Tag: ribet

  • Jangan Lupa Bersihkan Bagian Luar Kulkas, Begini Caranya Tanpa Ribet



    Jakarta

    Kulkas perlu dibersihkan secara berkala. Tidak hanya interiornya, bagian luarnya juga perlu dibersihkan.

    Sayangnya, bagian luar kulkas sering luput dibersihkan oleh pemilik rumah. Padahal, eksterior kulkas rentan berdebu, baret, dan berjamur.

    Lantas, bagaimana cara membersihkan eksterior kulkas? Simak caranya berikut ini.


    Cara Bersihkan Bagian Luar Kulkas

    Inilah beberapa cara untuk membersihkan bagian luar kulkas, dikutip dari Better Homes & Gardens.

    1. Kemoceng

    Salah satu cara paling sederhana untuk membersihkan kulkas adalah dengan kemoceng. Sapukan kemoceng untuk membersihkan debu pada permukaan kulkas. Jika masih ada sisa kotoran membandel, penghuni bisa gunakan cairan pembersih dan kain microfiber.

    2. Sabun Cuci Piring

    Kulkas memiliki karet untuk memastikan pintu bisa tertutup rapat. Bagian ini bisa kotor dan berjamur kalau tidak dirawat.

    Bersihkan bagian karet menggunakan sabun cuci piring dan air hangat. Caranya dengan menggosokan bagian karet pintu menggunakan spons. Setelah itu, pastikan untuk mengeringkan karet menggunakan kain microfiber.

    3. Cairan Pembersih Serbaguna

    Penghuni rumah bisa menggunakan cairan pembersih serbaguna untuk membersihkan kulkas. Semprotkan cairan pembersih ke kain microfiber, lalu bersihkan seluruh permukaan kulkas.

    Khusus kulkas dari baja anti karat, cara bersihkannya dengan membersihkan permukaan dengan kain microfiber basah. Lalu, keringkan menggunakan kain.

    Jika ada noda yang sulit hilang, cobalah digosok menggunakan alkohol. Namun, jangan lupa keringkan lagi sampai alkoholnya tidak tersisa.

    Itulah tips membersihkan bagian luar kulkas. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • WC Mampet Susah Disiram? Begini Cara Perbaikinya Tanpa Ribet


    Jakarta

    Pernahkah menyiram WC tapi kotorannya tak bisa turun? Itu adalah tanda kalau WC mampet, sebab biasanya kloset bekerja tak sampai lima menit.

    WC mampet sering kali disebabkan oleh penyumbatan. Kloset bisa tersumbat kotoran ataupun tisu, sehingga menutupi jalur air.

    Selain penyumbatan, WC dapat mampet karena septic tank penuh. Hal ini akibat septic tank belum disedot.


    Kalau WC mampet, bagaimana cara perbaikinya ya? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Perbaiki WC Mampet

    Inilah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi WC mampet.

    1. Siram Air Panas

    Coba siram WC secara perlahan dengan air panas, bukan air mendidih ya. Air mendidih bisa merusak pipa pembuangan. Tunggu beberapa saat, lalu coba flush atau siram WC secara manual.

    2. Siram Soda Kue dan Cuka

    Campuran soda kue dan cuka bisa melancarkan saluran mampet. Kedua bahan ini menghasilkan gelembung gas karbon dioksida yang melarutkan kotoran atau bahan yang menyumbat.

    Cara pakainya dengan mencampurkan 2 cangkir cuka dengan satu cangkir soda kue. Diamkan dua bahan tersebut selama 1 jam. Kemudian, siram larutan tersebut ke dalam toilet. Jika belum berhasil, mungkin perlu melakukan proses ini lagi dan mendiamkan larutan tersebut semalaman.

    3. Pakai Alat Sedot WC

    Alat yang biasa dipakai untuk mengatasi WC mampet adalah logam panjang yang bentuknya fleksibel dan kecil. Alat ini masuk ke pipa pembuangan. Penghuni bisa membuka jalan air dengan mendorong dan memutar alat.

    4. Panggil Sedot WC

    Jika tidak punya waktu atau tak tahu cara perbaiki WC, penghuni bisa panggil tukang sedot WC. Mereka punya peralatan lengkap untuk mengatasi masalah tanpa perlu membongkar WC.

    Itulah beberapa cara mengatasi WC mampet. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Cegah Lumut di Toren Air, Nggak Perlu Ribet!



    Jakarta

    Toren air atau tandon air merupakan penampungan cadangan air yang biasa diletakkan di atap rumah. Fungsinya sangat vital, yaitu menyimpan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan memasak.

    Namun, karena toren selalu terisi air, kondisi di dalamnya menjadi lembap dan rentan ditumbuhi lumut. Jika dibiarkan, pertumbuhan lumut ini bisa membuat air menjadi keruh, berbau, dan tidak layak pakai.

    Kondisi lembap, paparan sinar matahari langsung, hingga kualitas air baku yang buruk menjadi penyebab utama toren cepat ditumbuhi lumut. Lantas, bagaimana cara mencegahnya?


    Dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), berikut ini tips mencegah pertumbuhan lumut di toren air rumah:

    1. Pastikan Tangki Air Tertutup Rapat

    Lumut tumbuh subur saat air terkena cahaya matahari. Oleh karena itu, pastikan toren air selalu dalam kondisi tertutup rapat. Penutup yang baik akan menghalangi sinar matahari masuk dan menjaga kualitas air tetap bersih.

    2. Pasang Pelindung atau Atap di Atas Toren

    Banyak toren berbahan plastik dan berwarna cerah yang memungkinkan cahaya menembus ke dalam. Solusinya, pasang pelindung atau kanopi di atas toren agar tidak terpapar sinar matahari langsung. Dengan begitu, suhu dan kelembapan di dalam toren bisa lebih terkontrol.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Alternatif lain untuk meminimalisir masuknya cahaya adalah dengan mengecat toren menggunakan warna gelap. Warna gelap seperti hitam atau biru tua mampu menghalangi penetrasi cahaya, sehingga menekan pertumbuhan lumut di dalam toren.

    4. Kuras Toren Secara Rutin

    Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah menguras toren secara berkala. Idealnya, toren air dikuras setiap 6 bulan sekali. Namun, jika lumut tumbuh lebih cepat, lakukan pengurasan setiap 3-4 bulan sekali agar air tetap higienis dan sehat digunakan.

    Menjaga kebersihan toren air adalah bagian penting dari upaya menjaga kesehatan keluarga. Jangan tunggu sampai air berubah warna atau berbau! Lakukan perawatan sederhana namun rutin agar toren bebas lumut dan air tetap bersih.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ahli Ingatkan Jangan Taruh 3 Barang Ini di Atas Mesin Cuci, Bahaya!


    Jakarta

    Menaruh barang di atas mesin cuci terkadang dilakukan dengan alasan lebih efisien. Namun, tidak semua barang bisa ditaruh di atas mesin cuci.

    Bahkan, Presiden di Mr. Appliance Glenn Lewis mengingatkan untuk tidak menaruh apa pun di atas mesin cuci maupun mesin pengering. Salah satu alasannya karena ribet harus memindahkan barang-barang ketika mesin cuci mau digunakan.

    “Jangan menaruh apa pun di atas mesin cuci dan pengering. Mesin cuci dan pengering tidak dirancang untuk menyimpan barang, dan Anda dapat merusak produk yang disimpan dan peralatannya sendiri,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens, Senin (11/8/2025).


    Ada juga beberapa barang yang benar-benar tidak boleh ditaruh di atas mesin cuci. Apa saja itu? Berikut ini informasinya.

    Barang-barang yang Berat

    Ahli laundry dan pembersihan sekaligus CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, menyarankan untuk jangan pernah menyimpan barang berat seperti keranjang cucian maupun wadah penyimpanan di atas mesin cuci maupun pengering. Barang tersebut bisa memberikan tekanan pada mesin yang berpotensi merusak tutup mesin cuci. Selain itu, jika barang-barang terjatuh bisa merusak mesin atau melukai seseorang.

    Cairan Pembersih dengan Bahan Kimia Keras

    Kadang-kadang cairan pembersih kerap ditaruh di atas mesin cuci karena lebih mudah digapai. Namun sebaiknya hal ini tidak dilakukan apalagi jika mengandung bahan kimia keras karena bisa merusak permukaan mesin hingga mengeluarkan asap berbahaya apabila cairan saling tercampur.

    “Sebaliknya, simpan perlengkapan pembersih Anda di lemari yang berventilasi baik, sebaiknya terkunci dan jauhkan dari jangkauan anak-anak atau hewan peliharaan – idealnya jangan langsung di atas mesin untuk menghindari tetesan,” kata Alicia.

    Bahan yang Mudah Pecah

    Sebaiknya tidak menaruh barang yang mudah pecah di atas mesin cuci. Barang tersebut sebaiknya disimpan di dalam rak yang kokoh dan mudah diakses.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak ditaruh di atas mesin cuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Ribet! 4 Cara Hilangkan Karat dengan Bahan yang Ada di Rumah


    Jakarta

    Karat adalah perubahan bentuk permukaan logam akibat dari reaksi oksidasi. Karat membuat permukaan logam terasa kasar dan lebih rapuh. Apabila dibiarkan, lama kelamaan permukaannya bisa patah dan barang tersebut tidak dapat digunakan seperti semula.

    Barang-barang yang mudah berkarat di antaranya adalah pagar besi, keran air, engsel pintu dan jendela, paku, gunting, dan masih banyak lagi. Dilansir dari Apartment Therapy, karat bisa dibersihkan dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah, tidak perlu membeli cairan kimia.

    4 Cara Bersihkan Karat Pakai Bahan Rumahan

    Berikut 4 bahan pembersih yang ampuh menghilangkan karat pada peralatan logam.


    1. Lemon dan Garam

    Lemon adalah buah yang mengandung zat penghancur yang dapat membersihkan karat pada logam. Namun, zat ini akan bekerja optimal apabila dicampur dengan garam. Caranya adalah dengan menaburkan garam secukupnya pada area yang berkarat. Potong lemon menjadi dua, lalu peras airnya di atas garam.

    Diamkan campuran tersebut selama sekitar 30 menit, lalu gosok bagian yang berkarat. Jika karat masih menempel, ulangi prosesnya. Kali ini, jangan langsung digosok, melainkan biarkan meresap selama satu atau dua jam lagi hingga karat benar-benar hilang. Bilas, lalu keringkan.

    2. Soda Kue

    Apabila memakai lemon dan garam tidak mengalami perubahan, coba pakai soda kue. Bahan ini sering dipakai untuk menghilangkan noda membandel. Caranya dengan membilas benda logam, lalu keringkan. Kemudian, taburkan soda kue pada benda tersebut. Bubuk soda kue akan menempel pada bagian yang lembap. Pastikan semua permukaan berkarat tertutup dengan soda kue. Diamkan selama sejam, lalu gosok permukaan dengan sikat. Terakhir, bilas dan keringkan barang itu.

    3. Cuka

    Bahan yang juga cukup keras dan ampuh untuk menghilangkan noda karat adalah cuka. Kalian bisa mencoba memakai cuka untuk karat yang cukup parah atau sudah lama. Perlu diingat bahwa penggunaan cuka pada logam yang dicat bisa membuat cat mengelupas.

    Cara menggunakan cuka adalah dengan rendam barang yang berkarat di dalam larutan cuka semalaman. Lalu, bersihkan lapisan karat menggunakan sikat. Jika barangnya tidak dapat direndam, rendam kain lap dalam cuka putih dan bungkus area yang berkarat.

    4. Kentang dan Sabun Cuci Piring

    Percaya atau tidak kombinasi kentang dan sabun cuci piring bisa membersihkan bekas karat. Caranya dengan memotong kentang menjadi dua. Tuang sabun cuci piring secukupnya ke bagian dalam kentang tadi. Lalu, gosokkan ke benda yang berkarat. Tunggu hingga bereaksi, kemudian bilas.

    Itulah beberapa cara membersihkan karat menggunakan bahan rumahan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Ribet! Cara Ampuh Bersihkan Kloset Cuma Butuh 2 Bahan


    Jakarta

    Kebersihan rumah perlu dijaga agar penghuni merasa nyaman serta terhindari dari penyakit. Salah satu ruangan yang perlu diperhatikan kebersihannya adalah kamar mandi, terutama kloset atau WC-nya.

    Tidak banyak orang menyukai membersihkan kamar mandi, apalagi kalau ada kotoran membandel. Namun, dengan memakai bahan-bahan ampuh bisa memudahkan penghuni membersihkan kloset.

    Bahan-bahan alami yang ditemukan di dapur bisa menggantikan produk pembersih yang biasa ditemukan di supermarket, lho. Pembersih alami buatan rumah lebih murah daripada produk pembersih toilet komersial.


    “Untuk solusi pembersih toilet buatan rumah yang sederhana dan alami, yang Anda butuhkan hanyalah soda kue dan cuka putih,” kata CEO Cleancult Ryan Lupberger dikutip dari Business Insider, Jumat (12/9/2025).

    Soda kue adalah bahan pemutih alami yang dapat menghilangkan noda membandel. Sementara itu, cuka putih membantu mendesinfektan atau membasmi kuman di permukaan kloset.

    “Cuka dan soda kue merupakan bahan yang ampuh untuk berbagai keperluan pembersihan. Khususnya, jika digunakan pada toilet, keduanya tidak hanya membersihkan, tetapi juga menghilangkan bau,” ucap CEO perusahaan produk pembersih alami itu.

    Lalu, bagaimana cara menggunakan cuka putih dan soda kue buat bersihkan kloset? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Membuat Pembersih Kloset dengan Bahan Alami

    Inilah langkah-langkah memakai pembersih toilet dari bahan alami.

    1. Tuang Cuka Putih

    Tuang cuka putih secara merata ke mangkuk kloset dan diamkan selama satu jam. Jika ada noda membandel, biarkan cuka putih seharian.

    2. Taburkan Soda Kue

    Selanjutnya, taburkan soda kue ke mangkuk kloset. Pastikan soda kue merata termasuk bagian samping mangkuk kloset.

    3. Sikat Kloset

    Gunakan sikat WC untuk merontokkan noda dan kotoran pada kloset, lalu siram dengan air. Jika masih ada noda tersisa, ulangi proses pembersihan dari awal.

    Itulah cara membersihkan kloset pakai dua bahan alami. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Sat Set! Ini Cara Cepat Rapikan Tempat Tidur Anti Ribet


    Jakarta

    Setelah bangun tidur di pagi hari, biasanya penghuni rumah bakal merapikan tempat tidur. Namun, sebagian orang mungkin melewatkan berberes tempat tidur karena terburu-buru atau merasa ribet.

    Padahal, penghuni bisa banget rapikan tempat tidur dalam waktu singkat kok. Dalam waktu kurang lebih dua menit, kasur bisa keliatan rapi dan estetik.

    Jika tidak dibereskan, tempat tidur berantakan malah bikin kamar kurang sedap dipandang. Oleh karena itu, sebaiknya sempatkan waktu untuk membereskan tempat tidur di pagi hari ya.


    Lantas, bagaimana cara cepat merapikan tempat tidur? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Cepat Rapikan Tempat Tidur

    Inilah langkah-langkah untuk merapikan tempat tidur, dikutip dari Clean My Space.

    1. Kosongkan Tempat Tidur

    Pertama, kosongkan permukaan tempat tidur sampai hanya tersisa seprai. Taruh bantal dan selimut di tempat duduk atau meja terlebih dahulu. Singkirkan juga benda-benda yang tidak diperlukan, misalnya kaos kaki yang terselip.

    2. Rapikan Seprai

    Selanjutnya, pastikan seprai terpasang dengan rapi dan pas pada tempat tidur. Penghuni bisa mengelilingi kasur sambil menarik dan menyelipkan ujung seprai agar pas.

    3. Bentangkan Selimut

    Bentangkan selimut ke seluruh permukaan tempat tidur secara merata. Lalu, lipat bagian atas selimut sejauh preferensi penghuni rumah, misalnya sekitar 30 cm. Luangkan waktu sejenak untuk meratakan kerutan dan menarik selimut beberapa kali di bagian samping untuk membuat permukaan benar-benar halus.

    4. Susun Bantal

    Terakhir, letakkan dan susun bantal dengan rapi di atas tempat tidur. Jika ada bantal dekoratif, penghuni dapat mempercantik tempat tidur dengan bantal tersebut.

    Waktu Ideal Cuci Seprai

    Selain merapikan tempat tidur setiap hari, penghuni rumah juga harus rutin mencuci seprai bantal dan kasur. Sebaiknya cuci seprai setiap 1-2 minggu sekali. Jika merasa sibuk, maksimal menunda hingga satu bulan untuk mencuci seprai tempat tidur. Sementara itu, selimut mesti dicuci setiap 3 bulan sekali ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Ribet, Begini Cara Hilangkan Bau Apak pada Pakaian Pakai Soda Kue


    Jakarta

    Pakaian yang mengeluarkan bau apak tentu tidak nyaman untuk digunakan. Biasanya, bau apak yang menempel di baju disebabkan karena tidak kering saat dijemur.

    Untuk menghilangkan bau apak di pakaian bisa dilakukan pencucian ulang. Namun, butuh waktu dan tenaga untuk mencuci dan menjemur pakaian lagi.

    Solusi cepatnya adalah dengan menggunakan soda kue. Ternyata, bahan dapur ini disebut efektif untuk menghilangkan bau apak di pakaian, lho.


    Dilansir dari situs The Spruce, penggunaan detergen dan pewangi pakaian hanya menutupi bau apak secara sesaat. Jika pakaian sudah kering terkadang masih tercium aroma tidak sedap dari baju.

    Nah, soda kue diklaim dapat menghilangkan bau apak yang menempel di pakaian. Sebab, baking soda bersifat basa sehingga dapat menetralkan asam yang menghasilkan bau.

    Selain mengatasi bau apak, soda kue juga dapat menyerap minyak yang menyebabkan bau pada pakaian. Bahkan, bahan ini juga ampuh mengatasi bau asap yang menempel di baju.

    Cara Pakai Soda Kue untuk Atasi Bau Apak pada Pakaian

    Penggunaan soda kue untuk menghilangkan bau apak di pakaian terbilang sangat mudah. Simak langkah-langkahnya di bawah ini.

    1. Masukkan Pakaian ke Mesin Cuci

    Langkah pertama adalah memasukkan pakaian ke mesin cuci, terutama yang tercium bau apak. Masukkan seluruh baju secara merata di dalam mesin cuci.

    2. Tuang Soda Kue

    Untuk menghilangkan bau apak, cukup siapkan 1/2 cangkir soda kue. Langsung taburkan soda kue ke atas pakaian alih-alih menuangkannya ke dalam wadah atau kompartemen detergen di mesin cuci.

    3. Nyalakan Mesin Cuci

    Jika sudah menaburkan seluruh soda kue secara merata, langkah selanjutnya tinggal menyalakan mesin cuci. Biarkan baju, air, dan soda kue bercampur menjadi satu untuk mengatasi bau apak.

    4. Jemur Pakaian

    Jika pakaian sudah selesai dicuci, segera angkat dari dalam mesin cuci dan dijemur di bawah sinar matahari. Langkah ini dilakukan agar pakaian bisa cepat kering sekaligus menghilangkan bau apak.

    Saat mencuci pakaian dengan soda kue, sebaiknya jangan menambahkan detergen atau pewangi pakaian. Hal itu karena, bahan kimia pada detergen dan pewangi bisa mengurangi efektifitas soda kue untuk menghilangkan bau apak.

    Selain mengatasi bau apak, penggunaan soda kue juga dapat mengatasi pakaian yang bau keringat. Ingat, pastikan baju langsung dijemur agar tidak kembali bau apak akibat lembap.

    Itulah cara mudah mengatasi pakaian yang bau apak dengan menggunakan soda kue. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Ribet! 4 Cara Basmi Lalat Kecil di Kamar Mandi Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Kalau melihat serangga berupa lalat berukuran kecil di dinding atau sudut kamar mandi, bisa jadi itu lalat limbah. Serangga ini hidup di tempat yang lembap dan banyak material organik seperti di dapur dan kamar mandi.

    Dilansir dari Treehugger, Kamis (13/11/2025), lalat limbah sering muncul di wastafel yang jarang digunakan atau ada genangan air. Biasanya penghuni rumah bakal melihat lebih banyak lalat limbah saat kembali ke rumah dari liburan panjang.

    Serangga ini tidak berbahaya dan tidak menggigit. Akan tetapi, kemunculannya cukup mengganggu pemandangan penghuni rumah. Bayangkan saja kalau kamar mandi diserbu banyak lalat limbah, pasti suasananya kurang nyaman.


    Lalu, bagaimana cara membasmi lalat limbah? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

    Cara Basmi Lalat Limbah

    Inilah beberapa tips untuk menghilangkan lalat limbah pakai bahan alami.

    1. Perangkap Cuka Putih

    Penghuni rumah bisa membuat perangkap untuk menangkap lalat limbah. Campurkan gula, air, dan cuka putih dengan perbandingan yang sama ke dalam mangkuk. Lalu, tambahkan 5-10 tetes sabun cuci piring.

    Simpan perangkap itu di dekat lubang tempat lalat limbah bersarang semalaman. Lalat bakal tertarik untuk mendekati cairan itu dan berujung tenggelam.

    2. Tuang Cuka

    Campurkan ½ cangkir garam, ½ cangkir soda kue, dan 1 cangkir cuka. Lalu, tuangkan campuran tersebut ke lubang pembuangan dan biarkan semalaman. Setelah itu, bilas lubang pembuangan dengan air mendidih keesokan harinya.

    3. Perangkap Cuka Apel

    Selain itu, penghuni bisa bikin perangkap menggunakan cuka apel. Tuang ¼ cuka apel ke dalam gelas, lalu tutup dengan plastik.

    Tusuk-tusuk plastik untuk membuat lubang dan taruh perangkap itu dekat lubang pembuangan atau wastafel. Lalat limbah akan masuk ke dalam gelas itu dan terperangkap.

    4. Air Panas

    Bersihkan lubang pembuangan menggunakan sikat besi. Kemudian, siram lubang itu dengan banyak air mendidih. Penghuni bisa menyiram air mendidih sebanyak 1-2 kali sehari selama seminggu.

    Itulah cara alami untuk membasmi lalat limbah di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Pindah ke Rumah Baru? Begini Tips Kemas Barang Tanpa Ribet


    Jakarta

    Pindah ke rumah baru bisa jadi momen yang seru dan dinanti-nantikan. Namun kenyataannya persiapan dan proses pindahan terkadang bikin pusing.

    Banyak hal yang harus dipersiapkan agar barang yang dipindahkan tidak rusak dan hilang. Barang yang tidak dibawa juga pasti akan disortir dan dibuang di tempat yang tepat. Sebagian orang mungkin kewalahan dengan banyaknya barang yang akan dipindahkan ke rumah baru.

    Namun tenang saja, penghuni tidak perlu ambil ribet. Berikut ini ada tips praktis mengemas barang.


    Cara Praktis Pindahan Rumah

    Inilah langkah-langkah yang bisa dilakukan mengemas barang buat pindahan, dikutip dari My Home Move Conveyancing.

    1. Buat List Barang

    Pertama, buatlah daftar barang yang akan dibawa ke rumah baru. Daftar ini membantu penghuni rumah mengetahui jenis dan jumlah barang. Penghuni juga terbantu untuk mengecek kembali barang yang sudah dipindahkan. Supaya praktis, buat daftar barang sesuai segmen atau ruangan.

    2. Urutkan Daftar Barang Sesuai Prioritas

    Tulis daftar barang dengan mengurutkan sesuai prioritas atau paling dibutuhkan. Utamakan barang berharga seperti pakaian, alat elektronik, perabotan, dan perlengkapan kerja.

    3. Sortir Barang

    Penghuni dapat menyortir barang-barang yang ingin dibawa. Pilih barang yang penting dan sisihkan yang tidak diperlukan. Cara ini memungkinkan rumah baru punya ruang yang buat menampung barang yang benar-benar penghuni ingin pakai.

    4. Siapkan Kemasan Barang

    Siapkan kemasan untuk menyimpan dan mengangkut barang ke rumah baru. Biasanya penghuni membutuhkan kotak kardus, selotip, bubble wrap, koran bekas, dan spidol.

    Pastikan untuk menyimpan benda penting di tempat yang mudah dilihat dan digapai. Benda tersebut antara lain sikat gigi, charger ponsel, dan laptop.

    5. Mulai dari Atas ke Bawah

    Jika rumah lama ataupun baru bertingkat, sebaiknya mulai mengemas ataupun membongkar barang dari lantai paling atas ke bawah. Cara ini menghindari rumah menjadi terlalu kotor atau berantakan. Kalau menata lantai paling bawah lebih dahulu, ini dapat menyulitkan dan mengotori ruangan yang sudah rapi saat membawa barang baru ke atas.

    6. Beri Label

    Pindahan rumah tentunya bakal ada banyak barang yang dikemas. Supaya nggak bingung, beri label pada kemasan barang. Penghuni akan mudah menemukan barang saat sampai di rumah baru.

    7. Perhatikan Kemasan Barang

    Sebagian barang yang dipindahkan kemungkinan berupa pecah belah atau rentan rusak kalau terkena benturan. Barang ringkih seperti piring, cangkir, lampu, dan cermin perlu diperhatikan keamanan kemasannya.

    Jangan menumpuk barang berat di atas barang yang ringkih. Lapisi benda tersebut dengan sesuatu yang dapat menahan benturan keras apabila barang jatuh.

    Selain itu, hindari barang berat dari barang yang memiliki komponen air di dalamnya, misalnya seperti perlengkapan mandi. Ini akan membantu barang kamu terlindungi dari tumpahan selama perjalanan ke hunian baru.

    8. Kemas Pakaian

    Selain itu, pakaian juga perlu dikemas dengan baik. Susun pakaian dengan rapi sehingga tidak menimbulkan bau tidak sedap. Terkadang pakaian dicampur dengan bahan lain dan tidak ditutup dengan rapat memungkinkan banyak debu yang menempel.

    Gunakan trash bag untuk menyelimuti pakaian-pakaian yang sudah dilipat sebelum dimasukkan ke dalam kotak kardus. Ikat kantong dengan tali atau karet, kemudian buatlah lubang di bagian bawah agar ada sirkulasi udara.

    Itulah tips praktis mengemas barang buat pindahan rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com