Tag: rumah

  • Jangan Nyalakan AC Seharian Non Stop, Ini Akibatnya


    Jakarta

    Penghuni rumah di iklim tropis seperti Indonesia sering kali merasa panas dan gerah. Tak jarang menyalakan AC menjadi solusi andalan. Namun, jangan sampai kebablasan menyalakan AC seharian non stop ya.

    Dilansir dari SoCool, menyalakan AC dengan kekuatan penuh selama 24 jam tidak direkomendasikan. Hal ini justru menghabiskan banyak energy, mengurangi efisiensi, hingga merusak AC.

    Sebaiknya pasang suhu dengan temperatur yang masuk akal dan memberi jeda AC istirahat beberapa kali seharian. Cara pakai seperti ini akan mengurangi tagihan listrik dan memperpanjang masa pakai AC.


    Jika penghuni rumah membiarkan AC menyala seharian tanpa henti, ada berbagai risiko yang perlu diwaspadai. Berikut ini dampak buruk menyalakan AC seharian.

    Dampak Menyalakan AC Seharian

    Inilah dampak kalau menyalakan AC seharian non stop.

    1. Tagihan Listrik Membengkak

    Sebagian masyarakat percaya menyalakan AC seharian dapat menghemat energi karena mesin tidak perlu kerja keras untuk mendinginkan ruangan. Padahal, AC menguras banyak listrik semakin lama dipakai sehingga tagihan listrik menjadi membengkak.

    2. Masa Pakai Berkurang

    Masa pakai AC umumnya bertahan selama 10-12 tahun. Namun, masa pakai tersebut dapat berkurang kalau AC dinyalakan secara terus-menerus. Sistem AC mengalami tekanan berlebihan sehingga meningkatkan risiko kerusakan.

    3. Filter Udara Tersumbat

    AC mempunyai filter udara untuk menyaring kotoran. Kalau AC nyala seharian, semakin banyak kotoran yang menyumbat filter tersebut. Jika filter tidak rutin diganti, kualitas udara di dalam rumah akan menurun.

    4. Korsleting Listrik

    Selain itu, menyalakan AC seharian non stop bisa membuat kabel listrik terlalu panas. Kondisi seperti itu berpotensi menimbulkan korsleting listrik, bahkan kebakaran.

    5. Gangguan Kesehatan

    Berlama-lama di ruangan ber-AC pun tidak baik bagi kesehatan penghuni rumah. Mereka bisa mengalami gangguan kesehatan seperti sakit tenggorokan, kulit kering, dan alergi.

    AC yang terlalu sering dipakai biasa filter yang tersumbat. Debu dan polutan akan terhirup penghuni rumah sehingga dikhawatirkan menimbulkan penyakit yang berkaitan dengan pernapasan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Usir Tikus Tanpa Racun, Aman untuk Anak dan Hewan Peliharaan


    Jakarta

    Tikus terkadang dijumpai di dalam rumah. Hewan pengerat ini biasanya suka bersembunyi dan menggerogoti berbagai benda.

    Tak hanya merusak barang, tikus merupakan hewan kotor yang membawa sumber penyakit. Oleh karena itu, penghuni rumah perlu menjaga rumah agar bebas tikus.

    Mungkin penghuni bakal terpikir untuk menggunakan racun maupun perangkap untuk membasmi tikus. Namun, cara tersebut bisa kurang aman kalau ada penghuni rumah yang masih anak-anak.


    Tapi tenang aja, ada cara lain buat membasmi tikus tanpa racun kok. Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Basmi Tikus Tanpa Racun

    Inilah beberapa tips untuk membuat rumah bebas tikus, dikutip dari Better Homes & Gardens.

    1. Minyak Esensial

    Beberapa minyak esensial yang efektif mengusir tikus antara lain pepermin, eucalyptus, citronella, dan lavender. Teteskan minyak esensial pada bola kapas dan letakkan di tempat yang sering dilalui tikus.

    Cara lain adalah menyemprotkan larutan minyak esensial secara berkala ke area tersebut. Namun, perlu diingat beberapa minyak esensial bisa saja berbahaya bagi hewan peliharaan ya.

    2. Bumbu Masakan

    Tikus sensitif terhadap bau-bauan, termasuk dari bumbu masakan. Penghuni bisa menaruh sejumlah bumbu pada akses masuk tikus ke rumah. Bumbu tersebut antara lain, cengkeh utuh, daun salam kering, cabai rawit atau lada hitam.

    3. Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Tikus tidak suka aroma bawang putih dan bawang bombai. Letakkan bawang bombai segar atau bawang putih yang telah dihaluskan di sudut-sudut yang memungkinkan tikus masuk.

    Namun, ini bukan cara yang ideal kalau ada hewan peliharaan di rumah. Selain itu, penghuni perlu mengganti bawang tersebut secara berkala sebelum membusuk.

    4. Cuka dan Amonia

    Tikus juga tidak menyukai bau asam dalam cuka dan amonia yang berbau mirip urin predator. Letakkan bola kapas yang sudah direndam amonia atau cuka di titik-titik akses tikus masuk.

    Cara lain bisa dengan mencampurkan bahan tersebut dengan air dan menyemprotkannya ke area yang sering dilalui tikus. Akan tetapi, tetap berhati-hati menggunakan metode amonia jika mempunyai hewan peliharaan.

    5. Tanaman Anti Tikus

    Beberapa bunga dan tanaman dapat mengusir tikus di halaman rumah. Coba tanam marigold, daffodil, krisan, mint, atau bawang supaya tikus ogah dekati rumah.

    Itulah beberapa cara untuk membasmi tikus di rumah tanpa racun. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tung Desem Waringin Spill Jurus Jual Rumah Cepat Laku


    Jakarta

    Bisnis properti cukup diminati masyarakat karena bisa memperoleh keuntungan besar. Namun, salah satu kendalanya adalah menggaet pembeli agar rumah cepat laku.

    Motivator bisnis dan praktisi bisnis properti Tung Desem Waringin mengungkap tips bagi pengusaha yang kesulitan menjual rumah. Ia menyebut seseorang membeli rumah karena beberapa faktor, yakni mengetahui ada penjualan, mampu membeli, menginginkan rumah, serta mempercayai penjualnya.

    Lantas, bagaimana cara cepat menjual rumah? Berikut ini tipsnya menurut Tung.


    Cara Jual Rumah Cepat Laku

    Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan agar rumah cepat terjual.

    1. Pasang Spanduk

    Tung mengatakan penjual perlu memasang spanduk agar pembeli tahu rumah sedang dijual. Menurutnya, adanya spanduk dapat meningkatkan kemungkinan penjualan hingga 70 persen daripada tidak memasang spanduk.

    “Orang beli itu karena tahu, kalau enggak tahu rumah Anda dijual kan celaka. Jadi pasang spanduk,” kata Tung dalam acara Indonesia Property Forum, Kamis (25/9/2025).

    2. Pasang Iklan di Situs Jual Beli

    Selain memasang spanduk, penjual rumah dapat memasang iklan di banyak situs jual beli properti. Tung menyebut ada puluhan situs gratis buat pasang iklan rumah.

    3. Tunjukan Penjual Butuh Uang

    Saat memasang iklan, Tung menyarankan menggunakan kata-kata yang menunjukkan penghuni membutuhkan uang, misalnya ‘Dijual BU banget’. Hindari kata-kata yang menandakan rumah itu mahal.

    “Kita bisa pasang di sana (situs) tapi kata-katanya tidak boleh ‘Dijual villa mewah ada kolam renangnya’. Angel, mesti mahal,” katanya.

    4. Bandingkan dengan Properti Lain

    Kemudian, iklan bisa mengandung unsur perbandingan dengan penjualan rumah lain. Perbandingan tersebut dapat dari segi harga lebih murah ataupun kelebihan lainnya.

    “Anda kasih perbandingan dengan sebelah. ‘Sebelah harga Rp 3,5 miliar, kami mulai dengan Rp 2,2 miliar,” ucapnya.

    Ia menyebut properti selalu akan ada yang harganya lebih murah. Sebab ada perbedaan dari segi material bangunan, luas, hingga ketersediaan perabotan.

    Lalu, penjual dapat memberi kenikmatan tambahan pada properti agar calon pembeli ingin membeli. Misalnya ada kolam renang, gratis biaya asuransi, gratis BPHTB, bahkan ada kerja sama dengan bank tertentu.

    5. Bangun Rasa Percaya

    Selain menarik, penjual harus membuat calon pembeli percaya. Penjual perlu membuktikan dan menyebutkan kredibilitasnya kepada calon pembeli.

    “Orang percaya itu karena salah satunya histori, karena prestasi, karena bukti, karena garansi, karena testimoni. Itu didesainkan sehingga orang ‘I trust you and I buy’,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Atas Rumah Sering Terasa Panas dan Pengap? Ini 4 Biang Keroknya


    Jakarta

    Bagi yang rumahnya memiliki dua lantai atau lebih, pernah nggak merasakan lantai atas terasa lebih panas dan pengap? Perubahan suhu ini terasa bahkan saat masih berada di tangga rumah.

    Hal ini cukup mengherankan karena bisa hampir setiap siang lantai atas terasa seperti itu. Sementara, ventilasi seperti jendela dan lubang angin dalam keadaan terbuka untuk udara masuk. Kira-kira apa ya penyebabnya?

    Dilansir BBC, berikut alasan lantai atas bisa lebih panas dan pengap dari lantai bawah.


    1. Sirkulasi Udara Lantai Atas Buruk

    Jika rumah tidak memiliki sirkulasi udara yang baik, panas akan meresap melalui atap. Hal ini yang kemudian terasa di seluruh ruangan di lantai dua. Solusinya adalah buat jalur pertukaran udara di lantai bawah dan atas agar udara panas bisa keluar dan udara segar bisa masuk. Selain itu, tambahkan insulasi atau peredam panas pada atap, misalnya papan kayu besar yang menutupi seluruh atap.

    2. Tidak Ada Perangkat yang Membantu Pergerakan Udara

    Apabila sirkulasi di rumah tersebut tidak dapat diperbaiki karena sulit dan membutuhkan biaya besar. Minimal lantai dua disediakan kipas angin. Perangkat elektronik ini bisa membantu membuat pergerakan udara dan sirkulasi udara dengan cepat pada sebuah ruangan sehingga tidak begitu terasa panas dan pengap. Disarankan juga untuk memutar kipas langit berlawanan dengan arah jarum jam.

    3. Terpapar Sinar Matahari

    Panas siang hari biasanya berasal dari atap. Namun, panas juga bisa datang dari jendela. Sebaiknya saat siang hari gorden jendela dalam keadaan tertutup agar panas matahari tidak terus menyorot langsung ke dalam rumah.

    4. Lampu Jarang Dimatikan

    Lampu juga bisa menjadi sumber panas apabila dihidupkan. Oleh karena itu, banyak anjuran untuk mematikan lampu apabila tidak digunakan atau di luar terang. Apabila saat gorden jendela ditutup ruangan jadi gelap, setidaknya di ruangan tersebut terdapat sirkulasi udara yang baik dan kipas angin atau AC.

    Itu dia beberapa alasan lantai atas rumah sering panas dan pengap. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Tunggu Bau Apek, Begini Waktu Ideal Mencuci Handuk



    Jakarta

    Penghuni rumah masih ingat enggak kapan terakhir kali mencuci handuk? Ternyata handuk itu harus rutin dicuci, lho.

    Handuk sering digunakan penghuni rumah untuk mengeringkan tubuh setelah mandi. Benda ini kerap kali dalam keadaan basah, lalu kering kembali. Nah, penghuni rumah perlu mencuci handuk untuk menjaga kebersihan.

    Lalu, seberapa sering handuk perlu dicuci ya?


    Dilansir dari Real Simple, ahli laundry dan mantan ilmuwan utama Tide & Downy Mary Johnson mengatakan handuk harus sering dicuci. Biasanya handuk bisa dipakai untuk mandi sebanyak 3-4 kali sebelum akhirnya dicuci.

    Namun, intensitas itu dalam keadaan normal, yakni handuk dibiarkan hingga kering lagi setelah dipakai. Jika penghuni tak ingat sudah menggunakan handuk berapa kali, indikatornya adalah bau apak dari handuk.

    “Bau dapat disebabkan oleh jamur yang tidak terlihat oleh mata telanjang, tetapi tidak dengan hidung kita,” kata Mary Johnson, dikutip dari Real Simple.

    “Jika handuk Anda terlihat bersih tetapi masih berbau tidak sedap, berarti handuk tersebut tidak benar-benar bersih,” tambahnya.

    Di sisi lain, Johnson menjelaskan handuk harus sering dicuci karena bisa menjadi tempat berkembangnya kuman hingga bakteri. Handuk yang kotor pun membuat pengguna berisiko mengalami jerawat dan infeksi.

    “Tubuh kita terus menerus memproduksi keringat, garam, sebum, dan sel-sel kulit, dan sebagian besar dapat berpindah ke handuk (ketika digunakan),” katanya.

    “Belum lagi adanya kotoran dan kotoran tubuh lainnya yang dapat menumpuk seiring berjalannya waktu, antara lain lendir, ketombe, riasan, dan sisa-sisa produk kecantikan. Hal tersebut akan tumbuh subur di kamar mandi yang gelap dan beruap, sehingga handuk Anda sangat rentan terhadap penumpukan bakteri,” lanjutnya.

    Selain itu, handuk khusus untuk mengeringkan tanah sebaiknya dicuci setiap 2 hari sekali. Sementara handuk anggota keluarga yang sakit perlu selalu dicuci untuk mencegah penyebaran bakteri.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Mudah Tambal Lantai Keramik yang Retak


    Jakarta

    Rumah semakin berusia tentu akan mengalami kerusakan, termasuk bagian lantai. Lantai keramik yang terkena benturan keras atau tekanan kencang bisa pecah atau retak.

    Kondisi seperti ini bikin rumah kelihatan tidak estetik. Oleh karena itu, pemilik rumah sebaiknya memperbaikinya.

    Tenang aja, pemilik enggak harus ganti ubin seluruh lantai kok. Kalau kerusakan tergolong ringan, pemilik bisa menambal retakan pada lantai keramik.


    Lalu, bagaimana cara menambal lantai keramik yang retak? Berikut ini penjelasannya.

    Cara Tambal Lantai Keramik yang Retak

    Inilah langkah-langkah untuk memperbaiki lantai keramik yang pecah, dikutip dari Home Decor Bills.

    1. Bersihkan Retakan

    Pertama, bersihkan retakan keramik dengan menggunakan amplas atau pengikis. Kikis bagian dalam retakan yang terlalu tajam. Kemudian, bersihkan kotoran pada keramik menggunakan cairan pembersih atau sabun cuci piring.

    2. Oleskan Epoxy

    Selanjutnya, isi retakan dengan epoxy. Siapkan dulu campuran epoxy sesuai petunjuk pada kemasan serta karton atau alat khusus buat meratakan permukaan keramik.

    Setelah siap, tuangkan epoxy ke bagian keramik yang retak, lalu biarkan mengeras. Jika retakan lantai tipis dan kecil, pemilik bisa pakai tusuk gigi. Untuk retakan lebar, gunakan alat dengan permukaan rata. Namun, sebaiknya tidak pakai pisau ya karena bikin epoxy cepat mengeras.

    3. Kikis Kelebihan Epoxy

    Terkadang epoxy bisa meluber dan menyebar ke bagian lain. Jika itu kondisinya, bersihkan dengan mengikis bagian epoxy sebelum cairan mengeras.

    4. Cat Bekas Retakan

    Jika epoxy sudah mengering, pemilik bisa mengecatnya agar terlihat seperti baru. Gunakan kuas tipis untuk mengecat bekas retakan pada ubin.

    Sebaiknya pilih warna cat yang serupa dengan keramik dan memiliki finishing mengkilap. Pilih juga cat berbahan dasar minyak supaya tidak cepat pudar kalau kena air.

    Itulah cara mudah menambal lantai keramik yang retak. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Banyak Cicak di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Usirnya


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan reptil yang sering muncul di rumah. Kehadiran cicak bikin sebagian orang merasa takut karena bisa digigit atau mencemari makanan.

    Jika populasi cicak di rumah cukup banyak, maka detikers harus waspada. Sebab, ada sejumlah faktor yang membuat hewan melata itu bisa hidup dan berkembang biak di tempat tinggal kamu.

    Ingin tahu kenapa ada banyak cicak di sekitar rumah? Lalu bagaimana cara mengusirnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Penyebab Muncul Banyak Cicak di Rumah

    Ada beberapa hal yang membuat cicak sering muncul di rumah. Dilansir situs Pest Clinic Singapore, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Rumah yang Lembap dan Hangat

    Cicak dapat berkembang biak di tempat yang lembap, gelap, dan hangat. Area ini juga ideal bagi cicak untuk berburu makanan seperti semut dan nyamuk.

    Ada beberapa titik di rumah yang cenderung lembap dan gelap, seperti lemari pakaian, rak buku, dan plafon. Maka tak heran kalau cicak sering bersembunyi di tempat-tempat tersebut.

    2. Ada Sisa Makanan di Meja

    Selain memburu serangga, cicak juga gemar memakan sisa-sisa makanan yang ada di atas meja, seperti nasi, buah, dan sayuran. Jika kamu lupa untuk membuang atau menutup sisa makanan di atas meja, maka bisa menarik cicak untuk datang ke rumah.

    3. Ada Retakan atau Celah di Rumah

    Karena memiliki ukuran tubuh yang kecil, cicak dapat menyelinap ke celah atau retakan di rumah, seperti jendela, dinding, pintu, dan lubang ventilasi udara. Oleh sebab itu, penting untuk menutup celah atau retakan di rumah supaya cicak tidak bisa masuk.

    4. Ada Genangan Air

    Agar bisa bertahan hidup, cicak akan mencari sumber air terdekat yang bisa dijangkau. Jika di rumah ada kebocoran pipa air, maka dapat mengundang reptil kecil itu untuk datang.

    Selain itu, cicak juga kerap ditemukan di wastafel dan kamar mandi yang basah. Sisa-sisa cipratan air yang tidak dikeringkan justru menjadi tempat yang cocok bagi cicak untuk mendapatkan sumber air.

    Cara Mengusir Cicak di Rumah dengan Ampuh

    Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengusir cicak di rumah. Dikutip dari Homes & Gardens, berikut tipsnya:

    1. Simpan Makanan di Tempat yang Aman

    Langkah pertama adalah menyimpan makanan di tempat yang aman, seperti di kulkas atau ditutup dengan tudung saji. Jangan biarkan makanan tergeletak begitu saja karena dapat mengundang cicak datang untuk memakannya.

    Jika di rumah memiliki ruang khusus untuk menyimpan makan, sebaiknya dibersihkan secara berkala agar tidak dijadikan sarang oleh cicak.

    2. Bersihkan Rumah

    Selalu bersihkan rumah setiap hari dengan cara menyapu dan mengepel lantai. Selain itu, singkirkan barang-barang yang menumpuk karena bisa menjadi tempat persembunyian cicak.

    Jika ada remahan makanan yang jatuh ke lantai, sebaiknya segera dibersihkan. Soalnya, sisa-sisa makanan juga dapat mengundang cicak untuk datang ke rumah.

    3. Tutup Akses Masuk

    Cicak bisa masuk ke dalam rumah melalui celah atau retakan. Sebagai bentuk pencegahan, pemilik rumah dapat memasang jaring di jendela dan lubang ventilasi udara agar cicak dan hewan lainnya tidak bisa masuk.

    Kalau ditemukan ada retakan atau lubang pada dinding dan struktur rumah, sebaiknya segera diperbaiki karena bisa menjadi akses masuk cicak.

    4. Sebarkan Kamper

    Agar efektif mengusir cicak, pemilik rumah bisa menebarkan kamper di beberapa sudut rumah. Kamper disebut efektif untuk membasmi cicak karena mengeluarkan bau menyengat yang tidak disukai reptil tersebut.

    Selain di sudut ruangan, kamu juga bisa meletakkan kamper di lemari, rak buku, dapur, atau di bawah wastafel.

    5. Semprot Cairan Merica

    Selain bau yang menyengat, cicak ternyata juga tidak suka aroma pedas dari merica. Pemilik rumah bisa membuat semprotan merica dengan cara mencampur merica bubuk ke dalam air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Agar efektif, kocok botol semprot terlebih dahulu sebelum digunakan. Lalu, semprotkan cairan ke sejumlah titik yang sering dilalui cicak.

    Itulah penyebab ada banyak cicak di rumah dan cara mengusirnya secara efektif. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini Cara Bayar PBB Online Lewat M-Banking dan e-Commerce


    Jakarta

    Pemilik properti punya kewajiban untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Enggak perlu repot datang ke kantor pajak atau kantor mana pun, pemilik bisa bayar PBB secara online, lho.

    Berdasarkan UU nomor 12 tahun 1985, PBB adalah pungutan wajib berupa pajak yang harus dibayarkan oleh pemilik aset properti seperti rumah, gedung, kebun, sawah, hingga tanah. Wajib pajak perlu membayar pungutan tersebut setiap tahun.

    Pembayaran PBB secara online bisa melalui mobile banking (m-banking) dan electric commerce (e-commerce). Nah, pemilik cukup menyiapkan nomor objek pajak (NOP) dan memilih metode pembayaran PBB.


    Lalu, bagaimana cara bayar PBB lewat m-banking dan e-commerce ya? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Bayar PBB Online

    Inilah langkah-langkah untuk membayar PBB secara online, dikutip dari catatan detikcom.

    Melalui M-Banking

    Aplikasi mobile banking dari sejumlah bank di Indonesia menyediakan layanan pembayaran PBB secara online dengan mudah.

    Mulai dari bank Mandiri di Livin’ by Mandiri, BRI lewat BRImo, BNI di BNI Mobile Banking, hingga BCA melalui BCA Mobile. Simak tata cara lengkapnya di bawah ini.

    1. BRImo

    • Login BRImo dengan menggunakan username dan password atau sidik jari.
    • Pada halaman utama, pilih menu Tagihan.
    • Pilih Bayar PBB.
    • Pilih Pembayaran Baru jika belum pernah melakukan pembayaran PBB melalui BRImo.
    • Masukkan daerah, tahun bayar pajak, dan NOP.
    • Cek detail tagihan, lalu pilih sumber dana.
    • Lanjutkan pembayaran dan konfirmasi transaksi dengan memasukkan pin BRImo.
    • Struk transaksi akan muncul jika pembayaran berhasil.

    2. BCA mobile

    • Login ke BCA mobile.
    • Pilih menu m-Payment.
    • Pilih PBB.
    • Pilih Input No. Objek Pajak, lalu masukan NOP.
    • Pilih Tahun Pembayaran Objek Pajak.
    • Cek detail tagihan yang muncul, klik OK.
    • Masukkan PIN.
    • Akan muncul konfirmasi pembayaran berhasil.

    3. Livin’ by Mandiri

    • Buka aplikasi Livin’ by Mandiri.
    • Masukkan userID dan password.
    • Pilih menu Bayar/VA, lalu klik Pajak.
    • Pilih wilayah pembayaran PBB.
    • Masukkan NOP dan tahun bayar pajak, lalu klik Lanjutkan.
    • Akan muncul informasi tagihan pajak yang harus dibayar.
    • Lakukan pembayaran dengan memasukkan pin Livin’ by Mandiri.
    • Struk akan muncul dan bayar PBB selesai.

    4. BNI Mobile Banking

    • Buka aplikasi BNI Mobile Banking.
    • Login dengan userID dan password.
    • Pilih menu Pembayaran.
    • Klik Pajak dan klik PBB.
    • Pada Nama Biller PBB, pilih rekening debet.
    • Masukkan tahun pajak dan NOP.
    • Informasi tagihan pajak yang harus dibayar akan muncul.
    • Lanjutkan pembayaran dengan memasukkan password BNI Mobile Banking.
    • Bukti pembayaran akan muncul jika pembayaran sukses.

    Melalui e-Commerce

    Selain lewat m-banking, pemilik juga bisa membayar PBB secara lewat marketplace atau e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee. Berikut ini caranya.

    1. Tokopedia

    • Buka aplikasi Tokopedia.
    • Pada layanan kategori Top-Up & Tagihan, pilih Pajak PBB.
    • Pilih provinsi, kota/kabupaten, dan tahun bayar PBB.
    • Masukkan NOP pada kolom yang tersedia.
    • Rincian pembayaran akan muncul secara otomatis, harap periksa data dan jumlah tagihan.
    • Klik Bayar dan pilih metode pembayaran yang diinginkan.
    • Klik Bayar Sekarang.
    • Pembayaran PBB diproses dan notifikasi akan muncul jika pembayaran berhasil.

    2. Shopee

    • Buka aplikasi Shopee.
    • Pilih layanan Pulsa, Tagihan, dan Tiket.
    • Pada kategori Layanan Pemerintah, pilih layanan PBB dengan ikon rumah.
    • Pilih wilayah, tahun, dan masukkan NOP.
    • Klik Lihat Tagihan.
    • Rincian biaya PBB yang harus dibayar akan muncul.
    • Pilih metode pembayaran untuk lanjut membayar PBB.

    Itulah cara membayar PBB online dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Semut di Rumah? Begini Cara Usirnya Pakai Bahan Dapur


    Jakarta

    Semut adalah serangga yang sering terlihat di dalam rumah. Serangga ini kerap terlihat berkeliaran beramai-ramai bahkan sampai membentuk barisan.

    Meski ukurannya kecil dan tidak berbahaya, penghuni rumah biasanya merasa risih dengan kehadiran semut. Sebab, serangga itu suka mengerumuni makanan sehingga bikin penghuni nggak selera makan. Apalagi tubuh mereka membawa bakteri yang bisa mencemari makanan.

    Tak heran kalau penghuni berusaha berbagai cara untuk mengusir semut. Nah, penghuni sebenarnya bisa memanfaatkan bahan alami yang ditemukan di dapur buat usir semut, lho.


    Cara Usir Semut Pakai Bahan Dapur

    Inilah beberapa bahan dapur yang bisa dipakai buat usir semut, dikutip dari The Spruce dan Better Homes & Gardens.

    1. Ampas Kopi

    Ampas atau bubuk kopi memiliki aroma kuat yang tak disukai semut. Setelah minum kopi, coba taburkan ampasnya ke sekitar area yang banyak semut.

    2. Bubuk Lada atau Cabai

    Bubuk lada dan cabai mengeluarkan aroma kuat yang mengganggu semut. Taburkan bubuk lada atau bubuk cabai ke titik yang sering jadi akses semut masuk rumah. Cara lain, penghuni bisa menyemprotkan larutan bubuk tersebut ke koloni semut.

    3. Kayu Manis

    Kayu manis punya kandungan trans-cinnamaldehyde. Kandungan tersebut memberi aroma kuat yang tak disukai semut. Penghuni bisa meletakkan kayu manis utuh atau yang berupa bubuk di tempat semut suka berkumpul.

    4. Tepung Maizena

    Selain itu, tepung maizena bisa menghilangkan semut di rumah. Taburkan tepung maizena pada kerumunan semut, lalu tambahkan air. Tepung tersebut akan mengental sehingga membuat semut-semut terperangkap. Kemudian, penghuni bisa membersihkan perangkap tepung beserta semut tersebut.

    5. Cengkeh

    Cengkeh juga memiliki aroma kuat yang dapat mengusir semut. Penghuni dapat menebar cengkeh utuh atau menyemprotkan larutannya ke kerumunan semut.

    6. Soda Kue dan Gula Bubuk

    Kombinasi soda kue dan gula bubuk bisa dipakai buat mengusir semut. Taburkan campuran tersebut ke kawanan semut. Semut akan tertarik dengan aroma manis dari gula bubuk tapi mati setelah mengonsumsi soda kue yang mengandung asam.

    7. Cuka

    Terakhir, penghuni bisa mengusir semut dengan cara menyemprotkan larutan cuka. Sebab, semut tidak suka bau cuka dan larutan tersebut dapat menghilangkan jejak feromon yang ditinggalkan semut.

    Itulah beberapa cara mengusir semut pakai bahan dapur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Simple Banget! 5 Cara Ini Bisa Bantu Cegah Banjir-Atap Bocor saat Musim Hujan


    Jakarta

    Sejumlah daerah di Indonesia telah memasuki musim hujan. Sebagai pemilik rumah, penting untuk memastikan tempat tinggal kamu sudah siap menghadapi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Sayangnya, tidak semua orang siap menghadapi musim hujan yang berlangsung cukup panjang. Kurangnya persiapan bisa menimbulkan beberapa masalah, seperti atap bocor hingga genangan air di depan rumah.

    Maka dari itu, penting untuk melakukan beberapa tips sederhana guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat musim hujan. Apa saja tipsnya? Simak dalam artikel ini.


    Tips Simpel Bagi Pemilik Rumah saat Memasuki Musim Hujan

    Ada beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan menjelang musim hujan. Dikutip dari situs KleanCo, berikut tipsnya:

    1. Bersihkan Talang Air

    Langkah yang pertama adalah mengecek kondisi talang air di rumah. Sebab, area ini sering kali ditemukan banyak sampah daun dan ranting pohon yang bisa menghambat aliran air.

    Jika ada banyak pohon yang tumbuh di halaman rumah, maka talang air harus dibersihkan secara rutin minimal dua bulan sekali. Pertimbangkan juga untuk memasang pelindung talang air guna meminimalisir penyumbatan di kemudian hari.

    2. Cek Atap Rumah

    Tak kalah penting dari membersihkan talang air, kamu juga wajib mengecek kondisi atap rumah. Perhatikan secara teliti apakah ada genting yang rusak atau tidak. Jika menemukan beberapa genting sudah pecah maka segera diganti dengan yang baru.

    Jangan sampai kamu terlambat atau sama sekali tidak mengganti genting yang pecah. Ketika hujan turun, maka kamu harus menyiapkan sejumlah ember guna menampung air dari atap bocor.

    3. Periksa Kondisi Cat Rumah

    Cek juga bagian dinding luar rumah. Jika cat eksterior sudah terlihat mengelupas atau kusam, maka sebaiknya segera dicat ulang. Pilih cat eksterior rumah yang tahan air dan berkualitas tinggi agar memberikan perlindungan tambahan ketika musim hujan.

    4. Bersihkan Ventilasi Udara

    Selama musim hujan, tingkat kelembapan di dalam ruangan dapat meningkat dan memicu tumbuhnya jamur. Guna mencegah hal tersebut, pastikan kamu memiliki ventilasi udara yang baik.

    Pada area yang mudah lembap seperti kamar mandi, gunakan exhaust fan untuk membuang udara lembap yang terperangkap. Pertimbangkan juga untuk membeli dehumidifier untuk menjaga tingkat kelembapan di dalam rumah.

    Selain itu, bersihkan ventilasi udara secara rutin agar bebas dari debu yang dapat memengaruhi kualitas udara. Ventilasi yang bersih juga dapat mengalirkan udara dengan lancar.

    5. Bersihkan Selokan di Depan Rumah

    Jangan lupa untuk membersihkan selokan air yang ada di depan rumah. Terkadang ada banyak daun dan sampah yang menumpuk sehingga dapat menghambat aliran air.

    Kalau selokan tidak dibersihkan, maka aliran air akan tersumbat saat turun hujan deras. Hal tersebut bisa menimbulkan genangan air dan kalau sudah cukup tinggi bisa masuk ke dalam rumah.

    Demikian lima tips simpel yang dapat membantu mencegah banjir dan atap bocor saat musim hujan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com