Tag: rezeki

  • Doa sebelum Bekerja agar Dipermudah Urusan Rezeki


    Jakarta

    Bekerja adalah salah satu bentuk ikhtiar untuk mendapatkan rezeki. Jemputlah dengan cara yang baik dan benar agar memperoleh keberkahan dari Sang Pemberi.

    Sebelum bekerja, sebaiknya diawali dengan berdoa. Hal itu dilakukan untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT agar diberi kelancaran dan kemudahan.

    Doa sebelum Bekerja

    Dalam kitab ad-Du’a, Imam al-Thabrani menuliskan doa sebelum bekerja sebagai berikut:


    َّأَللَّهٌمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَعَطَائِكَ رِزْقًا طَيِّبًا مٌبَارَكًا، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ أَمَرْتَ بِالدُّعَاءِ وَقَضَيْتَ عَلَىَّ نَفْسَكَ بِالْاِسْتِجَابَةِ وَأَنْتَ لَا تٌخْلِفٌ وَعْدَكَ وَلَا تٌكَذِّبُ عَهْدَكَ اَللَّهُم مَا أَحْبَبْتَ مِنْ خَيْرٍ فَحَبِّبْهٌ إِلَيْنَا وَيَسِّرْهُ لَنَا وَمَا كَرَهْتَ مِنْ شَئْ ٍفَكَرِهْهُ إِلَيْنَا وَجَنِّبْنَاهُ وَلَا تُنْزِعْ عَنَّا الْإِسْلَامَ بَعْدَ إِذْ أَعْطَيْتَنَا

    Allahumma innii as’aluka min fadhlika wa athaa’ika rizkan thayyiban mubaarakan. Allahumma innaka amarta bid du’aa’i wa qadhaita alayya nafsaka bil istijaabah wa anta laa tukhlifu wa’daka wa laa tukadzzibu ahdaka. Allahumma ma ahbabta min khairin fa habbibhu ilaina wa yassirhu lanaa wa maa karahta min syaiin fa karihhu ilaina, wa jannibnaahu wa laa tunzi’ annal islaam ba’da iz a’thaitanaa.

    Artinya :”Ya Allah, sesungguhnya aku meminta dari keutamaan-Mu dan pemberian-Mu, rezeki yang baik lagi berkah. Ya Allah sesungguhnya Engkau memerintahkan untuk berdoa dan memutuskan atasku pengabulan doa, dan Engkau Zat Yang tidak melanggar janji dan tidak mendustainya. Ya Allah, tidak ada kebaikan yang Engkau sukai, kecuali Engkau jadikanlah kami mencintai kebaikan tersebut dan mudahkanlah kami mendapatkannya. Dan tidak ada sesuatu yang Engkau benci kecuali Engkau jadikan kami benci terhadap sesuatu tersebut dan jauhkanlah kami darinya. Dan janganlah Engkau cabut dari kami keislaman kami setelah Engkau berikan.”

    Bisa juga membaca doa ini :

    اَللّهُمَّ ارْزُقْنِيْ رِزْقًا حَلاَلاً طَيِّباً, وَاسْتَعْمِلْنِيْ طَيِّباً. اَللّهُمَّ اجْعَلْ اَوْسَعَ رِزْقِكَ عَلَيَّ عِنْدَ كِبَرِ سِنِّيْ وَانْقِطَاعِ عُمْرِيْ. اَللّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ, وَاَغِْننِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ. اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ رِزْقًا وَاسِعًا نَافِعًا. اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ نَعِيْمًا مُقِيْمًا, اَلَّذِيْ لاَ يَحُوْلُ وَلاَ يَزُوْلُ.

    Alloohummarzuqnii rizqon halaalan thoyyibaa, wasta’milnii thayyibaa. Alloohummaj’al ausa’a rizqika’alayya’inda kibari sinnii wanqithoo’i’umrii. Alloohummakfinii bihalaalika’an haraamika. wa aghninii bifadhlika’amman siwaaka. Alloohumma in nii as-aluka rizqon waasi’an naafi’an. Alloohumma innii as-alukan na’iimaan muqiiman, alladzii laa yahuulu wa laa yazuulu.”

    Artinya:”Ya Allah, berilah padaku rezeki yang halal dan baik, serta pakaikanlah padaku segala perbuatan yang baik. Ya Tuhanku, jadikanlah oleh-Mu rezekiku itu paling luas ketika tuaku dan ketika lemahku. Ya Allah, cukupkanlah bagiku segala rezeki-Mu yang halal daripada yang haram dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari yang lainnya. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu rezeki yang luas dan berguna. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu nikmat yang kekal yang tidak putus-putus dan tidak akan hilang.”

    Sedangkan dalam kitab Ihya Ulumuddin (Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439-1440 H], juz I, halaman 408), Imam Al-Ghazali menganjurkan doa sebagai berikut:

    رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا. رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي، وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي

    Rabbanā ātinā min ladunka rahmatan, wa hayyi’ lanā min amrinā rasyadan, rabbisyrah lī shadrī, wa yassir lī amrī.

    Artinya: “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini). Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku.”

    Doa selesai Bekerja

    Setelah bekerja, jangan lupa membaca doa lagi sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT. Doa ini diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagaimana yang diriwayatkan oleh Nasa’i, Tirmidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah.

    Berikut doanya:

    اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَعُوْذُ بِكَ اَنْ اَضِلّ اَوْ أُضَلَّ اَوْ اَزِلَّ اَوْ أَظْلَمَ اَوْ أَجْهَلَ اَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ.

    Arab latin: Allahuma innii a’uudzubika an adhilla, au udhalla, au azilla, au adzlama, au ajhala, au yujhala ‘alayya. (dibaca 3x)

    Artinya: “Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu agar tidak tersesat atau disesatkan atau aku tergelincir atau digelincirkan atau aku berbuat dzalim atau didzalimi atau aku berbuat bodoh atau dibodohi.” (HR. Nasa’i, Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah)

    (hnh/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Doa agar Dipermudah Segala Urusan dan Dilancarkan Rezeki


    Jakarta

    Dalam Islam, segala sesuatu dimulai dan diakhiri dengan doa. Peran doa dalam kehidupan kaum muslimin sangatlah penting.

    Saking pentingnya doa, Allah SWT bahkan menyukai orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Dari Aisyah RA, Nabi SAW bersabda:

    “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam berdoa.” (HR Hakim)


    Berkaitan dengan itu, ada doa yang dapat dipanjatkan untuk memudahkan segala urusan sekaligus melancarkan rezeki. Berikut bacaannya yang dinukil dari buku Doa Mengundang Rezeki susunan Islah Susmian.

    Kumpulan Doa Dimudahkan Segala Urusan dan Dilancarkan Rezeki

    1. Doa dimudahkan urusan dunia dan akhirat

    اللهم الطف بي في تيسير كل عسير، فإن تيسير كل عسير عليك يسير، وأسألك اليسر والمعافاة في الدنيا والآخرة

    Arab latin: Allaahummalthuf bii fii taisiiri kulli ‘asiirin, fa inna taisiira kulli ‘asiirin ‘alaika yasiir, as ‘alukal yusra wal mu’aafaata fid dun-yaa wal aakhirati

    Artinya: “Ya Allah, berilah taufik, kebajikan, atau kelembutan kepadaku dalam hal kemudahan pada setiap kesulitan, karena sesungguhnya kemudahan pada setiap yang sulit adalah mudah bagiMu, dan aku mohon kemudahan serta perlindungan di dunia dan di akhirat.” (HR Thabrani).

    2. Doa dilancarkan rezeki yang luas

    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَ مَشَقَّةٍ وَلاَ ضَيْرٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

    Arab latin: Allaahumma innii as’aluka an tarzuqanii rizqan waasi’an thayyiban min ghairi ta’abin, innaka a’laa kulli sya’in qadiirun

    Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk berkenan memberiku rezeki yang luas serta baik, tanpa payah. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”

    3. Doa dimudahkan urusan dan terhindar dari beban yang berat

    رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

    Arab latin: Robbanaa laa tuaa khidznaa innasiinaa au akhtho’na, robbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘ala al ladziina min qoblinaa, robbana walaa tuhammilnaa maa laa thoo qatalanabih, wa’ fuanna waghfirlanaa warhamnaa, anta maulana fansurnaa ‘ala al qaumilkaafiriin

    Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kamu memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkau penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir,” (QS Al Baqarah 286).

    4. Doa dilancarkan rezeki sebelum beraktivitas

    Dari Abu Hurairah dalam hadits Abu Dawud, dikatakan Nabi SAW setiap paginya membaca sebuah doa. Bacaan yang sering dipanjatkan Rasulullah SAW di pagi hari ialah sebagai berikut:

    اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

    Arab latin: Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.

    Artinya: “Ya Allah, denganMu aku berpagi hari, denganMu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, denganMu kami mati. Hanya kepadaMu (kami) kembali.” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya).

    5. Doa dimudahkan segala urusan dan memohon pertolongan

    يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

    Arab latin: Ya hayyu ya qayyumu birahmatika astaghitsu, ashlih li sya’ni kullahu wala takilni ila nafsi tharfata ‘ainin abadan

    Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmatMu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dariMu selamanya.” (HR Tirmidzi).

    6. Doa dilancarkan rezeki di pagi hari

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ

    Arab latin: Allahmumma inni ashbahtu usyhiduka wa usyhidu hamalata ‘arsyika wa mala’ikatika wa jami’a khalqika annaka antallahu lailaha illa anta wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasuluka

    Artinya: “Ya Allah, aku berada di waktu pagi bersaksi atas-Mu, dan kepada para pembawa Arsy-Mu, kepada semua malaikat, dan kepada semua mahkluk-Mu, bahwa Engkau adalah Allah yang tidak ada Tuhan selain Engkau, dan Muhammad adalah hamba dan Rasul-Mu.” (HR Abu Daud).

    (aeb/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Memohon Panjang Umur, Agar Diberi Kesehatan dan Keberkahan Hidup



    Yogyakarta

    Dalam Islam, memohon panjang umur dapat menjadi ekspresi dari rasa syukur atas kehidupan yang telah diberikan oleh Allah SWT. Umat muslim dapat berdoa agar diberikan umur yang panjang dan penuh keberkahan.

    Doa memohon panjang umur bukan hanya sekedar menginginkan waktu yang lebih lama, tetapi juga sebuah pengharapan untuk terus beribadah, memperbaiki diri, dan berbuat baik selama hidup di dunia.

    Doa Memohon Panjang Umur

    Terdapat beberapa doa yang bisa dibaca untuk memohon agar panjang umur.


    Doa Panjang Umur

    Dikutip dari buku Pintar Ibadah karya Ust. H. Fatkhur Rahman, bahwa doa yang dapat dibaca ketika memohon panjang umur yaitu:

    اللهمَّ طَولُ عُمرِنَا فِي طَاعَتِكَ وَطَاعَةِ رَسُولِكَ وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

    Bacaan latin: Allaahumma thawwil ‘umuranaa fii thaa’atika wathaa’ati rasuulika waj’alnaa min ‘ibaadikash shaalihiina.

    Artinya: “Ya Allah, panjangkanlah umurku dalam mentaati-Mu, dan mentaati rasul-Mu serta jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang shalih.”

    Doa Mohon Banyak Harta, Badan Sehat dan Bertakwa

    Selain memohon agar diberikan umur yang panjang, umat muslim juga dapat memanjatkan doa untuk mengharapkan rezeki yang banyak dan dianugerahkan badan yang sehat. Doa ini tentunya ditujukan kepada Allah SWT semata.

    Dikutip dari buku Doa dan Zikir Sepanjang Tahun karya H. Hamdan Hameda,MA, berikut bacaan doanya:

    اللَّهُمَّ أَكْثِرُ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَبَارِك لَهُ فِيْمَا أَعْطَيْتَهُ وَأَطِلْ حَيَاتَهُ عَلَى طَاعَتِكَ وَأَصِحَ جِسْمَهُ وَأَحْسِنْ عَمَلَهُ وَاغْفِرْ لَهُ.

    Bacaan latin: Allaahumma aktsir maalahu wa waladahu wa baarik lahu fiima a’thaitahu wa athil hayaatahu ‘alaa thaa’atika wa ashihha jismahu wa ahsin ‘amalahu waghfir lahu.

    Artinya: “Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya, panjangkanlah hidupnya (umurnya) dalam ketaatan kepada-Mu, sehatkanlah tubuhnya, perbaguslah amalnya, dan ampunilah dia.”

    Doa tersebut merupakan doa yang dibacakan oleh sahabat Rasulullah SAW kepada kerabat dan keluarganya, dan anjuran Rasulullah SAW untuk memohon panjang umur tetapi dipenuhi ketaatan dan amal yang baik. (HR. Bukhari dan Al-Adab Al-Mufrad).

    Doa Agar Diberi Panjang Umur dan Banyak Rezeki

    Dikutip dari buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ust. Ahmad Zacky El-Syafa bahwa dapat membaca doa berikut agar diberi panjang umur dan rezeki yang banyak oleh Allah SWT:

    سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَعْلَمُ قَدْرَهُ غَيْرُهُ وَلَا يَبْلُغُ الْوَاصِفُونَ صِفَتَهُ

    Bacaan latin: Subhaana man laa ya’lamu qadruhu walaa yablughul waashifuuna shifatahu

    Artinya: “Maha Suci Zat yang orang tidak akan mengetahui kekuasaan-Nya selain hanya Dia dan tidak akan tercapai Orang-orang yang memberikan sifat terhadap sifatnya.”

    Doa tersebut memiliki khasiat bahwa jika terdapat seorang muslim yang membaca doa tersebut secara rutin setelah sholat fardhu sebelum membaca wirid setelah sholat, maka dia akan diberikan umur panjang dan rezeki yang banyak oleh Allah SWT.

    Selain dengan membaca doa-doa seperti yang dipaparkan di atas, dengan berbakti kepada orang tua dapat memperpanjang umur, seperti yang dikutip dari buku Keajaiban Doa & Ridho Ibu karya Mutia Mutmainah.

    Rasulullah SAW bersabda:

    مَنْ بَر وَالدَيْهِ طُوبَى لَهُ وَزَرَادَ اللَّهُ فِي عُمُرِه

    Artinya: “Barangsiapa yang berbakti kepada ibu ayahnya, maka kebahagiaanlah baginya dan Allah akan memanjangkan umurnya.” (HR. Bukhari).

    Demikian beberapa doa untuk memohon umur yang panjang dan penuh keberkahan. Doa ini dapat dibaca setelah sholat fardhu.

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Doa Diterima Kerja, Bisa Dibaca Agar Dapat Pekerjaan Impian



    Yogyakarta

    Doa agar diterima kerja ada banyak macamnya. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk selalu berdoa kepada Allah SWT dalam berbagai situasi.

    Perintah untuk berdoa pun termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 186 yang berarti,

    وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ


    Artinya: Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

    Selain berdoa kepada sang Khaliq pemilik segalanya dengan kerendahan dan keimanan, manusia juga perlu berikhtiar dan berusaha maksimal untuk mencapai sebuah tujuan dan keinginan. Hal ini juga berlaku ketika manusia menginginkan untuk segera mendapat sebuah pekerjaan atau dimudahkan dalam bekerja.

    Doa Agar Mendapat Pekerjaan

    Berikut merupakan 5 doa agar diterima kerja dengan mudah dan lancar yang dirangkum dari berbagai sumber.

    1. Doa Agar Segera Mendapat Pekerjaan

    اَللّٰهُمَّ اِرْضَنِيْ بِمَا رَضِيْتَ لِي، وَ عَافِنِي فِيْمَا أَبْقَيْتَ حَتَّى لاَ أُُحِبُّ تَعْجِيْلَ مَا أَخَّرْتَ، وَلَا تَأْخِيرَ مَا عَجَّلْتَ.

    Arab-latin: Allaahumma irdhanii bimaa radhita lii, wa ‘aafinii fiimaa abqaita hatta laa uhibbu ta’jiila maa akhkharta, walaa ta’khira maa ‘ajjalta.

    Artinya: “Ya Allah, buatlah aku ridha dengan kondisi yang Engkau ridhai untukku, dan berikanlah saya kesehatan selama masih Engkau biarkan hidup hingga aku tidak terburu- buru mendapatkan sesuatu yang Engkau tunda, dan tidak ingin menunda sesuatu yang engkau segerakan.”

    2. Doa Agar Mudah Mendapatkan Pekerjaan

    َاَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَا نَصَبٍ, إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

    Arab-latinnya: Allaahumma innii as-aluka an tarjuqanii rijqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairi ta’abin walaa masyaqqatin walaa dhairin walaa nashabin, innaka ‘alaa kulli syai-‘in qadiirun.

    Artinya: “Ya Allah, aku memohon agar engkau menganugrahiku rezeki yang halal, luas, dan baik tanpa harus berletih-letih dan bersusah payah, sungguh Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”

    3. Doa Saat Interview Lamaran Kerja

    رَبِّ شْرَحْ لِي صَدْرِى وَ يَسِرْلِي أَمْرِى وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيى يَفْقَهُوا قَوْلِى.

    Arab-latinnya: Rabbisyrahlii shadrii wa yassirlii amrii wahlul ‘uqdatan min lisaanii yafqahu qaulii.

    Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku supaya mereka mengerti perkataanku.”

    4. Doa Memohon Dimudahkan Mendapat Pekerjaan

    اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِى طَيِّبًا وَاسْتَعْمِلْنِي صَالِحًا

    Arab-latinnya: Allaahummar zuqnii thayyiban wasta’milnii shaalihan

    Artinya: Ya Allah, berilah rezeki yang baik kepadaku dan pekerjakanlah diriku pada yang baik.

    5. Doa Memohon Kesuksesan dalam Pekerjaan

    اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَسْأَلَةِ وَخَيْرَ الدُّعَاءِ وَخَيْرَ النَّجَاحِ وَخَيْرَ الْعَمَلِ وَخَيْرَ الثَّوَابِ وَخَيْرَ الْحَيَاةِ وَخَيْرَ الْمَمَاتِ ثَبِّتْنِي وَثَقِلْ مَوَازِيْنِي وَحَفِّفْ إِيْمَانِي وَارْفَعْ دَرَجَاتِي وَتَقَبَّلْ صَلَوَاتِي وَاغْفِرْ خَطِيْئَتِي وَأَسْأَلُكَ الدَّرَجَاتِ الْعُلْيَ فِى الْجَنَّةِ

    Arab-latinnya: Allahumma innii as’aluka khairal mas’alati wa khairad-du’aa’i wa khairan najaahi wa khairal amali wa khairats tsawaabi, wa khairal hayaati wa khairal mamaati, tsabbitnii wa tsaqqil mawaaziinii, wa haffif iimaanii warfa’ darajaatii, wa taqabbal shalawaatii waghfir khathii’atii, wa as’alukad darajaatil ‘ulya fil jannati

    Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu sebaik-baik permohonan, sebaik-baiknya doa, sebaik-baiknya keberhasilan, sebaik-baiknya amal perbuatan, sebaik- baiknya pahala, sebaik-baiknya kehidupan dan sebaik- baiknya kematian. Tetapkanlah padaku serta perberatlah timbangan amal kebaikanku, kokohkanlah keimananku, tinggikan derajatku, terimalah shalat-shalatku, ampunilah dosa kesalahanku dan aku mohon kepada-Mu untuk mendapatkan tingkat tertinggi di dalam surga.

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • Dzikir Ya Hayyu Ya Qayyum 40 Kali Setiap Pagi dan Petang


    Jakarta

    Ya Hayyu Ya Qayyum merupakan zikir atau ucapan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW ketika beliau dihadapkan dengan sebuah cobaan atau tatkala sedih. Bacaan ini dapat diucapkan sebanyak 40 kali.

    Ibnul Qayyim al-Jauziyah dalam kitab Al-Jawabul Kafi Liman Saala ‘Anid Dawaaisy-Syafi sebagaimana dinukil Ustadz Syauqi Abdillah Zein dalam buku Jurus-Jurus Langit Pengguyur Rezeki, turut menjelaskan mengenai makna Ya Hayyu Ya Qayyum.

    Makna Ya Hayyu Ya Qayyum

    Ibnul Qayyim al-Jauziyah mengatakan bahwa, Ya Hayyu Ya Qayyum lebih dikenal sebagai Ismullahil A’dzham atau Ismullahil A’dzham. Kalimat ini merupakan nama Allah SWT yang paling agung di antara yang lainnya yang tercantum dalam Al-Qur’an.


    Kalimat ini terdiri dari dua nama Allah SWT, yakni Al-Hayy dan Al-Qayy. Al-Hayy memiliki makna Allah Yang Maha Hidup, Dia-lah Dzat yang senantiasa hidup dan tidak mungkin mati atau tidur bahkan sekejap pun. Sedangkan Al-Qayyum artinya Allah yang Maha Mandiri. Maksudnya Allah Maha Berdiri Sendiri dan tidak memerlukan makhluk.

    Istilah Ismaullahil A’dzham terdapat dalam tiga surah Al-Qur’an, sebagaimana dalam bunyi hadits berikut,

    Ismullah al-A’dzham yang jika digunakan untuk berdoa, maka Allah SWT. Akan mengabulkan doanya, (yakni) yang terdapat dalam tiga surah Al-Qur’an, yaitu surah al-Baqarah, surah Ali ‘Imran, dan surah Thaahaa.” (HR Ibnu Majah, Hakim, dan Thabrani)

    Menurut Ibnul Qayyim al-Jauziyyah, ayat-ayat Al-Qur’an tersebut adalah surah al-Baqarah ayat 255, surah Ali ‘Imran ayat 2, serta surah Thaha ayat 111.

    Tuntunan Membaca Ya Hayyu Ya Qayyum

    Terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi sebagaimana dinukil Ibnul Qayyim al-Jauziyyah dalam kitab Al-Jawabul Kafi Liman Saala’Anid Dawaaisy-syafi’i, dari Abu Hurairah, ia berkata,

    “Apabila Rasulullah SAW menghadapi suatu masalah, beliau mengangkat kepalanya ke langit, jika bersungguh-sungguh dalam berdoa, beliau mengucapkan Ya Hayyu, Ya Qayyum.” (Jami’ Tirmidzi)

    Masih dalam sumber yang sama, disebutkan bahwa Rasulullah SAW juga mengucapkan Ya Hayyu Ya Qayyum apabila beliau ditimpa hal yang menyedihkan.

    Seperti dalam hadits dari Anas bin Malik, ia berkata, “Jika Rasulullah SAW tertimpa suatu perkara yang menyedihkan, beliau mengucapkan, Ya Hayyu, Ya Qayyum birahmatika astaghitsu (Wahai Yang Mahahidup dan Maha Penegak dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan).” (HR at-Tirmidzi dalam Jami’)

    Dalam kitab Al-I’tisham karya Imam Asy-Syathibi terdapat riwayat yang menyebut anjuran membaca dzikir Ya Hayyu Ya Qayyum 40 kali. Dikisahkan dari Al-Kattani, dia mengatakan bermimpi melihat Nabi Muhammad SAW dalam tidurnya. Dia pun berkata kepada beliau SAW, “Berdoalah kepada Allah agar Dia tidak mematikan hatiku.” Beliau menjawab, “Bacalah setiap hari kalimat Ya Hayyu Ya Qayyum la ilaha illa anta sebanyak 40 kali.”

    Imam Asy-Syathibi menjelaskan, faedah mimpi tersebut adalah mengingatkan pada sebuah kebaikan dan mimpi semacam itu termasuk jenis kabar gembira. Hanya saja, tinggal dibicarakan apakah penetapan jumlah 40 kali tersebut, jika itu tidak menjadi keharusan maka mimpi itu benar adanya.

    Rasulullah SAW sendiri menganjurkan untuk membaca Ya Hayyu Ya Qayyum sebagai salah satu bacaan dzikir pagi dan petang. Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW berpesan kepada Fatimah RA, “Hendaklah kamu mendengar apa yang aku wasiatkan kepada kamu, yaitu ucapkanlah apabila masuk waktu pagi dan apabila masuk waktu petang,

    يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرَفَةَ عَيْنٍ.

    Latin: yaa hayyu ya qayyum birahmatika astaghiitsu, ashlih lii syaknii kullahu, wa laa takilnii ila nafsii tarafata ‘aini

    Artinya: Wahai yang Maha Hidup! Wahai yang Maha Kekal selamanya, dengan Rahmat Engkau aku memohon pertolongan daripada sebarang kesukaran. Perbaikilah bagiku setiap urusanku dan janganlah Engkau biarkan aku mengurusi diriku sendiri walau sekelip mata.” (Hadits Hasan oleh Al-Hakim)

    Atau hadits berikut ini,

    يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

    Latin: yaa hayyu ya qayyum birahmatika astaghiitsu

    Artinya: “Wahai yang Maha Hidup! Wahai yang Kekal selamanya, dengan Rahmat Engkau aku memohon pertolongan daripada sebarang kesukaran.” (Hadits hasan oleh Tirmidzi)

    Keutamaan Membaca Ya Hayyu Ya Qayyum

    Diambil dari sumber sebelumnya, berikut adalah rangkuman keutamaan setelah membaca zikir Ya Hayyu Ya Qayyum:

    • Allah SWT akan memberikan anugerah dan karunia berupa rezeki yang berlimpah.
    • Menjadi orang yang mandiri dan tidak mengandalkan orang lain.
    • Mempunyai semangat bekerja keras.
    • Dimudahkan dalam mencari rezeki.
    • Menjadi orang yang sukses karena bersungguh-sungguh dan tidak bermalas-malasan dalam bekerja.
    • Mendapatkan kebijaksanaan.
    • Dijauhkan dari kesedihan.
    • Dilindungi dari berbagai bencana.
    • Mendapat solusi dari masalah bisnis.
    • Dipermudah urusannya dalam menghadapi masalah.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Takdir yang Ditetapkan ketika Manusia dalam Kandungan



    Jakarta

    Allah SWT telah menetapkan takdir setiap makhluk-Nya tak terkecuali manusia. Ada empat jenis takdir yang ditulis saat manusia dalam kandungan ibunya.

    Penulisan takdir secara keseluruhan dilakukan dalam empat waktu. Disebutkan dalam Al-Khurasaniyyah Fi Syarhi ‘Aqidah Ar-Raziyyaini karya Syaikh Abdul Aziz Marzuq Ath-Tharifi, pertama, sejak sebelum penciptaan langit dan bumi atau biasa disebut takdir azali. Takdir ini mencakup takdir seluruh makhluk dan kejadian hingga hari kiamat. Ini tertulis di Lauhul Mahfudz.

    Kedua, ketika pengambilan janji. Ketiga, ketika pembentukan nutfah (mani). Keempat ketika malam Lailatul Qadar atau biasa disebut takdir tahunan. Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitab Syifa’ul ‘Alil Fi Masa’ilil Qadha Wal Qadar menyebutkan satu lagi, yakni takdir harian.


    Takdir yang Ditetapkan ketika dalam Kandungan

    Dalam kitab Hadits Arbain karya Imam an-Nawawi, terdapat sebuah hadits yang menyebutkan empat jenis takdir yang ditulis ketika manusia masih berbentuk janin. Empat jenis takdir yang ditetapkan ketika manusia dalam kandungan adalah rezekinya, amalnya, ajalnya, dan apakah ia termasuk orang yang bahagia atau sengsara.

    Hadits ini diriwayatkan dari Abdurrahman Abdullah bin Mas’ud RA. Dia mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah menceritakan,

    إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقَهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْمَا نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ المَلَكُ فَيَنفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ

    فَوَاللَّهِ الَّذِي لَا إِلَهَ غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا. رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ

    Artinya: “Sesungguhnya salah seorang dari kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam perut ibunya selama 40 hari berwujud nutfah (mani), kemudian menjadi ‘alaqah (gumpalan darah) selama itu juga, kemudian menjadi mudghah (gumpalan daging) selama itu juga. Kemudian diutus seorang malaikat, lalu dia meniupkan roh kepadanya, dan dia (malaikat tadi) diperintahkan menulis 4 kalimat (perkara): tentang rezekinya, amalannya, ajalnya dan (apakah) dia termasuk orang yang sengsara atau bahagia.

    Demi Allah, Dzat yang tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, sesungguhnya salah seorang dari kalian, benar-benar beramal dengan amalan penduduk jannah (surga) sehingga jarak antara dia dengan jannah itu tinggal sehasta. Namun dia didahului oleh al kitab (catatan takdirnya) sehingga dia beramal dengan amalan penduduk neraka, maka dia pun masuk ke dalamnya. Dan sungguh, salah seorang dari kalian beramal dengan amalan penduduk neraka jika jarak antara dia dengan neraka tinggal satu hasta. Namun dia didahului oleh catatan takdir, sehingga dia beramal dengan amalan penduduk jannah, maka dia masuk ke dalamnya.” (HR Bukhari dan Muslim)

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Dzikir Lailahaillallah al Malikul Haqqul Mubin dan Keutamaannya


    Jakarta

    Rasulullah SAW telah menganjurkan umatnya untuk membaca dzikir setiap waktu. Salah satu bacaan dzikir yang bisa diamalkan adalah dzikir la ilaha illallah al malikul haqqul mubin.

    Anjuran berdzikir setiap waktu ini termuat dalam hadits yang menyebut bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Hendaklah lisanmu selalu basah dengan berdzikir kepada Allah.” (HR At Tirmidzi)

    Allah SWT telah berfirman dalam surah Al Ahzab ayat 41-42,


    يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ ٤١ وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا ٤٢

    Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan dzikir sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.”

    Dalam Islam, kalimat la ilaha illallah al malikul haqqul mubin merupakan salah satu bacaan dzikir. Bacaan ini memiliki makna yang mendalam dan penting. Dengan membacanya, seorang muslim akan mendapatkan banyak keutamaan.

    Bacaan La ilaha illallah al Malikul Haqqul Mubin Arab dan Artinya

    Berikut merupakan bacaan la ilaha illallah al malikul haqqul mubin arab, latin, dan artinya yang dapat dibaca oleh setiap muslim.

    لا إلها الله. الملكل حقول مبينا.

    Bacaan latin: la ilaha illallah al malikul haqqul mubin

    Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan yang maha benar dan nyata.”

    Keutamaan Membaca La ilaha illallah al Malikul Haqqul Mubin

    Dikutip dari buku Amalan Para Wali Allah karya Shabri Shaleh Anwar, bacaan lailahaillallah al malikul haqqul mubin adalah amalan yang dapat dibaca setelah salat Zuhur.

    Bacaan la ilaha illallah al malikul haqqul mubin memiliki keutamaan seperti memperlancar rezeki.

    Para ulama telah meriwayatkan dalam beberapa hadits bahwa Nabi Muhammad SAW memerintahkan sahabatnya untuk membaca la ilaha illallah al malikul haqqul mubin setiap hari sebanyak 100 kali untuk memperlapang rezeki.

    Abu Bakar bin Sayid M Syatho Dimyathi dalam kitabnya, Hasyiyah I’anatut Thalibin ala Fathil Mu’in, sebagaimana dilansir NU Online mengtakan,

    وردت عن النبي صلى الله عليه وسلم في أحاديث صحيحة كثيرة، أمر بها بعض أصحابه لتوسعة الرزق، وقال بعض العارفين: وهي مجربة لبسط الرزق الظاهر والباطن، وهي هذه: لا إله إلا الله الملك الحق المبين، كل يوم مئة مرة. سبحان الله وبحمده، سبحان الله العظيم، أستغفر الله، كل يوم مئة مرة. واستحسن كثير من الأشياخ أن تكون بين سنة الصبح والفريضة، فإن فاتت في ذلك فبعد صلاة الصبح وقبل طلوع الشمس، وإن فاتت في ذلك فعند الزوال. فلا ينبغي للعبد أن يخلي يومه عنها.

    Artinya: “Tersebut dalam banyak hadits shahih sebuah riwayat di mana Nabi Muhammad SAW memerintahkan sejumlah sahabatnya untuk mengamalkan bacaan ini demi memperlapang rezeki. Sebagian ‘arifin mengatakan, amalan ini teruji dalam melapangkan rezeki lahir maupun batin. Bacaan yang dimaksud ialah “la ilaha ilallah. Almalikul haqqul mubin” setiap hari 100 kali. “Subhanallahi wa bihamdih, subhanallahil adzim, astaghfirullahal aszim” setiap hari 100 kali. Banyak guru besar menganggap baik melazimkan bacaan ini saat di antara salat Subuh.”

    Rezeki yang dimaksud mencakup rezeki lahir maupun batin. Bacaan ini dapat diamalkan oleh siapa pun karena akan mengubah kebiasaan buruk yang dimiliki oleh seseorang menjadi baik. Atas izin Allah SWT, amalan ini akan menambah pahala bagi yang mengamalkannya.

    Melansir dari sumber yang sama, kalimat la ilaha illallah almalikul haqqul mubin Muhammadur Rasulullah Ash-shadiqul Wa’dimil Amin merupakan kalimat yang tertera di pintu Ka’bah. Dengan membacanya, seseorang akan mendapatkan pahala yang besar.

    Wallahu a’lam.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Sholat Dhuha Lengkap dengan Bacaan Latin dan Artinya


    Jakarta

    Sholat Dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Saat mengerjakannya, umat Islam bisa menutup dengan membaca doa sholat Dhuha.

    Sholat Dhuha dapat dikerjakan dari matahari naik setinggi tombak hingga matahari tergelincir. Namun disunnahkan mengakhirinya hingga matahari cukup tinggi dan terik, ungkap Sayyid Sabiq dalam kitab Fiqh Sunnah.

    Dalam sholat Dhuha terdapat doa khusus. Berikut doa sholat Dhuha lengkap dengan bacaan latin dan artinya yang dapat dibaca oleh setiap muslim seperti dinukil dari buku Keberkahan Sholat Dhuha, Raih Rezeki Sepanjang Hari: Plus Ayat & Doa-Doa Pembuka Rezeki karya Arif Rahman.


    Doa Sholat Dhuha Lengkap: Arab, Latin, Artinya

    اللهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقَى فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرَبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

    Bacaan latin: Allahumma innadh dhuha’a dhuha’uka, wal bahaa’a bahaa’uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. Allahumma inkaana rizqa fis samaa’i fa ‘anzilhu wa inkaana fil ardhi fa ‘akhrijhu wa inkaana mu’asaran fayassirhu wa inkaana haraaman fathahhirhu wa inkaana ba’idan fa qaribhu, bihaqqiduhaa ‘ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatini maa ataita ‘ibadikash shalihin.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah. Dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”

    Keutamaan Sholat Dhuha

    Jika seorang muslim melaksanakan sholat Dhuha dan mengamalkan doa sholat Dhuha, maka ia akan mendapatkan keutamaan yang mulia. Beberapa keutamaan sholat Dhuha seperti yang dikemukakan oleh Sayyid Sabiq berdasarkan hadits yaitu:

    1. Sholat Dhuha Adalah Sedekah

    Rasulullah SAW bersabda, “Hendaklah kalian bersedekah untuk setiap ruas tulang tubuh pada setiap pagi. Setiap bacaan tasbih adalah sedekah, tahmid adalah sedekah, tahlil adalah sedekah, takbir adalah sedekah, menyuruh orang lain agar melakukan amal kebaikan adalah sedekah, melarang orang lain agar tidak melakukan kemungkaran juga sedekah. Semua itu dapat dilakukan dengan dua rakaat sholat Dhuha.” (HR Ahmad, Muslim, dan Abu Dawud)

    2. Sholat Dhuha Dapat Menggantikan 360 Kali Sedekah

    Rasulullah SAW bersabda, “Dalam tubuh manusia terdapat 360 ruas tulang. Setiap orang dituntut mengeluarkan sedekahnya untuk masing-masing ruas tulang tersebut.” Para sahabat bertanya, “Siapa yang mampu melaksanakannya, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Dahak yang ada di masjid lalu dipendam ke tanah dan menyingkirkan gangguan di tengah jalan, itu termasuk sedekah. Namun, jika tidak mampu, cukup bagi kalian mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha.”

    Rasulullah SAW bersabda, “Allah berfirman: Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada permulaan siang (yakni sholat Dhuha), (jika kamu senantiasa mengerjakannya) niscaya Aku memenuhi keperluanmu pada akhirnya (sore hari).” (HR Hakim dan Thabrani)

    4. Akan Mendekatkan Diri dengan Kemenangan

    Rasulullah SAW bersabda, “Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang lebih dekat (tercapainya) dari kejayaan perang (kemenangan) yang mereka peroleh, lebih banyak harta rampasannya, dan dekat (waktu) kembalinya? Siapa yang berwudhu, lantas pergi ke masjid untuk mengerjakan sholat sunnah Dhuha, orang itulah yang lebih dekat kemenangannya, lebih banyak memperoleh harta rampasan, dan lebih cepat kembalinya.” (HR Ahmad, Thabrani, dan Abu Ya’la)

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Nabi Yunus untuk Rezeki yang Bisa Diamalkan


    Jakarta

    Nabi Yunus AS sangat terkenal dengan kisahnya ketika berada dalam perut ikan. Di tengah gelapnya perut ikan tersebut, ia mengucapkan doa yang dapat menyelamatkan dirinya.

    Doa Nabi Yunus AS ini sangat terkenal dalam Islam sebab memiliki nilai spiritual yang mendalam dalam konteks mencari rezeki dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Menurut sebuah hadits, doa Nabi Yunus AS dapat membuka rezeki karena dengan mengucapkannya Allah SWT pasti akan mengabulkan doa orang tersebut, sebagaimana ditulis dalam buku Miracle Rezeki karya Naufal Arifin.


    Rasulullah SAW bersabda,

    دَعْوَةُ ذِي النَّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِي بَطْنِ الْحُوتِ: لا إله إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِي شَيْءٍ قطِّ إِلَّا اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ

    Artinya: “Doa Dzunnun (Nabi Yunus ‘alaihissalam) ketika di perut ikan adalah “Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.” Sesungguhnya tidak seorang muslim pun yang berdoa dengannya dalam suatu masalah, melainkan Allah akan mengabulkan doanya.” (HR Tirmidzi, dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

    Doa Nabi Yunus untuk Rezeki

    Doa Nabi Yunus AS untuk rezeki dan ampunan dari Allah SWT terdapat dalam Al-Qur’an surah Al-Anbiya ayat 87 yang bunyinya,

    وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ ٨٧

    Artinya: (Ingatlah pula) Zun Nun (Yunus) ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya. Maka, dia berdoa dalam kegelapan yang berlapis-lapis) “Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim.”

    Doa tersebut berada di akhir ayat 87 sebagaimana berikut ini.

    لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ

    Arab-latin: laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadz-dzaalimiin

    Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim.”

    Kisah Nabi Yunus AS dalam Tiga Kegelapan

    Nabi Yunus AS adalah nabi yang diutus oleh Allah SWT untuk sebuah kaum di sebuah desa bernama Ninawa, daerah Mosul, Irak. Kaum itu telah menyimpang jauh dari jalan Allah SWT karena menyembah berhala.

    Ketika kaum tersebut diseru oleh Nabi Yunus AS agar mau kembali menyembah Allah SWT dan berhenti dari kemaksiatannya, mereka menolak dan menetap dalam kesesatan. Bahkan setelah Nabi Yunus AS sudah menyampaikan azab yang akan menimpa kaum itu mereka tetap berada dalam kesesatan.

    Nabi Yunus AS pun marah dan meninggalkan kaum tersebut. Ia pergi ke tepi pantai dan menaiki sebuah kapal. Kapal itu pun terombang-ambing di lautan karena Allah SWT belum mengizinkannya untuk pergi meninggalkan kaumnya.

    Alasannya adalah ternyata kaum Nabi Yunus AS sudah kembali ke jalan yang benar. Mereka memohon ampun dengan berdoa kepada Allah SWT agar azab yang akan menimpa mereka diangkat. Sehingga, Allah SWT benar-benar mengabulkannya.

    Keadaan kapal Nabi Yunus AS tidak baik-baik saja karena merasa terlalu berat, akhirnya awak kapal lain menyuruhnya untuk ikut dibuang ke laut bersama barang-barang lainnya agar beban kapal lebih ringan.

    Ketika terjun ke air, Nabi Yunus AS langsung dilahap oleh ikan yang sangat besar sehingga berada di dalam perut ikan tersebut. Ia diselimuti tiga kegelapan, yakni kegelapan perut ikan, kegelapan lautan, dan kegelapan malam.

    Dalam keadaan yang sempit inilah, Nabi Yunus AS memohon ampunan kepada Allah SWT dengan mengucap “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

    Allah SWT akhirnya mengampuni Nabi Yunus AS dan menyelamatkannya ke tepi pantai. Allah SWT juga kembali memerintahkan Nabi Yunus AS untuk menemui kaumnya dengan membawa berita gembira bahwa Dia telah menerima tobat mereka.

    Kaum Nabi Yunus AS yang telah beriman kepada Allah SWT pun diberikan berkah kepada harta dan anak-anak mereka, sebagaimana diterangkan Allah SWT dalam firman-Nya,

    “Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih. Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.” (QS Ash-Shafat: 147-148)

    Wallahu a’lam.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Kumpulan Doa Melancarkan Rezeki dan Usaha, Yuk Amalkan!


    Jakarta

    Doa melancarkan rezeki dan usaha dapat diamalkan oleh kaum muslimin. Rezeki sendiri merupakan salah satu ketetapan Allah SWT bagi hamba-Nya.

    Setiap manusia tentu ingin memiliki rezeki yang baik dan berasal dari sumber halal. Hal ini dimaksudkan agar rezeki yang didapat membawa keberkahan.

    Allah SWT berfirman dalam surah Saba ayat 36,


    قُلْ إِنَّ رَبِّى يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

    Artinya: Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya). akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”

    Rasulullah SAW juga pernah bersabda dalam sebuah hadits terkait rezeki yang telah dijamin oleh Allah SWT,

    “Andai kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, niscaya Dia akan memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung. Pada pagi hari, ia pergi dengan perut kosong, dan pada sore hari ia pulang dengan perut kenyang.” (HR Tirmidzi dan Hakim)

    Dijelaskan dalam buku Mengetuk Pintu Rezeki susunan Irwan Kurniawan, rezeki terbagi ke dalam dua jenis yaitu rezeki lahiriah dan batiniah. Rezeki lahiriah berhubungan dengan badan atau berupa materi seperti kesehatan. Sementara itu, rezeki batiniah erat kaitannya dengan hati, seperti rasa bahagia dan ilmu pengetahuan.

    Kumpulan Doa Melancarkan Rezeki dan Usaha

    Mengutip buku 99 Doa untuk Bisnis Lancar Rezeki Berlimpah susunan Abdurrahim Hamdi, Kitab Doa Mustajab Terlengkap Bahasa Arab, Latin dan Terjemahnya karya Ustaz H Amrin Ali Al-Kasyaf dan arsip detikHikmah, berikut sejumlah doa yang dapat dibaca untuk melancarkan rezeki dan usaha.

    1. Doa Melancarkan Rezeki dan Usaha Versi Pertama

    اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ اَنْ تَرْزُقَنِىْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَمَشَقَّةٍ وَلاَضَيْرٍ وَلاَنَصَبٍ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

    Arab latin: Allahumma innii as aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairita’abin wala masyaqqatin walaa dhoirin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai in qadiir.”

    Artinya: “Ya Allah, aku minta pada Engkau akan pemberian rezeki yang halal, luas, baik tidak tanpa repot dan juga tanpa kemelaratan dan tanpa keberatan, sesungguhnya Engkau kuasa atas segala sesuatu.”

    2. Doa Melancarkan Rezeki dan Usaha Versi Kedua

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ، وَالْعَزِيْمَةَ عَلَى الرُّشْدِ، وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ وَأَسْأَلُكَ حُسْنَ عِبَادَتِكَ وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيْمًا وَأَسْأَلُكَ لِسَانًا صَادِقًا وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ وَأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ

    Arab latin: Allaahumma innii as-alukats tsabaata fil amri, wal ‘aziimata ‘alar rusydi, wa as-aluka syukra ni’matik, wa as-aluka husna ‘ibaadatik, wa as-aluka qalban saliiman, wa as-aluka lisaanan shaadiqa, wa as-aluka min khairi maa ta’lam, wa astaghfiruka lima ta’lamu innaka anta ‘allamul ghuyuub.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ketegaran dalam menghadapi permasalahan dan memohon agar Engkau berkenan memberikan petunjuk. Aku memohon kepada-Mu agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu. Aku memohon kepada-Mu agar giat beribadah kepada-Mu. Aku memohon kepada-Mu hati yang bersih dan lisan yang jujur. Aku memohon kepada-Mu kebaikan yang Engkau ketahui dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang Engkau ketahui. Aku juga memohon kepada-Mu curahan ampunan dari segala dosa yang Engkau ketahui, karena Engkaulah yang Maha Mengetahui segala yang gaib.” (HR Tirmidzi, Nasa’i, dan Ahmad)

    3. Doa Melancarkan Rezeki dan Usaha Versi Ketiga

    اَللَّهُمَّاِنِّيأَسْئَلُكَأَنْتَرْزُقَنَىرِزْقًاحَلَالًاوَاسِعًاطَيِّبًامِنْغَيْرِتَعْبٍوَلَامَشَقَّةٍوَلَاضَيْرٍوَلَانَصَبٍاِنَّكَ عَلَىكُلِّشَيْءٍقَدِيْرٌ

    Arab latin: Allaahumma inni as-asluka antarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairi ta’bin wa laa masyaqqatin wa laa dhairin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar melimpahkan rezeki kepadaku berupa rezeki yang halal, luas, dan tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan dan tanpa meletihkan dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”

    4. Doa Melancarkan Rezeki dan Usaha Versi Keempat

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلً

    Arab latin: Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

    Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR Ibnu Majah)

    5. Doa Melancarkan Rezeki dan Usaha Versi Kelima

    اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي

    Arab latin: Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa ahsin ‘amalii wagh-fir lii.

    Artinya: “Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku.”

    Demikian kumpulan doa melancarkan rezeki dan usaha. Jangan lupa diamalkan ya!

    (aeb/erd)



    Sumber : www.detik.com