Tag: rumah

  • Mengenal Apa Itu NJOP dan Cara Menghitungnya


    Jakarta

    Istilah NJOP kerap ditemukan ketika ingin membeli sebuah properti ataupun bidang tanah. Bagi kamu yang masih bertanya-tanya apa itu NJOP wajib simak informasi berikut ini.

    NJOP merupakan kependekan dari Nilai Jual Objek Pajak. Lebih jelasnya, NJOP merupakan salah satu variabel dalam menentukan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). PBB yang sering dikenakan pada objek tanah maupun bangunan biasanya pengenaan PBB untuk pedesaan dan perkotaan yang bisa disebut PBB-P2.

    Besaran pada NJOP ini memiliki pengaruh pada besaran tagihan PBB-P2. Merujuk pada peraturan Pasal 1 (3) Undang Undang PBB Pasal 1 (40) Undang-Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) di mana NJOP didefinisikan sebagai harga rata-rata yang dihasilkan atas terjadinya transaksi jual beli secara wajar, dan apabila tidak terjadi transaksi jual beli maka NJOP akan ditentukan berdasarkan perbandingan harga dengan objek lainnya yang sejenis atau NJOP pengganti.


    Fungsi NJOP

    Dalam hal ini, misalnya terdapat pembeli atau penjual bangunan yang tidak mengetahui harga-harga properti saat ini yang akan ditawar. Mereka tidak paham kira-kira harga berapa yang tepat dalam transaksi jual beli ini. Maka atas permasalahan tersebut, NJOP hadir sebagai pematok atau penentu dari harga minimal untuk bangunan tersebut.

    Apabila harga yang ditentukan lebih tinggi dari NJOP, maka pemilik telah menawarkannya terlalu tinggi atau mahal. Begitupun sebaliknya, jika harganya lebih rendah dari pada NJOP, mungkin saja ada sesuatu hal yang mempengaruhi penentuan harga tersebut, sehingga harga telah ditawarkan terlalu rendah atau murah.

    Nilai Jual objek Pajak (NJOP) merupakan harga rata-rata yang diperoleh melalui transaksi jual beli. Akan tetapi, jika tidak terjadi transaksi jual beli, NJOP ditentukan melalui nilai harga dari sejumlah objek lainnya yang sejenis, nilai perolehan baru, atau NJOP pengganti.

    Dalam bidang properti, nilai jual yang ditetapkan negara sebagai dasar perpajakan bagi PBB dan nilai jual properti meningkat ketika adanya perkembangan dalam sebuah kawasan. Jika melakukan transaksi jual beli rumah, melalui NJOP kamu akan mengetahui seberapa besar pajak yang akan ditanggung.

    Nilai jual NJOP bersifat tidak menetap atau berubah-ubah, hal tersebut tergantung dari berapa harga jual tanah dan bangunan di kawasannya. Kawasan yang terpencil dengan nilai NJOP yang rendah dapat mengalami peningkatan seiring dengan berkembangnya kawasan tersebut disebabkan harga tanah dan bangunannya mengalami kenaikan.

    Adapun, pembayaran NJOP ditetapkan oleh pemerintah 3 tahun sekali, namun NJOP bisa ditetapkan setahun sekali diakibatkan nilai jual yang naik secara signifikan.

    NJOP dapat ditentukan melalui 3 hal berikut :

    1. Perbandingan dengan Objek Pajak Lain

    Dengan melakukan pengamatan dan penelitian untuk objek pajak lain yang sejenis untuk mengetahui nilai jualnya.

    2. Pergantian NJOP

    Didasari oleh pergantian NJOP yaitu hasil pemasukan dari objek pajak tersebut.

    3. Nilai Perolehan baru

    Perhitungan biaya didasari oleh transaksi pembelian dan dikurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk penempatan objek pajak secara layak.

    Terdapat cara agar kamu dapat melihat besaran NJOP suatu wilayah yaitu dengan mendatangi langsung kantor kecamatan tempat di mana lokasi maupun bangunan properti berada. Namun, kamu juga dapat mengeceknya melalui situs online dengan membuka situs resmi pemerintah provinsi dan anda akan menemukan informasi mengenai NJOP per meter.

    Anda dapat menentukan harga rumah berdasarkan besaran persentase NJOP di kawasan tersebut. Berikut langkah – langkah dalam menghitung NJOP suatu rumah :

    Cara Menghitung NJOP/meter :

    Hitung luas total tanah
    Hitung luas total bangunan
    Cari tahu mengenai NJOP/meter tanah dan bangunan yang terdapat dalam lokasi rumah tersebut.

    Setelah mencari tahu mengenai NJOP/meter dan luas tanah dan bangunannya, berikut langkah-langkah rumus NJOP yang harus dihitung :

    Luas tanah x NJOP/meter tanah = total harga tanah
    luas bangunan x NJOP/meter bangunan = total harga bangunan
    harga tanah + harga bangunan = nilai jual rumah

    Berikut merupakan contoh perhitungan untuk menentukan harga jual rumah :

    Luas tanah = 100 meter persegi

    Luas Bangunan = 70 meter persegi

    NJOP/meter tanah = Rp 2.500.000 per meter persegi

    NJOP/meter bangunan = Rp 3.500.000 per meter persegi

    Luas tanah x NJOP/meter tanah = 100 x Rp 2.500.000 = Rp 250.000.000 (Harga tanah)

    Luas bangunan x NJOP/meter bangunan = 70 x Rp 3.500.000 = 245.000.000 (Harga bangunan)

    Harga tanah + Harga bangunan = Rp 250.000.000 + Rp.245.000.000 = 495.000.000 (Nilai jual rumah)

    Itulah pengertian NJOP dan cara menghitungnya. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Bikin Ruang Kedap Suara di Rumah


    Jakarta

    Memiliki ruangan yang kedap suara mungkin diinginkan bagi sebagian orang. Adanya ruang yang kedap suara tentu tidak akan membuat gaduh para tetangga atau bahkan tidak akan terdengar suara dari luar sehingga membuat penghuni rumah nyaman ketika melakukan berbagai hal.

    Ruangan kedap suara juga cocok untuk digunakan sebagai mini bioskop agar tidak mengganggu tetangga ketika sedang menonton film dengan volume suara yang besar. Ternyata, ada beberapa cara sederhana untuk membuat ruangan kedap suara di rumah.

    Dikutip dari ModernCastle, Jumat (8/3/2024), ada sejumlah cara sederhana yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah untuk membuat ruangan kedap suara. Berikut ini caranya.


    Cara Membuat Ruang Kedap Suara di Rumah

    1. Pasang Tirai Tebal

    inspirasi penataan tiraiinspirasi penataan tirai Foto: istimewa

    Tirai nggak cuma berfungsi sebagai penghalang visual yang bagus dari tetangga yang usil, tetapi juga menawarkan peredam suara dengan tujuan ganda.

    Tirai gantung yang mewah dan tebal membantu menyerap suara ekstra dari luar serta kebisingan lalu lintas yang tidak diinginkan.

    2. Pasang Karpet

    ilustrasi karpet buluilustrasi karpet bulu Foto: Getty Images/iStockphoto/sorsillo

    Untuk meredam gelombang suara yang timbul dari dalam kamar, memasang karpet bisa jadi pilihan jitu untuk membantu usaha kamu. Ini juga sekaligus meredam suara dari luar.

    3. Pasang Perabot Berlapis Kain

    In cozy living room happy woman put hands behind head sitting leaned on couch 30s european female enjoy lazy weekend or vacation, housewife relaxing feels satisfied accomplish chores housework conceptIn cozy living room happy woman put hands behind head sitting leaned on couch 30s european female enjoy lazy weekend or vacation, housewife relaxing feels satisfied accomplish chores housework concept Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes

    Menambahkan furnitur berlapis kain ke ruangan akan memberi lebih banyak area untuk menyerap suara, dan mencegahnya memantul terlalu banyak.

    Kalau kamu nggak memiliki ruang untuk lebih banyak furnitur, coba tambahkan selimut tebal atau bantal empuk ke area yang ada.

    4. Rak Buku Tinggi

    Rak penuh buku di rumah Ashley Tisdale.ilustrasi rak buku Foto: YouTube/ Architectural Digest

    Selain sebagai dekorasi dinding, rak buku ternyata juga punya fungsi ‘ajaib’ untuk meredam suara agar tak keluar dari kamar.

    Kamu bisa menempatkannya di dinding yang sesuai untuk membantu meminimalkan suara. Rak buku dan sandaran kepala sangat cocok untuk ini.

    5. Pasang Soundproofing Foam/Busa Peredam Suara

    Langkah paling ultimate dari meredam suara adalah melapisi dinding dengan busa atau spons peredam suara.

    Kamu bisa dengan mudah menemukannya di toko online atau toko material modern di dekat rumah.

    Itulah beberapa cara sederhana untuk membuat ruangan kedap suara di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dna/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Cegah Ulat Bulu Masuk Rumah, Ampuh!


    Jakarta

    Mendekati musim kemarau, populasi ulat bulu semakin meningkat. Akibatnya, banyak ulat bulu masuk ke dalam rumah. Hal ini tentunya sangat mengganggu aktivitas dan kenyamanan di rumah.

    Kebanyakan jenis ulat bulu biasanya tidak berbahaya. Akan tetapi, rasa gatal akibat sentuhan dari ulat bulu terasa sangat panas dan mengganggu.

    Alasan lainnya yaitu ulat sangat mengganggu tanaman, terutama bagi yang memiliki tanaman hias di rumahnya. Mereka bisa menghabiskan banyak dedaunan tanaman tersebut hanya dalam hitungan hari atau bahkan dalam hitungan jam saja.


    Alasan Ulat Bulu Masuk Rumah

    Mengutip dari pestpointers.com, ada beberapa alasan mengapa ulat bulu masuk ke dalam rumah.

    1. Tanaman di Sekitar Rumahmu

    Ulat bulu sebenarnya tidak sering bergerak, mereka hanya datang ke tempat yang hangat dan memiliki banyak sumber makanan. Jika kamu memiliki pohon atau tanaman hias di rumahmu, tempat itu biasanya akan dijadikan tempat bertelur oleh kupu-kupu.

    2. Banyak Ngengat di Rumah

    Biasanya yang bertelur di dalam rumah adalah ngengat, karena terkadang ulat bulu dari ngengat tidak membutuhkan makan sama sekali. Oleh karena itu, ulat bulu yang biasa kamu jumpai di dalam rumah adalah ulat bulu dari ngengat.

    Namun, sebelum menggunakan tips membasmi ulat di dalam rumah secara permanen seperti ini, sebaiknya kamu mengurangi kupu-kupu dan ngengat dari rumahmu saja. Sebab, walaupun ulat bulu sangat merugikan, tetapi kupu-kupu dan ngengat sangat baik untuk membantu penyerbukan tanaman di rumahmu.

    Tips Mencegah Ulat Bulu Masuk Rumah

    1. Keluarkan dan Cegah Ngengat Agar Tidak Masuk Rumah

    Kamu bisa mencegah ulat bulu masuk ke dalam rumah dengan mencegah ngengat untuk bersarang di dalam rumahmu. Hal ini cukup dilakukan dengan membersihkan rumahmu dengan rutin.

    Ngengat hanya tertarik pada rumah yang berantakan dan memiliki sumber makanan seperti di dapur. Biasanya ulat bulu ngengat tertarik dengan buah-buahan, biji-bijian, sereal, dan remah-remah sisa makanan.

    2. Pindahkan Ulat Bulu yang Masuk

    Kamu bisa mengeluarkan ulat bulu yang masuk secara manual. Selain rasa gatal yang mengganggu dari ulat bulu, mereka memiliki peran yang baik untuk tanaman ketika sudah menjadi kupu-kupu atau ngengat.

    Daripada kamu membasminya, akan lebih baik bila kamu memindahkannya ke tempat yang jauh dari permukiman.

    3. Gunakan Air Sabun

    Kamu bisa membuat insektisida sendiri menggunakan sabun ramah lingkungan dan air secukupnya. Kamu cukup menyemprotkannya kepada ulat bulu yang masuk atau pada tanaman di sekitar rumahmu secara rutin hingga mereka hilang.

    4. Gunakan Semprotan Cabai Buatan

    Bila kamu merasa air sabun kurang efektif, kamu bisa membuat semprotan cabai. Selain bahannya yang alami, semprotan cabai terbukti lebih ampuh untuk membasmi ulat bulu.

    Selain itu, ada juga penelitian yang membuktikan bahwa tanaman yang disemprot dengan air yang dicampur dengan bubuk cabai bisa menghasilkan tanaman yang lebih baik.

    5. Gunakan Insektisida

    Bila kamu menginginkan hasil yang lebih ampuh lagi untuk membasmi ulat bulu, kamu bisa menggunakan insektisida Piretrum, Bacillus Thuringiensis Var. Kurstaki, atau insektisida komersial lainnya.

    Namun, kamu perlu berhati-hati ketika menggunakan insektisida komersial, karena akan berbahaya jika kamu menggunakannya pada tanaman yang dikonsumsi.

    6. Pasang Penghalang

    Kamu bisa memasang penghalang pada celah yang memungkinkan untuk ngengat atau kupu-kupu untuk masuk ke dalam rumah, sehingga rumahmu bebas dari serangga dan ulat bulu.

    Itulah beberapa tips untuk mencegah ulat bulu masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Cegah Laba-laba Masuk Rumah


    Jakarta

    Laba-laba adalah serangga yang terlihat menakutkan tapi sebenarnya makhluk ini bermanfaat bagi lingkungan, mereka memakan hama seperti nyamuk dan membantu proses penyerbukan. Namun, keberadaannya terkadang mengganggu penghuni rumah.

    Namun, kalau kamu merasa terganggu dengan jaring laba-laba yang tersebar di setiap pojokan rumahmu, jangan khawatir! Kali ini akan membahas beberapa langkah yang bisa kamu coba untuk mencegah laba-laba masuk ke rumahmu.

    Cara Mencegah Laba-laba Masuk ke Dalam Rumah

    Tutup Celah-Celah

    Karena ukurannya yang kecil, laba-laba bisa dengan mudah masuk lewat celah-celah yang ada di rumahmu. Dikutip dari Real Simple, Sabtu (9/3/2024) titik masuk yang sering dijadikan pintu masuk adalah jendela, pintu, atap rumah, retakan pondasi, dan lubang ventilasi. Kamu bisa atasi dengan melakukan ini.


    1. Gunakan penyegel yang tahan cuaca untuk menghilangkan retakan dan celah.

    2. Strip dan sapuan pintu yang rusak harus diganti untuk mencegah akses masuk. Gunakan bahan kasa penyaring dan letakkan di celah atau lubang ventilasi.

    3. Pasang penutup di atas cerobong.

    Jaga Rumah Agar Tetap Bersih

    Laba-laba disebut lebih suka area gelap dan tidak mengganggu seperti kotak penyimpanan di ruang bawah tanah, loteng, lemari, dan area rumah yang tidak terlalu sering digunakan untuk beraktivitas, serta di bawah dan di belakang perabotan. Maka dari itu, disarankan untuk rajin menyedot debu di dalam dan luar rumah, jangan lupa untuk menjangkau semua sudut dan celah yang ada di rumah.

    Usir Serangga Lain

    Salah satu cara mencegah laba-laba masuk adalah dengan meminimalkan keberadaan serangga lain yang ada di rumah. Jika tidak ada makanan bagi laba-laba, mereka akan pergi ke tempat lainnya.

    Tanam Tanaman Pengusir Alami

    Kalau kamu mau memakai cara alami, kamu bisa menanam tanaman pengusir laba-laba seperti lavender, mint, dan serai.

    Tindakan Pencegahan di Luar Ruangan

    Selain di bagian dalam rumah, kamu juga harus memperhatikan bagian luar rumah. Begini caranya.

    1. Tutup atau saring bagian pintu, jendela, dan celah lainnya

    2. Pindahkan lampu ke lokasi luar rumahmu atau arahkan pencahayaan ke arah rumah

    3. Ganti lampu di dekat pintu masuk atau teras dari warna putih ke warna kuning

    4. Pastikan bagian dalam dan luar rumah bebas dari puing-puing

    5. Potong rumput halaman rumahmu kurang lebih 3 inci

    6. Bersihkan jaring laba-laba yang tiap kamu melihatnya di pojokan rumah setidaknya sebulan sekali

    Bantuan Profesional

    Kalau kamu sadar bahwa sudah terlalu banyak laba-laba di rumahmu, inilah saatnya kamu memanggil seorang profesional untuk membantu mengusir serangga ini.

    Itulah beberapa tips mencegah laba-laba masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Tinggi Keran Air yang Ideal Untuk Wudu di Rumah? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Wudhu atau wudu adalah bentuk kegiatan menyucikan diri dari kotoran sebelum melakukan ibadah salat. Kegiatan ini dilakukan dengan membasuh bagian tertentu secara berurutan menggunakan air mengalir. Biasanya air langsung dialirkan dari sumur melalui keran air.

    Kegiatan wudu bisa dilakukan dalam posisi berdiri maupun duduk. Biasanya, untuk memudahkan orang tua atau orang yang memiliki disabilitas melakukan wudu, masjid biasanya menyediakan tempat wudu dengan tempat duduk.

    Kamu juga bisa lho membuat tempat wudu di rumah untuk memudahkan berwudu. Kira-kira berapa ya tinggi ideal keran untuk berwudu?


    Mengutip dari klopmart.com, ada perhitungan untuk mengukur tinggi keran air yang ideal untuk berwudu. Hal ini dikarenakan keran air yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa membuat orang yang ingin berwudu kesulitan atau tidak nyaman.

    Keran yang tinggi bisa membuat anak-anak kesulitan dan bahkan mengharuskan mereka untuk berjinjit untuk membuka keran air tersebut. Akibatnya, anak-anak rawan tergelincir. Sebaliknya, keran yang terlalu rendah berbahaya untuk orang tua karena harus membungkuk lebih ke bawah.

    Bila kamu penasaran, ayo kita simak bersama tinggi keran air yang ideal untuk berwudu di bawah ini.

    Tinggi Ideal Keran Air untuk Wudu Posisi Berdiri

    Wudu dalam posisi berdiri sangat umum ada di semua masjid di Indonesia karena tidak memakan banyak ruang. Nah, lalu bagaimana dengan tinggi idealnya?

    Rata-rata tinggi anak berumur 6 tahun adalah sekitar 105 cm, dan untuk orang dewasa sekitar 150~170 cm. Bila kita memiliki patokan untuk berwudu dalam posisi berdiri tegak dan sedikit membungkuk, tinggi idealnya adalah sekitar 80~109 cm. Dengan jarak antar keran air sekitar 80~100 cm, sehingga ketika tidak berdesakan ketika berwudu.

    Ada baiknya juga bila keran air untuk anak-anak dan orang dewasa dibedakan, dimana keran air untuk anak anak lebih rendah dibandingkan dengan keran air untuk orang dewasa.

    Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan pijakan kakinya. Umumnya pijakan kaki dibuat cukup rendah dengan kemiringan sekitar 30 derajat. Sebab, jika terlalu tinggi akan menyebabkan posisi wudu yang tidak nyaman

    Tinggi Ideal Keran Air untuk Wudu Posisi Duduk

    Tinggi keran ira untuk wudu dalam posisi duduk sebenarnya hampir sama dengan posisi berdiri, namun ada beberapa hal lain yang perlu kamu perhatikan saat memasangnya.

    Wudu dalam posisi duduk memerlukan tinggi tempat duduk yang tepat juga. Biasanya tinggi tempat duduk yang cocok adalah 40 cm dengan jarak ke pijakan kaki sekitar 30~40 cm.

    Untuk ketinggian keran airnya, kamu bisa memasangnya sekitar 80~109 cm, namun sebaiknya kamu memasangnya tidak terlalu tinggi karena keran air yang terlalu tinggi bisa membuat air wudu terciprat kemana-mana.

    Nah, itulah ringkasan penghitungan tinggi keran air yang ideal untuk berwudu. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Ganjal Pintu Agar Tidak Mudah Terbanting Saat Tertutup


    Jakarta

    Apakah kamu pernah terkejut saat mendengar suara pintu terbanting ketika tertutup? Hal ini disebabkan pintu tidak memiliki penahan setelah didorong terbuka dan saat pegangannya dilepas, pintu tertutup begitu saja.

    Pintu yang kerap menimbulkan suara keras ketika tertutup ini bukan hanya membuat kaget, melainkan berbahaya jika seseorang terjepit. Terutama bagi anak-anak yang kerap bermain di pintu dan belum kuat untuk menahan beban pintu yang bergerak sendirinya.

    Masalah ini bisa disebabkan karena beberapa hal, paling umum adalah pintu yang memang tidak memiliki penahan sehingga langsung tertutup sendiri, ada terjadi karena terdorong angin kencang, dan ada pula karena kelalaian seseorang yang mendorong pintu terlalu keras saat hendak menutupnya.


    Melansir dari House Digest pada Senin (11/3/2024), berikut beberapa cara untuk mengurangi pintu yang terbanting saat menutup.

    Karet Gelang

    Pintu yang diganjal dengan karet gelangPintu yang diganjal dengan karet gelang Foto: via House Digest

    Tidak perlu menggunakan alat mahal untuk mengatasi pintu yang terbanting saat tertutup. Manfaatkan karet gelang dari kenop ke kenop. Pastikan karet tersebut juga mengenai bagian samping pintu dengan posisi menyilang. Di bagian tengah antar kenop pintu terdapat bagian yang bisa timbul masuk yang berguna sebagai penahan.

    Fungsi karet di tengahnya juga sebagai penahan agar pintu tidak langsung tertutup saat mendekati kerangka pintu, namun tertahan oleh karet tersebut.

    Kain atau Keset Kaki

    Jenis-jenis kesetJenis-jenis keset Foto: istimewa/blibli

    Orang Indonesia kerap meletakkan kain untuk membersihkan kaki sebelum masuk ke rumah. Peletakkan kain atau keset tepat di area pintu tertutup dapat membantu pintu tidak langsung meluncur tertutup sendiri.

    Foam Pelampung

    Happy little girl learning to swim with pool noodleBentuk pool noodle yang digunakan saat berenang Foto: Thinkstock

    Foam pelampung ini adalah plastic foam berbentuk panjang seperti stik. Nama lain dari foam pelampung ini adalah pool noodles, biasanya digunakan pada barang pecah untuk meminimalisir gesekan saat pengiriman barang yang lumayan berat seperti piring, gelas, alat elektronik. Bentuknya berbeda dengan gabung karena lebih lentur dan ringan.

    Kamu bisa memasang foam pelampung di sisi samping atas pintu agar saat tertutup sendiri akan langsung tertahan dan pintu tidak tertutup rapat. Menggunakan sedikit sekitar 10 cm foam pelampung sudah cukup untuk menahan pintu agar tidak terbanting.

    Engsel Penutup Pintu

    Engsel pintuEngsel pintu Foto: Andrey Popov/Adobe Stock via Angi

    Untuk cara yang satu ini memakai alat tambahan di belakang pintu yang berbentuk seperti engsel. Alat ini bagian lengan atas akan dipasang menggunakan bor di kerangka pintu atas, lalu engsel bawah akan dipasang di pintu yang terbuka dan tertutup.

    Pemasangan engsel pintu selain dapat menahan pergerakan pintu tertutup jauh lebih lambat juga bagus untuk tampilan pintu yang lebih rapih karena alat tersebut terletak di bagian belakang.

    Untuk memasang engsel penutup pintu perlu menggunakan tenaga ahli atau jika ingin memasangnya sendiri bisa menyiapkan bor, obeng, dan sekrup.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Barang Menumpuk? Begini Cara Mudah Bikin Rumah Rapi dan Teratur


    Jakarta

    Memiliki rumah yang rapi dan teratur tentu menjadi idaman para penghuni rumah. Rumah yang rapi tak hanya baik untuk estetika rumah saja, tetapi juga bermanfaat untuk membuat suasana hati penghuni rumah menjadi lebih nyaman.

    Akan tetapi, menjaga rumah agar selalu teratur bisa menjadi pekerjaan yang cukup menantang kalau mempunyai banyak barang. Meski berbenah terkesan berat dan melelahkan, ada sejumlah tips sederhana untuk mengelola barang di rumah.

    Melansir dari The Spruce, berikut ini cara mudah mengelola barang di rumah agar senantiasa rapi dan teratur.


    Pastikan Setiap Barang Punya Tempat Penyimpanan

    Pastikan setiap barang di rumah memiliki tempat penyimpanan yang khusus ditujukan untuknya. Bila semua anggota keluarga mengetahui tempat penyimpanan spesifik, akan lebih mudah menjaga rumah tetap rapi dan terorganisir.

    Ciptakan sistem yang cocok untuk diikuti oleh anggota keluargamu. Meski memakan waktu untuk keluarga agar terbiasa mengikuti cara ini, hasilnya akan memuaskan. Rumah akan terasa semakin nyaman dengan barang-barang yang rapi.

    Terapkan Metode ‘Satu Masuk, Satu Keluar’

    Salah satu cara terbaik untuk mencegah rumah berantakan karena banyaknya barang adalah menerapkan metode ‘satu masuk, satu keluar’. Setiap ada satu barang batu yang masuk ke dalam rumah seperti furnitur atau pakaian, maka satu barang lama perlu dikeluarkan dari rumah.

    Metode ini menghindari tumpukan dan kerumitan mengatur barang dalam rumah.
    Kamu bisa mendonasikan, mendaur ulang, atau menjual barang lama yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

    Apabila kamu masih ragu barang-barang mana yang perlu dikeluarkan dari rumah, kamu bisa coba merenungkan “Apakah saya benar-benar membutuhkan barang ini?”. Jika jawabannya ‘tidak’, maka sudah saatnya melepaskan barang itu.

    Sisihkan Waktu Setiap Hari untuk Berberes

    Luangkan sedikit waktu setiap hari secara khusus untuk merapikan rumah. Kamu bisa menyempatkan waktu sebelum tidur di malam hari atau ketika bangun di pagi hari.

    Cara ini akan memudahkan kamu dalam berberes karena mencegah barang-barang semakin berantakan di rumah. Dengan begitu, rumah akan selalu terlihat rapi dan teratur.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Aman Tinggalkan Rumah Saat Tarawih di Masjid


    Jakarta

    Kita terkadang meninggalkan rumah kosong di malam hari untuk pergi salat tarawih di bulan Ramadan. Terkadang penghuni teledor saat meninggalkan rumah untuk pergi ke masjid, alhasil rumah kebobolan maling.

    Semua orang tentu ingin merasa aman dan tenang saat meninggalkan rumah dan salat tarawih.Oleh sebab itu, perlu adanya upaya-upaya pencegahan untuk menghalau maling. Melansir dari laman SimpliSafe, berikut ini tips aman tinggalkan rumah saat tarawih di masjid.

    Penerangan Rumah

    Hal yang paling mendasar untuk meningkatkan keamanan rumah adalah memberi penerangan yang cukup. Sebab, rumah yang gelap dapat menandakan rumah tengah kosong serta tersedia banyak area gelap untuk bersembunyi.


    Pastikan area pintu masuk dan sekitar rumah selalu terang. Kamu juga bisa menggunakan lampu dengan sensor gerak, sehingga sewaktu-waktu bisa tiba-tiba menyala dan menakuti maling yang hendak mendekati rumah.

    Sistem Keamanan

    Lengkapi rumah dengan sistem keamanan yang mutakhir menggunakan CCTV dan alarm. Terutama dengan sistem yang memungkinkan pengawasan melalui smartphone.

    Dengan begitu, kamu bisa mengawasi rumah kapan saja dan di mana saja. Selain merekam aktivitas di rumah melalui kamera pengawas, menambahkan alarm bisa berfungsi untuk menakuti maling dengan bunyi sirene.

    Pastikan Mengunci Jendela dan Pintu

    Mengunci jendela dan pintu memang terkesan sederhana dan jarang ada yang melupakannya. Akan tetapi, penting untuk tetap memeriksa ulang karena kondisi tertentu bisa memungkinkan kamu lupa mengunci jendela dan pintu.

    Misalkan ketika tengah buru-buru karena khawatir telat mengikuti salat tarawih di masjid. Selain itu, jangan sepelekan jendela kecil pun karena tetap bisa menjadi celah untuk maling mengakali masuk rumah.

    Buat Rumah Seakan Ada Orang

    Penting sekali membuat suasana rumah seakan-akan ada orang meski sebenarnya kosong karena ditinggal ke masjid. Sebab, rumah yang gelap dan sunyi merupakan sasaran empuk bagi para maling. Kamu bisa membiarkan TV atau radio tetap menyala ketika meninggalkan rumah sementara untuk salat tarawih.

    Beri Peringatan

    Kamu bisa memberi peringatan kepada orang yang berniat buruk agar mereka enggan mendekati rumah. Pasanglah tulisan peringatan di pintu atau pagar depan rumah bahwa ada CCTV yang merekam gerakan mereka

    Kemungkinan besar, maling akan takut mendekati rumah yang jelas-jelas memiliki sistem keamanan. Tentu maling tidak ingin sampai terekam kamera pengawas karena bisa menjadi bukti di kemudian hari.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Alasan Islam Anjurkan Posisi Dapur Ada di Belakang Rumah



    Jakarta

    Dapur merupakan ruangan yang perlu ada di rumah. Hal itu karena dapur digunakan untuk membuat makanan sehari-hari dan terkadang juga digunakan untuk tempat berkumpul guna memasak bersama.

    Posisi dapur umumnya berada di belakang rumah. Namun, belakangan ini posisi dapur berada di depan maupun di tengah rumah karena keterbatasan ruang.

    Ternyata, ada alasannya lho kenapa posisi dapur berada di bagian paling dalam dan belakang rumah. Menurut ajaran Islam, dapur yang baik terletak di bagian rumah paling dalam atau belakang rumah agar tidak terlihat oleh tamu atau orang yang datang berkunjung.


    Tak hanya itu, sebaiknya dapur juga memiliki batas yang jelas dengan ruangan lainnya. Lalu, dapur juga sebaiknya dirancang sangat efisien dan sederhana untuk memudahkan penghuni rumah mengolah makanan.

    Dilansir dari islamicity.org, posisi dapur di dalam rumah berada di bagian paling dalam atau belakang rumah agar tidak terlihat langsung oleh para tamu. Biasanya, perempuan paling banyak menghabiskan waktu di dapur, dengan penempatan dapur di bagian belakang rumah dapat menjaganya dari pandangan mata publik.

    Lalu, antara dapur dan ruang lainnya harus ada sekat atau jarak yang cukup untuk tingkat privasi dalam rumah. Hal ini dapat menjamin penghuni rumah dapat leluasa melakukan kegiatannya tanpa harus merasa terganggu karena kehadiran tamu.

    Bagian dapur juga harus ada jendela dan bukaan agar mendapat sirkulasi udara dan penerangan yang baik.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Posisi Penempatan Pintu dan Jendela yang Baik Menurut Ajaran Islam



    Jakarta

    Bagi umat Muslim yang baru akan membangun rumah dan ingin menerapkan desain yang dianjurkan dalam Islam, kamu bisa menggunakannya pada saat memasang pintu dan jendela.

    Seperti yang diketahui, pintu adalah akses utama masuk ke rumah. Sementara jendela merupakan akses untuk mendapatkan cahaya alami dari matahari dan jalur sirkulasi udara apabila nantinya pintu ditutup.

    Menurut IslamiCity, yang dikutip pada Rabu (13/3/2024), terdapat panduan untuk merancang meletakkan pintu dan jendela yang baik di rumah di rumah sebagai berikut.


    Ketentuan Pintu yang Baik Menurut Islam

    Sebagai jalan utama masuk ke dalam rumah, sebaiknya posisi pintu tidak memperlihatkan isi keseluruhan rumah. Lebih baik pintu dihadapkan ke ruang tamu atau ruang depan. Lalu dari ruang tamu tersebut terdapat sekat berupa dinding atau lemari untuk mencegah interior di dalam rumah terlihat dari luar.

    Selain itu, buat pintu rumah tidak bersebelahan dengan pintu tetangga. Apabila pintu tetangga berada di sebelah kiri, maka kamu bisa membuatnya di tengah atau ikut di kiri. Hal ini juga berlaku bagi hunian di lingkungan yang padat atau apartemen.

    Ukuran pintu juga sebaiknya tidak terlalu besar. Jika ukurannya terlalu besar, kamu bisa membuatnya menjadi dua pintu. Sebagai unsur dekoratif agar pintu tidak terlihat monoton, kamu boleh menghias pintu depan dengan kaligrafi bertuliskan salam, doa, atau ayat-ayat al-Qur’an.

    Hindari mengukir pintu dengan gambar manusia atau hewan seperti bentuk kepala hewan atau bagian tubuh manusia yang dibuat dengan detail. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits riwayat HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).”

    Sebagai tambahan kamu juga bisa melengkapi pintu dengan alat yang memudahkan tamu untuk memanggil penghuni rumah seperti bel.

    Ketentuan Desain Jendela Menurut Islam

    Hal penting yang perlu diperhatikan dari pemasangan jendela adalah fungsinya dapat melindungi privasi penghuninya. Desain yang disarankan adalah tidak perlu membuat jendela terlalu besar terutama yang langsung menghadap ke arah jalan dan bisa dilihat orang lain.

    Ketinggian jendela yang dianjurkan adalah di atas mata, tetapi masih mudah untuk dibuka atau ditutup. Menggunakan kaca buram dan semi-buram seperti kaca film diperbolehkan untuk keamanan dan kenyamanan penghuninya. Kamu juga boleh menambahkan balok di atas kusen sebagai penyangga yang biasa disebut balok latei.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com