Tag: ruang kerja

  • 3 Alasan Kamu Perlu Tanaman Hias di Ruang Kerja


    Jakarta

    Tanaman hias yang disimpan di dalam ruangan bisa membuat suasana terasa lebih hidup dan menyegarkan. Apalagi kalau kamu menyimpan tanaman hias di ruang kerja yang ternyata berdampak positif pada aktivitasmu.

    Kamu bisa bekerja di rumah maupun bilik kantor sambil ditemani tanaman hias. Sekali-kali, kamu dapat istirahat sejenak dengan pemandangan tanaman hias yang berwarna hijau.

    Ada banyak pilihan tanaman dengan beragam bentuk dan ukuran, sehingga bisa banget kamu simpan di ruang kerja. Melansir dari Healthline, berikut ini beberapa alasan kamu perlu mempertimbangkan tanaman hias di tempat kerja.


    1. Menekan Tingkat Stress

    Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Physiological Anthropology, tanaman di dalam rumah atau kantor ternyata bisa membuat kamu merasa lebih nyaman dan tenteram.

    Penelitian tersebut menguji peserta dengan memberikan dua tugas berbeda, yakni memindahkan tanaman hias dari satu pot ke pot lainnya dan menyelesaikan tugas singkat berbasis komputer. Setelah menyelesaikan setiap tugas, peneliti mengukur faktor biologis yang terkait dengan stres, termasuk detak jantung dan tekanan darah.

    Hasil menunjukkan tugas berkebun di dalam ruangan menurunkan respons stres pada partisipan, sedangkan tugas menggunakan komputer menyebabkan lonjakan detak jantung dan tekanan darah.

    Padahal, peserta penelitian adalah pria muda yang terbiasa bekerja dengan komputer. Dari hasil penelitian itu, para peneliti menyimpulkan bekerja dengan tanaman dapat mengurangi stres fisiologis dan psikologis.

    2. Meningkatkan Fokus

    Kemudian, sebuah penelitian kecil dilakukan oleh Yun-ah Oh, Seon-Ok Kim, dan Sin-Ae Park dengan melibatkan 23 peserta. Peneliti tersebut menempatkan siswa di ruang kelas yang berbeda-beda.

    Setiap kelas ada yang memiliki tanaman palsu, tanaman asli, foto tanaman, atau tanpa tanaman sama sekali. Pemindaian otak peserta menunjukkan siswa yang belajar dengan tanaman hidup dan nyata di kelas lebih perhatian dan lebih mampu berkonsentrasi dibandingkan siswa yang belajar di kelas lainnya.

    3. Meningkatkan Produktivitas & Kreativitas

    Berbagai penelitian mengemukakan keberadaan tanaman di ruang kerja meningkatkan produktivitas dan kreativitas. Sebuah penelitian pada tahun 2007 oleh Tina Bringslimark, Terry Hartig, dan Grete Grindal Patil membuktikan orang-orang yang bekerja dengan lebih banyak tanaman di ruang kerja memiliki lebih sedikit hari sakit dan lebih produktif dalam bekerja.

    Itulah beberapa alasan tanaman hias diperlukan di dalam ruang kerja. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Bikin Ruang Kerja Nyaman & Produktif buat WFH


    Jakarta

    Bekerja dari rumah atau WFH sudah banyak dilakukan oleh pekerja saat ini, sehingga mempunyai ruang kerja di rumah sangat dibutuhkan. Apalagi ruang kerja yang efisien dan nyaman tentunya akan membantu meningkatkan fokus dan motivasi saat bekerja di rumah.

    Desain dan penataan ruang kerja akan mempengaruhi produktivitas. Oleh karena itu, kamu perlu membuat ruang kerja yang fungsional dan nyaman di rumah.

    Melansir dari Kosmo, Jumat (17/5/2024) begini cara membuat ruang kerja yang nyaman dan produktif untuk WFH.


    Cara Bikin Ruang Kerja buat WFH

    1. Pilih Tempat

    Langkah pertama membuat ruang kerja adalah memilih tempat yang tenang dan minim gangguan. Kamu bisa menggunakan kamar yang tidak terpakai atau sudut ruang keluarga. Kuncinya adalah menemukan tempat untuk fokus bekerja untuk jangka waktu yang panjang.

    2. Pencahayaan

    Sebaiknya memilih tempat yang memungkinkan kamu mendapat pencahayaan alami dari jendela. Lalu, tambahkan lampu untuk mendukung pencahayaan yang kurang. Ruang kerja dengan pencahayaan yang baik bisa mencegah mata lelah dan bikin kamu makin kreatif dan produktif.

    3. Ruang

    Jangan sampai kamu merasa sempit dan sumpek ketika bekerja dari rumah. Pastikan ada ruang yang cukup untuk bergerak dan menaruh barang-barang dengan rapi. Ruang kerja yang rapi dan lebar akan mendukung kamu lebih fokus dan produktif.

    4. Meja

    Meja kerja menjadi poin penting saat membuat ruang kerja. Perhatikan tinggi meja yang memungkinkan kamu untuk menekuk siku 90 derajat.

    Tinggi ini pas agar tangan terasa nyaman ketika mengetik atau menulis. Lalu, lebar dan ruang penyimpanan meja juga harus cukup buat menampung alat-alat kerja dengan tertata rapi.

    5. Kursi

    Pemilihan kursi juga penting untuk menjaga postur dan kenyamanan selama bekerja. Carilah kursi yang ketinggian dan sandaran yang bisa disesuaikan, memiliki penyangga pinggang yang baik, serta kedalaman dan lebar tempat duduk yang nyaman. Kursi dengan armrest juga sangat bagus untuk melengkapi ruang kerja.

    6. Meja Teratur

    Pastikan meja rapi dan teratur dengan barang-barang esensial saja agar bisa fokus kerja. Singkirkan atau simpan benda yang tidak sering kamu gunakan supaya nggak memenuhi meja.

    7. Dekorasi

    Tunjukkan kepribadian dan seleramu dengan dekorasi untuk ruang kerja yang lebih menyenangkan. Kamu bisa memajang foto keluarga, karya seni, quotes motivasi, atau tanaman hias di atas meja kerja.

    Itulah cara membuat ruang kerja yang nyaman dan produktif untuk WFH. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Desain Rumah yang Nyaman buat Work From Home



    Jakarta

    Tren bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sudah banyak diterapkan sejak masa pandemi. Apalagi sekarang ada profesi-profesi baru yang memungkinkan bekerja dari rumah, sehingga ruang kerja yang memadai menjadi nilai plus.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan, desain rumah harus memudahkan penghuni untuk work from home. Ia mengatakan ketika mendesain, arsitek harus mengenali personalisasi atau kepribadian penghuni rumah untuk membangun hunian yang sesuai kebutuhan.

    “Jangan sampai rumah tersebut justru malah merepotkan (pemilik) atau rumah tersebut menjadi antitesis daripada bagaimana sebenarnya kehidupan dia. Rumah adalah cerminan bagaimana mereka (hidup),” ujar Denny kepada detikcom, Senin (20/5/2024).


    Tips Desain Rumah buat Work from Home

    1. Penuhi Kebutuhan Profesi

    Ia menyebut rumah sebenarnya adalah personifikasi dari bagaimana penghuni hidup. Oleh karena itu, pemilik bisa bebas berkreasi dengan desain hunian yang sesuai kesukaan dan mendukung profesi yang dijalani.

    “Sekarang ini banyak profesi-profesi baru. Yang pertama, content creator (dan) YouTuber dan itu biasanya mereka butuh sound absorber khusus supaya suaranya nggak terlalu banyak keluar. Itu juga menjadi sangat normal ketika kita melihat yang itu,” katanya.

    2. Beri Pemandangan Bagus

    Lalu, ia juga menyarankan agar memastikan menyajikan pemandangan yang bagus selama bekerja. Mengingat penghuni juga menghabiskan banyak waktu di dalam rumah. Salah satunya bisa dengan membuat taman yang indah, sehingga penghuni bisa sekali-kali menikmati pemandangan ke luar jendela.

    “Ketika kerja jangan sampai kita cuma melihat tembok-tembok. Kalau bisa di depannya ada taman, sehingga orang nggak merasa bosan (dan) orang merasa nyaman tinggal di situ, lalu mereka mereka bisa kerja secara produktif,” imbuhnya.

    3. Personalisasi sesuai Selera

    Lalu, pemilik bisa mempersonalisasi rumah ataupun ruang kerja sesuai selera. Denny memberi tips tambahan, yakni menyajikan coffee machine atau fitur-fitur pelengkap lainnya yang bisa menambah kenyamanan selama bekerja.

    Kemudian, pemilik juga dapat menghias ruangan berdasarkan hobi dengan memajak benda koleksi favorit. Misalkan pecinta sepeda bisa memajang sepeda di satu sisi ruangan.

    “Rumah adalah cerminan dari bagaimana seseorang hidup. Jadi sebenarnya sebelum kita memilih (desain rumah) kita harus meng-asses diri kita sendiri dulu. Kita tuh suka atau hidupnya seperti apa sih?” pungkasnya.

    Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menambah kenyamanan di rumah ketika work from home. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Barang yang Wajib Ada di Meja Kerja Kamu


    Jakarta

    Dalam ruang kerja banyak peralatan dan barang berguna yang dapat memberi manfaat sehingga terlihat mengesankan dan juga meningkatkan produktivitas. Terutama untuk barang yang berada di meja kantor.

    Meja kantor yang tertata rapi dapat membantu kamu terorganisir dan produktif di tempat kerja. Pilih barang-barang yang dapat diletakkan di meja kamu agar dapat bekerja lebih efisien sekaligus menampilkan gaya dan kepribadian kamu.

    Meskipun beberapa barang menawarkan manfaat yang sama, setiap barang memiliki tujuan unik untuk membantu meningkatkan lingkungan kerja. Melansir Indeed, Senin (7/10/2024), berikut barang yang harus tersedia di meja kerja kamu.


    Buku Catatan

    Letakkan buku memo atau buku catatan untuk menulis catatan dan daftar hal-hal yang harus dilakukan. Meskipun saat ini banyak pilihan untuk memo digital, buku catatan tetap praktis untuk menulis rincian dengan cepat.

    Buku catatan juga lebih mudah dibawa daripada laptop dan menulis di dalamnya tidak terlalu mengganggu daripada mengetik.

    Dudukan Laptop atau Desktop

    Pertimbangkan untuk menggunakan dudukan yang dapat mengangkatnya ke tingkat tampilan yang nyaman. Menempatkan komputer pada ketinggian yang tepat juga membantu menjaga postur tubuh yang benar dan melindungi leher serta mata dari ketegangan.

    Dudukan laptop menjadi bagian kecil yang dapat diselipkan di bawah perangkat dan dimiringkan ke atas. Dudukan ini juga membantu menjaga laptop tetap dingin.

    Pengisi Daya

    Jika kamu menggunakan banyak perangkat secara bersamaan di tempat kerja, mungkin memerlukan pengisi daya dan USB dengan beberapa port yang dapat kamu gunakan untuk mencolokkan laptop, ponsel, tablet, dan aksesoris lainya.

    Pengisi daya dengan empat atau lima port biasanya cukup untuk sebagian besar profesional, tetapi kamu dapat menemukan pengisi daya USB dengan hingga 10 port atau lebih.

    Mug

    Jika kamu minum kopi atau teh, simpan cangkir pribadi di meja kamu. Pilih cangkir yang menunjukkan kepribadian kamu dan menambahkan karakter pada meja kamu.

    Cangkir dapat berisi ucapan yang inspiratif atau lucu, berbentuk hewan favorit, bertuliskan nama atau inisial kamu. Cangkir yang unik memungkinkan kamu untuk mempersonalisasi meja kamu secara profesional.

    Tanaman Meja Kantor

    Tanaman tidak hanya menambah gaya pada meja kamu, tetapi juga dapat membantu meningkatkan kualitas udara dengan meningkatkan tingkat kelembapan dan menghilangkan polutan serta partikel.

    Pelembap Udara

    Letakkan pelembap udara kecil di meja kamu untuk menambah kelembapan udara yang kamu hirup sepanjang hari. Pelembap udara ini membantu mencegah kulit dan saluran pernapasan menjadi kering dan dapat meredakan batuk.

    Pelembap udara sangat berguna selama musim dingin saat udara dingin dan kering. Kamu dapat menemukan pelembap udara yang mungil dan ramping yang menghasilkan kabut halus dan mudah dipasang di ruang kerja kamu.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingat! Barang Ini Sebaiknya Tak Ada di Kamar, Bisa Ganggu Ketenangan


    Jakarta

    Kamar tidur adalah ruangan yang cukup private. Ruangan ini didesain sesuai kebutuhan dan keinginan penghuninya. Meskipun tidak ada aturan mengenai apa yang harus ada di kamar, tetapi ada beberapa barang yang sebaiknya tidak berada di dalam kamar.

    Dilansir The Spruce, beberapa barang dinilai tidak cocok berada di kamar karena dapat mempengaruhi suasana di dalamnya. Menurut Laura W Jenkins, sebaiknya menyimpan benda-benda yang bisa membuatmu rileks di kamar tidur, seperti buku dan foto keluarga.

    Lantas, barang apa saja yang sebaiknya dijauhkan dari kamar? Berikut daftarnya.


    1. Barang Elektronik

    Menurut desainer interior Laura W Jenkins di kamar tidur seharusnya tidak ada barang elektronik yang dapat mendistraksi seperti hal-hal yang berbau hiburan. Sebab, menurutnya kamar tidur adalah ruangan untuk penghuninya istirahat.

    Barang elektronik seperti kipas angin, AC, atau alat kebersihan adalah pengecualian karena barang-barang tersebut dapat membuat penghuninya lebih nyaman ketika tidur.

    Selain barang elektronik seperti TV, laptop, konsol game, atau speaker dikeluarkan, ia juga menyarankan untuk menggunakan warna cat yang menenangkan seperti warna bumi atau earth tone.

    2. Baju Tak Terpakai dan Peralatan Gym

    Mengurangi barang-barang tak terpakai adalah keharusan yang perlu diterapkan pada semua ruangan. Desainer Jean Parker mengatakan apabila di kamar banyak baju tidak terpakai atau sudah tidak muat, sebaiknya segera dikeluarkan untuk didaur ulang, dijual, atau diberikan kepada orang lain.

    Ruang yang sedikit barang tidak akan mengganggu pergerakan dan pandangan. Dengan begitu penghuninya bisa mendapatkan ruang lebih untuk mengisi kembali energi yang habis setelah seharian di luar rumah.

    Lalu, ia menyarankan agar di dalam kamar tidak ada barang besar dan berbahaya di dalam kamar, seperti peralatan gym. Sebab, peralatan tersebut berbahaya, ketika tersandung atau terjadi gempa bumi.

    “Kamar tidurmu bukanlah tempat gym, jadi saya akan menahan diri untuk menempatkan alat-alat olahraga di sana,” ujarnya dikutip dari The Spruce.

    3. Peralatan Kantor

    Setelah pandemi, banyak orang yang menggunakan kamar tidurnya sebagai ruang kerja. Alhasil kamu bisa seharian berada di ruangan tersebut. Apabila kamu tidak memiliki ruang lain untuk dijadikan ruang kantor, Desainer Amity Worrel meminta agar menggunakan meja yang kecil dan santai sebagai meja kerjamu di rumah. Dengan begitu itu tidak akan mengingatkanmu akan pekerjaan.

    “Saat membuat tempat yang seharusnya membuat rileks dan menjadi pelarian dari pekerjaan, sangat penting untuk mempertimbangkan apa yang harus ada di kamar atau tidak,” paparnya.

    4. Jangan Terlalu Banyak Rak Terbuka

    Memiliki banyak ruang penyimpanan sebenarnya memudahkan penghuni untuk menyimpan barang dan ruangan pun terlihat lebih rapi. Namun, sebenarnya yang lebih baik lagi adalah mengurangi barang di kamar sehingga rak juga bisa berkurang.

    Selain itu, jangan terlalu banyak memakai rak terbuka karena bisa menjadi tempat untuk menumpuk barang dan sarang debu. Menurut desainer Abbie Naber, apabila terdapat rak terbuka di dalam kamar sebaiknya diisi dengan benda-benda yang bisa membuat penghuninya tersenyum dan diisi seminimal mungkin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Manfaat Taruh Tanaman Hias di Ruang Kerja, Jadi Makin Produktif


    Jakarta

    Tanaman hias sering dijadikan dekorasi ruangan untuk memberi kesan asri dan segar pada ruangan. Salah satu tempat yang cocok ditaruh tanaman hias adalah ruang kerja, baik di kantor maupun rumah.

    Sebab, ternyata tanaman hias bisa memberi dampak positif ke aktivitas penghuni ruangan. Benda hijau ini bisa menjadi pemandangan sejuk di sela-sela aktivitas padat. Ada beragam tanaman yang bisa disimpan di atas meja atau di sudut ruang kerja.

    Lantas, apa saja manfaat memelihara tanaman hias di ruang kerja? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Healthline.


    Manfaat Pelihara Tanaman Hias di Ruang Kerja

    Inilah dampak baik yang bisa dirasakan penghuni ruangan yang ada tanaman hiasnya.

    1. Meningkatkan Fokus

    Memelihara tanaman asli di ruang kerja dapat meningkatkan fokus. Sebuah penelitian kecil dilakukan oleh Yun-ah Oh, Seon-Ok Kim, dan Sin-Ae Park dengan melibatkan 23 peserta. Peneliti tersebut menempatkan siswa di ruang kelas yang berbeda-beda.

    Setiap kelas ada yang memiliki tanaman palsu, tanaman asli, foto tanaman, atau tanpa tanaman sama sekali. Pemindaian otak peserta menunjukkan siswa yang belajar dengan tanaman hidup dan nyata di kelas lebih perhatian dan lebih mampu berkonsentrasi dibandingkan siswa yang belajar di kelas lainnya.

    2. Menekan Tingkat Stress

    Kemudian, tanaman hias di ruang kerja juga membantu menekan tingkat stres, lho. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Physiological Anthropology, tanaman di dalam rumah atau kantor bisa membuat penghuni merasa lebih nyaman dan tenteram.

    Penelitian tersebut menguji peserta dengan memberikan dua tugas berbeda, yakni memindahkan tanaman hias dari satu pot ke pot lainnya dan menyelesaikan tugas singkat berbasis komputer. Setelah menyelesaikan setiap tugas, peneliti mengukur faktor biologis yang terkait dengan stres, termasuk detak jantung dan tekanan darah.

    Hasil menunjukkan tugas berkebun di dalam ruangan menurunkan respons stres pada partisipan, sedangkan tugas menggunakan komputer menyebabkan lonjakan detak jantung dan tekanan darah.

    Padahal, peserta penelitian adalah pria muda yang terbiasa bekerja dengan komputer. Dari hasil penelitian itu, para peneliti menyimpulkan bekerja dengan tanaman dapat mengurangi stres fisiologis dan psikologis.

    3. Meningkatkan Produktivitas & Kreativitas

    Keberadaan tanaman di ruang kerja mampu meningkatkan produktivitas dan kreativitas penghuni. Sebuah penelitian pada tahun 2007 oleh Tina Bringslimark, Terry Hartig, dan Grete Grindal Patil membuktikan orang-orang yang bekerja dengan lebih banyak tanaman di ruang kerja memiliki lebih sedikit hari sakit dan lebih produktif dalam bekerja.

    Itulah beberapa alasan tanaman hias diperlukan di dalam ruang kerja. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com