Tag: ramah

  • Kelebihan dan Kekurangan 3 Jenis Kanopi Populer untuk Rumah


    Jakarta

    Kanopi adalah atap untuk melindungi bagian rumah yang terbuka seperti carport dan taman belakang. Ada berbagai jenis kanopi berdasarkan bahannya.

    Pemilihan bahan akan mempengaruhi budget, fungsi, dan pemasangan kanopi. Oleh karena itu, bahan kanopi perlu disesuaikan dengan budget dan kebutuhan rumah.

    Lantas, apa saja bahan-bahan kanopi? Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangannya?


    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky sempat menjelaskan jenis-jenis kanopi kepada detikProperti, berikut ini penjelasannya.

    Kelebihan dan Kekurangan Bahan Kanopi

    Inilah jenis-jenis bahan kanopi beserta kelebihan dan kekurangannya.

    1. Kanopi Kaca

    Kanopi model kacaKanopi model kaca Foto: iStock/U. J. Alexander

    Kanopi kaca adalah atap tambahan dari material kaca. Biasanya, kanopi ini dibuat dengan rangka baja ringan atau rangka besi sebagai pondasi atap kaca yang terpasang menyambung pada area luar rumah atau bangunan.

    Kelebihan

    • Ruangan terlihat lebih terang karena adanya cahaya matahari yang masuk
    • Mudah diaplikasikan pada berbagai desain
    • Rumah terlihat lebih elegan

    Kekurangan

    • Proses pemasangan yang lebih rumit
    • Lebih berat
    • Harga berkisar cenderung mahal, sekitar Rp 1.500.000-1.800.000 per meter.

    2. Kanopi Polycarbonate

    Inspirasi Kanopi Teras di rumah.Ilustrasi kanopi polycarbonate. Foto: Homes by Monticello, Randy Colwell via The Spruce

    Polycarbonate adalah material yang terbuat dari polimer spesial dan terlihat seperti plastik bening. Dari kejernihan tampilannya, atap kanopi polycarbonate sangat cocok digunakan untuk kanopi di carport.

    Kelebihan

    • Meredam radiasi panas matahari
    • Pemasangan mudah
    • Tahan lama dan fleksibel

    Kekurangan

    • Harga cenderung mahal, sekitar Rp 700.000 per meter
    • Sulit dibersihkan

    3. Kanopi Alderon

    Jenis kanopi via My CanopyJenis kanopi alderon via My Canopy Foto: Jenis kanopi via My Canopy

    Alderon adalah jenis material yang digunakan untuk kanopi dari bahan jenis UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang memiliki tekstur bergelombang dan berongga. Kanopi jenis ini tengah digandrungi banyak orang karena atap ini sangat cocok digunakan untuk rumah yang minimalis.

    Kelebihan

    • Kuat dan tahan lama
    • Kedap suara
    • Ramah lingkungan

    Kekurangan

    • Harga cenderung mahal, sekitar Rp 800.000 per meter persegi
    • Warna dan model tidak bervariatif

    Itulah penjelasan tentang beberapa jenis bahan kanopi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Kisaran Harga Spandek Pasir Ukuran 6 Meter untuk Kanopi


    Jakarta

    Ada berbagai jenis bahan material yang digunakan untuk kanopi, salah satunya spandek pasir. Dikenal juga sebagai spandek zinc atau seng berpasir, material atap ini begitu populer di Indonesia.

    Dikutip dari Sinar Mas Land, spandek pasir terbuat dari baja galvanis yang dilapisi pasir berwarna agar terlihat lebih estetis. Fungsi pasir tersebut juga diklaim mampu tahan api.

    Spandek pasir memiliki harga yang berbeda-beda, tergantung dari ukuran, ketebalan, merek, hingga lokasi penjualannya. Lantas, berapa harga spandek pasir ukuran 6 meter untuk kanopi rumah? Simak kisaran harganya dalam artikel ini.


    Kisaran Harga Spandek Pasir Ukuran 6 Meter

    Berencana membangun kanopi rumah dari material spandek pasir? Pastikan detikers sudah mengetahui harganya. Selain di jual di toko bangunan, spandek pasir juga bisa dibeli dari berbagai toko online.

    Berikut kisaran harga spandek pasir ukuran 6 meter yang tergantung dari ketebalan materialnya:

    1. Ketebalan 0,30 mm

    Spandek pasir dengan ketebalan paling tipis berada di ukuran 0,30 mm. Untuk harganya berkisar antara Rp 350.000-450.000 per 6 meter di berbagai toko bangunan online.

    2. Ketebalan 0,35 mm

    Spandek pasir dengan ketebalan 0,35 mm punya harga berkisar Rp 420.000-510.000 per 6 meter di sejumlah toko bangunan online.

    3. Ketebalan 0,40 mm

    Jika ingin membeli spandek pasir dengan bahan material yang lebih tebal, tersedia juga ukuran 0,40 mm. Soal harga, spandek pasir ini dibanderol sekitar Rp 465.000-750.000 per 6 meter.

    4. Ketebalan 0,45 mm

    Tersedia juga spandek pasir dengan ketebalan 0,45 mm. Di berbagai toko bangunan online, harga per 6 meternya dibanderol sekitar Rp 600.000-750.000.

    6. Ketebalan 0,50 mm

    Jika ingin memasang kanopi yang lebih kokoh, kamu bisa pilih ketebalan 0,50 mm. Untuk kisaran harganya mulai dari Rp 720.000-800.000 per 6 meter.

    Kelebihan dan Kekurangan Spandek Pasir

    Spandek pasir memiliki berbagai kelebihan, seperti kokoh dan elastis. Meski begitu, material ini juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan.

    Berikut sejumlah kelebihan dan kekurangan dari spandek pasir:

    Kelebihan Spandek Pasir

    • Awet dan tidak mudah berkarat
    • Cocok digunakan saat cuaca ekstrem
    • Ringan
    • Punya tampilan yang estetis
    • Hemat biaya jika dibandingkan atap genteng atau beton
    • Ramah lingkungan karena dapat didaur ulang.

    Kekurangan Spandek Pasir

    • Rentan penyok karena terbuat dari logam yang cukup tipis
    • Menyerap panas sehingga ruangan di bawahnya terasa lebih panas.

    Itulah kisaran harga spandek pasir untuk atap kanopi dari berbagai jenis ketebalan. Semoga membantu detikers!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Selain Terlihat Indah, Ini Keuntungan Pasang Wallcovering di Rumah


    Jakarta

    Ada banyak cara agar interior rumah terlihat cantik dan estetis, salah satunya dengan memasang wallcovering. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang tak tahu keuntungan pasang wallcovering di dalam rumah.

    Bahkan, sebagian orang masih mengira jika wallcovering dan wallpaper adalah sama, padahal keduanya memiliki perbedaan. Singkatnya, wallcovering menggunakan bahan premium seperti vinyl tebal, kain, dan material sintetis, sedangkan wallpaper menggunakan lapisan kertas atau vinyl tipis.

    Bagi kamu yang sedang membangun atau merenovasi rumah dan berencana menggunakan wallcovering pada ruangan, simak dulu sejumlah kelebihannya dalam artikel ini.


    Keuntungan Pasang Wallcovering di Rumah

    Sales marketing J. Josephson Sebastian mengatakan memasang wallcovering tak sekadar untuk estetika. Ada sejumlah keuntungan jika memasang wallcovering pada interior rumah, yaitu:

    1. Mudah Dibersihkan

    Bahan premium yang digunakan pada wallcovering tak hanya indah dipandang dan nyaman dipegang, tapi juga mudah dibersihkan. Sebastian menyebut wallcovering sangat mudah dibersihkan dari noda atau kotoran seperti debu, tumpahan saus, atau sisa makanan yang menempel.

    “Sangat mudah dirawat dan dibersihkan. Jika ketumpahan saus, jus jeruk, hingga apa pun yang mengenai wallcovering, kamu cukup mengelapnya dengan kain kering atau tisu, dan tidak ada lagi noda tersisa,” kata Sebastian kepada wartawan dalam acara Goodrich Lifestyle Fest 2025, Kamis (31/7/2025).

    Jika tidak menggunakan wallcovering, noda atau kotoran yang menempel di dinding terkadang sulit dihilangkan. Seiring waktu, cat dinding juga akan kusam sehingga perlu dicat ulang agar ruangan terlihat kembali cantik.

    2. Desain yang Menarik

    Bagi kamu yang suka desain estetis dan menarik mata, Sebastian menyarankan agar memasang wallcovering di rumah. Ada banyak desain dan motif yang menarik dan cocok untuk berbagai konsep hunian, mulai dari minimalis, modern, atau Scandinavian.

    “Desain wallcovering sangat menarik karena mengikuti perkembangan tren. Contohnya wallcovering motif garis-garis yang sempat populer sekitar 15-20 tahun lalu, tapi kini populer lagi dan mendapat sentuhan baru sehingga lebih minimalis dan keren,” ujarnya.

    3. Punya Kualitas Premium

    Memasang wallcovering mampu membuat ruangan jadi terkesan mewah dan elegan. Ditambah bahan yang digunakan memiliki kualitas premium di kelasnya, sehingga tidak mudah rusak bahkan tahan terhadap api.

    Sebastian mengingatkan wallcovering dan wallpaper memiliki perbedaan yang signifikan. Menurutnya wallpaper sudah ‘jadul’ dan banyak ditinggalkan orang karena mudah rusak. Kini banyak yang sudah beralih ke wallcovering karena punya kualitas terbaik.

    “Ketika berbicara tentang wallcovering, banyak orang yang berpikir itu adalah wallpaper. Padahal wallpaper sudah ketinggalan zaman, sangat rapuh, mudah rusak, dan gampang lepas dari dinding,” jelas Sebastian.

    “Saat ini, wallcovering banyak dipilih orang karena punya kualitas yang terbaik, anti api, dan anti bakteri, sehingga aman digunakan untuk hunian atau komersial,” paparnya.

    4. Ramah Lingkungan

    Keunggulan lain yang dimiliki wallcovering adalah ramah lingkungan. Sebastian mengungkapkan seluruh produk wallcovering milik J. Josephson telah memiliki sertifikasi Environmental Product Declaration (EPD) dan Health Product Declaration (HPD) Amerika Serikat.

    Selain itu, sudah banyak produk wallcovering yang kini mengusung VOC (Volatile Omission Compounds) rendah. Artinya, saat memasang wallcovering di dalam ruangan maka tak akan tercium aroma material yang dapat mengganggu kenyamanan penghuni.

    “Jadi kalau masuk ke salah satu ruangan yang baru dipasang wallcovering, terkadang tercium aroma dari material atau lem yang tidak nyaman di hidung. Namun karena sudah rendah VOC maka tidak akan mencium aroma yang terlalu menyengat. Hal ini tentu sangat baik untuk kenyamanan dan juga kesehatan,” pungkas Sebastian.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Yang Mau Bangun Rumah, Ini Kisaran Harga Bata Merah Berbagai Ukuran


    Jakarta

    Saat membangun rumah, pemilik perlu menyiapkan material untuk membangun bagian dinding. Salah satu bahan yang sering digunakan adalah batu bata merah.

    Bata merah merupakan bahan dinding yang terbuat dari tanah liat. Tanah liat itu dibentuk, lalu dibakar dengan suhu yang tinggi.

    Bahan ini mudah didapatkan di toko bangunan maupun melalui marketplace. Nah, sebaiknya pemilik rumah cari tahu dulu kisaran harga bata merah di pasaran.


    Kisaran Harga Bata Merah

    Harga bata merah bervariasi tergantung jenis dan ukurannya. Pemilik rumah bisa memilih sesuai kebutuhan.

    Lalu, pembeliannya bisa dihitung secara satuan maupun eceran. Namun, penjual biasanya menetap jumlah minimum yang harus dibeli.

    Berikut ini harga bata merah di sejumlah toko bangunan online berdasarkan pantauan detikProperti di e-commerce, Kamis (13/11/2025).

    Bata Merah Eceran

    • Bata merah 20 x 10 x 5 cm: Rp 651/buah
    • Bata merah 16 x 8 x 4 cm: Rp 550-635/buah
    • Bata merah 17 x 8,5 x 4 cm: Rp 600/buah
    • Bata merah jumbo 20 x 10 x 5 cm: Rp 700-895/buah
    • Bata merah press 19 x 9 x 3,5 cm: Rp 490/buah
    • Bata merah press 18 x 8 x 4 cm: Rp 550/buah
    • Bata merah press jumbo 20 x 10 x 5 cm: Rp 800-950/buah
    • Bata merah press jumbo 18 x 10 x 4,5 cm: Rp 600/buah

    Bata Merah Paket

    • Bata merah 16 x 8 x 4 cm: Rp 635.000/1.000 buah
    • Bata merah 16 x 8 x 4,5 cm: Rp 4.935.000/10.000 buah
    • Bata merah jumbo 19 x 9 x 4 cm: Rp 601.000/1.000 buah
    • Bata merah jumbo 20 x 10 x 5 cm: RP 4.399.000/6.000 buah
    • Bata merah press 21 x 10 x 4 cm: RP 480.000-500.000/1.000 buah
    • Bata merah press 16 x 18 x 4 cm: RP 4.800.000/10.000 buah
    • Bata merah press jumbo 24 x 12 x 5,5 cm: RP 1.200.000/1.000 buah

    Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah

    Salah satu keunggulan bata merah adalah harganya yang cenderung terjangkau. Namun, ada hal lain yang perlu dipertimbangkan oleh pemilik rumah sebelum beli bata merah.

    Dikutip dari catatan detikProperti, berikut ini kelebihan dan kekurangan dari bata merah.

    Kelebihan

    • Tahan lama
    • Dapat menahan panas
    • Estetik untuk desain tradisional dan modern
    • Ramah lingkungan.

    Kekurangan

    • Bobotnya cukup berat
    • Mudah menyerap air
    • Membutuhkan banyak waktu untuk pemasangannya
    • Fluktuasi suhu udara bisa sebabkan terjadinya keretakan.

    Itulah kisaran harga bata merah sesuai ukurannya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com