Tag: real estate

  • 3 Warna Cat Dinding yang Bisa Dongkrak Harga Jual Rumah


    Jakarta

    Warna cat dinding bisa mempengaruhi harga penjualan rumah. Tak heran, sebelum menjual rumah terkadang pemiliknya merenovasi atau mengecat ulang dinding agar lebih menarik.

    Nah, ada beberapa warna cat yang bisa membantu meningkatkan penjualan rumah. Contohnya seperti warna-warna netral seperti putih abu-abu.

    Dilansir dari The Spruce, Selasa (10/9/2024), berikut ini warna cat yang bisa dongkrak harga jual rumah.


    Abu-abu

    Menurut Managing Broker di Southwestern Real Estate, Sarah Goss, tidak ada jaminan bahwa suatu warna tertentu bisa mendongkrak harga rumah. Namun, memperhatikan nuansa yang menyenangkan akan sangat membantu.

    “Warna yang terpolarisasi atau menyinggung akan menurunkan eksposur Anda dan kemungkinan besar akan menghasilkan harga yang lebih rendah,” jelasnya, dikutip dari The Spruce.

    Maka dari itu, pilihan warna netral dan halus seperti abu-abu aman dan hampir selalu terlihat indah di sebuah ruangan.

    Putih

    Pengembang Real Estate, Jose Berlanga mengatakan, warna cat yang paling populer dan menarik hampir selalu putih dan nuansa terang. Warna tersebut dinilai hampir tidak pernah gagal mendongkrak nilai rumah.

    “Warna-warna tersebut dapat membuat ruangan atau ruang apa pun tampak lebih besar dan lebih terbuka daripada pilihan lain, dan warna-warna tersebut cocok dengan desain, gaya, dan arsitektur apa pun,” katanya.

    Beige

    Warna beige atau warna-warna alami mungkin memang kurang menarik, namun aman dan efektif saat rumah dijual. “Nuansa alami bumi akan bertahan lama,” kata Berlanga.

    Maka dari itu, kamu tidak perlu cemas untuk mengecat ulang atau terlalu memikirkan warna dinding saat ingin menjual rumah. Ada berbagai nuansa yang bisa kamu pilih dengan warna beige, ada yang kekuningan, kecokelatan, atau keabu-abuan. Kamu bisa menyesuaikan nuansa mana yang paling cocok dengan fitur-fitur di rumah.

    Itulah beberapa warna yang dinilai bisa dongkrak harga penjualan rumah. Namun perlu diingat, cat dinding bukanlah satu-satunya faktor untuk meningkatkan harga rumah, masih ada faktor-faktor lainnya. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Pernah Dengar Flipper Properti? Pengertian dan Cara Kerjanya


    Jakarta

    Investasi di sektor properti bisa sangat menguntungkan bila dilakukan dengan tepat. Salah satunya adalah dengan melakukan ‘flipping’ properti.

    Flipping properti kerap dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat, biasanya dalam beberapa bulan hingga setahun. Sebelum membahasnya lebih lanjut, yuk ketahui lebih lanjut apa itu flipper maupun flipping properti.

    Apa Itu Flipper Properti?

    Flipping properti adalah strategi investasi di mana investor membeli properti dengan harga murah, melakukan renovasi atau perbaikan, dan kemudian menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi. Pelaku yang melakukan flipping properti ini disebut dengan flipper. Metode ini sangat populer di kalangan investor real estate yang mencari keuntungan cepat dibandingkan menahan properti untuk disewakan dalam jangka panjang.


    Cara Kerja Flipper Properti

    Untuk melakukan flipping properti, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan dilakukan. Berikut ini informasinya.

    Persiapkan Modal yang Cukup

    Flipping properti memerlukan modal yang cukup besar, karena kamu harus membeli properti dan membiayai renovasi sebelum menjualnya kembali, pastikan kamu memiliki sumber pendanaan yang stabil, baik dari tabungan pribadi, pinjaman bank, atau kredit renovasi. Hitung semua biaya termasuk pembelian, renovasi, biaya penjualan, dan pajak.

    Riset Pasar Properti

    Melansir situs Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, langkah ini sangat penting sebelum membeli properti. Melihat ketidakpastian pasar akhir-akhir ini, beberapa flipper memilih untuk menurunkan harga demi mengurangi peningkatan biaya modal. Kamu perlu memahami pasar lokal dengan baik, termasuk area yang sedang berkembang, harga properti di wilayah tersebut, serta permintaan dari pembeli potensial.

    Temukan Properti yang Tepat

    Cari properti yang dijual di bawah harga pasar, seperti properti lelang, rumah tua, atau properti dengan pemilik yang ingin menjual cepat. Properti yang membutuhkan perbaikan kosmetik biasanya lebih ideal untuk flipping daripada properti dengan kerusakan struktural besar, karena biaya renovasinya lebih rendah.

    Menghitung Potensi Keuntungan

    Sebelum membeli, pastikan kamu menghitung dengan cermat berapa besar potensi keuntungan setelah properti direnovasi dan dijual kembali.

    Renovasi dengan Fokus pada Nilai Jual

    Renovasi adalah bagian krusial dalam flipping properti, jangan terlalu boros dalam memperbaiki properti, fokuslah pada renovasi yang meningkatkan nilai jual seperti memperbaiki dapur, kamar mandi, memperbarui lantai, atau menambah estetika eksterior. Buat perbaikan yang menarik minat pembeli, tetapi tetap sesuai anggaran.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com