Tag: ruangan

  • Kenapa AC Tidak Dingin? Ketahui Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Menyalakan AC saat cuaca sedang panas dapat membantu mendinginkan ruangan. Namun terkadang AC tidak mampu menyemburkan udara dingin meski sudah dinyalakan dalam waktu yang lama.

    Kondisi ini tentu bikin jengkel karena ruangan tetap terasa panas dan gerah. Di sisi lain, listrik akan menjadi boros karena AC terus dinyalakan selama berjam-jam agar ruangan menjadi dingin.

    Sebelum memanggil teknisi ke rumah, sebenarnya kamu dapat mengecek sendiri penyebab AC menjadi tidak dingin. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya dalam artikel ini.


    Penyebab AC Tidak Dingin

    Ada sejumlah faktor yang membuat AC menjadi tidak dingin. Dilansir situs TCL dan Carrier, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Filter Udara Kotor

    Sebagai informasi, filter udara berfungsi untuk menyaring kotoran dan debu saat masuk ke dalam AC. Dengan begitu, udara yang disemburkan dari AC ke ruangan dalam kondisi bersih dan sehat.

    Meski begitu, seiring penggunaan filter AC bisa kotor karena tidak dibersihkan. Ketika sudah kotor, aliran udara yang keluar akan terhambat sehingga mengurangi kapasitas pendinginan AC.

    Solusinya adalah dengan membersihkan filter udara AC secara rutin. Jika memang sudah sangat kotor maka sebaiknya diganti dengan yang baru.

    2. Kurang Cairan Pendingin

    Cairan pendingin bersirkulasi melalui evaporator, lalu mendinginkan udara yang mengalir di atasnya dan mengeluarkan udara sejuk ke seluruh ruangan. Ketika level cairan pendingin tidak mencukupi maka AC tidak mampu mendinginkan udara secara optimal. Untuk mengatasi masalah ini bisa menggunakan jasa cuci AC untuk mengisi ulang cairan pendingin.

    3. Ada Serpihan di Kondensor

    Apabila AC masih tidak mengeluarkan udara dingin, cobalah cek bagian kondensor. Sebagai informasi, kondensor adalah bagian dari sistem yang mendorong udara melalui ventilasi.

    Kondensor memiliki kipas dan kumparan yang terletak di bagian luar. Jika terdapat kotoran di dalam atau di sekitar kondensor maka bisa menghalangi aliran udara dingin masuk ke dalam rumah.

    Masalah ini dapat diatasi dengan cara dibersihkan menggunakan sikat berbulu lembut atau menyemprotkan air. Namun jika kotoran yang menempel sudah sangat banyak, sebaiknya panggil teknisi AC untuk membersihkannya.

    4. Kompresor Rusak

    Kompresor bisa disebut sebagai ‘jantung’ AC karena berfungsi untuk mendinginkan udara di ruangan. Sebab, kompresor merupakan motor yang memampatkan cairan pendingin, lalu disebar melalui kumparan evaporator dan kondensor.

    Jika AC tidak dingin maka bisa disebabkan kompresor rusak. Kondisi ini dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti masalah kelistrikan, ada sumbatan, atau masa usia pakai.

    5. Freon AC Bocor

    AC yang tidak mampu mengeluarkan udara dingin bisa disebabkan karena freon AC bocor. Jika freon AC di rumah kamu sudah mengalami kebocoran parah, maka AC sama sekali tidak mengeluarkan udara dingin. Jika AC dipaksa terus menyala dikhawatirkan dapat merusak komponen lainnya hingga menyebabkan AC mati total.

    6. Remote AC Rusak

    Mungkin penyebab AC di rumah tidak dingin karena remote AC sudah rusak. Hal tersebut membuat remote gagal mengirimkan sinyal perubahan suhu ke unit AC. Solusinya adalah cukup dengan membeli remote yang baru dan cobalah untuk mengatur suhu AC.

    Demikian enam penyebab AC tidak dingin dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Posisi AC yang Perlu Dihindari, Bisa Bikin Ruangan Jadi Nggak Dingin


    Jakarta

    Membeli AC tak hanya memperhatikan harga dan mereknya, tapi juga sudah harus tahu posisi pemasangannya. Sebab, salah menempatkan AC di rumah justru membuat ruangan tidak terasa dingin.

    Agar AC dapat berfungsi optimal, maka kamu harus menempatkannya di posisi yang tepat. Namun, masih banyak pemilik rumah yang tidak memperhatikan hal tersebut.

    Ingin tahu posisi pemasangan AC di rumah yang perlu dihindari? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Letak Pemasangan AC di Rumah yang Wajib Dihindari

    Dilansir situs House Digest, berikut sejumlah posisi pemasangan AC di rumah yang perlu dihindari:

    1. Area Terpanas di Rumah

    Posisi yang pertama berada di area paling panas di rumah. Sejumlah rumah pasti memiliki area yang terasa lebih pengap atau panas daripada ruangan lainnya. Hal ini biasanya karena ruangan tersebut luasnya terlalu kecil, tidak ada ventilasi, atau terlalu banyak barang sehingga sirkulasi udara tidak baik.

    Memasang AC di ruangan tersebut memang dapat mendinginkan udara, tapi AC jadi bekerja lebih keras karena terjadi perbedaan suhu yang signifikan. Jika terus dibiarkan maka AC bisa lebih cepat rusak.

    2. Dekat Barang yang Mudah Terbakar

    AC akan berfungsi optimal jika ruangan tersebut tertutup rapat sehingga tidak ada udara dingin yang keluar. Lalu, ruangan akan lebih cepat dingin jika di dalamnya tidak ada sumber panas. Lalu,

    Apabila di dalam ruangan terdapat cerobong asap, tungku api, kompor, atau di dekat oven yang terbuka, jangan memasang AC dan sebaiknya maksimalkan penggunaan ventilasi udara. Ventilasi yang dimaksud bisa berupa kipas angin atau exhaust fan.

    Sebab, AC yang dipasang di dekat sumber panas membuatnya bekerja lebih keras karena harus mendinginkan ruangan, sedangkan di ruangan itu terdapat sumber panas yang menyala. Oleh sebab itu, ada penempatan khusus jika ingin memasang AC di dapur, yakni arah anginnya tidak boleh mengarah langsung ke kompor.

    3. Dekat Tempat Sampah

    AC sebaiknya tidak dipasang di dekat atau menghadap langsung ke tempat sampah. Hal itu karena aroma tak sedap dari tempat sampah bisa menyebar ke seluruh ruangan. Ruangan memang terasa dingin, tapi penghuni rumah tetap tidak nyaman karena mencium bau busuk.

    Perlu diingat, mencium bau tak sedap serta tidak adanya ventilasi udara di ruangan bisa berdampak pada masalah pernapasan. Dalam jangka panjang bisa memicu asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

    4. Terhalang oleh Benda Besar

    Disarankan untuk tidak memasang AC di dekat benda atau perabotan yang berukuran besar, misalnya lemari. Jika AC terhalang oleh lemari besar maka udara dingin tidak bisa menyebar ke seluruh ruangan. Kondisi ini tak hanya bikin ruangan tetap terasa panas, tapi bisa membuat AC jadi cepat rusak.

    5. Dekat Perangkat Elektronik

    Memasang AC di dekat perangkat elektronik juga tidak dianjurkan. Hal itu karena AC terkadang mengeluarkan uap air dan tetesan air dari unitnya. Jika tetesan air tersebut jatuh dan mengenai perangkat elektronik di bawahnya maka bisa menimbulkan kerusakan atau lebih parahnya terjadi korsleting listrik.

    6. Di Atas Pintu

    Posisi AC sebaiknya juga jangan berada di atas pintu, seperti pintu kamar atau pintu depan rumah. Hal itu karena pintu tersebut sering kali dibuka dan ditutup sehingga dikhawatirkan udara dingin justru berhembus keluar.

    Alhasil, ruangan jadi tidak terasa dingin sesuai suhu yang telah diatur. Hal ini juga berdampak pada meningkatkan tagihan listrik karena AC harus bekerja ekstra.

    Itulah beberapa enam posisi AC yang perlu dihindari di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Alasan Ruang Tamu Terasa Sempit Meski Tak Banyak Perabotan


    Jakarta

    Ruang tamu merupakan salah satu area yang paling krusial di dalam rumah. Ruang ini berfungsi untuk menjamu tamu yang datang sekaligus jadi tempat berkumpulnya keluarga.

    Ruang tamu tentu harus dirancang sebaik mungkin agar terasa nyaman. Tidak harus luas, ruang tamu yang kecil dan minimalis pun juga bisa memberikan kesan nyaman dan betah berlama-lama.

    Namun, beberapa pemilik rumah sering merasakan ruang tamu begitu sempit. Padahal, di ruangan tersebut tidak ada banyak perabotan atau furnitur. Kenapa ya?


    Penyebab Ruang Tamu Terasa Sempit Walau Tak Banyak Barang

    Desainer interior Marie Flanigan mengatakan penyebab utama ruang tamu terasa sempit meski tidak banyak perabotan karena ukurannya yang salah. Mungkin, ada sejumlah furnitur berukuran besar yang dipaksa diletakkan di ruang tamu yang ukurannya kecil.

    “Ukuran menentukan bagaimana furnitur, karpet, dan dekorasi saling berkaitan dengan ruang satu sama lain,” kata Flanigan dikutip The Spruce.

    Flanigan menyebut ada sejumlah furnitur yang mungkin ukurannya tidak tepat untuk ruang tamu di rumah. Beberapa benda tersebut di antaranya:

    1. Sofa Berukuran Besar

    Sofa yang memiliki ukuran besar dapat mendominasi atau memakan banyak tempat di ruang tamu, sehingga hanya menyisakan sedikit ruang untuk furnitur lainnya.

    Sebagai solusi, kamu bisa memilih sofa sectional agar terlihat lebih minimalis dan tidak memakan banyak ruang.

    2. Meja Kopi Terlalu Kecil

    Meja kopi yang ukurannya terlalu kecil di ruang tamu akan terlihat aneh. Flanigan menyarankan agar memilih meja dengan panjang sekitar 2/3 dari sofa. Lalu posisikan meja sekitar 40-45 cm dari tempat duduk agar mudah dijangkau.

    3. Karpet Terlalu Kecil

    Memilih karpet untuk ruang tamu dinilai cukup sulit karena jika terlalu kecil maka tidak dapat menyatukan ruangan. Selain itu, area tempat duduk akan tampak seperti ‘mengambang’ di tengah ruangan.

    Sebagai solusi, kamu bisa memilih karpet yang ukurannya besar dan memanjang. Untuk ruang tamu minimalis, karpet berukuran 8×10 meter atau 9×12 meter dirasa cocok agar menciptakan tampilan ruang tamu yang lebih nyaman.

    4. Pencahayaan di Ruang Tamu

    Pencahayaan juga dapat memengaruhi skala di ruang tamu sehingga terasa sempit. Biasanya, hal ini disebabkan oleh pemilihan lampu yang tidak tepat sehingga ruangan terasa redup.

    “Jangan ragu untuk memilih lampu yang dapat memenuhi sekitar sepertiga lebar ruangan. Pemilihan lampu yang tepat dapat menyeimbangkan furnitur terbesar sekalipun,” ujar Flanigan.

    Itu dia alasan mengapa ruang tamu terasa sempit meski tidak banyak perabotan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Sederhana untuk Pengharum Ruangan Alami, Dijamin Wangi!


    Jakarta

    Rumah yang nyaman tidak hanya memperhatikan soal kebersihan, tapi seluruh ruangan harus terasa wangi dan segar. Bayangkan jika tercium aroma busuk yang menyengat hidung, tentu kamu tidak akan betah berlama-lama.

    Agar ruangan tetap wangi, banyak pemilik rumah yang menggunakan pengharum ruangan dari bahan kimia. Pengharum ini ada yang berbentuk botol semprot manual dan otomatis dengan berbagai macam aroma, seperti jeruk, lavender, vanila, dan mawar.

    Sebenarnya, detikers tidak harus membeli pengharum ruangan kimia, lho. Sebab, kamu bisa membuat pengharum ruangan alami dengan bahan sederhana.


    Ingin tahu cara membuat pengharum ruangan alami dengan mudah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Buat Pengharum Ruangan Alami

    Membeli pengharum ruangan yang dijual bebas di toko memang lebih praktis. Namun terkadang wanginya cepat hilang dan kalau isinya sudah habis maka perlu membelinya lagi.

    Agar lebih efektif, cobalah membuat pengharum ruangan alami di rumah dengan bahan sederhana. Dilansir situs Times of India, berikut caranya:

    1. Air Rebusan Jeruk

    Cara yang pertama adalah dengan membuat air rebusan jeruk. Air rebusan ini berisi potongan buah dan rempah, lalu dimasak sampai mendidih di atas kompor hingga mengeluarkan wangi.

    Selain menggunakan jeruk atau lemon, tambahkan juga satu tangkai rosemary, satu batang kayu manis, dan beberapa cengkeh. Setelah tercampur rata di dalam panci, tuang air secukupnya dan masak sampai mendidih.

    Ketika mendidih, uap panas dari panci akan membawa aroma segar dan wangi ke seluruh ruangan di rumah. Bahkan, aromanya akan tetap bertahan meski air sudah mulai dingin.

    2. Minyak Esensial

    Minyak esensial dapat digunakan untuk mengharumkan ruangan. Cara paling efektif adalah dengan membuat ramuan untuk semprotan minyak esensial.

    Caranya dengan mencampur air, sedikit alkohol, dan 5-6 tetes minyak esensial. Untuk minyak esensial yang dipilih bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

    Untuk minyak esensial lavender dan eukaliptus dapat menciptakan aroma yang menenangkan dan segar di rumah. Sementara kombinasi lemon dan rosemary bisa membuat ruangan terasa wangi dan segar.

    Setelah mencampur semua bahan ke dalam wadah, tuang ke dalam botol semprot. Pastikan kamu mengocok botol terlebih dulu sebelum menyemprotkan minyak esensial agar aromanya bisa keluar.

    3. Lavender Kering

    Untuk mengharumkan furnitur seperti lemari pakaian dan laci, kamu bisa menggunakan lavender kering. Caranya adalah dengan membuat kantong kecil yang berisi lavender kering, daun mint, kelopak bunga mawar, cengkeh, dan kayu manis. Bisa juga ditambahkan 2-3 tetes minyak esensial.

    Letakkan kantong kecil tersebut di sudut-sudut lemari pakaian atau laci. Agar wanginya tidak hilang, sebaiknya rutin mengganti kantong kecil tersebut setiap 4-5 hari sekali.

    4. Soda Kue

    Cara yang satu ini tidak membuat ruangan jadi wangi, tapi justru dapat menyerap bau tak sedap yang bikin mual. Soalnya, soda kue memang sudah digunakan sejak lama untuk menyerap bau di dalam ruangan.

    Caranya cukup dengan menuangkan soda kue hingga setengah stoples, lalu tambahkan 5-6 tetes minyak esensial. Kemudian tutup bagian atas stoples dengan kain yang dapat menyerap keringat.

    Letakkan stoples tersebut di beberapa sudut ruangan, seperti kamar mandi, ruang tamu, dekat rak sepatu, atau di dekat kotak pasir jika ada hewan peliharaan. Ganti stoples soda kue setiap dua minggu sekali agar efektif menyerap bau.

    Demikian cara membuat pengharum ruangan alami dari bahan sederhana. Tertarik membuatnya?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Lembab Bisa Bikin Interior Rusak, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Hujan dapat memicu peningkatan kelembapan di rumah. Hal ini bukan pertanda baik karena kelembapan dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti memicu kerusakan pada interior hingga masalah kesehatan.

    Cara mengetahui rumah lembap adalah dengan melihat kondisi plafon, dinding, dan area di dekat saluran air. Apabila sering tercium bau tak sedap, tumbuh jamur, dan cat dinding banyak yang rusak berarti area-area tersebut merupakan tempat paling lembap.

    Masalah-masalah yang muncul pada rumah ini tidak hanya merusak tampilan rumah, melainkan dapat berpengaruh pada kesehatan. Pertumbuhan jamur berbentuk noda-noda hitam pada dinding dan plafon bisa menyebabkan alergi ditandai dengan batuk dan pilek menurut Healthline. Efek ini memang tidak begitu parah, tetapi untuk penderita asma dan yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah dapat memberikan efek yang keras.


    Untuk mencegah rumah lembap sebenarnya caranya tidak sulit. Dilansir Tom’s Guide, berikut ini cara mengurangi kelembapan di dalam rumah.

    1. Rutin Membuka Jendela dan Pintu

    Jendela dan pintu merupakan akses utama keluar masuk udara di rumah. Oleh karena itu, jendela dan pintu perlu sering dibuka terutama saat pagi ke sore hari. Selain memberikan akses cahaya masuk, rumah juga jadi lebih sejuk karena terjadi pertukaran udara di dalam rumah.

    Udara yang terperangkap di dalam rumah dapat menyebabkan kondensasi sehingga menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut.

    2. Menyalakan AC

    AC biasanya digunakan untuk mendinginkan suhu ruangan. Namun, AC juga bermanfaat untuk membantu mencegah kelembapan di rumah.

    AC memiliki mekanisme yang mirip dengan dehumidifier kompresor. Begitu udara panas dan lembab bersentuhan dengan kumparan dingin di dalam AC, tingkat kelembapan akan menurun dan menjaga suhu ruangan tetap sejuk.

    3. Hidupkan Kipas Angin di Area Lembap

    Jika AC bisa untuk mendinginkan ruangan, kipas angin dapat membantu pergerakan udara di dalam ruangan. Kipas angin dapat mendorong udara panas ke luar dan menggantinya dengan udara segar. Dari segi pemakaian energi, kipas angin juga bisa lebih hemat dari AC.

    4. Tambahkan Tanaman

    Lalu, cara lain untuk mencegah rumah jadi lembap adalah meletakkan beberapa tanaman yang bisa menyerap kelembaban, seperti tanaman lidah mertua dan anggrek.

    5. Jaga Agar Semua Permukaan Tetap Kering

    Menjaga permukaan tetap kering setiap saat adalah salah satu cara untuk mencegah meningkatnya kelembapan di rumah. Area yang mudah basah dan lembap adalah dapur dan kamar mandi. Dua area ini sebaiknya memiliki ventilasi dan langsung dibersihkan setelah digunakan.

    Itulah beberapa cara untuk mengatasi rumah yang terasa lembap. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman Hias Ini Bikin Kamar Tidur Jadi Asri dan Nyaman


    Jakarta

    Menata kamar tidur tidak harus dengan furniture mewah dan modern, tapi juga bisa dengan meletakkan tanaman hias. Selain membantu menyegarkan ruangan, hadirnya tanaman hias juga dapat mempercantik kamar tidur.

    Namun, tidak semua tanaman hias bisa diletakkan di kamar tidur. Ada beberapa tanaman hias yang harus terkena sinar matahari langsung. Jika ditanam di ruangan malah layu dan mati karena kurang terpapar cahaya matahari.

    Ingin tahu apa saja tanaman hias yang cocok di kamar tidur agar terasa asri dan nyaman? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman Hias yang Cocok di Kamar Tidur

    Ada beberapa tanaman hias yang cocok untuk kamar tidur agar menambah kesan asri dan nyaman. Dilansir situs Good Housekeeping, berikut daftarnya:

    1. Lidah Mertua

    Apabila kamu termasuk orang yang sering lupa menyiram tanaman hias, maka lidah mertua sangat cocok ditanam di rumah. Sebab, tanaman ini tak harus disiram setiap hari, cukup 1-2 kali dalam sebulan.

    Meski membutuhkan sinar matahari untuk tumbuh, tetapi lidah mertua tidak harus terkena cahaya setiap hari. Tanaman ini juga dapat menyaring udara kotor di dalam ruangan saat siang maupun malam hari.

    2. Lidah Buaya

    Lidah buaya jadi salah satu tanaman hias yang populer. Tanaman ini sangat mudah dirawat karena tidak perlu disiram setiap hari. Kalau terlalu sering disiram justru bisa menyebabkan layu dan mati.

    Lidah buaya juga membutuhkan sinar matahari agar bisa tumbuh subur. Namun sebaiknya diletakkan di area yang tidak terlalu banyak terkena cahaya matahari.

    3. Pakis Boston

    Pakis boston bisa menjadi pilihan menarik untuk tanaman hias di kamar tidur. Sama seperti lidah buaya, tanaman ini juga tidak perlu disiram secara rutin, cukup dua kali dalam seminggu.

    Pakis boston juga dapat hidup di area yang lembap, terutama di kamar tidur dan kamar mandi. Menanam pakis boston akan menambah kesan asri di ruangan.

    4. Melati

    Ingin menanam tanaman hias yang dapat mengharumkan ruangan? Melati bisa menjadi pilihan terbaik. Aroma wangi melati dapat memberikan efek rileks saat beristirahat.

    Warna putih dari bunga melati juga dapat mempercantik kamar tidur. Agar melati tumbuh subur, sebaiknya diletakkan di dekat jendela agar terkena sinar matahari dan jangan ditaruh di bawah AC.

    5. Sirih Gading

    Sirih gading atau disebut juga pothos emas merupakan salah satu tanaman hias yang mudah dirawat. Selain dapat memperindah kamar tidur, sirih gading juga dapat menyaring udara kotor di dalam ruangan.

    Sirih gading dapat dirawat dengan cara disiram secara teratur. Tanaman ini juga membutuhkan sinar matahari, tapi dalam jumlah sedang.

    6. Janda Bolong

    Monstera atau disebut janda bolong bisa menjadi pilihan terbaik untuk tanaman hias di kamar tidur. Sebab, tanaman ini dapat tumbuh subur di tempat yang minim cahaya dan cukup disiram seminggu sekali saja.

    7. Peace Lily

    Selain melati, kamu bisa menanam peace lily di kamar tidur. Bunganya yang indah bisa memberikan mood bahagia dan menenangkan.

    Merawat peace lily cukup dengan menjaga kelembapan pada tanah agar tidak terlalu kering. Pastikan tanaman ini tidak terpapar sinar matahari langsung.

    8. Lavender

    Lavender sudah dikenal sebagai salah satu tanaman yang ampuh mengusir serangga seperti nyamuk dan lalat. Selain itu, lavender juga cocok diletakkan di kamar tidur karena dapat mempercantik ruangan.

    Disarankan untuk meletakkan lavender di dekat jendela agar terpapar sinar matahari langsung. Tanaman ini juga tidak perlu disiram setiap hari, cukup seminggu sekali saja.

    Itu dia delapan tanaman hias yang cocok untuk kamar tidur. Tertarik menanam yang mana?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • AC Kurang Dingin? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Saat cuaca lagi panas-panasnya, paling enak menyalakan AC di rumah. Namun, kalau udara yang keluar dari AC kurang dingin, rasanya tetap gerah dan panas.

    AC yang tidak dingin bisa jadi pertanda masalah, lho. Ada yang nggak beres dengan perangkatnya sehingga mesti dicek dan diperbaiki sama tukang servis AC.

    Supaya lebih paham, sebaiknya pemilik rumah ketahui dulu penyebab AC tidak dingin. Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab AC Tidak Dingin

    Inilah beberapa faktor yang bikin AC kurang dingin, dikutip dari laman Neighborhood Plumbing, Heating, Cooling & Electrical, Rabu (15/10/2025).

    1. Setting AC Kurang Tepat

    Terkadang penyebab AC kurang dingin itu sederhana, cuman salah penyetelan. Penghuni rumah bisa tanpa sengaja setting AC ke ‘fan’ alih-alih ‘cool’. Hal itu membuat blower berjalan tapi kompresor tidak bekerja sehingga udara yang keluar nggak dingin.

    Selain itu, bisa saja penghuni menyetel AC dengan suhu terlalu tinggi. Akibatnya, udara yang keluar kurang dingin. Oleh karena itu, pastikan untuk mengecek setelan AC pada remotnya ya.

    2. Filter Kotor

    Filter itu bagaikan paru-paru AC. Jika filter kotor atau tersumbat, sistem AC mesti bekerja lebih keras. Lama-lama penumpukan kotoran itu bakal menghalangi aliran udara sehingga AC menjadi tidak dingin.

    Solusinya adalah membersihkan filter AC. Filter yang bersih bisa sangat mempengaruhi pendinginan ruangan. Idealnya, filter dibersihkan sebulan sekali kalau pemakaian AC sangat sering digunakan.

    3. Kumparan Kondensor Kotor

    AC split terbagi menjadi dua bagian, yakni unit indoor dan outdoor. Kondensor outdoor memiliki kumparan yang berfungsi untuk melepaskan panas.

    Kalau kumparan tertutup debu, kotoran, atau dedaunan, hawa panas tidak bisa keluar. Tanpa pertukaran panas yang tepat, AC tidak bisa mendinginkan ruangan.

    4. Kekurangan Refrigeran

    Refrigeran atau yang lebih dikenal sebagai freon sangat penting buat mendinginkan udara. Jika ada kebocoran atau tingkat freon rendah, udara nggak akan dingin.

    Refrigeran yang rendah biasanya menandakan ada kebocoran di dalam sistem. Kebocoran itu bisa terjadi pada pipa tembaga, sambungan, atau kumparan. Lalu, kebocoran sering kali akibat keausan, korosi, atau pemasangan perangkat yang buruk. Masalah seperti ini membutuhkan bantuan dari tukang servis AC.

    5. Masalah Kompresor

    Kompresor berfungsi memompa refrigeran ke sistem AC. Tanpanya, udara ruangan nggak bakal dingin.

    Terkadang kompresor tidak menyala meski kipas sudah berjalan. Hal itu bisa disebabkan oleh kerusakan kapasitor atau kompresor. Pemilik rumah perlu meminta bantuan tukang servis buat memperbaikinya.

    Itulah beberapa penyebab AC tidak bisa mendinginkan ruangan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com