Tag: rumah adem tanpa ac

  • Tips Bikin Rumah Adem Tanpa AC Meski Cuaca Panas ‘Ugal-Ugalan’



    Jakarta

    Bulan Desember umumnya identik dengan musim hujan. Namun, cuaca panas justru sangat ‘menyengat’, khususnya di sejumlah wilayah Jawa dan Nusa Tenggara, beberapa hari terakhir.

    Cuaca panas yang ‘ugal-ugalan’ ini dibenarkan oleh Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto. Kondisi ini diprediksi akan terus berlangsung sampai tiga hari ke depan.

    “Rata-rata suhu maksimum ada di 34 hingga 36 derajat Celcius,” ungkap Guswanto, dikutip dari detikHealth, Rabu (20/12/2023).


    Kondisi panas ini tentu akan membuat beberapa aktivitas di rumah menjadi tidak nyaman. Agar hal tersebut tidak terjadi, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat rumah kembali adem saat cuaca panas sedang ‘ugal-ugalan’ seperti sekarang.

    Melansir TIME.com, Rabu (20/12/2023), berikut tips membuat rumah adem di saat cuaca panas melanda.

    Pasang Gorden atau Tirai

    Langkah pertama yang kamu lakukan agar rumah tetap adem saat cuaca panas adalah mencegah sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah. Caranya adalah dengan menutup gorden jendela atau memasang tirai penghalang di depan rumah.

    David Wright, seorang arsitek lingkungan solar, menyarankan untuk menggunakan gorden atau tirai anti tembus pandang yang bisa diangkat dan diturunkan. Alternatif lain adalah mengganti kaca jendela dengan kaca berinsulasi atau kaca rendah emisivitas (low-e) yang bisa memantulkan panas secara efektif.

    Letakkan Es Batu di Depan Kipas Angin

    Kipas angin dan AC sangat umum digunakan saat cuaca sedang panas. Kamu bisa menggunakan trik khusus agar kipas angin bisa mengeluarkan udara yang lebih dingin.

    Caranya adalah dengan meletakkan es dalam mangkuk atau kain di depan kipas angin. Jika dipasang dengan sudut yang tepat, udara yang diembuskan oleh kipas angin bisa menjadi lebih dingin dari sebelumnya.

    Buka Jendela saat Malam Hari

    Pada malam hari, udara biasanya akan lebih rendah dibandingkan saat siang hari. Jika lingkungan rumahmu cukup aman, bukalah jendela agar udara malam bisa masuk ke dalam rumah.

    Matikan Lampu saat Tidak Diperlukan

    Alat elektronik, khususnya lampu, akan mengeluarkan panas saat dinyalakan. Nah, karena itu, matikan lampu saat kamu tidak menggunakannya. Dengan begitu, rumah akan menjadi lebih dingin dari sebelumnya.

    Demikianlah beberapa tips membuat rumah lebih adem saat cuaca panas. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuaca Lagi Panas Banget! Ini 5 Cara Biar Rumah Makin Adem


    Jakarta

    Belakangan ini cuaca sedang panas-panasnya. Saking panasnya, terkadang AC di rumah tidak mampu mendinginkan ruangan.

    Ternyata, cuaca panas ini memang sedang melanda sebagian besar Asia Tenggara. Suhu rata-ratanya mencapai angka 40°C dengan suhu tertinggi berlokasi di negara Myanmar dan Filipina dengan suhu mencapai angka 47° – 48°C.

    Suhu setinggi ini tentunya bisa membuat rumah terasa sangat panas dan tidak nyaman untuk dijadikan sebagai tempat beraktivitas, apalagi bagi kamu yang rumahnya tidak memiliki sistem pendingin seperti AC.


    Tapi kamu tidak perlu takut, bagi kamu yang tidak memiliki fasilitas pendingin ruangan seperti AC, ada beberapa cara yang masih bisa dilakukan untuk membuat rumah kamu menjadi lebih sejuk pada cuaca panas ekstrem ini. Berikut ringkasannya.

    Cara Jaga Rumah Tetap Dingin Saat Cuaca Panas

    Dikutip dari BBC, ada cara ampuh yang bisa kamu lakukan untuk menjaga suhu rumah kamu tetap dingin saat menghadapi heatwave atau cuaca panas yang ekstrim.

    1. Buat Sirkulasi Udara Saat Malam dan Pagi Hari

    Cara yang pertama adalah dengan membuat atau melancarkan sirkulasi udara di rumah kamu. Tentunya, kamu wajib memastikan bahwa udara di luar ruangan kamu lebih sejuk dibandingkan udara di dalam rumah kamu. Biasanya udara sejuk ada pada malam dan pagi hari.

    Caranya adalah dengan membiarkan jendela yang searah dengan laju angin terbuka, gunanya adalah untuk membiarkan udara sejuk masuk, dan mengeluarkan udara panas.

    Jika di rumah kamu tidak ada jendela yang searah dengan laju angin, kamu bisa coba untuk menggunakan kipas untuk mendorong angin sejuk tersebut ke dalam rumah kamu.

    Selain itu, udara panas juga cenderung akan naik dan terperangkap di bagian atas rumah kamu. Maka dari itu, bila kamu memiliki jendela atau ventilasi di loteng rumah kamu, kamu bisa coba untuk membukanya. Atau jika rumah kamu dibangun 2 lantai atau lebih, kamu bisa coba untuk membuka jendela pada lantai tertinggi rumah kamu.

    2. Jangan Biarkan Sumber Panas Masuk ke Rumah

    Saat siang hari, biasanya suhu udara di luar rumah kamu akan lebih panas dibandingkan dengan di dalam rumah kamu. Maka dari itu, kamu harus coba untuk menjaga agar udara panas tersebut tidak masuk ke dalam rumah kamu.

    Caranya adalah dengan menutup jendela dan pintu, dan ventilasi rumah kamu ketika siang hari. Selain itu, kamu juga harus menutup akses masuk cahaya matahari, tutupi jendela rumah kamu dengan gorden anti cahaya matahari, karena cahaya matahari bisa membawa sumber panas.

    3. Gunakan Kipas Untuk Membantu Hembusan Angin Sejuk

    Kipas adalah salah satu alat elektronik yang relatif murah biaya pengoperasiannya. Dengan memasang kipas di dekat jendela atau pintu yang dibuka, angin sejuk dari luar ruangan bisa masuk lebih banyak lagi.

    Selain itu, kamu juga bisa menempatkan es batu atau air dingin tepat di depan kipas angin untuk membantu mendinginkan hembusan angin yang masuk ke dalam rumah kamu.

    Pakar Fisiologi Manusia, Prof. Mike Tipton mengatakan, penting bagi semua orang untuk memahami cara kerja tubuh guna menemukan cara terbaik untuk menjaganya tetap dingin.

    “Mengipasi wajah memang bisa memberikan rasa sejuk yang nyaman, tetapi mengipasi keseluruhan tubuh lebih efektif untuk menurunkan suhu tubuh,” ucap Mike, dikutip dari BBC.

    Mike juga menghimbau agar kamu tidak mengipasi tubuh kamu jika suhu udaranya melebihi 35°C, karena itu justru tidak ada bedanya dengan membiarkan tubuh kamu ditiup dengan hairdryer.

    4. Batasi Aktivitas yang Menyebabkan Suhu Panas dan Kurangi Kelembaban

    Penggunaan alat seperti oven, penanak nasi, mesin cuci, dan berbagai alat lainnya yang menimbulkan panas sebaiknya dibatasi dulu pada saat cuaca panas

    Selain itu, tingkat kelembaban yang tinggi juga bisa membuat kamu terkena heat exhaustion. Cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengeringkan sisa air di dalam ruangan, dan memindahkan tanaman indoor kamu keluar untuk sementara.

    5. Dinginkan Tubuh

    Cara yang pertama adalah dengan mandi air dingin. Namun, kamu juga harus memastikan agar kamu tidak mandi terlalu lama.

    Mike mengatakan bahwa trik dalam mendinginkan suhu tubuh kamu adalah dengan membuat kulit tubuh kamu sedingin mungkin sambil tetap memastikan aliran darah tetap melaju dengan lancar.

    “Triknya adalah dengan membuat kulit sedingin mungkin sambil memastikan aliran darah tetap berjalan lancar. Bila terlalu dingin, tubuh akan menghentikan aliran darah pada kulit dan membuat suhu panas terperangkap dan semakin sulit untuk keluar dari tubuh,” jelasnya.

    Selain dengan mandi, kamu juga bisa coba untuk mendinginkan badan kamu dengan menempelkan es batu pada tubuh kamu untuk mendapatkan sensasi dingin yang instan.

    Setelah tubuh kamu terasa lebih dingin, kamu bisa coba untuk memakai baju dengan bahan yang sejuk seperti kapas.

    Itu dia beberapa cara untuk membuat rumah kamu tetap dingin saat ada heatwave atau cuaca panas ekstrim. Semoga membantu!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati ‘Neraka Iklim’, Antisipasi Panas Berlebih di Rumah Pakai Cara Ini


    Jakarta

    Pada Rabu (5/6/2024) kemarin, Badan Pemantauan Perubahan Iklim Uni Eropa (EU Climate) mengatakan bahwa bumi telah menduduki peringkat terpanas dalam sejarah dalam 12 tahun terakhir. Hal ini menyebabkan adanya kekhawatiran akan terjadinya ‘Neraka Iklim’.

    Selama periode 12 bulan hingga Mei 2024, suhu rata-rata global yang tercatat mencapai angka 1,63 derajat Celcius. Angka tersebut menjadikan periode ini sebagai yang terpanas sejak tahun 1940. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) PBB juga telah mengatakan ada 80 persen kemungkinan suhu rata-rata global akan melebihi angka 1,5 derajat di 5 tahun ke depan, atau lebih cepat.

    Sebagai antisipasi panas berlebih yang kemungkinan akan datang, tak ada salahnya untuk mengetahui cara mengatasi panas berlebih di rumah. Tak perlu merogoh kocek yang dalam untuk memasang AC di rumah, ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk mengusir panas di rumah.


    Mulai dari menggunakan alat yang lebih murah, sampai melakukan hal-hal kecil yang sering disepelekan, padahal efektif untuk mengurangi panas. Lantas, apa saja caranya? Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah cara bikin rumah adem tanpa AC.

    1. Menggunakan Air Cooler

    Cara paling pertama yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan Air Cooler sebagai alternatif utama pengganti AC. Air cooler bekerja menyejukkan udara dengan menggunakan bantuan air dan ice cube yang akan kamu dapatkan sepaket saat membeli air cooler.

    Air cooler adalah solusi pendingin yang lebih murah dan hemat listrik. Selain itu, air cooler juga tidak menggunakan bahan yang berbahaya bagi lingkungan (CFC) yang digunakan pada AC. Tapi, jika kamu menggunakan air cooler, jangan lupa untuk rutin membersihkan filter di dalamnya agar udara yang dihasilkan tetap bersih.

    2. Menggunakan Kipas Angin

    Alternatif lain pengganti AC selain air cooler tentunya adalah kipas angin. Hanya dengan menggunakan kipas angin, kamu bisa membuat ruangan jauh lebih adem jika tahu trik ini. Untuk memaksimalkan kegunaannya, taruh kipas di depan area terbuka dan baru arahkan ke ruangan. Bisa di depan jendela yang terbuka atau pintu ke arah ruang terbuka di rumah.

    3. Tutup Gorden di Siang Hari

    Seperti yang kita tahu, cahaya matahari adalah sumber utama penyebab panas. Mengutip dari energy.gov, sekitar 76% cahaya matahari yang masuk melalui jendela berubah menjadi energi panas. Oleh karena itu, metutup gorden di rumah saat siang hari sangat efektif untuk menghalau panas dari sinar matahari ke rumah. Pastikan juga kamu menggunakan gorden yang tebal dan blackout di rumah agar hasilnya lebih maksimal.

    4. Perbanyak Sirkulasi Udara

    Memperbanyak sirkulasi udara di rumah nyatanya sangat efektif untuk menjaga rumah tetap sejuk. Biarkan udara dari luar masuk atau keluar, dengan membuka jendela dan memasang ventilasi. Cara ini juga masih cukup efektif meski gorden kamu tertutup.

    Pastikan untuk membuka atau menutup jendela tergantung dengan suhu udara di luar. Bila udara diluar lebih panas, biarkan jendela tetap tertutup rapat, sedangkan jika udara diluar lebih sejuk, kamu bisa membuka jendela. Cara ini juga bisa diterapkan pada malam hari, tapi pastikan lingkunganmu tidak terlalu berpolusi atau tidak terlalu dingin.

    5. Matikan Alat Elektronik yang Tidak Terpakai, dan Ganti Jenis Lampu dengan Tipe LED

    Matikan atau cabut alat elektronik seperti lampu, charger, dan lainnya saat sudah tidak dipakai. Mengapa begitu? Nyatanya, mencabut alat-alay elektronik terbukti efektif membuat ruangan lebih adem karema alat elektronik cenderung menghasilkan energi panas.

    Selain itu, kamu juga bisa mengganti tipe lampu di rumah dengan LED karena tipe ini tidak menghasilkan panas yang besar seperti lampu tipe lainnya.

    6. Tanam Pohon di Sekitar Rumah

    Jika kamu memiliki lahan dan halam rumah yang cukup luas, tanamlah pohon di dekat rumahmu. Pohon akan membantu menghalangi cahaya matahari masuk ke rumah dan membuat rumah lebih adem. Selain itu, pohon juga mampu melepaskan oksigen sehingga membuat udara di sekitar rumah kamu lebih bersih dan sehat.

    7. Mendinginkan Tubuh

    Jika semua cara diatas sudah kamu lakukan tapi udara tetap panas, kamu bisa coba cara ini. Ini adalah cara mendinginkan tubuh yang bisa kamu coba. Caranya adalah sebagai berikut:

    1. Membeli paket Cooling Mattress.
    2. Menggunakan metode menempelkan kain basah langsung ke kulit.
    3. Dinginkan titik pembuluh darah dengan air (pergelangan tangan, pergelangan kaki, lekukan siku, dan bagian belakang lutut).
    4. Mandi dengan air dingin.
    5. Minum air yang banyak.

    Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengantisipasi panas tanpa menggunakan AC. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuaca Lagi Panas Banget, Begini Cara agar Rumah Terasa Adem Tanpa AC


    Jakarta

    Belakangan ini cuaca di berbagai daerah Indonesia terasa sangat panas. Bahkan cuaca panas ini diprediksi akan berlangsung hingga akhir Oktober 2025.

    Cuaca panas ini terjadi bukan tanpa alasan. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan alasan pertama karena minimnya tutupan awan sehingga sinar matahari langsung menembus tanpa hambatan.

    Alasan kedua, radiasi matahari yang meningkat, terutama di daerah Jawa hingga Bali. Selain itu, Indonesia juga sedang dalam masa pancaroba yang kerap ditandai dengan cuaca yang tak menentu.


    “(Kedua), radiasi matahari meningkat, terutama di wilayah daratan seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,” katanya kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

    Nah, untuk mengurasi rasa panas di rumah, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh penghuni. Bahkan bisa dilakukan meski tanpa AC. Dilansir dari BBC dan The Spruce, berikut ini informasinya.

    Cara Bikin Rumah Terasa Adem Tanpa AC

    1. Pakai Kipas Angin

    Kipas angin bisa jadi penyelamat murah dan efisien. Letakkan di dekat jendela atau pintu yang terbuka untuk membantu udara sejuk masuk.

    Kalau mau lebih dingin, taruh semangkuk es atau air dingin di depan kipas, hembusannya akan terasa seperti pendingin alami.

    2. Tutup Jendela pada Siang Hari, Buka Jendela pada Pagi dan Malam Hari

    Saat siang, udara luar jauh lebih panas daripada di dalam rumah. Jadi, tutup jendela, pintu, dan ventilasi agar panas tak masuk.

    Gunakan gorden tebal atau anti-sinar matahari, karena sinar matahari yang langsung masuk bisa meningkatkan suhu ruangan secara signifikan.

    Tapi pada saat pagi dan malam hari, bisa buka jendela agar udara bisa masuk. Biasanya pada waktu tersebut udara luar terasa lebih sejuk.

    Buka jendela yang searah arah angin agar sirkulasi udara berjalan lancar dan udara panas di dalam rumah keluar. Kalau tidak ada jendela yang searah angin, penghuni rumah bisa pakai kipas angin untuk mendorong udara segar masuk

    Udara panas juga cenderung naik ke atas. Jadi kalau di rumah ada loteng atau lantai dua, buka jendela di lantai atas agar hawa panas bisa keluar.

    3. Kurangi Aktivitas yang Hasilkan Panas

    Matikan atau tunda dulu penggunaan alat rumah tangga seperti oven, penanak nasi, atau mesin cuci karena semua menghasilkan panas tambahan di dalam rumah.

    Kelembapan tinggi juga bisa membuat suhu terasa makin menyiksa. Pastikan ruangan kering dan pindahkan sementara tanaman indoor ke luar rumah untuk menurunkan kelembapan.

    4. Matikan Lampu

    Bohlam lampu memiliki sifat melepaskan panas. Jadi, sebaiknya matikan lampu saat tidak digunakan karena dapat membantu menjaga suhu agar tetap rendah dan ruangan tetap sejuk.

    Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan agar rumah terasa adem meski cuaca di luar sedang panas-panasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com