan, dan orang yang berpuasa pada bulan Ramadan.” (HR Abu Daud dan Tirmidzi)

    Penjelasan Hadits 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    Hadits tersebut menjelaskan tentang empat golongan yang dirindukan surga dan memberikan penjelasan yang mendalam tentang karakteristik orang-orang yang memperoleh keistimewaan tersebut. Berikut adalah penjelasan dari hadits mengacu pada sumber sebelumnya.

    1. Orang yang Membaca Al-Qur’an dengan Tekun (Taalil Qur’an)

    Salah satu golongan yang dirindukan surga adalah mereka yang senantiasa mentilawahkan Al-Qur’an dengan tekun. Tidak hanya membaca, namun juga memahami dan mengamalkan ajaran di dalamnya. Pada hadits tersebut menggunakan kata talil Qur’an, yang berarti lebih dari sekadar pembaca biasa. Orang yang masuk golongan ini adalah mereka yang melibatkan hati dan pikiran dalam setiap tilawahnya, menjadikan Al-Qur’an pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sehingga surga pun merindukan mereka.

    Membaca Al-Qur’an adalah salah satu amalan yang memiliki banyak keutamaan dan alasan mengapa umat Islam harus melakukannya. Berikut adalah beberapa alasan pentingnya membaca Al-Qur’an seperti dikutip dari buku Jika Surga Neraka (tak Pernah) Ada tulisan Wawan Susetya:

    • Petunjuk hidup. Al-Qur’an adalah kalimat Allah SWT yang terakhir, menjadi pedoman dan tuntunan bagi umat manusia.
    • Relevan sepanjang masa. Ajaran Al-Qur’an tidak akan bertentangan dengan kebenaran ilmu pengetahuan.
    • Mudah dipahami. Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa yang mudah dimengerti.

    2. Orang yang Menjaga Lisan (Wa Haafidzii Lisan)

    Orang yang menjaga ucapannya agar tidak berkata kasar, mencaci, atau menghina termasuk salah satu golongan yang dirindukan surga. Allah SWT mengaruniakan manusia dengan kemampuan berbicara, dan itu adalah nikmat besar yang harus dijaga dengan baik. Dalam surah Al-Mu’minun ayat 3, disebutkan bahwa orang yang menjauhkan diri dari perkataan yang sia-sia dan tidak berguna adalah salah satu syarat untuk masuk Surga Firdaus.

    وَالَّذِيْنَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُوْنَ ۙ

    Artinya: “Orang-orang yang meninggalkan (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,”

    Mengontrol lisan memiliki makna yang dalam karena seseorang yang tidak mampu menjaga ucapannya bisa terjebak dalam perbuatan dosa seperti dusta, ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), atau hasud (dengki). Pepatah “diam itu emas” menegaskan betapa pentingnya berbicara hanya untuk kebaikan.

    Jika tidak mampu menjaga ucapan, seseorang bisa jatuh ke dalam sikap buruk yang merusak hati dan amalan, sehingga menjauhkan mereka dari rahmat Allah SWT dan surga.

    3. Orang yang Memberi Makan Mereka yang Kelaparan (Wa Muth’mimul Jii’an)

    Mereka yang senantiasa berbagi makanan kepada orang yang kelaparan termasuk dalam golongan yang dirindukan surga. Amal ini jika dilakukan dengan penuh keikhlasan semata-mata karena Allah SWT, dijanjikan akan dibalas dengan pahala yang melimpah di akhirat. Bahkan, memberi makanan kepada mereka yang berbuka puasa memiliki pahala setara dengan orang yang menjalankan puasa tersebut.

    Islam sangat menganjurkan umatnya untuk peduli terhadap mereka yang kelaparan dan kurang mampu, karena perhatian ini menjadi salah satu ibadah yang mendatangkan pahala besar. Di akhirat kelak, mereka yang menjalankan amal ini dengan penuh keikhlasan akan mendapat tempat istimewa di sisi Allah SWT, yakni surga.

    4. Orang yang Puasa Ramadan Penuh Keimanan (Wa Shooimiina Fi Syahri Ramadhan)

    Terakhir, golongan yang dirindukan surga adalah orang-orang yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan penuh keimanan. Ramadan adalah bulan yang istimewa, seluruh kebaikan terkumpul, doa dikabulkan, dan dosa diampuni.

    Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa jika umatnya mengetahui keutamaan Ramadan, mereka akan berharap sepanjang tahun adalah bulan Ramadan, “Kalau sekiranya umatku mengetahui apa-apa (kebaikan) di dalam bulan Ramadan, niscaya mereka menginginkan agar sepanjang tahun bulan Ramadan.”

    Ketaatan dan keikhlasan dalam menjalani puasa selama bulan Ramadan membuat surga merindukan mereka, karena di bulan ini kebaikan, pengampunan, dan rahmat Allah SWT begitu melimpah. Doa yang dipanjatkan akan dikabulkan, dosa yang dilakukan akan diampuni, dan ketaatan kepada Allah SWT bisa diterima.

    Wallahu a’lam.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya


    Jakarta

    Membaca sholawat merupakan suatu amalan kebaikan yang berbentuk pujian atau doa sebagai ungkapan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Setiap muslim diwajibkan untuk senantiasa mengingat perjuangan dan ajaran yang dibawa Rasulullah SAW dengan bersholawat.

    Bahkan, terdapat satu ayat yang menyebutkan bahwa Allah SWT dan para malaikat pun bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

    Allah SWT berfirman dalam surah Al-Ahzab ayat 56,


    إِنَّ اللَّهَ وَمَلَتَبِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَتَأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

    Arab Latin: innallâha wa malâ’ikatahû yushallûna ‘alan-nabiyy, yâ ayyuhalladzîna âmanû shallû ‘alaihi wa sallimû taslîmâ

    Artinya: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

    Mengutip buku Di Bawah Bimbingan Ilahi karya Sholihin H.Z, terdapat 3 doa malaikat Jibril yang diaminkan oleh malaikat Jibril, salah satunya adalah celaka bagi seorang hamba enggan mengucapkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

    Jibril berkata, “Hinalah seseorang yang (namamu) disebutkan padanya namun ia tidak mengucapkan sholawat,” kemudian Rasulullah SAW berkata, “Amin”.

    Rasulullah SAW kemudian bersabda, “Barang siapa memohonkan sholawat atasku sekali, Allah SWT bersholawat atasnya sepuluh kali (HR. Muslim)

    Salah satu dari berbagai macam sholawat yang dapat diamalkan umat Islam adalah sholawat Jibril. Sholawat ini memiliki bacaan yang sangat pendek, namun keutamaan yang diberikan bagi pembacanya sangatlah banyak. Berikut bacaan sholawat Jibril.

    Bacaan Sholawat Jibril: Arab, Latin, dan Artinya

    صَلَّى اللَّهُ عَلَى مُحَمَّدٍ

    Arab Latin: Shallallahu ‘alâ Muhammad

    Artinya: “Semoga Allah memberikan rahmatNya kepada Nabi Muhammad.”

    Keutamaan Membaca Sholawat Jibril

    Mengutip buku Rahasia Sehat Berkah Shalawat karya Syukron Maksum, jika sholawat Jibril ini dibaca secara rutin, maka pembacanya akan dicintai oleh semua orang dan 70 pintu rahmat akan dibukakan untuknya.

    Sebagaimana yang diungkapkan oleh Imam Sya’roni bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda,

    “Barang siapa membaca sholawat ini (sholawat Jibril), maka ia telah membuka 70 pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cinta-Nya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”

    Adapun menurut riwayat dari As-Sakhawi, ada seorang laki-laki dari Syiria yang ingin mengunjungi Nabi SAW, ayahnya telah tua renta dan buta, namun ingin melihat Nabi SAW.

    Lalu ayahnya disarankan untuk membaca sholawat Jibril di atas. Setelah membaca sholawat Jibril tersebut, sang ayah kemudian dapat melihat Rasulullah SAW dalam mimpinya, bahkan bisa meriwayatkan hadits dari beliau.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com