Tag: rumah

  • 5 Cara Aman Bersihkan Pecahan Kaca di Rumah


    Jakarta

    Gelas kaca, kaca jendela, maupun kaca meja bisa saja pecah dan pecahannya menyebar ke mana-mana. Banyaknya pecahan kaca yang tersebar tentu akan sangat berbahaya bagi penghuni rumah.

    Apabila terdapat pecahan kaca, kamu harus segera membersihkannya agar penghuni rumah tidak ada yang terluka. Untuk membersihkan pecahan-pecahan kaca ternyata tidak bisa sembarangan.

    Dilansir dari The Spruce, Kamis (28/3/2024), berikut ini cara membersihkan pecahan kaca yang aman di rumah.


    1. Bersihkan Ruangan

    Sebaiknya, jangan ada hewan peliharaan dan banyak penghuni rumah di ruangan yang terdapat pecahan kaca. Cukup ada seseorang yang akan membersihkan pecahan kaca saja. Apabila kamu akan membersihkan pecahan kaca, sebaiknya pakai sepatu tertutup, pelindung mata, dan sarung tangan tebal agar aman.

    2. Gunakan Cahaya yang Sangat Terang

    Untuk membantumu membersihkan serpihan-serpihan kaca, nyalakan banyak lampu maupun senter ke permukaan agar lebih mudah membersihkannya.

    3. Ambil Pecahan Kaca yang Besar

    Setelah menggunakan sarung tangan, kamu bisa mengambil pecahan kaca yang besar terlebih dahulu. Jika kamu tidak ada sarung tangan, kamu bisa menggunakan capitan agar tangan tidak terluka.

    Pecahan kaca sebaiknya diletakkan di kertas tebal atau di kantong plastik berlapis. Kamu juga bisa membungkusnya dengan beberapa lapis koran agar aman saat dibuang ke tempat sampah.

    4. Bersihkan Serpihan Kaca

    a. Pakai Sapu

    Untuk membersihkan serpihan kaca, kamu bisa menggunakan beberapa perkakas, tergantung permukaan bendanya. Apabila serpihan kaca berada di karpet, kamu bisa menggunakan sikat berbulu untuk mengangkat kaca ke permukaan kain sebelum menyapunya.

    Gunakan sapu berbulu kaku dan pengki untuk menyapu pecahan kaca sebanyak mungkin. Gunakan sapuan yang pendek dan efisien untuk mencegah potongan-potongan kecil berserakan di seluruh ruangan. Jika kamu memiliki jenis penyedot debu atau vacuum cleaner yang tepat, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkannya.

    b. Pakai Roti atau Kentang

    Selain menggunakan sapu dan vacuum cleaner, kamu bisa membersihkan sisa serpihan kaca menggunakan roti. Caranya, gunakan senter untuk melihat serpihan kaca dengan jelas. Lalu, dengan menggunakan sarung tangan, tekan sepotong roti ke pecahan kaca. Pastikan untuk segera membuang rotinya.

    Selain roti, kamu juga bisa menggunakan kentang yang sudah dibelah menjadi 2 bagian untuk mengambilnya. Tekan bagian dalam kentang ke pecahan kaca agar mudah diambil. Segera buang kentang ke tempat sampah.

    c. Pakai Tisu Basah

    Gunakan 3 lembar tisu atau lap, lalu dilipat menjadi persegi. Basahkan lap atau tisu dan tekan ke serpihan kaca. Serpihan kaca nantinya akan menempel ke tisu atau lap.

    d. Pakai Lint Roller

    Bagi kamu yang memiliki lint roller, bisa juga membersihkan serpihan kaca dengan ini. Lint roller dirancang untuk menghilangkan bulu hewan peliharaan memiliki daya rekat yang lebih kuat dan berfungsi paling baik untuk mengangkat serpihan kaca. Lepas lembaran berisi kaca dan buang dengan benar.

    e. Pakai Lakban

    Kamu juga bisa membersihkan serpihan kaca dengan lakban. Gunakan sarung tangan, bungkus lakban dengan sisi lengket menghadap ke luar. Tekan lakban pada potongan kaca lalu masukkan lakban dengan hati-hati ke dalam kantong sampah.

    5. Lakukan Pembersihan Terakhir

    Pecahan kaca bisa saja menempel pada bulu sapu atau pengki. Bawa alat-alat tersebut keluar dan bilas hingga bersih dengan air di atas ember. Buang air ke saluran pembuangan utilitas.

    Periksa bagian bawah sepatu yang digunakan apakah ada serpihan kaca yang tersangkut. Lepaskan serpihan kaca dengan lakban atau tisu untuk memastikan tidak ada pecahan kaca yang masuk ke dalam rumah.

    Itulah cara membersihkan pecahan kaca yang aman di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Cegah Maling Panjat Pagar Rumah


    Jakarta

    Di Indonesia masih sering kali terjadi kemalingan rumah. Tidak hanya menargetkan rumah yang mudah dimasuki saja, rumah yang sudah dikelilingi dengan pagar juga masih bisa dijebol masuk oleh maling.

    Nyatanya rumah yang diberi pagar justru malah mengundang para maling untuk datang masuk, seakan rumah yang dipasangi pagar mengindikasikan bahwa di rumah tersebut memiliki banyak barang berharga.

    Di samping itu, bila halaman rumah kita tidak dipasangi pagar, sering kali lahan tersebut jadi disalahgunakan oleh orang lain. Seperti dijadikan tempat parkir, tempat nongkrong, bahkan hingga dijadikan lahan tempat jualan, apalagi kalau rumah tersebut berada di pinggir jalan raya.


    Tapi bagi kamu yang rumahnya sudah dipasangi pagar, kamu tidak perlu khawatir. Dikutip dari unitedfencecompany.com, selain dengan memasang CCTV, ada beberapa cara lain untuk mencegah atau membuat maling enggan untuk memanjat pagar rumah kamu.

    Cara Membuat Pagar Rumahmu Anti Dipanjat Maling

    1. Duri Anti Panjat (Anti-Climb Spikes)

    Duri atau Paku anti panjat terbuat dari logam tajam yang bisa dipasang di bagian atas pagar, sehingga maling akan sulit untuk berpegangan ketika memanjat. Selain itu kamu juga bisa menggunakan pecahan kaca atau kawat berduri sebagai alternatifnya.

    Bila maling melihat pagar yang terselimuti oleh duri, besar kemungkinannya maling akan malas untuk memanjatnya.

    Tetapi kamu juga harus memasang peringatan pagar yang dipasangi duri. Karena mungkin saja ada orang yang terdesak harus memanjat tembok, seperti misalnya bila kamu menyewa tukang untuk memperbaiki sesuatu di sekitar pagar tersebut.

    2. Menambahkan Terali

    Memasang terali di atas juga bisa menjadi salah satu cara mencegah maling memanjat pagar rumah.

    Memasang terali di atas pagar akan membuat pagar menjadi tinggi, sehingga membutuhkan tenaga ekstra bagi maling untuk memanjatnya. Apalagi kalau desain teralinya berbentuk vertikal, maling akan semakin kesulitan untuk memanjat pagar tersebut.

    Tidak hanya itu, memasang terali di atas pagar rumahmu juga bisa meningkatkan nilai estetik dan privasi rumah kamu.

    3. Pagar Berputar (Spinning Fence Toppers)

    Bila kamu ingin menggunakan cara yang lebih ramah, kamu bisa menggunakan pagar berputar (Spinning fence toppers). Atau kamu bisa membuatnya berduri juga bila kamu menginginkan keamanan yang lebih ekstra.

    Pagar berputar adalah sistem berupa silinder yang dipasang pada atas pagar dengan kemiringan tertentu. Cara kerjanya yaitu bagian silinder ini akan berputar ketika ada yang hendak menggunakannya sebagai pegangan. Sehingga maling akan kesulitan untuk mencari tempat berpegangan ketika memanjat.

    4. Cat Anti Panjat

    Cara yang terakhir yaitu dengan melapisi pagar dengan cat anti panjat. Cat ini berupa ‘non-drying paint’ yang bisa membuat pagar menjadi licin sehingga maling akan kesulitan untuk memanjatnya.

    Itu dia beberapa tips untuk membuat pagar rumahmu jadi dibenci oleh para maling. Semoga bermanfaat!

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Aman Nggak Uang THR Dipakai buat DP Rumah?



    Jakarta

    Uang Tunjangan Hari Raya (THR) sudah mulai cair. Besaran uang THR ini tergantung yang diberikan oleh perusahaan tempat bekerja.

    Adanya uang THR tentu bisa digunakan untuk berbagai hal, misalnya untuk kebutuhan Lebaran atau bahkan untuk bayar down payment (DP) rumah. Namun, bisa nggak sih uang THR dipakai untuk bayar DP rumah?

    Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group, Andy Nugroho menilai, bisa atau tidaknya uang THR dipakai untuk bayar DP rumah tergantung dari besaran DP yang harus dibayarkan. Ia mencontohkan, jika rumah yang dibeli di pinggiran Jabodetabek seharga Rp 300 juta, maka DP yang dibayarkan sekitar 20%-nya atau sekitar Rp 60 juta. Apabila uang THR yang didapatkan sudah cukup untuk membayar DP tersebut, maka sah-sah saja digunakan.


    “Kalau memang THR-nya mencukupi untuk DP dengan nominal segitu sih boleh-boleh saja. Atau, kalau dia memiliki THR tapi belum cukup tapi dia sebelumnya sudah nabung sekian lama ‘oh saya sudah punya tabungan sekitar Rp 50 juta, saya punya THR Rp 10 juta, boleh nggak saya pakai buat DP-in rumah?’ Ya boleh-boleh aja karena kan momentumnya pas dan penggunaannya untuk itu,” ungkapnya saat dihubungi detikProperti, Kamis (28/3/2024).

    Terkait uang THR ingin dipakai semua untuk membayar DP rumah atau tidak, kata Andy, kembali ke kebutuhan masing-masing. Apabila terdapat kebutuhan lainnya dengan uang THR yang didapat, Andy menyarankan untuk membuat skala prioritas terlebih dahulu.

    “Kita bikin skala prioritas jadinya. Artinya kalau kita prioritasnya ‘oh saya punya uang lumayan dari THR ditambah uang tabungan cukup untuk bayar DP rumah dan daripada rumahnya keburu laku nantinya, mending saya DP-in sekarang dengan konsekuensi saya nggak “Lebaran”‘,” kata Andy.

    Adapun, yang dimaksud dengan tidak Lebaran adalah tidak membeli barang-barang, makanan, atau apapun yang berhubungan dengan Lebaran. Bahkan tidak melakukan mudik.

    Namun, jika kamu tetap ingin mudik atau merayakan Lebaran sekaligus bisa membayar DP rumah, sebaiknya uang THR yang didapat itu dibagi-bagi.

    “Misalnya ‘walaupun nggak mudik, saya tetap harus belikan baju Lebaran untuk anak-anak atau mungkin menyiapkan makanan untuk Lebaran’ ya sudah dibagi saja 50% 50%. Berarti nanti kekurangan untuk DP-nya saya nabung lagi dari income saya di bulan-bulan berikutnya. Jadi sebenarnya, boleh nggak-nya (DP rumah) tergantung pada prioritas kita bagaimana saat ini,” pungkasnya.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Perbaiki Shower Agar Airnya Kembali Deras


    Jakarta

    Shower adalah pancuran air yang sangat fleksibel. Alat ini dapat diatur besar dan kecil air yang keluar, ada pula yang bisa diubah menjadi air panas dan dingin apabila memasang water heater.

    Mandi dengan menggunakan shower, kamu hanya perlu berdiri di bawah pancuran tanpa perlu menampung airnya di dalam wadah. Kegunaannya yang sangat praktis dan tidak memakan tempat membuat shower semakin sering digunakan di rumah saat ini.

    Di balik kegunaannya, tentu alat ini menemukan kendala. Salah satunya adalah air shower yang keluar sedikit. Pada awal pemasangan, air shower biasanya akan deras keluar, namun seiring waktu tekanan airnya mengecil seperti tetesan hujan.


    Penyebab Air Shower Tidak Deras

    Menurut The Spruce, Kamis (28/3/2024) ada beberapa penyebab air shower semakin kecil tidak seperti pada awal pemasangan, sebagai berikut.

    1. Banyak keran yang dibuka bersamaan
    2. Persediaan air untuk shower berkurang
    3. Regulator tekanan gagal
    4. Kebocoran pada pipa
    5. Saluran menuju shower sempit
    6. Pompa yang menekan air ke atas tersumbat kotoran

    Cara Memperbaiki Shower Agar Air yang Keluar Lebih Deras

    Sebelum memperbaiki shower agar air yang keluar lebih deras, kamu bisa ukur dahulu tekanan air shower yang keluar saat ini.

    Buka keran shower maksimal, di depannya sudah diletakkan sebuah wadah untuk menampung air tersebut. Sebaiknya shower tetap berada di gagang atas agar pengukurannya lebih akurat. Setelah itu catat waktu yang dibutuhkan wadah tersebut terisi air untuk perbandingan jika nanti airnya sudah mulai deras.

    Selain itu, coba mandi tanpa ada keran di rumah yang dibuka, selain dari shower yang kamu gunakan. Lalu bandingkan jika ada keran yang dibuka seperti dari westafel dapur dan keran halaman. Jika tidak ada perbedaan, menurut Better Homes and Gardens, kamu perlu memperbaiki bagian berikut.

    1. Penutup Saluran Air

    Air dapat mengalir dengan maksimal apabila setiap saluran tidak ada penghambat dan tekanannya stabil. Kamu bisa cek mesin air di rumah atau pipa air yang paling dekat dengan kamar mandi. Lihat apakah semua katup atau penutup saluran dalam kondisi terbuka karena jika tertutup tentu air mengalir sedikit.

    2. Pipa Air

    Jika kondisi shower kamu masih baru, kamu perlu memeriksa kondisi pipa di rumah. Endapan mineral atau kerak sering ditemukan di dalam pipa air. Minta bantuan ahli agar perbaikannya lebih mudah dan cepat selesai.

    Kamu juga bisa berkonsultasi apakah masalah air yang keluar di shower kecil itu karena pipa yang digunakan terlalu kecil? Jika diameter pipa berpengaruh, kamu bisa mengganti pipanya bersamaan dengan pengecekan pipa tersebut.

    3. Selang Shower

    Cek selang shower apakah ada kebocoran atau sumbatan. Caranya adalah ketika shower dibuka, apakah ada air yang mengalir di luar selang. Jika ada, maka selang tersebut bocor sehingga air tidak sepenuhnya naik ke atas. Kamu bisa pasang perekat selang air di ujung-ujungnya atau pada bagian yang longgar.

    Setelah mandi pastikan shower diletakkan ke posisi semula, pakai dengan hati-hati jangan sampai shower terbanting ke lantai, dinding, dan benda keras lainnya, dan hindari menarik selang shower terlalu keras.

    4. Pompa Pancuran

    Selain sumbatan dan kebocoran, air yang keluarnya sedikit juga bisa dikarenakan kurangnya tekanan di dalam pipa. Kamu bisa memasang pompa pancuran agar tekanan air lebih kencang.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Tiga Anak Tapi Mau Wariskan Rumah ke Satu Anak Saja, Bisa?



    Jakarta

    Pembagian warisan biasa dilakukan setelah orangtua atau pemilik warisan tersebut meninggal dunia. Siapa saja yang mendapat bagian dari warisan tersebut tertera dalam surat warisan tersebut.

    Dalam Islam, berdasarkan Pasal 171 KHI, ahli waris adalah orang yang pada saat meninggal dunia mempunyai hubungan darah atau hubungan perkawinan dengan pewaris, beragama Islam, dan tidak terhalang karena hukum untuk menjadi ahli waris.

    Dengan begitu, jika pemilik warisan memiliki anak dan istri atau suami, mereka akan mendapatkan bagian. Namun, pada kenyataan, ditemukan surat warisan yang tidak mencantumkan seluruh anggota keluarga, melainkan beberapa orang saja. Misalnya orang yang meninggal ini sudah tidak memiliki istri tetapi masih ada 3 anak yang masih hidup dan sudah dewasa.


    Orang ini memiliki aset berupa rumah yang akan diberikan kepada ahli warisnya. Namun pada surat wasiat, dia menyebutkan hanya ingin memberikan rumah tersebut kepada salah satu anaknya yang paling dia percaya. Apakah pembagian warisan ini sah menurut hukum perdata?

    Menurut, Pengacara dan Pakar Hukum Properti, Muhammad Rizal Siregar, pembagian harta warisan menurut KUH Perdata dapat dilakukan dengan dua cara yakni berdasarkan surat wasiat atau undang-undang.

    KUH Perdata membagi ahli waris ke dalam empat golongan sebagai berikut.

    1. Golongan I terdiri dari suami atau istri yang ditinggalkan, anak-anak sah, serta keturunannya.
    2. Golongan II terdiri dari ayah, ibu, saudara, dan keturunan saudara.
    3. Golongan III terdiri dari kakek, nenek, dan saudara dalam garis lurus ke atas.
    4. Golongan IV terdiri dari saudara dalam garis ke samping, misalnya paman, bibi, saudara sepupu, hingga derajat keenam.

    Anak-anaknya berarti masuk ke dalam golongan I sebagai ahli waris yang sah. Namun, jika dia tidak disebutkan di dalam surat waris, dia tetap berhak mendapatkan bagian dari warisan orangtuanya tersebut.

    “Pembagian waris dalam hukum telah ada ketentuannya, dan orang tua sebagai pewaris tidak dapat memberikan kepada 1 ahli waris apabila orangtua tersebut memiliki 2 atau 3 orang anak,” kata Rizal saat dihubungi detikProperti pada Kamis (28/3/2024).

    Untuk membuktikan seluruh anak adalah ahli waris yang sah, mereka dapat membuat fatwa waris ke Pengadilan Agama bagi yang beragama Islam dan Pengadilan Negeri bagi yang beragama Kristen.

    “Mereka tetap dapat warisan berdasarkan fatwa waris, walaupun keadaan hubungan mereka jelek,” pungkas Rizal.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pandu Sjahrir Bicara Pilihan Anak Muda Lanjut S2 Atau Beli Rumah, Ini Katanya



    Jakarta

    Di usia muda dan sudah berpenghasilan terkadang kita dihadapkan pada beberapa pilihan. Misalnya ingin melanjutkan pendidikan atau menabung untuk miliki hunian sendiri agar lebih mandiri.

    Dua pilihan ini sama-sama menguntungkan di masa depan, tetapi tentu masih bisa dipertimbangkan dari skala prioritas masing-masing.

    Bagi kalian yang masih bingung, Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), Pandu Patria Sjahrir, memberikan sedikit pandangannya tentang dua pilihan tersebut.


    Ia mengaku pertama kali membeli rumah pada usia 40 tahun. Namun sebelum membelikan untuk dirinya sendiri, Pandu telah menghadiahkan sebuah rumah untuk ibunya di usia 34 tahun dengan sistem pembayaran KPR atau cicilan.

    Keponakan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan ini menambahkan rumah pertama untuk ibunya yang dia beli sekitar tahun 2013 masih tergolong murah pada saat itu.

    “Jadi buat anak-anak muda masih ada waktu lah, yang penting Anda investasi. Kalau misalkan Anda baru lulus sekolah, bagaimana nabung untuk nanti bisa S2 karena saya sangat percaya pada education (pendidikan),” katanya, dikutip dari akun Instagramnya @pandusjahrir, Jumat (29/3/2024).

    Meskipun pandangannya ini tidak bisa dipukul rata, sebab setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda. Menurutnya yang terpenting adalah memiliki tujuan dalam hidup termasuk soal keuangan.

    Salah satu cara untuk mencapai keuangan yang stabil dalam 10 tahun ke depan adalah dengan mulai membeli saham-saham blue chip. Sebagai informasi, mengutip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saham blue chip adalah saham dari perusahaan-perusahaan yang memiliki reputasi yang kuat, jejak keuangan yang stabil, dan sejarah pertumbuhan yang konsisten.

    “Jangan naikin kualitas hidup untuk spending, untuk membeli barang atau apa. Kalau Anda bisa investasi di pasar modal, beli saham-saham blue chip, Anda beli aja koleksi, beli bond. Karena pendapatan pasti akan naik,” ujar Pandu.

    Setelah itu utamakan untuk melanjutkan pendidikan, bagi yang baru lulus SMA lanjut kuliah S1 atau setelah S1 lanjut S2. Menurutnya pendidikan dapat membuat diri seseorang lebih kaya dan memiliki nilai tambah.

    Baru di akhir mencoba membeli rumah untuk hunian dan investasi. Sebab, target pasar properti Indonesia ada perbedaan perlakuan. Bagi masyarakat kelas menengah ke atas tentu, pilihannya adalah membeli rumah komersial yang harganya cukup tinggi sehingga membutuhkan modal yang besar.

    Sementara untuk masyarakat menengah ke bawah banyak mendapatkan bantuan. Salah satunya adalah adanya bantuan rumah subsidi dari pemerintah dengan harga di bawah Rp 400 juta dengan jumlah unit terbatas.

    “Karena menurut saya, pasar Indonesia untuk kelas menengah atas tidak kondusif. Beda ya kalau menengah bawah, kalau menengah bawah sangat dibantu. Jadi kalau Anda ingin membeli rumah dan baru menengah bawah, fine (boleh). Jadi tergantung Anda tinggal di mana, hidup di mana, jadi lihat sisi income dari rumah tersebut opportunity cost-nya apa. Tapi buat yang muda, invest diri kalian dulu deh, sebelum pikir untuk beli rumah,” pungkas Pandu.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 3 Hal yang Memicu Kelabang Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Kelabang adalah salah satu hewan yang bisa muncul di rumah dan dikenal berbahaya karena memiliki racun. Biasanya mereka menggigit manusia hanya saat merasa terancam.

    Hewan ini memiliki kaki yang banyak, tetapi berbeda dengan hewan kaki seribu. Gerakannya pun lebih cepat dari kaki seribu. Untuk bertahan hidup, kelabang kerap memangsa serangga atau cacing.

    Tidak seperti kecoa, kelabang lebih suka bersembunyi. Selain itu, kelabang tidak memakan hal lain selain cacing atau serangga sehingga tidak akan merusak perabotan. Mereka juga tidak meninggalkan kotoran atau bau yang tidak sedap.


    Lalu kenapa kelabang bisa tiba-tiba berada di rumah? Selain mereka melihat ada sumber makanan, mengutip dari The Spruce, Jumat (20/3/2024) berikut alasan yang memicu kelabang masuk ke rumah.

    1. Ada Tempat yang Lembap di Rumah

    Seperti diketahui, kelabang lebih suka bersembunyi. Mereka menyukai tempat yang gelap dan lembap seperti di bawah westafel, bak mandi, gudang penyimpanan, dan sebagainya.

    Maka dari itu, kamu harus rajin-rajin untuk membersihkan setiap area rumah agar tidak mengundang kelabang masuk ke rumah. Pada area halaman, kamu bisa sering memotong rumput dan membuang daun yang jatuh.

    Dehumidifier juga efektif untuk mencegah kelabang kelabang masuk ke rumah karena alat ini dapat menghilangkan kelembapan udara di sekitar.

    2. Adanya Celah

    Jika kamu belum memiliki waktu untuk membersihkan rumah secara rutin, pastikan saat malam hari menutup lubang pembuangan di kamar mandi atau wastafel. Hal ini dapat mencegah kelabang masuk ke rumah.

    Perhatikan pula fondasi pada celah di akses masuk seperti engsel pintu dan jendela. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya. Sebagai informasi, sealant merupakan salah satu zat yang digunakan untuk mencegah masuknya cairan melalui permukaan atau sambungan pada material tertentu.

    Selain itu, kelabang juga bisa muncul dari retakan di rumah terutama yang dekat dengan genangan air atau area yang kotor.

    3. Tumpukan Sampah

    Sampah yang jarang dibuang, dapat mengundang lalat dan serangga lain datang. Melihat sumber makanan yang banyak, kelabang juga akan ikut muncul untuk berburu makanan. Selain sampah di dalam rumah, tumpukan dedaunan di halaman rumah juga bisa mengundang kelabang.

    Lalu sudut-sudut rumah yang berdebu, jarang dibersihkan, dan suhunya tidak terlalu dingin seperti tumpukan karpet di sudut rumah, belakang kursi, lemari, dan sebagainya rawan menjadi tempat tinggal kelabang.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Sudut Rumah yang Wajib Dipasang CCTV, Bisa Cegah Maling Masuk


    Jakarta

    Menjelang mudik Lebaran, banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum meninggalkan rumah. Kamu pasti ingin memastikan rumah tetap aman sampai kamu pulang dari kampung halaman.

    Mulai dari sekarang coba pasang kamera pengawas di rumah atau yang biasa disebut CCTV. Alat ini sangat membantu untuk mengawasi rumah dari jauh dan sebagai barang bukti jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

    Sebagai informasi, menurut Atmoko seperti yang dikutip dari Jurnal Politeknik Sriwijaya, CCTV atau closed-circuit television adalah penggunaan kamera video untuk mentransmisikan signal video ke tempat spesifik, dalam beberapa set monitor.


    Sistem CCTV biasanya terdiri dari komunikasi antara kamera dan monitor, di mana kamera bisa digerakkan, berputar 180 derajat atau mengikuti pergerakan manusia, dan melakukan pembesaran objek atau zoom.

    Sistem komunikasi ini dihubungkan dengan sebuah aplikasi yang bisa diakses melalui ponsel asal terhubung internet. Pengawasan CCTV selama 24 jam. Harga CCTV juga saat ini ada yang di bawah Rp 1 juta dan bisa dibeli secara online. Kamu bisa memasangnya sendiri seperti memasang WiFi di rumah.

    Melansir dari CNET, Jumat (29/3/2024) berikut 6 tempat terbaik memasang CCTV di rumah.

    1. Pintu Depan

    Rata-rata rumah di Indonesia terutama yang berada di perumahan hanya memiliki 1 akses masuk. Maka perlu ada 1 CCTV yang dipasang mengarah ke pintu masuk. Jika bisa untuk CCTV di depan, kamera yang digunakan bisa bergerak agar rekaman yang didapat jelas.

    Jadi ketika ada pergerakan dari depan pintu seperti ada tukang paket, petugas keamanan, atau orang lain yang datang ke rumah, kamera dapat merekam wajah mereka.

    Selain itu bisa juga tambahkan bel rumah yang juga memiliki kamera seperti yang biasa dipakai di apartemen. Letakkan di depan pagar rumah atau tepat di samping pintu rumah.

    2. Pintu Belakang, Samping, dan Lantai atas

    Selain di pintu depan, kamu juga perlu menambahkan di setiap akses masuk di rumah. Jika ada pintu belakang dan samping, bisa ditambahkan 1 sisi karena kita tidak tahu pencuri akan masuk melalui pintu yang mana.

    Pada pintu di lantai 2 biasanya menghadap ke balkon rumah. Di sini juga perlu dipasang kamera yang bisa bergerak, sehingga selain merekam kehadiran orang di balkon, juga bisa merekam di jalanan menuju rumah.

    3. Garasi

    Jika kamu memiliki garasi sendiri di dalam rumah, kamu bisa menambahkan satu kamera di dalamnya. Apalagi jika kamu meninggalkan kendaraan di dalamnya. Jangan lupa tutup kendaraan dan beri kunci ganda pada ban agar tidak dapat dibawa kabur. Tambahkan juga pencahayaan yang cukup karena biasa garasi tertutup dengan ventilasi minim.

    4. Halaman Rumah

    Jika kamu memiliki halaman yang cukup luas dan tidak cukup mengandalkan CCTV di depan pintu masuk, tambahkan satu CCTV yang kameranya dapat berputar. Tambahkan juga dinding atas yang menutupi halaman rumah dengan kawat besi agar pencuri tidak berani melompat.

    5. Ruang Tamu, Dapur, dan Kamar Tidur

    Akan menguntungkan jika ruang tamu dan ruang makan tidak ada sekat yang menutupi sehingga satu CCTV cukup. Biasanya ruang tamu dan ruang makan ada barang elektronik berharga seperti kipas angin, TV, kulkas, dan lainnya yang rawan dicuri.

    Barang berharga yang mungkin dicari mungkin di kamar tidur. Pastikan sebelum meninggalkan rumah, surat berharga, pehiasan, dan barang berharga lainnya sudah disimpan di brankas atau tempat paling aman di rumah.

    6. Tangga dan Lorong Masuk ke Dalam Rumah

    Jika rumahmu terdiri dari beberapa lantai pasang CCTV di ujung tangga di lantai 2 atau di setiap bukaan pintu lift. Pada area ini juga bisa menggunakan kamera yang dapat bergerak agar bisa merekam tujuan mereka.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Amalan Agar Terlindung dari Gangguan Setan di Rumah


    Jakarta

    Manusia terus menjadi sasaran setan untuk disesatkan agar terjerumus dalam keburukan. Gangguan setan bisa berlangsung kapan saja, termasuk di dalam rumah.

    Umat Islam sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk membentengi diri dari godaan setan. Ada beberapa amalan yang bisa dilakukan ketika hendak berkegiatan di rumah.

    Mengutip dari laman Rumaysho pada Jumat (29/3/2024), berikut ini amalan yang dapat dipraktikkan di rumah untuk melindungi diri dari gangguan setan.


    Membaca Doa Masuk Kamar Mandi

    Ada baiknya membiasakan diri untuk membaca doa ketika hendak memasuki kamar mandi. Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu yang mengatakan:

    كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ قَالَ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ »

    “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika masuk kamar kecil, beliau mengucapkan, ‘Allohumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaaits (artinya: Ya Allah, aku meminta perlindungan dari-Mu dari setan laki-laki maupun setan perempuan).” (HR. Bukhari, no. 142, 6322; Muslim, no. 375; Abu Daud, no. 4; Tirmidzi, no. 5; An-Nasai, 1:20; Ibnu Majah, no. 296; Ahmad, 19:13).

    Syaikh ‘Abdullah Al-Fauzan hafizhahullah menerangkan dalam Minhah Al-‘Allam fii Syarh Bulugh Al-Maram (1:363) bahwa bacaan tersebut berarti meminta perlindungan dari kejelekan dan pelaku kejelekan.

    Membaca Doa Masuk Rumah dan Makan

    Pastikan untuk membaca doa masuk rumah dan sebelum makan. Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

    Artinya: “Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), ‘Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.’ Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah, setan pun mengatakan (pada teman-temannya), ‘Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.’ Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, ‘Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.’” (HR. Muslim, no. 2018).

    Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan dalam kitab Syarh Riyadh Ash-Shalihin, jika seseorang menyebut nama Allah ketika memasuki rumah, tetapi tidak menyebutnya saat makan, maka setan akan berserikat dengannya saat makan.

    Kemudian, apabila seseorang menyebut nama Allah ketika makan, tetapi tidak saat memasuki rumahnya, maka setan akan berserikat dengannya di tempat bermalamnya. Sedangkan jika saat masuk rumah dan saat makan malam, ia menyebut nama Allah, maka setan akan menjauhi tempat bermalam dan jatah makannya.

    Membaca 3 Qul dan Ayat Kursi Sebelum Tidur

    Rasulullah SAW mencontohkan untuk membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, dan ayat kursi ketika hendak tidur. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim sebagai berikut.

    أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ إذا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ، ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرأَ فِيْهِمَا : (( قُلْ هُوَ اللهُ أحَدٌ ، وَقَلْ أعُوذُ بِرَبِّ الفَلَقِ ، وَقُلْ أعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ )) ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ ، يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوجْهِهِ ، وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ ، يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

    Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila menghampiri tempat tidurnya, beliau menyatukan kedua telapak tangannya kemudian meniupnya, lalu membacakan pada kedua tangannya tadi, “Qul huwallahu ahad, qul a’udzu birobbil falaq, qul a’udzu birobbin naas.” Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangannya ke seluruh tubuhnya yang dapat ia jangkau. Beliau mulai dari kepala, wajah, dan bagian depan tubuhnya. Beliau melakukan itu tiga kali.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari, no. 6320 dan Muslim, no. 2714)

    Dalam kitab Riyadh Ash-Shalihin (hadits, no. 1461), ahli bahasa mengatakan kata ‘an-naftsu’ adalah meniup dengan pelan tanpa disertai air liur atau ludah.

    Sementara keutamaan membacakan ayat kursi sebelum tidur disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang mengadukan kepada Rasulullah SAW tentang seseorang yang mengajarkan padanya ayat kursi.

    Demikian amalan yang bisa kamu lakukan untuk melindungi diri dari gangguan setan di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Lho Cara Mengatur Penempatan Tempat Tidur di Kamar


    Jakarta

    Penempatan tempat tidur di kamar tidur cukup penting. Hal itu karena jika sampai salah penempatan justru bisa membuat kamar tidur terasa sempit.

    Dengan posisi tempat tidur yang tepat, tentunya bisa membuat penghuni semakin nyaman di kamar tidur. Lantas, bagaimana penempatan tempat tidur yang tepat?

    Dilansir dari Real Simple, Sabtu (30/3/2024), berikut ini aturan penempatan tempat tidur di kamar.


    1. Pilih Tempat Tidur Sesuai Ukuran Kamar

    Menurut desainer interior dan founder House of Honey, Tamara Honey, memilih ukuran tempat tidur yang tepat sangat penting. Setidaknya jarak minimum di samping tempat tidur sekitar 30 inci dan 36 inci dari kaki tempat tidur.

    2. Jangan Taruh Tempat Tidur di Pojok

    Menurut Honey, dengan menempatkan tempat tidur di bagian pojok bisa menimbulkan beberapa tantangan fungsionalitas, seperti hilangnya tempat penyimpanan dan membatasi aksesibilitas. Namun jika luas ruangan terbatas, maka menempatkan tempat tidur di pojok ruangan bisa menjadi pilihan yang tepat.

    Jangan lupa untuk menggunakan tempat penyimpanan di bawah tempat tidur dan sandaran kepala yang bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan.

    3. Tempat Tidur Terlihat saat Masuk ke Kamar

    Menempatkan tempat tidur menghadap pintu masuk kamar bisa menjadi pilihan, sehingga kamu bisa melihat keseluruhan desain dalam sekejap. Kamu bisa menggunakan sandaran kepala yang bagus, dekorasi karya seni, atau wallpaper yang indah agar terlihat lebih menarik.

    “Kamu bisa merasakan keseluruhan ruangan dan itu membuatnya begitu menarik dan hampir terasa seperti sebuah destinasi,” ujar desainer interior Kate Dawson, dikutip dari Real Simple.

    Itulah beberapa hal yang bisa dipertimbangkan dalam mengatur penempatan tempat tidur di kamar. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com