Tag: ruang penyimpanan

  • Ingat Ya! Ini 6 Poin Penting yang Harus Diperhatikan Saat Bangun Rumah


    Jakarta

    Saat hendak membangun rumah, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Sebab, membangun rumah membutuhkan biaya yang besar, waktu yang lama, dan banyak pertimbangan di dalamnya. Apalagi jika rumah tersebut dibangun bersama dengan pasangan, pasti ada 2 pendapat yang perlu dipertimbangkan.

    Dengan perencanaan yang matang ini, kamu bisa membangun rumah dengan lancar dan sesuai target. Apabila tidak ada persiapan sejak awal, banyak risiko yang timbul, mulai dari ditipu oleh kontraktor atau pemilik lahan, biaya pembangunan rumah membengkak, hingga lelah emosional karena menghadapi banyak masalah.

    Untuk menghindari risiko saat pembangunan rumah, persiapan yang harus kamu lakukan minimal memperhatikan hal-hal mendasar, salah satunya soal lokasi rumah. Dilansir situs Well by Design, Selasa (15/10/2024), berikut deretan poin penting yang tidak boleh dilewatkan ketika membangun rumah.


    1. Lokasi

    Lokasi adalah poin penting saat kamu ingin membangun rumah. Salah pilih lokasi kamu, ke depannya bisa jadi sulit. Sebagai contoh memilih rumah jauh dari transportasi umum atau rumah sakit. Saat keadaan darurat kamu perlu waktu untuk sampai ke pusat kota atau rumah saki tadi. Selain itu, apakah lokasi rumah kamu keamanannya terjaga atau minimal airnya bersih.

    Maka dari itu, saat mencari lokasi rumah yang cocok, kamu harus lakukan penelusuran sejarah dari kawasan yang ingin dibangun untuk memastikan tidak ada masalah. Selain itu, cari tahu juga tentang perairan sekitar dan saluran air agar terhindar dari memilih area yang rawan banjir.

    2. Luas dan Tata Letak Lahan

    Penting pada saat mencari rumah dilakukan secara langsung. Kamu bisa melihat langsung luas lahan dan lokasinya. Jika hanya melihat dari selebaran iklan, kamu tidak akan mendapat gambaran jelas. Selain itu, pada saat ingin membeli lahan pastikan bukan tanah sengketa dan bisa langsung balik nama lahan. Jika terjadi bencana atau pembebasan lahan, kamu dengan mudah mengajukan ganti rugi.

    Dengan melihat langsung luas lahan, kamu bisa membayangkan bagaimana desain dalam rumah tersebut. Mulai dari berapa ruangan yang bisa ditampung serta luasnya. Jika luas, kamu bisa meminta ditambahkan ruangan hiburan seperti gazebo, kebun, atau kolam renang di halaman luar.

    3. Tinggi Ruangan

    Tinggi ruangan diukur dari lantai sampai plafon rumah. Tinggi ruangan atau langit-langit rumah tidak kalah penting karena ini akan mempengaruhi sirkulasi udara di rumah. Semakin tinggi plafon ruangan maka, akan terasa lapang dan sejuk ruangan tersebut. Untuk bagian ini, jangan lupa berkonsultasi dengan arsitek ataupun desainer agar tinggi ruangan sesuai dengan kebutuhan.

    4. Material

    Sudah jadi rahasia umum, apabila kamu memilih barang yang lebih bagus, maka harganya akan semakin mahal. Namun, pada saat membangun rumah, bukan hanya kualitas yang diperhatikan, tetapi dampaknya pula. Saat ini banyak rumah dibangun dengan material bekas, harganya murah tetapi tetap kokoh, kuat, dan tahan lama.

    Selain itu, material juga sudah beragam saat ini, kamu bisa mendapat banyak pilihan. Kamu bisa minta saran dari desainer interior dan arsitek saat memilih material rumah.

    5. Penempatan Kabel dan Stopkontak

    Aliran listrik adalah salah satu detail yang harus dipahami oleh pemilik rumah. Kamu harus tau dimana saja listrik terletak di dalam rumah. Lalu untuk stop kontak kamu perlu pertimbangkan lokasi yang tepat. Idealnya 90 cm dari lantai.

    Rumah yang nyaman dan fungsional tentunya membutuhkan banyak stopkontak yang ditempatkan pada lokasi yang strategis. Selain itu, penempatan kabel perlu dibuat agar tampak rapi dan tidak berserakan di mana-mana.

    6. Pencahayaan Lampu dan Matahari

    Lampu adalah komponen penting di rumah. Tanpa pencahayaan, rumah sama saja seperti rumah terbengkalai. Pencahayaan bukan hanya dari lampu, melainkan dari ventilasi atau jendela di rumah. Maka dari itu, posisi jendela di rumah juga sama pentingnya.

    Mungkin Anda menginginkan cahaya matahari pagi di dapur, sedangkan di ruang kerja pada sore hari. Semua itu bisa direncanakan sebelum membangun rumah.

    7. Ruang Penyimpanan

    Kamu pasti ingin rumah dibuat lega dan banyak ruang bergerak. Maka dari itu, kamu memerlukan ruang penyimpanan yang cukup agar rumah selalu rapih dan tidak banyak barang di luar rumah.

    Rencanakan ruang penyimpanan dalam rumah serta mempersiapkan lebih banyak ruang. Pastikan setiap barang nantinya memiliki tempat penyimpanan khusus. Ruang penyimpanan bisa berupa lemari dan laci. Adapun laci menjadi yang tempat penyimpanan paling praktis untuk mengatur barang-barang, terutama di dapur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ide Menarik Optimalkan Penyimpanan untuk Kamar Tidur Kecil


    Jakarta

    Memiliki kamar tidur kecil membuat kamu harus berhati-hati dalam hal penyimpanan barang di kamar kamu. Pastikan kamu memiliki tempat untuk setiap barang dan meletakkan setiap barang pada tempatnya untuk menciptakan suasana kamar tidur bebas dari kekacauan.

    Penting untuk merapikan tempat tidur penyimpanan pakaian kamu, jangan lupa untuk menyediakan tempat penyimpanan untuk barang-barang lainnya. Hal ini membuat kamar tidur kamu tidak terlihat berantakan dan kacau.

    Melansir The Spruce, Minggu (20/10/2024), berikut beberapa ide penyimpanan untuk kamar tidur kecil kamu agar tetap rapi dan mudah di akses.


    Pilih Meja Penyimpanan

    Saat memilih perabotan kamar tidur, sebaiknya carilah meja yang dilengkapi dengan tempat penyimpanan internal, seperti laci atau tempat kamu dapat menyimpan barang-barang.

    Meja samping tempat tidur kayu memiliki kompartemen penyimpanan tersembunyi di balik bagian depan anyaman yang dapat ditarik kebawah, sehingga bagian atasnya untuk beberapa barang lainnya.

    Penyimpanan Buku

    Menambahkan rak berbentuk L yang berfungsi sebagai penyimpanan buku, tempat memajang karya seni, dan sandaran kepala.

    Rak tersebut menyatu dengan dinding putih sekaligus memberikan struktur, sementara isinya menambahkan warna pada kamar tidur yang terang, cerah, dan membuatnya menjadi kompak.

    Dinding Penyimpanan

    Jika kamu merenovasi kamar tidur kecil, pertimbangkan untuk mengalokasikan seluruh dinding untuk menjadi tempat penyimpanan yang dibuat khusus. Sehingga hal ini dapat memanfaatkan setiap centi ruang yang tersedia.

    Rak Terbuka

    Di kamar tidur, pastikan untuk menata rak dengan rapi dan tertata sedemikian rupa sehingga kamar tidur tidak terasa acak-acakan atau kacau yang dapat mengganggu tidur kamu.

    Menambahkan rak terbuka di ruang kamar tidur bisa digunakan untuk menyimpan dan memajang buku serta dekorasi yang kamu inginkan.

    Tata Ruang Penyimpanan Kamu

    Meskipun penyimpanan lemari lebih mementingkan keteraturan daripada estetika yang diberikan, jangan lupa untuk mencari peluang untuk meningkatkan suasana hati kamu dengan pencahayaan dan dekorasi.

    Gantung Barang Sehari-hari

    Di kamar tidur kecil, carilah kesempatan untuk memajang barang-barang yang sering digunakan dengan menggantungnya di dinding.

    Rak pasak kayu yang digantung di dinding menyediakan tempat untuk menyimpan perhiasan dan syal, sementara bangku dengan penyimpanan tersembunyi di bawahnya berfungsi ganda sebagai tempat duduk.

    Gunakan Kepala Tempat Tidur

    Kepala tempat tidur dengan ruang penyimpanan akan terintegrasi yang membantu kamu memaksimalkan setiap centi kamar tidur kamu. Sehingga hal ini akan membantu kamu dalam masalah penyimpanan yang terbatas.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Merapikan Barang tanpa Harus Membuangnya


    Jakarta

    Memiliki terlalu banyak barang membuat rumah berantakan dan terkesan sempit. Tumpukan barang perlu dirapikan agar hunian bisa terlihat lebih rapi dan kembali nyaman ditempati.

    Membuang bisa dibilang cara terbaik untuk merapikan barang yang menumpuk di rumah. Namun barang yang dibuang sembarangan justru berisiko mencemari lingkungan sekitar.

    Detikers bisa kok merapikan barang di rumah tanpa harus membuangnya. Simak caranya di bawah ini.


    Cara Merapikan Barang di Rumah

    Dilansir Bob Vila dan The Spruce, berikut cara merapikan barang yang berantakan di rumah tanpa harus membuangnya:

    1. Gunakan Kontainer untuk Sortir Barang

    Barang yang menumpuk di rumah belum tentu semuanya masih digunakan. Beberapa mungkin jarang dipakai dan lainnya bahkan tidak lagi diperlukan.

    Detikers dapat menyiapkan beberapa wadah kontainer atau kotak. Setiap wadah bisa diberi label “barang disukai”, “barang sering digunakan”, “barang jarang digunakan”, dan “barang tidak lagi digunakan”.

    Saat beres-beres rumah, rapikan barang dan letakkan dalam kotak sesuai dengan kategorinya.

    2. Simpan Barang dengan Rapi

    Barang yang masih digunakan hendaknya disimpan rapi pada tempatnya. Tata dan letakkan barang di area yang mudah dijangkau sehingga tidak sulit dicari saat memerlukannya.

    Simpan barang yang jarang dipakai di ruang penyimpanan atau gudang. Kelompokkan barang dalam wadah sesuai fungsinya agar lebih mudah dicari. Ruang di bawah ranjang tidur, sofa, hingga laci juga dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai tempat penyimpanan.

    Pada beberapa titik rumah, wadah dapat diletakkan khusus untuk menyimpan barang-barang kecil. Saat membutuhkannya, kamu bisa langsung mencarinya di tempat tersebut.

    3. Perbaiki Barang yang Rusak

    Apabila ada barang yang rusak, hendaknya diperbaiki terlebih dahulu sebelum disimpan. Perbaikan bisa dilakukan mandiri jika bisa melakukannya atau bawa ke tempat servis untuk meminta bantuan tukang servis.

    Kalau barang sudah benar-benar rusak dan tidak dapat diperbaiki, tak ada opsi lagi selain membuangnya.

    4. Ubah Menjadi Barang Berguna

    Furnitur atau barang lama bisa dimodifikasi menjadi barang yang berguna. Misalnya, laci yang tidak terpakai lagi dapat diubah menjadi rak penyimpanan atau pot tanaman. Kamu dapat mengoleskan cat atau menambahkan hiasan supaya menjadi lebih bagus.

    5. Daur Ulang

    Jika ada barang terbuat dari plastik atau kardus bekas, detikers dapat membawanya ke tempat daur ulang terdekat. Plastik bisa dibuat menjadi barang layak jual seperti paving block hingga meja kecil. Bahkan sampah plastik dapat diubah menjadi energi listrik.

    Detikers juga dapat mendaur ulang sendiri barang dari plastik atau kardus menjadi kerajinan tangan cantik, seperti tas, dompet, keranjang, wadah, hingga hiasan dan mainan.

    6. Sumbangkan ke Orang Lain

    Barang tak lagi digunakan yang masih dalam kondisi baik dapat didonasikan ke orang lain. Contohnya, baju yang ukurannya kekecilan, kebesaran, atau modelnya sudah tidak trendi maka bisa disumbangkan ke orang yang membutuhkannya.

    7. Jual Barang yang Tidak Dibutuhkan

    Opsi lain untuk barang yang sudah tidak dipakai tapi kondisinya masih bagus yaitu dijual kembali. Kamu dapat menjualnya ke orang-orang sekitar atau secara online lewat platform jual beli barang bekas.

    Nah, itu tadi sederet cara merapikan barang tanpa membuangnya. Detikers bisa mengawalinya dengan merapikan barang-barang berukuran kecil, kemudian aneka barang dengan ukuran besar setelahnya.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Merapikan Kamar Tidur Kecil Agar Terasa Lega


    Jakarta

    Bagi kamu yang mempunyai kamar tidur kecil, mungkin harus lebih rajin merapikan barang-barang di kamar. Terlalu banyak barang yang berserakan atau menumpuk di kamar kecil bisa bikin ruangan terasa lebih sempit dan nggak enak dipandang.

    Oleh karena itu, pemilik kamar tidur kecil perlu lebih kreatif saat menyimpan barang. Kalau mau kamar terasa lega, kamu bisa mulai dari merapikan barang-barang dan menyimpannya di tempat yang tepat.

    Lalu, bagaimana cara merapikan kamar tidur kecil? Yuk, simak tipsnya berikut ini seperti yang dikutip dari The Spruce, Senin (4/11/2024).


    Tips Merapikan Kamar Tidur Kecil

    1. Berpikir Minimalis

    Terlalu banyak furnitur dan barang di kamar tidur membuat ruang terasa sempit. Buatlah ruang dengan membatasi furnitur dan barang-barang di dalam kamar. Kamu bisa mengikuti prinsip minimalis yang mengutamakan barang-barang esensial, misalkan tempat tidur, meja nakas, dan lemari pakaian. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan furnitur multifungsi.

    2. Kosongkan Permukaan Meja

    Hindari tumpukan barang yang berserakan di atas meja atau meja nakas. Biasakan untuk membiarkan meja kosong atau hanya segelintir barang saja seperti lampu, tissue, dan jam. Dengan begitu, kamar terlihat rapi karena barang-barang disembunyikan di tempat penyimpanannya.

    3. Gunakan Ruang Bawah Tempat Tidur

    Meski tidak banyak ruang di kamar tidur kecil, kamu bisa memanfaatkan ruang di bawah tempat tidur untuk menaruh barang-barang. Simpanlah barang-barang yang jarang dipakai seperti buku, tas, dan mainan dalam kotak penyimpanan, lalu taruh di bawah tempat tidur.

    4. Rutin Sortir Barang

    Kamar kecil cenderung lebih cepat menjadi berantakan. Kalau ingin menjaga ruang selalu rapi, coba untuk membuat rutinitas merapikan dan menyortir barang-barang. Singkirkan barang-barang yang tidak lagi kamu gunakan supaya tidak makan tempat.

    5. Ruang Penyimpanan Vertikal

    Apabila lantai sudah cukup dipadati beragam barang, kamu bisa menambah ruang penyimpanan secara vertikal dengan ambalan di tembok ataupun gantungan di belakang pintu kamar dan lemari. Dengan begini, barang-barang tidak akan memenuhi lantai kamar.

    Itulah cara merapikan kamar tidur kecil agar terasa lebih lega. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Membersihkan Garasi Biar Nggak Jadi Sarang Debu


    Jakarta

    Garasi adalah tempat untuk menyimpan kendaraan di rumah. Namun, ada sebagian orang yang menggunakan garasi sebagai ruang serba guna dan tempat penyimpanan barang-barang yang tidak lagi terpakai.

    Lokasi garasi biasanya di tempat yang tertutup dan jarang didatangi sehingga jarang dibersihkan dan berdebu. Barang-barang di dalamnya pun ada yang diletakkan menumpuk dan berserakan. Maka dari itu, ketika mendengar kata gudang pasti terbayang ruangan kotor berisi banyak barang yang sudah tidak digunakan.

    Jika kamu ingin mengubah tampilan gudang di rumah jadi lebih nyaman dan bersih meskipun jarang dipakai, melansir dari Real Simple, Jumat (8/11/2024), berikut beberapa tips membereskan garasi agar barang-barang tidak terlihat berantakan dan menumpuk.


    1. Tentukan Hari Bersih-bersih Gudang

    Kamu perlu memilih hari untuk membereskan garasi. Pastikan cuaca di hari itu tidak terlalu panas atau dingin agar tidak terasa panas dan lembap. Khawatir gudang kamu ternyata berada di luar ruangan atau terpisah dari bangunan utama.

    2. Bersihkan Secara Menyeluruh

    Membersihkan garasi bukan hanya menghilangkan debu dan menata barang-barang di dalamnya, melainkan mengurangi jumlahnya juga. Caranya dengan memisahkan barang yang benar-benar sudah tidak dibutuhkan dengan yang mungkin masih ingin dipakai.

    3. Sediakan Ruang Kosong

    Setelah isi garasi berkurang, buka pintu garasi lalu siapkan ruang kosong, bisa untuk menaruh barang baru atau memang diberikan ruang agar mudah saat masuk ke sana.

    4. Susun Semua dengan Rapi

    Atur ulang rak dinding dengan rapi. Simpan barang tertinggi di bagian belakang. Atur semua barang di balik sehingga labelnya terlihat, dan berikan sekat untuk memastikan pemisahan barang-barang disana. Disarankan setiap dinding memiliki penyimpanan yang sangat rapat dan ramping.

    5. Manfaatkan Plafon Garasi

    Memaksimalkan penyimpanan pada bagian plafon. Ada banyak pilihan rak yang dapat dipasang di langit-langit garasi sehingga bagian bawah tidak begitu penuh.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Barang Rumah Tangga yang Tak Sadar Ada di Tempat yang Salah



    Jakarta

    Tanpa kita sadari banyak barang-barang rumah tangga yang salah penempatan. Minimnya pengetahuan tentang produk tersebut membuat banyak orang asal menempatkan barang-barang tersebut.

    Berikut barang-barang rumah tangga yang sering kali salah tempat penyimpanannya:

    Cat

    Melansir The Spruce, pada Rabu (13/11/2024), ini merupakan barang rumah tangga yang paling umum lainnya yang sangat rentan terhadap perubahan suhu. Ketika suhu berfluktuasi, cat di dalamnya akan rusak yang disebabkan bahan kimia serta senyawa yang digunakan untuk membuat warna menggumpal atau terpisah menjadi gumpalan yang tidak teratur.


    Tempat yang tepat untuk menyimpan kaleng cat adalah di dalam ruangan dengan suhu yang dapat di kontrol. Pikirkan ruang penyimpanan pada ruang penyimpanan ataupun ruang cuci, sebab garasi serta loteng juga dapat menjadi sangat dingin atau hangat pada musim hujan ataupun panas.

    Perlu kamu ketahui juga bahwa kaleng cat mempunyai masa simpan yang singkat sehabis dibuka, maka sebaiknya kamu rutin mencatat berapa lama kaleng cat dapat bertahan.

    Bohlam Lampu

    Walaupun jelas rapuh karena dibuat dari kaca, bahan pembuat bola lampu membuatnya begitu rentan terhadap fluktuasi suhu.

    Suhu panas sering kali bisa memperpendek masa pakainya serta membuatnya kurang efisien. Maka dari itu, bohlam lampu dilarang disimpan di loteng atau garasi karena dapat membuatnya rentan terhadap kerusakan akibat panas, air, serta dingin.

    Sebaliknya, simpanlah di dalam ruangan yang suhu nya bisa dikontrol seperti ruang cuci, lemari linen, atau bahkan ruang bawah tanah.

    Album Foto

    Sering kali barang ini disimpan secara tidak sengaja di loteng ataupun garasi, yang merupakan tempat yang buruk untuk mengambil foto karena panas, kelembapan, serta perubahan suhu yang menyebabkan kerusakan lebih parah.

    Terdapat alternatif lainnya, simpanlah album foto kamu pada tempat yang gelap, sejuk, dan kering seperti di rak buku atau laci pada kamar tidur kamu. Untuk pengawetan yang lebih jauh, pertimbangkan untuk mendigitalkan foto serta membuat cadangannya pada file di perangkat elektronik guna melindunginya dari kerusakan.

    Kotak Obat

    Menyimpan obat pada kamar mandi adalah kesalahan yang lumrah, karena obat akan kehilangan efektivitasnya akibat lembap dan panas. Namun nama tempat penyimpanan ini menyesatkan.

    Terdapat ide yang lebih baik untuk menyimpan obat-obatan. Obat-obatan sebaiknya disimpan pada tempat yang sejuk serta tidak lembap seperti halnya lemari linen atau laci nakas, akan lebih baik lagi jika kedua tempat itu dilengkapi kunci untuk menjauhkan obat dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan.

    Dokumen

    Baik itu catatan keuangan atau surat-surat penting lainnya, dokumen hampir selalu diletakkan pada tempat yang salah. Meskipun menumpuk kertas mungkin terlihat seperti cara yang cukup mudah untuk menyimpan dokumen, hal itu membuat pengaturan menjadi tambah kacau pada rumah secara keseluruhan.

    Menyimpan kertas pada lingkungan yang lembap juga merupakan ide yang buruk karena kertas menyerap kelembapan, dan akan menyebabkan serat kertas menjadi lemah serta tinta akan memudar. Sebaliknya, arsipkan dokumen dan kertas secara vertikal dengan mengkombinasikan folder arsip serta lemari arsip ataupun pengisi desktop.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Ruang Tamu Kecil? Jangan Lakukan 5 Hal Ini!



    Jakarta

    Ruang tamu berukuran kecil tidak harus mengabaikan gaya dekorasinya. Dengan kreativitas, tata dekoratif yang cerdas, dan pemilihan furniture ruang tamu yang tepat, ruang tamu kecil juga bisa terlihat cantik.

    Kamu dapat mengaplikasikan gaya interior yang sesuai dengan pilihan kamu, dari pola yang unik dan dinding aksen yang menarik perhatian.

    Dilansir dari Good Housekeeping, Senin (18/11/2024), berikut hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat mendekorasi ruang tamu kecil agar mendapatkan hasil yang maksimal.


    Jangan Mengabaikan Ruang Vertikal

    Bila tidak banyak ruang, mungkin akan terlihat mustahil untuk mendekorasi dan melengkapi rumah. Namun, kamu bisa menata dekorasi secara vertikal, seperti memasang gorden tepat di bawah langit-langit yang akan membuat ruangan terasa lebih besar.

    “Konsol dan rak yang dipasang di dinding membuat lantai terlihat dan membantu memperluas ruang. Saya juga merekomendasikan penggunaan cermin untuk membuat ruangan terasa lebih besar dan berfokus pada vertikalitas,” kata Gideon Mendelson, dari Mendelson Group.

    Jangan Mengandalkan Satu Sumber Pencahayaan

    Pencahayaan di atas kepala tidak selalu menjadi yang paling ideal. Gunakan lampu ramping dan lampu yang dipasang di dinding untuk mencerahkan ruangan dan membuatnya terasa lebih besar.

    “Pencahayaan berlapis adalah kuncinya, gunakan kombinasi lampu langit-langit, lampu lantai, dan lampu meja untuk mencerahkan ruangan,” kata Amanda Leigh, dari House of Rolison.

    Disarankan juga untuk memasang cermin untuk memantulkan cahaya alami, sehingga ruangan akan terasa lebih luas.

    Jangan Membeli Furniture Besar dan Hanya Satu Fungsi

    Tidak semua furniture memiliki banyak fungsi, penting untuk memilih beberapa furniture yang menyediakan ruang penyimpanan ekstra. Sesuaikan ukuran furniture dengan ukuran ruangan agar tidak terasa sempit.

    Jangan Takut dengan Warna atau Pola Tertentu

    Mungkin kamu pernah mendengar untuk menjauhi warna cat gelap saat di ruangan kecil. Hal itu memang pilihan yang aman, namun tidak mustahil untuk dicoba dengan pengaplikasian yang tepat.

    “Baik warna cat gelap maupun terang dapat bekerja dengan baik jika kamu menyeimbangkannya dengan dekorasi yang tepat,” ujar Mendelson.

    Pilih dekorasi yang melengkapi estetika, seperti memilih warna cat yang lebih gelap untuk dinding, karpet bermotif, atau mendekorasi dengan furniture berwarna cerah.

    Jangan Mendorong Furniture ke Dinding

    Mendorong furniture sedekat mungkin dengan dinding untuk membuka lebih banyak ruang di tengah ruangan, disarankan untuk tidak melakukannya.

    “Letakkan furniture sedikit menjauh dari dinding untuk menciptakan tampilan yang lebih terbuka. Biarkan jalur tetap kosong agar aliran udara lebih lancar,” kata Leigh.

    Meskipun mendorong sofa terlalu dekat ke dinding dapat membuat ruangan tampak sempit, mendorongnya terlalu jauh dapat membuatnya terasa terpisah. Disarankan untuk memposisikan furniture sedikit menjauh dari sudut dan tepi ruangan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Merapikan Tempat Tidur Seperti di Hotel, Coba Metode Tiga Lembar Ini!



    Jakarta

    Merapikan tempat tidur dapat menjadi lebih dari sekadar rutinitas dengan penerapan Metode Tiga Lembar. Teknik ini, yang umum digunakan di hotel berbintang, tidak hanya menciptakan tempat tidur yang rapi tetapi juga memberikan kesan mewah dan higienis.

    Dengan langkah-langkah sederhana, kamu dapat meningkatkan kenyamanan tidur dan mempercantik tampilan kamar di rumah.

    Apa Itu Metode Tiga Lembar?

    Melansir dari Beter Homes & Gardens, metode seprai tiga lapis adalah cara merapikan tempat tidur yang menggunakan tiga lembar seprai alih-alih dua lembar seprai tradisional. Pendekatan ini juga mencakup penggunaan selimut atau duvet ringan, sehingga menghilangkan kebutuhan akan penutup selimut yang rumit.


    Teknik ini banyak diterapkan dalam industri perhotelan karena beberapa alasan. Dari segi logistik, metode ini mempercepat proses pergantian kamar bagi tamu. Secara visual, metode ini membuat tampilan tempat tidur menjadi lebih rapi dan menarik.

    Menerapkan metode seprai tiga lapis di kamar tidur kamu dapat memberikan manfaat serupa dan lebih banyak lagi, meskipun ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.

    Cara Menentukan Apakah Metode Ini Sesuai untuk Kamu

    Sebelum memutuskan apakah teknik ini cocok untuk tempat tidur kamu, pertimbangkan beberapa faktor berikut. Jika kamu masih merasa ragu, tidak ada salahnya untuk mencoba metode ini dengan mengikuti tutorial di bawah, kamu selalu bisa kembali ke rutinitas semula jika metode ini tidak sesuai dengan preferensi tidur kamu.

    Kelebihan Menggunakan Metode ini

    Kamu dapat menghemat waktu dan biaya dalam mencuci sprei dibandingkan dengan selimut tebal, memastikan kamu tidur di tempat tidur yang selalu bersih karena lapisan sprei yang bersentuhan langsung dengan kulit.

    Memberikan tampilan mewah bergaya hotel berkat sudut-sudut yang tajam dan permukaan yang halus, serta memungkinkan penyesuaian sesuai musim dengan mengganti sisipan selimut atau selimut tebal yang diletakkan di antara seprai.

    Kekurangan Menggunakan Metode Ini

    Kamu akan membutuhkan seprai tambahan untuk setiap tempat tidur jika ingin mencoba metode seprai rangkap tiga, yang berarti kamu mungkin perlu membeli set seprai tambahan dan mencari ruang penyimpanan jika saat ini tidak memiliki cukup seprai, dan jika kamu terbiasa dengan kenyamanan selimut tebal.

    Kamu mungkin perlu melakukan penyesuaian saat beralih ke metode ini, karena selimut tebal tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga membuat tempat tidur terlihat lebih ramping dan tidak terlalu berawan.

    Selain itu, hingga kamu merasa nyaman dengan teknik ini, kedua lembar kain datar bisa terurai, terutama jika kamu banyak bergerak saat tidur, yang dapat mengganggu tujuan untuk menghindari kontak dengan selimut bagian dalam.

    Teknik Merapikan Tempat Tidur Menggunakan Metode Tiga Lembar Seprai

    Meskipun menguasai cara membuat tempat tidur dengan tiga lembar seprai mungkin terasa menakutkan, dengan sedikit latihan kamu akan dapat melakukannya dengan cepat dan mungkin menemukan bahwa metode ini jauh lebih mudah dibandingkan memasang kembali selimut penutup setiap kali mencucinya.

    Untuk memulai, kamu memerlukan satu lembar sprei, dua lembar datar dengan ukuran yang sama, dan satu selimut atau sisipan selimut, serta untuk sentuhan dekoratif opsional. Kamu dapat menambahkan runner di ujung tempat tidur untuk menciptakan tampilan dan nuansa hotel yang elegan.

    Siapkan Dasar Tempat Tidur

    Pasang sprei yang telah disiapkan pada kasur seperti biasa. Tarik ujung-ujungnya dengan erat agar permukaannya menjadi sehalus mungkin, yang akan menjadi fondasi untuk tampilan keseluruhan.

    Tambahkan Lembaran Datar Pertama

    Ketika kamu meletakkan seprai datar di tempat tidur, pastikan sisi yang sudah dijahit menghadap ke bawah, mulai dari kaki tempat tidur dan melanjutkan ke sisi-sisinya dengan menyelipkan tepi seprai di bawah kasur, dan jika kamu sudah terbiasa membuat sudut rumah sakit.

    Gunakan teknik tersebut untuk menciptakan tampilan tempat tidur yang lebih rapi.

    Lapisi Sisipan Selimut

    Selanjutnya, letakkan selimut pilihan kamu di atas seprai datar. Sisipan selimut tanpa penutup sangat cocok digunakan karena tidak akan terlihat. Pastikan selimut berada di posisi tengah sehingga terdapat tonjolan yang merata di semua sisi, dan ratakan agar tidak mengumpul.

    Selesaikan dengan Lembaran Datar Kedua

    Berbeda dengan langkah pertama, biarkan sisi yang sudah dijahit menghadap ke atas saat kamu meletakkan kain ini di atas selimut. Pastikan bagian atas kain datar pertama, selimut, dan kain ini sejajar.

    Selanjutnya, lipat bagian atas kedua kain di atas selimut dan rapatkan di antara keduanya. Kamu akan tahu bahwa kamu telah melakukannya dengan benar jika sisipan tidak terlihat.

    Ratakan Semua

    Selipkan semua sisi selimut dan lembar atas yang ketiga di bawah kasur sekali lagi, gunakan sudut rumah sakit untuk hasil yang maksimal. Ratakan bagian atas dan samping sebelum menambahkan bantal hias atau penutup untuk menyelesaikan transformasi tempat tidur kamu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Bikin Ruang Penyimpanan di Balkon


    Jakarta

    Balkon merupakan salah satu bagian yang kerap dipakai untuk bersantai di lantai atas rumah. Bersantai di balkon bisa menenangkan karena dapat melihat pemandangan di sekitar rumah dari atas.

    Selain menjadi tempat bersantai, balkon juga bisa digunakan sebagai area penyimpanan. Beberapa barang yang bisa disimpan di balkon seperti alat kebun, furniture outdoor, serta tanaman.

    Penghuni rumah bisa lho membuat area penyimpanan di balkon tanpa mengganggu pemandangan dari dalam maupun luar rumah. Gimana caranya? Melansir dari Living etc, berikut ini informasinya.


    1. Buat Penyimpanan Vertikal

    Area balkon biasanya tidak terlalu luas, maka dari itu area penyimpanan vertikal bisa menjadi opsi yang pas. Penghuni rumah bisa menggantungkan area penyimpanan pada dinding untuk menghemat tempat.

    2. Pakai Tempat Penyimpanan Multifungsi

    Tempat penyimpanan multifungsi sangat dibutuhkan apalagi untuk area yang tidak terlalu luas. Hanya dengan satu barang, bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan.

    Sebagai contoh, gunakan bangku yang bagian bawahnya bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan. Bisa juga meja yang bagian bawahnya memiliki lemari penyimpanan.

    Saat memilih perabotan yang akan ditaruh di balkon, perhatikan materialnya ya detikers. Pilih perabotan yang memang khusus outdoor atau yang tahan panas maupun hujan agar tidak cepat rusak.

    3. Perhatikan dari Bagian Dalam dan Luar Ruangan

    Saat menaruh area penyimpanan tentunya nggak mau dong mengganggu pemandangan dari dan ke luar rumah. Maka dari itu harus disesuaikan terlebih dahulu sebelum tempat penyimpanan benar-benar dipsang.

    “Cara mudah untuk menjaga kerapian ruang ini adalah dengan membeli kotak penyimpanan yang serasi – ini akan membantu menjaga ruang tetap netral,” kata pendiri The Organised Curator, Andrea Lewis.

    Itulah beberapa tips jika ingin menambahkan tempat penyimpanan di balkon rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menata Isi Kulkas agar Muat Banyak dan Nggak Berantakan


    Jakarta

    Selama perayaan lebaran, pasti kamu kebanjiran hampers yang isinya berbagai macam makanan. Beberapa makanan tersebut ada yang harus disimpan di kulkas agar tahan lama. Namun, kulkas juga memiliki kapasitas, tidak bisa terlalu banyak menampung barang.

    Lantas, bagaimana menyusun isi kulkas agar muat lebih banyak?

    Cara menyusun isi kulkas tentu ada triknya. Selain untuk membantu menyediakan ruang kosong lebih banyak, trik ini juga dapat mencegah makanan cepat basi lebih cepat karena kamu bisa menyimpan lebih lama di dalam kulkas.


    Dilansir Insider, berikut cara menyusun isi kulkas agar bisa lebih banyak ruang penyimpanannya.

    1. First In, First Out

    Saat menyusun makanan atau barang di dalam kulkas, kamu perlu menerapkan prinsip makanan yang tanggal kedaluwarsanya cepat atau mudah basi sebaiknya diletakkan di area depan yang mudah dijangkau. Hal ini untuk mengingatkan kamu untuk segera mengonsumsi makanan tersebut atau memasaknya.

    Sementara itu, makanan atau minuman yang kedaluwarsanya masih lama bisa diletakkan di belakang karena masih lama akan dikonsumsi.

    2. Kelompokkan Barang

    Setiap seni untuk merapikan atau menata selalu diajarkan untuk selalu mengelompokkan barang agar mudah untuk digunakan. Pengelompokkan ini bisa berdasarkan tanggal kadaluarsa, jenis makanan atau minuman, paling sering dipakai atau tidak.

    3. Pakai Kotak Penyimpanan

    Agar tampilannya lebih rapi dan mudah diambil, lebih baik siapkan kotak penyimpanan tambahan yang sesuai dengan isi makanan dan minuman yang akan diisi di dalamnya. Kamu juga bisa menuliskan jenis makanan dan minuman yang ingin diisi di dalamnya. Selain kotak, coba tambahkan alas yang biasa disebut dengan fridge liner agar keadaan kulkas bisa tetap bersih.

    4. Atur Isi Rak Atas dan Tengah

    Selanjutnya adalah makanan dan minuman apa saja yang cocok diletakkan per bagian kulkas. Untuk rak atas dan tengah, sebaiknya dipakai untuk menyimpan makanan siap saji, makanan ringan, seluruh produk yang mengandung susu seperti keju, yogurt dan krim asam, makanan penutup, dan sisa makanan. Telur dan buah-buahan beri juga bisa disimpan di rak atas dan tengah. Hal ini dikarenakan area ini cukup dingin.

    5. Atur Isi Rak Bawah

    Untuk bagian rak bawah bisa digunakan untuk menaruh barang-barang yang bermuatan besar dan berat seperti bir atau kaleng soda. Daging dan ikan juga bisa diletakkan di sini untuk mencegah kontaminasi jika terjadi kebocoran pada kemasannya.

    Bagian ini bisa ditambahkan kotak penyimpanan tambahan agar penyusunannya lebih rapi dan tak tercampur.

    6. Laci

    Laci ini dirancang untuk mengurangi kelembapan dan mengontrol masuknya suhu sehingga penyimpanan ini cocok untuk buah dan sayuran secara terpisah. Makanan yang mudah busuk atau berubah bentuk dan rasa bisa juga diletakkan di sini. Sebaiknya beri pemisah antara sayur dan buah karena keduanya tidak bisa disimpan bersamaan.

    7. Pintu

    Di bagian pintu terdapat rak penyimpanan yang ukurannya lebih kecil, tetapi bisa menahan beban yang berat. Biasanya bagian ini digunakan untuk menyimpan telur, air, susu, dan lainnya.

    Selain itu, bagian pintu juga bisa digunakan sebagai penyimpanan bumbu, selai, dan makanan lain memiliki ketahanan paling lama terhadap pembusukan. Herba seperti peterseli, daun ketumbar, dan adas juga lebih baik taruh di bagian pintu dengan cara menyiapkan toples berisi air dan memasukkan setiap bungkusan herba ke dalamnya untuk memperpanjang kesegarannya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com