Tag: rumah terasa pengap

  • Rumah Terasa Pengap? Coba 7 Tips Ini Ampuh Ini



    Jakarta

    Sirkulasi udara yang baik merupakan salah satu kriteria rumah sehat. Dengan memiliki sirkulasi yang baik, udara di rumah akan penuh dengan oksigen yang dibutuhkan untuk bernapas.

    Sayangnya, rumah tak jarang pengap karena pengaruh musim. Musim hujan, misalnya, membuat udara di dalam rumah cenderung menjadi lembap dan pengap. Hal ini tentu membuat aktivitas di rumah menjadi terganggu, seperti memperburuk kualitas tidur.

    Kenapa Udara bisa Pengap?

    Udara pengap terjadinya karena sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik. Udara panas dan lembap terperangkap di dalam ruangan sehingga terasa penuh sesak dan tidak nyaman. Belum lagi, panas dari alat-alat elektronik yang dinyalakan bisa memperparah kondisi pengap pada ruangan.


    Rumah yang pengap bisa mengganggu aktivitas di dalamnya. Udara pengap bisa memperburuk kualitas tidur dan membuat kurang segar saat bangun pagi.

    Tips Biar Rumah Tidak Pengap

    Jangan khawatir, ada 7 tips sederhana dari seorang ahli kualitas udara untuk membantumu menghilangkan perasaan pengap dan meningkatkan kualitas udara di rumah. Berikut tips-tipsnya dilansir dari Real Simple, Selasa (28/11/2023).

    1. Nyalakan Kipas Angin

    Menurut Glory Dolphin, seorang ahli kualitas udara, menyalakan kipas langit-langit atau kipas kotak bisa membantu memperlancar sirkulasi udara di ruangan. Hal ini tidak hanya memberikan efek pendinginan, tetapi juga membantu mengatasi pengap pada ruangan.

    2. Manfaatkan AC

    Menyalakan AC adalah cara andal untuk meningkatkan aliran udara di seluruh rumah. Pastikan untuk rutin mengganti filter AC setiap bulan guna mencegah masuknya debu dan polutan ke dalam rumah.

    3. Buka Jendela Rumah

    Membuka jendela adalah cara alami untuk membawa udara segar ke dalam rumah. Namun, perlu diperhatikan bahwa udara luar mungkin mengandung polusi. Sebelum membuka jendela, cek kualitas udara di daerahmu masing-masing, ya!

    4. Gunakan Kipas Kamar Mandi dan Dapur

    Selain menghilangkan kelembapan, kipas penghisap udara di kamar mandi dan dapur bisa menciptakan tekanan negatif. Ini membantu udara segar masuk dari luar. Jangan lupa tetap menggunakan air purifier atau pemurni udara jika kamu khawatir akan polusi lingkungan.

    5. Teknik Tekanan Negatif dengan Pemanasan Ruangan

    Glory Dolphin merekomendasikan teknik tekanan negatif dengan memanaskan satu ruangan pada suatu hari dengan pintu tertutup, lalu membuka jendela di hari berikutnya. Ini membantu mengeluarkan udara yang sudah basi dan membawa udara segar ke dalam rumah.

    6. Gunakan Air Purifier atau Pemurni Udara dengan Filter HEPA

    Penggunaan pemurni udara, terutama yang dilengkapi dengan filter HEPA, bisa membantu menyaring polutan dan alergen dari udara. Pastikan untuk memilih pemurni udara yang sesuai dengan kebutuhan rumahmu.

    7. Sesuaikan Sistem HVAC

    Sistem HVAC (heating, ventilation, and air conditioning) merupakan sistem yang mengatur dan memindahkan udara ke seluruh bangunan. Jika kamu mencari solusi yang lebih efektif, pertimbangkan untuk menyesuaikan sistem HVAC rumahmu. Dengan menambahkan ventilasi dan penyaringan di saluran udara, kamu bisa memastikan udara segar dan bersih tersirkulasi dengan baik ke seluruh rumah.

    Demikianlah tips meningkatkan sirkulasi udara di rumah agar tidak pengap. Dengan menerapkan 7 tips tersebut, kamu bisa menghilangkan perasaan pengap di rumah dan menciptakan lingkungan yang lebih sejuk serta nyaman. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai 2 Rumah Sering Terasa Panas? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Memiliki rumah tingkat memang menguntungkan dari segi luas. Kamu bisa membuat ruangan baru ke atas sampai 4 lantai apabila penghuninya cukup banyak.

    Biasanya yang membangun rumah ke atas adalah bangunan yang tidak memiliki lahan yang luas. Cara satu-satunya untuk mendapatkan rumah yang lapang adalah dengan meninggikan bangunan.

    Bangunan 2 lantai misalnya memang terlihat memiliki pencahayaan yang cukup, sirkulasi udara yang baik, dan atap yang tinggi. Sayangnya ada satu masalah pada setiap rumah bertingkat yang dirasakan oleh penghuninya yakni suhu udara yang berbeda.


    Biasanya lantai 2 akan terasa lebih panas, pengap, dan lembap dibandingkan lantai di bawahnya. Sebenarnya kondisi ini bisa diatasi dengan memasang kipas angin atau AC di setiap ruangan yang digunakan terutama kamar tidur.

    Namun keputusan tersebut tentu membuat tagihan listrik rumah membengkak terutama saat malam hari. Bisa dikatakan pemakaian pendingin ruangan bukan langkah penyelesaian final untuk kondisi lantai 2 yang panas ini.

    Untuk mengetahui penyelesaian terhadap masalah ini, kamu perlu mengetahui penyebab peningkatan suhu di lantai 2 rumahmu. Mengutip dari situs trane.com pada Kamis (15/2/2024) berikut beberapa alasan lantai 2 rumah bisa terasa pengap dan solusinya.

    Peningkatan Suhu

    Menurut ilmu fisika biasanya udara panas akan naik ke atas, sedangkan udara dingin justru mengarah ke bawah.

    Jika sudah seperti ini, maka cara mengurangi panas di lantai 2 rumah adalah dengan memasang kipas dan pendingin ruangan atau AC. Usahakan untuk mengurangi penggunaan lampu pada ruangan yang jarang digunakan.

    Bisa juga dengan memasang tirai di jendela atau balkon pada siang hari. Bahan tirai yang baik menahan panas adalah tirai bambu yang bisa digulung. Tirai ini dapat menghalau sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah.

    Salah Memilih Jenis Atap

    Biasanya bagian atas rumah tidak ditutupi dengan pohon atau tanaman rindang. Saat menggunakan atap yang tidak menyerap panas maka panas tersebut terasa hingga ke dalam rumah.

    Jenis atap yang direkomendasikan karena menyerap panas dengan baik diantaranya atap genteng, metal, asbes, keramik, atau beton.

    Sirkulasi Udara yang Buruk

    Sirkulasi yang baik adalah yang bisa mendukung penyebaran udara sejuk ke seluruh rumah. Salah satu sumber sirkulasi udara bisa berasal dari balkon di lantai 2, tetapi dengan pintu yang terbuka dapat meningkatkan banyaknya debu yang masuk ke dalam rumah.

    Jika ingin tetap mendapatkan udara tanpa debu berlebihan bisa memasang pintu jaring yang juga berguna untuk menghalau serangga masuk.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Terasa Pengap dan Bau? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Pernahkah kamu merasa udara di rumah terasa pengap dan berbau tidak enak? Biasanya fenomena seperti ini karena sirkulasi udara di rumah yang tidak begitu bagus. Maka saat kamu berada di dalam rumah justru terasa panas dan tidak nyaman. Rumah terasa pengap dan berbau itu tidak hanya terjadi saat panas saja, melainkan pada saat hujan turun juga bisa terjadi. Lantas, apa penyebabnya?

    Penyebab Rumah Terasa Pengap dan Berbau

    Melansir dari Real Simple, Jumat (26/7/2024), udara pengap terjadinya karena sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik. Udara panas terperangkap, lalu dari waktu ke waktu udara di sekitarnya menjadi lembap. Kondisi ini membuat siapa pun yang masuk ke ruangan terasa sesak, panas, dan tidak nyaman. Lama-lama udara lembab tersebut mengundang jamur tumbuh di berbagai sudut rumah sehingga tercium bau tidak sedap seperti apek atau ada juga yang bilang seperti bau kaki.

    Dampak dari sirkulasi udara di rumah yang tidak baik alat-alat elektronik bisa cepat panas jika saat digunakan. Mau tidak mau kamu pasti membutuhkan kipas angin atau AC agar suhu udara di rumah turun.


    Cara Mengatasi Rumah yang Terasa Pengap dan Bau

    1. Nyalakan Kipas Angin

    Menurut seorang ahli kualitas udara, Glory Dolphin mengatakan kipas langit-langit atau kipas kotak bisa membantu mendorong udara panas keluar dan memperlancar sirkulasi udara di ruangan.

    2. Manfaatkan AC

    Cara instan lainnya adalah menyalakan AC. Rumah modern masa kini, kebanyakan sudah dilengkapi dengan AC minimal 1 ruangan. Namun, memang cara ini bukan solusi akhir mengatasi pengap di rumah.

    3. Buka Jendela Rumah

    Agar sirkulasi di rumah lancar, kamu harus sering membuka jendela. Selain itu, jika kamu memiliki sisi belakang rumah, kamu bisa membuat satu ventilasi lainnya di sana. Dengan begitu tercipta sirkulasi silang yang terbukti ampuh membuat udara panas dari dalam rumah.

    4. Gunakan Air Purifier

    Bagi kamu yang memiliki alat air purifier, bisa memanfaatkan alat ini untuk memfilter udara di dalam rumah. Namun, kamu tetap harus membuka jendela dan memiliki ventilasi yang cukup untuk mendorong udara panas keluar rumah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com