Tag: ramadan 2025

  • Jangan Asal Bunuh, Ini Cara Usir Semut Pakai Doa Menurut Ajaran Islam



    Jakarta

    Semut kerap ditemukan di dalam rumah sedang mencari tempat tinggal ataupun makanan. Kehadiran serangga satu ini cukup mengganggu, apalagi saat mengerubuni makanan.

    Tentu kamu tergerak mengusir semut di rumah, bahkan sampai membunuhnya. Namun, sebenarnya dalam Islam kita tidak diperkenankan buat membunuh semut, lho.

    Dilansir dari detikHikmah, semut termasuk hewan istimewa yang tak boleh dibunuh. Dalam Islam, ada cara untuk mengusir semut dengan doa. Doa mengusir semut diajarkan oleh Nabi Sulaiman dan termaktub dalam Al Qur’an surat An Naml ayat 18.


    Doa Mengusir Semut

    Berikut bacaan doa mengusir semut Nabi Sulaiman bahasa Arab, latin, dan artinya:

    حَتَّىٰٓ إِذَآ أَتَوْا۟ عَلَىٰ وَادِ ٱلنَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّمْلُ ٱدْخُلُوا۟ مَسَٰكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَٰنُ وَجُنُودُهُۥ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

    Latin: Hattā iżā atau ‘alā wādin-namli qālat namlatuy yā ayyuhan-namludkhulụ masākinakum, lā yahṭimannakum sulaimānu wa junụduhụ wa hum lā yasy’urụn.

    Artinya: “Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: ‘Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari,’”.

    Larangan Membunuh Semut dalam Islam

    Nabi Muhammad SAW melarang kita untuk membunuh semut. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam beberapa hadits riwayat Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad berikut.

    “Nabi SAW melarang untuk membunuh 4 hewan yaitu semut, lebah, burung hudhud, dan burung shurad,”

    Dari hadits di atas, membunuh semut termasuk hal yang dilarang oleh Rasulullah SAW, sehingga termasuk perbuatan yang perlu dihindari. Namun, para ulama mengarahkan bahwa semut yang dimaksud bukan bermakna mutlak yang mencakup seluruh jenis semut. Melainkan hanya jenis tertentu, seperti semut-semut besar dan panjang yang tersebut dalam kisah Nabi Sulaiman.

    Kalau merasa semut di rumah membahayakan penghuni atau berukuran besar, kamu diperbolehkan untuk membunuhnya. Akan tetapi, cara membunuhnya tidak boleh dengan cara dibakar, tetapi harus dengan diinjak atau dipukul.

    Dilansir laman Nahdlatul Ulama (NU), membunuh semut dengan cara membakar akan menyakiti semut. Sementara umat Islam diperintahkan untuk menggunakan cara yang baik dalam membunuh hewan, yakni tanpa menyiksanya.

    Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama soal hukum membunuh semut. Imam Qasthalani mengatakan, “Larangan membunuh semut itu dikhususkan kepada semut yang besar, dan semut kecil diperbolehkan membunuhnya.”

    Dalam buku Hadi Qudsi Firman Allah yang Tak Tercantum dalam Al-Qur’an susunan Kasimun, Imam Malik mengatakan makruh hukumnya membunuh semut kecuali jika membahayakan dan tidak bisa menolaknya selain membunuhnya.

    Dengan begitu, semut yang dilarang untuk dibunuh dalam sabda Nabi SAW bukanlah untuk seluruh jenis semut, tapi untuk semut besar dan panjang. Jadi, semut jenis lain boleh dibunuh jika mengganggu atau menyakiti manusia. Larangan untuk membunuh semut pun menjadi hilang, sehingga boleh saja dibunuh.

    Wallahu a’lam.

    Artikel ini sudah tayang di detikHikmah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jin juga Tinggal di Rumah, Ini 3 Lokasinya Menurut Hadist


    Jakarta

    Makhluk yang diciptakan Allah bukan hanya manusia, ada pula jin yang disebut dengan makhuk gaib. Jin dan manusia memiliki kesamaan yakni sama-sama membutuhkan tempat tinggal.

    Mengutip dari buku Mengintip Alam Gaib oleh Aep Saepulloh Darusmanwiati, disebutkan bahwa jin bisa berada di rumah manusia. Mereka bisa menduduki beberapa tempat di rumah manusia sebagai tempat tinggalnya.

    Namun, jin jarang mengganggu manusia karena mereka takut. Oleh karena itu, meskipun jin berada di tempat yang sama dengan manusia, kita tidak perlu takut dengan mereka.


    Lantas, di mana tempat tinggal jin di rumah manusia? Berikut ini lokasi yang biasa menjadi hunian bagi jin.

    1. Kamar Mandi

    Mungkin di antara kalian sudah sering mendengar himbauan, tidak boleh terlalu lama di kamar mandi. Ada yang mengaitkan jika kamar mandi adalah tempatnya jin. Hal ini bukan cerita rakyat, melainkan tertuang dalam hadist.

    “Toilet-toilet adalah hunian jin. Oleh karena itu, jika di antara kalian ada yang ingin masuk, bacalah doa: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari gangguan jin laki-laki dan jin perempuan.” (HR Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad dari Zaid ibn Arqam).

    Kamar mandi adalah tempat kesukaan jin kafir. Oleh karenanya, Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya untuk berdoa ketika hendak masuk kamar mandi.

    2. Atap Rumah

    Lokasi berikutnya adalah atap rumah. Namun, tidak perlu khawatir, berbeda dengan kamar mandi, jenis jin yang menempati atap rumah adalah jin muslim yang beriman.

    Hal ini disebut dalam Fath al-Bari, Ibnu Hajar mengutip riwayat Ibnu Abu Dunya yang berarti:

    “Tidak ada satu pun rumah orang muslim kecuali di atap rumahnya terdapat jin muslim. Apabila mereka menghidangkan makanan pagi, jin itu pun ikut makan bersama mereka. Apabila makan sore dihidangkan, jin itu juga ikut makan bersama mereka. Tapi, Allah menjaga orang-orang muslim itu dari gangguan jin tersebut.”

    3. Lubang

    Lubang di sini adalah got atau saluran pembuangan, lubang cuci piring, atau saluran air lainnya.

    Hal ini dijelaskan dalam HR Abu Dawud, Nasa’i, dan Ahmad dari Abdullah ibn Sarjas. Di dalamnya juga ada larangan untuk buang air sembarangan di lubang.

    “Jangan sampai ada yang kencing di lubang,” Orang-orang bertanya kepada Qatadah, “Mengapa tidak boleh kencing di lubang?” Qatadah menjawab, “Rasulullah pernah mengatakan, sebab lubang adalah tempat tinggal golongan jin.”

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Menata Rumah Bernuansa Islami Bikin Suasana Syahdu


    Jakarta

    Desain rumah mencerminkan identitas penghuninya. Bagi kaum muslimin, bisa banget mengekspresikan nilai-nilai yang dianutnya lewat dekorasi rumah bernuansa Islami.

    Ada cara menata rumah yang halal dan dianjurkan dalam ajaran Islam. Bukan sekadar penampakan, rumah bernuansa Islami bisa membantu penghuni lebih produktif dan nyaman dalam beribadah, menjalankan sunnah, dan mengingat Allah SWT.

    Lalu, bagaimana cara menciptakan suasana rumah yang syahdu ala Islami? Yuk, simak tipsnya berikut ini seperti yang dikutip dari The Halal Times.


    Tips Menata Rumah Bernuansa Islami

    Inilah cara menata rumah yang mengikuti nilai-nilai Islam.

    1. Tempat Salat

    Salat lima waktu merupakan ibadah yang sering dilakukan seorang muslim. Sebaiknya kamu menyediakan tempat salat terbaik di rumah agar lebih nyaman.

    Kamu bisa menggunakan kamar atau ruang khusus sebagai musala di dalam rumah. Jangan lupa mempertimbangkan arah kiblat ketika membuat musala ya.

    Lalu, kamu dapat melengkapi musala dengan sajadah, mukena, dan keperluan ibadah lainnya tersimpan rapi di sebuah lemari atau wadah khusus. Letakkan juga Al-Qur’an dan buku-buku Islami di rak dinding atau lemari.

    2. Hiasan Seni Islami

    Mendekor rumah bisa dengan menggunakan tema desain yang banyak ditemukan dalam seni bernuansa Islami. Kamu bisa memakai motif geometrik, dinding kayu untuk memisahkan ruangan, menggunakan permadani, serta menghiasinya dengan lampu dan vas yang menampilkan kerajinan kaca tradisional muslim.

    Namun, perlu kamu ketahui karya seni yang menggambarkan sosok manusia, hewan atau apa pun yang memiliki jiwa dilarang dalam Islam. Oleh karena itu, pastikan hiasan di rumah tidak mengandung unsur tersebut.

    3. Desain Kaligrafi

    Di antara bentuk ekspresi artistik terbaik dalam Islam adalah kaligrafi karena dapat memunculkan ayat-ayat suci dari Al-Qur’an dalam tulisan hias yang indah. Ada banyak cara dan desain kaligrafi yang bisa digunakan untuk menghiasi rumah.

    Kamu bisa memilih kaligrafi yang berisi ayat atau surah favoritmu. Selain indah, kaligrafi bisa senantiasa mengingatkan penghuni untuk membaca dan mengamalkannya.

    4. Furnitur Arab

    Furnitur yang terlalu mewah sebenarnya tidak dianjurkan dalam ajaran Islam karena terkesan materialistik. Selain itu, kebersihan sangat ditekankan dalam Islam.

    Untuk menyiasati kedua hal tersebut, kamu bisa menghias rumah menggunakan karpet, permadani, bantal yang empuk, dan sajadah. Cara ini indah dan sederhana, serta tetap menjaga kebersihan ruang gerak di dalam rumah.

    5. Area Duduk di Lantai

    Nabi Muhammad SAW punya kebiasaan tidur dan duduk di lantai menggunakan alas. Memamerkan kekayaan dilarang dalam Islam, maka menjalankan hidup dengan kesederhanaan lebih diutamakan daripada kemewahan. Untuk itu, kamu bisa menyiapkan area duduk di lantai agar rumah bergaya Islami.

    Itulah beberapa cara mendekorasi rumah dengan cara Islami. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Konon Gantung Pakaian Kotor di Kamar Bisa Jadi Sarang Setan, Bener Nggak Sih?



    Jakarta

    Tidak semua pakaian yang sudah dikenakan akan diletakkan di mesin cuci atau keranjang pakaian kotor. Pasti beberapa di antara kalian ada yang memilih untuk menggantungnya di kamar tidur atau kamar mandi. Kamu menilai pakaian tersebut belum terlalu kotor dan masih bisa dipakai kembali.

    Namun, ternyata menurut sebagian orang kebiasaan seperti ini tidak baik. Sebab, konon pakaian kotor yang digantung di kamar atau kamar mandi bisa jadi sarang setan.

    Sebenarnya dalam pandangan Islam, hal seperti ini benar adanya atau hanya tahayul?


    Menurut Anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, hingga saat ini ia belum menemukan sumber pendukung yang membahas soal hukum menggantung pakaian kotor di kamar atau kamar mandi.

    “Dalam Islam sih saya belum menemukan dalil, baik itu hadist, Al-Quran, ataupun pendapat para ulama tentang menggantung baju di kamar khususnya atau juga bisa di kamar mandi, itu bisa mendatangkan jin. Saya belum menemukan dalilnya,” kata Suharsono saat dihubungi detikProperti, Rabu (19/3/2025).

    Meskipun dari hadist, Al-Quran, ataupun pandangan ulama belum ada yang menetapkan hukum mengenai hal ini, tetapi jika dilihat dari faktor kebersihan dan Kesehatan, memang pakaian kotor yang disimpan dapat menjadi sarang bakteri dan kuman.

    “Kalau saya melihat lebih dari faktor-faktor kesehatan, kebersihan, keindahan. Kalau baju kotor disimpan lama-lama kan juga kan jadi bateri, kuman, jadi nggak sehat,” ungkapnya.

    Lebih lanjut ia menerangkan selagi belum ditemukan dalil yang membahas mengenai hukum atas kebiasaan ini, maka hukumnya sah-sah saja dilakukan. Namun, jangan dilakukan berlebihan seperti pakaian tidak pernah dicuci atau digantung lama hingga berjamur dan bau.

    “Jadi kalau yang sifatnya kebiasaan, aktivitas di rumah atau yang lainnya, selagi tidak ada dalil yang melarang berarti dibolehkan secara hukum. Tapi apakah ada manfaatnya atau nggak? Kalau cuma sekedar menggantung sesekali aja, boleh. Tapi kalau keterusan, digantung semua, malah jadi mudharat (berdampak negatif),” jelasnya.

    Jika menggantung baju kotor justru membuat pemiliknya sakit-sakitan atau membuat kecelakaan di rumah, berarti kebiasaan tersebut harus ditinggalkan.

    “Kesimpulannya kalau menggantung baju di kamar ataupun di kamar mandi, menyebabkan banyaknya bakteri, banyaknya kuman, dapat merusak kesehatan, maka hindari. Menghindari bahaya itu, lebih diutamakan dibandingkan melenggangkan kemaslahatan (kebaikan),” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Isi Rumah Tak Boleh Terlihat, Ini Posisi Pintu & Jendela yang Baik dalam Islam



    Jakarta

    Pintu dan jendela adalah komponen penting pada sebuah rumah. Pintu berfungsi sebagai akses masuk utama, sedangkan jendela untuk akses sirkulasi dan cahaya masuk ke rumah.

    Dalam Islam ternyata ada ketentuan mengenaiposisi dan bentuk pintu dan jendela di rumah. Meskipun tidak ada paksaan untuk mengikuti, tetapi posisi ini bisa jadi referensi bagi umat muslim yang menginginkan pintu dan jendela berada di tempat yang baik. Dilansir IslamiCity, berikut panduan untuk merancang meletakkan pintu dan jendela yang baik di rumah di rumah sebagai berikut.

    Ketentuan Pintu yang Baik Menurut Islam

    Saat menentukan letak pintu di rumah, hindari lokasi yang berdekatan dengan pintu milik tetangga. Posisinya harus berjauhan sehingga masing-masing keluarga mendapat privasi dan suara tidak terdengar ke rumah lain.


    Kemudian, sebaiknya isi rumah tidak terlihat dari pintu utama. Jika posisi pintu memperlihatkan isi rumah, tambahkan perabotan atau dinding yang bisa memblokir pandangan dari luar ke dalam. Cara ini untuk menjaga privasi penghuni rumah, terutama bagi perempuan dan anak-anak. Lebih baik pintu dihadapkan ke ruang tamu atau ruang depan.

    Kemudian, untuk ukuran pintu juga sebaiknya tidak berlebihan seperti terlalu besar atau terlalu mewah. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kegunaan. Pada pintu juga diperbolehkan terdapat kaligrafi bertuliskan salam, doa, atau ayat-ayat al-Qur’an.

    Hindari mengukir pintu dengan gambar manusia atau hewan seperti bentuk kepala hewan atau bagian tubuh manusia yang dibuat dengan detail. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits riwayat HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).”

    Ketentuan Desain Jendela Menurut Islam

    Mirip dengan ketentuan pada pintu, jendela juga disarankan mengutamakan fungsi dan kebutuhan seperti melindungi privasi penghuninya. Ketinggian jendela yang dianjurkan adalah di atas mata, tetapi masih mudah untuk dibuka atau ditutup. Menggunakan kaca buram dan semi-buram seperti kaca film diperbolehkan untuk keamanan dan kenyamanan penghuninya. Kamu juga boleh menambahkan balok di atas kusen sebagai penyangga yang biasa disebut balok latei.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Usir Kelabang Beserta Doa Minta Perlindungan dari Hewan Melata



    Jakarta

    Kelabang merupakan hewan melata yang bentuknya kecil, panjang, dan memiliki banyak kaki. Hewan kecil ini menyukai tempat yang lembap.

    Keberadaan kelabang terkadang jarang disadari karena gerakannya yang cepat dan tubuhnya yang kecil. Beberapa kejadian mereka bisa mendekati manusia. Jika mereka merasa terancam, kelabang bisa menggigit.

    Dalam Islam terdapat doa untuk melindungi manusia dari bahaya hewan melata seperti kelabang ini. Berikut doanya.

    أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

    Arab latin: A’ūdzu bi kalimātillāhit tāmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli ‘aynin lāmmah.

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat.”

    Ada pula doa lain yang bisa dibaca untuk meminta perlindungan dari dampak buruk kelabang.

    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Arab latin: A’udzu bikalimatillahit tammaati min syarri maa kholaq

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allâh yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya.”

    Cara Mengusir Kelabang

    Selain berdoa, Islam juga mengajarkan manusia untuk berikhtiar atau berusaha dengan cara mencegah kelabang masuk ke rumah. Dilansir Forbes Home, berikut cara beserta bahan yang bisa digunakan untuk mengusir kelabang.

    1. Tutup Retakan

    Tubuhnya yang kecil, mempermudah kelabang masuk melalui celah kecil. Apabila ada retakan di rumah dan kamu sempat melihat ada kelabang yang masuk lewat sana, tutup retakan tersebut agar mereka tidak memiliki akses masuk lagi.

    2. Gunakan Kapur Barus

    Kapur barus biasa digunakan untuk mengusir munculnya serangga dan hama. Sebab, di dalamnya mengandung zat kimia seperti naftalena dan paradiklorobenzena yang baunya tidak disukai oleh serangga.

    3. Gunakan Daun Pandan

    Bau lainnya yang tidak disukai serangga adalah aroma daun pandan. Cara menggunakannya dengan mengiris tipis daun pandan, lalu letakkan di beberapa sudut rumah.

    4. Semprotkan Cuka

    Bau cuka yang menyengat juga tidak disukai oleh kelabang. Cara menggunakannya bisa dengan menyemprotkan cairan ke kelabang.

    Itulah doa dan cara mengusir kelabang. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jual Rumah dan Tanah Nggak Laku-laku? Coba Baca Doa Ini


    Jakarta

    Rumah adalah salah satu kebutuhan setiap orang. Namun, menjual rumah tidak semudah saat orang menjual makanan, baju, atau barang-barang hobi. Sebab, banyak pertimbangan yang harus dipikirkan dan harganya yang relatif mahal.

    Oleh karena itu, menjual rumah ada tantangan tersendiri. Cara untuk rumah cepat laku adalah pasang harga yang tidak terlalu mahal, lokasinya pun harus menguntungkan bagi orang lain, dan kondisinya kalau bisa dalam keadaan terawat.

    Selain berusaha memberikan penawaran yang menarik, penjual rumah juga harus meminta kepada Maha Pencipta. Tanpa kehendak-Nya rasanya tidak mungkin rumah tersebut terjual. Ada pun doa meminta rumah cepat terjual sebagai berikut.


    Doa Meminta Rumah Cepat Terjual

    Dikutip dari buku Wirid yang menjadi Warid: Amalan Langka Istimewa oleh Shabri Saleh Anwar, berikut adalah bacaan doa agar apa yang kita jual cepat laku:

    وَأَذِن فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالاً وَعَلَى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

    Artinya: “dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh” (QS. Al-Hajj: 27).

    Salawat agar Rumah Cepat Laku

    Doa yang dipanjatkan tidak hanya sekali, melainkan dibarengi dengan membaca salawat. Dalam buku bertajuk Kitab Kunci Kekayaan Agung oleh Salahuddin Abbas, berikut adalah amalan salawat yang bisa dibacakan agar rumah cepat laku terjual menurut Islam:

    • Baca Bismillahirohmanirohiim sebanyak 300 kali.
    • Lanjutkan dengan membaca “Allohumma sholli ‘Alaa Sayyidinaa Muhammadin Sholatan Tuwassi’u bihaa alainal arzaaq watuhas-sinu bihaa alainal akhlaq wa’alaa aalihi washobihii wa sallim”.

    Anjuran membaca salawat ini dikarenakan penciptaan nur Muhammad SAW dilakukan lebih dahulu dibandingkan alam semesta oleh Allah SWT. Membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW sama saja kita bertawasul kepadanya sehingga doanya kepada Allah SWT akan lebih mudah terkabul.

    Doa Supaya Tanah Cepat Laku

    Jika tadi ada doa khusus agar rumah cepat laku, kali ini ada doa yang bisa kamu baca agar tanah cepat laku. Dalam buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki oleh KH. Sulaeman Bin Muhammad Bahri, bacaan berikut juga bisa diamalkan agar tanah yang kita jual cepat laku:

    اَللَّهُمَّ الْطُف بِيْ فِيْ تَيْسِيْرِ كُلِّ عَسِيرٍ فَإِنَّ تَيْسِيْرَكُلِّ عَسِيْرٍعَلَيْكَ يَسِيْرٌ وَأَسْأَلُكَ الْيُسْرَ وَالْمُعَافَاةَ فِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

    Arab Latin: Allaahummal thuf bii fii taisiiri kulli asiirin, fa’inna thaisiira kulli asiirin ‘alaika yasiiru, wa as alukal yusra wal mu’aafaata fiddunyaa wal aakhirati.

    Artinya: “Ya Allah, berilah kemudahan dari setiap yang sukar. Sesungguhnya Engkau memudahkan dari yang sukar. Itu bagi-Mu adalah mudah, dan aku memohon kepada-Mu dari kemudahan-Mu dan limpahkanlah kebaikan di dunia dan akhirat.”

    Salawat agar Tanah Cepat Terjual

    Sama seperti amalan saat berdoa agar rumah cepat laku, saat menjual tanah juga berlaku hal yang sama. Dilansir laman Jabar NU Online, di kalangan Nahdliyin (warga Nahdlatul Ulama), salawat nariyah bisa diamalkan saat kita tengah menghadapi suatu masalah hidup yang sulit. Dalam hal ini, misalkan rumah atau tanah yang kita jual belum laku-laku.

    Jadi, dengan membaca salawat nariyah bisa jadi salah satu jalan mengadu kepada Allah SWT untuk dimudahkan. Salawat ini bisa dibaca sebanyak 4.444 (tidak kurang, tidak lebih).

    Berikut adalah bacaan sholawat nariyah:

    اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ ࣙالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

    Arab Latin: “Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman `alâ sayyidinâ Muḫammadinil-ladzi tanḫallu bihil-`uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqdlâ bihil-ḫawâiju wa tunâlu bihir-raghâ’ibu wa ḫusnul-khawâtimi wa yustasqal-ghamâmu biwajhihil-karîmi wa `alâ âlihi wa shaḫbihi fî kulli lamḫatin wa nafasin bi`adadi kulli ma`lûmilak(a).”

    Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan bisa dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujan pun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau,”

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Agar Hidup Penuh Berkah, Jangan Lupa Amalkan Doa-Doa Ini di Rumah


    Jakarta

    Umat Islam dianjurkan untuk senantiasa berdoa selama beraktivitas, termasuk di dalam rumah. Ada banyak amalan doa yang bisa kamu baca mulai dari bangun di pagi hari hingga kembali tidur di malam hari.

    Dengan memanjatkan doa, diharapkan kegiatan kamu diberkahi oleh Allah SWT. Sebab, berdoa juga salah satu cara untuk meminta kebaikan dan mengingat Allah SWT.

    Lantas, apa saja doa yang dianjurkan diamalkan di rumah? Yuk, simak bacaan doanya berikut ini.


    Amalan Doa di Rumah

    Inilah sederet doa yang bisa kamu baca ketika beraktivitas di sekitar rumah.

    1. Doa Masuk Rumah

    Dikutip dari laman NU Online, doa masuk rumah diucapkan tepat ketika hendak memasuki tempat tinggal. Hal ini juga berlaku saat mengunjungi rumah orang lain.

    اللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ المَوْلِجِ وَ خَيْرَ المَخْرَجِ, بِاسْمِ اللّٰهِ وَ لَجْنَا، بِاسْمِ اللّٰهِ خَرَجْنَا، وَ عَلَى اللّٰهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

    Bacaan latin: “Allahumma innii as-aluka khairal mauliji, bismillahi wa lajnaa, wa bismillahi kharajnaa, wa ‘alallahi rabbanaa tawakkalnaa.”

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan tempat masuk dan kebaikan tempat keluar, dengan menyebut nama-Mu kami masuk, dengan menyebut nama-Mu kami keluar, dan hanya kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.”

    2. Doa Keluar Rumah

    Doa keluar rumah bisa dipanjatkan tepat sebelum melangkahkan kaki ke luar rumah. Pembacaan doa tentu dengan diiringi niat dan tujuan yang baik saat bepergian, misalkan hendak sekolah, bekerja, atau menjalin silaturahim.

    بِاسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

    Bacaan latin: “Bismillahi tawakkaltu ‘ala Allahi wa laa hawla wa laa quwwata illa bi Allahi.”

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

    3. Doa Masuk Kamar Mandi

    Dikutip dari buku Kumpulan Doa Mustajab Sepanjang Hajat karya Drs Nurdin Hasan, M Ag, berikut ini bacaan doa ketika hendak masuk kamar mandi.

    اَللّٰهُمَّ اِنّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ

    Bacaan latin: “Allahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaaitsi.”

    Artinya: “Sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari (godaan) setan laki-laki dan setan perempuan.”

    4. Doa Keluar Kamar Mandi

    Setelah keluar dari kamar mandi, bisa mengucapkan doa sebagai berikut.

    الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنّى اْلاَذَى وَعَافَانِىْ

    Bacaan latin: “Alhamdulillahilladzi azhaba ‘annil adzaa wa’aafaanii.”

    Artinya: “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakan.”

    5. Doa Bercermin

    Dikutip dari buku Doa dalam Al-Qur’an dan Sunnah karya M Quraish Shihab, doa yang dapat dibaca ketika bercermin sebagai berikut.

    اَلْحَمْدُ لِلَّهِ اللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنُ خُلُقي

    Bacaan latin: “Alhamdulillaah allaahumma kamaa hassanta khalqi fahassin khuluqii.”

    Artinya: “Segala puji hanya bagi Allah. Ya Allah, sebagaimana Engkau telah perindah tubuhku, maka perindah juga akhlakku.” (HR. Ahmad dan at-Tirmidzi).

    6. Doa Sebelum Tidur

    Dikutip dari buku 100 Doa Harian Untuk Anak karya Kak Nurul Ihsan, berikut bacaan doa sebelum hendak tidur.

    بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ

    Bacaan latin: “Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut.”

    Artinya: “Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati.” (Sahih Bukhari, At-Tauhid: 6845)

    7. Doa Bangun Tidur

    Kemudian, bacaan doa setelah bangun tidur sebagai berikut, dikutip dari buku Penuntun Doa, Yuk! karya Abu Ihsan.

    الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

    Bacaan latin: “Alhamdulillahilladhi ahyana ba’dama amatana wa ilaihinnushur.”

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah mengembalikan kehidupan, mematikan kami, dan hanya kepada-Nyalah kami kembali.”

    8. Doa Mau Makan

    Melansir dari buku Kumpulan Doa Makbul: Berdoa Sesuai dengan Al-qur’an & Assunnah yang ditulis Dra Neni Nuraeni M Ag, berikut ini doa yang bisa dipanjatkan ketika akan makan.

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Bacaan latin: “Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa ‘adzaa bannaar.”

    Artinya: “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan karuniakanlah rezeki yang lebih baik dari itu dan peliharalah kami dari siksa api neraka.” (HR Ibnu Sunni)

    9. Doa Setelah Makan

    Lalu, setelah selesai makan bisa mengucapkan doa sebagai berikut.

    اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ

    Bacaan latin: “Alhamdulillahi ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa minal muslimiin.”

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan telah memberi kami minum, dan menjadikan kami termasuk orang yang patuh.”

    Itulah doa-doa yang bisa kamu panjatkan di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Ini Ciri-ciri Rumah yang Dijauhi Malaikat


    Jakarta

    Rumah seorang Muslim semestinya menjadi tempat yang penuh rahmat dan karunia dari Allah SWT. Namun, ada kondisi rumah yang dijauhi malaikat, lho.

    Dikutip dari detikHikmah yang mengutip buku Buyuut La Tad Khuluha al-Malaikatu karya Abu Hudzaifah Ibrahim bin Muhammad, keluarga sakinah dan penuh rahmat adalah keluarga yang rumahnya senantiasa didatangi oleh malaikat. Akan tetapi, tak semua rumah dimasuki oleh malaikat.

    Rumah tersebut harus memiliki karakter dan akhlak tertentu yang diaplikasikan oleh penghuninya. Simak apa saja ciri-ciri rumah yang enggan dimasuki malaikat berikut ini.


    Ciri-ciri Rumah yang Dijauhi Malaikat

    Inilah karakteristik rumah yang dijauhi oleh malaikat.

    1. Bau dan Kotor

    Malaikat menyukai bau harum dan sebaliknya merasa terganggu dengan bau busuk. Bau harum dapat kita hasilkan dengan usaha kita yang selalu berusaha menjaga kebersihan, menyingkirkan hal-hal yang kotor dan berbau tidak sedap.

    Hal ini sebagaimana hadits, “Barangsiapa yang memakan bawang putih, bawang merah, dan makanan tidak sedap lainnya, maka jangan sekali-kali ia mendekati (memasuki) masjid kami, oleh karena sesungguhnya para malaikat terganggu dari apa-apa yang mengganggu manusia.” (HR Bukhari dan Muslim)

    2. Dihiasi Gambar dan Patung

    Gambar atau patung yang ditempatkan di dinding atau dipajang dapat menghalangi malaikat untuk masuk ke rumah. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang terdapat anjing dan gambar timbul (relief),” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)

    Dalam buku Mengundang Malaikat ke Rumah karya Mahmud asy-Syafrowi, gambar yang dimaksud adalah gambar makhluk hidup seperti manusia dan binatang, baik dalam bentuk lukisan maupun fotografi. Namun, gambar pohon, batu, atau benda mati lainnya tidak termasuk dalam larangan tersebut meskipun sebutan atau sifatnya tetap sebagai gambar.

    Selain itu, Imam Nawawi menjelaskan terkait mengenai hal ini, “Para ulama berpendapat bahwa alasan malaikat tidak dapat memasuki rumah yang mengandung gambar adalah karena membuat dan menyimpan gambar merupakan perbuatan dosa, perbuatan yang tercela, dan meniru ciptaan Allah. Selain itu, beberapa gambar tersebut dijadikan sebagai objek penyembahan selain Allah.”

    3. Ada Anjing Peliharaan

    Kehadiran anjing di rumah dapat menghalangi malaikat masuk rumah. Hal ini didasarkan dari hadits Ummul Mukminin Aisyah Radhiyallahu’anha.

    Suatu ketika, Rasulullah SAW telah membuat perjanjian dengan Jibril bahwa Jibril akan datang. Namun, saat waktu pertemuan telah tiba, Jibril belum muncul.

    Rasulullah melepaskan tongkat yang dipegangnya sambil berkata, “Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, tetapi mengapa Jibril belum datang?”

    Ketika Rasulullah berpaling, ia melihat seekor anjing kecil di bawah tempat tidur. Beliau bertanya, “Kapan anjing ini masuk?”

    Aisyah menjawab, “Aku tidak tahu,”

    Setelah anjing itu dikeluarkan, Jibril pun datang.

    Rasulullah bertanya kepada Jibril, “Mengapa kamu terlambat?”

    Jibril menjawab, “Karena tadi di rumahmu ada anjing. Ketahuilah, kami tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar (patung).” (HR Muslim).

    Para ulama menjelaskan anjing dapat menghalangi malaikat masuk ke rumah karena air liur anjing yang najis, adanya aroma yang tidak sedap, serta larangan syariat untuk memelihara anjing.

    Namun, tak semua anjing membuat malaikat enggan masuk rumah. Terdapat jenis-jenis anjing yang tidak dilarang, seperti anjing pemburu, anjing yang ditugaskan menjaga lahan pertanian dan hewan ternak, serta anjing penjaga.

    4. Berisikan Suara-suara Setan

    Malaikat menyukai rumah yang senantiasa diisi dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, azan yang dikumandangkan, dan juga sholawat kepada Rasulullah. Berbeda halnya kalau rumah itu justru dipenuhi oleh suara-suara setan, malaikat enggan untuk mendatangi.

    Perihal ini merujuk pada suara-suara nyanyian atau musik yang dapat memunculkan godaan dan dosa. Allah berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 64 mengenai tipu daya setan terhadap manusia.

    Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu menjelaskan bahwa suara setan yang dimaksud adalah lagu, seruling, dan perkataan yang tidak berguna. Pemahaman ini juga menegaskan bahwa jika rumah dipenuhi oleh pertengkaran, perkataan kasar, dan penghinaan maka rumah tersebut dianggap sebagai tempat yang diisi oleh suara-suara setan.

    Artikel ini sudah tayang di detikHikmah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Patung hingga Lukisan, Ini Aturan Pajang Karya Seni di Rumah Menurut Islam



    Jakarta

    Karya seni sering digunakan sebagai dekorasi interior rumah. Karya itu bisa berupa patung, lukisan, hingga foto.

    Hiasan tersebut bermaksud menambah estetika pada rumah. Namun, tak jarang benda-benda itu menggambarkan makhluk hidup, seperti manusia dan hewan.

    Lantas, bagaimana pandangan Islam terkait dekorasi rumah itu? Berikut ini penjelasannya.


    Hukum Memajang Karya Seni di Rumah

    Inilah sejumlah karya seni yang biasa di pajang di rumah beserta ketentuan hukumnya dalam Islam.

    1. Patung

    Patung suka disimpan di sudut-sudut rumah sebagai dekorasi. Nah, sebenarnya keberadaan patung di rumah menurut ajaran Islam tidak dianjurkan.

    Meski hanya pajangan sekali pun, patung dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan dalam rumah tersebut.

    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tarmidzi.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)
    Relief atau patung yang dilarang dalam Islam adalah karya seni pahatan berbentuk makhluk hidup seperti manusia dan hewan yang menyerupai ciptaan Allah SWT. Rumah tersebut tidak akan mendapatkan keberkahan karena Malaikat enggan mengunjungi hunian tersebut.

    Anggota anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, mengatakan para ulama berpendapat keberadaan patung di dalam rumah seorang Muslim tidak dianjurkan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan rumah tersebut, malaikat rahmah enggan memasuki rumah tersebut.

    2. Lukisan

    Lukisan juga termasuk karya seni yang dilarang dalam Islam kalau menggambarkan manusia dan hewan yang terlalu detail. Sebab, karya tersebut menyerupai ciptaan Allah SWT.

    Hal ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim berikut.

    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Namun untuk lukisan, terdapat beberapa keringanan dan pengecualian. Suharsono menjelaskan jika ingin melukis manusia atau hewan sebaiknya beberapa potongan saja dan tidak secara detail.

    “Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti beberapa waktu lalu.

    Sementara itu, lukisan yang menggambarkan pemandangan alam, pohon, dan tanaman masih diperbolehkan dalam Islam.

    “Banyak ulama yang menyarankan untuk menghindari makhluk hewan untuk dilukis. Untuk tumbuh-tumbuhan boleh saja,” lanjut Suharsono.

    Dalam situs NU Online, dijelaskan patung dan gambar semasa Nabi hidup bahkan hingga Rasulullah SAW wafat, banyak ditemukan masyarakat justru menyembah dan mengagung-agungkan dua benda tersebut.

    Imam Muslim meriwayatkan, bahwa Abu Dluha pernah berkata, “Saya dan Masruq berada di sebuah rumah yang di sana terdapat beberapa patung. Lalu Masruq berkata kepadaku, apakah ini patung Kaisar? Saya jawab, tidak. Ini adalah patung Maryam. Masruq bertanya demikian, karena menurut anggapannya bahwa lukisan itu buatan Majusi dimana mereka biasa melukis raja-raja mereka di bejana-bejana. Tetapi akhirnya ketahuan bahwa patung tersebut adalah buatan orang Nasrani.”

    Kemudian Masruq berkata, “Saya pernah mendengar Ibnu Mas’ud menceritakan apa yang ia dengar dari Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya nanti di hari kiamat ialah orang-orang yang menggambar.” (HR Muslim).

    Imam Thabari menjelaskan maksud orang yang menggambar adalah orang yang menciptakan sesuatu dan disembah selain Allah dalam keadaan dia mengetahui dan disengaja.

    Bahkan jika seseorang tidak ada maksud untuk menyembahnya, dia tetap tergolong orang yang berdosa karena menggambar menyerupai ciptaan Allah SWT. Hal ini hampir sama dengan persoalan orang yang melukis atau membuat patung terinspirasi dari makhluk yang bernyawa dengan tujuan menandingi ciptaan Allah.

    “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya ialah orang-orang yang menandingi ciptaan Allah.” (HR Muslim).

    3. Foto

    Daripada memajang patung atau lukisan, kamu bisa menghias interior rumah dengan karya seni.

    Penulis buku Fatwa-Fatwa kontemporer Syekh Al-Qardhawi yang mengutip pendapat salah satu Mufti Mesir, Al-Allamah Asy-Syekh Muhammad Bakhit Almuthí mengatakan foto bukan kegiatan menciptakan makhluk baru.

    “Foto itu hukumnya boleh karena foto bukan termasuk menciptakan makhluk baru, tetapi foto itu bagian dari gambaran makhluk yang sudah ada, ibaratnya melihat cermin, seperti melihat bayangan. Sehingga foto ini hukumnya boleh, mau ditempel di dinding dan lain sebagainya,” sebutnya.

    Gambar dari hasil kamera seperti foto keluarga, foto pemandangan, foto hewan, hingga foto bangunan tidak ada larangan untuk ditempel di dalam rumah asalkan tidak mendatangkan fitnah.

    “Maksud fitnah di sini, ketertarikan untuk melakukan perbuatan zina dan mengundang orang memiliki komentar negatif. Misalnya foto tersebut mengumbar aurat sehingga adanya zina mata,” pungkas Suharsono.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com