Tag: rumah

  • Sederet Hal yang Harus Dilakukan Usai Tamu Menginap di Rumah


    Jakarta

    Ketika sedang berlibur atau hari raya, kunjungan kerabat dan teman bisa jadi hal yang sangat menyenangkan. Namun, dibalik itu semua ada sederet hal yang harus dilakukan pemilik hunian usai tamu pulang yaitu membersihkan rumah.

    Ketika tamu pulang usai berkunjung atau menginap, terkadang badan terasa lelah dan ingin segera bersantai. Akan tetapi, jangan dulu lakukan hal tersebut karena membersihkan rumah sesegera mungkin bisa meringankan beban.

    Melansir dari situs Real Simple, berikut hal yang harus dibersihkan segera setelah tamu pulang.


    Membersihkan Kamar Tidur

    Kamar tidur menjadi tempat yang paling privasi bagi pemilik rumah. Jika tamu menggunakan kamar tidur, maka penting bagi pemiliknya untuk melakukan bersih-bersih, termasuk melepas seprai dan mencucinya.

    Selain seprai, sarung bantal dan guling serta selimut juga harus dibersihkan agar kamar menjadi bersih secara menyeluruh.

    Jika memungkinkan, sediakan kamar tamu agar tamu tidak masuk ke kamar dan pemilik rumah tidak perlu segera membersihkan kamar.

    Membersihkan Kamar Mandi

    Terutama jika tamu menginap, maka setelahnya perlu dilakukan pembersihan secara menyeluruh, termasuk bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel. Jangan lupa untuk mengganti handuk yang sudah digunakan oleh tamu. Selain itu, perlengkapan mandi juga perlu diganti atau sediakan sikat gigi baru dan sabun baru untuk tamu.

    Pembersihan pada dua area penting yang telah disebut yakni kamar tidur dan kamar mandi perlu dilakukan setelah ada tamu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita tidak pernah tahu tamu itu membawa bakteri, kuman, atau penyakit. Pembersihan menyeluruh dilakukan untuk menjaga penghuni rumah sekaligus tamu itu sendiri demi kebaikan bersama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Sering Bersih-Bersih tapi Rumah Tetap Kotor? Coba Cek 5 Hal Ini



    Jakarta

    Rumah sering berdebu dan selalu terasa kotor tentu sangat menjengkelkan. Apalagi itu terjadi meski rumah sudah sering dibersihkan.

    Ternyata itu merupakan hal yang wajar. Ada hal-hal yang menyebabkan rumah kita sering berdebu dan terasa kotor meski sering dibersihkan.

    Nah, ini alasan rumah sering berdebu dan terasa kotor:


    1. Pintu dan Jendela Terbuka

    Membuka pintu dan jendela sebenarnya bagus dilakukan agar sirkulasi udara tetap terjaga sehingga udara yang kita hirup tetap segar. Bila tidak dilakukan, rumah akan terasa pengap karena tak ada sirkulasi udara.

    Tapi, membuka pintu dan jendela harus menjadi perhatian saat rumah kita berada di kawasan sibuk kendaraan. Bila lokasi rumah kita terletak di titik yang sering dilewati hilir mudik kendaraan, jangan sembarangan membuka pintu dan jendela. Bila tidak, rumah kita akan terus dipenuhi debu jalanan.

    Solusinya, bukalah pintu dan jendela di waktu-waktu tertentu saat rumah kita masih sepi kendaraan yang lewat. Misalnya di pagi hari dari subuh hingga pagi atau sore hari, Itu bisa meminimalisir masuknya debu ke rumah kamu.

    2. AC dan Kipas Kotor

    Tahukah kamu AC dan kipas yang lama tak dicuci bisa menimbulkan debu-debu dan kotoran. Lebih parah lagi, bila terhidup akan menimbulkan penyakit gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek.

    Oleh karena itu, cucilah AC dan kipas secara rutin. Bila dirasa sudah berdebu, sempatkan waktu untuk segera mencucinya. Kamu bisa menggunakan jasa tukang atau bisa dilakukan sendiri.

    3. Banyak barang menumpuk

    Banyak barang menumpuk juga menjadi salah satu penyebab debu dan kotoran sering datang kembali meski sudah dibersihkan. Cobalah buang atau singkirkan barang-barang yang tidak perlu. Selain bisa mengurangi debu, melakukan hal ini juga bisa membuat rumah kita terasa lapang.

    Saat kita pulang dari kantor atau bepergian, segera simpan pakaian yang kita pakai ke tempat cucian karena pakaian itu bisa membawa debu dan kotoran dari luar.

    4. Cek barang di atas lemari

    Biasanya kita menaruh barang-barang seperti dus, kotak atau barang lain di atas lemari. Mulai sekarang hindari menaruh barang di lokasi itu karena bisa memicu datangnya debu.

    Debu yang berada di atas lemari biasanya jarang kita ketahui karena letaknya yang sulit dijangkau. Bila terpaksa harus menaruh barang di sana, coba cek dan bersihkan secara rutin.

    5. Bersihkan lantai dan perabotan secara rutin

    Jangan pernah menunda pekerjaan membersihkan lantai dan perabotan di rumah. Karena hal itu bisa bikin debu terus menerus datang. Jadi, jangan lupa bersihkan lantai dan perabotan secara rutin.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 5 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Rumah Bau, Jangan Dilakukan!


    Jakarta

    Rumah yang memiliki sirkulasi udara baik dapat meningkatkan rasa nyaman bagi penghuninya. Apalagi jika udara tersebut terasa harum dan segar pasti membuat penghuni rumah betah. Maka tak jarang pemilik rumah membeli pengharum ruangan untuk kesegaran tambahan.

    Namun, kadang kala terhirup udara tidak sedap di rumah. Penghuni rumah pasti berpikir hal tersebut muncul dari tempat sampah atau kamar mandi. Padahal, kebiasaan si pemilik rumah juga sangat berpengaruh terhadap kualitas udara yang dihirup sehari-hari.

    Dikutip dari situs The Spruce, pada Senin (19/5/2025), terdapat beberapa hal dan kebiasaan buruk penghuni rumah yang membuat ruangan memiliki bau tidak sedap.


    Membiarkan Piring Kotor

    Sebagian orang memang merasa malas jika harus mencuci piring sehabis makan. Padahal, piring kotor yang dibiarkan terlalu lama di wastafel dapat menimbulkan bau tidak sedap yang menyebar ke seluruh ruangan, lho.

    “Sisa makanan yang tersisa di piring basah menjadi santapan lezat bagi bakteri, melepaskan bau asam dan rawa yang dapat memenuhi dapur lebih cepat dari yang diduga,” ucap Robin Murphy, Presiden Maid Brigade.

    Memasak Tanpa Ventilasi

    Kekuatan makanan adalah aromanya bisa menyebar ke seluruh ruangan, baik itu aroma yang sedap atau tidak sedap sekalipun. Oleh karena itu, memiliki dapur yang ada ventilasinya sangat penting untuk mencegah aroma makanan bertahan lama.

    “Tanpa ventilasi yang baik, bau masakan akan menempel di dinding, lemari, dan perabotan. Bisa jadi masakan hari Senin masih terasa baunya hingga hari Kamis,” jelas Murphy.

    Membiarkan Handuk Basah

    Bau handuk basah sangatlah mengganggu. Kebiasaan membiarkan handuk basah digantung begitu saja selesai mandi tanpa ada upaya mengeringkannya pada sinar matahari merupakan kebiasaan buruk.

    Menurut Murphy, handuk basah tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap tetapi juga bisa mengundang jamur dan bakteri. Pastikan handuk kering kembali sebelum digantung di kamar mandi.

    Tidak Membuka Jendela

    Ketika rumah tidak memiliki aliran udara yang baik, rumah akan memantulkan aroma ke lingkungan sekitarnya. Pemilik Memphis Maids Steve Evans memberikan saran bahwa setiap hari jendela harus dibuka minimal 30 menit untuk memberikan akses keluar masuk udara.

    Merokok di Dalam Rumah

    Kebiasaan merokok di dalam rumah dapat membuat ruangan memiliki bau yang menempel dan susah hilang. Hal ini akibat adanya partikel rokok yang menempel di ruangan.

    “Nikotin dapat menempel pada dinding dan furnitur dan mustahil untuk dihilangkan kecuali oleh jasa pembersihan rumah,” ujar Evans.

    Perhatikan juga saat membeli perabotan bekas, jika tercium aroma rokok maka sebaiknya hindari karena bau rokok pada umumnya menempel pada perabotan.

    Itu dia kebiasaan yang harus dihindari agar tidak membuat rumah menjadi bau. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cara Efektif Ngepel Lantai Agar Nggak Muncul Bau Amis


    Jakarta

    Lantai rumah sebaiknya sering dibersihkan dengan cara disapu dan dipel. Lantai yang bersih dan wangi tentu bikin penghuninya merasa nyaman berjalan di dalam rumah.

    Namun, cara ngepel yang kurang tepat justru bisa membuat tetap kotor, bahkan muncul bau amis. Jangan sampai capek-capek ngepel lantai, tapi hasilnya sia-sia.

    Lantas, bagaimana cara yang tepat buat ngepel lantai biar nggak muncul bau amis? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Pel Lantai Agar Tidak Bau Amis

    Inilah cara mengepel yang efektif membuat wangi, nggak khawatir muncul bau amis, dikutip dari Cleanipedia.

    1. Bersihkan Ember

    Pastikan menggunakan ember yang bersih ketika hendak mengepel lantai. Sebaiknya langsung membilas ember pel setelah selesai digunakan.

    Bersihkan ember lalu dijemur di bawah bawah sinar matahari untuk membantu sanitasi pel. Ember yang tidak dibersihkan akan meninggalkan kerak di dalamnya, sehingga menimbulkan bau tak sedap pada air pel.

    2. Bersihkan Kain Pel

    Kain pel yang kotor bisa membuat lantai bau. Jagalah kebersihan kain pel dengan segera membilas dan dijemur kering setiap selesai digunakan. Jangan biarkan kain pel lembap karena bisa memicu bau tak sedap.

    Selain itu, cuci pel secara rutin dengan detergen agar kain pel tetap bersih dan bebas dari kuman. Disarankan kain pel diganti setiap tiga bulan sekali.

    3. Sering Ganti Air Pel

    Air pel lama-lama akan kotor dan bau setelah digunakan berulang kali. Pastikan untuk sering mengganti air pel terutama air berubah jadi butek dan berbau.

    Jika ingin lebih optimal, coba gunakan air hangat agar kotoran yang menempel di lantai lebih mudah dibersihkan.

    4. Gunakan Pembersih Lantai dengan Pewangi

    Mengepel lantai tak hanya membersihkan kotoran tetapi juga membasmi kuman dan bakteri. Sebaiknya campurkan pembersih lantai yang wangi agar lantai harum dan bersih maksimal.

    5. Gunakan Teknik Ngepel yang Tepat

    Teknik ngepel juga mempengaruhi kebersihan lantai. Jika memakai pel dengan kepala serupa rumbai-rumbai tali, bersihkan lantai dengan gerakkan menyerupai angka delapan.

    Kalau alat pel terbuat dari spons, bersihkan lantai dengan gerakan maju mundur. Lantai yang dibersihkan dengan baik akan mencegah bau amis pada lantai.

    Itulah cara mengepel lantai agar tidak bau amis. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cara Membersihkan Noda di Dinding Tanpa Merusak Warna Cat


    Jakarta

    Dinding merupakan salah satu bagian rumah yang wajib dijaga kebersihannya karena debu dan kotoran bisa dengan mudah menempel. Selain membahayakan kesehatan, dinding yang kotor juga mengganggu penampilan rumah.

    Dinding kotor juga bisa disebabkan oleh anak-anak yang menyalurkan ‘kreativitas’ dengan cara mencoret atau menggambar di tembok. Meski bisa dibersihkan, tetapi perlu mengetahui cara yang tepat.

    Soalnya, membersihkan dinding rumah secara asal bisa menyebabkan kerusakan pada warna cat. Memang debu dan kotoran bakal hilang, tetapi justru warna cat dinding jadi berubah dan bisa terlihat kusam.


    Lantas, bagaimana cara membersihkan noda dan kotoran di dinding tanpa merusak warna cat? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Noda di Dinding Tanpa Merusak Cat

    Sebagian orang khawatir jika membersihkan dinding dapat merusak cat. Tenang saja, ada cara khusus untuk membersihkan dinding tanpa merusak warna cat.

    Dilansir situs Elle Decor, Senin (19/8/2025), salah satu cara dalam membersihkan dinding tanpa merusak warna cat adalah dengan menggunakan air sedikit mungkin. Dengan begitu, kotoran dan debu bisa terangkat tanpa khawatir bikin kusam warna cat.

    “Cara terbaik untuk membersihkan dinding tanpa merusak cat adalah dengan menggunakan air sesedikit mungkin,” kata Justin Carpenter, pendiri layanan kebersihan Modern Maids.

    “Jika cat dinding Anda menggunakan lapisan akhir satin, Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang jumlah air yang digunakan,” jelasnya.

    Perlu dicatat, dianjurkan untuk tidak menggunakan pembersih yang bersifat abrasif atau bahan kimia keras. Kandungan zat pada cairan tersebut dapat berakibat cat mengelupas dan warna cat dinding yang berubah.

    Setelah membersihkan dinding dengan air, Carpenter mengimbau agar segera mengeringkannya dengan kain microfiber. Cara ini dilakukan untuk meminimalisir kerusakan pada warna cat lebih parah.

    “Jika Anda memiliki masalah pada cat atau jika dindingnya sangat rapuh, sebaiknya konsultasikan dengan profesional atau lakukan uji coba pada area yang kecil terlebih dahulu,” ujarnya.

    Tips Membersihkan Noda dan Kotoran di Dinding

    Carpenter membagikan sejumlah tips dalam membersihkan noda dan kotoran di dinding dengan baik dan benar. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Siapkan Alat dan Bahan

    Langkah yang pertama adalah dengan mengumpulkan seluruh alat dan bahan, mulai dari sabun cuci piring, air hangat, ember, spons, dan kain microfiber untuk mengeringkan dinding.

    2. Bersihkan Debu di Dinding

    Sebelum membersihkannya dengan air, pastikan kamu telah menyingkirkan debu dan kotoran yang menempel di dinding dengan kemoceng atau kain lembut.

    3. Siapkan Cairan Pembersih

    Langkah selanjutnya adalah menyiapkan cairan pembersih dengan cara mencampurkan air hangat di dalam ember, lalu tuang 1-2 sendok makan sabun cuci piring. Setelah itu, aduk hingga merata dan memunculkan busa.

    4. Bersihkan Dinding dengan Spons

    Setelah itu masukkan spons ke dalam ember yang berisi cairan pembersih, peras sedikit dan bersihkan permukaan dinding yang kotor secara lembut dan perlahan.

    5. Bilas dengan Air Bersih

    Tahap berikutnya adalah dengan membersihkan dinding dengan air bersih, bisa menggunakan spons atau handuk yang lembut. Cara ini dapat membantu menghilangkan sisa-sisa sabun agar tidak meresap ke dalam dinding.

    6. Keringkan dengan Kain Microfiber

    Jika seluruh dinding telah dibersihkan dengan air, segera keringkan dengan kain microfiber. Lap permukaan dinding secara perlahan sampai kering tanpa ada sisa air yang menempel.

    Itulah cara membersihkan noda dan kotoran di dinding tanpa khawatir merusak warna cat. Semoga membantu!

    (ilf/ilf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Bau Plastik Terbakar Bisa Jadi Tanda Bahaya, Ini Langkah Cepat Penanganannya



    Jakarta

    Jika tiba-tiba tercium plastik terbakar di dalam rumah, pasti membuat seisi rumah panik. Itu hal yang wajar, karena bau plastik terbakar bisa menjadi tanda adanya korsleting listrik.

    Dikutip dari situs The Spruce, Senin (26/05/2025), bau plastik terbakar bisa jadi dari wadah makanan berbahan plastik di wastafel, peralatan memasak berbahan plastik yang meleleh akibat panas kompor, atau aksesori rambut yang bersentuhan dengan alat catok.

    Jika mencium bau plastik terbakar, jangan khawatir. Segera singkirkan benda plastik yang meleleh atau terkena alat catok maupun kompor. Buat pasta dari campuran air dan soda kue lalu oleskan pasta ke bagian yang terbakar. Biarkan beberapa menit lalu lap dengan kain.


    Jika sumbernya dari korsleting listrik, maka matikan daya terlebih dahulu untuk memastikan korsleting tidak berlanjut. Segera hubungi teknisi untuk memeriksa kabel karena hal ini cukup berbahaya.

    Penyebab lain adalah dari stopkontak yang terlalu panas dan dapat melelehkan benda-benda di sekitarnya nya terutama yang berbahan plastik. Oleh karena itu, matikan daya dan cabut semua perangkat dari stopkontak.

    Untuk menghilangkan baunya, campurkan air hangat dan cuka putih dengan perbandingan yang sama. Lalu, semprotkan larutan cuka pada ruangan. Supaya lebih cepat hilang, bersihkan perabotan di dalam ruangan menggunakan campuran air dan cairan pencuci piring.

    Itulah penyebab adanya bau plastik terbakar serta cara mengatasinya di rumah, semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cara Merapikan Rumah Tanpa Takut Menyesal Buang Barang



    Jakarta

    Pernahkah kamu merasa “takut nyesel” kalau ingin membuang atau merapikan barang-barang di rumah? Hal ini karena barang-barang itu sudah terlalu banyak dan menumpuk, tetapi jika dibuang juga takut ada rasa menyesal karena tidak memilikinya lagi.

    Ternyata, proses membuang-buang barang yang tidak terpakai juga butuh keputusan emosional ya. Apalagi jika barang tersebut bersifat pribadi, seperti foto, kenangan, barang pemberian, dan sebagainya. Lalu, bagaimana cara mengatasi hal ini ya?

    Dikutip dari Martha Stewart, sebaiknya ini yang perlu dilakukan.


    Luangkan Waktu

    Pakar pengorganisasian Charlotte Berlin menjelaskan bahwa meluangkan waktu adalah kunci mencegah penyesalan. Luangkan waktu misalnya pada akhir pekan untuk merapikan barang-barang.

    Simpan di Kotak

    Barang-barang yang punya kedekatan emosional memang tidak dapat diganti tetapi bisa disimpan rapi dalam kotak. Namun, tidak semua bisa disimpan. Kartu ucapan, undangan pernikahan, bahkan strip photobooth yang mungkin terlihat kurang bagus bisa dibuang.

    Jujur pada Diri Sendiri

    Tanyakan pada diri sendiri seberapa mudah barang digantikan untuk menghindari penyesalan. Misalnya barang itu hanya berupa kaus hitam biasa atau buku yang bisa dibeli lagi, maka tidak masalah jika dibuang.

    Donasikan

    Fokus pada donasi daripada menumpuk barang-barang yang tidak juga digunakan.

    Pertimbangkan Penggunaan

    Jika memiliki barang yang dipakai seperti pakaian atau sepatu, coba seolah-olah bertanya pada barang tersebut. Apakah kamu menyukainya? Apakah pernah dipakai? Atau apakah disimpan hanya untuk jaga-jaga?

    Ingat Tujuan

    Jika masih merasa takut menyesal atau sedih membuang barang-barang. Ingatlah, bahwa membersihkan kekacauan fisik membantu seseorang menyingkirkan kekacauan mental.

    Aturan Dua Bulan

    Coba buat aturan dua bulan, jika dalam waktu dua bulan kamu tidak gunakan barang tersebut, maka pertimbangkan untuk membuangnya.

    Itulah beberapa tips untuk merapikan barang-barang tanpa rasa menyesal. Semoga membantu!

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 7 Cara Alami Hilangkan Bau Prengus di Rumah, Bisa Pakai Soda Kue


    Jakarta

    Saat Idul Adha, banyak masyarakat yang mendapatkan daging kurban. Ketika membawa daging tersebut ke dalam rumah, terkadang aroma prengus dapat menyebar ke seluruh ruangan.

    Bagi sebagian orang, bau prengus daging kambing bikin tidak nyaman hingga muncul rasa mual. Jika sudah tak tahan dengan baunya, kamu bisa mengatasinya pakai sejumlah bahan alami, seperti bubuk kopi hingga soda kue.

    Selain itu, masih ada beberapa cara alami lainnya untuk menyingkirkan bau prengus di ruangan. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.


    Cara Alami Hilangkan Bau Prengus di Rumah

    Bau prengus daging kambing yang menyerbak ke seluruh ruangan perlu dibasmi segera agar tidak mengganggu kenyamanan. Dikutip dari Second Nature dan Better Home Gardens, berikut sejumlah caranya:

    1. Soda Kue

    Tips yang pertama adalah menggunakan soda kue atau baking soda. Bahan ini memang tidak menyebarkan wangi ke seluruh ruangan, tapi bisa menyerap bau dan menetralkannya.

    Cara pakainya juga mudah, tuang soda kue secukupnya ke sejumlah wadah, lalu letakkan di sudut-sudut rumah. Biarkan selama beberapa jam agar baking soda dapat menyerap bau prengus.

    2. Bubuk Kopi

    Bubuk kopi juga bisa digunakan untuk membasmi bau prengus di rumah. Berbeda dengan soda kue, bubuk kopi dapat menyebarkan aroma wangi sehingga mampu mengatasi aroma tak sedap.

    Tuang bubuk kopi secukupnya ke 2-3 wadah kecil, setelah itu letakkan di sudut-sudut ruangan yang paling bau prengus. Lalu, diamkan selama beberapa jam agar ruangan jadi beraroma kopi.

    3. Buka Jendela

    Membuka jendela bisa jadi salah satu cara untuk menyingkirkan bau prengus di rumah. Selain itu, langkah ini juga membuat rumah terhindar dari kelembapan sekaligus menjadi tempat masuk udara dan matahari.

    4. Kulit Jeruk, Kayu Manis, dan Cengkeh

    Kamu bisa membuat pewangi alami di rumah dengan kombinasi kulit jeruk, kayu manis, dan cengkeh. Untuk cara olahnya, kamu bisa merebus ketiga bahan tersebut hingga wangi. Setelah itu, tuang ke dalam wadah dan tempatkan di ruangan yang paling tercium bau prengus.

    5. Cuka

    Selain digunakan sebagai penyedap rasa, cuka juga bisa menghilangkan bau tak sedap secara alami. Campurkan air dan cuka dengan perbandingan 50:50 ke dalam wadah, lalu letakkan di sudut ruangan agar bisa menyerap bau prengus di ruangan.

    6. Minyak Esensial

    Cara berikutnya adalah menggunakan minyak esensial untuk membasmi bau prengus di rumah. Adapun sejumlah minyak esensial yang bisa dipilih, mulai dari lavender, peppermint, hingga tea tree oil.

    Untuk cara pakainya, campurkan beberapa tetes minyak esensial dan air secukupnya ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tersebut ke seluruh ruangan agar terasa lebih wangi.

    7. Lemon

    Lemon dipercaya membuat ruangan terasa lebih wangi dan segar. Cobalah membuat pewangi lemon alami dengan cara merebus kulit lemon sampai mengeluarkan aroma. Setelah itu, letakkan air rebusan lemon ke sudut-sudut ruangan untuk mengatasi bau prengus.

    Demikian tujuh cara alami hilangkan bau prengus di rumah dengan bahan bahan alami. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Udara Jakarta Terburuk ke-2 Dunia, Ini Cara Jaga Rumah Tetap Bersih dari Polusi


    Jakarta

    Dalam beberapa hari terakhir, kualitas udara di Jakarta masuk dalam kategori buruk sehingga tidak baik untuk kesehatan. Dalam pantauan detikcom di situs IQ Air, Rabu (16/7/2025), kualitas udara di Jakarta masuk peringkat kedua terburuk di dunia.

    Hal ini tentu membuat banyak masyarakat khawatir karena harus menghirup udara tidak sehat sehari-hari. Belum lagi udara kotor tersebut masuk ke dalam rumah sehingga dapat mengganggu kesehatan penghuninya.

    Meski begitu, ada beberapa tips agar udara di dalam rumah tetap bersih dan bebas dari polusi. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Agar Udara di Dalam Rumah Tetap Bersih

    Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar udara di dalam rumah tetap bersih. Dengan begitu, kamu bisa menghirup udara segar tanpa khawatir terpapar polusi. Dikutip dari Healthline, berikut sejumlah tipsnya:

    1. Mencegah Udara Kotor

    Tips yang pertama adalah mencegah udara kotor dan polusi masuk ke dalam rumah. Udara kotor ini meliputi asap rokok dan asap pembakaran sampah.

    Perlu diketahui, asap rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya, mulai dari nikotin, tar, karbon monoksida, dan benzena. Sedangkan asap pembakaran sampah juga mengandung zat beracun, seperti karbon monoksida, karbon dioksida, nitrogen oksida, dan hidrokarbon.

    Selain mengganggu udara bersih di dalam rumah, menghirup kedua asap tersebut bisa membahayakan kesehatan. Beberapa risiko penyakit yang ditimbulkan seperti jantung, kanker, gangguan pernapasan, dan stroke.

    2. Singkirkan Debu

    Debu dan kotoran yang menempel di furnitur, dinding, ataupun lantai bisa menyebabkan kualitas udara di dalam rumah memburuk. Hal ini bisa menyebabkan kamu jadi mudah bersin, pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan kulit gatal.

    Jika ada banyak debu di dalam rumah, cobalah untuk dibersihkan secara rutin menggunakan sapu atau vacuum cleaner. Bersihkan juga karpet dan furnitur di rumah agar tidak ada lagi sisa debu yang menempel.

    3. Pakai Air Purifier

    Agar udara di dalam rumah tetap bersih disarankan memakai air purifier. Alat ini dirancang untuk membersihkan udara kotor dengan menyaring partikel kecil seperti debu dan asap yang ada di ruangan.

    Air purifier bekerja dengan cara menyedot udara kotor, lalu melewati serangkaian filter seperti High-Efficiency Particulate Air (HEPA). Setelah udara kotor disaring, air purifier akan menyemburkan udara bersih ke dalam ruangan.

    Sejumlah air purifier telah mengusung teknologi canggih dan filter udara terbaik. Hal ini dapat menyaring patogen di udara seperti bakteri, virus, dan spora jamur.

    4. Membersihkan Ventilasi Udara

    Ventilasi udara sangat penting agar mengalirkan udara kotor di dalam rumah dan menggantinya dengan udara bersih dari luar sekaligus mencegah kelembapan. Meski begitu, pertimbangkan lagi untuk membuka ventilasi jika udara di luar sedang tidak sehat.

    Selain itu, dianjurkan juga untuk membersihkan ventilasi udara di dalam rumah dari debu dan kotoran. Langkah ini penting agar udara yang masuk ke dalam rumah tidak terkontaminasi partikel debu yang justru membahayakan kesehatan.

    5. Menanam Tanaman Hijau

    Ada banyak tanaman hijau yang cocok ditanam di dalam rumah. Bahkan, beberapa di antaranya disebut efektif menjaga udara tetap bersih di dalam ruangan, seperti tanaman dracaena, peace lily, dan ivy.

    Meski begitu, jangan hanya mengandalkan tanaman hijau untuk membasmi udara kotor di dalam ruangan. Sebab, tanaman ini hanya mampu mengurangi polusi sampai batas tertentu saja. Lalu, dibutuhkan juga perawatan rutin agar tanaman bisa menjaga udara bersih secara optimal.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tiru 3 Kebiasaan Ini Agar Rumah Makin Terlihat Bersih dan Rapi


    Jakarta

    Rumah perlu dibersihkan secara rutin agar rapi dan bebas dari kotoran. Namun, rumah yang sudah dibersihkan terkadang masih terlihat berantakan dan kotor. Hal itu bisa terjadi karena kamu kurang teliti saat membersihkan rumah.

    Namun jangan khawatir, ada sejumlah kebiasaan yang bisa membuat rumah makin terlihat bersih dan rapi. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka hunian kamu semakin terlihat bersih bahkan hingga berminggu-minggu.

    Penasaran, apa saja kebiasaan yang bikin rumah semakin terlihat bersih dan rapi? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Kebiasaan yang Bikin Rumah Terlihat Bersih

    Membersihkan rumah tak hanya sekadar menyapu dan mengepel lantai. Lebih dari itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar hunian semakin terlihat bersih.

    Dilansir situs The Spruce, berikut kebiasaan kecil yang membuat rumah terlihat bersih:

    1. Membersihkan Barang yang Berserakan

    Kebiasaan yang pertama adalah dengan membersihkan barang-barang yang berserakan. Pemilik layanan Wizard of Homes Kadi Dulude mengatakan semakin banyak barang yang berserakan di rumah maka semakin terlihat kotor, meskipun sudah sering disapu dan dipel.

    “Semakin sedikit barang yang Anda letakkan di tempat terbuka, maka semakin cepat dibersihkan setiap hari dan rumah Anda akan terasa lebih bersih dan rapi,” kata Dulude.

    Sejumlah kebiasaan kecil yang perlu dicoba yakni dengan tidak menumpuk banyak kertas di meja belajar, jangan meletakkan barang di atas sofa, dan bersihkan meja ruang tamu dari debu atau sisa noda minuman.

    2. Bersihkan Furnitur dan Hiasan

    Terkadang pemilik rumah hanya fokus terhadap debu dan kotoran yang berada di lantai, tapi lupa untuk membersihkan furnitur dan hiasan. Padahal, benda tersebut juga mudah kotor karena debu.

    Coba bersihkan meja kerja, wastafel, atau meja di ruang tamu agar terlihat bersih dan kinclong lagi. Jangan lupa untuk membersihkan hiasan yang menempel di dinding atau diletakkan di meja. Sebab, hiasan yang indah tersebut akan terlihat jelek kalau kondisinya dipenuhi debu.

    3. Bersihkan Area Dapur

    Kondisi dapur yang kotor ternyata dapat memengaruhi kebersihan rumah. Misalnya, cipratan minyak goreng hingga ke lantai membuat kaki terasa lengket saat diinjak. Apalagi jika kamu sering bolak-balik dari dapur ke ruangan lain, tentu lantai rumah akan ikut berminyak dan terasa lengket.

    Di sisi lain, peralatan dapur juga perlu dibersihkan secara rutin. Hindari menumpuk peralatan masak yang tidak dipakai hingga berbulan-bulan karena bisa berdebu dan akhirnya rusak.

    “Pikirkan barang-barang apa saja yang benar-benar harus diletakkan di meja dapur. Sebab, barang tersebut akan mudah berminyak dan lengket, sehingga membuat seluruh dapur terasa kotor,” ujar Dulude.

    Lebih lanjut, Dulude mengatakan penting meluangkan waktu setiap seminggu sekali untuk membersihkan dapur dan meja makan. Sebab, area ini sering kali terlihat berantakan saat setelah masak atau menyantap makanan bersama keluarga.

    “Sebaiknya luangkan waktu untuk mempertimbangkan kembali barang apa yang akan diletakkan di dapur. Cara ini dapat menjaga dapur tetap bersih setiap hari,” pungkasnya.

    Dulude mengimbau cara ini tak hanya berlaku untuk dapur, tapi juga bisa diterapkan pada kamar mandi. Meski begitu, kamar mandi tidak terlalu terlihat dari luar karena pintunya selalu ditutup.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason