Tag: rumah minimalis

  • Tips Buat Rumah Mungil Jadi Luas Dengan Konsep Open Space


    Jakarta

    Banyak orang yang menginginkan rumah tampak luas dan besar tetapi saat ini rasanya sudah terasa sulit dikarenakan lahan kosong yang luas sudah jarang ditemukan, sehingga banyak perumahan yang menerapkan rumah mungil.

    Oleh karena itu, desain arsitektur meluncurkan pendekatan konsep untuk membuat rumah mungil ini tampak luas yakni dengan konsep open space.

    Dalam dunia desain interior, konsep open space sudah menjadi sebuah tren yang populer dan banyak diminati. Konsep open space yakni membuat rumah mungil tampak luas dengan memanfaatkan ruangan tanpa batas atau pemisah ruangan seperti dinding dan pintu.


    Lantas, jika tidak ada pemisah dinding atau pintu, bagaimana cara membatasi antar ruang?

    Dikutip dari Archify, Senin (4/12/2023), berikut ini adalah tips buat rumah mungil menjadi luas dengan konsep open space.

    Manfaatkan Perabotan

    Ilustrasi ruang keluarga minimalis.Ilustrasi ruang keluarga minimalis. Foto: Unsplash

    Pembagian ruangan sederhananya bisa digunakan dengan memanfaatkan perabotan, yakni dengan cara mengatur arah hadap perabotan.

    Misalnya, jika biasanya sofa ditempatkan menempel dengan dinding, kamu bisa memakainya untuk membagi antara ruangan satu dengan ruang lainnya dengan menaruhnya di tengah. Ini dapat memberikan dimensi pemisah agar terbagi menjadi ke setiap ruangan.

    Rak Sebagai Partisi

    Attic loft kitchen interior. 3d rendering conceptAttic loft kitchen interior. 3d rendering concept Foto: Getty Images/iStockphoto/vicnt

    Jika kamu memiliki rak dekorasi atau buku, kamu bisa memanfaatkan rak ini sebagai partisi sehingga rak ini juga bisa menjadi area pajangan pada ruangan kamu. Dalam konsep open space, rak bisa berfungsi sebagai pemisah, penyimpan sekaligus sebagai pajangan.

    Kaca Sebagai Partisi

    Selain memanfaatkan rak, kamu bisa menggunakan kaca sebagai partisi untuk membatasi ruangan. Material kaca bisa kamu manfaatkan sebagai pintu geser antar ruangan sehingga seolah-olah ruangan tersebut tampak luas dan tidak terpisah. Partisi kaca juga memberikan ruangan terasa lebih memberi privasi walaupun secara kasat mata aktivitas di dalam ruangan tetap terlihat.

    Kayu Sebagai Pembatas

    Kamu bisa membuat celah dan membatasi ruangan tanpa menghalangi estetika yakni dengan memakai kisi-kisi kayu, ini dapat membuat ruangan kamu tampak luas dan membuat ruangan tidak benar-benar terpisah sehingga tidak menghalangi pandangan mata untuk melihat ke ruangan sebelah.

    Membedakan Bidang Lantai

    Rumah mungil kamu bisa tampak lebih luas dengan memainkan bidang lantainya agar ruang tampak terpisah. Kamu bisa memanfaatkan perbedaan lantai dengan berbagai cara, yakni salah satunya dengan membedakan ketinggian lantai atau bisa juga dengan memakai material yang beda pada ruangan lain, misalnya keramik atau kayu.

    Ilustrasi ruang keluarga minimalis.Ilustrasi ruang keluarga minimalis. Foto: Unsplash

    Karpet Sebagai Pemisah

    Ilustrasi ruang keluarga minimalis.Ilustrasi ruang keluarga minimalis. Foto: Unsplash

    Selain memakai bidang lantai dengan meninggikan lantai atau membedakan material, kamu bisa membedakan fungsi antar ruang dengan memanfaatkan karpet sebagai pemisah antar ruang. Maksimalkan ruangan tersebut dengan membuat warna karpet sesuai dengan dominasi warna ruangan tersebut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Lengkap Membuat Rak Dinding Tempel, Mudah Banget!


    Jakarta

    Rumah minimalis memiliki ruang yang terbatas. Salah satu cara untuk menyiasati keterbatasan ruang ini adalah dengan menggunakan rak dinding tempel.

    Dalam dunia dekorasi rumah, rak dinding tempel menjadi pilihan yang sangat populer. Selain memberikan sentuhan kreatif, rak dinding tempel juga memberikan solusi penyimpanan yang bergaya dan ekonomis untuk rumah.

    Tak harus menggunakan jasa tukang, kamu bisa membuat dan memasang rak dinding tempel sendiri di rumah, lho! Simak panduan memasang rak dinding tempel berikut.


    Kelebihan Rak Dinding Tempel

    Melansir Perspective Cabinetry & Design, Kamis (1/2/2024), berikut beberapa kelebihan rak dinding tempel yang perlu kamu ketahui.

    Memberikan Kesan Ruang yang Lebih Luas

    Rak dinding tempel membutuhkan ruang yang lebih sedikit dibandingkan rak biasa. Hal tersebut tentu akan memberikan kesan ruang lebih luas dan lapang. Rak-rak ini sangat ideal untuk di ruangan kecil agar tidak terasa sempit, terutama pada rumah minimalis.

    Selain itu, rak dinding tempel juga mudah disesuaikan pemasangannya. Kamu bisa memasangnya di area yang tidak muat untuk lemari, seperti sudut atau pojokan. Kamu juga bisa memanfaatkan ruang vertikal hanya dengan menambahkan lebih banyak rak dinding tempel ini.

    Hemat Biaya

    Pembuatan dan pemasangan rak dinding tempel lebih hemat biaya dibandingkan rak biasa. Hal ini karena bahan yang dibutuhkan lebih sedikit sehingga biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah.

    Rak dinding tempel juga relatif ringan sehingga tidak membutuhkan banyak penyangga dinding. Hal ini membuatnya lebih cepat dan mudah dipasang sehingga tidak membutuhkan biaya tambahan yang lebih banyak.

    Memberikan Kenyamanan

    Rak dinding tempel juga memudahkan kita untuk mengambil atau menyimpan barang di atasnya. Kita tidak perlu repot membuka dan menutup pintu lemari pada rak dinding biasa. Konsepnya yang hanya menempel di dinding dan terbuka juga membuat kita tidak perlu kerepotan mencari barang yang dibutuhkan.

    Cara Membuat Rak Dinding Tempel di Rumah

    Kabar baiknya, kamu tidak perlu menggunakan jasa tukang untuk membuat dan memasang rak dinding tempel. Melansir Real Simple, Kamis (1/2/2024), berikut cara membuat dan memasang rak dinding tempel sendiri di rumah dengan mudah.

    1. Pilihlah Alat dan Bahan dengan Bijak

    Langkah pertama dalam membuat rak dinding tempel adalah memilih peralatan dan bahan yang tepat. Adapun bahan yang perlu kamu siapkan untuk membuat rak dinding tempel adalah sebagai berikut.

    • Kayu atau triplek yang punya ukuran 12 mm
    • Plat besi sebanyak 2 buah, ukurannya 3 mm dan panjangnya 7-10 cm
    • Plat besi sebanyak 2 buah, ukurannya 3 mm dan panjangnya 26-35 cm
    • Lem kayu (pilih merek yang punya kualitas bagus)
    • Cat kayu
    • Fisher S6 sebanyak 4 buah
    • Sekrup dan paku secukupnya
    • Selain menyiapkan bahan, kamu juga harus memiliki alat-alat sebagai berikut.
    • Obeng dan palu.
    • Gerinda tangan.
    • Mesin las.
    • Gergaji kayu.
    • Bor
    • Mata bor untuk tembok dengan ukuran 6 mm.
    • Mata bor untuk besi dengan ukuran 6 mm.

    2. Membuat Bruket

    Langkah selanjutnya adalah membuat brucket atau plat besi agar rak dinding bisa menempel kuat dan awet. Kamu bisa memanfaatkan besi dari teralis meja yang sudah tidak terpakai untuk menghemat biaya.

    Cara membuatnya adalah dengan melubangi plat besi sekitar 6 mm pada sisinya yang berukuran sekitar 7 cm. Kemudian, lakukan pengelasan pada plat besi dengan ukuran 2 cm. Terakhir, lapisi brucket dengan dengan cat anti karat untuk menjaga umur pakainya.

    3. Membuat Rak

    Langkah selanjutnya adalah membuat rak dari kayu atau triplek. Potong kayu atau triplek sesuai kebutuhanmu dengan menggunakan gergaji. Setelah itu, buat alur di bagian belakang setiap rak menggunakan gerinda tangan. Ini dilakukan untuk memastikan rak bisa tergantung dengan rapat di dinding tanpa adanya celah. Oleh karena itu, pastikan ukurannya sesuai dengan brucket.

    Selanjutnya, lubangi rak pada bagian yang akan dipasang brucket dengan menggunakan bor. Gunakan obeng untuk membuat lubang sesuai dengan ukuran brucket. Setelah itu, amplas rak dengan teliti untuk menghilangkan tepi kasar pada permukaannya. Kamu juga bisa mengecat atau mempliturnya untuk memberikan hasil akhir yang halus dan estetis

    5. Pasang Rak dengan Teliti

    Langkah terakhir adalah memasang brucket pada dinding dan menggantungkan rak. Pastikan untuk menandai bagian dinding yang ingin dipasangi rak. Gunakan bor dan lubangi dinding dengan teliti. Pada setiap lubang, pasang fisher S6 agar brucket menempel sempurna dengan dinding.

    Selanjutnya, pasang brucket dengan obeng dengan teliti. Setelah terpasang dengan sempurna, letakkan rak di atasnya dan rekatkan dengan baut atau sekrup. Rak dinding tempel pun siap digunakan untuk menyimpan berbagai barang, seperti buku, hiasan, atau barang sesuai keinginanmu.

    Demikianlah cara membuat dan memasang rak dinding tempel sendiri di rumah dengan mudah. Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa membuat rak dinding tempel yang tidak hanya estetik, tetapi juga sesuai dengan kebutuhanmu di rumah. Selamat mencoba!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Contoh Ide Rumah Minimalis yang Nyaman dan Estetik


    Jakarta

    Desain minimalis merupakan konsep yang mengutamakan efisiensi dan fungsi. Begitu juga dengan rumah minimalis yang arsitekturnya berfokus pada pengurangan aspek dekorasi dan ornamen, tetapi pada fungsi dari rumah tersebut.

    Melansir dari Zenhabits, rumah minimalis mencakup perabotan yang minimalis, mengedepankan kualitas daripada kuantitas serta tampilan yang bersih dan rapi.

    Nah buat kamu yang punya idaman hunian minimalis, berikut 5 ide untuk membangun rumah minimalis dengan desain modern dan menarik


    Contoh Inspirasi untuk Rumah Minimalis

    Jika kamu ingin membangun rumah yang minimalis, setidaknya berikut bisa menjadi tips yang membantu kamu melengkapi ide untuk hunian idamanmu.

    1. Pilihlah Cat yang Memberi Kesan Tertentu

    Warna cat rumah tentu memberikan kesan tertentu terlebih lagi untuk rumah minimalis yang tidak terlalu besar, warna cat merupakan elemen utama dalam pemberian kesan rumah minimalis.

    Kamu bisa menggunakan cat dinding dengan warna putih, abu-abu muda, krem, dan warna-warna netral yang cerah dipilih karena dapat menciptakan kesan ruangan yang bersih dan terbuka.

    Warna-warna terang ini juga memungkinkan untuk digabungkan dengan warna-warna cerah yang berani sebagai aksen dalam ruangan, menambahkan kehidupan dan mencegah kesan monoton.

    2. Gunakan Parabot Serbaguna

    Perabotan multifungsi adalah solusi praktis yang sangat tepat untuk mengatasi keterbatasan ruang dalam ruang tamu yang sempit karena dapat menyediakan banyak ruang penyimpanan. Kamu bisa memilih rak penyimpanan yang juga berfungsi sebagai pembatas ruangan.

    Pilihlah perabotan penyimpanan dengan desain yang ringan, sederhana, dan minimalis untuk mencegah kesan ruangan yang terlalu penuh, tapi tetap memberikan fleksibilitas dan fungsionalitas. Hal ini juga bisa untuk mencegah rumah minimalis yang mudah terlihat berantakan.

    3. Maksimalkan Penataan Ruang Tamu

    Ruang tamu biasanya berada di area paling depan rumah. Dari sini, kamu perlu menatanya dengan maksimal karena menjadi kesan pertama saat memasuki rumah.

    Memilih sofa yang cocok bisa menjadi tips pertamamu saat akan menata ruang tamu.

    Pilihlah sofa yang sesuai dengan proporsi luas ruangan dan cocok dengan meja tamu serta lampu yang memiliki desain yang ringan untuk menciptakan kesan ruangan yang terbuka dan lapang.

    Sebuah sofa minimalis dengan desain yang simpel adalah pilihan ideal untuk ruang tamu yang terbatas.

    4. Manfaatkan Fungsi Dinding

    Meskipun ruangan di rumah minimalis kecil, kamu masih bisa menyimpan banyak barang dengan baik menggunakan dinding.

    Pasang beberapa rak gantung, rak ambalan, dan kotak display dengan pintu kaca untuk menaruh buku, dekorasi, dan tanaman.

    Sertakan juga bingkai foto untuk gambar favoritmu. Jangan lupa tambahkan lampu yang cocok agar ruangan terlihat cantik. Semuanya ini bisa jadi bagian dari dekorasi keseluruhan ruanganmu.

    5. Tambahkan Karpet untuk Membuat Suasana Lebih Nyaman

    Pasang karpet supaya ruangan lebih nyaman dan hangat. Karpet juga membantu melindungi lantai dari barang-barang keras. Selain itu, karpet bisa bikin ruangan jadi lebih cozy, cocok untuk duduk-duduk santai.

    Selain dipilih karena fungsinya, kamu juga bisa memilih karpet dengan motif, warna, atau bahan karpet yang sesuai dengan ruanganmu. Ini akan memberikan kesan ruangan di rumah minimalismu lebih luas dan nyaman.

    Kekurangan dan Kelebihan Rumah Minimalis

    Sebelum membangun rumah minimalis, kamu perlu mengetahui kekurangan dan kelebihan rumah minimalis. Berikut adalah penjelasannya.

    Kelebihan Rumah Minimalis

    1. Harga Terjangkau

    Rumah minimalis mengutamakan kemudahan, fungsi, dan sederhana tapi tetap menarik. Karena ukurannya yang tidak terlalu luas, harga yang diperlukan untuk membeli atau membangun rumah ini pun terjangkau.

    Oleh karenanya, apabila kita masih memiliki penghasilan yang belum cukup besar, rumah ini menjadi pilihan yang tepat.

    2. Mudah Dijual Kembali

    Tidak seperti rumah besar pada umumnya, rumah minimalis sangat mudah untuk dijual kembali karena harga yang terjangkau dan desain rumah yang menarik.

    Hal ini juga cocok dijadikan sebagai investasi. Selain karena harga properti yang selalu naik tiap tahunnya, tetapi juga banyak diminati masyarakat.

    3. Lebih Mudah Mengurusnya

    Rumah minimalis lebih mudah dikelola karena ruangannya yang tidak terlalu besar dan banyak. Selain itu karena perabotannya juga tidak terlalu banyak, kamu akan lebih mudah untuk membersihkan dan merawatnya.

    4. Suasana Lebih Nyaman

    Suasana rumah minimalis jauh lebih nyaman karena memiliki kesan yang sederhana dan kamu tidak akan dipusingkan oleh banyak perabotan.

    Kekurangan Rumah Minimalis

    1. Terlihat Membosankan

    Karena rumah minimalis terlihat kosong dan polos terkadang akan terlihat biasa dan membosankan. Karenanya, kamu harus pandai memilih furnitur yang estetik atau interior yang modern.

    2. Akan terlihat Sempit Jika Tak Bisa Mengaturnya

    Jika kita tidak pandai mengatur atau memilih perabotan untuk rumah minimalis, mungkin saja bisa terlihat sempit dan tidak nyaman.

    Oleh karena itu, isian dari rumah minimalis juga harus tetap diatur agar memberikan kesan yang luas dan nyaman.

    3. Hanya Bisa Dihuni oleh Keluarga Kecil

    Karena luas tanah dan ukuran rumahnya tidak terlalu luas, rumah ini mungkin hanya bisa dihuni oleh keluarga kecil saja, mungkin di dalamnya hanya terdapat 2-3 kamar tidur. Sehingga kurang cocok ditinggali oleh banyak anggota keluarga.

    4. Mudah Terlihat Berantakan

    Rumah minimalis lebih mudah terlihat berantakan karena ruangannya yang tidak terlalu luas. Perlu menata perabotan dengan benar supaya isi rumah tetap rapi dan tidak mudah terlihat berantakan.

    Itu dia beberapa contoh ide rumah minimalis beserta tipsnya untuk kamu yang ingin membangun rumah minimalis estetik dan nyaman. Semoga membantu.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Beli Furniture Minimalis buat Isi Rumah Pengantin Baru


    Jakarta

    Desain interior minimalis banyak diminati saat ini, khususnya bagi pengantin baru. Memulai hidup bersama di hunian baru, pasangan suami istri mungkin ingin beli furniture untuk mengisi rumah.

    Membeli furniture minimalis bisa cukup menantang karena harus banyak mempertimbangkan kebutuhan. Kalau tidak tepat, furniture yang sudah dibeli bisa membuat rumah terlihat berantakan dan kurang fungsional.

    Lantas apa saja kelebihan furniture minimalis dan bagaimana tips membelinya?


    Kelebihan Furniture Minimalis

    Sesuai namanya, furniture minimalis cenderung memiliki ukuran yang sederhana dan mengedepankan sisi fungsionalitasnya. Melansir Hikko Living, Selasa (25/6/2024), ada sejumlah kelebihan furniture minimalis yang patut kamu pertimbangkan.

    Furniture minimalis cenderung memiliki desain dan bentuk yang sederhana, namun jelas dan efisien. furniture minimalis tak jarang juga multifungsi sehingga bisa memenuhi beberapa kebutuhan.

    Karena bentuknya yang sederhana, furniture minimalis cenderung lebih murah. Selain itu, bentuknya yang sederhana membuat kita bisa menghemat lebih banyak ruang. Alhasil, ruangan di dalam rumah bisa jadi lebih bersih, terbuka, dan lega.

    Tips Membeli Furniture Minimalis buat Pengantin Baru

    Nah, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat akan membeli furniture minimalis, terutama bagi pasangan yang baru menikah. Apa saja? Melansir ruparupa.com, berikut tips-tipsnya.

    1. Tentukan Anggaran

    Agar tak boros, kamu perlu menentukan anggaran untuk membeli furniture minimalis. Caranya cukup dengan mencari tahu harga pasaran setiap furniture, lalu buat daftar furniture yang ingin dibeli.

    2. Ketahui Luas Setiap Ruangan

    Karena ukurannya yang minimalis, kamu perlu mengetahui luas setiap ruangan di dalam rumah. Hal ini agar furniture bisa ditata dengan lebih mudah tanpa menghabiskan ruang gerak yang ada.

    3. Buat Daftar furniture Utama

    Seperti yang telah dijelaskan, kamu perlu membuat daftar furniture prioritas yang harus dibeli terlebih dahulu. Contohnya adalah tempat tidur harus dibeli terlebuh dahulu dibandingkan meja makan. Sesuaikan mana kebutuhan utamamu di dalam rumah, lalu penuhi furniture yang bisa mendukungnya terlebih dahulu.

    4. Beli furniture secara Berkala

    Kamu tak perlu membeli semua furniture dalam satu waktu, lho! Utamakan beli furniture yang menjadi kebutuhan utama. Membeli furniture secara berkala uga bisa membantumu lebih fokus terhadap kebutuhan dibandingkan keinginan.

    5 Pilih furniture Berwarna Netral

    Warna netral bisa memberikan kesan sederhana, cantik, dan natural pada ruangan. furniture berwarna netral lebih mudah dikombinasikan sehingga lebih fleksibel dalam penggunaannya.

    6. Utamakan Kualitas furniture

    Saat membeli furniture minimalis, utamakan kualitasnya agar bisa lebih tahan lama. Dengan begitu, kamu tak perlu membeli barang yang sama berulang-ulang akibat kerusakan yang justru bertolak belakang pada konsep minimalis itu sendiri. Investasi uangmu pada furniture yang berkualitas baik untuk penggunaan jangka panjang.

    Demikianlah tips membeli furniture minimalis, terutama bagi pasangan yang baru menikah. Semoga informasinya bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Maksimalkan Ruang di Rumah Minimalis


    Jakarta

    Rumah minimalis banyak ditemukan di tengah kota karena keterbatasan lahan dan mahalnya harga tanah. Meski demikian, ada beberapa tips agar rumah minimalis tidak terasa sempit.

    Sering kali rumah minimalis dianggap sangat sempit, sehingga harus membatasi barang-barang yang ada di dalamnya. Kamu bisa lho mengatur barang-barang sedemikian rupa agar tetap bisa masuk di dalam tanpa membuat rumah terasa sempit.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tipsnya.


    1. Kurangi Benda-benda di Lantai

    Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengurangi benda-benda yang memakan banyak ruang di lantai. Meski demikian, bukan berarti kamu tidak boleh memiliki apapun yang ada di lantai, hanya saja membatasinya.

    Jika barang-barang tersebut banyak mengambil ruang di lantai, sebaiknya bisa digunakan beragam kegiatan. Sebagai contoh, kursi-kursi di ruang tamu tidak hanya digunakan sebagai tempat duduk saja, tetapi juga bisa digunakan sebagai ruang penyimpanan.

    2. Buang Dekorasi yang Tidak Perlu

    Dilansir dari Apartment Therapy, untuk memaksimalkan ruang yang ada di rumah minimalis, kamu bisa meminimalisir penggunaan dekorasi yang tidak begitu berguna yang ada di dinding. Kamu bisa memasang rak di tembok untuk menaruh barang-barang penting.

    Sebagai contoh, jika pemasangan rak dinding di dapur, kamu bisa menaruh alat makan di sana. Sementara itu, jika memasang rak dinding di ruang keluarga, kamu bisa menaruh beberapa buku, remote TV, dan sebagainya.

    3. Buat Ruangan Multifungsi

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, kamu bisa membuat suatu ruangan multifungsi di dalam rumah minimalis. Misalnya di dekat meja makan terdapat sebuah rak yang bisa digunakan untuk menaruh barang-barang dan di bawah rak tersebut bisa digunakan untuk menaruh mesin cuci.

    Itulah beberapa tips memaksimalkan ruang di rumah minimalis. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Alasan Banyak Rumah Tidak Punya Ruang Tamu


    Jakarta

    Biasanya, rumah tamu sering kita jumpai di bagian depan rumah. Namun dalam beberapa tahun terakhir, desain rumah tanpa ruang tamu semakin banyak diterapkan.

    Kebanyakan hal ini ditemui di rumah bergaya minimalis. Lalu, apa alasan di balik itu?

    Alasan Rumah Tidak Punya Ruang Tamu

    Bukan tanpa alasan, hilangnya eksistensi ruang tamu di rumah juga terjadi karena ada gaya hidup juga yang telah berubah.


    Sebagaimana yang diungkapkan oleh Arsitek, Ogie Hartantyo, bahwa hal tersebut terjadi karena adanya perubahan aktivitas dan kebutuhan manusia.

    “Seiring berjalannya waktu, aktivitas manusia berubah, kebutuhannya juga berubah. Maka, berdasarkan teori dasar arsitektur, ruang-ruang yang ada pada rumah tinggal ikut berubah. Sebab, ruang diciptakan untuk mewadahi aktivitas manusia,” ujar Ogie kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Jika diamati, rumah-rumah di perkotaan, misalnya rumah tipe 36, 45, atau 50 sudah ‘menghilangkan’ ruang tamu. Kebanyakan hanya ada ruang keluarga, dapur serta kamar tidur. Berbeda dengan rumah-rumah di daerah yang masih ada ruang tamu.

    Dari catatan detikProperti, lebih lanjut berikut adalah beberapa alasan kenapa rumah zaman sekarang tidak punya ruang tamu:

    1. Menghemat Penggunaan Ruang

    Menurut Ogie, kecenderungan semakin modern zaman, membuat huniannya semakin compact. Ini membuat rumah dirancang untuk memprioritaskan penggunaan ruang dengan efisien.

    2. Mahalnya Harga Properti

    Semakin hari, harga properti semakin melambung. Mahalnya harga properti juga menjadi alasan penggunaan ruang tamu tidak dihadirkan lagi.

    “Mahalnya harga properti menyebabkan rumah yang bisa dibeli atau dibangun menjadi semakin kecil, sehingga pemiliknya perlu membuat ruang-ruang sesuai kebutuhan dan luas bangunan,” ujar Ogie.

    3. Adanya Pergeseran Fungsi Ruang Tamu

    Fungsi-fungsi ruang untuk bertemu saat ini bisa digantikan di tempat umum. Misalnya, banyak orang kini memilih ketemuan di kafe daripada di rumah.

    Habit-nya juga beda. Orang-orang di kota-kota besar tidak terlalu sering bertamu seperti di daerah karena di kota banyak ruang-ruang publik, baik yang gratis ataupun komersil. Jadi, mereka lebih senang ketemu di kafe, di mal, taman, atau tempat lainnya,” ungkap Ogie.

    Ogie juga menilai kalau ‘menghilangkan’ bagian ruang tamu bukan lah hal yang saklek. Ruang tamu di rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan, maupun aktivitas penghuni rumah itu sendiri.

    “Kalau pertanyaannya (ruang tamu) diperlukan atau tidak, balik lagi aktivitas penghuni (rumahnya) gimana,” katanya.

    Fungsi Ruang Tamu

    Sejatinya, fungsi rumah tamu bisa bergantung pada gaya dan preferensi pribadi pemilik rumah. Secara umum, ruang tamu gunanya untuk menjadi tempat pertemuan yang formal maupun kurang formal bagi mereka yang berkunjung ke rumah.

    Mengutip laman Southern Living, Penata gaya kreatif senior, Karina Lameraner, mengatakan bahwa ruang tamu seringnya dijadikan tempat memamerkan sesuatu yang terbaik di rumah tersebut.

    “Biasanya ruang tamu dirancang di bagian depan rumah, sering kali tepat di luar pintu masuk untuk dijadikan tempat memamerkan ‘yang terbaik dari yang terbaik’ di rumah tersebut’”.

    Kalau pemilik rumah suka menggunakan ruang tamu untuk menjamu tamu dan keluarga, maka ruangan tersebut bisa ditambahkan TV untuk bersantai bersama keluarga juga (mirip seperti ruang keluarga).

    Antara ruang tamu dan ruang keluarga bisa disesuaikan dari seberapa sering keduanya digunakan. Biasanya, ruang tamu digunakan untuk liburan dan jamuan.

    “Biasanya kita melihat dua sofa yang saling berhadapan di ruang tamu, atau bahkan dua kursi yang berhadapan langsung dengan sofa, untuk menciptakan tata letak yang nyaman. Ruang tamu jelas merupakan tempat yang dekorasinya menjadi pusat perhatian,” ujar Lameraner.

    Pemilik rumah bisa menata ruang tamu agar sesuai dengan kebutuhan. Supaya bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, perhatikanlah tata letak furnitur yang tepat.

    Menurut Ogie, sekarang ini tak hanya ruang tamu saja yang fungsi ruangannya bisa digantikan. Contohnya seperti ruang untuk mencuci pakaian. Karena saat ini sudah banyak tempat laundry di sekitar pemukiman rumah.

    “Nggak ruang tamu aja sebetulnya, ruang kerja misalnya atau ruang cuci bisa di-replace karena laundry makin banyak dan ruang-ruang lainnya,” pungkasnya.

    Ke depannya, kemungkinan ruang tamu bisa saja hilang. Ruang itu akan digantikan oleh ruang hobi, ruang kebugaran di rumah, maupun ruang rekreasi utama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Ruang Tamu Nyaris ‘Punah’ di Rumah Perkotaan, Apa Penyebabnya?



    Jakarta

    Ruang tamu menjadi salah satu bagian yang wajib ada di rumah-rumah di Indonesia. Tapi beberapa tahun terakhir rumah baru semakin banyak yang mengadopsi desain tanpa ruang tamu.

    Desain rumah tanpa ruang tamu biasanya ditemui di rumah bergaya minimalis. kenapa hal itu bisa terjadi?

    Alasan Rumah Tidak Punya Ruang Tamu

    Bukan tanpa alasan, hilangnya eksistensi ruang tamu di rumah juga terjadi karena ada gaya hidup juga yang telah berubah.


    Seperti yang diungkapkan oleh Arsitek, Ogie Hartantyo, bahwa hal itu terjadi karena adanya perubahan aktivitas dan kebutuhan manusia.

    “Seiring berjalannya waktu, aktivitas manusia berubah, kebutuhannya juga berubah. Maka, berdasarkan teori dasar arsitektur, ruang-ruang yang ada pada rumah tinggal ikut berubah. Sebab, ruang diciptakan untuk mewadahi aktivitas manusia,” ujar Ogie kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Jika diamati, rumah-rumah di perkotaan, misalnya rumah tipe 36, 45, atau 50 sudah ‘menghilangkan’ ruang tamu. Kebanyakan hanya ada ruang keluarga, dapur serta kamar tidur. Berbeda dengan rumah-rumah di daerah yang masih ada ruang tamu.

    Dari catatan detikProperti, lebih lanjut berikut adalah beberapa alasan kenapa rumah zaman sekarang tidak punya ruang tamu:

    1. Menghemat Penggunaan Ruang

    Menurut Ogie, kecenderungan semakin modern zaman, membuat huniannya semakin compact. Ini membuat rumah dirancang untuk memprioritaskan penggunaan ruang dengan efisien.

    2. Mahalnya Harga Properti

    Semakin hari, harga properti semakin melambung. Mahalnya harga properti juga menjadi alasan penggunaan ruang tamu tidak dihadirkan lagi.

    “Mahalnya harga properti menyebabkan rumah yang bisa dibeli atau dibangun menjadi semakin kecil, sehingga pemiliknya perlu membuat ruang-ruang sesuai kebutuhan dan luas bangunan,” ujar Ogie.

    3. Adanya Pergeseran Fungsi Ruang Tamu

    Fungsi-fungsi ruang untuk bertemu saat ini bisa digantikan di tempat umum. Misalnya, banyak orang kini memilih ketemuan di kafe daripada di rumah.

    Habit-nya juga beda. Orang-orang di kota-kota besar tidak terlalu sering bertamu seperti di daerah karena di kota banyak ruang-ruang publik, baik yang gratis ataupun komersil. Jadi, mereka lebih senang ketemu di kafe, di mal, taman, atau tempat lainnya,” ungkap Ogie.

    Ogie juga menilai kalau ‘menghilangkan’ bagian ruang tamu bukan lah hal yang saklek. Ruang tamu di rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan, maupun aktivitas penghuni rumah itu sendiri.

    “Kalau pertanyaannya (ruang tamu) diperlukan atau tidak, balik lagi aktivitas penghuni (rumahnya) gimana,” katanya.

    Fungsi Ruang Tamu

    Sejatinya, fungsi rumah tamu bisa bergantung pada gaya dan preferensi pribadi pemilik rumah. Secara umum, ruang tamu gunanya untuk menjadi tempat pertemuan yang formal maupun kurang formal bagi mereka yang berkunjung ke rumah.

    Mengutip laman Southern Living, Penata gaya kreatif senior, Karina Lameraner, mengatakan bahwa ruang tamu seringnya dijadikan tempat memamerkan sesuatu yang terbaik di rumah tersebut.

    “Biasanya ruang tamu dirancang di bagian depan rumah, sering kali tepat di luar pintu masuk untuk dijadikan tempat memamerkan ‘yang terbaik dari yang terbaik’ di rumah tersebut’”.

    Kalau pemilik rumah suka menggunakan ruang tamu untuk menjamu tamu dan keluarga, maka ruangan tersebut bisa ditambahkan TV untuk bersantai bersama keluarga juga (mirip seperti ruang keluarga).

    Antara ruang tamu dan ruang keluarga bisa disesuaikan dari seberapa sering keduanya digunakan. Biasanya, ruang tamu digunakan untuk liburan dan jamuan.

    “Biasanya kita melihat dua sofa yang saling berhadapan di ruang tamu, atau bahkan dua kursi yang berhadapan langsung dengan sofa, untuk menciptakan tata letak yang nyaman. Ruang tamu jelas merupakan tempat yang dekorasinya menjadi pusat perhatian,” ujar Lameraner.

    Pemilik rumah bisa menata ruang tamu agar sesuai dengan kebutuhan. Supaya bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, perhatikanlah tata letak furnitur yang tepat.

    Menurut Ogie, sekarang ini tak hanya ruang tamu saja yang fungsi ruangannya bisa digantikan. Contohnya seperti ruang untuk mencuci pakaian. Karena saat ini sudah banyak tempat laundry di sekitar pemukiman rumah.

    “Nggak ruang tamu aja sebetulnya, ruang kerja misalnya atau ruang cuci bisa di-replace karena laundry makin banyak dan ruang-ruang lainnya,” pungkasnya.

    Ke depannya, kemungkinan ruang tamu bisa saja hilang. Ruang itu akan digantikan oleh ruang hobi, ruang kebugaran di rumah, maupun ruang rekreasi utama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Jaga Rumah Selalu Rapi ala Orang Minimalis



    Jakarta

    Gaya hidup minimalis bisa diterapkan mulai dari mengatur barang-barang di dalam rumah. Konsep ini mengajarkan penganutnya sadar akan barang yang dimilikinya dan tidak menumpuk barang yang bikin rumah berantakan.

    Seorang minimalis biasanya menyimpan barang yang benar-benar penting dan terpakai. Jumlah barang yang dimiliki pun tidak berlebihan, sehingga rumahnya lebih mudah dijaga kerapiannya.

    Lalu, bagaimana cara menjaga rumah selalu rapi ala orang minimalis? Simak penjelasannya berikut ini.


    Tips Menjaga Rumah Selalu Rapi ala Orang Minimalis

    Inilah cara menjaga kerapian rumah dengan menerapkan gaya hidup minimalis, dikutip dari The Spruce.

    1. Sering Sortir Barang

    Founder The Simple Life Rachel Whiteaker mengatakan seorang minimalis tidak menumpuk barang-barang. Mereka sering menyortir barang-barang yang tidak terpakai setiap hari atau setiap minggu.

    “It doesn’t have to be a huge production or time block. A little each day keeps the clutter away,” kata Whiteaker dikutip dari The Spruce, Senin (14/4/2025).

    2. Hanya Simpan Barang yang Digunakan

    Penganut gaya hidup minimalis tidak menyimpan barang yang tidak mereka pedulikan. Lalu, mereka juga tak akan menyimpan barang yang tak akan digunakan.

    “Selalu tanyakan pada diri sendiri: Apakah Anda menyukainya, apakah Anda membutuhkannya? Jika tidak, jangan membelinya atau jangan menyimpannya,” katanya.

    3. Terapkan Sistem Satu Masuk, Satu Keluar

    Pemilik Designing with Less Michelle Parravani mengatakan banyak orang tak asing dengan sistem ‘one in, one out’ atau ‘satu masuk, satu keluar’. Seseorang yang menerapkan sistem ini akan mengeluarkan satu barang lama yang jarang dipakai setiap membeli satu barang baru.

    “Jika Anda dapat melakukan ini, Anda dapat mengkurasi barang-barang yang lebih Anda hargai dan sukai,” katanya.

    4. Sering Rapikan Barang

    Parravani menyebut seorang minimalis tidak membiarkan pekerjaan rumah menumpuk. Sebaiknya mencicil pekerjaan rumah yang mudah setiap hari. Ia menyarankan untuk segera membereskan rumah dalam waktu lima menit saja.

    Selain itu, Founder Shira Gill Home dan penulis buku Minimalista menyarankan untuk merapikan rumah selama lima menit saja setiap hari sebelum tidur.

    “Bersihkan meja dan permukaan, simpan barang-barang yang sudah digunakan, dan atur ulang tempat Anda, sehingga dapat bangun dengan rumah yang tenang dan rapi keesokan harinya,” katanya.

    5. Sembunyikan Barang

    Menurut Gill seorang minimalis punya kebiasaan menyembunyikan barang-barang daripada memajangnya. Artinya ada tempat penyimpanan untuk berbagai jenis barang.

    Misalnya, menyimpan kotak tinta printer atau kabel charger ponsel di dalam lemari tertutup atau keranjang, sehingga barang-barang ini tidak menambah kekacauan visual di rumah. Pastikan untuk memberi label pada kotak penyimpanan agar tidak melupakan barang apa yang dimiliki di rumah.

    Itulah cara merapikan rumah ala orang minimalis. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Makin Sempit, Ini 3 Cara Pilih Perabotan untuk Rumah Minimalis


    Jakarta

    Rumah minimalis kerap menjadi pilihan terutama di lahan terbatas. Meski rumahnya minimalis, pemilik tak perlu berkecil hati karena masih bisa memaksimalkan ruang yang ada.

    Salah satu tantangan saat memiliki rumah minimalis adalah mengatur perabotan. Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap memiliki perabotan yang dibutuhkan tanpa membuat ruangan terasa semakin kecil.

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Pilih Perabotan yang Multifungsi

    Langkah pertama bisa dengan memilih perabotan yang multifungsi. Saat ini sudah banyak inovasi pada tempat tidur, sofa, maupun meja untuk rumah minimalis yang tidak memakan banyak ruang tetapi tetap fungsional.

    Pemilik rumah bisa memilih sofabed yang bisa digunakan sebagai sofa pada pagi hingga sore hari dan sebagai tempat tidur ketika diperlukan.

    Selain itu, bisa juga memilih tempat tidur yang di bawahnya ada lemari untuk menaruh pakaian atau perabotan lainnya.

    Pilih Barang yang Fungsional

    Tinggal di rumah minimalis tentunya harus cerdik dalam memilih barang-barang yang bisa ditaruh di dalam ruangan karena keterbatasan ruang. Nah, saat membeli barang, pemilik rumah bisa mengurutkan sesuai prioritas dari yang paling banyak digunakan.

    Sebagai contoh, di kamar mandi cukup ada shower dan closet saja, tidak perlu ada wastafel. Sebab, wastafel di kamar mandi memiliki fungsi yang mirip dengan wastafel di dapur.

    Desainer Ruangan Terbatas, Penulis, Konsultan, dan Blogger dari Tiny Canal Cottage, Whitney Leigh Morris menyarankan adanya kaca dan cahaya di kamar mandi bisa membuat ruangan tampak luas.

    Lalu, untuk bagian dapur, sebaiknya tidak menyimpan terlalu banyak peralatan masak. Cukup membeli peralatan masak yang akan sering digunakan.

    Pilih Barang yang Mudah Disimpan

    Di rumah minimalis sebaiknya ada tempat penyimpanan yang rapi dan muat banyak agar ada ruang yang tersisa. Selain tempat penyimpanan, sebaiknya mulai pertimbangkan memilih perabotan yang fleksibel, seperti mudah dilipat, digulung, maupun ditarik agar tidak memakan banyak tempat.

    Contohnya seperti meja makan lipat. Setelah tidak digunakan, meja bisa dilipat dan disimpan di sisi ruangan.

    Itulah cara memilih perabotan yang cocok untuk rumah minimalis.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Bikin Pagar Minimalis Model Kayu Besi Ukuran 2×6 Meter



    Jakarta

    Rumah minimalis cukup digemari masyarakat Indonesia. Bagi pemilik yang berniat menyulap rumah menjadi konsep ini, jangan lupa ganti pagarnya juga ya.

    Salah satu desain pagar minimalis mempunyai model yang memadukan bahan kayu dan besi. Pemilik bisa request pembuatan model ini ke vendor pembuat pagar.

    Kontraktor Wildan mengatakan idealnya tinggi pagar dibuat sampai menutupi pandangan orang. Ia menyebut minimal tinggi pagar 2 meter, sedangkan maksimal 3 meter. Lalu, lebar pagar tergantung pada lebar fasad rumah.


    Namun, berapa biaya untuk mengganti pagar menjadi bergaya minimalis itu? Berikut dana yang harus disiapkan untuk mempunyai pagar minimalis model kayu besi ukuran 2×6 meter, cocok buar rumah tipe 36.

    Estimasi Biaya Bikin Pagar Rumah Minimalis

    Kalau penggantian pagar rumah dilakukan oleh vendor, biayanya dapat dihitung secara borongan. Wildan menyebutkan harga borongan untuk ganti pagar rumah jadi minimalis dengan kualitas bagus dan tahan lama sebesar Rp 2 juta per meter persegi.

    “Untuk pembuatan pagar minimalis sekitar Rp 2 juta per meter persegi,” kata Wildan saat dihubungi detikProperti, Kamis (19/6/2025).

    Ia menambahkan bahwa ada variasi harga borongan tergantung pada ketebalan besi hollow yang digunakan. Hal ini tentu mempengaruhi kualitas dan durabilitas pagar.

    Wildan pun menjabarkan besi hollow untuk harga borongan Rp 2 juta per meter persegi setebal 8 milimeter. Untuk harga yang lebih terjangkau ada harga Rp 1,5 juta per meter persegi dengan ketebalan besi hollow 5 milimeter. Lalu, harga Rp 1,2 juta per meter persegi besi hollow-nya setebal 3 meter persegi.

    Ia menyebut banyak pemilik rumah mengambil harga borongan Rp 1,2 juta hingga 1,5 juta per meter persegi. Namun kisaran harga tersebut menurutnya memiliki kualitas yang sangat standar.

    “Prinsip bikin rumah itu ada harga ada kualitas sebenarnya,” ucapnya.

    Adapun harga borongan sudah termasuk pembelian material, upah tukang las, hingga pemasangan. Wildan mengatakan bahan yang dipakai antara lain besi hollow, cat minyak, cat besi, roda, rel, dan conwood atau glassfibre reinforced concrete (GRC).

    Motif papan kayu pada pagar bisa menggunakan material conwood atau GRC. Menurutnya, kedua bahan tersebut memiliki durabilitas yang bagus dan memang dirancang untuk penggunaan outdoor. Namun, ia lebih menyarankan penggunaan conwood karena materialnya lebih tebal.

    Selain itu, pemilik juga bisa menentukan model rumah mau pakai model rel atau engsel.

    Berikut perhitungan total estimasi biaya untuk ganti pagar menjadi minimalis dengan model besi kayu. Sebagai catatan, ukuran pagar 2×6 meter berarti luasnya 12 meter persegi.

    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 2 juta/m2 : 12 x Rp 2 juta = Rp 24 juta
    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 1,5 juta/m2 : 12 x Rp 1,5 juta = Rp 18 juta
    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 1,2 juta/m2 : 12 x Rp 1,2 juta = Rp 14,4 juta

    Jadi, pemilik rumah perlu menyiapkan dana sekitar Rp 14,4 juta hingga Rp 24 juta untuk mengganti pagar rumah jadi minimalis besi kayu. Harga tersebut tergantung pada ketebalan besi hollow yang dipilih. Sebagai catatan, harga dalam simulasi ini berlaku untuk wilayah Jabodetabek saja.

    Demikian estimasi biaya ganti pagar rumah menjadi desain minimalis untuk pagar berukuran 2×6 meter. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com