Tag: rosemary

  • 7 Tips agar Kamar Tidur Tetap Harum Sepanjang Waktu


    Jakarta

    Kamar tidur yang harum dan bersih membuat tubuh serta pikiran rileks saat beristirahat. Namun ada kalanya menyemprotkan pengharum ruangan saja tidak cukup karena terkadang kamar masih tetap berbau tak sedap.

    Jika demikian, sejumlah kiat dapat diikuti agar kamar tidur bebas bau dan senantiasa wangi sepanjang hari. Tipsnya mudah dan dapat dilakukan rutin.

    Tips agar Kamar Tidur Tetap Wangi Sepanjang Waktu

    Dilansir Good Housekeeping dan Real Simple, berikut sejumlah tips yang dapat dilakukan supaya kamar terus harum setiap harinya:


    1. Bersihkan Kamar dari Sampah dan Debu

    Tong sampah yang berada di dalam kamar dapat menjadi sumber bau tak sedap. Usahakan buang sampahnya setiap hari meski wadahnya belum penuh. Tidak hanya sampahnya yang dibuang, wadah termasuk tutupnya juga mesti rutin dibersihkan setidaknya sebulan sekali.

    Debu yang menumpuk di sejumlah sudut juga menyebabkan kamar tidur berbau. Bersihkan debu secara teratur menggunakan lap basah atau kain mikrofiber, dilanjut dengan mengepel lantai. Pastikan membersihkan debu menyeluruh bahkan di tempat-tempat yang sering terlupakan.

    2. Rutin Cuci Sarung Bantal dan Seprai

    ilustrasi bersihkan kasurIlustrasi mencuci seprai, sarung bantal, dan selimut kasur Foto: iStock

    Seberapa pun bersihnya kamar dan dirimu sendiri, seprai kasur dan sarung bantal akan kehilangan aroma segarnya serta menjadi kotor setelah digunakan. Mengingat keringat hingga residu produk perawatan diri yang dipakai akan menempel di kasur setiap malamnya.

    Karena itu, seprai hingga sarung bantal mesti dicuci setidaknya 2 minggu sekali atau lebih sering jika memiliki hewan peliharaan atau alergi. Jangan lupa untuk mencuci bantal, selimut, dan kasur itu sendiri. Lakukan setidaknya 2 kali dalam setahun.

    3. Rapikan Barang-barang

    Kamar dipenuhi barang akan membatasi sirkulasi udara dan menyebabkan panas berlebih, alhasil akan tercium bau apek.

    Rapikan barang atau buang jika sudah tidak digunakan lagi agar kamar lebih lega dan terbuka. Barang yang sedikit pun membuat kamar lebih mudah dibersihkan ke depannya.

    4. Buka Jendela dan Pintu

    Membuka jendela dan pintu berguna agar sirkulasi udara di dalam kamar bagus. Ini bantu menghilangkan sisa kelembapan dan bau apek yang menumpuk sehingga udara segar masuk. Bukalah jendela atau pintu selama beberapa jam di pagi hari.

    5. Semprotkan Pengharum Ruangan

    Pengharum ruangan dapat disemprotkan ke kamar tidur agar harum. Bisa gunakan pengharum ruangan yang dijual bebas, elektrik, atau DIY dari bahan alami seperti larutan minyak esensial atau rempah-rempah.

    6. Letakkan Tanaman atau Bunga

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Tidak hanya mempercantik kamar, tanaman dapat bantu membuat udara kamar segar. Bisa letakkan tanaman begonia, melati, gardenia, atau rosemary tuscan di sudut kamar atau tempat yang berbau tak sedap.

    Meletakkan bunga harum dalam vas juga dapat membuat kamar wangi. Misalnya, letakkan bunga lavender, mawar, lilac, atau peony.

    Pengikat bau tak sedap juga dapat dibuat sendiri. Caranya dengan membungkus baking soda dengan kain dan tambahkan 5 tetes minyak esensial apa saja lalu ikat. Letakkan di laci atau area kamar mana saja yang ingin tercium wangi, udara akan bantu menyebarkan aromanya ke seluruh ruangan. Jika harumnya sudah hilang, tambahkan 10-20 tetes minyak esensial.

    7. Rebus Campuran Rempah dan Buah

    Buah-buahan dan rempah juga dapat digunakan untuk membuat kamar tidur wangi, bahkan seluruh hunian. Caranya dengan merebus sejumlah buah atau rempah beraroma harum dalam panci berisi air. Aroma menenangkan yang dihasilkan akan bertahan beberapa waktu.

    Kombinasi bahan yang dapat direbus bersamaan yaitu:

    • Jeruk, rosemary, dan vanili.
    • Jahe, kayu manis, adas manis, pala, dan kapulaga.
    • Apel, jeruk, kayu manis, dan cengkeh.

    Itulah tips agar kamar tidur tetap harum. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman yang Wangi Semerbak, Cocok untuk di Rumah


    Jakarta

    Tidak ada salahnya menaruh tanaman segar di dalam rumah. Keberadaannya tidak hanya menyegarkan mata tetapi harum wanginya juga menyenangkan.

    Ada beberapa tanaman yang wanginya menyerbak dan cocok untuk ditaruh di dalam rumah. Apa saja itu? Berikut ini informasinya.

    Tanaman Hias untuk Pewangi Ruangan

    Dirangkum dari Living Etc, Homes & Gardens, dan Gardening Know How, berikut ini 8 tanaman hias beraroma wangi yang cocok ditanam di dalam ruangan:


    1. Lavender

    The bed with lavender flower and coffee cup in the morning, Selected focus on flower pot.Lavender. Foto: Getty Images/iStockphoto/awayge

    Yang pertama adalah lavender yang sudah cukup populer digunakan sebagai tanaman hias di dalam ruangan. Tanaman ini memiliki wangi khas yang menenangkan.

    Lavender sering digunakan sebagai bahan minyak wangi, sabun, kosmetik, dan produk perawatan diri lainnya. Bahkan, wangi lavender bisa membantu mengusir serangga seperti nyamuk.

    Tanaman lavender bisa tumbuh subur dalam ruangan, asal syarat pertumbuhannya terpenuhi. Misal, lavender harus mendapatkan cahaya matahari 6-8 jam sehari. Karena itu, lavender sebaiknya ditaruh dekat jendela yang hangat. Lavender juga tidak perlu terlalu sering disiram.

    2. Melati

    Bunga melati.Bunga melati. Foto: Freepik/freepik

    Khas dengan warna putihnya, melati termasuk tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Aroma wanginya bisa semerbak dan membuat ruangan menjadi segar ketika mekar, meski bunganya cukup kecil.

    Melati bisa ditanam di dalam ruangan karena cocok di tempat yang tidak kena sinar matahari langsung. Melati juga cocok ditanam pada tanah yang tidak terlalu basah.

    3. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryRosemary. Foto: Getty Images/Sima_ha

    Selanjutnya ada tanaman rosemary tuscan yang bisa membuat ruangan lebih harum. Tak hanya wangi, rosemary termasuk tanaman herbal yang memiliki manfaat untuk kesehatan.

    Rosemary tuscan ini memiliki daun berwarna hijau tua dengan aroma kuat, segar dan pedas. Selain dibuat teh, rosemary juga bisa digunakan untuk bahan campuran makanan.

    Jika ingin menanam rosemary, sebaiknya jangan diletakkan di dalam ruangan tertutup. Letakkan rosemary ini di jendela atau teras. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung selama 6-8 jam sehari.

    4. Oregano

    Fresh oregano plant leaves on wooden background, closeup view. Origanum vulgare also called wild marjoram is a culinary herb, used for cooking in the kitchenOregano. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

    Oregano (Origanum vulgare) dikenal sebagai bumbu masakan dan sering ditemukan di pasta atau masakan Mediterania dan Meksiko. Aromanya cukup tajam dan khas.

    Jika ingin mendapatkan aroma ruangan seperti masakan pasta, coba tanamlah oregano di dalam ruangan. Terutama jika kamu suka masak, tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai tambahan dalam makanan.

    5. Gardenia

    A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

    Gardenia juga sering disebut dengan kacapiring. Bunganya berwarna putih dengan bentuk cantik. Tak hanya itu, aromanya juga manis sehingga bisa menyegarkan ruangan.

    Perawatan gardenia ternyata cukup mudah. Namun, kamu harus mengganti pot secara berkala dan sering memangkasnya agar tidak tumbuh terlalu besar.

    6. Mint

    secret menu Starbucks rasa mintMint. Foto: site news/iStock

    Tanaman mint termasuk tanaman yang mudah tumbuh, baik di taman, di pot, atau bahkan di botol minuman bekas. Selain memiliki aroma wangi, daun mint juga dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan maupun minuman.

    Untuk merawatnya, pastikan tanahnya tetap lembap tetapi jangan terlalu basah. Jangan juga terlalu banyak memberi pupuk karena bisa menghilangkan rasanya.

    7. Timi

    thyme/timithyme/timi Foto: Kaboompics.com/pexels

    Tanaman timi atau thyme selain beraroma dan rasa yang enak, timi juga merupakan herbal yang memiliki manfaat kesehatan. Timi bisa dibuat teh yang fungsinya antara lain meredakan batuk dan meningkatkan imunitas tubuh.

    Jika ingin menanam timi, sebaiknya pakailah pot tanah liat untuk mencegah tanah terlalu lembap setelah penyiraman, sebab akar timi tidak tahan dengan kondisi basah. Jika akarnya sudah keluar dari lubang, maka kamu perlu menanam ulang.

    8. Begonia

    Begonia ,Begonia x semperflorens-cultorum or pink BegoniaBegonia. Foto: Getty Images/iStockphoto/Jobrestful

    Varietas begonia tertentu, seperti ‘tea rose’, memiliki wangi yang ringan, dan bila dipadukan dengan bunga mekar berwarna merah jambu yang cerah, akan terlihat indah sebagai hiasan di tengah meja ruang tamu.

    Dilansir dari Homes & Gardens, begonia sangat mudah dirawat sebagai tanaman dalam ruangan. Mereka menyukai cahaya tidak langsung dan bahkan dapat mentolerir kondisi cahaya rendah. Jadi hanya butuh menyiram bunga tersebut secukupnya.

    Itulah tadi 8 tanaman hias pengharum ruangan yang bisa ditaruh di rumah. Saat membeli, jangan lupa tanyakan cara perawatan dan kondisi optimal agar tanaman tidak cepat mati serta tumbuh subur.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Kucing Liar Datang ke Rumah dan Cara Ampuh Mengusirnya



    Jakarta

    Kucing liar terkadang suka masuk ke halaman rumah. Meski tergolong hewan menggemaskan dan dijadikan peliharaan, kucing liar bisa mengganggu penghuni rumah.

    Hewan berbulu ini biasanya suka buang kotoran di tanaman. Mereka juga bisa merusak tanaman dan mengacak tempat sampah.

    Setelah diusir berkali-kali, kucing liar terkadang tetap kembali lagi ke rumah. Walaupun kesal, jangan sampai menyakiti kucing ya. Masih ada banyak cara untuk memastikan kucing nggak datang lagi ke rumah.


    Sebelum mencari cara mengusir kucing liar, sebaiknya ketahui dulu alasan mereka suka datang ke rumah. Simak penjelasannya berikut ini.

    Alasan Kucing Liar Datang ke Rumah

    Dikutip dari Time for Paws, dijelaskan bahwa kucing kerap mencari keamanan. Kucing liar sering datang ke rumah karena alasan terkait dengan kebutuhan dasar mereka seperti makanan, tempat berlindung, dan rasa aman.

    1. Sumber Makanan

    Kucing selalu mencari tempat yang ada sumber makanan yang dapat diandalkan. Mereka akan berdatangan ke rumah kalau ada tempat sampah yang terbuka, sisa makanan di pekarangan, atau bahkan seseorang yang sering memberi makan. Kucing mempunyai indra penciuman yang tajam, sehingga mampu menemukan sumber makanan, meskipun tersembunyi.

    2. Tempat Berlindung

    Hewan bertarik ini juga membutuhkan tempat yang aman untuk beristirahat atau melahirkan anak. Ada banyak tempat sepi yang cocok buat kucing bersembunyi, seperti garasi, bawah mobil, atau sudut-sudut rumah yang jarang digunakan. Tempat tersebut bisa untuk berteduh dari panas, hujan, atau bahaya lainnya.

    Cara Mengusir Kucing Liar dari Rumah

    Berikut ini cara mengusir kucing liar agar tidak datang ke rumah, dirangkum dari The Spruce dan Pets Stack Exchange.

    1. Pastikan Tak Ada Memberi Makan Kucing

    Kucing biasanya akan kembali ke tempat yang menyediakan makanan. Kalau nggak mau kucing datang, hindari memberi makan atau menyediakan air dekat rumah.

    2. Bersihkan Sisa Makanan dan Sampah

    Pastikan untuk selalu menutup tempat sampah dengan rapat agar tidak dapat dijangkau kucing. Lalu, bersihkan sisa makanan untuk menghilangkan aroma yang bisa mengundang kucing.

    3. Sebarkan Pecahan Cangkang Telur

    Hancurkan cangkang telur potongan kecil, lalu sebarkan di halaman rumah. Butiran cangkang yang agak tajam membuat kucing merasa tidak nyaman saat berjalan di tanah.

    4. Sebarkan Bau yang Tidak Disukai Kucing

    Selanjutnya, manfaatkan aroma yang tidak disukai kucing untuk mengusirnya. Biasanya hewan ini menghindari bau menyengat dari bawang putih, tembakau, citronella, eucalyptus, kopi, dan cuka.

    Pastikan untuk mengaplikasikan aroma kembali secara rutin di area yang ingin dijauhkan dari kucing. Metode ini cukup efektif digunakan untuk mengusir kucing dari tempat tertutup seperti plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

    5. Tanam Tumbuhan yang Tidak Disukai Kucing

    Penghuni rumah bisa menanam tanaman yang memiliki aroma yang tak disukai kucing supaya mereka nggak betah. Beberapa tanaman tersebut seperti lavender, rosemary, dan mint. Selain itu, tanaman rue (ingu/common rue) atau menaburkan rue kering di sekitar halaman dan kebun juga tidak disukai kucing.

    Pelihara tanaman ini pekarangan rumah untuk mencegah kucing liar datang. Meski baunya mengganggu bagi kucing, tanaman ini justru memiliki aroma yang menyenangkan bagi manusia.

    6. Pasang Pagar Khusus

    Pagar bercelah mudah dilewati kucing. Pasanglah pagar khusus anti-kucing agar mereka kesulitan masuk rumah.

    Pagar ini biasanya memiliki paku penghalang yang tidak terlalu tajam, sehingga tidak akan menyakiti kucing, tetapi cukup efektif untuk mencegah mereka masuk. Selain itu, penghuni bisa meletakkan kawat ayam berukuran kecil atau karpet plastik kasar di bawah permukaan tanah atau material lain yang membuat kucing merasa tidak nyaman saat berjalan di atasnya.

    Itulah alasan kucing liar datang ke rumah dan cara ampuh untuk mengusirnya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Ada sejumlah kasus ular masuk ke dalam rumah penduduk. Hal ini tentu sangat berbahaya karena dapat mengancam nyawa manusia maupun ular itu sendiri.

    Agar kamu aman dari serangan reptil tersebut, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan tanaman. Sebab, ada beberapa tanaman yang diklaim ampuh mencegah ular masuk ke rumah.

    Lantas, apa saja tanaman yang dapat mencegah ular masuk ke rumah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman yang Ampuh Mencegah Ular Masuk ke Rumah

    Ular merupakan salah satu hewan yang tidak suka aroma menyengat. Maka dari itu, kamu bisa mencegah ular masuk ke rumah dengan menanam beberapa tanaman yang beraroma tajam. Dilansir situs Homes and Gardens, Kamis (22/5/2025) berikut rekomendasi tanamannya:

    1. Lavender

    Tanaman yang pertama adalah lavender. Selain ampuh mengusir nyamuk dan serangga, tanaman ini juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah karena mengeluarkan aroma yang menyengat, sehingga dapat mengganggu indra penciuman ular.

    “Lavender punya bau menyengat yang tidak disukai ular dan lebih suka menghindarinya daripada melaluinya untuk masuk ke halaman Anda. Tanaman ini bisa dijadikan pagar anti ular yang bagus,” kata Nicole Carpenter, pakar pengendalian hama Black Pest Prevention.

    2. Rosemary

    Aroma kuat yang keluar dari rosemary ternyata juga dapat membantu mengusir ular. Agar tidak menarik perhatian ular, sebaiknya rosemary ditanam dalam jumlah sedang atau di dalam pot.

    “Rosemary memiliki dedaunan lebat yang dapat berfungsi sebagai tempat berlindung bagi ular,” ujar Nicole.

    3. Serai

    Serai atau disebut juga sereh bisa jadi opsi alternatif guna mencegah ular masuk ke rumah. Aroma segar dan wangi dari serai ternyata juga tidak disukai ular sehingga mereka lebih memilih menghindarinya.

    “Seperti tanaman lainnya yang mengeluarkan aroma kuat, serai bisa membingungkan ular dan mempersulit mereka untuk berburu karena indra penciumannya terganggu,” ungkap Nicole.

    4. Kaktus

    Meski tidak mengeluarkan aroma menyengat, kaktus bisa digunakan untuk mencegah ular masuk ke pekarangan rumah. Hal ini berkat duri pada kaktus yang bisa menyulitkan ular saat melata di antara tanaman-tanaman.

    5. Lidah Mertua

    Tanaman yang satu ini cukup banyak ditanam di rumah-rumah warga. Selain menambah asri, lidah mertua dinilai ampuh untuk mencegah ular memasuki halaman rumah.

    Lidah mertua memiliki daun tinggi dan melengkung seperti pedang yang bikin ular merasa tidak nyaman. Namun, belum diketahui pasti apa yang membuat ular tidak menyukai lidah mertua, entah tepi daunnya yang tajam atau merasa terancam saat melalui tanaman ini.

    6. Marigold

    Tanaman berikutnya adalah marigold. Selain dapat mencegah ular, tanaman ini juga ampuh mengusir serangga dan nyamuk di dalam rumah.

    Marigold dapat mengeluarkan aroma tajam yang mengganggu indra penciuman ular. Akar tanaman ini juga tumbuh agresif sehingga dapat menjangkau lokasi persembunyian ular di dalam tanah.

    7. Allium

    Allium merupakan salah satu tanaman yang mengandung sulfonat dan aroma menyengat. Genus tanaman allium dinilai efektif untuk mengusir ular dan berbagai hama lainnya. Adapun jenis-jenis tanaman allium di antaranya bawang putih, bawang bombay, dan kucai.

    8. Basil

    Biasanya, basil digunakan sebagai bumbu masak agar menciptakan aroma lezat. Ternyata, aroma yang kuat dari basil tidak disukai ular sehingga dapat mengusirnya agar tak masuk ke rumah.

    Sebagai catatan, basil membutuhkan sinar matahari langsung agar tumbuh subur dan jangan ditanam di kompos basah. Jika dibiarkan maka basil akan cepat membusuk.

    9. Eucalyptus

    Eucalyptus dapat digunakan untuk mencegah ular masuk ke hunian kamu. Tanaman ini mengeluarkan aroma kuat yang tidak disukai ular.

    “Eucalyptus mengeluarkan bau yang kuat sepanjang tahun sehingga jadi solusi tahan lama dibandingkan tanaman lain untuk mengusir ular, seperti marigold atau lavender,” papar Nicole.

    10. Alder Kuning

    Selain bunganya yang cantik, alder kuning ternyata bisa dimanfaatkan untuk mengusir hama, serangga, dan reptil di halaman rumah. Kamu bisa menanam alder kuning di bawah sinar matahari dan disiram secara rutin.

    “Alder kuning dapat menjadi pengusir hama alami yang ampuh karena bisa memengaruhi ular secara tidak langsung dengan mengusir hama lain dan hewan pengerat yang menjadi sumber makanan ular,” pungkas Nicole.

    Benarkah Tanaman Ampuh Mencegah Ular Masuk Rumah?

    Sejumlah tanaman di atas disebut ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Namun, benarkah efektif?

    Dikutip dari Envynature, menanam tanaman tidak bisa dikatakan 100 persen berhasil mencegah ular masuk ke rumah. Soalnya, ular tertarik dengan area yang banyak tempat persembunyian, sumber makanan, dan kehangatan.

    Jadi, tanaman tersebut hanya membuat ular merasa tidak nyaman karena mencium aroma tajam. Dalam beberapa kasus, ular mampu menoleransi bau tersebut ketika merasa terancam atau terdapat sumber makanan di sana.

    Meski begitu, tak ada salahnya menanam tanaman tersebut di pekarangan. Namun, pastikan juga merawat halaman rumah secara rutin untuk mencegah kedatangan ular dengan cara berikut:

    • Memangkas rumput yang sudah tinggi
    • Membersihkan daun-daun atau ranting yang berserakan di halaman
    • Memasang pagar yang cukup tinggi agar ular tak bisa melaluinya
    • Sebaiknya jangan menanam tanaman semak-semak rapat karena sering dijadikan tempat persembunyian ular.

    Itulah 10 tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Ampuh Usir Lalat di Rumah, Bisa Pakai Cuka Apel


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang dapat mengganggu kenyamanan. Soalnya, lalat sering dianggap hewan kotor dan bisa membawa penyakit kepada manusia.

    Lalat biasanya tertarik pada makanan dan minuman yang dihidangkan di meja makan. Selain itu, serangga ini juga banyak ditemukan di tempat sampah ataupun saluran pembuangan.

    Salah satu cara yang sering digunakan untuk mengusir lalat di rumah adalah dengan semprotan serangga. Namun, zat yang terkandung di dalamnya bisa membahayakan manusia jika dihirup dalam waktu lama.


    Nah, ada sejumlah cara alami dan ampuh untuk mengusir lalat di rumah. Bagaimana caranya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Cara Ampuh Mengusir Lalat di Rumah

    Apabila ada banyak lalat berterbangan di dalam rumah, jangan khawatir. Dilansir situs Real Simple, Selasa (27/5/2025) berikut cara ampuh mengusir lalat di rumah:

    1. Cuka Apel dan Sabun Cuci Piring

    Cara yang pertama adalah menggunakan dua bahan, yakni cuka apel dan sabun cuci piring. Cuka apel berfungsi untuk menarik lalat, sedangkan sabun cuci piring bertugas untuk membasminya.

    Simak cara pembuatan cairan cuka apel dan sabun cuci piring di bawah ini:

    • Tuang sabun cuci piring dan cuka apel dengan perbandingan 50:50 ke dalam wadah
    • Aduk kedua bahan sampai merata
    • Lalu, tuang cairan ke dalam mangkuk atau toples bekas
    • Taburkan gula di atas wadah untuk menarik lalat.

    Apabila tidak punya cuka apel di rumah, kamu bisa menggunakan anggur atau bir kedaluwarsa di rumah.

    2. Minyak Atsiri

    Minyak atsiri atau dikenal juga sebagai minyak esensial bisa digunakan untuk mengusir lalat dan berbagai serangga di rumah. Sejumlah minyak atsiri yang dinilai ampuh membasmi lalat ada lavender, peppermint, eucalyptus, dan serai.

    Berikut cara pakai minyak atsiri untuk mengusir lalat:

    • Tuang minyak esensial ke dalam diffuser
    • Tempatkan diffuser di area yang terdapat banyak lalat atau rawan didatangi berbagai serangga.

    Apabila tidak memiliki diffuser, kamu bisa mencampurkan minyak atsiri dengan air, lalu tuang ke wadah semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tadi ke area yang banyak didatangi lalat.

    3. Lem Kertas Lalat

    Cara lain untuk membasmi lalat di rumah dengan ampuh adalah menggunakan lem kertas. Cara pakainya cukup mudah, yakni letakkan lem kertas di area yang sering dilalui lalat, seperti dapur dan meja makan.

    Ketika lalat terperangkap di lem kertas, maka ia tak bisa terbang ke mana-mana. Jika sudah menangkap cukup banyak serangga kecil itu, kini tinggal dibuang ke tempat yang jauh dari hunian detikers.

    4. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Selain digunakan untuk hiasan rumah, tanaman lavender juga bisa dipakai untuk mengusir lalat atau serangga lain. Hal ini berkat konsentrasi tinggi linalool pada minyak alami di dalam lavender. Zat tersebut mengeluarkan aroma kuat yang dapat mengganggu indra penciuman lalat, nyamuk, hingga kutu.

    Agar tumbuh subur, pastikan kamu meletakkan lavender di bawah sinar matahari. Selain itu, jangan tempatkan tanaman ini di area yang terlalu lembap.

    5. Rosemary

    Cara berikutnya adalah menggunakan tanaman rosemary. Tanaman ini diklaim ampuh untuk mengusir lalat maupun serangga lain di dalam rumah.

    Merawat rosemary juga tidak sulit, cukup ditanam di bawah sinar matahari langsung dan siram dengan air secara rutin. Memberikan pupuk secara teratur juga membantu tanaman ini tumbuh subur.

    6. Daun Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.Foto: iStock

    Selain digunakan untuk bahan masakan, daun mint juga efektif mengusir lalat di rumah. Peppermint dan spearmint merupakan dua jenis tanaman mint yang punya aroma paling kuat, sehingga cocok untuk membasmi lalat.

    Pastikan kamu meletakkan daun mint di tempat yang cukup sinar matahari. Tanaman ini juga perlu dipangkas secara rutin agar membantu merangsang pertumbuhan daun yang baru.

    Demikian enam cara ampuh mengusir lalat di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Bisa Bikin Kucing Liar Ogah Masuk Rumah


    Jakarta

    Kucing merupakan hewan peliharaan yang digemari banyak orang. Walau demikian, ada juga orang-orang yang tak menyukainya atau takut sehingga melakukan berbagai cara untuk mengusirnya.

    Selain itu, terkadang ada kucing liar yang masuk ke pekarangan rumah suka buang air sembarangan. Hal ini tentunya membuat penghuni rumah tak nyaman.

    Nah, untuk mencegah kucing liar masuk ke rumah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menanam tanaman. Ada beberapa tanaman yang tidak disukai kucing sehingga bisa membuatnya enggan memasuki pekarangan rumah.


    Dilansir dari Tom’s Guide dan Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

    1. Serai

    Tips memasak dengan seraiserai Foto: Getty Images/iStockphoto

    Serai merupakan salah satu tanaman yang tidak disukai kucing. Wangi serai memang disukai banyak orang, tetapi tidak dengan kucing.

    Serai termasuk tanaman tropis dan tumbuh subur di lingkungan yang panas dengan sinar matahari penuh, serta suhu tidak pernah turun di bawah 4 derajat Celcius. Tanaman ini juga tergolong minim perawatan sehingga cukup disiram secara teratur saat cuaca panas.

    2. Lemon

    Ripe lemon fruits on a branch.  Lemon orchad in the background.Please note: shallow depth of field.See also:Ilustrasi pohon lemon. Foto: iStock

    Kucing tidak menyukai lemon karena aromanya yang kuat. Selain itu, pohon lemon mengandung banyak minyak seperti limonene dan citral yang juga tidak disukai para kucing.

    Untuk menanam pohon lemon, sebaiknya ditanam di pot yang berukuran besar. Hal ini agar pohon lemon bisa tumbuh lebih tinggi. Cara merawatnya juga harus hati-hati, pastikan tanahnya memiliki drainase yang baik dan sebaiknya menggunakan tanah organik.

    3. Lavender

    Lavender.Lavender. Foto: Mohammed Harith Khalil/Wikimedia Commons

    Lavender memiliki aroma khas yang ternyata tidak disukai kucing. Hal ini tentu cocok untuk kamu yang ingin mencegah kucing masuk rumah.

    Pada lavender juga ada senyawa tidak beracun yang disebut linalool di dalam lavender yang tidak disukai serangga. Maka dari itu, lavender juga ampuh untuk mencegah beberapa hama, mulai dari tikus, lalat, nyamuk, dan semut.

    Merawat lavender juga terbilang mudah. Tanaman ini dapat bertahan hidup dalam waktu lama meski tidak disiram air.

    4. Geranium

    Bunga geranium.Bunga geranium. Foto: iStock/ph2212

    Aroma geranium tidak disukai kucing. Selain itu, daun pada geranium juga berduri sehingga membuat kucing tidak nyaman berjalan di dekatnya.

    Cukup mudah untuk merawat tanaman ini. Geranium mudah tumbuh di semua jenis tanah dan tumbuh subur di bawah sinar matahari atau di tempat teduh.

    5. Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary memiliki aroma yang bikin kucing ogah mendekat ketika akan memasuki halaman rumah. Rosemary bisa jadi pilihan alternatif sebagai tanaman hias di rumah karena mudah ditanam. Cukup menggunakan pot kecil dan rosemary bisa ditanam di dalam ruangan.

    Itulah beberapa tanaman yang tidak disukai kucing. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Selalu Disiram, 5 Tanaman Ini Bisa Tumbuh di Kondisi Kering


    Jakarta

    Menanam tanaman bisa memberikan kesan rumah asri apalagi ketika cuaca sedang panas. Tanaman biasanya tumbuh membutuhkan sinar matahari secara langsung dan ada yang tidak.

    Tanaman yang tak kuat menahan sinar matahari bisa layu dan tidak tumbuh karena mengalami kekeringan. Meski begitu, ada beberapa yang bisa bertahan hidup ketika cuaca sedang panas. Salah satunya adalah aloe vera alias lidah buaya.

    Tanaman yang kaya akan manfaat dan banyak ditemukan di Indonesia ini bisa tetap hidup di kondisi yang kering dan cuaca panas. Tanaman ini disebut bisa tumbuh lebih baik di tanah yang berpasir yang meniru lingkungan gurun tempat asalnya.


    Selain itu, masih ada beberapa tanaman yang tanah cuaca panas. Dilansir dari Real Simple, berikut ini informasinya.

    1. Lavender

    Lavender.Lavender. Foto: Mohammed Harith Khalil/Wikimedia Commons

    Tanaman cantik berwarna ungu ini memiliki wangi yang menenangkan. Tak heran, terkadang tanaman ini ditemukan di rumah. Ternyata lavender juga bisa bertahan hidup di lingkungan yang panas.

    “Lavender adalah tanaman yang menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang dikeringkan dengan baik,” kata ahli perkebunan dan pelatih dibalik The Birch Arbor Gardens, Arianna Lappinin, dikutip dari Real Simple.

    2. Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Tanaman yang kerap digunakan sebagai bumbu masakan ini juga bisa bertahan di kondisi cuaca panas. Jika pemilik rumah tinggal di tempat dengan iklim panas, rosemary tetap bisa tumbuh dengan baik sepanjang tahun.

    “Tumbuhan ini menyukai sinar matahari dan dapat bertahan hidup dalam kondisi kering,” kata Lambton.

    3. Bugenvil

    Herianto (35) merupakan warga Desa Karang Bendo, Kecamatan Tekung, Lumajang. Ia membudidayakan bunga bugenvil hingga meraup untung Rp 15 juta per bulan.Bugenvil. Foto: Nur Hadi Wicaksono/detikcom

    Tanaman yang memiliki aneka warna ini bisa tumbuh setinggi 20 kaki dan lebar 40 kaki. Selain mempercantik taman rumah, bugenvil ini juga ‘tahan banting’ alias bisa bertahan hidup di lingkungan kering.

    “(Bugenvil) terkenal karena mekar lebih banyak saat kondisi kering, ini adalah pemandangan yang memukau di lanskap,” ujar director of design untuk Tilly, Kate Singleton.

    4. Bunga Terompet

    Yellow angel trumpet flower. The yellow flower that adorns the streets. Tropical flowers.Bunga terompet. Foto: Getty Images/iStockphoto/Photographer and graphic artist

    Tumbuhan ini memiliki warna yang indah ini bisa mempercantik taman rumah. Bunga terompet juga bisa mekar sempurna walau dalam lingkungan yang kering.

    5. Marigold

    Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Marigold. Foto: Getty Images/schnuddel

    Marigold menjadi salah satu tanaman favorit pemilik rumah karena bisa mengusir hama. Selain itu, warnanya yang cerah juga bisa membuat taman terasa lebih ‘hidup’.

    Tanaman tahan panas yang satu ini perlu disiram secara teratur pada awal musim, tetapi bisa tahan terhadap lingkungan kering.

    Itulah beberapa tanaman yang tahan cuaca panas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Disiram Air Panas, Ini Cara Cegah Kucing Liar ke Atap Rumah


    Jakarta

    Kucing memang hewan yang menggemaskan dan tidak berbahaya. Namun, tingkahnya sering buat resah, terutama kucing-kucing liar.

    Sebagai contoh kucing yang suka naik ke atap. Hal yang meresahkan adalah apabila mereka buang air atau justru berantem dengan kucing lain di atas. Tingkah mereka ini justru bisa merusak atap rumah dan apabila ada genting yang jatuh khawatir tertimpa orang di bawahnya.

    Ternyata ada lho trik biar kucing nggak naik lagi ke atap rumah. Trik ini bukan dengan memasang pagar atau perangkap yang membahayakan kucing, tetapi dengan meletakkan sesuatu yang tak disukai kucing.


    Dilansir Big Bear Roofing, Newsweek, hingga situs jual beli rumah, berikut beberapa trik yang bisa diikuti.

    1. Taruh Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

    Pernah dengar jika ada tanaman-tanaman yang sebenarnya tidak disukai oleh kucing. Biasanya faktor dari aroma. Jenis tanaman yang beraroma kuat adalah lavender, geranium, eucalyptus, rosemary, atau thyme. Letakkan tanaman tersebut di area tempat kucing sering naik. Bukan tepat di atap rumah.

    2. Pasang Alat Penyiram dengan Sensor Gerak

    Saat ini sudah muncul alat penyiram otomatis yang bisa hidup saat ada pergerakan atau berdasarkan waktu. Nantinya, alat penyiram ini bisa menyiramkan air dalam jumlah yang banyak saat mendeteksi adanya gerakan, sehingga kucing bisa kabur dari atap. Jangan sekali-kali menyiram kucing dengan air panas.

    3. Letakkan Kulit Jeruk

    Seperti yang kita ketahui, jeruk memiliki aroma yang khas. Aroma ini tidak disukai oleh kucing. Cara memasang perangkapnya adalah dengan meletakkan kulit jeruk, lemon, jeruk nipis, atau jeruk bali di sekitar rumah sehingga mereka enggan mendekat ke rumah.

    4. Pangkas Dahan Pohon

    Salah satu cara kucing naik ke atap bisa melalui dahan pohon. Untuk menghentikan tingkah kucing yang kerap membuat rusak atap, sebaiknya pangkas dahannya secara teratur, terutama yang mengarah ke bagian atas rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Aromatik yang Dibenci Hama dan Serangga


    Jakarta

    Adanya serangga dan hama bisa mengganggu penghuni rumah. Keberadaannya tidak hanya membuat penghuni tidak nyaman tetapi juga bisa membawa penyakit.

    Untuk mengusirnya, bisa dilakukan dengan berbagai cara salah satunya dengan menanam tanaman aromatik. Sebab, ada beberapa aroma dari tanaman yang tidak disukai oleh serangga maupun hama.

    Tanaman apa saja yang bisa mengusir serangga serta hama? Berikut ini informasinya dilansir dari berbagai sumber.


    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Dilansir dari The Spruce, lavender merupakan salah satu tanaman yang tidak disukai oleh lalat dan juga kecoak. Aromanya cenderung menenangkan bagi manusia namun tidak disukai serangga.

    Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Selanjutnya ada tanaman mint. Tanaman beraroma segar ini ternyata tidak disukai oleh lalat lho!

    Penghuni bisa menanamnya di rumah. Selain untuk mengusir lalat, mint juga bisa dipakai untuk bahan masakan.

    3. Basil

    Fresh green basil on the wooden table, selective focusIlustrasi basil. Foto: iStock

    Dilansir dari detikEdu, aroma kuat dari kemangi atau basil, ampuh untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawat kemangi adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak terkena sinar matahari.

    4. Serai Wangi

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Serai wangi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman selanjutnya adalah serai wangi atau citronella. Tanaman ini memiliki aroma menenangkan namun tidak disukai nyamuk.

    “Serai sejauh ini merupakan tanaman pengusir nyamuk paling populer. Serai memiliki bau yang sangat menyengat,” kata ahli berkebun Carmen Johnston, dikutip dari Real Simple, Selasa (29/7/2025).

    5. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi tanaman Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Tanaman yang satu ini juga bisa digunakan untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Aromanya sangat tidak disukai oleh hewan penghisap darah itu.

    6. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip. Foto: iStock

    Tanaman yang masih satu keluarga dengan mint ini juga bisa mengusir serangga lho contohnya nyamuk. Minyak esensial catnip banyak digunakan sebagai pengusir serangga.

    7. Timi

    thyme/timithyme/timi Foto: Kaboompics.com/pexels

    Tanaman yang sering digunakan sebagai bahan masakan ini juga bisa mengusir serangga. Sebab, Thyme atau timi memiliki aroma yang tidak disukai serangga.

    “Timi merupakan herba yang bisa diandalkan saat serangga mengganggu rumah dan kebun Anda. Begitu hama pengganggu itu mencium aroma timi, mereka akan terbang atau merayap menjauh dari properti Anda,” kata Lake Norman Pest Control, dikutip dari Homes and Gardens.

    Itulah beberapa tanaman aromatik yang bisa mengusir serangga.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nyamuk Bakal Kabur Kalau di Rumah Ada Tanaman-tanaman Ini



    Jakarta

    Tanaman aromatik dipercaya bisa mengusir hama dan serangga seperti nyamuk. Nyamuk yang menghisap darah manusia tidak akan merasa nyaman bila di rumah kita ditanami tanaman aromatik.

    Ada beberapa tanaman aromatik yang menghasilkan aroma atau wewangian yang mencolok dan bikin nyamuk ogah datang lagi ke rumah.

    Berikut contohnya:


    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Dilansir dari The Spruce, lavender merupakan salah satu tanaman yang tidak disukai oleh lalat dan juga kecoak. Aromanya cenderung menenangkan bagi manusia namun tidak disukai serangga.

    Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Selanjutnya ada tanaman mint. Tanaman beraroma segar ini ternyata tidak disukai oleh lalat lho!

    Penghuni bisa menanamnya di rumah. Selain untuk mengusir lalat, mint juga bisa dipakai untuk bahan masakan.

    3. Basil

    Fresh green basil on the wooden table, selective focusIlustrasi basil. Foto: iStock

    Dilansir dari detikEdu, aroma kuat dari kemangi atau basil, ampuh untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawat kemangi adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak terkena sinar matahari.

    4. Serai Wangi

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Serai wangi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman selanjutnya adalah serai wangi atau citronella. Tanaman ini memiliki aroma menenangkan namun tidak disukai nyamuk.

    “Serai sejauh ini merupakan tanaman pengusir nyamuk paling populer. Serai memiliki bau yang sangat menyengat,” kata ahli berkebun Carmen Johnston, dikutip dari Real Simple, Selasa (29/7/2025).

    5. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi tanaman Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Tanaman yang satu ini juga bisa digunakan untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Aromanya sangat tidak disukai oleh hewan penghisap darah itu.

    6. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip. Foto: iStock

    Tanaman yang masih satu keluarga dengan mint ini juga bisa mengusir serangga lho contohnya nyamuk. Minyak esensial catnip banyak digunakan sebagai pengusir serangga.

    7. Timi

    thyme/timithyme/timi Foto: Kaboompics.com/pexels

    Tanaman yang sering digunakan sebagai bahan masakan ini juga bisa mengusir serangga. Sebab, Thyme atau timi memiliki aroma yang tidak disukai serangga.

    “Timi merupakan herba yang bisa diandalkan saat serangga mengganggu rumah dan kebun Anda. Begitu hama pengganggu itu mencium aroma timi, mereka akan terbang atau merayap menjauh dari properti Anda,” kata Lake Norman Pest Control, dikutip dari Homes and Gardens.

    Itulah beberapa tanaman aromatik yang bisa mengusir serangga.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com