Tag: rumah dua lantai

  • Bingung Mau Bangun Rumah 1 atau 2 Lantai? Coba Pertimbangkan Ini


    Jakarta

    Banyak rumah di Indonesia dibangun dengan satu atau dua lantai. Jumlah lantai ini memang menjadi salah satu hal pertama yang perlu diputuskan ketika bangun rumah.

    Baik satu atau dua lantai, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, yang paling utama adalah menentukan sesuai kebutuhan penghuninya.

    Nah, buat kamu yang masih bingung berapa lantai yang cocok buat hunianmu, berikut ini beberapa pertimbangan buat memilih jumlah lantai terbaik saat bangun rumah, dilansir dari G. J. Gardener, Kamis (2/5/2024).


    1. Luas Tanah

    Luas tanah pastinya menjadi pertimbangan utama untuk menentukan jumlah lantai. Nah, harga properti dari waktu ke waktu semakin tinggi, sehingga banyak yang memilih ukuran tanah yang lebih kecil. Oleh karena itu, biasanya pemilik rumah memaksimalkan lahan dengan membangun rumah bertingkat.

    2. Biaya

    Ketika membangun rumah dua lantai, tentunya biaya pembangunan akan lebih mahal. Kira-kira kamu bisa mengeluarkan biaya 30% lebih banyak daripada rumah satu lantai.

    Kamu perlu mengeluarkan uang lebih untuk perencanaan, izin, perancah, baja, tangga, serta biaya pembangunan yang lebih lama. Akan tetapi, hal ini tentunya sebanding dengan meningkatnya nilai rumah kalau dijual kembali.

    3. Pemandangan

    Pemandangan sekitar rumah yang akan dibangun bisa menjadi salah satu pertimbangan kamu dalam menentukan tingkat rumah. Kalau ingin mendapat pemandangan yang lebih luas, maka rumah dua tingkat lebih cocok buat kamu. Apalagi kalau pemandangan di lantai dasar terhalang pohon ataupun rumah-rumah lainnya.

    4. Layout Rumah

    Layout rumah pun akan berbeda tergantung pada jumlah lantai. Rumah satu lantai cocok untuk konsep ruang lebih terbuka dan luas. Sementara rumah dua lantai lebih fleksibel dalam layout, serta memungkinkan privasi buat penghuninya.

    5. Gaya Hidup

    Setiap keluarga memiliki gaya hidup dan kebutuhan yang berbeda-beda, sehingga jumlah lantai sangat menyesuaikan. Kamu bisa mempertimbangkan privasi, jumlah ruang, adanya anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Hal ini juga harus menjadi pertimbangan, termasuk buat merencanakan pensiun.

    Itulah beberapa pertimbangan untuk menentukan jumlah lantai saat bangun rumah. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bikin Tangga di Rumah Jangan Asal, Ini Anjurannya dalam Islam



    Jakarta

    Membangun rumah dua lantai tentu memerlukan tangga. Namun dalam membangun tangga tidak bisa asal. Dalam Islam juga ada anjuran dalam membangun tangga.

    Melansir dari artikel ilmiah berjudul Islamic Values in The Design of Residential Internal Layout yang ditulis oleh Mohd Akil Muhamed Ali, Mohd Farhan Md Ariffin, Mohd Nazri Ahmad, dan Shafiza Safie, terdapat beberapa anjuran dalam membangun tangga.

    Anak Tangga Ganjil

    Dalam konstruksi tangga, dianjurkan membuatnya dalam jumlah ganjil agar penghuni rumah dapat memulai dan mengakhiri langkahnya dengan kaki kanan. Sebab, Islam menganjurkan memulai segala sesuatu dengan tangan atau kaki kanan. Sesuai juga dengan sunah Nabi Muhammad SAW agar mendapat pahala jika dilakukan.


    Ukuran Anak Tangga

    Selain itu, anak tangga harus sesuai dengan ukuran kaki sehingga dapat mengakomodasi kaki pengguna tangga. Kenyamanan dan keamanan adalah dua faktor penting dalam membangun tangga untuk menghindari cedera dan fatal saat menggunakan tangga.

    Tidak di Ruang Tamu

    Dari segi aspek privasi, tangga ke lantai atas sebaiknya tidak berada di ruang tamu karena dapat menyulitkan wanita untuk naik ke kamarnya terutama ketika ada tamu.

    Tidak Transparan

    Desain tangga harus memenuhi fungsi aslinya serta memberikan kenyamanan dan keamanan saat digunakan. Namun, ada desain tangga yang tidak yang tidak sesuai untuk digunakan seperti tangga atau terbuat dari bahan yang transparan. Desain ini tidak disarankan karena tidak nyaman untuk dinaiki oleh wanita menaiki tangga ketika mereka mengenakan rok.

    Itulah beberapa aturan dalam merancang tangga dalam rumah yang dianjurkan dalam Islam. Semoga memberikan manfaat dan keberkahan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Mudah Agar Lantai Atas Rumah Terasa Adem


    Jakarta

    Membangun rumah lebih dari satu lantai memang menjadi solusi atas keterbatasan lahan. Rumah yang memiliki dua lantai hingga lebih memungkinkan dapat dihuni oleh lebih banyak orang.

    Memiliki rumah dua lantai atau lebih juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Salah satu kekurangan yang sering dirasakan oleh penghuni adalah udara yang terasa lebih panas di lantai atas dibandingkan dengan di lantai dasar.

    Hal tersebut bisa terjadi karena pencahayaan matahari yang langsung mengenai isi rumah. Oleh karena itu, udara panas menjadi masalah yang kerap dirasakan di lantai dua rumah. Namun, kamu tidak perlu khawatir, sebab masalah ini bisa diatasi dengan cara yang mudah.


    Melansir dari situs The Spruce, terdapat enam cara untuk membuat lantai dua rumah terasa lebih adem serta mengurangi hawa panas sebagai berikut.

    1. Pasang Kipas Langit-langit

    Memasang kipas pada langit-langit merupakan cara mudah sekaligus cepat untuk membantu mendinginkan ruangan. Hal ini disebabkan oleh kipas dapat meningkatkan sirkulasi udara dengan cepat. Disarankan juga untuk memutar kipas langit berlawanan dengan arah jarum jam.

    2. Kipas Portabel

    Selain kipas langit-langit, bisa juga meletakkan kipas portabel di beberapa tempat yang strategis. Hal ini dapat membantu mendorong udara panas dan membawa udara dingin dari lantai bawah ke atas sehingga lantai atas menjadi lebih sejuk.

    3. Biarkan Pintu Terbuka

    Pintu-pintu di lantai atas juga disarankan untuk dibuka. Sebab, jika pintu ditutup, maka udara panas dapat terperangkap di dalamnya.

    4. Tutup Tirai Jendela

    Walau pintu dibuka, sebaiknya tirai jendela justru ditutup agar melindungi ruangan dari panas matahari.

    5. Matikan Lampu

    Bola lampu memiliki sifat melepaskan panas. Jadi, sebaiknya mematikan lampu saat tidak digunakan dapat membantu menjaga suhu agar tetap rendah dan ruangan tetap sejuk.

    6. Periksa Loteng

    Salah satu penyebab lantai atas lebih panas adalah karena udara panas bergerak naik. Periksa loteng, jika ada ruangan dalam loteng bisa dipasangkan kipas untuk membantu mengeluarkan udara yang terperangkap.

    Itu dia beberapa cara mudah membuat lantai atas rumah menjadi lebih sejuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com