Tag: retakan

  • Awas Genteng Bocor di Musim Hujan, Begini Cara Cek dan Perbaikinya



    Jakarta

    Masalah genteng bocor memang PR banget buat pemilik rumah. Rembesan air bisa bikin seisi rumah basah dan bangunannya pun ikut rusak.

    Kalau kamu mengetahui genteng bocor di rumah, jangan dibiarkan ya. Segera perbaiki genteng biar rumah nggak semakin rusak.

    Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengecek kebocoran atap rumah, lalu lakukan perbaikan. Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari HOMEHOW.


    Cara Cek Genteng Bocor di Atap Rumah

    Inilah cara mengecek kalau ada tanda-tanda ini di sekitar rumah kamu.

    1. Cek Tanda Kebocoran Pada Plafon

    Cara paling mudah yaitu dengan melihat bekas noda air pada plafon rumah, noda air pada plafon bisa mengindikasikan adanya kebocoran air.

    2. Cek Loteng

    Cek dari loteng dan sejajarkan bagian noda pada plafon dengan genteng diatasnya, lalu lakukan pengecekan pada area tersebut. Posisi sambungan genteng yang tidak pas dan keretakan bisa menjadi salah satu faktor kebocoran. Tumbuhnya lumut pada genteng juga bisa mengindikasikan adanya kebocoran. Genteng yang berlumut menyebabkan air mudah untuk meresap kedalam.

    3. Cek dengan Menggunakan Hujan Buatan

    Bila cara di atas masih belum berhasil, kamu bisa menggunakan cara ini dengan dua orang. Salah satu orang akan menyemprotkan air ke genteng dan satu orang lagi mengawasi dari loteng, hal ini sangat ampuh untuk menemukan lokasi kebocoran.

    4. Menyewa Tenaga Ahli

    Bila kamu khawatir untuk melakukan pengecekan sendiri, kamu bisa menyewa tenaga ahli untuk melakukan pengecekan.

    Setelah kita mengetahui bagian kebocoran, kita bisa mengatasinya dengan cara yang tepat sesuai dengan tipe kerusakan sebagai berikut.

    Tips Perbaiki Genteng Bocor

    Nah, kalau sudah yakin rumah bocor, kamu bisa mencoba tips perbaiki genteng bocor berikut ini.

    1. Tentukan Lokasi Kebocoran

    Setelah melakukan pengecekan, kamu harus menentukan bagian yang harus diperbaiki. Terkadang air mengalir dari tempat kerusakan hingga menyebabkan lokasi noda air berbeda dengan lokasi kerusakan, maka dari itu kamu harus jeli dalam mengamati bagian yang rusak. Biasanya retakan pada genteng dan posisi genteng yang tidak baik bisa membentuk celah untuk air masuk ke dalam

    2. Perbaikan Terhadap Kerusakan Ringan

    Jika kerusakan terbilang cukup kecil seperti retakan biasa, cara untuk memperbaikinya kamu bisa menggunakan sealant atau Cat Waterproof. Sedangkan untuk kerusakan yang lebih besar dari 0,25 inci, kamu bisa menutupinya dengan semen.

    3. Mengganti Genteng

    Bila kerusakan genteng sudah tidak bisa diperbaiki lagi, alangkah baiknya untuk mengganti genteng tersebut dengan yang baru. Pastikan genteng yang baru adalah tipe yang sama dengan genteng yang rusak.

    4. Melapisi Genteng dengan Semen

    Kamu juga bisa memberikan lapisan semen di bawah genteng yang rusak atau pada sambungan genteng untuk meminimalisir kerusakan keberlanjutan. Pastikan agar genteng dalam keadaan yang sejajar setelah menambahkan semen.

    5. Melapisi Genteng Dengan Aksesoris Tambahan

    Bila kamu merasa kerepotan untuk memperbaiki genteng satu per satu, kamu bisa menambahkan aksesoris seperti Roll Roofing atau Genteng Double.

    Demikian tips and tricks untuk menanggulangi masalah kebocoran pada genteng rumah yang mudah dilakukan secara mandiri.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Air Tiba-tiba Muncul dari Lantai? Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Munculnya air dari bawah lantai bisa terjadi karena beberapa hal. Salah satunya saat musim hujan.

    Umumnya, air muncul dari retakan sela keramik atau pecahan keramik. Retakan ini bisa terjadi karena rusak tertimpa beban yang berat, kesalahan saat pembangunan, atau ulah hewan.

    Selain itu, posisi rumah juga bisa menjadi salah satu penyebab. Apakah di dataran yang terjal atau datar. Saat hujan deras, tanah dengan mudah tergeser karena gerusan air. Gerusan ini dapat membuat tanah menjadi lebih turun. Ditambah tidak adanya area resapan air.


    Ada juga beberapa penyebab lainnya yang menyebabkan munculnya air dari lantai. Berikut ini informasinya dilansir dari Angi.

    1. Adanya Kebocoran Pipa

    Kemungkinan besar air yang muncul dari bawah keramik berada di dekat area yang dilalui oleh pipa air seperti kamar mandi, westafel, atau dapur.

    Setelah mengetahui lokasinya, cek meteran air di rumah. Apabila tidak bergerak, berarti kebocoran air bukan berasal dari pipa air. Melainkan sumber lain seperti air tanah yang meluap.

    Menurut Forbes, tanda-tanda pipa bocor utama sebagai berikut.

    – Suara mendesis dan gemericik

    – Tekanan air rendah

    – Sebelumnya terjadi penyumbatan saluran air yang terus-menerus

    – Air juga menggenang di sekitar halaman

    2. Kelebihan Air Tanah atau Naiknya Permukaan Air

    Saat hujan, air dapat menyebabkan kenaikan permukaan air tanah hingga meluap ke bagian atas. Air dapat dengan mudah muncul di dalam rumah apabila banyak celah pecahan keramik.

    Pemilik rumah bisa memasang sistem drainase interior di pertemuan dinding dan lantai. Sistem drainase ini semacam parit atau tanah menurun yang bisa mengalirkan air ke dalam pipa dan keluar dari rumah.

    Itulah beberapa penyebab timbulnya air dari bawah lantai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Kaki Seribu Serbu Rumah Saat Musim Hujan



    Jakarta

    Kaki seribu terkadang muncul saat musim hujan. Bahkan di beberapa tempat kemunculannya begitu banyak dan menyerbu rumah.

    Kondisi ini tentu cukup mengganggu. Sebab mungkin sebagian orang merasa takut dengan hewan ini. Apalagi jika terinjak hewan ini mengeluarkan bau. Bau yang menyengat itu sebenarnya untuk mengusir predator mereka.

    Bagi kamu yang tidak suka kaki seribu, perlu tahu alasan hewan ini masuk rumah. Lalu, lakukan langkah-langkah pencegahan biar kaki seribu enggan masuk rumah.


    Lantas, kenapa kaki seribu masuk ke dalam rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    1. Rumah Lembap

    Melansir dari Forbes Home, Senin (5/8/2024), kaki seribu menyukai dan membutuhkan tempat yang lembab untuk hidup. Oleh karena itu, kamu bisa ‘mengeringkan’ atau menjaga kelembaban bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi untuk mencegah masuknya kaki seribu.

    Kamu bisa menyalakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembaban dalam rumah, sehingga membuat kaki seribu enggan memasukinya.

    2. Ada Tanaman Membusuk

    Selain itu, kaki seribu adalah hewan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Jadi, kalian sebaiknya menghilangkan rerumputan yang sudah membusuk atau lapisan kompos.

    3. Ada Celah di Rumah

    Di sisi lain, kalian juga harus mengecek retakan atau celah pada fondasi bangunan maupun jarak bawah pintu yang memungkinkan kaki seribu masuk ke dalam rumah. Perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk, serta jangan terlalu banyak menyiram tanaman di taman.

    Supaya kaki seribu tidak masuk rumah, pastikan untuk menutup segala celah. Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Untuk membasmi kaki seribu, semprotkan cuka putih, minyak tea tree, atau minyak peppermint. Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kaki seribu. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kaki seribu.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Diinjak, Begini Cara Paling Efektif Usir Kaki Seribu di Rumah


    Jakarta

    Kamu pernah menemukan kaki seribu di rumah? Biasanya hewan kecil ini tidak menyerang manusia, bahkan saat ditemukan terkadang saat kondisinya tidak bergerak. Meski tidak mengganggu, kamu harus tahu keberadaannya bisa sebagai pertanda.

    Sama seperti kebanyakan hewan, kaki seribu sangat menyukai lingkungan yang lembap. Jika mereka tiba-tiba muncul di rumah, berarti area di rumah ada yang lembap. Mereka bisa masuk melalui celah kecil di rumah.

    Waktu aktifnya pada malam hari, tetapi hewan ini tertarik terhadap cahaya. Tidak heran jika kamu pasti menemukan hewan ini pada dinding berwarna terang.


    Jika kamu menemukan kaki seribu di rumah, sebaiknya jangan langsung diinjak karena mereka dapat mengeluarkan bau yang tidak sedap dari kaki mereka. Dilansir Forbes Home, cara paling tepat mengusir kaki seribu adalah sebagai berikut.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    1. Pasang Dehumidifier

    Dehumidifier merupakan alat untuk mengurangi kelembapan di sebuah ruangan. Kamu memasang alat ini agar tidak banyak kaki seribu yang datang ke rumah.

    2. Minyak Tea Tree dan Peppermint

    Kaki seribu bisa diusir dengan cairan yang dibuat dari tea tree dan peppermint. Kedua bahan ini mengeluarkan bau yang dapat mencegah kaki mereka mengeluarkan bau tak sedap.

    3. Tutup Celah dan Retakan di Rumah

    Hewan kecil ini bisa masuk ke rumah melalui celah kecil seperti antara pipa air atau retakan bangunan. Dengan menutup akses masuknya, kaki seribu tak akan terlihat di dalam rumah.

    4. Usir Tanpa Diinjak

    Cara paling ampuh adalah mengangkat kaki seribu keluar rumah. Bisa dengan menyapu badannya, memakai tisu, atau media lainnya. Membuangnya tanpa diinjak lebih aman dan mereka tidak akan mengeluarkan bau.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Arti Plafon Retak yang Tak Banyak Orang Tahu


    Jakarta

    Terkadang ditemukan adanya retakan pada plafon rumah. Kalau ditemukan retakan pada plafon, kamu nggak perlu khawatir karena bisa diperbaiki.

    Sebelum mengetahui cara memperbaiki plafon yang retak, perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis retakan di sana. Bentuknya yang paling sering ditemui seperti garis lurus atau seperti sarang laba-laba.

    Dilansir dari House Digest, ahli tukang kayu Bob Beacham mengatakan bahwa semakin besar retakan menunjukkan kemungkinan kondisi rumah yang kurang baik.


    Lantas bagaimana cara memperbaiki plafon yang retak? Berikut ini informasinya.

    Retakan Tipis

    Retakan yang tipis umumnya muncul karena adanya pergerakan alami rumah akibat penurunan atau perubahan suhu dan kelembapan musiman. Hal itu juga bisa terjadi akibat rumah yang mengembang dan menyusut akibat perubahan musim.

    Untungnya, retakan jenis ini tidak sulit untuk diperbaiki. Kamu cukup mengecatnya saja untuk menyamarkan retakan.

    “Retakan halus tidak ‘tumbuh’ sering kali dapat dicat ulang,” kata Beacham dikutip dari House Digest.

    Retakan yang Disertai Perubahan Warna Plafon

    Jika ada retakan yang disertai dengan perubahan warna dan plafon yang sudah merosot, bisa jadi karena adanya masalah struktur atau serangan serangga. Retakan yang menjalar ke dinding juga menjadi tanda masalah pada struktur rumah.

    Perubahan warna pada plafon biasanya terjadi karena air hujan yang bocor melalui atap atau kebocoran pipa. Untuk memperbaikinya, kamu bisa memanggil profesional.

    “Jika terjadi perubahan warna, sumber kebocoran perlu ditemukan dan diperbaiki, baru langit-langit dapat diperbaiki. Jika ada retakan dan plafon merosot tanpa perubahan warna, hubungi pembasmi hama. Jika retakannya besar, atau juga menjalar ke dinding, hubungi teknisi struktur secepatnya, terutama jika retakannya meluas,” jelasnya.

    Retakan pada langit-langit tidak bisa dihindari karena dipengaruhi oleh usia plafon serta pergerakan alami dari rumah. Meski demikian, kamu bisa mencegahnya agar tidak terlalu parah hingga memanggil ahli. Kamu harus sering-sering memperhatikan tanda-tanda plafon yang mulai retak dan segera memperbaikinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Tawon Masuk dan Bersarang di Rumah, Waspadai Bahayanya!



    Jakarta

    Rumah menjadi salah satu tempat favorit bagi tawon untuk membangun sarangnya. Biasanya tawon memilih sudut-sudut rumah dan tersembunyi untuk membangun sarangnya.

    Jika kondisi ini menimpa rumah kamu, ada baiknya kamu usir dan menghilangkan sarangnya. Sebab tawon merupakan salah satu serangga yang berbahaya karena sengatannya.

    Namun yang jadi pertanyaan, apa yang membuat tawon masuk dan membuat sarang di rumah? Berikut ini alasannya dikutip dari Peachtree Pest Control.


    Alasan Ada Sarang Tawon di Rumah

    1. Keterikatan Tawon ke Area Rumah

    Salah satu alasan tawon masuk ke dalam rumah adalah keterikatan mereka dengan area tempat tinggal kamu. Mereka cenderung membuat sarang di sekitar area yang pernah mereka bersarang.

    2. Mencari Rumah Baru

    Biasanya tawon tertarik masuk ke rumah karena mencari lokasi bersarang yang cocok, sumber makanan baru, dan tempat berlindung. Kemungkinan tawon merasa rumah kamu cocok untuk bersarang.

    3. Jendela dan Pintu Terbuka

    Tawon biasanya masuk ke dalam rumah kalau ada sarang di dalam atau sekitar rumah. Apalagi kalau berada dekat bukaan yang mengarah ke dalam rumah, seperti di dekat jendela atau pintu masuk yang dibiarkan terbuka.

    Tawon mungkin masuk secara tidak sengaja melalui jendela atau pintu yang terbuka, atau tidak sengaja dimasuk jika mereka kebetulan menempel pada barang yang kamu bawa.

    4. Ada Celah di Rumah

    Tawon bisa masuk rumah melalui celah dan bukaan. Ada banyak titik masuk yang berbeda bagi tawon, dan mereka tidak hanya dapat terbang masuk, tetapi juga dapat merangkak ke dalam rumah.

    Lubang dan retakan kecil di bagian luar rumah seperti di dinding, kusen jendela, atau kusen pintu, sudah cukup bagi mereka untuk merangkak masuk.
    Jika sarang tawon berada di rongga dinding, serangga biasanya masuk melalui lubang di lantai, celah tempat pipa melewati lantai dan dinding, celah di sekitar pipa yang tertutup, dan juga melalui celah di sekitar kusen dan panel kamar mandi.

    5. Mencari Sumber Makanan dan Minum

    Serangga satu ini selalu mencari sumber makanan baru, sehingga kerap menjelajahi bagian dalam rumah jika mereka dapat masuk dengan mudah. Mereka juga membutuhkan cukup banyak air.

    Jika kamu memiliki kaleng soda atau jus yang terbuka, buah matang, dan sumber makanan manis lainnya, maka akan menarik tawon. Pastikan untuk menutup semua minuman dan wadah makanan yang terbuka, dan tutup tempat sampah.

    6. Tertarik dengan Cahaya dan Warna Terang

    Sumber cahaya di rumah pada malam hari juga dapat menarik serangga terbang dan masuk rumah, termasuk tawon. Membiarkan tawon mati tergeletak di permukaan juga dapat menarik tawon lain ke dalam.

    Lalu, tawon secara alami tertarik pada barang-barang dekorasi bermotif bunga yang cerah. Jadi pastikan untuk menjauhkannya dari jendela dan pintu.

    Itulah beberapa alasan bisa ada tawon bersarang di rumah. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Iyuh, Ini 5 Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi



    Jakarta

    Terkadang cacing ditemukan di area kamar mandi, seperti di toilet ataupun saluran pembuangan. Tentu keberadaan hewan ini cukup mengganggu pemilik rumah.

    Sebenarnya cacing ada di kamar mandi karena banyak penyebabnya. Misalnya cacing masuk ke sistem perpipaan melalui retakan atau kebocoran. Kotornya kamar mandi juga memancing datangnya cacing.

    Dilansir DIY Home Comfort, berikut beberapa penyebab adanya cacing di kamar mandi kamu.


    Kebocoran pada Pipa

    Pipa yang bocor dapat menciptakan lingkungan lembap yang disukai oleh cacing. Kebocoran ini dapat terjadi di area yang tidak langsung terlihat, seperti di balik dinding atau di bawah lantai kamar mandi.

    Pipa Retak

    Retakan pada pipa terutama di rumah-rumah yang sudah lama, dapat menyebabkan tanah serta cacing masuk ke dalam sistem perpipaan. Hal ini membuat cacing masuk sampai ke dalam kamar mandi kamu.

    Pipa saluran pembuangan yang retak juga dapat menyebabkan benda asing menyusup ke dalam pipa. Segera periksa dan perbaiki retakan pada pipa, sebelum menimbulkan kerugian besar lainnya.

    Kebersihan Kamar Mandi yang Buruk

    Pembersih yang jarang dapat mengakibatkan penumpukan kotoran di dalam dan sekitar kamar mandi, yang menarik berbagai hama seperti cacing.

    Jika kamu tidak menyiram toilet secara teratur atau membersihkannya secara menyeluruh, hal itu dapat menciptakan lingkungan yang cocok untuk cacing.

    Kelembapan yang Tinggi

    Kelembapan menjadi hal yang sangat buruk di rumah kamu, termasuk di kamar mandi. Tidak hanya menimbulkan jamur dan bau yang tidak sedap, tetapi membuat hama tertarik untuk berada di tempat tersebut.

    Kamar mandi dengan ventilasi yang buruk dapat menjadi lembap, menjadikannya tempat berkembang biaknya cacing dan hama lainnya.

    Masalah Saluran Pembuangan

    Jika toilet kamu tersumbat oleh limbah, hal ini dapat menjadi tempat berkembang biaknya cacing. Cacing ini akan masuk ke toilet kamu melalui saluran pembuangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cat Dinding Lembap dan Mengelupas? Ini Penyebab dan Cara Perbaikinya



    Jakarta

    Kondisi cat dinding rumah bisa berubah seiring berjalannya waktu. Terkadang cat dinding bisa lembap dan mengelupas, sehingga mengganggu estetika rumah.

    Nah, perlu kamu ketahui penyebab cat tembok lembap dan mengelupas agar bisa mencegahnya. Namun, kalau sudah terlanjur, kamu masih bisa memperbaikinya kok.

    Lantas, apa yang bikin cat tembok lembap dan mengelupas? Bagaimana cara memperbaikinya? Yuk simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Dinding Lembap dan Mengelupas

    Mengutip laman Home Building and Renovating, ada sejumlah penyebab cat tembok lembab dan mengelupas, yakni sebagai berikut.

    1. Kondensasi

    Penyebab utama cat tembok lembab karena mengalami kondensasi. Sebagai informasi, kondensasi terbentuk saat udara hangat di dalam ruangan masuk ke dalam tembok bagian dalam yang dingin.

    Ketika udara mendadak dingin secara cepat, hal ini menyebabkan terjadinya embun yang lama kelamaan menjadi air. Lalu, lapisan dinding di dalamnya menjadi lembab.

    Jika dibiarkan, hal ini dapat menimbulkan masalah lain seperti cat tembok mengelupas dan menimbulkan jamur di dinding.

    2. Ada Masalah di Bagian Pipa Air

    Masalah pada pipa air jangan dianggap sepele. Meski air yang menetes dalam jumlah kecil, namun hal tersebut dapat menimbulkan masalah besar, salah satunya cat tembok menjadi lembab.

    Tetesan air yang keluar dari pipa dan mengenai tembok dapat menyebabkan kelembapan yang sangat tinggi di area tersebut.

    3. Dinding Retak

    Faktor lainnya disebabkan oleh dinding yang mulai retak. Seiring berjalannya waktu, dinding rumah akan mengalami keretakan dalam bentuk halus ataupun lebar.

    Nah, hal tersebut membuat kelembapan dapat masuk ke dinding melalui celah retakan. Air yang masuk ke dalam dinding tak bisa keluar lagi, sehingga mengakibatkan bercak lembab pada dinding bagian dalam.

    4. Perubahan Suhu Ekstrim

    Perubahan suhu yang berubah-ubah juga dapat merusak cat tembok rumah. Saat suhu udara panas bertemu dengan suhu dingin, hal ini menyebabkan cat yang awalnya menempel dengan erat perlahan akan kendur dan mudah terkelupas.

    Cara Mengatasi Dinding Lembap dan Mengelupas

    Apabila tembok rumah sudah lembab dan catnya mengelupas, sebaiknya segera diperbaiki sebelum akhirnya menimbulkan kerusakan yang lebih parah.

    Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Mengutip laman New Line Painting, berikut cara mengatasi tembok lembap dan mengelupas:

    1. Bersihkan Tembok dari Cat yang Terkelupas

    Langkah pertama adalah membersihkan tembok dari cat yang sudah terkelupas. Hal ini dilakukan agar mendapatkan permukaan dinding yang halus.

    Kamu bisa membersihkan tembok dari cat yang terkelupas dengan menggunakan alat pengikis khusus. Jika ditemukan ada noda atau minyak yang menempel, bersihkan dahulu dengan air, sabun, dan kain.

    2. Identifikasi Area Masalah

    Setelah mengikis cat tembok, langkah berikutnya adalah mengidentifikasi masalahnya. Cari tahu apa yang menyebabkan tembok jadi lembab hingga menimbulkan jamur.

    Cari tahu juga apakah ada permukaan dinding yang retak halus atau cukup lebar. Dengan begitu, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan selanjutnya.

    3. Amplas Tembok

    Agar permukaan dinding kembali halus, lakukan pengamplasan pada tembok secara perlahan. Cara ini dilakukan jika muncul retakan halus pada tembok rumah milikmu.

    4. Pakai Cat Primer Berkualitas

    Setelah dinding dibersihkan dan diamplas sampai halus, langkah selanjutnya adalah mengaplikasikan cat dasar atau primer yang berkualitas sebelum melakukan pengecatan.

    Cara ini dapat meminimalisir cat mengelupas yang disebabkan oleh jamur atau suhu lembab. Selain itu, permukaan tembok akan terasa lebih halus.

    5. Cat Ulang Dinding yang Sudah Dikelupas

    Langkah terakhir adalah dengan mengecat ulang tembok dengan memakai warna sesuai keinginan. Oh ya, pastikan juga pilih merek cat yang punya kualitas terbaik agar memberikan proteksi terbaik dan tahan lama.

    Itu dia penyebab cara mengatasi tembok lembap dan mengelupas. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Langsung Bongkar, Ini 4 Langkah Mudah Perbaiki Lantai Keramik Pecah


    Jakarta

    Lantai keramik yang pecah tentu dapat mengganggu estetika rumah. Hal ini bisa terjadi ketika keramik terkena benturan yang keras atau tekanan yang kuat.

    Keramik juga bisa rusak karena proses pemasangannya tidak benar. Lalu, penyebab lainnya adalah suhu yang tinggi.

    Selain tak enak dipandang, keramik yang pecah memiliki ujung-ujung yang tajam karena terbuka. Garis pecahan keramik ini bisa membahayakan penghuni rumah, jika terinjak tanpa alas kaki.


    Kalau mengalami lantai keramik pecah, bukan berarti kamu harus bongkar lantai dan diganti dengan yang baru kok. Semua tergantung dengan besarnya kerusakan dan modal yang dimiliki.

    Mengganti lantai keramik yang pecah juga tidak membutuhkan proses yang sulit. Beberapa kasus ada yang hanya perlu diberi lem.

    Lalu, bagaimana cara memperbaiki lantai keramik yang pecah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Home Decor Bliss.

    Cara Perbaiki Lantai Keramik Pecah

    Inilah langkah-langkah memperbaiki lantai keramik yang pecah.

    1. Bersihkan Retakan

    Memasang kembali retakan keramik, kamu perlu melihat jalur retakannya dan potongan yang terpisah. Cara mudah untuk melihat jalur retakannya adalah dengan membersihkannya terlebih dahulu.

    Pertama, gunakan amplas atau pengikis lainnya ke dalam retakan dan kikis bagian yang terlalu tajam. Kedua gunakan pembersih cair atau sabun cuci piring untuk membersihkan kotoran yang menempel di keramik.

    2. Oleskan Epoxy pada Retakan

    Cara memperbaiki keramik yang pecah adalah menggunakan epoxy. Tata cara mencampurkan epoxy tertera pada kemasan. Setelah itu siapkan karton atau alat yang khusus untuk meratakan permukaan. Tuang epoxy ke bagian retakan keramik tersebut dan tunggu hingga mengeras.

    Untuk retakan yang lebih tipis, gunakan dengan tusuk gigi. Untuk retakan yang lebih lebar, gunakan alat yang memiliki permukaan yang rata. Hindari penggunaan pisau saat mengaplikasikan epoxy karena akan cepat mengeras.

    3. Kikis Bagian yang Kelebihan

    Apabila saat menuangkan epoxy terlalu banyak dan menyebar ke bagian yang lain, kamu bisa mengikis bagian tersebut agar terlihat lebih rapih. Lakukan dengan cepat sebelum epoxy mengeras. Lalu biarkan epoxy di dalam celah keramik yang pecah mengering.

    4. Cat Retakan yang Telah Ditutup Epoxy

    Langkah terakhir setelah epoxy mengering adalah mengecat bagian atasnya agar terlihat seperti baru. Pilih warna cat yang mirip dengan keramik yang terlihat mengkilap atau berbahan dasar minyak karena tidak mudah pudar saat terkena air. Gunakan kuas tipis untuk mengecatnya.

    Itulah cara memperbaiki keramik yang pecah tanpa membongkarnya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Muncul Kaki Seribu dan Kelabang di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Basminya



    Jakarta

    Berbagai hewan kerap terkadang bisa masuk rumah, seperti kaki seribu (millipede) dan kelabang (centipede). Banyak orang merasa terganggu dengan dua hewan kecil itu.

    Pada dasarnya kaki seribu dan kelabang tidak berbahaya karena jarang menggigit manusia. Namun kalau tergigit, racunnya bisa menimbulkan sakit pada sebagian orang.

    Nah, biar rumah kamu nggak ada kaki seribu dan kelabang, ketahui dulu penyebab munculnya di sini. Yuk, simak ulasannya berikut ini, dikutip dari Better Homes & Gardens dan The Spruce.


    Penyebab Muncul Kaki Seribu dan Kelabang

    Binatang kaki seribu dan kelabang tertarik dengan tempat yang lembap, hangat, dan gelap. Jika menemukan hama tersebut di rumah, kemungkinan hunianmu memiliki kondisi demikian.

    Keberadaan hama itu juga dapat mengindikasikan adanya serangga lain di rumah. Bisa jadi terdapat banyak kecoak, ngengat, lalat, serta rayap yang merupakan sumber makanan mereka.

    Kamu bisa mencegah kaki seribu dan kelabang masuk rumah dengan menjaga rumah tetap kering. Misalkan memperbaiki kebocoran pipa yang membuat air terus-menerus menetes, membersihkan area lembap. Lalu, pastikan juga menutup rapat celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding agar hama tersebut tidak dapat masuk ke rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu dan Kelabang

    Kalau rumah kamu terlanjur diserbu kaki seribu dan kelabang, berikut beberapa cara membasminya.

    1. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka pada dasarnya terdiri dari air dan asam asetat. Kandungan asamnya cukup ampuh untuk memusnahkan hama rumah. Cuka putih juga diketahui memiliki sifat antimikroba.

    Untuk menumpaskan kaki seribu dan kelabang, semprotkan cuka langsung ke serangga tersebut agar efektif. Tidak perlu mengencerkan cuka dengan air.

    2. Sebarkan Daun Pandan

    Kelabang sensitif terhadap bau menyengat dan akan menghindari aroma tersebut. Daun pandan dan serai mengeluarkan aroma kuat yang aman bagi manusia tapi tidak disukai hama tersebut.

    Kedua bahan alami itu dapat dimanfaatkan dengan memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar baunya keluar. Lanjut letakkan di lokasi kaki seribu dan kelabang kerap muncul.

    3. Semprotkan Essential Oil

    Essential oil seperti tea tree dan peppermint juga punya aroma menyengat yang dihindari hama rumah. Untuk mengusir kaki seribu dan kelabang, campurkan minyak esensial ini dengan air dan semprotkan di sekitar titik masuk atau tempat yang mungkin didatangi mereka.

    4. Taburkan Garam

    Kaki seribu dan kelabang suka kawasan lembap dan bisa berkembang biak di sana. Jika ada area tertentu di rumah dengan kelembapan tinggi maka perlu waspada akan datangnya hama tersebut.

    Untuk mengurangi kelembapan di area rumah, garam dapat dimanfaatkan. Garam diketahui bisa menyerap kelembapan dan mengurangi kadar air di udara sehingga kaki seribu dan kelabang tidak akan tertarik lagi untuk datang.

    5. Siram Pemutih

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia kuat yang bisa memusnahkan kaki seribu dan kelabang saat terkena. Aroma kuat yang dikeluarkannya pun tidak disenangi hama itu sehingga cukup efektif untuk memberantas serangga di rumah.

    Penting diperhatikan, jangan pernah mencampur cuka dan pemutih. Campuran tersebut dapat membentuk gas klorin yang beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Lihat juga Video ‘Fakta-fakta Kucing: Hewan yang Pilih Pengasuhnya-Sulit Dilatih’:

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com