Tag: real simple

  • Seberapa Sering Jendela Rumah Perlu Dibersihkan? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Jendela merupakan salah satu bagian dari rumah yang paling cepat kotor, terutama jendela bagian luar. Jika jarang dibersihkan, ada banyak partikel debu dan kotoran yang menempel di kaca jendela.

    Meski jendela bagian dalam tidak sekotor area luar, tapi bukan berarti jarang dibersihkan. Sebab, debu dan kotoran yang menumpuk dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah, seperti timbul kulit gatal dan gangguan pernapasan.

    Oleh sebab itu, penting untuk membersihkan jendela rumah secara berkala. Lantas, seberapa sering jendela harus dibersihkan? Simak penjelasan dari para ahli dalam artikel ini.


    Seberapa Sering Jendela Harus Dibersihkan?

    Jendela rumah memang perlu dibersihkan secara rutin. Namun, seberapa sering jendela harus dibersihkan?

    Dilansir situs Real Simple, jendela bagian luar rumah perlu dibersihkan dua kali dalam setahun. Artinya, kaca dan bingkai jendela dapat dibersihkan setiap enam bulan sekali.

    Lain halnya dengan jendela bagian dalam yang perlu dibersihkan secara berkala, terutama bagi pemilik rumah yang memiliki hewan peliharaan. Soalnya, bulu-bulu hewan bisa beterbangan dan menempel di kaca jendela.

    Selain itu, lingkungan rumah yang kotor dan penuh polusi membuat kaca jendela harus rutin dibersihkan agar tidak ada partikel debu yang menempel serta menumpuk hingga tebal.

    Disarankan untuk membersihkan jendela bagian dalam setiap sebulan sekali. Apabila tak sampai sebulan kacanya sudah kotor dan berdebu, maka jendela harus dibersihkan lebih sering lagi minimal dua minggu sekali.

    Waktu yang Tepat Membersihkan Jendela

    Ternyata, ada waktu tertentu untuk membersihkan jendela rumah. Pakar kebersihan dari AspenClean Alicia Sokolowski mengatakan waktu yang tepat untuk membersihkan jendela adalah saat pagi atau sore hari.

    “Pagi-pagi sekali atau sore hari adalah waktu terbaik, terutama untuk jendela eksterior,” kata Alicia.

    Alicia juga menyarankan untuk membersihkan jendela ketika cuaca sedang mendung. Mengapa demikian?

    “Hari yang mendung juga ideal. Hal ini untuk mencegah sinar matahari mengeringkan cairan pembersih terlalu cepat sebelum Anda sempat mengelapnya, sehingga mengurangi goresan,” jelasnya.

    Pada intinya, Alicia mengimbau untuk menghindari sinar matahari langsung ketika membersihkan jendela. Sebab, cairan pembersih dapat menguap lebih cepat dan berisiko meninggalkan goresan.

    Hal Ini yang Bikin Jendela Harus Rutin Dibersihkan

    Selain karena memelihara hewan dan faktor lingkungan yang kotor, ada hal lainnya yang membuat jendela rumah harus rutin dibersihkan. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut penyebabnya:

    1. Pohon dan Dedaunan

    Apabila halaman rumah ditumbuhi banyak pohon, bunga, semak, dan dedaunan maka jumlah serbuk sari, getah, serta kotoran lainnya dapat menempel di jendela. Kondisi ini membuat jendela akan cepat kotor meski sudah dibersihkan secara rutin.

    2. Aktivitas Serangga

    Munculnya serangga di rumah dalam jumlah banyak bukan pertanda baik. Sebab, aktivitas serangga seperti laba-laba dan cicak dapat mengotori jendela.

    Laba-laba bisa membuat sarangnya di bagian atas jendela atau di dalam gorden yang tebal. Sementara itu, cicak bisa membuang kotorannya secara sembarangan di kaca jendela, sehingga menimbulkan noda hitam kecil.

    3. Air Sadah

    Masih ada beberapa rumah yang menghadapi masalah terhadap air sadah. Kandungan mineral yang terlalu tinggi dapat menyebabkan air meninggalkan noda, terutama pada jendela setelah dibersihkan.

    Namun, masalah air sadah dapat ditangani dengan memasang sistem filter air. Fungsinya untuk mengurangi konsentrasi mineral yang ada di dalam air.

    Itulah penjelasan mengenai seberapa sering jendela rumah harus dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 5 Cara Ampuh Mengusir Tawon yang Bersarang di Rumah, Gunakan Bahan Ini


    Jakarta

    Tawon termasuk serangga yang senang menyengat jika merasa terganggu. Binatang ini terbilang cukup berbahaya bagi manusia, tetapi tak jarang tawon bersarang di dalam maupun di sekitar rumah.

    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.


    Jika tawon membuat sarang di rumah, kamu yang hendak mengusir tawon pun jadi khawatir bakal tersengat. Lantas, bagaimana cara aman usir tawon?

    Ada lho cara efektif untuk mengusir tawon tanpa membuang sarangnya sehingga tak akan tersengat. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan tertentu sebagai senjata utamanya. Simak cara dan bahan-bahan yang dipakai pada uraian di bawah ini.

    Cara Ampuh Mengusir Tawon

    Untuk mengusir tawon yang bersarang di rumah, kamu dapat mengikuti sejumlah bahan dan cara berikut yang dikutip dari laman Good Housekeeping. Dengan cara ini juga, serangga tersebut tidak akan datang kembali ke rumah.

    1. Semprotkan Air Sabun

    Air sabun menjadi bahan efektif untuk mengusir tawon di rumah. Untuk membuatnya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring dan air ke dalam botol semprot lalu kocok sampai rata.

    Kamu bisa menyemprotkan campuran sabun dan air ini ke sarang tawon dari jarak jauh. Atau jika letak sarangnya di luar jangkauan, kamu dapat merobohkannya terlebih dulu dengan sapu. Setelah terjatuh, langsung semprotkan larutan ini ke sarangnya.

    Larutan air sabun ini ampuh karena mampu membuat tawon mati seketika dengan menyumbat pori-pori pernapasan atau spirakel mereka.

    2. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka termasuk bahan yang cukup mudah ditemukan di rumah lantaran dapat digunakan untuk masak, membuat kue, hingga sebagai campuran untuk larutan pembersih. Di sisi lain, cuka bisa dipakai juga untuk mengusir tawon lho.

    Asam asetat yang dikandung cuka memiliki bau yang khas. Mencampurkannya dengan air dapat menghasilkan larutan yang efektif untuk memikat tawon serta membunuhnya.

    Campurkan cuka masak atau cuka apel, gula, dan air ke dalam mangkuk lalu aduk rata. Kemudian letakkan larutan ini di dekat sarang tawon. Nantinya, tawon bisa terperangkap dan tenggelam di larutan ini.

    3. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Menurut sebuah penelitian, kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai ampuh mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, kamu dapat mencampurkan beberapa tetes masing-masing minyak ini dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, kamu dapat menggunakannya sendiri. Larutkan minyak cengkeh dan sabun sedikit sabun cuci piring, kemudian aduk rata. Larutan ini juga bisa disemprotkan ke sarang tawon untuk mengusirnya.

    Aroma yang kuat dari cengkeh mampu bekerja selayaknya pengusir serangga. Dengan aromanya pula, tawon akan langsung meninggalkan sarangnya.

    4. Gunakan Cengkeh Utuh

    Selain minyak esensialnya, cengkeh utuh juga dapat dimanfaatkan lho. Kamu dapat meletakkan atau menggantungkan biji cengkeh ini di dekat sarang atau di area yang kerap dilalui tawon.

    Caranya dengan memasukkan beberapa cengkeh utuh ke dalam kantong plastik atau tempelkan cengkeh ke dalam lemon lalu letakkan atau gantungkan di lokasi yang strategis.

    5. Taburkan Bedak Bayi

    Bedak bayi dapat digunakan juga untuk mengusir tawon dari sarangnya. Serangga ini tidak menyukai aroma dari bedak bayi sehingga dapat membuatnya kabur.

    Kamu dapat menaburkan bedak bayi di sarang tawon atau menaburkannya di area yang sering serangga ini datangi.

    Selain sejumlah cara di atas, kamu juga dapat menutup rapat tong sampah maupun tempat daur ulang sampah yang ada di sekitar rumah. Bahan makanan juga harus ditutupi karena serangga penyengat ini menyukai makanan yang manis-manis.

    (azn/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jurus Jitu Atur Barang di Kamar Tidur Supaya Selalu Terlihat Rapi


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan salah satu ruangan di rumah yang sering digunakan untuk berbagai aktivitas. Mulai dari tidur, mengganti baju, bersantai, hingga belajar dilakukan di kamar ini.

    Hal ini yang membuat kamar tidur kerap tampak berantakan meski sudah dirapikan dengan rutin. Biasanya kamar bia berantakan karena ada tumpukan pakaian dan barang-barang berserakan di sekitar kamar.

    Nah, kalau merasa capek atau tidak sempat untuk merapikan kamar, kamu bisa menerapkan beberapa metode mengatur kamar supaya rapi lebih lama. Sebelum mengaturnya, kamu harus tahu fungsi kamar tidur tersebut.


    Apakah kamar tersebut hanya untuk tempat beristirahat atau juga difungsikan sebagai ruang kerja. Kamar yang multifungsi tentu akan diisi dengan barang yang lebih banyak sehingga memerlukan cara yang berbeda dalam mengaturnya.

    Seberapa Sering Merapikan Kamar Tidur?

    Carrie Ypma, seorang expert organizer dan pendiri Clutter Keeper, mengatakan bahwa kamar tidur harus dirapikan setiap hari agar rapi dan tidak berantakan.

    “Menyisihkan waktu beberapa menit setiap hari untuk mengambil barang-barang yang berantakan dan mengembalikannya ke tempat semula bisa mencegah kekacauan menumpuk,” kata Ypma, dikutip dari Real Simple, Jumat (28/6/2024).

    Kegiatan merapikan kamar tidur ini sebaiknya dijadikan kebiasaan sehingga bisa meminimalisasi rasa malas saat mengerjakannya. Saat sudah menjadi kebiasaan, kita akan otomatis merapikan kamar tidur tanpa merasa terpaksa.

    Cara Mengatur Kamar Tidur

    Berikut cara-cara yang harus kamu lakukan dalam merapikan kamar tidur.

    1. Sortir dan Singkirkan Barang yang Tak Terpakai

    Semakin sedikit barang di kamar, semakin sedikit pula yang harus dibersihkan dan diatur. Jadi, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menyortir dan menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi.

    Agar tidak bingung, bagi barang-barang menjadi tiga kategori, yaitu simpan, buang, dan sumbangkan. Dengan membagikan barang ke tiga kategori tersebut, kamu bisa menentukan mana barang yang sekiranya masih ingin dipakai, mana yang ingin dibuang, dan mana yang bisa disumbangkan.

    2. Kategorikan Barang-Barang di Laci

    Laci merupakan bagian kamar yang sering berantakan. Laci yang berantakan tak jarang membuat kita kesulitan menemukan barang. Alhasil, waktu kita juga bisa terbuang sia-sia.

    Nah, karena itu, gunakan pembatas laci yang bisa membuatmu dengan mudah membagi dan mengkategorikan barang-barang di dalamnya. Pembatas laci ini bisa kamu buat sendiri dari karton atau dibeli di toko-toko.

    3. Gunakan Toples atau Kotak untuk Menyimpan Barang di Atas Meja

    Kamu bisa menggunakan kontainer atau kotak untuk menyimpan barang-barang yang berantakan di atas permukaan meja. Barang-barang yang berantakan ini kerap mengurangi keindahan kamar. Nah, karena itu, simpan barang-barang ke dalam kotak atau toples sehingga kamar bisa jadi lebih rapi.

    4. Maksimalkan Ruang Penyimpanan di Bawah Tempat Tidur

    Kolong tempat tidur juga bisa kamu gunakan untuk meminimalisasi kekacauan di dalam kamar. Simpan barang-barang yang jarang kamu pakai di kolong tempat tidur sehingga lemarimu hanya diisi dengan barang-barang yang sering dipakai saja.

    Demikianlah cara mengatur kamar tidur agar rapi lebih lama. Semoga informasinya bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Posisikan Tempat Tidur di Kamar Supaya Estetik dan Fungsional


    Jakarta

    Posisi tempat tidur menentukan estetika dan fungsionalitas kamar tidur. Kalau sampai salah menentukan posisi tempat tidur, bisa-bisa kamar tidur malah terlihat sempat dan tidak proporsional.

    Nah, justru posisi tempat tidur yang sesuai akan membantu membuat suasana kamar tidur lebih nyaman untuk istirahat. Lalu, bagaimana cara memposisikan tempat tidur yang tepat?

    Ayo simak tips posisikan tempat tidur di kamar berikut ini, dikutip dari Real Simple, Jumat (28/6/2024).


    Tips Posisikan Tempat Tidur di Kamar

    1. Pilih Tempat Tidur Sesuai Ukuran Kamar

    Menurut desainer interior dan founder House of Honey, Tamara Honey, memilih ukuran tempat tidur yang tepat sangat penting. Setidaknya jarak minimum di samping tempat tidur sekitar 30 inci dan 36 inci dari kaki tempat tidur.

    2. Jangan Taruh Tempat Tidur di Pojok

    Menurut Honey, dengan menempatkan tempat tidur di bagian pojok bisa menimbulkan beberapa tantangan fungsionalitas, seperti hilangnya tempat penyimpanan dan membatasi aksesibilitas. Namun jika luas ruangan terbatas, maka menempatkan tempat tidur di pojok ruangan bisa menjadi pilihan yang tepat.

    Jangan lupa untuk menggunakan tempat penyimpanan di bawah tempat tidur dan sandaran kepala yang bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan.

    3. Tempat Tidur Terlihat saat Masuk ke Kamar

    Menempatkan tempat tidur menghadap pintu masuk kamar bisa menjadi pilihan, sehingga kamu bisa melihat keseluruhan desain dalam sekejap. Kamu bisa menggunakan sandaran kepala yang bagus, dekorasi karya seni, atau wallpaper yang indah agar terlihat lebih menarik.

    “Kamu bisa merasakan keseluruhan ruangan dan itu membuatnya begitu menarik dan hampir terasa seperti sebuah destinasi,” ujar desainer interior Kate Dawson, dikutip dari Real Simple.

    Itulah beberapa hal yang bisa dipertimbangkan dalam mengatur posisi tempat tidur di kamar. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jurus Jitu Hilangkan Bau Rokok di Rumah Beserta Cara Cegahnya


    Jakarta

    Sebagian masyarakat yang perokok mungkin suka merokok di sekitar rumah. Padahal, bau rokok bisa menempel di permukaan barang-barang di rumah sehingga membuat penghuni lainnya merasa terganggu.

    Bau rokok yang menempel pada benda-benda di rumah biasanya sulit dibersihkan. Namun, tenang saja ada cara untuk menghilangkan bau rokok di rumah.

    Yuk, simak tips menghilangkan bau rokok berikut ini yang dilansir dari Real Simple, Jumat (5/7/2024).


    Tips Menghilangkan Bau Rokok di Rumah

    1. Perbanyak Ventilasi

    Sebelum menggunakan bahan pembersih, kamu bisa mencoba untuk meningkatkan sirkulasi udara dengan membuka semua jendela dan pintu agar dapat membantu menghilangkan bau asap rokok. Gunakan juga kipas angin untuk menyedot asap rokok.

    2. Bersihkan Asbak Rokok

    Kamu bisa langsung membuang semua sisa puntung rokok dan abu rokok ke tempat sampah untuk mengurangi bau asap rokok di dalam rumah.

    3. Cuci Aksesori

    Cara menghilangkan bau asap di rumah adalah mencuci aksesori yang terkena seperti perabotan atau hiasan. Cuci aksesori yang dapat dicuci dengan detergen biasa dan tambahkan baking soda untuk membantu menghilangkan bau asap dari rumah.

    4. Gunakan Cuka

    Cuka adalah bahan alami yang dapat membantu menyerap bau, termasuk bau asap. Kamu mencampur dengan air lalu masukkan ke dalam botol semprotan. Lalu, kamu tinggal semprotkan ke ruangan dan furniture yang bau asap rokok.

    5. Gunakan Baking Soda

    Baking soda adalah bahan alami yang bisa membantu menyerap bau asap rokok. Cukup taburkan baking soda ke furnitur yang terkena bau asap rokok, lalu biarkan selama beberapa jam lalu sedot debu untuk menghilangkan sisa baking soda serta bau asap rokok.

    Cara Mencegah Bau Asap Sejak Awal

    1. Jangan merokok di dalam ruangan.

    2. Batasi asap rokok agar tetap di satu ruangan dengan menutup pintu seluruh rumah.

    3. Gunakan pembersih udara dan ganti filter secara teratur.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Kesalahan Ini Bikin Rumah Bau, Pengharum Ruangan Pun Nyerah!


    Jakarta

    Rumah yang bersih dan rapi bisa bikin penghuni merasa nyaman tinggal di dalamnya, apalagi kalau aroma rumah wangi dan segar. Namun, kebiasaan buruk yang sering dilakukan penghuni rumah bisa bikin rumah bau tidak sedap.

    Bahkan, pengharum ruangan pun tidak cukup menutupi bau rumah. Nah, daripada mengandalkan pengharum ruangan saja, sebaiknya mengatasi bau tersebut langsung pada sumbernya.

    Lalu, apa saja kesalahan yang bisa bikin rumah bau? Simak penjelasan berikut ini yang dikutip dari Real Simple, Jumat (5/7/2024).


    Kesalahan yang Bikin Rumah Bau

    1. Jarang Membuang Sampah

    Salah satu penyebab utama rumah bau adalah makanan yang membusuk yang bisa menjadi masalah jika kamu tidak memiliki saluran pembuangan di wastafel. Sebelum memasang kantong sampah baru, mungkin juga sudah saatnya membersihkan tong sampahmu.

    Semprotkan pembersih serbaguna pada sehelai kertas dan lap bersih. Jangan lupa memeriksa semua tempat sampah di rumah tanpa terkecuali.

    Trik untuk mengurangi bau tak sedap dari tong sampah adalah melapisi bagian bawahnya dengan beberapa lapisan koran. Dengan dilapisi koran, tumpahan sampah yang berbau akan terserap sehingga bisa meminimalisasi munculnya bau tak sedap.

    2. Tidak Membersihkan Kulkas

    Salah satu bagian rumah yang sering kita abaikan untuk dibersihkan adalah bagian dalam kulkas. Tumpahan kecil, kebocoran dari wadah makanan, atau hanya makanan yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa bisa menjadi sumber bau tak sedap jika tidak segera ditangani.

    Untuk membersihkan kulkas dengan benar, sebaiknya keluarkan semua rak dan cuci dengan air panas dan sabun. Kemudian lap bagian dalam kulkas dengan campuran cuka putih, baking soda, dan air. Lakukan ini setidaknya empat kali setahun, tetapi bersihkan tumpahan segera setelah terjadi.

    3. Membiarkan Handuk Berjamur

    Handuk yang terlalu lembap bisa menyebabkan jamur dan bakteri tumbuh di handuk. Bersihkan handuk dengan detergen berkualitas dan cuka atau baking soda pada siklus panas. Untuk mencegah hal ini terjadi di masa depan, jemur handuk setelah digunakan agar kering sempurna.

    Selain itu, kamar mandi bisa menjadi tempat berkembang biak jamur. Jika ada jendela di sana, coba buka ketika kamu sedang tidak mandi dan jangan lupa menyalakan kipas jika kamu memilikinya.

    4. Jarang Bersihkan Debu

    Jika rumahmu tidak benar-benar berbau buruk, tetapi mungkin saja tidak segar, kamu mungkin perlu membersihkannya secara menyeluruh dengan menyapu dan menghisap debu. Debu adalah campuran bakteri, sel-sel kulit mati, serbuk sari, kotoran, dan hal-hal lain di atmosfer, yang juga bisa menimbulkan bau tak sedap di rumah.

    5. Jarang Bersihkan Karpet dan Tikar

    Karpet dan tikar bisa menyimpan bau, terutama jika kamu memiliki hewan peliharaan. Jika hanya menghisap debu tidak cukup, coba berikan produk penyegar karpet yang aman di atas tikar, biarkan selama lima belas menit, lalu sedot dengan vacuum.

    Jika kamu memiliki karpet atau tikar yang bisa dicuci, bersihkanlah secara teratur sesuai petunjuk pabrik. Di sisi lain, jika kamu memiliki karpet berukuran besar, kamu mungkin perlu menggunakan layanan profesional untuk membersihkannya secara menyeluruh.

    Bau kaki yang tidak sedap adalah hal lumrah bagi banyak dari kita. Ini biasanya terjadi karena sepatu kita terkontaminasi oleh molekul bau yang tidak sedap.

    Ketika sejumlah besar sepatu mulai menumpuk di pintu masuk, itu menciptakan bau yang tidak terlihat. Pertimbangkan untuk menyimpannya di dalam lemari tertutup atau keranjang setidaknya untuk mengendalikan bau.

    Selain itu, rajinlah menyucinya secara rutin agar bau tak sedap benar-benar menghilang.

    7. Tidak Merawat Tanaman Hias

    Tanaman hias di dalam rumah yang kurang terawat bisa menimbulkan bau. Pembusukan akar, yang disebabkan oleh terlalu banyak air, akan membuat rumah berbau.

    Jika sudah begini, kamu perlu mengeringkan pot tanaman dan melakukan triase, tergantung pada jenis tanaman yang kamu miliki.

    8. Jarang Memandikan Hewan Peliharaan

    Meski memelihara hewan di rumah menyenangkan, bau alami mereka umumnya tetaplah tidak mengenakkan. Terkadang rumahmu bisa berbau seperti anjing atau kucing. Kamu bisa memandikannya sendiri atau membawanya ke salon hewan.

    Itulah kesalahan-kesalahan yang bisa bikin rumah bau. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 5 Hal Ini Kalau Rumah Kamu Nggak Mau Terlihat Kotor


    Jakarta

    Buat kamu yang sibuk sehingga tidak bisa punya banyak waktu untuk membersihkan rumah, bisa coba tips berikut ini. Sebab, ada beberapa hal di rumah yang justru bikin rumah kamu terlihat kotor.

    Adanya debu atau kotoran di rumah memang hal yang wajar terjadi. Namun, banyaknya debut juga bisa terjadi dari desain rumah yang dipilih.

    Nah, berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu hindari agar rumah tidak mudah terlihat kotor.


    Cat dengan Hasil Akhir Glossy

    Cat dinding dengan hasil akhir glossy memang cantik, namun hal itu bisa menarik kotoran. Sebab, cat glossy bisa lebih mudah menampakkan sidik jari, goresan, corengan.

    Lantai dan Kabinet Dapur Berwarna Gelap

    Lantai kayu berwarna gelap bisa menjadi pilihan jika rumah kamu memang memakai konsep yang ‘dark’. Namun, lantai kayu gelap bisa membuat rumah tampak kotor dan harus sering dibersihkan karena akan terlihat jelas jika ada kotoran, misalnya jika kamu memiliki rambut berwarna terang atau memakai sepatu di rumah.

    Tak hanya itu, kabinet di dapur yang berwarna gelap juga rentan membuat rumah tampak kotor. Hal itu karena sidik jari, minyak, dan debu lebih mudah terlihat kabinet warna gelap.

    “Pilih lemari dengan warna yang terang atau sedang untuk mencegah penumpukan debu yang terlihat dan pembersihan yang rumit,” kata Founder ADL Interiors Jacqueline Norrise, dikutip dari Real Simple, Minggu (7/7/2024).

    Kabinet Terbuka

    Memiliki kabinet terbuka memang stylish dan memudahkan dalam beraktivitas di dapur. Namun, hal itu juga bisa membuat debu menumpuk sehingga harus sering dibersihkan dan dirapikan.

    Gorden Berlapis-lapis

    Hindari pemakaian gorden dengan desain berlapis atau multi-layered karena cukup sulit untuk dibersihkan. Kamu bisa memilih gorden yang simple dan bisa dicuci di mesin cuci untuk memudahkan perawatan.

    Terlalu Banyak Dekorasi

    Dekorasi yang terlalu banyak kurang cocok untuk kamu yang tidak punya banyak waktu untuk membersihkan rumah. Norrise menyarankan untuk mengurangi dekorasi dan menggunakan hiasan yang berdampak saja.

    “Barang-barang dekoratif yang berlebihan akan menyebabkan seringnya dibersihkan dan selanjutnya berkontribusi terhadap kekacauan visual,” ujarnya.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari agar rumah kamu tidak terlihat kotor. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Lindungi Tanaman di Rumah dari Hama, Mudah!


    Jakarta

    Adanya hama bisa membuat tanaman kamu rusak atau bahkan mati. Tentunya kamu nggak mau kan hal itu terjadi?

    Nah, sebaiknya sebelum menanam tanaman, kamu simak tips beberapa berikut ini untuk menghindari hama yang merusak tanaman. Berikut ini beberapa tipsnya.

    Pasang Pembatas

    Dilansir dari Real Simple, Minggu (7/7/2024), kamu bisa memasang pagar pembatas dari kawat untuk mencegah serangga yang lebih besar, tupai, atau bahkan kelinci yang mau memakan tanaman kamu. Jika kamu memiliki pohon buah, bungkus buah dengan plastik agar tidak dimakan oleh hewan lainnya, misalnya seperti kelelawar.


    Pasang Tanaman Jebakan atau Penghalang

    Kamu bisa membuat jebakan seperti menanam tanaman lain di dekat tanaman kamu. Misalnya, jika kamu memiliki tanaman tomat, kamu bisa menanam bunga nasturtium di dekatnya. Dengan demikian, kumbang atau serangga lainnya akan lebih tertarik ke bunga nasturtium dibandingkan tomat.

    Perhatikan Genangan Air

    Adanya genangan air bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Jangan sampai air yang ada di kebun kamu justru menjadi rumah bagi nyamuk.

    Maka dari itu, kamu harus membersihkan genangan air yang da di taman atau kebun. Misalnya di pot tanaman, kandang burung, atau memotong semak-semak di sekitar kebun.

    Tanam Tanaman Khas Daerah Tertentu

    Menurut Profesor Departemen Entomologi Penn State, John Tooker menanam beragam spesies tanaman asli sesuai dengan daerah masing-masing bisa mendukung komunitas serangga yang kuat. Dengan adanya komunitas tumbuhan dan serangga yang beragam harus mendukung dan menyertakan predator alami yang dapat membantu mengendalikan spesies hama.

    “Saya juga mendorong masyarakat untuk menghindari (pemakaian) insektisida kecuali tidak ada pilihan lain,” ujarnya, dikutip dari The Spruce.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Maksimalkan Sirkulasi Udara Supaya Rumah Terasa Sejuk


    Jakarta

    Rumah yang sehat harus mempunyai sirkulasi udara yang memadai. Dengan memiliki sirkulasi, udara di rumah akan penuh dengan oksigen agar terasa lebih segar dan sejuk.

    Sebaliknya, rumah dengan sirkulasi yang buruk akan terasa pengap, sehingga bisa mengganggu aktivitas di rumah. Mulai dari kualitas tidur yang menurun hingga munculnya gangguan kesehatan mungkin saja terjadi karena udara pengap.

    Lalu, bagaimana cara memaksimalkan sirkulasi udara di rumah? Simak caranya di sini, dikutip dari Real Simple, Selasa (9/7/2024).


    Tips Maksimalkan Sirkulasi Udara

    1. Buka Jendela Rumah

    Tentunya cara paling mudah meningkatkan sirkulasi udara adalah membuka jendela agar udara segar masuk ke dalam rumah. Namun, perlu diperhatikan bahwa udara luar mungkin mengandung polusi. Sebelum membuka jendela, cek kualitas udara di daerahmu masing-masing, ya!

    2. Manfaatkan AC

    Menyalakan AC adalah cara andal untuk meningkatkan aliran udara di seluruh rumah. Pastikan untuk rutin mengganti filter AC setiap bulan guna mencegah masuknya debu dan polutan ke dalam rumah.

    3. Nyalakan Kipas Angin

    Menurut Glory Dolphin, seorang ahli kualitas udara, menyalakan kipas langit-langit atau kipas kotak bisa membantu memperlancar sirkulasi udara di ruangan. Hal ini tidak hanya memberikan efek pendinginan, tetapi juga membantu mengatasi pengap pada ruangan.

    4. Gunakan Kipas Kamar Mandi dan Dapur

    Selain menghilangkan kelembapan, kipas penghisap udara di kamar mandi dan dapur bisa menciptakan tekanan negatif. Ini membantu udara segar masuk dari luar. Jangan lupa tetap menggunakan air purifier atau pemurni udara jika kamu khawatir akan polusi lingkungan.

    5. Teknik Tekanan Negatif dengan Pemanasan Ruangan

    Glory Dolphin merekomendasikan teknik tekanan negatif dengan memanaskan satu ruangan pada suatu hari dengan pintu tertutup, lalu membuka jendela di hari berikutnya. Ini membantu mengeluarkan udara yang sudah ‘basi’ dan membawa udara segar ke dalam rumah.

    6. Gunakan Air Purifier dengan Filter HEPA

    Penggunaan air purifier, terutama yang dilengkapi dengan filter high-efficiency particulate air (HEPA), bisa membantu menyaring polutan dan alergen dari udara. Pastikan untuk memilih pemurni udara yang sesuai dengan kebutuhan rumahmu.

    Itulah cara memaksimalkan sirkulasi udara supaya rumah terasa sejuk. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari Mengecat 5 Bagian Rumah Ini, Ada yang Bisa Sebabkan Kebakaran!


    Jakarta

    Mengecat rumah adalah salah satu cara mempercantik tampilan rumah. Dengan dicat, rumah tersebut sudah memasuki tahap akhir pembangunan atau renovasi. Biasanya bagian yang dicat adalah dinding, pagar, plafon, bingkai jendela. Ada pula perabotan yang dicat, biasanya karena warna asli benda tersebut tidak cocok dengan selera atau ruanganmu.

    Namun, ada beberapa benda di rumah yang tidak bisa dicat. Bukan mempercantik, cat justru merusak permukaannya. Hal ini dikarenakan beberapa material kurang cocok jika diberi lapisan cat di atasnya. Selain itu, ada juga benda yang fungsinya justru bisa terganggu jika dicat.

    5 Benda di Rumah yang Tidak Boleh Dicat

    Melansir Real Simple, Selasa (16/7/2024), berikut 5 benda di rumah yang sebaiknya tidak dicat.


    1. Keramik Lantai

    Keramik sebenarnya sudah memiliki warna dan corak sendiri. Kamu tidak perlu repot untuk mengecatnya. Namun, ada beberapa orang yang ingin berkreasi dan suasana baru sehingga mengecat keramiknya. Menurut seniman dan desainer Elizabeth Sutton menyarankan agar Anda tidak mencoba melakukannya.

    “Jangan pernah mengecat ubin. Tidak akan pernah terlihat bagus,” kata Sutton dikutip dari Real Simple, Senin (20/11/2023).

    Menurutnya, mengecat keramik tidak akan pernah memberikan hasil yang baik. Selain itu, cat pada keramik akan mudah mengelupas dan terlihat tidak rapi. Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan ubin backsplash yang bisa dilepas-pasang agar bisa digonta-ganti dengan lebih mudah dan estetis.

    2. Trim Kayu Alami

    Kayu identik dengan warna coklat, tetapi ada pula yang akhirnya mengecat kayu untuk mendapatkan warna yang diinginkan. Namun, untuk trim kayu, menutupi serat kayu alami dengan cat justru bisa merusak keindahan tekstur kayu itu sendiri. Jika kamu ingin mengubah warna trim kayu, gunakanlah plitur atau pernis. Plitur atau pernis bersifat transparan sehingga memungkinkan keindahan alami kayu tetap terlihat.

    3. Lantai Kayu

    Satu lagi, permukaan kayu yang sebaiknya tidak dicat adalah lantai kayu. Misalnya saja lantai rumah yang sudah tua, bukan membuat tampilannya jadi baru, melainkan lantai bisa rusak dan sulit diperbaiki nantinya. Belum lagi, penggantian lantai akan memakan biaya yang tak sedikit. Jika kamu ingin mengubah warna lantai, pilihan yang lebih aman dan ekonomis adalah dengan menggunakan jasa profesional untuk memernisnya ulang.

    4. Benda-Benda dari Logam, seperti Kenop, Keran, dan Engsel

    Bahan logam, selain mudah korosi ternyata rentan juga apabila dilapisi cat. Mengecat benda-benda dari logam, seperti kenop atau keran, dengan cat bisa menyebabkan cat mudah mengelupas dan tergores.

    Menurut Kat Christie, kontraktor berlisensi dan ahli DIY, mengecat kunci atau pegangan pintu juga bisa menyebabkan masalah serius, termasuk masalah keamanan jika cat masuk ke dalam kunci sehingga menutup jalan masuknya kunci.

    5. Alat Elektronik Rumah Tangga

    Benda berikutnya adalah alat elektronik. Jarang sekali kita melihat orang mengecat alat elektroniknya. Namun, di luar sana pasti ada yang pernah penasaran bagaimana tampilannya jika dicat. Sebelum melakukan hal tersebut, sebaiknya kamu memikirkan kembali karena cara ini justru berbahaya.

    “Secara umum, saya tidak akan mengecat peralatan rumah tangga karena cat bisa mengganggu pengoperasian dan listrik sehingga menimbulkan bahaya kebakaran,” katanya.

    Solusinya adalah mengganti alat-alat elektronik dengan yang baru. Namun, ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka, lebih baik menunggu diskon atau mengumpulkan dana untuk mendapatkan peralatan baru yang aman dan estetis.

    Demikianlah 5 benda di rumah yang sebaiknya tidak dicat. Dengan memahami batasan dalam mengecat benda-benda tertentu di dalam rumah, kamu bisa menjaga keindahan dan fungsionalitas rumah tanpa mengorbankan kesehatan dan keamanan. Semoga informasinya bermanfaat!

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com