Tag: rapikan kasur

  • Ternyata Jangan Langsung Rapikan Kasur Ketika Bangun Tidur, Ini Akibatnya



    Jakarta

    Apa yang biasanya dilakukan orang ketika bangun tidur? Bagi mereka yang terbiasa rajin, merapikan tempat tidur menjadi hal utama yang langsung dilakukan setelah itu baru melakukan aktivitas lain. Namun, hal tersebut justru tidak dianjurkan, loh! Kok, bisa ya?

    Dikutip dari situs Real Simple,=, faktanya ketika bangun tidur disarankan untuk jangan langsung merapikan atau membersihkan tempat tidur. Mengapa demikian? Sebab, tungau debu yang ada di kasur dapat tumbuh di tempat yang lembap, termasuk tempat tidur yang baru saja ditiduri semalaman.

    CEO MattressNextDay Martin Seeley menjelaskan bahwa rata-rata manusia berkeringat sebanyak 500 mililiter per malam sehingga tempat tidur menjadi lembap dan cocok bagi tungau berkembangbiak pada pagi hari.


    “Oleh sebab itu, penting untuk membiarkan tempat tidur setidaknya selama 30 menit agar sirkulasi udara lebih baik. Hal ini dapat mengurangi kelembapan secara menyeluruh di tempat tidur,” kata Seeley.

    Tungau debu yang hinggap pada tempat tidur dapat berbahaya bagi kesehatan manusia. Menurut American Lung Association, kotoran dari tungau debu dapat memicu reaksi fisik, seperti flu, mata berair, hingga bersin. Hal itu didapat dari sisa-sisa kotoran mereka yang menempel pada seprai yang kemudian dihirup manusia.

    Sebaiknya, ketika bangun pada pagi hari, bukalah seprai sebentar atau biarkan. Lalu, nyalakan kipas angin dan buka jendela untuk meningkatkan sirkulasi udara. Jadi, ketika bangun tidur tunda dulu merapikan tempat tidurnya, ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Seberapa Sering Harus Cuci Seprai? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Seprai merupakan pelindung kasur yang lama kelamaan bisa saja jadi sarang kuman, debu, maupun sel kulit mati. Maka dari itu, menyuci seprai perlu dilakukan agar tidak menjadi sarang kuman.

    Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah seberapa sering cuci seprai harus dilakukan? Sebenarnya, hal ini sangat tergantung dari pemilik kamar.

    Para ahli kesehatan menyarankan setidaknya ganti seprai setiap satu atau dua minggu sekali. Dilansir dari Cleveland Clinic, dermatologist atau dokter kulit Sean McGregor menyarankan untuk mengganti seprai setiap seminggu sekali, namun untuk bantal dan selimut bisa dicuci setiap beberapa bulan sekali. Hal ini untuk membatasi jumlah kuman dan organisme kecil lainnya di kasur.


    Nah, ada beberapa faktor yang memengaruhi seberapa sering mencuci seprai. Apabila pemilik kamar memiliki asma, sering berkeringat, kondisi cuaca panas atau lembap, hewan peliharaan tidur di kasur yang sama, maupun baru sembuh sakit, sebaiknya lebih sering mencuci seprai.

    Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa seprai harus segera dicuci, yaitu:

    – Seprai terasa lengket
    – Ada noda
    – Bau tidak sedap
    – Ada kotoran atau serangga yang mengiritasi kulit

    Cara Menjaga Kasur Tetap Bersih

    dr. McGregor memberikan beberapa tips untuk menjaga agar kasur tetap bersih. Berikut ini informasinya.

    1. Rutin Ganti Seprai

    Mengganti seprai setiap seminggu atau dua minggu sekali bisa menjaga kasur tetap bersih. Untuk bantal dan selimut bisa dicuci setiap enam bulan sekali atau ketika diperlukan.

    2. Cuci Pakai Air Panas

    Tips selanjutnya adalah cuci dengan air panas. Air panas bisa membunuh tungau debu dan membuat seprai lebih bersih.

    3. Jangan Langsung Rapikan Kasur saat Bangun Tidur

    Disarankan, jangan langsung merapikan kasur sesudah bangun tidur. Berikan waktu agar keringat kering terlebih dahulu.

    “Ini akan mengurangi kelembapan yang dibutuhkan tungau debu dan bakteri untuk berkembang,” kata dr. McGregor, dikutip dari Cleveland Clinic, Rabu (27/8/2025).

    4. Bersihkan Kasur

    Seperti bantal dan guling, kasur juga perlu dibersihkan setidaknya setiap enam bulan sekali. Gunakan penyedot debut untuk menghilangkan kotoran di kasur dan kebut permukaan kasur untuk menghilangkan tungau debu maupun sel kulit mati.

    Manfaat Seprai Bersih

    Mencuci seprai setidaknya seminggu sekali memiliki beberapa manfaat, seperti meningkatkan kualitas tidur, mengurangi gejala alergi, mengurangi ketidaknyamanan, menghilangkan bau dan noda, serta memastikan kulit yang lebih sehat.

    Itulah informasi mengenai seberapa sering seprai harus dicuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com