Tag: rosemary

  • 7 Tanaman Tahan Panas yang Cantik dan Menawan, Cocok buat di Rumah


    Jakarta

    Lagi tanaman yang tahan panas dan tidak harus sering disiram? Di daerah dengan iklim panas, memilih jenis tanaman yang sesuai adalah kunci untuk menjaga kebun kamu tetap indah tanpa memerlukan banyak perawatan.

    Nah, berikut ini ada beberapa tanaman yang bisa tahan panas dan tidak harus selalu disiram.

    Succulent

    Succulent in the geometry glass terrariumSucculent Foto: Getty Images/iStockphoto/Polina Strelkova

    Succulent, seperti lidah buaya dan kaktus, adalah pilihan yang sangat baik untuk kebun panas, mereka memiliki kemampuan menyimpan air dalam daun dan batangnya, sehingga tetap segar meski dalam cuaca panas sekalipun. Succulent juga memiliki variasi bentuk dan warna yang menarik, menjadikannya hiasan yang cantik untuk taman kamu.


    Lavender

    lavender flowers on windowsilllavender Foto: iStock

    Melansir lushanddew.com, Lavender adalah tanaman harum yang tumbuh setiap tahun, terkenal dengan bunganya yang berwarna ungu cantik dan daunnya yang beraroma wangi. Tanaman lavender tidak hanya memberikan aroma yang harum, tetapi juga tahan terhadap cuaca panas dan kering.

    Bunga Matahari

    Bunga matahariBunga matahari Foto: Getty Images/rammy2rammy

    Bunga matahari dikenal karena keindahan dan ukurannya yang mencolok, tanaman ini tahan terhadap panas dan membutuhkan sedikit perawatan. Selain itu, bunga matahari juga menarik perhatian burung dan serangga bermanfaat ke kebun kamu.

    Zinnia

    Zinnia flower in the gardenZinnia Foto: Getty Images/Bowonpat Sakaew

    Zinnia adalah tanaman berbunga yang sangat cocok untuk iklim panas. Dengan berbagai warna yang cerah, zinnia tidak hanya mudah dirawat tetapi juga tahan terhadap kekeringan, tanaman ini dapat menambah warna dan keceriaan dalam kebun kamu.

    Tanaman Herbal

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Tanaman herbal seperti rosemary dan thyme tidak hanya berguna untuk memasak, tetapi juga dapat tumbuh baik di bawah sinar matahari langsung. Tanaman ini memiliki daya tahan tinggi terhadap suhu panas dan tidak memerlukan banyak air, sehingga menjadi pilihan ideal bagi para pecinta masakan.

    Lili

    plant of flowering white liliesplant of flowering white liliesBunga lili Foto: Getty Images/iStockphoto/Elen11

    Beberapa varietas lili dapat bertahan dalam suhu panas dan tetap berbunga dengan baik. Lili juga memberikan kesan elegan di kebun kamu, membuatnya menjadi pilihan yang menarik untuk taman.

    Portulaca

    Purslane flowers, close up. Portulaca decorative yellow, red and pink in the garden. Ground Cover plant in flower beds, gardens and alpine slides.Portulaca kuning, merah, dan pink Foto: Dok. iStock

    Portulaca, atau bunga kudis, adalah tanaman berbunga yang tahan terhadap panas, tanaman ini mudah dirawat dan dapat tumbuh diberbagai jenis tanah. Dengan warna-warna cerah, portulaca dapat memberikan nuansa ceria di kebun kamu.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Mencegah Kucing Liar Naik ke Atap Rumah Tanpa Menyakiti


    Jakarta

    Kucing liar seringlali berkeliaran di sekitar rumah dan naik ke atap. Selain berpotensi merusak genteng atau struktur atap, hal ini juga bisa menimbulkan suara berisik yang mengganggu.

    Sehingga, mencegah kucing liar naik ke atap rumah bisa menjadi langkah penting untuk menjaga kenyamanan di lingkunganmu. Simak beberapa tips mencegah kucing naik ke atap rumah berikut ini.

    Tips Mencegah Kucing Naik ke Atap Rumah

    Untuk mencegah kucing naik ke atap rumah, kamu bisa memutus jalur akses kucing dengan memangkas dahan pohon, memasang pagar anti kucing, hingga menaburkan kopi.


    Mengutip laman Big Bear Roofing, Newsweek, hingga situs jual beli rumah, berikut informasi selengkapnya.

    1. Pangkas Dahan Pohon

    Kucing bisa naik ke atap rumah jika ada dahan yang menjorok di dekatnya. Jadi, jika ada pohon di dekat atap rumah, pangkas dahannya secara teratur. Bereskan juga barang di sekitar rumah yang biasa dipakai kucing untuk memanjat.

    2. Memasang Pagar Anti Kucing

    Kucing juga bisa naik ke atap rumah lewat pagar. Sehingga, cara yang efektif untuk mencegahnya adalah memasang pagar anti kucing.

    Beli jaring kucing dan letakkan di pagar agar kucing tidak bisa naik ke atap. Meski begitu, cara ini seringkali tidak berhasil pada kucing yang cerdik.

    3. Letakkan Kulit Jeruk

    Kucing mempunyai indra penciuman yang sangat tajam. Jeruk memliki bau yang sangat mereka tidak sukai. Sehingga, meletakkan kulit jeruk, lemon, jeruk nipis, atau jeruk bali di sekitar rumah akan mengusir mereka untuk sementara.

    4. Letakkan Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

    Tanaman bisa menjadi pengusir kucing secara alami. Sebagian besar kucing tidak suka tanaman beraroma kuat seperti lavender, geranium, eucalyptus, rosemary, atau thyme. Kamu bisa menanam atau membeli tanaman dengan aroma kuat ini untuk mengusir kucing dan mencegahnya naik ke atap rumah.

    5. Pasang Perangkat Ultrasonik Pengusir Kucing

    Suara yang dihasilkan perangkat ultrasonik berada di luar jangkauan pendengaran manusia. Namun kucing memiliki indera pendengaran yang kuat, sehingga kucing bisa mendengarnya dan perangkat ini bisa mengusir mereka.

    Perangkat pengusir kucing elektronik cenderung menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi, semprotan air, atau keduanya. Letakkan alat ini di tempat di mana kucing biasa naik ke atap rumah.

    6. Pasang Alat Penyiram dengan Sensor Gerak

    Tips selanjutnya adalah meletakkan alat penyiram dengan sensor gerak di atap. Nantinya, alat penyiram ini bisa menyiramkan air dalam jumlah yang banyak saat mendeteksi adanya gerakan, sehingga kucing bisa kabur dari atap.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah kucing naik ke atap rumah. Selamat mencobanya.

    (elk/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Ada Alasan Males Lagi, 5 Tanaman Ini Bisa Tumbuh Subur Tanpa Tanah



    Jakarta

    Tanah bukan satu-satunya media tanam yang bisa digunakan, tanaman juga bisa tumbuh di atas air. Tanaman jenis ini bisa jadi pilihan bagi kamu yang tidak bisa menyiram tanaman terlalu sering.

    Tanaman seperti ini menyedot air untuk mengambil larutan nutrisi mineral untuk mereka berkembang. Kamu tidak perlu khawatir nanti akar atau batang busuk karena beberapa tanaman memang tercipta untuk direndam lama di dalam air.

    Tampilan tanaman-tanaman ini pun beragam. Tidak hanya hijau seperti melainkan ada pula yang memiliki bunga. Selain itu, tanaman ini bisa ditempatkan di wadah yang ukurannya kecil.


    Melansir dari Wild Plantage, Senin (7/10/2024), berikut beberap jenis tanaman yang dapat hidup tanpa tanah, melainkan dengan air.

    1. Sirih Gading (Pothos)

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Sirih Gading adalah salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Tanaman dengan nama lain pothos bisa ditanam di air dan ditempel ke dinding atau media lain karena Sirih Gading adalah tanaman rambat.

    Untuk perawatan sirih gading, kamu cukup rajin memotong bagian ujung batang sekitar 13 cm dan letakkan di jendela untuk mendapatkan sinar matahari alami.

    Pothos memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak berujung fatal. Daunnya sangat tajam dan dapat merobek kulit, sehingga kamu perlu berhati-hati menangani tanaman ini.

    2. Lucky Bamboo

    bambu hoki Foto: Getty Images/iStockphoto/bentaboe

    Jika kamu ingin tanaman hias yang berukuran kecil, kamu bisa memajang lucky bamboo di rumah. Tanaman ini dapat tumbuh di air dan tidak butuh tanah. Bahkan kamu cukup sediakan tempat kecil, lucky bamboo juga dapat tumbuh.

    Kuncinya saat merawat lucky bamboo adalah ada media yang dapat menahan bentuknya, seperti beberapa batu kecil di dasar wadah. Potong sedekat mungkin dengan batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air.

    Tanaman ini hanya memerlukan matahari secara tidak langsung dan cukup ditaruh di ruangan yang terang agar tanaman bisa tumbuh subur. Namun, tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan apabila tertelan, maka dari itu kamu harus pasikan anabul tidak dekat-dekat dengan lucky bamboo.

    3. Sukulen

    Ilustrasi Tanaman Hias Sukulen Foto: Getty Images/agrobacter

    Sukulen adalah tanaman kecil yang bentuknya cantik dan biasanya simetris. Tanaman ini bentuknya mirip dengan kaktus, tetapi warnanya beragam. Tanaman ini bisa tumbuh subur di dalam air dan tidak perlu terpapar matahari.

    Cara menanamnya adalah dengan memastikan bagian ujung tidak terendam air yakni di atasnya.

    4. Herbal Bertangkai Lunak

    Tanaman rempah Foto: iStock

    Herbal ini memiliki batang yang lunak merupakan jenis tanaman dalam ruangan yang bisa tumbuh di dalam air. Meskipun tumbuhan ini memiliki batang kayu yang bisa bertahan, tetapi masih ada kemungkinan terjadi pembusukan di bagian bawah batang.

    Beberapa tanaman herbal yang memiliki batang lunak dan bisa hidup di air di antaranya thyme, dill, ketumbar, basil, mint, peterseli, marjoram, dan tarragon. Tanaman herbal berbatang kayu tidak bisa tumbuh di air tanpa akan melakukan pembusukan, contohnya sepertidaun salam, sage, dan rosemary.

    Sesekali coba potong batang lunak tanaman herbal yang sudah tumbuh mapan, kemudian letakkan di ambang jendela untuk penerangan sinar matahari. Karena herbal dipakai untuk bahan masakan, ini aman untuk dikonsumsi. Namun, untuk beberapa jenis ada yang bisa meracuni hewan peliharaan. Oleh karena itu, lebih baik jauhkan tanaman herbal dari hewan peliharaan.

    5. Anthurium

    1207005970 Foto: Getty Images/iStockphoto/Pranee Mankit

    Tanaman dengan kuping daun yang menarik adlaah anthurium. Tanaman satu ini memiliki ciri khas daun lebarnya menghadap ke atas. Biasanya warnanya berbeda dengan batang dan bagian lainnya. Ternyata tanamana hias satu ini bisa hidup di dalam air lho. Sebab, dia senang dengan lingkungan yang memiliki kelembapan yang tinggi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Pakai Ribet! 7 Cara Usir Nyamuk Pakai Bahan di Rumah


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, nyamuk mulai banyak bermunculan. Adanya nyamuk di rumah tentu bisa mengganggu bahkan menyebabkan penyakit seperti demam berdarah hingga malaria.

    Untuk membasmi nyamuk umumnya menggunakan insektisida. Namun, hal itu tidak terlalu bagus untuk kesehatan manusia dalam jangka panjang.

    Jangan khawatir! Kamu bisa mengusir nyamuk menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Apa saja itu? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Air Bawang Putih

    Melansir The Kitchen, bawang putih sering dikenal sebagai pengusir nyamuk. Caranya, buatlah semprotan sendiri dengan menambahkan beberapa siung bawang putih yang segar dan cincang. Lalu tambahkan satu sendok minyak mineral, kemudian diamkan seharian hingga meresap sempurna.

    Saring bawang putih, lalu tambahkan ke botol semprot yang telah diisi air, setelah itu semprotkan cairan tersebut pada semua sumber cahaya luar ruangan guna membuat penghalang yang tidak akan dilintasi nyamuk.

    Ampas Kopi

    Ampas kopi diketahui mampu mengusir nyamuk karena baunya yang tak disukai serangga tersebut. Dengan menaburkannya di seluruh bagian taman dan teras, atau bisa juga membakarnya dalam cangkir dijamin nyamuk enggan untuk balik lagi.

    Minuman berkafein yang banyak khasiat ini sebenarnya bisa menjadi alat pengusir berbagai jenis serangga, menjadikannya pilihan yang tepat untuk aktivitas luar ruangan dengan skala berapa pun.

    Minyak Atsiri

    Jika kamu memiliki minyak esensial, itu tandanya kamu sudah memiliki metode yang ampuh untuk mengusir nyamuk, tambahkan beberapa tetes minyak yang berbau tajam seperti lavender atau peppermint.

    Masukkan ke dalam botol semprot yang telah diisi air, kemudian semprotkan secara menyeluruh di dapur dan area luar yang terdapat banyak nyamuk.

    Pakai kamper

    Dilansir Architectural Digest India, kamper atau camphor mampu menghilangkan bau yang menyengat, hal ini bisa mengusir nyamuk secara efektif. Taruh kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

    Taruh Tanaman Pengusir Nyamuk

    Menaruh beberapa tanaman pengusir nyamuk juga bisa menjadi alternatif lain. Beberapa di antaranya yaitu marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, bahkan bawang putih.

    Gunakan Cuka Apel

    Semprotan berisi cuka apel juga bisa mengusir nyamuk. Campurkan cuka apel dengan beberapa tetes minyak serai dan semprotkan ke sekeliling rumah.

    Pakai Lemon dan Cengkeh

    Potong lemon menjadi dua lalu tusukkan cengkeh di atasnya. Taruh lemon dan cengkeh tersebut di beberapa area dalam rumah.

    Itulah beberapa cara mengusir nyamuk dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Dibenci Lalat, Cocok Ditanam di Rumah



    Jakarta

    Lalat merupakan serangga yang sangat mengganggu kenyamanan di rumah. Serangga ini seringkali dianggap kotor, karena lalat biasanya ditemukan di tempat yang kotor, seperti pembuangan sampah dan saluran pembuangan.

    Mengusir lalat dari rumah memiliki banyak cara untuk dilakukan. Daripada menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi penghuni rumah, kamu bisa menempatkan tanaman hias yang sangat dibenci oleh lalat.

    Melansir Homes & Gardens, berikut beberapa pilihan tanaman hias yang tidak disukai oleh lalat sehingga dapat membantu kamu mengusir lalat dari rumah.


    Bunga Nasturtium

    Nasturtium - South American trailing plant with round leaves and bright orange, yellow, or red ornamental edible flowersBunga Nasturtium. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nadya So

    Bunga nasturtium dikenal dengan bunga yang pedas dan panas serta membantu mencegah lalat datang ke rumah. Hal ini dikarenakan konsentrasi miristisin dan limonene yang terdapat secara alami di daun serta bunganya.

    Bunga ini dapat tumbuh hingga 2,5 meter, manfaatkan tanaman ini agar menjuntai dan melilit untuk tampilan yang memukau di rumah kamu.

    Bunga Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender bukan hanya untuk mengusir nyamuk, namun bunga ini juga sangat tidak disukai oleh lalat. Hal itu karena konsentrasi tinggi linalool dalam minyak alami tanaman ini. Zat ini sangat kuat untuk dilawan lalat, kutu, dan nyamuk sehingga mengganggu organ penciuman mereka yang sensitif.

    Bunga akan tumbuh paling baik saat baru mekar dan berwarna-warni. Disarankan untuk memangkas lavender segera setelah berbunga untuk mendorong pertumbuhan baru yang segar.

    Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary dengan aroma kayunya yang segar sangat ampuh untuk mengusir lalat dari rumah. Kamu dapat menanam rosemary di bawah sinar matahari langsung dan tanah yang mudah menyerap air.

    Pangkas untuk mendorong pertumbuhan baru yang segar, karena pada bagian inilah tunas mengandung konsentrasi minyak paling kuat sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang paling kuat.

    Daun Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.Daun mint. Foto: iStock

    Mint disukai oleh banyak orang, namun sangat dibenci oleh lalat dan tawon. Peppermint dan spearmint merupakan dua jenis mint yang beraroma paling kuat sehingga sangat cocok untuk ditanam untuk mengusir lalat.

    Tanaman ini dapat mencapai tinggi sekitar 1 meter sebelum mati kembali ke permukaan tanah. Untuk hasil terbaik, potong batang hingga 5 cm setelah berbunga dan jaga agar tanaman yang ditanam dalam pot tetap disiram dengan baik.

    Bunga Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldMarigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Bunga marigold memiliki aroma rempah yang kuat dan bunga berwarna merah, kuning, dan orange yang rapat sehingga dapat mengusir lalat. Akar kokoh pada bunga ini yang menjadi pengusir lalat, karena mengeluarkan bau yang kuat sehingga menembus ke dalam tanah.

    Itulah 5 tanaman yang dibenci oleh lalat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Bisa Mengusir Laba-laba dari Rumah, Ampuh!


    Jakarta

    Sarang laba-laba yang berada di sudut-sudut rumah membuat ruangan terlihat kurang menarik dan sangat kotor. Tak heran banyak orang yang berusaha untuk mengusir laba-laba dari rumah.

    Mengusir laba-laba memiliki banyak cara, salah satunya adalah dengan menyimpan tanaman yang tidak disukai oleh laba-laba. Tanaman ini paling efektif ditanam di lokasi ‘kritis’ seperti di dekat pintu, jendela, dan pintu masuk lainnya.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa pilihan tanaman yang efektif untuk mengusir laba-laba di rumah.


    Daun Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/La_vanda

    Tanaman pertama yang menjadi pilihan untuk mengusir laba-laba di rumah, adalah tanaman peppermint. Peppermint merupakan tanaman mint yang paling tahan dingin dan memiliki aroma yang paling kuat.

    Hal ini menjadi paling cocok untuk mengusir laba-laba. Tanaman ini memiliki ukuran 30-45 cm dan lebar 45-60 cm.

    Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Di sebagian besar iklim, rosemary hanya akan bertahan hidup sebagai tanaman tahunan, hal ini apabila dibiarkan melewati musim dingin di dalam ruangan. Namun, jika tanaman ini mendapatkan cukup cahaya sehingga tanaman ini bisa memiliki umur yang panjang.

    Bunga Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Jika kamu menggunakan lavender, terutama untuk mengusir laba-laba pilih lavender Inggris karena memiliki aroma yang paling kuat dari semua jenis lavender.

    Lavender adalah tanaman tahunan, tetapi harus disimpan di dalam ruangan. Namun harus hati-hati, karena bunga lavender dapat beracun bagi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

    Lemon Balm

    lemon balm (melissa) herb in flowerpot with name taglemon balm Foto: iStock

    Lemon balm membutuhkan banyak sinar matahari agar tumbuh subur di dalam ruangan. Namun perlu diperhatikan karena pemupukan dapat mengurangi kekuatan aromanya untuk mengusir laba-laba.

    Sage

    Ilustrasi daun sageIlustrasi daun sage Foto: Getty Images/hsvrs

    Semua jenis sage harum, tetapi jika ingin menanamnya karena aromanya sage Cleveland adalah pilihan yang paling aromatik. Jika kamu menanamnya, jangan beri pupuk karena akan melemahkan aromanya.

    Bunga Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldBunga Marigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Aroma kuat marigold menjadikan bunga yang berwarna cerah ini sebagai pengusir serangga dan laba-laba yang ampuh. Marigold Meksiko memiliki aroma yang paling kuat dan merupakan yang tertinggi dari semua varietas marigold.

    Perhatikan bahwa aromanya ada di seluruh dedaunan, sementara bunganya hampir tidak memiliki aroma. Hal ini menjadi bagian tanaman yang bertindak sebagai pengusir, walaupun saat bunga sedang mekar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Disakiti, Ini Cara Mudah Cegah Kucing Liar ke Atap Rumah



    Jakarta

    Atap rumah merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh kucing liat. Keberadaan kucing liar di atap rumah bisa cukup mengganggu. Selain berpotensi merusak genteng atau struktur atap, adanya kucing di atap rumah bisa mengganggu karena berisik.

    Meski menyebalkan, jangan usir kucing liar dengan cara kekerasan ya. Sebab ada banyak cara lain yang bisa mencegah kucing liar naik ke atap rumah. Beriikut penjelasannya.

    Tips Mencegah Kucing Naik ke Atap Rumah

    Untuk mencegah kucing naik ke atap rumah, kamu bisa memutus jalur akses kucing dengan memangkas dahan pohon, memasang pagar anti kucing, hingga menaburkan kopi.


    Mengutip laman Big Bear Roofing, Newsweek, hingga situs jual beli rumah, berikut informasi selengkapnya.

    1. Pangkas Dahan Pohon

    Kucing bisa naik ke atap rumah jika ada dahan yang menjorok di dekatnya. Jadi, jika ada pohon di dekat atap rumah, pangkas dahannya secara teratur. Bereskan juga barang di sekitar rumah yang biasa dipakai kucing untuk memanjat.

    2. Memasang Pagar Anti Kucing

    Kucing juga bisa naik ke atap rumah lewat pagar. Sehingga, cara yang efektif untuk mencegahnya adalah memasang pagar anti kucing.

    Beli jaring kucing dan letakkan di pagar agar kucing tidak bisa naik ke atap. Meski begitu, cara ini seringkali tidak berhasil pada kucing yang cerdik.

    3. Letakkan Kulit Jeruk

    Kucing mempunyai indra penciuman yang sangat tajam. Jeruk memliki bau yang sangat mereka tidak sukai. Sehingga, meletakkan kulit jeruk, lemon, jeruk nipis, atau jeruk bali di sekitar rumah akan mengusir mereka untuk sementara.

    4. Letakkan Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

    Tanaman bisa menjadi pengusir kucing secara alami. Sebagian besar kucing tidak suka tanaman beraroma kuat seperti lavender, geranium, eucalyptus, rosemary, atau thyme. Kamu bisa menanam atau membeli tanaman dengan aroma kuat ini untuk mengusir kucing dan mencegahnya naik ke atap rumah.

    5. Pasang Perangkat Ultrasonik Pengusir Kucing

    Suara yang dihasilkan perangkat ultrasonik berada di luar jangkauan pendengaran manusia. Namun kucing memiliki indera pendengaran yang kuat, sehingga kucing bisa mendengarnya dan perangkat ini bisa mengusir mereka.

    Perangkat pengusir kucing elektronik cenderung menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi, semprotan air, atau keduanya. Letakkan alat ini di tempat di mana kucing biasa naik ke atap rumah.

    6. Pasang Alat Penyiram dengan Sensor Gerak

    Tips selanjutnya adalah meletakkan alat penyiram dengan sensor gerak di atap. Nantinya, alat penyiram ini bisa menyiramkan air dalam jumlah yang banyak saat mendeteksi adanya gerakan, sehingga kucing bisa kabur dari atap.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah kucing naik ke atap rumah. Selamat mencobanya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman yang Bikin Nyamuk Pergi Jauh dari Rumah


    Jakarta

    Nyamuk termasuk hama yang kerap mendatangi rumah, khususnya selama musim hujan. Serangga ini akan mengisap darah manusia guna keperluan reproduksi mereka. Akibatnya, kulit yang digigit akan gatal dan mengalami bentol.

    Gigitan nyamuk juga berisiko menularkan penyakit meliputi malaria dan demam berdarah. Maka dari itu, penting melakukan tindakan pencegahan agar hama ini tidak membahayakan kesehatan.

    Ada sejumlah tanaman yang bantu menangkal nyamuk datang dan mengisap darah. Apa saja?


    Tanaman Penolak Nyamuk

    Dilansir The Spruce dan WebMD, berikut sederet tanaman penangkal nyamuk di rumah:

    1. Serai

    Serai mengandung sitral dan geranial, bahan aktif yang dikenal mampu mengusir nyamuk. Tanaman berumput ini juga mengeluarkan aroma menyegarkan yang tidak berbahaya bagi manusia tapi tidak disenangi nyamuk.

    Agar efektif menangkal nyamuk, beberapa helai atau cincangan kasar serai dapat disebarkan di dekatmu.

    2. Geranium

    Bunga geranium.Ilustrasi tanaman geranium Foto: iStock/ph2212

    Tanaman berbunga warna-warni ini mengandung zat kimia pencegah gigitan nyamuk seperti geraniol dan citronellol. Ekstrak geranium yang dioleskan pada kulit dapat melindungi dari nyamuk hingga delapan jam.

    3. Citronella

    Citronella menjadi pengusir nyamuk alami yang telah digunakan sejak lama. Tanaman ini memiliki aroma kuat dan kaya akan zat penangkal nyamuk seperti sitronelol, sitronelal, geraniol..

    Memiliki bau lemon yang kuat, citronella adalah pengusir nyamuk alami. Mengandung bahan kimia yang mengusir nyamuk, seperti sitronelol.

    4. Eucalyptus

    Eucalyptus dapat tumbuh besar tapi bisa berukuran kecil jika ditanam dalam pot. Aroma eucalyptus yang khas dapat menangkal gigitan nyamuk.

    5. Mint

    Tanaman mintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/stock_colors

    Berbagai varietas mint dapat dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk. Tanaman ini mudah dirawat dan tumbuh menjalar dengan cepat. Karena itu, berhati-hatilah jika menanamnya di halaman rumah dan sebaiknya ditanam dalam pot.

    6. Rosemary

    Aroma rosemary dapat mengusir nyamuk dan hama lain seperti ngengat. tanaman herba ini menyukai iklim hangat dan kering.

    7. Lavender

    Minyak ekstrak lavender bisa menghambat indra penciuman nyamuk. Pada akhirnya, serangga terbang itu menjauh. Meskipun minyak esensialnya lebih efektif, tanaman lavender yang ditanam di halaman bantu menangkal nyamuk.

    8. Marigold

    Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Ilustrasi tanaman marigold Foto: Getty Images/schnuddel

    Tanaman berbunga cerah ini dapat mencegah nyamuk mendekat. Piretrum adalah zat dalam marigold yang bermanfaat mengusir serangga tersebut. Selain nyamuk, tanaman ini dapat mengusir kutu daun, thrips, dan hama lainnya.

    9. Catnip

    Catnip dalam famili mint, tetapi tampilan dan aroma yang dikeluarkan cukup berbeda dari varietas mint pada umumnya. Meski begitu, tanaman ini dapat mencegah gigitan nyamuk berkat kandungan nepetalactone-nya.

    Tanaman ini mudah mudah tumbuh dan cenderung menyebar ke seluruh pekarang. Jadi, sebaiknya ditanam dalam pot.

    10. Bawang Putih

    Bawang putih termasuk bahan alami untuk mengusir nyamuk berkat allicin yang terkandung di dalamnya. Senyawa yang memberikan bau tajam itu akan dilepaskan saat bawang putih dihancurkan atau dicincang.

    Penting diketahui, zat penangkal nyamuk dalam sejumlah tanaman di atas tidak akan berhasil jika tidak dipergunakan dengan baik. Dalam artian, detikers dapat memanfaatkan tanaman dengan memangkasnya, menghancurkan daun, atau menggosokkan daunnya yang telah dihancurkan ke kulit agar terhindar dari gigitan nyamuk.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Dibenci Kucing, Bisa Cegah BAB di Taman


    Jakarta

    Terkadang, ada kucing yang suka datang ke halaman rumah hanya untuk buang air sembarangan. Untuk mencegahnya, kamu bisa menggunakan beberapa tanaman yang dibenci kucing.

    Memelihara kucing tak hanya sekadar memberi makan dan membersihkan tubuhnya. Lebih dari itu, detikers juga harus menyediakan tempat untuk BAB. Biasanya, pemilik kucing telah menyediakan litter box atau bak berisi pasir khusus untuk BAB dan BAK kucing.

    Namun, ada kalanya anabul kesayanganmu tidak mau buang air di bak pasir dan memilih buang air di taman atau pekarangan rumah. Apalagi jika sudah berurusan dengan kucing liar, pasti kamu akan kewalahan untuk mencegahnya.


    Untuk mencegah kucing buang air di halaman rumah, kamu bisa menanam sejumlah tanaman. Bukan hanya sekadar hiasan, tanaman ini ternyata dibenci kucing sehingga ia tidak mau mendekatinya.

    Lantas, apa saja jenis tanaman tersebut? Simak daftarnya dalam artikel ini.

    Tanaman yang Dibenci Kucing

    Ada sejumlah tanaman yang ternyata dibenci kucing, lho. Mengutip laman Tom’s Guide dan Home and Gardens, berikut daftar tanamannya:

    1. Lavender

    Tanaman yang pertama adalah lavender. Selain memiliki bunga yang cantik, aroma khas dari lavender ternyata juga tidak disukai oleh kucing.

    Sebab, senyawa tidak beracun yang disebut linalool merupakan komponen penting yang tidak disukai serangga. Maka dari itu, lavender juga ampuh untuk mencegah beberapa hama, mulai dari tikus, lalat, nyamuk, dan semut.

    Merawat lavender juga terbilang mudah. Tanaman ini dapat bertahan hidup dalam waktu lama meski tidak disiram air, bahkan bisa bertahan dari serangan beku.

    2. Serai

    Sama halnya seperti lavender, sereh atau serai juga termasuk tanaman yang dibenci kucing. Meski bagi manusia tanaman ini memiliki aroma yang menenangkan, tetapi tidak disukai oleh hewan-hewan.

    Serai termasuk tanaman tropis dan tumbuh subur di lingkungan yang panas dengan sinar matahari penuh, serta suhu tidak pernah turun di bawah 4 derajat Celcius.

    Tanaman ini juga tergolong minim perawatan, sehingga cukup disiram secara teratur di waktu musim panas. Ketika menanam di pot, sebaiknya mencari pot berukuran minimal 12 inci dan menggunakan tanah pot berkualitas tinggi.

    3. Rosemary

    Tanaman yang satu ini ternyata juga dibenci oleh para kucing. Rosemary memiliki aroma yang bikin kucing “putar balik” ketika akan memasuki halaman rumah detikers.

    Rosemary bisa jadi pilihan alternatif sebagai tanaman hias di rumah karena mudah ditanam. Cukup menggunakan pot kecil dan rosemary bisa ditanam di dalam ruangan.

    4. Oregano

    Tanaman berikutnya yang dibenci kucing adalah oregano. Tanaman ini mengandung senyawa kimia alami bernama carvacrol yang dapat mengiritasi sistem pernapasan kucing.

    Apabila detikers tidak punya banyak waktu untuk merawat tanaman, oregano bisa menjadi pilihan terbaik. Sebab, tanaman ini mudah tumbuh dan bekerja dengan baik di jenis dan kondisi tanah yang bebas pengeringan.

    5. Geranium

    Geranium banyak ditanam di halaman rumah karena memiliki semburan warna yang indah. Ternyata, tanaman ini juga dapat mencegah kucing mengacaukan pekarangan rumah, lho.

    Aroma yang keluar dari geranium ternyata tidak disukai kucing. Selain itu, geranium juga memiliki daun yang berduri, sehingga bikin tidak nyaman untuk berjalan di dekatnya.

    Tanaman ini juga termasuk yang mudah perawatannya. Geranium yang cerah mudah tumbuh di semua jenis tanah (kecuali basah), serta tumbuh subur di bawah sinar matahari atau sebagian/teduh.

    6. Lemon

    Kucing tidak menyukai buah lemon. Selain karena aroma lemon yang kuat, pohon lemon mengandung banyak minyak seperti limonene dan citral yang juga tidak disukai para kucing.

    Untuk menanam pohon lemon, sebaiknya ditanam di pot yang berukuran besar. Hal ini agar pohon lemon bisa tumbuh lebih tinggi. Cara merawatnya juga harus hati-hati, pastikan tanahnya memiliki drainase yang baik dan sebaiknya menggunakan tanah organik.

    Meski perawatannya cukup merepotkan, tetapi pohon lemon juga memiliki banyak keuntungan. Sebab, kalau buahnya sudah matang kamu tinggal memetiknya saja dari pekarangan rumah.

    Itu dia enam tanaman yang dibenci kucing, sehingga dapat mencegah kucing buang air di halaman rumah. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kucing Liar Suka Masuk Pekarangan Rumah?


    Jakarta

    Pernahkah kamu berpikir mengapa kucing liar terus berdatangan ke rumah meski sudah sering diusir? Hewan berbulu ini kalau dibiarkan masuk pekarangan bisa buang kotoran sembarangan.

    Berbagai cara sudah dilakukan tetapi rasanya percuma untuk mencegah kucing masuk rumah. Nah, mungkin saja ada sesuatu di rumah kamu yang menarik bagi kucing.

    Lantas, kira-kira apa yang bikin kucing suka masuk pekarangan rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    6 Alasan Kucing Masuk Pekarangan Rumah

    Inilah beberapa penyebab kucing masuk halaman rumah seperti yang dikutip dari Best Life.

    1. Makanan

    Makanan bisa jadi daya tarik nomor satu bagi kucing liar. Bahkan, kalau makanannya sudah tidak ada, kucing akan kembali lagi pekarangan karena ingat sempat ada sumber makanan di situ.

    “Ini mungkin termasuk sisa makanan di mangkuk hewan peliharaan jika Anda memberi mereka makan di luar, atau bisa juga tempat sampah, panggangan, dan sisa makanan piknik,” kata CEO Black Pest Prevention Nicole Carpenter.

    2. Mangsa

    Tak hanya makanan manusia, kucing juga tertarik dengan hewan dan serangga yang mereka mangsa. Misalkan ada burung ataupun tikus di rumah, tentu bakal jadi santapan menarik bagi kucing.

    3. Sumber Air

    Sumber air juga sama pentingnya dengan makanan bagi kucing liar. Rumah yang ada tempat mandi burung, air mancur, mangkung air hewan peliharaan, keran yang menetes, bahkan genangan air dapat menarik kucing ke halaman kamu.

    4. Tanaman Tertentu

    Menurut Carpenter, tanaman tertentu dapat membuat kucing mendekati rumah. Kucing biasanya tertarik pada tanaman yang kaya vitamin dan mineral. Tanaman yang disukai kucing antara lain peterseli, rumput gandum, rosemary, valerian, dan kamomil.

    5. Tempat Bersembunyi

    Kucing liar suka bersembunyi yang nyaman dan hangat untuk mereka berlindung. Mereka biasanya masuk ke gudang, sudut-sudut pekarangan, mesin mobil, dan semak-semak.

    6. Kucing Lain

    Jika kamu memelihara kucing di rumah, kucing liar mungkin tertarik untuk masuk halaman rumah. Hewan ini tertarik pada jejak bau yang ditinggalkan kucing lain. Mereka mungkin saja sedang mencari pasangan kawin.

    Itulah beberapa alasan kucing liar masuk pekarangan rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com