Tag: rumah rusak

  • Pengertian soal Tanah Bergerak dan Faktor Pemicunya


    Jakarta

    Bencana alam tanah bergerak tengah melanda beberapa daerah di Indonesia seperti Jombang dan Bandung Barat dalam seminggu terakhir ini. Pergerakan tanah ini membuat apa pun yang berada di atasnya akan bergeser.

    Pergerakan tanah ini tentu berdampak buruk pada bangunan dan infrastruktur yang beberapa di antaranya tidak dirancang tahan akan fenomena tanah bergerak ini. Alhasil bangunan seperti rumah akan retak hingga roboh dalam sekejap karena fondasinya yang tidak kuat menahan pergerakan tanah.

    Dalam sepekan terakhir, ada dua lokasi di Indonesia yang mengalami pergerakan tanah. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di daerah terdampak, sebanyak 28 rumah warga rusak parah di Bandung Barat dan 12 rumah terdampak di Jombang, imbas dari bencana tanah bergerak ini.


    Semua rumah yang terdampak diminta oleh BNPB untuk tidak ditinggali sementara waktu karena terlalu berbahaya bagi keselamatan penghuninya jika nantinya ada pergerakkan tanah berikutnya.

    Sebenarnya apa itu tanah bergerak yang terjadi di Bandung Barat dan Jombang?

    Meskipun terlihat seperti tanah longsor, ternyata tanah bergerak menurut BPBD Kabupaten Bogor adalah perpindahan massa tanah atau batu yang bergerak ke arah tegak, mendatar, atau miring dari kedudukan semula.

    Pergerakan tanah ini ada yang terlihat seperti longsor, ada pula yang bergerak perlahan seperti merayap. Dengan demikian tanah longsor adalah salah satu fenomena dari tanah bergerak.

    Pemicu dari pergerakan tanah ini adalah gaya pendorong pada lereng lebih besar dari pada gaya penahan sehingga terjadilah longsor. Gaya penahan di sini bisa berupa batuan penyangga atau kepadatan tanah itu sendiri.

    Sedangkan besarnya gaya pendorong ditentukan dengan kemiringan permukaan tanah, beban yang diterima tanah dari air, getaran, atau kemampuan batu menyangga tanah tersebut.

    Tanah bergerak tidak akan langsung terjadi jika tidak disebabkan pula oleh faktor eksternal lainnya. Mengutip dari detikNews pada Jumat (8/3/2024), berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan tanah bergerak.

    Gempa Bumi

    Bencana alam satu ini memang ditandai dengan membuat permukaan bergetar. Jika tingkat getarannya cukup keras, perabotan, bangunan, jalan, hingga jembatan bisa rusak dan roboh. Indonesia yang terletak di area pertemuan lempengan dunia sudah sering mengalami gempa bumi.

    Erosi dan Curah Hujan Tinggi

    Bencana tanah bergerak di Jombang salah satu penyebabnya adalah dari curah hujan yang deras. Selain itu kemiringan tanah di Desa Sambirejo juga menyebabkan yang diperkirakan 45 derajat membuat gaya pendorong pada lereng tersebut lebih besar daripada faktor penahannya sehingga erosi tanah mudah terjadi.

    Tanah Jenuh Air

    Jenis tanah juga bisa menyebabkan pergerakan tanah. Ciri-cirinya adalah tanah tersebut yang suka menyerap air seperti tanah liat. Jenis tanah satu ini cukup berbahaya saat hujan deras dan berada di ketinggian tertentu.

    Saat tanah tersebut terus menerus terkena air nantinya daya untuk menopang pergerakan tidak bisa lagi menahan. Alhasil retakan dengan cepat muncul di permukaan dan jika pergerakan tanah terjadi seperti longsor, bangunan di atasnya juga akan terdampak.

    Aktivitas Manusia

    Tidak bisa dipungkiri aktivitas manusia juga dapat berdampak pada kualitas tanah. Membangun bangunan berbobot berat, pengeboran, atau penggunaan lahan tanpa adanya perbaikan setelahnya dapat menghilangkan daya penahan pada tanah membuat rrosi tanah mudah terjadi, ditambah dengan curah hujan yang tinggi.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini Tanda-Tanda dan Langkah Antisipasi Bencana Tanah Bergerak


    Jakarta

    Bencana tanah bergerak menjadi ancaman baru bagi bangunan yang berdiri di lereng atau bukit di tengah musim hujan. Seperti halnya yang terjadi di Jombang dan Bandung Barat minggu ini beberapa rumah warga rusak berat karena pergerakan tanah.

    Ratusan warga dari 2 wilayah terdampak tersebut terpaksa meninggalkan rumahnya karena tidak memungkinkan lagi untuk dihuni.

    Fenomena tanah bergerak ini mirip dengan tanah longsor. Menurut BPBD Kabupaten Bogor, fenomena tanah bergerak adalah perpindahan massa tanah atau batu pada arah tegak, mendatar, atau miring dari kedudukan semula.


    Pemicu dari pergerakan tanah ini adalah gaya pendorong pada lereng lebih besar dari pada gaya penahan sehingga terjadilah longsor.

    Menurut situs United States Geological Survey Amerika cara mengetahui atau mewaspadai lahan yang rawan terjadi pergerakan tanah bisa ditandai dengan melihat fenomena berikut.

    1. Pagar, tiang listrik, dan pepohonan yang mulai miring
    2. Terdapat retakan atau tanah yang mencuat di jalanan
    3. Tanah ambles dari fondasi rumah yang seharusnya
    4. Dasar jalan terlihat cekung
    5. Pintu dan jendela yang menempel karena kusen tidak tegak lurus.
    6. Suara gemuruh samar seperti retakan dari luar rumah atau permukaan tanah.

    Jika sudah melihat beberapa tanda tanah bergerak di sekitaran rumah, apa yang perlu dilakukan untuk mengantisipasinya? Simak beberapa cara menghindari rumah dari bencana tanah bergerak.

    Hindari Lahan yang Curam

    Sebagus apa pun konstruksi rumah apabila lahan di bawahnya terlalu berbahaya, rumah tidak dapat bertahan dari kerusakan saat terjadi pergerakan tanah. Sehingga hindari membangun rumah di dekat lereng yang curam, dekat tepi gunung, dekat saluran drainase, atau lembah erosi alami. Sebagai gantinya pilih permukaan yang landai saat membangun rumah.

    Hindari Lahan yang Pernah Terjadi Pergerakan Tanah

    Lahan yang pernah terjadi longsor, tanah bergerak, atau rawan erosi dapat terjadi lagi di kemudian hari. Sehingga sebelum membeli lahan atau membangun rumah di daerah tersebut sebaiknya cari tahu atau identifikasi mengenai spesifikasi tanah tersebut.

    Perhatikan jalur drainase air hujan di dekat rumah dan perhatikan tempat penampungan akhir air limpasan tersebut agar terbuang ke tempat yang tepat bukan menggenang di tanah.

    Gunakan Teknik Pemakuan Tanah

    Jika tidak bisa memilih kontur tanah yang landai, kamu perlu memakai konstruksi pemakuan tanah saat membangun rumah. Teknik ini menggunakan cara memasukkan beton besi tulangan ke dalam permukaan tanah secara miring lalu disemen untuk menjaga rumah tetap stabil.

    Apabila rumah kamu terdampak bencana tanah bergerak sebaiknya bergegas untuk keluar rumah untuk menyelamatkan diri ke tempat yang aman. Jangan mencoba masuk kembali ke rumah apabila tidak mendapat izin dari pihak berwajib. Minta bantuan secepatnya kepada pemadam kebakaran atau badan penanggulangan bencana.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Ciri-ciri Rumah Tak Terurus, Punya Kamu Termasuk?


    Jakarta

    Pemilik rumah mempunyai tanggung jawab untuk merawat rumah dari waktu ke waktu supaya senantiasa terlihat bagus dan berfungsi dengan baik. Tak jarang pemilik rumah bisa lupa atau abai terhadap tanda-tanda kecil yang menunjukkan rumah butuh perawatan.

    Alhasil, rumah menjadi usang dan banyak kerusakan. Selain penampilan rumah menjadi tidak menarik, berbagai kerusakan di rumah bisa menghambat aktivitas sehari-hari penghuninya.

    Oleh karenanya, perhatikan apabila sudah ada tanda rumah yang sudah lama tidak dirawat. Melansir dari laman bluenote painting pada Kamis (29/3/2024), berikut ini ciri-ciri rumah yang kurang terurus dan membutuhkan perawatan.


    1. Cat Eksterior Rumah Memudar atau Mengelupas

    Cat eksterior rumah sudah memudar dan mengelupas menandakan rumah tidak mendapatkan perawatan yang baik. Cat yang usang tidak hanya mengganggu estetika tetapi dapat juga mempengaruhi struktur bangunan.

    Padahal, cat eksterior rumah berperan sebagai perisai yang menjaga rumah dari lingkungan eksternal seperti sinar matahari, angin, hujan, dan suhu yang fluktuatif.

    2. Cat Interior Rumah yang Rusak

    Cat interior rumah sangat penting untuk menciptakan suasana ruangan yang nyaman dan tenang. Maka dari itu, cat interior yang sudah rusak atau usang bisa membuat rumah tampak tidak terurus.

    Cat interior yang kurang terawat biasanya memudar, retak, ataupun mengelupas. Hal ini juga dapat menandakan adanya masalah, seperti kebocoran air atau masalah struktur bangunan.

    3. Pekarangan Ditumbuhi Rumput Liar Tinggi

    Kondisi pekarangan rumah bisa mencerminkan bagaimana perawatan rumah. Rumput yang tumbuh tinggi dan rumput liar yang dibiarkan menunjukkan rumah tak terurus. Sebab, rumput pekarangan rumah yang selalu dipotong dan tampak rapi akan meningkatkan penampilan rumah.

    4. Banyak Barang Rusak

    Ketika berbagai barang seperti oven, mesin cuci, dan kipas di dalam rumah tidak berfungsi dengan baik, maka menandakan pemeliharaan rumah terabaikan. Padahal, kerusakan bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu rutinitas harian penghuni rumah.

    Sebaiknya masalah pada peralatan tersebut segera diatasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut atau bahaya keselamatan.

    5. Bagian Rumah Tak Berfungsi

    Bagian penting di rumah seperti lampu, kran, dan gagang pintu perlu diperhatikan untuk menjaga fungsionalitas dan estetika rumah. Bila ini dibiarkan usang dan rusak berarti rumah kurang mendapat perawatan. Hal ini tentu akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari para penghuni rumah.

    Itulah ciri-ciri rumah kurang terurus, sehingga perlu diperbaiki dan dirawat untuk mempunyai rumah yang bagus dan berfungsi dengan baik. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mimpi Rumah Roboh Menurut Islam, Apa Artinya?


    Jakarta

    Mimpi sering dianggap sebagai bunga tidur, tetapi mimpi juga kerap diyakini merupakan pertanda atau pesan dari Allah. Beberapa mimpi membawa kabar baik, sementara yang lain bisa menjadi peringatan. Salah satu mimpi yang banyak orang alami dan dicari artinya, adalah melihat rumah roboh.

    Mimpi ini tentu menimbulkan rasa khawatir, terutama jika rumah dalam mimpi tersebut adalah milik sendiri. Ada pula yang menafsirkan mimpi ini sebagai pertanda perubahan besar, ujian hidup, atau bahkan sebuah peringatan agar lebih mendekatkan diri kepada Allah.

    15 Arti Mimpi Rumah Roboh

    Banyak yang meyakini bahwa mimpi memiliki keterkaitan dengan kehidupan nyata. Sebagian orang menafsirkannya berdasarkan kepercayaan tertentu, sementara yang lain melihatnya dari sudut pandang psikologis.


    Salah satu mimpi yang mungkin pernah kamu alami adalah melihat rumah rusak sampai roboh. Mimpi tentang runtuhnya sebuah bangunan sering dikaitkan dengan simbolisme dan konteks tertentu.

    Bangunan yang runtuh dalam mimpi bisa mencerminkan kehilangan atau perubahan besar dalam hidup, peringatan atau pengingat untuk lebih memperhatikan perjalanan spiritual dan keimanan seseorang, konflik batin atau gejolak emosional yang sedang dialami pemimpi, hingga mencerminkan rasa takut atau kecemasan tentang masa depan.

    Kerusakan ini bisa terjadi secara umum atau hanya pada bagian tertentu, dengan penyebab yang beragam seperti terbengkalai, dirobohkan, atau terbakar. Berdasarkan buku Tafsir 1672 Mimpi (Tengok Arti Mimpimu) oleh D. Raditya, Cari Tahu Arti Mimpimu oleh Ki Hari Wicaksono, laman Islam Dreaming, dan Best Istikhara, berikut beberapa tafsir mengenai mimpi rumah roboh:

    1. Mimpi Rumah Rusak

    Jika bermimpi rumah mengalami kerusakan tanpa mengetahui detail atau penyebabnya, ini menandakan bahwa kamu akan menghadapi kesulitan dalam hidup.

    Melihat rumah dalam kondisi rusak dan terbengkalai dalam mimpi, juga diyakini dapat menjadi pertanda buruk. Mimpi ini dikaitkan dengan kabar duka, seperti berita kematian dari kerabat atau sahabat dalam waktu dekat.

    2. Mimpi Rumah Roboh Sebagian

    Jika dalam mimpi rumahmu hanya roboh sebagian, kamu tidak perlu terlalu khawatir. Mimpi ini justru membawa pertanda baik, menandakan bahwa masalah yang sedang kamu hadapi akan segera berakhir.

    3. Mimpi Melihat Rumah Sendiri Roboh

    Apabila dalam mimpi rumah milikmu runtuh sepenuhnya, ini merupakan pertanda baik yang berkaitan dengan jodoh. Doamu dalam hal asmara kemungkinan besar akan segera terkabul.

    4. Mimpi Melihat Rumah Runtuh

    Jika dalam mimpi kamu hanya melihat sebuah rumah runtuh tanpa mengetahui pemiliknya, ini diyakini merupakan pertanda negatif. Dalam waktu dekat, kamu mungkin akan menghadapi kesulitan hidup, baik dalam hal keuangan, kesehatan, maupun hubungan sosial.

    5. Mimpi Rumah Mewah Ambruk

    Jika sebuah rumah mewah runtuh dalam mimpimu, ini mungkin membawa makna positif. Mimpi ini menandakan bahwa akan ada perubahan baik dalam hidupmu, baik dari segi kepribadian maupun finansial.

    6. Mimpi Rumah Roboh karena Gempa

    Jika dalam mimpi rumahmu roboh akibat gempa bumi, ini merupakan pertanda buruk. Mimpi ini melambangkan kesulitan finansial yang dapat menyebabkan stres atau keputusasaan.

    7. Mimpi Atap Rumah Roboh karena Kejatuhan Pesawat

    Meski terdengar menakutkan, mimpi ini ternyata memiliki makna baik. Dalam kehidupan nyata, kamu akan segera menemukan ketenangan dan kedamaian dalam hidup.

    8. Mimpi Rumah Roboh karena Banjir

    Jika dalam mimpi rumahmu hancur akibat banjir bandang, berhati-hatilah. Ini merupakan pertanda buruk, khususnya dalam aspek pekerjaan. Kamu mungkin akan mengalami hambatan dalam karir yang bisa mempengaruhi masa depan profesionalmu.

    9. Mimpi Rumah Tetangga Roboh

    Melihat rumah tetangga roboh dalam mimpi bisa menjadi peringatan. Mimpi ini menandakan bahwa ada seseorang di sekitarmu yang memiliki niat buruk atau iri dengan pencapaianmu. Orang tersebut mungkin mencoba menjatuhkanmu karena perasaan dengki.

    10. Mimpi Rumah Roboh akibat Pondasi yang Buruk

    Mimpi ini berhubungan dengan kesehatan. Ini bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang atau akan mengalami gangguan kesehatan yang cukup serius. Sebaiknya mulai menjaga pola hidup sehat agar tubuh tetap prima.

    11. Tembok Rumah Runtuh

    Jika seseorang bermimpi tembok rumah runtuh dan menimpa dirinya atau orang lain, ini menandakan bahwa ia telah melakukan banyak kesalahan dan kejahatan. Jika tidak segera bertobat, ia akan segera mendapatkan hukuman.

    Jika tembok rumah runtuh ke dalam, ini merupakan pertanda akan datangnya penyakit. Namun jika tembok runtuh ke luar, ini diyakini menandakan akan ada kematian dalam waktu dekat.

    Jika seseorang bermimpi sebagian tembok rumahnya roboh saat sedang menanti kepulangan anggota keluarga atau tamu, ini menandakan bahwa orang yang ditunggu akan segera tiba.

    13. Langit-langit Rumah Runtuh

    Jika dalam mimpi langit-langit rumah runtuh, ini melambangkan kehancuran total dalam beberapa aspek kehidupan si pemimpi.

    14. Merobohkan Rumah Sendiri

    Jika seseorang bermimpi membangun tembok lalu merobohkannya, ini menandakan bahwa ia mungkin akan berusaha menghancurkan kehidupan seseorang.

    15. Menghancurkan Rumah dalam Mimpi

    Jika seseorang bermimpi menghancurkan rumah atau bangunan tua, ini menandakan datangnya nasib buruk. Sementara jika ia menghancurkan rumahnya sendiri, ini menjadi pertanda akan terjadi pertengkaran atau perpecahan dalam keluarga, persahabatan, atau kelompoknya.

    Penjelasan Ulama dan Hadits tentang Mimpi

    Istilah mimpi dalam bahasa Arab disebut dengan ar-Ru’ya dan al-Hulm, yang arti keduanya adalah mimpi. Ar-Ru’ya digunakan sebagai sebutan untuk mimpi yang baik, sementara al-Hulm digunakan untuk menyebut mimpi yang buruk.

    Terdapat penjelasan bahwa mimpi yang baik datangnya dari Allah SWT, adapun mimpi buruk berasal dari setan. Rasulullah SAW menerangkan dalam sabdanya:

    “Ar-Ruya (mimpi) yang benar itu datang dari Allah, sedangkan al-Hulm berasal dari setan,” (HR. Al-Bukhari)

    Ketika mengalami mimpi buruk, sebaiknya seorang muslim tidak menceritakannya kepada siapapun. Jenis-jenis mimpi pernah disebutkan Rasulullah SAW terdiri dari tiga macam mimpi:

    “Mimpi itu ada tiga macam: mimpi yang baik sebagai berita gembira dari Allah ‘azza wa jalla, mimpi seorang muslim yang dialami oleh dirinya sendiri dan mimpi sedih yang berasal dari setan. Jika salah seorang diantara kalian mengalami mimpi yang tidak disukai, jangan lah menceritakannya kepada orang lain, bangunlah, kemudian sholatlah,” (HR. Bukhari dan Muslim)

    Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Prof KH Yahya Zainul Ma’arif atau akrab disapa Buya Yahya, menjelaskan dalam laman YouTube Al Bahjah TV. Ia mengatakan bahwa mimpi tidak bisa ditafsirkan dan perlu dilupakan jika itu mimpi yang tidak indah. Sebab mimpi yang datangnya dari Allah sebagai suatu nikmat, mampu membuat hambaNya semangat dan bergembira.

    “Hidupmu di alam nyata, bukan di mimpi. Mimpi adalah mimpi. Nabi menggambarkan, kalau mimpi baik yang membuatmu senang itu adalah kebahagiaan yang Allah kirim kepadamu. Tapi kalau mimpi buruk itu dari syaitan, jadi kalau mimpi buruk baca ‘A’udzubillaahi minassyaithoonirrajim’,” kata Buya Yahya.

    وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – يَقُوْلُ: «لَمْ يَبْقَ مِنَ النُّبُوَّةِ إِلاَّ المُبَشِّرَاتِ» قَالُوْا: وَمَا المُبَشِّرَاتُ؟ قَالَ: «الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ». رَوَاهُ البُخَارِيُّ

    Artinya: Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidak tersisa dari kenabian kecuali kabar-kabar gembira.’ Para sahabat bertanya, ‘Apa kabar gembira tersebut?’ Beliau menjawab, ‘Mimpi yang baik.’” (HR. Bukhari) [HR. Bukhari, no. 6990]

    Lalu ada mimpi buruk atau ru’ya makruhah, yang datang dari setan. Mimpi ini baiknya tidak diceritakan kepada orang lain dan yang bermimpi harus bersabar dalam hal itu.

    Buya Yahya menjelaskan bahwa tidak boleh terbesit ketakutan dan percaya dengan hal buruk. Menurutnya, lebih baik mimpi buruk didoakan agar artinya Allah akan mengganti sesuatu yang indah di dunia.

    إِنَّمَا النَّجْوَىٰ مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَيْسَ بِضَارِّهِمْ شَيْئًا إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِۚوَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

    Artinya: “Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari syaitan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka cita, sedang pembicaraan itu tiadalah memberi mudharat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal.” (QS. Al-Mujadalah: 10)

    Adapun bacaan yang Buya Yahya sarankan, tepat setelah kita terbangun dari mimpi yang meresahkan yakni:

    أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

    Bacaan latin: A’udzubillaahi minassyaithoonirrajim
    Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

    “Baca Al Ikhlas dan Al Falaq, noleh ke kiri, kemudian meludah yang tidak keluar ludah tiga kali, kemudian jangan ceritakan mimpinya pada siapapun. Jadi kalau mimpi buruk jangan ceritakan, kalau baik kabarkan ke orang lain. Jangan dipikirkan yang jelek, jangan soudzon dengan Allah SWT,” ucapnya.

    Nah, itulah tadi penjelasan tentang mimpi rumah roboh dan bagaimana pandangan Islam soal arti mimpi. Semoga bisa menambah informasimu, ya.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Pekerjaan Rumah yang Harus Dikerjakan Tukang, Bahaya Jika Diurus Sendiri


    Jakarta

    Ketika ada barang rusak dan perlu segera diperbaiki, terkadang kita berinisiatif untuk menyelesaikan masalah itu sendirian. Apabila tidak paham, kita mencari cara memperbaikinya melalui internet.

    Beberapa percobaan mungkin berhasil, tetapi tidak semua barang di rumah bisa diselesaikan seorang diri. Sebab, ilmu dari panduan atau internet saja tidak cukup. Apabila diselesaikan sendiri tanpa bantuan tukang atau ahli, khawatirnya berisiko pada keselamatan diri sendiri.

    Dilansir The Spruce, berikut 7 perbaikan di rumah yang sebaiknya dilakukan oleh para profesional untuk memastikan keamanan dan hasil yang optimal.


    1. Proyek Perpipaan Besar

    Perpipaan di rumah pemasangannya tidak semudah kelihatannya. Apalagi letaknya tidak di permukaan. Apabila terdapat masalah pada perpipaan atau butuh memasang pipa yang baru, sebaiknya panggil tukang ledeng berlisensi. Mereka jauh lebih berpengalaman sehingga bisa bekerja lebih cepat dan tepat.

    2. Penebangan Pohon

    Beberapa orang mengira menebang pohon adalah urusan kecil. Mereka bisa mengatakan hal tersebut untuk ukuran pohon yang kecil. Namun, bagaimana jika ukurannya besar, sebesar pohon beringin misalnya. Salah potong justru dapat membahayakan nyawa dan merusak bangunan di sekitarnya. Demi memastikan keamanan, sebaiknya panggil tenaga profesional yang memang berpengalaman dalam hal tanaman dan pertanaman.

    3. Renovasi Struktur Rumah

    Struktur rumah yang rusak tentu perlu perbaikan, tetapi hal tersebut dilakukan setelah berkonsultasi dengan arsitek. Hal ini untuk mengukur bagian mana yang harus diperbaiki dan bagaimana cara menggantinya agar minim debu, biaya, dan agar tetap aman. Struktur bangunan ini mencakup fasad, fondasi, tiang, atau bagian lainnya yang menopang rumah tersebut tetap berdiri.

    4. Pekerjaan Listrik

    Berurusan dengan perangkat kelistrikan harus dengan perlengkapan yang lengkap dan aman. Banyak kejadian orang meninggal dunia karena tersetrum listrik. Oleh karena itu, pemasangan kabel atau peningkatan panel perlu dilakukan oleh tukang listrik berlisensi. Keamanan dan kepatuhan dengan kode bangunan lokal harus diutamakan.

    5. Pemasangan Jendela

    Biasanya pemasangan jendela dilakukan setelah fasad atau dinding selesai. Pemasangannya dilakukan oleh tukang atau ahlinya karena mereka mengetahui bagaimana bingkai tersebut dapat masuk ke dalam lubang yang sudah tercetak di dinding. Kesalahan kecil bisa mengakibatkan masalah besar, seperti kebocoran udara atau air. Celah pada jendela dapat berpengaruh pada kondisi dinding dan kelembapan di dalam rumah.

    6. Perbaikan atau Penggantian Atap

    Sama seperti perubahan struktur, perbaikan dan penggantian atap sebaiknya dilakukan oleh ahlinya. Sebab, mereka lebih berpengalaman dan lebih peka untuk mencari sumber masalah. Lokasinya yang berada di atas tentu berbahaya bagi orang awam yang tiba-tiba kehilangan keseimbangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Dinding Rumah Bisa Jebol gegara Hujan Angin, Ini Alasannya


    Jakarta

    Hampir seluruh wilayah di Indonesia akhir-akhir ini diguyur hujan angin. Hal ini bukan fenomena yang biasa karena hujan angin bisa mengancam keselamatan masyarakat dan bangunan.

    Angin tersebut sangat berisiko merusak rumah. Buktinya sudah banyak, salah satunya adalah beberapa dinding rumah dilaporkan jebol akibat hujan angin. Kejadian terbaru ditemukan di Kabupaten Bogor.

    Dilansir dari detikNews, dinding yang jebol tersebut berada di kamar tidur. Menurut keterangan BPBD Kabupaten Bogor dinding rumah itu jebol setelah daerah tersebut diguyur hujan angin dalam durasi yang cukup lama.


    Dari foto yang diterima detikcom, dinding rumah tersebut sudah dibangun dengan bata yang telah diplester dan diaci dengan ketebalan yang wajar. Namun, ternyata konstruksi tersebut tidak dapat selamat dari guyuran hujan angin.

    Kejadian tersebut bisa menjadi pengingat dan alarm bagi masyarakat untuk segera mengecek kondisi dinding di rumahnya. Selain mengecek, masyarakat juga harus mengetahui penyebab dinding bisa jebol setelah diguyur hujan angin.

    Penyebab Dinding Jebol saat Hujan Angin

    Kontraktor dari Rebwild Construction Wildan mengatakan ada dua penyebab yang menjadi biang kerok utama dinding jebol ketika hujan angin, berikut di antaranya.

    1. Kondisi Dinding yang Tidak Kuat Menahan Tekanan

    Alasan bangunan bisa roboh karena angin memberikan tekanan yang besar. Ketika pembangunannya tidak sesuai standar, kata Wildan, dinding jebol mungkin saja terjadi. Bisa juga dikarenakan bahan perekat dindingnya tidak dibuat dengan benar. Untuk membuat bahan perekat dibutuhkan semen, kapur, pasir, dan air.

    “Karena adukannya juga bisa. Spesi (adukan) kan ada rasio campuran antara pasir dan semen,” kata Wildan kepada detikcom, pada Senin (3/11/2025).

    2. Struktur Dinding Tidak Pakai Angkur

    Widan mengatakan pembangunan dinding yang tidak memakai angkur, yakni elemen pengikat yang biasa digunakan untuk menghubungkan antara batu bata atau hebel dengan kolom beton bertulang. Angkur bisa memastikan bahwa dinding yang dibangun tersebut akan kuat menahan berbagai tekanan agar tidak mudah ambruk.

    Pembangunan tanpa angkur, kata Wildan, mungkin saja terjadi terutama pada pembangunan rumah yang dilakukan sendiri tanpa bantuan ahli.

    “Mungkin di daerah belum teredukasi dengan baik, jadi bangun rumah yang penting berdiri,” ujarnya.

    Kondisi struktur dinding yang tidak kuat sebenarnya ada hubungannya dengan pembangunannya yang tidak sesuai standar. Oleh karena itu, ketika ingin membangun rumah sangat disarankan untuk melibatkan tenaga ahli seperti arsitek, ahli sipil, kontraktor, hingga tukang bangunan.

    Wildan memperingatkan agar hati-hati atau sebaiknya pindah sementara dari rumah yang dindingnya sudah jebol. Sebab, satu sisi yang sudah jebol bisa berpengaruh pada dinding yang lain.

    Itulah 2 penyebab dinding rumah ambruk ketika hujan angin, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Kalau Tak Dihuni Bisa Cepat Rusak, Ini Alasannya



    Jakarta

    Ada anggapan bahwa bangunan rumah yang tidak berpenghuni bakal cepat rusak. Ternyata hal itu bukanlah mitos, tetapi memang kerap terjadi.

    Coba perhatikan rumah-rumah yang ada penghuninya, bangunannya tampak lebih hidup, menarik, dan nyaman. Berbeda halnya rumah yang dibiarkan kosong alias tak ditempati, lambat laun terlihat menyeramkan, berantakan, dan tak terurus.

    Padahal, bangunan kosong tidak diotak-atik pemiliknya tetapi malah rusak. Lantas, kenapa rumah yang tak dihuni bisa cepat rusak ya?


    Menurut kontraktor sekaligus CEO SobatBangun Taufiq Hidayat, rumah yang tak berpenghuni tidak diperhatikan dan tidak dirawat. Hal itu karena tidak ada orang yang menyadari kerusakan-kerusakan yang muncul pada bangunan. Kalau ada penghuni, tentu kerusakan sedikit pun akan dicari penyebabnya dan diperbaiki.

    “Itu faktor maintenance ya, perawatan rumah. Nah, perawatan rumah itu ada hubungannya dengan rumah itu bakal awet apa nggak, rusak apa nggak. Itu hubungannya sama dengan hal-hal yang gampang berubah ketika rumah itu nggak diapa-apain gitu ya,” kata Taufiq saat dihubungi detikProperti beberapa waktu lalu.

    Selain itu, kualitas material bangunan juga mempengaruhi ketahanan rumah. Material yang bagus tentu membuat bangunan lebih tahan lama.

    Sebaliknya, material seadanya akan cepat terlihat kerusakannya, bahkan setelah beberapa bulan kosong. Misalnya rumah terlihat kusam karena cat dindingnya, muncul jamur akibat kebocoran, dan keramik retak karena pemasangannya kurang tepat.

    “Tapi kalau ada yang ada hubungan dengan struktur, mau dihuni atau nggak, kalau struktur itu nggak kuat, ya tetap aja rusak,” ucapnya.

    Di sisi lain, dilansir dari detikFinance, sirkulasi udara yang kurang memadai juga menyebabkan rumah cepat rusak. Biasanya rumah yang tak dihuni selalu dalam keadaan tertutup sehingga sirkulasi udara terhalang.

    Jika sirkulasi udara buruk, bagian dalam rumah menjadi lembap. Alhasil, jamur mudah muncul dan menyebabkan noda pada bangunan. Belum lagi, jamur menimbulkan bau tak sedap atau apak.

    Itulah penjelasan soal rumah yang dibiarkan kosong cepat rusak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com