Tag: ruang keluarga

  • Jadi Elemen Penting Interior Rumah, Perhatikan Hal Ini Saat Memilih TV



    Jakarta

    Ada banyak hal yang perlu diterapkan untuk menghadirkan kenyamanan sebuah ruang di rumah. Ruang keluarga yang merupakan center dari sebuah hunian perlu ditata dengan baik untuk menjadi tempat bercengkerama yang menyenangkan bagi seluruh keluarga.

    Selain penataan layout ruang, perlu juga dihadirkan berbagai produk yang tepat untuk mengoptimalkan kenyamanan bagi seluruh penghuni. Perangkat home entertainment misalnya, perlu disesuaikan mulai posisi, ukuran, teknologi, hingga berbagai fitur yang tepat.

    Sebelum menentukan perangkat home entertainment yang tepat, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan supaya living room maupun ruang lain lebih optimal. Pengalaman menonton, bermain game, karaoke, ataupun lainnya dengan perangkat audio-video harus memerhatikan sebagai berikut:


    Jarak menonton yang ideal umumnya 1,5 hingga 2,5 kali ukuran diagonal TV. Untuk TV 4K jaraknya bisa lebih pendek untuk menikmati detail tinggi dari TV-nya. Untuk mudahnya, TV 55 inchi bisa digunakan untuk ditonton dengan jarak 6,9-11,5 kaki (2,1-3,5 meter). Untuk ruangan yang lebih kecil ukuran TV bisa disesuaikan supaya tidak menjadi terlalu dominan di ruangan.

    Bila ruangan besar bisa digunakan TV yang lebih besar sehingga bisa memberikan pengalaman menonton yang lebih imersif. Namun perhatikan juga proporsi yang tepat dengan ruangan maupun berbagai furnitur di dalam ruangan. Untuk tata letaknya, hindari TV di tempat yang bisa terkena sinar matahari langsung dan pastikan posisinya nyaman dilihat dari berbagai sudut.

    Perhatikan juga selain ukuran ataupun fitur dengan kebutuhan yang spesifik. Misalnya TV untuk menonton film, bermain game, karaoke, streaming, atau lainnya. Perhatikan juga produk dengan jenis ruangan misalnya ruang keluarga, ruang tamu, kamar tidur, ruang kerja, kamar anak, atau untuk penggunaan multiple.

    Memilih tipe maupun ukuran TV yang tepat sangat penting dari sisi integrasi dengan ruangan, experience menonoton yang optimal, hingga kenyamanan audio-visual. Terkait hal tersebut Sharp Electronics Indonesia kembali menghadirkan produk TV dalam series Aquos XLED yang merupakan seri teranyar untuk menghadirkan standar baru hiburan di rumah.

    Hadir dalam dua varian 4T-C65GU8500X dan 4T-C75GU8500X, TV ini dilengkapi dengan panel 4K 120Hz untuk tampilan yang halus dan responsif. Dibenamkan juga fitur Dolby Vision IQ untuk penyesuaian otomatis tingkat kecerahan warna serta Dolby Atmos untuk pengalaman audio 3D yang imersif.

    “Seri ini merupakan inovasi terbaru Sharp untuk memenuhi kebutuhan akan sebuah produk LED TV yang memiliki kualitas gambar 10 kali lebih baik dari TV biasa. Misalnya, penggunaan teknologi mini LED yang ukurannya 10 persen dari lampu LED konvensional dengan jumlah lebih banyak untuk meningkatkan kecerahan secara dramatis untuk menghasilkan tontonan sangat hidup”, ujar Ardy, AUVI Product Strategy Head Division Sharp Indonesia.

    Mengutip id.sharp, selain inovasi Mini LED Aquoa XLED dilengkapi panel 120 Hz yang menampilkan gerakan lebih halus untuk adegan cepat sehingga enak untuk menonton film aksi maupun gaming. Refresh rate yang lebih tinggi juga memastikan minimnya gambar yang kabur dan peningkatan ketajaman untuk level menonton yang lebih up.

    Fitur inovatif lainnya yaitu dua jenis remote standar dan premium dengan bentuk simpel yang ramping dan dirancang tanpa tombol numerik untuk tampilan lebih elegan. TV juga dapat dikontrol melalui remote virtual dari smartphone. TV ini juga bisa menyesuaikan kecerahan gambar secara otomatis dari perubahan pencahayaan ruangan.

    Dilengkapi juga dengan hands free google assistant dan AIOT Device Control untuk mengoperasikan TV melalui perintah suara menggunakan smartphone yang terkoneksi pada TV. Deep Chrome Display menghadirkan lebih dari 1 miliar warna sementara untuk audio dan smart function lainnya seperti fitur Google TV, Google Assistant, Bluetooth Audi Out, Chromecast Built-In, dan control perangkat AIOT (Artificial Intelligence of Things).

    “TV Aquos XLED tersedia dalam ukuran 65 dan 75 inchi dengan harga mulai Rp22 jutaan atau untuk seri yang lebih murah mulai Rp10 jutaan. Kami yakin dengan penerapan teknologi canggih dan fitur-fitur yang dibutuhkan produk ini bisa memperkaya aktivitas kumpul bersama keluarga,” imbuh Ardy.

    Sharp juga meluncurkan TV LED seri Aquos TRU 4K 120Hz yang juga menggabungkan teknologi canggih dengan desain elegan. Hadir dalam dua varian 4T-C55GN7000X dan 4T-C65GN7000X, TV ini memproses 120 gambar dalam 1 detik yang menghasilkan gambar lebih halus dan minim blur.

    Panel 4K 120Hz selain menghasilkan kualitas gambar yang tajam dan responsif juga Full Array Local Dimming untuk kontras yang lebih baik dengan kemampuan membagi lampu backlight menjadi beberapa grup (dimming zones) untuk memastikan ketepatan pencahayaan sesuai kebutuhan.

    “TV yang kami luncurkan sesuai untuk menjadi pelengkap ruang keluarga di rumah maupun ruang lain sesuai kebutuhan. Teknologi yang dibenamkan bisa menyesuaikan tingkat kecerahan dan warna sesuai kondisi pencahayaan ruang termasuk efek suara yang bisa didengar dari sisi atas. Fitur lainnya juga memungkinkan untuk berbagai aplikasi streaming seperti Netflix hingga game konsol untuk memperkaya pengalaman multimedia di rumah,” pungkasnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Memilih Ubin yang Tepat untuk Rumah Kamu Biar Makin Stylish


    Jakarta

    Memilih ubin yang tepat untuk lantai rumah terkadang memiliki tantangannya tersendiri. Dalam memilih ubin bukan hanya soal warna atau pola saja, tetapi juga tentang penyeimbangan estetika, ketahanan, serta fungsional.

    Di bawah ini merupakan panduan memilih ubin yang tepat untuk lantai rumah kamu.

    Sesuaikan Ukuran

    Melansir Tile Lane, pada Senin (28/10/2024), ukuran pada ubin berperan penting dalam menentukan gaya dan fungsi pada ruangan, ubin kecil cocok untuk menambahkan pola yang rumit, sehingga ideal untuk area seperti kamar mandi dan ruang untuk mencuci.


    Fleksibilitasnya memungkinkan kamu untuk membuat bermacam-macam ide desain, baik tampilan klasik atau modern. Sementara itu, ubin yang besar menawarkan ruangan terasa lebih luas dan mulus, mengurangi garis nat pada ubin dan memberikan tampilan yang bersih dan terbuka.

    Ubin tersebut cocok untuk ruang keluarga, dapur, dan ruang terbuka yang memberikan sentuhan akhir yang modern serta ramping.

    Pilih Desain yang Disukai

    Ubin lantai kamu harus meningkatkan desain dan skema warna pada ruangan secara keseluruhan. Bila kamu menyukai tampilan yang halus atau berani, maka kamu bisa memilih ubin yang sesuai dengan estetika yang ingin kamu capai.

    Pemilihan Warna

    Warna pada ubin bisa memengaruhi suasana hati dan persepsi ukuran ruangan. Ubin yang memiliki warna yang terang bisa membuat ruangan terasa lapang.

    Sementara itu, ubin dengan warna gelap dapat memberikan suasana dan tampilan yang nyaman dan intim ke ruang yang lebih besar seperti halnya ruang tamu atau kamar tidur.

    Anti Selip

    Untuk area luar seperti teras, dek, pintu masuk, dan sekitar kolam renang, ketahanan terhadap selip sangat penting. Pilih ubin yang dirancang khusus untuk penggunaan luar ruangan dengan daya tahan tinggi terhadap selip.

    Kamu bisa tetap mempertahankan gaya ubin ini yang hadir dalam berbagai warna dan format yang bisa disesuaikan dengan selera kamu. Sebagai contoh, Pola Perancis yang populer adalah pilihan yang stylish dan praktis untuk mempercantik tampilan area luar kamu.

    Sesuaikan dengan Budget

    Sama halnya seperti barang renovasi lainnya, kamu bisa saja tergoda untuk memilih opsi yang paling mewah, akan tetapi penting untuk kamu mempertimbangkan anggarannya. Ubin di pasaran tersedia dengan gaya, fungsi, dan harga yang bervariasi, sehingga kamu dapat menemukan sesuatu yang sesuai dengan keinginan desain serta anggaran kamu.

    Pesan Contoh Produk

    Sebelum melakukan pemesanan, sebaiknya kamu melihat seperti apa ubin yang cocok untuk tampilan pada ruangan kamu. Dengan cara ini, kamu bisa memeriksa dan memastikan keserasiannya dengan perlengkapan dan furnitur kamu.

    Ini merupakan cara sederhana yang dapat menyelamatkan kamu dari kejadian salah beli atau kesalahan apapun dalam memilih ubin.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Alasan Banyak Rumah Tidak Punya Ruang Tamu


    Jakarta

    Biasanya, rumah tamu sering kita jumpai di bagian depan rumah. Namun dalam beberapa tahun terakhir, desain rumah tanpa ruang tamu semakin banyak diterapkan.

    Kebanyakan hal ini ditemui di rumah bergaya minimalis. Lalu, apa alasan di balik itu?

    Alasan Rumah Tidak Punya Ruang Tamu

    Bukan tanpa alasan, hilangnya eksistensi ruang tamu di rumah juga terjadi karena ada gaya hidup juga yang telah berubah.


    Sebagaimana yang diungkapkan oleh Arsitek, Ogie Hartantyo, bahwa hal tersebut terjadi karena adanya perubahan aktivitas dan kebutuhan manusia.

    “Seiring berjalannya waktu, aktivitas manusia berubah, kebutuhannya juga berubah. Maka, berdasarkan teori dasar arsitektur, ruang-ruang yang ada pada rumah tinggal ikut berubah. Sebab, ruang diciptakan untuk mewadahi aktivitas manusia,” ujar Ogie kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Jika diamati, rumah-rumah di perkotaan, misalnya rumah tipe 36, 45, atau 50 sudah ‘menghilangkan’ ruang tamu. Kebanyakan hanya ada ruang keluarga, dapur serta kamar tidur. Berbeda dengan rumah-rumah di daerah yang masih ada ruang tamu.

    Dari catatan detikProperti, lebih lanjut berikut adalah beberapa alasan kenapa rumah zaman sekarang tidak punya ruang tamu:

    1. Menghemat Penggunaan Ruang

    Menurut Ogie, kecenderungan semakin modern zaman, membuat huniannya semakin compact. Ini membuat rumah dirancang untuk memprioritaskan penggunaan ruang dengan efisien.

    2. Mahalnya Harga Properti

    Semakin hari, harga properti semakin melambung. Mahalnya harga properti juga menjadi alasan penggunaan ruang tamu tidak dihadirkan lagi.

    “Mahalnya harga properti menyebabkan rumah yang bisa dibeli atau dibangun menjadi semakin kecil, sehingga pemiliknya perlu membuat ruang-ruang sesuai kebutuhan dan luas bangunan,” ujar Ogie.

    3. Adanya Pergeseran Fungsi Ruang Tamu

    Fungsi-fungsi ruang untuk bertemu saat ini bisa digantikan di tempat umum. Misalnya, banyak orang kini memilih ketemuan di kafe daripada di rumah.

    Habit-nya juga beda. Orang-orang di kota-kota besar tidak terlalu sering bertamu seperti di daerah karena di kota banyak ruang-ruang publik, baik yang gratis ataupun komersil. Jadi, mereka lebih senang ketemu di kafe, di mal, taman, atau tempat lainnya,” ungkap Ogie.

    Ogie juga menilai kalau ‘menghilangkan’ bagian ruang tamu bukan lah hal yang saklek. Ruang tamu di rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan, maupun aktivitas penghuni rumah itu sendiri.

    “Kalau pertanyaannya (ruang tamu) diperlukan atau tidak, balik lagi aktivitas penghuni (rumahnya) gimana,” katanya.

    Fungsi Ruang Tamu

    Sejatinya, fungsi rumah tamu bisa bergantung pada gaya dan preferensi pribadi pemilik rumah. Secara umum, ruang tamu gunanya untuk menjadi tempat pertemuan yang formal maupun kurang formal bagi mereka yang berkunjung ke rumah.

    Mengutip laman Southern Living, Penata gaya kreatif senior, Karina Lameraner, mengatakan bahwa ruang tamu seringnya dijadikan tempat memamerkan sesuatu yang terbaik di rumah tersebut.

    “Biasanya ruang tamu dirancang di bagian depan rumah, sering kali tepat di luar pintu masuk untuk dijadikan tempat memamerkan ‘yang terbaik dari yang terbaik’ di rumah tersebut’”.

    Kalau pemilik rumah suka menggunakan ruang tamu untuk menjamu tamu dan keluarga, maka ruangan tersebut bisa ditambahkan TV untuk bersantai bersama keluarga juga (mirip seperti ruang keluarga).

    Antara ruang tamu dan ruang keluarga bisa disesuaikan dari seberapa sering keduanya digunakan. Biasanya, ruang tamu digunakan untuk liburan dan jamuan.

    “Biasanya kita melihat dua sofa yang saling berhadapan di ruang tamu, atau bahkan dua kursi yang berhadapan langsung dengan sofa, untuk menciptakan tata letak yang nyaman. Ruang tamu jelas merupakan tempat yang dekorasinya menjadi pusat perhatian,” ujar Lameraner.

    Pemilik rumah bisa menata ruang tamu agar sesuai dengan kebutuhan. Supaya bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, perhatikanlah tata letak furnitur yang tepat.

    Menurut Ogie, sekarang ini tak hanya ruang tamu saja yang fungsi ruangannya bisa digantikan. Contohnya seperti ruang untuk mencuci pakaian. Karena saat ini sudah banyak tempat laundry di sekitar pemukiman rumah.

    “Nggak ruang tamu aja sebetulnya, ruang kerja misalnya atau ruang cuci bisa di-replace karena laundry makin banyak dan ruang-ruang lainnya,” pungkasnya.

    Ke depannya, kemungkinan ruang tamu bisa saja hilang. Ruang itu akan digantikan oleh ruang hobi, ruang kebugaran di rumah, maupun ruang rekreasi utama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Ruang Tamu Nyaris ‘Punah’ di Rumah Perkotaan, Apa Penyebabnya?



    Jakarta

    Ruang tamu menjadi salah satu bagian yang wajib ada di rumah-rumah di Indonesia. Tapi beberapa tahun terakhir rumah baru semakin banyak yang mengadopsi desain tanpa ruang tamu.

    Desain rumah tanpa ruang tamu biasanya ditemui di rumah bergaya minimalis. kenapa hal itu bisa terjadi?

    Alasan Rumah Tidak Punya Ruang Tamu

    Bukan tanpa alasan, hilangnya eksistensi ruang tamu di rumah juga terjadi karena ada gaya hidup juga yang telah berubah.


    Seperti yang diungkapkan oleh Arsitek, Ogie Hartantyo, bahwa hal itu terjadi karena adanya perubahan aktivitas dan kebutuhan manusia.

    “Seiring berjalannya waktu, aktivitas manusia berubah, kebutuhannya juga berubah. Maka, berdasarkan teori dasar arsitektur, ruang-ruang yang ada pada rumah tinggal ikut berubah. Sebab, ruang diciptakan untuk mewadahi aktivitas manusia,” ujar Ogie kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Jika diamati, rumah-rumah di perkotaan, misalnya rumah tipe 36, 45, atau 50 sudah ‘menghilangkan’ ruang tamu. Kebanyakan hanya ada ruang keluarga, dapur serta kamar tidur. Berbeda dengan rumah-rumah di daerah yang masih ada ruang tamu.

    Dari catatan detikProperti, lebih lanjut berikut adalah beberapa alasan kenapa rumah zaman sekarang tidak punya ruang tamu:

    1. Menghemat Penggunaan Ruang

    Menurut Ogie, kecenderungan semakin modern zaman, membuat huniannya semakin compact. Ini membuat rumah dirancang untuk memprioritaskan penggunaan ruang dengan efisien.

    2. Mahalnya Harga Properti

    Semakin hari, harga properti semakin melambung. Mahalnya harga properti juga menjadi alasan penggunaan ruang tamu tidak dihadirkan lagi.

    “Mahalnya harga properti menyebabkan rumah yang bisa dibeli atau dibangun menjadi semakin kecil, sehingga pemiliknya perlu membuat ruang-ruang sesuai kebutuhan dan luas bangunan,” ujar Ogie.

    3. Adanya Pergeseran Fungsi Ruang Tamu

    Fungsi-fungsi ruang untuk bertemu saat ini bisa digantikan di tempat umum. Misalnya, banyak orang kini memilih ketemuan di kafe daripada di rumah.

    Habit-nya juga beda. Orang-orang di kota-kota besar tidak terlalu sering bertamu seperti di daerah karena di kota banyak ruang-ruang publik, baik yang gratis ataupun komersil. Jadi, mereka lebih senang ketemu di kafe, di mal, taman, atau tempat lainnya,” ungkap Ogie.

    Ogie juga menilai kalau ‘menghilangkan’ bagian ruang tamu bukan lah hal yang saklek. Ruang tamu di rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan, maupun aktivitas penghuni rumah itu sendiri.

    “Kalau pertanyaannya (ruang tamu) diperlukan atau tidak, balik lagi aktivitas penghuni (rumahnya) gimana,” katanya.

    Fungsi Ruang Tamu

    Sejatinya, fungsi rumah tamu bisa bergantung pada gaya dan preferensi pribadi pemilik rumah. Secara umum, ruang tamu gunanya untuk menjadi tempat pertemuan yang formal maupun kurang formal bagi mereka yang berkunjung ke rumah.

    Mengutip laman Southern Living, Penata gaya kreatif senior, Karina Lameraner, mengatakan bahwa ruang tamu seringnya dijadikan tempat memamerkan sesuatu yang terbaik di rumah tersebut.

    “Biasanya ruang tamu dirancang di bagian depan rumah, sering kali tepat di luar pintu masuk untuk dijadikan tempat memamerkan ‘yang terbaik dari yang terbaik’ di rumah tersebut’”.

    Kalau pemilik rumah suka menggunakan ruang tamu untuk menjamu tamu dan keluarga, maka ruangan tersebut bisa ditambahkan TV untuk bersantai bersama keluarga juga (mirip seperti ruang keluarga).

    Antara ruang tamu dan ruang keluarga bisa disesuaikan dari seberapa sering keduanya digunakan. Biasanya, ruang tamu digunakan untuk liburan dan jamuan.

    “Biasanya kita melihat dua sofa yang saling berhadapan di ruang tamu, atau bahkan dua kursi yang berhadapan langsung dengan sofa, untuk menciptakan tata letak yang nyaman. Ruang tamu jelas merupakan tempat yang dekorasinya menjadi pusat perhatian,” ujar Lameraner.

    Pemilik rumah bisa menata ruang tamu agar sesuai dengan kebutuhan. Supaya bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, perhatikanlah tata letak furnitur yang tepat.

    Menurut Ogie, sekarang ini tak hanya ruang tamu saja yang fungsi ruangannya bisa digantikan. Contohnya seperti ruang untuk mencuci pakaian. Karena saat ini sudah banyak tempat laundry di sekitar pemukiman rumah.

    “Nggak ruang tamu aja sebetulnya, ruang kerja misalnya atau ruang cuci bisa di-replace karena laundry makin banyak dan ruang-ruang lainnya,” pungkasnya.

    Ke depannya, kemungkinan ruang tamu bisa saja hilang. Ruang itu akan digantikan oleh ruang hobi, ruang kebugaran di rumah, maupun ruang rekreasi utama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menata Sofa dan TV di Ruang Sempit, Biar Nggak Sumpek!



    Jakarta

    Meletakkan sofa dan televisi (TV) di ruangan yang sempit harus cermat. Sebab, jika salah posisi justru bisa membuat ruangan semakin sempit atau tidak nyaman.

    Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatur sofa dan TV di ruang keluarga yang sempit. Salah satunya adalah meletakkan TV dengan ketinggian yang pas dengan sofa. Hal ini agar penghuni rumah bisa menonton TV dengan nyaman.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya untuk meletakkan sofa dan TV yang pas pada ruangan sempit. Dilansir dari Ideal Home, berikut ini informasinya.


    Tips Meletakkan Sofa di Ruang Keluarga yang Sempit

    Jika ruangan keluarga di rumahmu berbentuk persegi atau persegi panjang, posisikan dua sofa berukuran sama yang saling berhadapan dengan meja kopi di antaranya. Sebenarnya, tidak ada aturan pasti dan tepat yang mengatakan kamu tidak dapat memasangkan furnitur dengan ukuran berbeda, seperti tiga tempat duduk dan dua tempat duduk, atau sofa panjang dengan tempat duduk.

    Pastikan selalu memberikan sedikit jarak di sekitar furniture agar orang rumah dapat berjalan dengan nyaman.

    Sebenarnya, tidak ada aturan pasti dan tepat yang mengatakan kamu tidak dapat memasangkan furnitur dengan ukuran berbeda, seperti tiga tempat duduk dan dua tempat duduk, atau sofa panjang dengan tempat duduk. Ukuran yang bervariasi dapat menciptakan dinamika yang berbeda di dalam ruang keluarga kecil tersebut.

    Tips Meletakkan TV di Ruang Keluarga yang Sempit

    TV biasanya diletakkan di area ruang keluarga agar penghuni rumah bisa menonton bersama. Untuk posisi menonton yang optimal, idealnya TV diletakkan di bagian depan tengah sofa.

    Kamu juga bisa meletakkan TV di sudut ruangan jika menaruhnya di tengah ruangan merusak estetika. Selain itu, TV harus berada pada ketinggian yang tepat dalam kaitannya dengan sofa sehingga terasa nyaman untuk dilihat dan kamu tidak perlu melihat ke atas atau meninggikan leher untuk menontonnya.

    Itulah beberapa tips meletakkan sofa dan TV di ruangan sempit. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Dekorasi Rumah buat Sambut Tamu Saat Lebaran


    Jakarta

    Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah momen berkumpul dengan sanak saudara di rumah. Untuk menyambut para tamu, kamu bisa mendekorasi rumah.

    Selain membuat suasana lebih meriah dan hangat, mendekorasi rumah bisa membuat tamu merasa lebih nyaman. Tak perlu sulit, kamu bisa membuat perubahan sederhana tapi memberi sentuhan menarik pada rumah.

    Lantas, bagaimana cara menghias rumah agar tampak indah dan nyaman buat Lebaran? Yuk, simak beberapa tips berikut ini. kamu bisa melakukan beberapa cara ini.


    Tips Dekorasi Rumah buat Lebaran

    Inilah cara mendekorasi rumah untuk menyambut tamu yang datang saat lebaran, dikutip dari UAE Moments.

    1. Pilih Tema

    Sebelum mulai dekorasi rumah, sebaiknya kamu menentukan tema yang ingin digunakan saat Lebaran. Kamu bisa menggunakan warna-warna khas Lebaran seperti putih, emas, atau hijau pada dekorasi yang akan digunakan. Beberapa dekorasi yang kerap digunakan adalah kaligrafi, dekorasi tanaman, dan pola geometris.

    2. Hias Ruang Keluarga

    Ruang keluarga adalah salah satu ruangan yang akan banyak digunakan saat Lebaran. Biasanya tempat ini menjadi ruang kumpul banyak sanak saudara.

    Untuk membuatnya menjadi lebih nyaman dan hangat, kamu bisa menambahkan beberapa bantal dengan tema yang sesuai Lebaran, memasang lampu gantung, lentera, atau dekorasi lainnya.

    3. Hias Meja Makan

    Meja makan merupakan furnitur yang menjadi fokus penting saat Lebaran karena menjadi tempat mengambil makanan. Untuk itu, kamu bisa menghias meja makan di rumah saat Lebaran.

    Taplak meja ruang makanTaplak meja ruang makan Foto: Getty Images/iStockphoto/gerenme

    Kamu bisa menghiasnya dengan sederhana, misalnya dengan menggunakan taplak meja, tempat lilin, bunga, lalu alat makan yang seragam, dan lainnya.

    4. Tambahkan Tanaman

    White candle in a golden framed glass as centrepiece of a table decorIlustrasi dekorasi Lebaran Foto: iStockphoto/Getty Images

    Tambahkan kesegaran di dalam rumah dengan memajang tanaman hias supaya rumah tampak hidup. Gunakan tanaman atau bunga yang sesuai dengan tema yang sudah ditentukan sebelumnya agar tampak serasi.

    5. Siapkan Tempat Salat

    Jangan lupa untuk menyiapkan tempat salat di rumah. Kamu bisa menggunakan karpet sebagai alas sajadah agar terasa lebih nyaman.

    Itulah beberapa tips yang dilakukan untuk menghias rumah saat Lebaran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan yang Harus Dilakukan Agar Rumah Selalu Bersih dan Rapi


    Jakarta

    Membersihkan rumah memang diperlukan agar hunian tersebut tetap rapi dan bebas kotoran. Biasanya perlu waktu khusus untuk membersihkan seluruh rumah.

    Agar rumah rapi dan bebas kotoran ternyata tak melulu perlu satu hari khusus untuk membersihkan ruangan, tapi bisa dicicil dengan beberapa kebiasaan berikut ini. Sebagai contoh, kebiasaan untuk merapikan bantal di kursi ruang keluarga saat ingin tidur bisa menjadi salah satu kebiasaan yang bisa dilakukan.

    Dengan merapikan bantal kursi di ruang keluarga sebelum tidur bisa membuat ruangan tampak rapi. Selain itu, setelah menggunakan remote TV bisa mengembalikannya ke tempat semula agar tidak berantakan.


    Selain itu masih ada beberapa kebiasaan lainnya yang bisa dilakukan agar rumah tetap rapi dan bersih. Dilansir dari Southern Living berikut ini informasinya.

    1. Bersihkan Meja Dapur

    Membersihkan meja dapur setelah digunakan merupakan salah satu kebiasaan untuk menjaga rumah agar tetap bersih dan mencegah timbulnya bau tak sedap. Pastikan segera bersihkan meja jika ada tumpahan makanan, segera mencuci piring, serta simpan barang-barang yang tak terlalu diperlukan agar tidak berantakan.

    2. Lipat Lap Handuk

    Salah satu kebiasaan yang bisa membuat rumah rapi adalah melipat handuk atau lap untuk bersih-bersih. Hal ini agar meja dapur tak berantakan dan mencegah persepsi penghuni malas membersihkan rumah.

    3. Buang Sampah

    Membuang sampah setiap hari harus dilakukan agar rumah tidak bau. Selain itu, kebiasaan membuang sampah setiap hari juga bisa membuat hunian terasa segar dan bersih.

    “Perawatan rutin bukan hanya tentang penampilan; tetapi tentang menciptakan ruangan yang terasa bersih, terawat, dan nyaman setiap hari,” kata cleaning expert di GermSmart, Taylor Riley.

    4. Bersihkan Lantai

    Menjaga lantai bersih merupakan salah satu kebiasaan agar rumah tampak rapi. Sebab, jika bagian lantai kotor akan menimbulkan penampilan rumah yang tidak diurus.

    5. Pastikan Kamar Mandi Bersih

    Ketika ada tamu datang dan harus menggunakan kamar mandi, tentunya pemilik rumah nggak mau dong ruangan tersebut kotor dan bau? Maka dari itu, menjaga kamar mandi tetap bersih perlu dilakukan.

    Cara mudahnya, penghuni rumah bisa mengelap permukaan di kamar mandi serta bagian kloset agar tetap bersih.

    Itulah beberapa kebiasaan untuk menjaga rumah tetap bersih dan rapi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jurus Jitu Membersihkan Rumah, Cukup 15 Menit Setiap Hari



    Jakarta

    Menjaga kebersihan rumah mungkin pekerjaan yang sulit bagi sebagian orang, terutama kalau sibuk. Meski begitu, sebaiknya penghuni rumah tetap menyempatkan untuk membersihkan rumah.

    Kalau penghuni rumah susah meluangkan waktu, pekerjaan itu bisa dicicil kok. Coba luangkan 15 menit saja setiap hari khusus untuk membersihkan rumah.

    Metode ini bisa dicoba daripada tidak memulai sama sekali, sehingga rumah berantakan begitu saja. Sebagian besar rutinitas 15 menit ini memang belum termasuk serangkaian tugas harian lain seperti mencuci piring, merapikan tempat tidur, dan membersihkan meja dapur. Namun, penghuni bisa menyelesaikan banyak pekerjaan selama 15 menit.


    Lalu, bagaimana cara menerapkan metoda bersihkan rumah 15 menit setiap hari? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Real Simple.

    Berdasarkan Ruangan

    Tentukan ruangan mana yang akan dibersihkan setiap hari dalam seminggu. Misalnya, tetapkan ruangan yang berbeda untuk setiap hari, dengan serangkaian aktivitas yang harus dilakukan di setiap ruangan. Contohnya sebagai berikut.

    • Senin: kamar tidur
    • Selasa: kamar mandi
    • Rabu: dapur
    • Kamis: ruang keluarga
    • Jumat: barang yang dibersihkan bulanan (peralatan atau lemari)
    • Sabtu: Pekarangan

    Berdasarkan Aktivitas

    Selain itu, penghuni bisa menentukan tugas harian berdasarkan aktivitas. Penghuni akan fokus pada satu jenis kegiatan setiap hari selama 15 menit. Contohnya berikut ini.

    • Senin: kamar mandi
    • Selasa: bersihkan debu
    • Rabu: menyapu
    • Kamis: mengepel
    • Jumat: sisa pekerjaan yang terlewat
    • Sabtu: ganti seprai tempat tidur

    Berdasarkan Prioritas

    Nggak harus membuat jadwal, penghuni rumah bisa memilih untuk memprioritaskan kekacauan yang terlihat paling buruk hari itu. Misalnya lantai jika melihat debu beterbangan di sudut-sudut, atau toilet jika kamar mandi terlihat agak kotor.

    Buat Rutinitas Tetap

    Cara terbaik untuk memulai kebiasaan adalah menentukan waktu spesifik buat mengerjakannya. Mungkin penghuni rumah lebih suka membersihkan rumah di malam hari setelah pulang kerja. Penghuni juga bisa mengerjakannya di pagi hari sebelum mulai beraktivitas.

    Ajak Semua Penghuni Rumah

    Banyak pekerjaan rumah bisa diselesaikan kalau bekerja sama. Sebaiknya ajak semua penghuni untuk ikut membereskan rumah selama 15 menit setiap hari. Nah, kalau melibatkan orang lain, jangan lupa membagi tugas tertentu untuk masing-masing orang.

    Itulah beberapa cara menjaga kebersihan rumah 15 menit setiap hari. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Tidur Sebelum Lakukan 6 Hal Ini di Rumah!


    Jakarta

    Membersihkan rumah memang melelahkan sehingga bagi sebagian orang melakukannya pada akhir pekan. Namun, membersihkan rumah juga perlu menjadi kebiasaan agar rumah senantiasa rapi dan sehat.

    Untuk memulai kebiasaan membersihkan rumah, penghuni rumah perlu mencoba beberapa hal yang harus dibersihkan sebelum tidur. Melakukan rutinitas pembersihan sebelum tidur ini akan meringankan beban di keesokan pagi.

    Dilansir dari situs Real Simple, berikut rutinitas pembersihan rumah yang bisa dilakukan pada malam hari atau sebelum tidur.


    1. Bersihkan Kamar Mandi

    Memang kedengarannya cukup melelahkan membersihkan kamar mandi pada malam hari. Namun, jika kebiasaan ini terus dilakukan maka akan membuat hidup lebih mudah. Sebab, pembersihan rutin kamar mandi dapat mencegah kotoran menumpuk akhirnya jika terbiasa maka kamar mandi dapat dengan mudah dibersihkan.

    “Ceceran pasta gigi dan bercak air dapat menumpuk dengan cepat, jadi membersihkannya dengan cepat juga di malam hari dapat membantu menjaga kamar mandi terlihat bagus,” ucap Michelle Urban, pengelola rumah professional The Organized House, dikutip dari Real Simple.

    Menurutnya, agar tidak membuat penghuni malas, simpan saja beberapa tisu desinfektan atau kain mikrofiber jika ingin membersihkan dengan cepat.

    2. Cuci Piring

    Piring yang menumpuk di wastafel dapat menjadi pekerjaan besar bila tidak dibersihkan dengan cepat. Bangun tidur tanpa melihat tumpukan cucian piring juga dapat membuat penghuni rumah merasa segar. Maka, jadikan mencuci piring sebagai kebiasaan yang senantiasa dilakukan sebelum tidur.

    3. Bersihkan Meja Dapur

    Membersihkan meja dapur dari barang yang berserakan juga mampu mencegah kotoran menumpuk. Sebab, meja dapur yang kotor dapat menarik hama dari sisa-sisa makanan sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Membersihkan meja dapur juga tidak memakan waktu banyak dan bisa dilakukan sebelum tidur.

    4. Buang Sampah

    Jika tempat sampah di rumah sudah penuh atau ada sampah yang menimbulkan bau, maka sebaiknya segera dituntaskan sebelum tidur. Hal ini berlaku untuk seluruh tempat sampah baik di dapur, kamar, atau kamar mandi. Membuang sampah dilakukan agar ketika bangun tidur tidak ada sampah yang meluap atau berbau.

    5. Merapikan Ruang Keluarga

    Seharusnya merapikan ruang keluarga tidaklah sulit dan memberatkan. Cukup dua hingga tiga menit seperti meletakkan barang-barang ke tempatnya atau merapikan bantal atau selimut. Supaya lebih mudah, sediakan keranjang lucu yang dapat menampung berbagai barang-barang acak.

    6. Melipat Pakaian

    Pakaian juga merupakan salah satu barang yang cepat menumpuk sehingga menyebabkan ruangan menjadi berantakan. Jika ada pakaian yang baru kering, maka lipat. Lalu, jika ada pakaian kotor berceceran, maka tumpuk di keranjang cuci.

    Itulah rutinitas membersihkan rumah sebelum tidur, semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Jarak Ideal antara TV dan Tempat Duduk? Begini Cara Hitungnya



    Jakarta

    Televisi alias TV sering ditempatkan di ruang tamu, ruang keluarga, atau kamar tidur. Penempatan alat elektronik ini nggak boleh sembarangan, lho. Sebab, jarak yang terlalu dekat antara tempat penghuni menonton dan TV akan membuat mata cepat lelah.

    Jika ingin menonton dengan nyaman, TV harus diletakkan dengan jarak yang tepat dari sofa atau tempat duduk. Nah, semakin besar ukuran TV, sebaiknya jarak penonton semakin jauh juga.

    Hal ini juga bisa jadi pertimbangan penghuni sebelum membeli TV. Pastikan ukuran TV cocok dengan ruangan buat nonton.


    Lalu, berapa jarak ideal antara TV dan sofa? Simak penjelasannya berikut ini.

    Dilansir dari Herne Bay Domestics, penghuni harus lebih dulu memahami arti dari ukuran TV yang tertera pada produk. Ukuran TV diukur dari sudut ke sudut TV secara diagonal, termasuk rangka luarnya.

    Sementara itu, jarak pandang menonton TV bisa diukur dari area tempat duduk sampai TV. Jika menaruh TV di kamar tidur, jarak dapat diukur dari tempat TV ke bantal.

    Penghuni bisa mengalikan ukuran TV dengan angka dua untuk mendapatkan hasil jarak pandang dalam satuan inci. Hasilnya perhitungan itu adalah jarak pandang yang nyaman sesuai ukuran TV.

    Selain itu, penghuni dapat menentukan ukuran TV berdasarkan jarak antara tempat duduk dengan tempat TV. Jarak tersebut tinggal dibagi dua untuk mendapatkan ukuran TV yang ideal buat suatu ruangan.

    Sebagai contoh, andaikan TV berukuran 55 inci, jarak pandang yang ideal adalah 110 inci atau sekitar 2,79 meter.

    Berikut ini daftar jarak pandang yang cocok buat ukuran TV tertentu.

    Ukuran TV (inci) Jarak Pandang (meter)
    32 1,63
    40 2
    43 2,18
    48 2,44
    49 2,49
    50 2,54
    55 2,79
    58 2,96
    65 3,3
    70 3,55
    75 3,81
    77 3,91
    82 4,16

    Itulah ukuran TV dan jarak yang ideal agar lebih nyaman saat menonton TV. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com