Tag: rak pengering

  • 6 Cara Cepat Mengeringkan Pakaian saat Musim Hujan


    Jakarta

    Mengeringkan pakaian saat musim hujan bisa menjadi tantangan tersendiri. Sebab, tidak adanya sinar matahari bisa membuat udara lembap ditambah lagi cipratan air hujan membuat cucian semakin lama keringnya.

    Pakaian yang lembap bisa memicu tumbuhnya jamur yang tidak baik untuk kesehatan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengeringkan pakaian.

    Namun jangan khawatir! Kamu juga bisa tetap mengeringkan pakaian dengan cepat lho walaupun lagi musim hujan. Begini caranya.


    1. Maksimalkan Putaran Mesin Pengering

    Dilansir dari Lifestyle Clotheslines, langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk memastikan pakaian kering lebih cepat adalah dengan memaksimalkan putaran mesin pengering pakaian. Proses ini akan membantu menghilangkan sebanyak mungkin air dari pakaian sebelum kamu menjemurnya.

    Dikutip dari Homes & Gardens, untuk memaksimalkan putaran mesin pengering, pastikan beberapa hal berikut ini.

    – Jangan menambahkan pakaian basah ketika mesin pengering sedang bekerja

    – Jangan masukkan pakaian basah ke dalam mesin pengering hingga overload

    – Bersihkan ventilasi mesin pengering

    – Jangan mengeringkan pakaian dengan benda lain atau dengan bahan berbeda

    – Segera keluarkan pakaian yang sudah dikeringkan, jika tidak maka pakaian akan lembab dan bergumal

    2. Jemur Pakaian di Dalam Ruangan

    Selama musim hujan, menjemur pakaian di dalam ruangan menjadi pilihan yang lebih praktis. Beberapa teknik efisien yang bisa kamu terapkan adalah sebagai berikut.

    – Gunakan Jemuran Portabel

    Jemuran portabel adalah investasi yang tepat karena membantu mencegah bau apek pada pakaian dan meningkatkan sirkulasi udara. Jemuran portabel mudah dipindah-pindah, serta bisa dilipat sehingga bisa menghemat tempat saat tidak digunakan.

    Pastikan untuk meletakkan pakaian secara rapi di atas jemuran ini untuk memastikan udara bisa memiliki sirkulasi yang baik sehingga bisa mempercepat proses pengeringan.

    – Gunakan Hanger atau Gantungan Baju

    Menggunakan hanger atau gantungan baju juga bisa membantumu mempercepat proses pengeringan pakaian. Pastikan pakaian tersusun rapi di atas gantungan untuk hasil yang lebih baik.

    “Hindari meninggalkan pakaian di mesin cuci terlalu lama saat masih bahas. Hal ini bisa menyebabkan pakaian menjadi bau dan berkembangnya jamur,” kata Joyce French dari Home How, dikutip dari Homes & Gardens, Kamis (4/1/2024).

    Ia menyarankan untuk segera menggantung pakaian setelah dicuci agar bisa cepat kering.

    3. Gunakan Kipas dan Sirkulasi Udara

    Dalam cuaca yang lembap, penggunaan kipas, air purifier, atau jendela terbuka bisa membantu menghilangkan kelembaban dan mempercepat proses pengeringan. Jika memungkinkan, gunakan perabot-perabot tersebut yang hemat energi agar tidak boros listrik.

    “Pastikan setel kipas dengan kekuatan rendah agar pakaian tidak ‘beterbangan’,” kata professional cleaning expert di Letti & Co, Bret Jackson, dikutip dari Homes & Gardens.

    4. Kelompokkan Pakaian

    Penting untuk mengelompokkan pakaian berdasarkan berat dan ketebalan. Prioritaskan pengeringan pakaian yang lebih ringan dan tipis terlebih dahulu untuk memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik.

    5. Gunakan Metode Pengeringan Alternatif

    Kamu juga bisa mencoba metode pengeringan alternatif, yaitu menggunakan alat-alat elektronik, seperti pengering rambut atau setrika. Pastikan untuk memperhatikan jenis kain dan pengaturan suhu agar pakaian tetap aman dari kerusakan.

    6. Jangan Sampai Pakaian Menyentuh Lantai

    Menurut professional cleaning expert di Letti & Co, Bret Jackson, ketika menjemur pakaian basah jangan sampai menyentuh lantai karena akan menciptakan kelembaban dan membuat pakaian lebih lama keringnya. Ia menyarankan untuk menjemur pakaian di dekat jendela atau pintu agar terkena sirkulasi udara.

    “Jika kamu tidak memiliki tali untuk menjemur pakaian, kamu bisa menggantung pakaian di kursi atau di rak pengering,” tuturnya.

    Itulah beberapa tips ampuh mengeringkan pakaian dengan cepat dan efisien di musim hujan. Mengeringkan pakaian di musim hujan memang bisa menjadi tantangan, tetapi dengan tips-tips di atas, kamu bisa mengatasi masalah ini dengan lebih mudah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Alternatif Keringkan Pakaian Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, salah satu tantangannya adalah jemuran kemungkinan tidak akan kering dalam 24 jam. Sebab, saat menjemur pakaian panas matahari sangat diperlukan. Saat langit mendung udara akan terasa lembap dan pengap, bukan panas kering saat hari cerah.

    Dilansir Lifestyle Clotheslines, berikut cara alternatif mengeringkan pakaian di tengah musim hujan.

    1. Pakai Mesin Pengering

    Saat cuaca tidak menentu seperti ini, kita membutuhkan alat-alat canggih yang bisa membantu pekerjaan sehari-hari. Salah satunya adalah membeli mesin cuci yang lengkap dengan mesin pengering cepat. Sebab, alat pengering benar-benar dapat mengurangi air pada pakaian cukup signifikan. Pakaian saat keluar dari mesin cuci hanya terasa lembap bukan basah. Dengan hanya terkena angin semalaman, pakaian akan kering keesokan harinya. Mencuci pakaian akan jauh lebih mudah dan bisa diselesaikan dalam waktu singkat.


    2. Jemur Pakaian di Dalam Ruangan

    Ini mungkin bukan cara yang baru, tetapi ada teknik tertentu yang dapat mempercepat pengeringan pakaian. Beberapa teknik efisien yang bisa kamu terapkan adalah sebagai berikut.

    • Gunakan Jemuran Portabel

      Jemuran portabel adalah jenis gantungan baju pada umumnya. Pakaian basah lebih baik digantung per helai agar pengeringannya lebih cepat daripada ditumpuk di tempat yang sempit.

    • Pastikan Pakaian Terkena Angin

      Walaupun tidak ada matahari, pakaian bisa kering jika terkena angin dalam waktu lama. Selain itu, pastikan ruangan tempat menjemur pakaian memiliki ventilasi yang cukup untuk keluar masuk udara.

    • Harus Langsung Dijemur

      Setelah pakaian selesai dikeringkan, pakaian harus langsung dijemur untuk mempercepat proses pengeringan. Terlalu di dalam mesin cuci justru membuat pakaian berbau tak sedap dan memicu pertumbuhan jamur.

    3. Pakai Metode Pengeringan Alternatif

    Sumber panas bukan hanya dari matahari, ada perangkat elektronik yang bisa menghasilkan panas, yakni pengering rambut atau setrika. Pastikan untuk memperhatikan jenis kain dan pengaturan suhu agar pakaian tetap aman dari kerusakan.

    4. Gantung Pakaian Cukup Tinggi

    Menurut professional cleaning expert di Letti & Co Bret Jackson ketika menjemur pakaian basah, ujung pakaian jangan sampai menyentuh lantai sampai seperti kain pel. Hal tersebut dapat karena akan memicu munculnya area lembap dan pakaian jadi lebih kering. Oleh karena itu, ketika menggantung pakaian basah di dalam dan luar, ujung pakaian jangan sampai menyentuh lantai.

    “Jika kamu tidak memiliki tali untuk menjemur pakaian, kamu bisa menggantung pakaian di kursi atau di rak pengering,” tuturnya.

    Itulah beberapa tips ampuh mengeringkan pakaian dengan cepat dan efisien di musim hujan. Mengeringkan pakaian di musim hujan memang bisa menjadi tantangan, tetapi dengan tips-tips di atas, kamu bisa mengatasi masalah ini dengan lebih mudah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Barang yang Harus Disimpan di Rak agar Dapur Terlihat Rapi


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan di rumah yang hampir setiap hari berantakan. Ada istilah rumah tidak terlihat hidup jika dapur nggak ngebul, artinya penting sekali jika selalu ada kegiatan masak atau membuat makanan di ruangan tersebut.

    Sebagai ruangan yang selalu dipakai setiap hari, berarti pemilik rumah pasti hampir setiap hari membersihkan dan merapikan dapur. Selain karena untuk menjaga tampilannya, dapur yang rapi juga memudahkan penggunanya bergerak. Jika panci, piring, hingga rak berserakan di lantai, ruang gerak jadi terbatas.

    Cara membuat dapur rapi bukan hanya menempatkan setiap benda pada tempatnya, melainkan menyingkirkan beberapa hal yang tidak berguna.


    Dilansir dari The Spruce, berikut barang yang harus disimpan dan tidak terlihat di dapur karena sering membuat berantakan.

    1. Pisau di Atas Meja

    Saat ini terdapat sebuah benda yang berguna untuk meletakkan pisau yang aman. Materialnya dari kayu. Biasanya tempat penyimpanan pisau ini diletakkan di atas meja. Ternyata menurut desainer interior sekaligus pendiri Of Space and Mind, Ashley La Fond, peralatan masak tidak harus berada terlalu dekat dengan area memasak. Peralatan masakan seharusnya tetap disembunyikan di balik laci-laci meja di dapur.

    Alasannya agar area memasak lebih luas dan mencegah peralatan masak terkontaminasi dengan debu.

    2. Rak Piring Bersih

    Kebanyakan rumah menyediakan rak pengering piring dan meletakkan tidak jauh dari bak cuci piring atau wastafel. Menurut Julie Peak seorang pakar tata letak rumah adanya rak piring bersih sebenarnya hanya memakan tempat dan tidak begitu berguna.

    Lebih baik membuat rak pengering yang dapat dilipat atau digulung sehingga dapat disimpan saat tidak digunakan. Bentuknya seperti rak pengering di dalam laci.

    3. Toples Makanan

    Hampir setiap rumah pasti memiliki toples makanan di rumah, terutama yang sering menyimpan camilan. Umumnya toples berisi camilan yang sering dimakan akan diletakkan di area yang mudah dijangkau. Namun, pakar kerapian rumah tidak sepakat dengan ini.

    Memiliki banyak toples apalagi meletakkannya di meja dapur, hanya akan memakan tempat dan membuat dapur berantakan. Lebih baik, simpan toples tersebut di lemari atau kulkas dan ambil ketika ingin dimakan.

    4. Struk Belanjaan dan Tumpukan Kertas

    Bagi yang sering mengumpulkan struk belanjaan, sebaiknya jangan diletakkan di meja dapur. Menurut Laura Price, pendiri The Home Organization, sebaiknya langsung dibuang atau disimpan di rak yang tertutup.

    5. Aksesoris Tak Penting

    Julie Peak mengatakan bahwa aksesoris berlebihan dan tidak begitu bermanfaat di dapur harus disingkirkan. Ia menyebut lebih baik pilih aksesoris yang bisa digantung daripada yang harus diletakkan di area memasak.

    6. Peralatan Masak

    Terkadang penyimpanan di rumah tidak muat untuk menyimpan panci, teflon, hingga panci. Cara mengatasinya adalah dengan membuat gantungan di area kompor agar saat hendak dipakai mudah digapai.

    Julie Peak mengatakan cara menyimpan peralatan masak seperti ini justru membuat tampilan ruangan berantakan. Lebih baik disimpan di dalam rak yang tidak terlihat apabila tidak digunakan.

    Itulah tips membuat dapur tetap terlihat rapi, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Cepat Keringkan Pakaian Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Belakangan ini sejumlah daerah di Indonesia diguyur hujan lebat. Hal tersebut bisa membuat pakaian di rumah semakin lama kering.

    Untuk mengeringkan pakaian tentu perlu sinar matahari dan angin. Tapi saat hujan turun, tidak mungkin ada sinar matahari yang bisa membantu mengeringkan pakaian.

    Lalu, bagaimana caranya mengeringkan pakaian saat musim hujan?


    1. Maksimalkan Putaran Mesin Pengering

    Dilansir dari Lifestyle Clotheslines, langkah pertama yang bisa dilakukan untuk memastikan pakaian kering lebih cepat adalah dengan memaksimalkan putaran mesin pengering pakaian. Proses ini akan membantu menghilangkan sebanyak mungkin air dari pakaian sebelum kamu menjemurnya.

    Dikutip dari Homes & Gardens, untuk memaksimalkan putaran mesin pengering, pastikan beberapa hal berikut ini.

    – Jangan menambahkan pakaian basah ketika mesin pengering sedang bekerja

    – Jangan masukkan pakaian basah ke dalam mesin pengering hingga overload

    – Bersihkan ventilasi mesin pengering

    – Jangan mengeringkan pakaian dengan benda lain atau dengan bahan berbeda

    – Segera keluarkan pakaian yang sudah dikeringkan, jika tidak maka pakaian akan lembab dan bergumal

    2. Gunakan Kipas dan Sirkulasi Udara

    Pada cuaca yang lembap, penggunaan kipas, air purifier, atau jendela terbuka bisa membantu menghilangkan kelembaban dan mempercepat proses pengeringan. Jika memungkinkan, gunakan perabot-perabot tersebut yang hemat energi agar tidak boros listrik.

    “Pastikan setel kipas dengan kekuatan rendah agar pakaian tidak ‘beterbangan’,” kata professional cleaning expert di Letti & Co, Bret Jackson, dikutip dari Homes & Gardens.

    3. Jangan Sampai Pakaian Menyentuh Lantai

    Menurut professional cleaning expert di Letti & Co, Bret Jackson, ketika menjemur pakaian basah jangan sampai menyentuh lantai karena akan menciptakan kelembaban dan membuat pakaian lebih lama keringnya. Ia menyarankan untuk menjemur pakaian di dekat jendela atau pintu agar terkena sirkulasi udara.

    “Jika kamu tidak memiliki tali untuk menjemur pakaian, kamu bisa menggantung pakaian di kursi atau di rak pengering,” tuturnya.

    Itulah beberapa tips ampuh mengeringkan pakaian dengan cepat dan efisien di musim hujan. Mengeringkan pakaian di musim hujan memang bisa menjadi tantangan, tetapi dengan tips-tips di atas, penghuni rumah bisa mengatasi masalah ini dengan lebih mudah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com