Tag: retakan

  • Jangan Diinjak! Begini Cara Ampuh Usir Kaki Seribu Tanpa Bikin Bau



    Jakarta

    Pernah mendadak menemukan barisan kaki seribu merayap di lantai rumah? Hewan kecil ini memang sering muncul tiba-tiba, terutama saat malam hari. Meski tidak berbahaya, banyak orang merasa geli melihat hewan berkaki banyak ini.

    Melansir Australia Plus ABC, kaki seribu atau millipede merupakan hewan invertebrata yang bisa memiliki hingga 350 pasang kaki. Binatang ini aktif di malam hari dan tertarik pada cahaya terang, sehingga sering terlihat di dinding berwarna putih atau lampu rumah.

    Namun, jangan langsung menginjaknya! Menurut pengendali hama asal Australia Selatan, Michael Cutting, kaki seribu yang tergencet bisa mengeluarkan bau menyengat sebagai bentuk pertahanan diri.


    Lalu, bagaimana cara yang tepat mengusir kaki seribu dari rumah tanpa bikin bau? Berikut tipsnya:

    1. Gunakan Semprotan Kimia

    Michael menjelaskan, hambatan kimia dan fisik bisa membantu mengatasi serangan kaki seribu dengan mudah. Gunakan semprotan pembasmi serangga di area yang sering dilewati kaki seribu.Selain itu, pastikan semua celah atau retakan kecil di dinding dan lantai tertutup rapat agar hewan ini tidak bisa masuk.

    2. Bersihkan Sumber Makanan

    Kaki seribu tertarik pada area lembap dan penuh daun busuk. Jadi, singkirkan tumpukan daun atau sampah organik di sekitar rumah agar mereka tidak betah dan mencari tempat lain.

    3. Usir dengan Sapu, Bukan Injak

    Jika menemukan kaki seribu di dalam rumah, sebaiknya sapu keluar daripada diinjak. Menginjaknya justru bisa menimbulkan bau menyengat yang bertahan lama.

    Dengan langkah sederhana ini, rumah bisa kembali bersih dan bebas dari hewan melata yang bikin merinding. Jadi, sebelum panik melihat barisan kaki seribu, coba dulu cara-cara di atas ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Kaki Seribu Muncul saat Musim Hujan, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Saat musim hujan, berbagai hewan terkadang muncul di rumah, salah satunya kaki seribu. Hewan yang satu ini sebenarnya tidak berbahaya bagi manusia tapi ada saja penghuni rumah yang ingin mengusirnya.

    Dikutip dari Southern Living, kaki seribu biasanya tinggal di bawah tanah. Mereka menyukai tempat yang lembap dan gelap. Kaki seribu juga tertarik pada tumpukan daun kering, mulsa, hamparan bunga, dan batu di sekitar rumah.

    Tapi, bukan tanpa alasan kaki seribu masuk ke rumah lho. Berikut ini penyebab dan cara mencegah kaki seribu masuk rumah.


    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    Karena kaki seribu menyukai tempat yang sejuk dan lembap, jangan heran kalau mereka tiba-tiba muncul di rumah. Biasanya, karena hujan terlalu lebat menyebabkan lingkungan yang basah membuat mereka mencari tempat berteduh. Kaki seribu menyukai ruangan sempit, dingin, gelap, dan lembap.

    Cara Cegah Kaki Seribu Masuk Rumah

    Penghuni tak perlu khawatir karena ada beberapa cara untuk mencegah kaki seribu masuk rumah. Berikut ini informasinya.

    Hilangkan Genangan Air

    Salah satu cara untuk mencegah kaki seribu masuk ke dalam rumah adalah dengan memeriksa genangan air di sekitar fondasi. Sebab, genangan air dapat menarik perhatian kaki seribu.

    Jika ada kerat atau pipa yang bocor, segera perbaiki. Lalu, pasang pelindung percikan, saluran pembuangan atau pipa untuk mencegah air terkumpul di sekitar fondasi.

    Hilangkan Kelembapan

    Langkah selanjutnya adalah periksa fondasi rumah. Singkirkan apa pun yang dapat menyebabkan kelembapan. Lalu, bersihkan tempat persembunyian kaki seribu, misalnya membuang tanaman mati, tumpukan daun, batu, atau mulsa.

    Tutup Celah Rumah

    Kaki seribu bisa masuk rumah melalui celah, retakan, atau bukaan pada pintu dan jendela. Segera tutup semua retakan pada dinding fondasi untuk mencegah mereka masuk melalui celah-celah di rumah.

    Itulah penyebab dan cara mencegah kaki seribu masuk rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Rembes Ketika Hujan, Bisa Jadi Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Air bisa merembes dinding ke dalam rumah akibat hujan. Kondisi ini bisa memicu beragam masalah seperti timbul jamur, kelembapan, hingga dinding kotor.

    Jika ingin memperbaiki dinding rembes, pemilik rumah perlu mengidentifikasi sumber masalahnya. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

    Dengan memperbaiki penyebab dinding rembes, pemilik bisa menghindari membayar uang perbaikan yang mahal. Memang, apa saja penyebab dinding rembes? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Dinding Rembes

    Inilah beberapa hal yang bisa membuat dinding rembes, dikutip dari MyBuilder, Kamis (30/10/2025).

    1. Fondasi Retak

    Bangunan rumah yang sudah tua bisa mengalami keretakan pada fondasinya. Retak itu muncul karena perubahan suhu dan pergerakan tanah. Nah, retakan itu jadi celah buat air hujan masuk ke rumah.

    2. Talang Tersumbat

    Dinding rembes bisa jadi karena talang tersumbat. Air hujan tidak bisa mengalir sehingga meluap dan menggenangi area dekat dinding. Hal ini meningkatkan risiko air merembes ke fondasi rumah.

    3. Segel Jendela dan Pintu Rusak

    Segel jendela dan pintu yang rusak atau hilang membuka celah buat air hujan masuk ke dinding. Kalau dibiarkan, dinding bisa rembes saat hujan deras disertai angin kencang.

    4. Grading Tanah Tidak Tepat

    Jika tanah sekitar rumah miring ke arah fondasi, air bisa menggenang dan merembes ke dalam dinding rumah. Sebaliknya, grading atau perataan permukaan tanah yang tepat justru bisa membuat air hujan menjauh dari struktur bangunan.

    Itulah beberapa hal yang bisa bikin dinding rembes ketika hujan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Perbaiki Lantai Keramik Retak Jadi Seperti Baru Lagi


    Jakarta

    Lantai keramik bisa retak atau pecah akibat benturan keras atau termakan usia. Meski sepele, retakan itu cukup mengganggu estetika lantai.

    Tenang saja, pemilik rumah bisa dengan mudah memperbaiki lantai keramik yang retak. Tak perlu bongkar dan ganti ubin baru, pemilik bisa menambalnya selama retakan enggak parah.

    Setidaknya dengan begitu, retaknya tersamarkan. Lantai pun terlihat seperti semula tanpa harus diganti.


    Lalu, bagaimana cara memperbaiki lantai keramik yang retak? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Perbaiki Lantai Keramik Retak

    Inilah langkah-langkah untuk menambal lantai keramik yang retak, dikutip dari Home Decor Bliss.

    1. Bersihkan Retakan

    Langkah pertama adalah membersihkan retakan keramik. Gunakan amplas atau pengikis untuk mengikis bagian dalam retakan yang tajam. Setelah itu, bersihkan kotoran pada keramik pakai sabun cuci piring atau cairan pembersih.

    2. Oleskan Epoxy

    Setelah lantai keramik retak bersih, saatnya mengoleskan epoxy. Siapkan campuran epoxy dengan mengikuti petunjuk produk.

    Tuang epoxy ke bagian retak pada keramik dan biarkan mengeras. Pemilik bisa meratakan epoxy pada retakan tipis pakai tusuk gigi. Kalau retakannya lebar, pakai alat yang permukaannya rata.

    Namun, hindari menggunakan pisau untuk meratakan epoxy ya. Alat tersebut membuat epoxy cepat mengeras.

    3. Kikis Kelebihan Epoxy

    Jika epoxy menyebar ke bagian lain, pemilik bisa bersihkan dengan cara dikikis. Sebaiknya langkah ini dilakukan sebelum epoxy mengeras.

    4. Cat Bekas Retakan

    Kalau epoxy sudah mengering atau mengeras, saatnya mengecatnya agar terlihat seperti ubin baru. Oleskan cat pada bekas retakan menggunakan kuas tipis.

    Disarankan untuk memilih warna cat yang mirip dengan keramik serta finishnya mengkilap. Selain itu, pilih cat berbahan dasar minyak agar warnanya tidak cepat pudar akibat air.

    Itulah tips memperbaiki lantai keramik yang retak menjadi seperti baru. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Ada Kaki Seribu di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Kaki seribu merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Hewan ini bisa ditemukan di halaman maupun di dalam rumah.

    Keberadaannya sebenarnya tidak terlalu berbahaya bagi manusia. Tapi, ada saja penghuni rumah yang mencari cara untuk mengusirnya.

    Lantas, kenapa bisa ada kaki seribu di rumah?


    Dilansir dari The Spruce, hewan tersebut menyukai suasana yang lembap dan biasanya ditemukan di halaman rumah. Tapi bisa saja masuk ke dalam rumah karena suasana di luar sudah panas dan kering.

    Mereka bisa masuk ke dalam melalui celah atau retakan pada fondasi atau jendela. Saat sudah di dalam rumah, kaki seribu sering kali bersembunyi di celah retakan.

    Walau demikian, menurut CEO LawnStarter Ryan Farley menyarankan untuk tidak membuang kaki seribu. Hal itu karena hewan tersebut bermanfaat bagi tanaman karena bisa menjadi dekomposer yang menguntungkan kebun rumah.

    “Di rumah, Anda cukup menangkapnya dan memindahkannya ke luar. Jika Anda melihat banyak kaki seribu di dalam ruangan, mungkin perlu memangkas tanaman yang menyentuh rumah atau memindahkan kayu atau tumpukan daun yang mungkin menumpuk terlalu dekat dengan dinding,” ujarnya, dikutip dari Homes & Gardens, Kamis (6/11/2025).

    Cara Mengatasi Kaki Seribu

    Nah, ada beberapa cara lainnya untuk mengatasi kaki seribu di rumah. Berikut ini informasinya dilansir dari Australia Plus ABC dan Homes & Gardens.

    Bersihkan Sumber Makanan

    Kaki seribu tertarik pada area lembap dan penuh daun busuk. Jadi, singkirkan tumpukan daun atau sampah organik di sekitar rumah agar mereka tidak betah dan mencari tempat lain.

    Usir Pakai Sapu, Bukan Diinjak

    Jika menemukan kaki seribu di dalam rumah, sebaiknya sapu keluar daripada diinjak. Menginjaknya justru bisa menimbulkan bau menyengat yang bertahan lama.

    Buat Cairan Pengusir Kaki Seribu

    Caranya adalah dengan menggunakan bawang putih atau cuka yang dicampurkan dengan air ke dalam botol. Wangi yang menyengat itu bisa mengusir kaki seribu dan hama lainnya seperti nyamuk.

    Untuk mengusir kaki seribu dengan bawang putih, haluskan dua siung bawang dengan satu sendok makan minyak sayur. Biarkan semalaman dan saring. Lalu tambahkan satu sendok teh sabun cair dan empat cangkir air untuk mengisi botor semprotan.

    Untuk mengusir kaki seribu pakai cuka, campurkan satu cup cuka putih dengan tiga cup air. Tambahkan setengah sendok teh sabun cuci piring ke dalamnya. Selanjutnya, semprotkan cairan ke area yang sering ditemukan kaki seribu.

    Gunakan Semprotan Kimia

    Dilansir dari Australia Plus ABC, pengendali hama dari Australia Selatan, Michael Cutting, menjelaskan, hambatan kimia dan fisik bisa membantu mengatasi serangan kaki seribu dengan mudah. Gunakan semprotan pembasmi serangga di area yang sering dilewati kaki seribu. Selain itu, pastikan semua celah atau retakan kecil di dinding dan lantai tertutup rapat agar hewan ini tidak bisa masuk.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi kaki seribu di rumah. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com